IN HOUSE TRAINING (IHT)
Model, Metode dan Media
Pembelajaran Daring dan Semi
Daring yang Kreatif
SMAN 1 PETARUKAN
4 -6 Mei 2021
Nara Sumber :
1. Drs. Anis Suryawan, M.Si (Peserta Diklat Cawas 2021)
2. Bandung Dwi Koranto ( Tim Pengembang/TPMPS SMAN 1 Petarukan)
TUJUAN IHT
Melalui In House Training tentang Model, Metode dan Media Pembelajaran Daring dan
Semi daring, Guru-guru SMA Negeri 1 Petarukan diharapkan dapat :
1 2 3 4
Memahami beberapa Menyusun RPP dengan Merancang dan
alternatif model, Model Blended Learning Menyusun RPP menggunakan Media
metode dan Media berbasis media Model Daring
Pembelajaran yang pembelajaran alam berbasis TIK – Hot Pottatos sebagai
Media Pembelajaran
kreatif dan inovatif di sekitar siswa Hot Pottatos di kelas
masa Pandemi
STRUKTUR MATERI IHT
NO MATERI WAKTU
1 Pembukaan dan Pengarahan Kepala Sekolah 2 JP
2 Model, Metode dan Media Pembelajaran Kreatif – Inovatif dalam PJJ-Daring dan 4 JP
Semi Daring
3 RPP Model Blended Learning berbasis media alam sekitar 2 JP
4 RPP Model Daring berbasis TIK – Hot Pottato 2 JP
5 Media Pembelajaran TIK – Hot Pottatos 4 JP
6 Praktek Pembuatan RPP 6 JP
7 Praktek Pembuatan Media Hot Pottatos 4 JP
8 Presentasi penyusunan RPP 4 JP
9 Presentasi hasil pembuatan Media Hot Pottatos 4 JP
JUMLAH 32 JP
Orang yang mampu bertahan hidup
bukanlah orang yang PINTAR, tetapi
orang yang mampu bertahan hidup
adalah orang yang mampu
BERADAPTASI dengan lingkungan dan
perkembangan zaman
Mengapa Model dan Metode PJJ dan Semi PJJ
masih relevan untuk didiskusikan ?
1. Kita tak tahu pasti kapan pandemic covid’19 akan berakhir ?
2. Pembelajaran tatap muka yang terbatas, memungkinkan
pembelajaran semi daring, yaitu sebagian daring dan sebagian tatap
muka
3. Pembelajaran daring masih bisa diterapkan meski pembelajaran
tatap muka diterapkan secara penuh, yaitu di saat Guru tidak bisa
hadir secara fisik dalam kelas karena alas an tertentu
4. Survey di beberapa tempat menunjukkan siswa dan mahasiswa
lebih suka pertemuan semi daring ?
SURVEY DI PURWAKARTA
Dari hasil survey keefektifan pembelajaran PJJ yang di berikan kepada kepala
sekolah dan guru dalam skup sekolah binaan sendiri dan guru mata pelajaran di
MGMP bahasa Inggris kabupaten Purwakarta, diperoleh informasi bahwa:
• PJJ dengan cara daring : pembelajaran lebih santai, menyenangkan, fleksibel,
singkat, cepat, tepat, aman, mudah, hemat waktu dan hemat tenaga juga,
• Manfaat PJJ yang dirasakan : peserta didik, guru dan orang tua lebih melek
teknologi, siswa lebih kreatif dalam menyelesaikan tugas, dapat menyesuaikan diri
kapan dia belajar tanpa harus terikat dengan aturan waktu formal, Pesrta didik juga
tampak lebih menguasai teknologi, lebih kratif tetapi
• Kendala : sinyal, kuota, HP atau laptop dan suka ada miskomunikasi antara
maksud yang dituju oleh pendidik dengan yang dipahami oleh peserta didik dan
orang tuanya.
SURVEY SISWA SMAN 1
PETARUKAN ?
