46 Peserta dapat diberi kesempatan untuk membuat pengakuan iman secara pribadi di dalam kelas. 3. Mengatasi Keraguan atau Pertanyaan yang Tersisa 3.1. Memberikan dukungan dan bimbingan: Pemimpin gereja dapat memberikan dukungan dan bimbingan kepada peserta yangmungkin memiliki keraguan atau pertanyaan tentang baptisan. Menjelaskan keselamatan dalam Kristus: Penjelasan lebih lanjut tentang keselamatan dalam Kristus dapat membantu pesertayang masih ragu tentang keputusan mereka untuk dibaptis (Efesus 2:8-9). 3.2. Konsultasi pribadi: Peserta dapat berkonsultasi secara pribadi dengan pendeta atau pemimpin gerejauntuk membahas pertanyaan atau kekhawatiran mereka. 4.Mengatur Tanggal dan Detail Praktis untuk Baptisan 4.1. Menentukan tanggal dan lokasi: Peserta bersama pemimpin gereja menentukan tanggal dan lokasi upacara baptisan, memastikan agar waktu dan tempatnya sesuai. 4.3. Mengatur pengaturan praktis: Pengaturan praktis seperti apa yang harus dibawa (pakaian ganti, handuk, dll.), sertasiapa yang harus diundang untuk menyaksikan baptisan. 4.4. Melibatkan keluarga dan teman: Peserta didorong untuk melibatkan keluarga dan teman-teman dalamupacarabaptisan, baik sebagai saksi maupun pendukung.
47 Daftar Pustaka Alkitab, Terjemahan baru, New international version : LAI, cet.ke 2, 2008 Lewis C.S. Kekristenan Yang Murni : HarperCollins, 1952 Strobel Lee, Kasus Yesus: Menyelidiki Bukti tentang Identitas Kristus.: BPK GunungMulia , 1998 Bevere John, The Holy Spirit: An Introduction, Messenger International, 2013 Whitney Donald S. Spiritual Disciplines for the Christian Life : NavPress, 2014 Jamieson Bobby, Understanding Baptism : B&H Publishing Group, 2016 Leeman Jonathan, Church Membership: How the World Knows Who Represents Jesus : B&H Publishing Group, 2012 Bonhoeffer Dietric , Harga Murid : SCM Press, 1937.