ZYGOMYCOTYNA
MUCOR MUCEDO
Taksonomi :
Kingdom : Fungi
Division : Mucoromycota
Order : Mucorales
Family : Mucoraceae
Genus : Mucor
Species : M. mucedo
Deskripsi : Mucor mucedo , umumnya dikenal sebagai jamur kuping , adalah jamur patogen
tanaman dan anggota filum Mucoromycota dan genus Mucor . Mucor mucedo adalah jamur
saprotrofik yang ditemukan di seluruh dunia dengan 85 strain yang diketahui. Sering
disalahartikan sebagai busuk Rhizopus pada buah-buahan (yaitu stroberi) karena bentuk dan
warna pertumbuhan jamur yang serupa.
Habitat : M. mucedo mudah ditemukan di kotoran kuda kering dan memiliki habitat umum
tanah, kotoran, air, kotoran hidung sapi, serasah daun kompos, biji-bijian yang disimpan, dan
banyak tanaman dan buah-buahan, seperti anggur dan tomat.
MUCOROMYCOTINA
Taksonomi :
Kingdom : Fungi
Divisi : Mucoromycota
Sub Divisi : Mucoromicotyna
Deskripsi : Mucoromycotina adalah subfilum dari penempatan yang tidak pasti di Fungi. Dianggap
sebagai bagian dari filum Zygomycota , tetapi studi filogenetik baru-baru ini menunjukkan bahwa
itu polifiletik dan dengan demikian dibagi menjadi beberapa kelompok, sekarang dianggap sebagai
pengelompokan parafiletik.
Habitat : Dapat ditemukan di tanah dan pada sisa organisme mati.
RHYZOPUS ORYZAE
Taksonomi :
Kingdom : Fungi
Sub Kingdom : Amastigomycotera (non septa fungsi)
Filum : Zygomycota
Class : Zygomycetes
Ordo : Mucorales
Famili : Mucoraceae
Genus : Rhizopus
Spesies : Rhizopus oryzae
Deskripsi: Rhizopus tergolong ke dalam jamur yang berfilamen, yang dikenal dengan kapang
serta sebagai salah satu anggota dari Rhizopus yang digunakan saat proses feremntasi. Rhizopus
oryzae ialah mikroorgasnime yang digunakan pada proses fermentasi, karena jamur ini tidak
toksin dan mempunyai pertumbuhan yang cepat, yang dapat membentuk suatu miselium
layaknya kapas. Rhizopus oryzae juga tergolong ke dalam mikrobia heterofermentative.
Habitat: Rhizopus oryzae banyak ditemukan pada daerah yang memiliki iklim tropis serta sub
tropis. Selain itu, mempunyai habitat alamiah, seperti pada air, hewan, serta tanah. Jamur ini
dapat diisolasi di tanah, pada kacang tanah, biji-bijian, pada air yang terkena polusi, serta pada
buah maupun sayur yang telah membusuk.
ASCOMICOTYNA
PENICILLIUM ROQUEFORTII
Taksonomi :
Divisi : Ascomycota
Upadivisi : Pezizomycotina
Kelas : Eurotiomycetes
Subkelas : Eurotiomycetidae
Ordo : Eurotiales
Famili : Trichocomaceae
Genus : Penicillium
Spesies : Penicillium roqueforti
Deskripsi : Penicillium roqueforti merupakan spesies fungi saprofit umum yang termasuk pada
genus Penicillium. Fungi yang tersebar luas di alam ini dapat diisolasi dari tanah, bahan organik
yang sedang dalam proses pembusukan, serta tumbuhan.
Habitat : Fungi yang tersebar luas di alam ini dapat diisolasi dari tanah, bahan organik yang
sedang dalam proses pembusukan, serta tumbuhan.
PENICILLIUM CHRYSOGENUM
Taksonomi : : Fungi
Kingdom : Ascomycota
Divisi : Eurotiomycetes
Class : Eurotiales
Ordo : Thrichocomaceae
Famili : Penicillium
Genus : P. Chrysogenum
Spesies
Deskripsi : Penicillium chrysogenum adalah spesies fungi dalam famili Trichocomaceae. Hal ini
umum di daerah beriklim subtropis dan sedang dan dapat ditemukan pada produk makanan asin,
tetapi sebagian besar ditemukan di lingkungan dalam ruangan, terutama di gedung-gedung basah
atau air yang rusak. P. chrysogenum sebelumnya dikenal sebagai Penicillium notatum. Spesies ini
jarang dilaporkan sebagai penyebab penyakit manusia.
Habitat :
Dapat ditemukan di lingkungan dalam ruangan, terutama di gedung-gedung basah atau air yang
rusak.