SURVEY GURU SMAN 1 PETARUKAN ?
3 M DALAM PJJ-DARING
Tiga hal penting untuk Guru dalam
pelaksanaan PJJ- Daring
MEDIA SOSIAL &
MODEL & MATERI
METODE MEDIA
PEMBELAJARAN
3 M DALAM PJJ-DARING
Penting diingat bahwa berbagai macam platform / media
sosial, mulai dari yang sederhana seperti whatsapp sampai
beberapa LMS yang agak kompleks seperti Moodle dan G
Suite itu hanyalah media atau alat untuk memfasilitasi
pembelajaran. Bukan penentu keberhasilan. Kualitas hasil
pembelajaran tetap ditentukan oleh bagaimana guru men-
deliver materi pembelajarannya.
Tidak ada hubungan langsung antara kualitas hasil
pembelajaran dengan keren tidaknya platform yang
digunakan.
3 M DALAM PJJ-DARING
• Guru mesti memperkaya diri dengan berbagai ide kreatif tentang
bagaimana membelajarkan siswa secara efektif dengan bertumpu pada
jaringan internet dan komunikasi maya.
• Terkait desain pembelajara daring, penting bagi guru untuk memastikan
adanya interaksi, ada umpan balik, ada komunikasi yang terencana
antar siswa dengan guru atau antara satu siswa dengan siswa yang lain
selama masa pandemi. Dengan interkasi dan komunikasi yang efektif
diharapkan tumbuhnya sense of community diantara siswa dan guru.
• Guru juga perlu mendesain aktivitas pembelajaran yang variatif. Tidak
hanya bertumpu pada video konferensi yang sinkronous, tetapi juga
platform belajar dengan moda asinkronous
3 M DALAM PJJ-DARING
• Guru harus bergerak dan mengakselerasi kemampuannya untuk
mencari atau bahkan membuat materi ajar digital. Setidaknya
pandai mendigitalisasi materi yang sebelumnya manual.
• Pelatihan pembuatan konten digital menjadi penting dilakukan.
Guru perlu membekali diri dengan skill video editing, misalnya.
Termasuk bagaimana menyimpan dan mendesiminasi konten
digital mereka melalui berbagai platform yang tak hanya bisa
diakses secara terbatas oleh siswa sendiri, tetapi juga oleh siswa lain.
3 M DALAM PJJ-DARING
• Kegiatan seperti pelatihan (workshop) online yang
memungkinkan peserta bekerja dan berlatih perlu
diperbanyak.
• Jadikan keterbatasan karena Covid sebagai peluang
untuk mempelajari banyak hal. Semakin banyak yang
dipelajari guru, semakin besar peluangnya untuk
melaksanakan pembelajaran yang lebih efektif.
MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran adalah seluruh rangkaian penyajian materi ajar
yang meliputi segala aspek sebelum sedang dan sesudah
pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait
yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses
belajar mengajar (Istarani 2012 : 58),
MODEL PEMBELAJARAN
Istilah model model pembelajaran sering tertukar dengan metode pembelajaran.
Menurut Shoimin (2014:68) setidaknya ada 4 ciri khas yang hanya dimiliki oleh
model pembelajaran :
1. Rasional teoritis yang logis yang disusun oleh pendidik.
2. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai
3. Langkah-langkah mengajar yang diperlukan agar model pembelajaran
dapat dilaksanakan secara maksimal.
4. Lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran dapat dicapai
MACAM-MACAM MODEL PEMBELAJARAN
1. Koperatif (CL, Cooperative Learning)
2. Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning)
3. Pembelajaran Langsung (DI, Direct Instruction)
4. Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL, Problem Based Learning)
5. Realistik (RME, Realistic Mathematics Education)
6. PAIKEM
7. Problem Posing
8. Student Teams Achievement – Divisions (STAD)
9. Jigsaw
10. Mind Mapping
Dan masih puluhan lagi model-model pembelajaran lama yang pernah kita
pelajari. Model pembelajaran terbaru yang kini sedang kita pelajari dan
terus kita dalami adalah Model Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) atau
Pembelajaran Jarak Jauh
MODEL PJJ - DARING
Proses pembelajaran daring terdiri atas :
1. Tatap Muka Virtual
• Tatap muka virtual dapat dilakukan melalui video
conference, teleconference, dan/atau diskusi dalam group di media sosial
atau aplikasi pesan.