SACCHAROMYCES CEREVISIAE
Taksonomi :
Filum : Ascomycota
Subfilum : Saccharomycotina
Class : Saccharomycetes
Ordo : Saccharomycetales
Family : Saccharomycetaceae
Genus : Saccharomyces
Spesies : Saccharomyces cerevisiae
Deskripsi: Saccharomyces cerevisiae ialah organisme penghasil amilase yang berpotensi, selain
kapang serta bakteri. Saccharomyces cerevisiae ialah khamir sejati yang termasuk ke dalam
eukaritoik yang seara morfologinya hanya dapat membentuk blasospora yang berbentuk lonjong,
silindris, bulat telur ataupun oval, yang mana dipengaruhi oleh strainnya.
Habitat: Saccharomyces cerevisiae ditemukan pada alam bebas terutama di tanah serta
mempunyai peran penting saat hidrolisis selulosa dalam tanah (Kanti, 2007). Dapat ditemukan
juga di buah-buahan, seperti pada nira kelapa (berupa cairan bening yang berasal dari bunga
kelapa serta aren yang pucuknya belum membuka).
BASIDYOMYCOTA
VOLVARIELLA VOLVACEA
Taksonomi :
Kerajaan : Fungi
Divisi : Basidiomycota
Kelas : Homobasidiomycetes
Ordo : Agaricales
Famili : Pluteaceae
Genus : Volvariella
Spesies : V. volvacea
Deskripsi: V.volvacea adalah spesies jamur pangan yang biasa tumbuh di Asia Timur
dan Tenggara yang beriklim tropis atau subtropis. Jamur merang ( Volvariella volvaceae ) adalah
salah satu jenis jamur pangan yang memiliki kandungan serat cukup tinggi dan memiliki rasa
yang khas dengan tekstur yang baik serta nilai gizi yang cukup lengkap.
Habitat : Jamur merang tumbuh pada media yang kaya sumber makanan, misalnya di sekitar
pabrik penggilingan padi atau limbah kelapa sawit, pengolahan aren, serbuk gergaji, hingga
tumpukan merang
AMANITA MUSCARIA
Taksonomi : : Fungi
Kingdom : Basidiomycota
Divisi : Agaricomycetes
Class : Amanitaceae
Famili : Amanita
Genus : A. Muscaria
Spesies
Deskripsi : Amanita muscaria , umumnya dikenal sebagai lalat agaric atau lalat amanita . agaric
lalat adalah jamur besar dengan insang putih, bintik putih, biasanya merah, dan merupakan salah
satu yang paling dikenal dan banyak ditemui dalam budaya populer. Ini termasuk desain video
game, seperti penggunaan ekstensif dari Amanita muscaria yang dikenal di waralaba Mario dan
kekuatan Super Mushroom -nya. Meskipun ciri-cirinya mudah dibedakan, Amanita
muscaria adalah jamur dengan beberapa variasi atau subspesies yang diketahui. Subspesies ini
sedikit berbeda, beberapa memiliki topi kuning atau putih, tetapi mereka semua biasanya disebut
lalat agaric, dan mereka sering dikenali dari bintik-bintik putihnya yang mencolok.
Habitat : Amanita Muscaria banyak tumbuh di bagian Utara bumi, terutama di Benua Eropa dan
Amerika. Dan jamur ini banyak tumbuh di hutan dan di bawah pohon.
AURICULARIA POLYTRICHA
Taksonomi: : Fungi
Kingdom : Basidiomicotina
Filum : Heterobasidiomycetes
Class : Auriculariales
Ordo : Auriculariaceae
Family : Auricularia polytricha
Spesies
Deskripsi: Auricularia polytricha tergolong ke dalam salah satu jamur dalam kelas Basidiomycetes
yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Dinamakan dengan jamur kuping karena pada tubuh
buahnya memiliki kemiripan dengan kuping manusia.
Habitat: Dapat hidup pada dahan-dahan yang sudah kering, menempel pada pokok kayu yang
basah serta lembab atau terkadang dapat menempel pada pokok kayu yang lapuk.
DEUTEROMYCOTA
EPIDERMOPHYTON FLOCCOSUM
Taksonomi :
Kingdom : Fungi
Division : Ascomycota
Subdivision : Pezizomycotina
Class : Eurotiomycetes
Order : Onygenales
Family : Arthrodermataceae
Genus : Epidermophyton
Species : E. floccosum
Deskripsi : Epidermophyton floccosum adalah jamur berfilamen yang menyebabkan infeksi kulit
dan kuku pada manusia.
Habitat : E. floccosum memiliki distribusi di seluruh dunia tetapi lebih sering ditemukan di
daerah tropis dan subtropis.
BEAUVERIA BASSIANA
Taksonomi : : Fungi
Kingdom : Ascomycota
Fillum : Sordariomycetes
Class : Hypocreales
Ordo : Cordycipitaceae
Famili : Beauveria
Genus : B. Bassiana
Spesies
Deskripsi : Beauveria bassiana merupakan cendawan entomopatogen yaitu cendawan yang dapat
menimbulkan penyakit pada serangga.