• Di dalam tatap muka virtual memastikan adanya interaksi secara
langsung antara guru dengan peserta didik.
2. Learning Management System (LMS)
• LMS merupakan sistem pengelolaan pembelajaran terintegrasi secara
daring melalui aplikasi. Aktivitas pembelajaran dalam LMS, antara lain
pendaftaran dan pengelolaan akun, penguasaan materi, penyelesaian
tugas, pemantauan capaian hasil belajar, terlibat dalam forum diskusi,
konsultasi dan ujian/penilaian.
• Contoh LMS, antara lain kelas maya rumah belajar, google classroom,
ruang guru, zenius, edmodo, moodle, siajar LMS seamolec, dll
MODEL PJJ - DARING
Dalam model PJJ / Daring, yang harus kita pahami adalah :
1. Media / Platform media social yang kita pakai sebagai alat
komunikasi dengan peserta didik, antara lain : Whatsapp, Google
Classroom, Zoom, Google Meeting, Youtube, Instagram, windows
365, dll
2. Media sumber belajar lain selain gurunya sendiri
3. Metode Pembelajaran yang diterapkan dalam PJJ
4. Media pembelajaran yang digunakan dalam PJJ
PLATFORM / MEDIA SOSIAL PJJ
Tidak ada satu
platform / Media Yang ada adalah
daring yang paling Plaform/Media yang
unggul dibanding COCOK/SESUAI dengan :
dengan 1. Karakteristik Siswa
platform/media
yang lain 2. Karakteristik Materi
Pembelajaran
KARAKTERISTIK PLATFORM / MEDIA
PLATFORM
NO KELEBIHAN KEKURANGAN KETERANGAN
/MEDIA
1 WhatsApp - Kapasitas Ringan - Menu untuk - Media
- Pemakaian Quota internet kepentingan komunikasi
kecil pembelajaran, sangat umum, bukan
- Mudah dioperasikan di HP terbatas khusus
/ Komputer - Download file/ pembelajaran
- Familier untuk semua gambar/
orang video akan tersimpan
di memory HP,
sehingga harus rajin
menghapus
/memindahkan file
yang sudah tak
terpakai
KARAKTERISTIK PLATFORM / MEDIA
PLATFORM/
NO KELEBIHAN KEKURANGAN KETERANGAN
MEDIA
2 Google - Kapasitas Ringan, - Pengoperasian aplikasi - Aplikasi khusus
Classroom - Pemakaian Quota internet kecil sedikit lebih rumit untuk pembelajaran
- Mudah dioperasikan di dibanding WA, sehingga daring dari Google
HP/Komputer harus mau mempelajari
- Fitur/menu-menunya lebih lanjut.
mendukung untuk proses - Tidak bisa menuliskan
pembelajaran sederhana secara langsung symbol-
- Memori file/gambar/video symbol ilmiah / rumus-
tersimpan di google drive, rumus matematis
sehingga tidak meberatkan - Kapasitas gratis yang bisa
kapasitas HP dipakai, nilainya terbatas
KARAKTERISTIK PLATFORM / MEDIA
KARAKTERISTIK PLATFORM / MEDIA
PLATFORM/
NO KELEBIHAN KEKURANGAN KETERANGAN
MEDIA
3 Google - Dapat melihat langsung wajah - Kapasitas aplikasi agak Aplikasi khusus
Meet peserta didik, sehingga dapat besar, sehingga agak untuk pertemuan.