Habitat : Beauveria bassiana secara alami terdapat di dalam tanah sebagai jamur saprofit.
Pertumbuhan jamur di dalam tanah sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah, seperti kandungan
bahan organik, suhu, kelembapan, kebiasaan makan seranga, dan adanya pestisida sintesis.
SCLEROTIUM ROLFSII
Taksonomi :
Kingdom : Mycetae
Divisi : Amastigomycota
Sub divisi : Deuteromycota
Class : Deuteromycetes
Sub Class : Deuteromycetidae
Ordo : Agronomycetales
Family : Agronomycetaceae
Genus : Sclerotium
Spesies : Sclerotium rolfsii Sacc.
Deskripsi: Sclerotium rolfsii ialah jamur pathogen yang dapat mengakibatkan penyakit bagi
beberapa tanaman, seperti mengakibatkan layu pada tanaman. Batang yang menjadi busuk, dan
rebah kecambah.
Habitat: Umumnya hidup pada daerah tropis serta subtopis (Amerika Serikat, Amerika Tengah,
Amerika Selatan, India, Afrika, Filipina, Jepang, serta Hawai).
DAFTAR PUSTAKA
Purwanto, A., Ali, A., & Herawati, N. (2015, September). KAJIAN MUTU GIZI BAKSO
BERBASIS DAGING SAPI DAN JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae). SAGU,
14(2), 1-8.
Voigt, Kerstin; Wöstemeyer, Johannes (2001-05-30). "Filogeni dan asal 82 zygomycetes dari
semua 54 genera Mucorales dan Mortierellales berdasarkan analisis gabungan gen EF-1α
faktor elongasi aktin dan translasi". gen . 270 (1–2): 113–120.
Andersen B, Frisvad JC, Søndergaard I, Rasmussen IS & Larsen LS. 2011. Associations between
fungal species and water damaged building materials. Applied and Environmental
Microbiology. In Press
Samson RA, Hadlok R, Stolk AC (1977). "A taxonomic study of the Penicillium
chrysogenum series". Antonie van Leeuwenhoek. 43 (2): 169–175.
Li, Chen; Oberlies, Nicholas H. (2005). "The most widely recognized mushroom: Chemistry of
the genus Amanita". Life Sciences. 78 (5): 532–538.
Diptan DIY Dinas Pertanian Propinsi DIY. 2005. Beauveria bassiana pengendaali walang sangit.
HIDAYATULLAH, T. (n.d.). IDENTIFIKASI JAMUR RHIZOPUS SP DAN ASPERGILLUS SP
PADA PADA ROTI BAKAR SEBELUM DAN SESUDAH DIBAKAR YANG DIJUAL DI
ALUN-ALUN JOMBANG.
Juita, W. N. (2016). AKTIVITAS AIR REBUSAN DAUN DARI BEBERAPA TUMBUHAN
DALAM MENEKAN PERTUMBUHAN Sclerotium rolfsii Sacc. PENYEBAB BUSUK
BATANG PADA TANAMAN KACANG TANAH SECARA IN VITRO. Universitas Andalas.
Liana, M., Fitrianingsih, S. P., & Mulqie, L. (2015). Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol
Jamur Kuping Hitam (Auricularia polytricha (Mont.) Sacc.). Prosiding Farmasi, 267–273.
Magenda, S. (2011). Karakteristik isolat jamur Sclerotium rolfsii dari tanaman kacang tanah
(Arachis hypogaea Linn.). JURNAL BIOS LOGOS, 1(1).
Natawijaya, D., Saepudin, A., & Pangesti, D. (2015). Uji Kecepatan Pertumbuhan Jamur
Rhizopus stolonifer dan Aspergillus niger yang diinokulasikan pada Beberapa Jenis Buah
Lokal. Jurnal Siliwangi Seri Sains Dan Teknologi, 1(1).
PENGENDALIANNYA, C. (2012). PENYAKIT TULAR TANAH (Sclerotium rolfsii DAN
Rhizoctonia solani) PADA TANAMAN KACANG-KACANGAN DAN UMBI-UMBIAN
SERTA. Jurnal Litbang Pertanian, 31(1), 27.
Permatasari, Y. (2018). Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Jamur Kuping Hitam (Auricularia
polytricha) terhadap Pertumbuhan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA).
Universitas Muhammadiyah Semarang.
Sulastri, E. L., Si, M. P., & Harmoko, M. (n.d.). IDENTIFIKASI JENIS-JENIS JAMUR (Fungi)
DI PERKEBUNAN PT BINA SAINS CEMERLANG KABUPATEN MUSI RAWAS.
UTARI, V. M. (2017). Pengaruh Perbandingan Jamur Tiram (Pleurotus ostreanus) dengan
Jamur Kuping (Auricularia polytricha L.) Terhadap Karakteristik Dendeng Nabati.
Fakultas Teknik Unpas.