mengenali wajah, melihat berat di HP dengan Bukan khusus
ekspresi saat merespon, dapat kapaitas kecil pembelajaran
melihat gerak-gerik dan - Pemakaian Quota
perilaku saat pembelajaran Internet boros, sehingga
- Saat menyimak langsung, memberatkan bagi user
peserta juga dapat melakukan yang meiliki quota
chating terbatas
KARAKTERISTIK PLATFORM / MEDIA
PLATFORM/
NO KELEBIHAN KEKURANGAN KETERANGAN
MEDIA
4 Zoom - Dapat melihat langsung wajah - Kapasitas aplikasi agak Aplikasi khusus
Meeting peserta didik, sehingga dapat besar, sehingga agak untuk pertemuan.
mengenali wajah, melihat berat di HP dengan Bukan khusus
ekspresi saat merespon, dapat kapaitas kecil pembelajaran
melihat gerak-gerik dan - Pemakaian Quota
perilaku saat pembelajaran Internet boros, sehingga
- Peserta dapat melakukan memberatkan bagi user
chatting pada saat bersamaan yang meiliki quota
dengan menyimak percakapan terbatas
KARAKTERISTIK PLATFORM / MEDIA
PLATFORM/
NO KELEBIHAN KEKURANGAN KETERANGAN
MEDIA
5 Youtube - Dapat melakukan streaming - Menyedot quota internet Bukan aplikasi
secara langsung proses yang besar, sehingga khusus
demonstrasi yang akan memberatkan siswa yang pembelajaran,
disajikan oleh Guru maupun memiliki Quota terbatas tetapi bisa
berupa rekaman digunakan untuk
- Tersedia banyak link-link video pembelajaran
sebagai sumber belajar
tambahan / alternatif bagi
siswa
- Video Guru yang diupload ke
youtube dapat dilihat kapan
saja di saat siswa punya quota
internet
KARAKTERISTIK SISWA SMANTAR ?
1. Latar belakang ekonomi keluarga : menengah ke bawah ?
>>> Terkait dengan kemampuan membeli quota
2. Input prestasi siswa : Sebagian besar dengan nilai cukup
3. Kemampuan belajar mandiri siswa ? >>>>> masih rendah
4. Daya dukung orang tua / keluarga untuk belajar mandiri
siswa ?
KARAKTERISTIK SISWA SMANTAR ?
(Berdasar Survey Siswa)
KARAKTERISTIK SISWA SMANTAR ?
(Berdasar Survey Siswa)
MEDIA YANG DIPAKAI GURU GURU SMANTAR
ALASANNYA ?
SIMPULAN
Dari karakteristik Siswa dan hasil survey siswa dan Guru
SMANTAR, maka dapat disimpulkan bahwa media sosial /
plaform yang sesuai dengan karakteristik siswa SMANTAR
saat ini adalah sebagai berikut :
1. Media Utama adalah : Whatsapp
2. Media pendukung utama : Google Classroom
3. Media pendukung tambahan : Google Meet, Zoom,
Youtube, dll
MEDIA SUMBER BELAJAR SISWA
DILUAR GURUNYA SENDIRI
Berikut ini beberapa media pembelajaran daring yang dapat dimanfaatkan
dalam kegiatan Belajar Dari Rumah.
1. Rumah Belajar oleh Pusdatin Kemendikbud
Tautan : https://belajar.kemdikbud.go.id
2. TV edukasi Kemendikbud
Tautan : https://tve.kemdikbud.go.id/live
3. Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan SEAMOLEC, Kemendikbud
Tautan : http://rumahbelajar.id
4. Tatap Muka Daring Program Sapa Duta Rumah Belajar Pusdatin Kemendikbud
Tautan : http://www.pusdatin.webex.com
5. LMS SIAJAR oleh SEAMOLEC, Kemendikbud
Tautan : http://lms.seamolec.org
MEDIA SUMBER BELAJAR SISWA
DILUAR GURUNYA SENDIRI
6. Aplikasi daring untuk paket A, B, C.
Tautan : http://setara.kemdikbud.go.id
7. Guru berbagi
Tautan : http://guruberbagi.kemdikbud.go.id
8. Membaca Digital
Tautan : http://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital
9. Video Pembelajaran
Tautan : http://video.kemdikbud.go.id
10. Suara Edukasi Kemendikbud
Tautan : https://suaraedukasi.kemdikbud.go.id
MEDIA SUMBER BELAJAR SISWA
DILUAR GURUNYA SENDIRI
11. Radio Edukasi Kemendikbud
Tautan : https://radioedukasi.kemdikbud.go.id
12. Sahabat Keluarga
Tautan : https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman
13. Ruang Guru PAUD Kemendikbud
Tautan : http://anggunpaud.kemdikbud.go.id
14. Buku Sekolah Elektronik
Tautan : https://bse.kemdikbud.go.id
15. Mobile Edukasi – Bahan Ajar Multimedia
Tautan : https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi
MEDIA SUMBER BELAJAR SISWA
DILUAR GURUNYA SENDIRI
16. Modul Pendidikan Kesetaraan
Tautan : https://emodul.kemdikbud.go.id
17. Sumber Bahan Ajar Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK
Tautan : https://sumberbelajar.seamolec.org
18. Kursus Daring untuk Guru dari SEAMOLEC
Tautan : http://mooc.seamolec.org
19. Kelas Daring untuk siswa dan Mahasiswa
Tautan : http://elearning.seamolec.org
20. Buku Digital Open-Acces
Tautan : http://pustaka-digital.kemdikbud.go.id
METODE & MEDIA PEMBELAJARAN
JARAK JAUH
• Setelah munculnya wabah Covid-19 di belahan bumi, sistem
pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses
kegiatan belajar mengajar. Terlebih adanya Surat Edaran no. 4
tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang
menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus
jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan
di rumah masing-masing.
• Setiap institusi pun dituntut untuk memberikan inovasi terbaru
untuk membentuk proses pembelajaran yang sangat efektif ini.
MODEL, METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
Beberapa ahli sudah menggodok tentang model - metode
pembelajaran yang cocok selama pandemi ini
Project Home Integrated Blended
Based Daring Luring Visit Curriculum Learning
Learning Method Method Method
1. PROJECT BASED LEARNING
Metode project based learning ini diprakarsai oleh hasil implikasi dari
Surat Edaran Mendikbud no.4 tahun 2020. Project based learning ini
memiliki tujuan utama untuk memberikan pelatihan kepada pelajar
untuk lebih bisa berkolaborasi, gotong royong, dan empati dengan
sesama.
Menurut Mendikbud, metode project based learning ini sangat efektif
diterapkan untuk para pelajar dengan membentuk kelompok belajar kecil
dalam mengerjakan projek, eksperimen, dan inovasi. Metode pembelajaran
ini sangatlah cocok bagi pelajar yang berada pada zona kuning atau hijau.
Dengan menjalankan metode pembelajaran yang satu ini, tentunya juga
harus memerhatikan protokol kesehatan yang berlaku.
2. DARING MODEL
Pernyataan Kemendikbud
Model daring bisa mengantasi permasalahan yang terjadi
selama pandemi ini berlangsung.
Model ini rupanya bisa membuat para siswa untuk memanfaatkan
fasilitas yang ada di rumah dengan baik. Seperti halnya membuat konten
dengan memanfaatkan barang-barang di sekitar rumah maupun
mengerjakan seluruh kegiatan belajar melalui sistem online.
Model daring ini sangatlah cocok diterapkan bagi pelajar yang berada pada
kawasan zona merah. Dengan menggunakan metode full daring seperti ini,
sistem pembelajaran yang disampaikan akan tetap berlangsung dan seluruh
pelajar tetap berada di rumah masing-masing dalam keadaan aman.
3. LURING MODEL
• Luring yang dimaksud pada model pembelajaran yang dilakukan di luar jaringan. Dalam
artian, pembelajaran yang satu ini dilakukan secara tatap muka dengan memperhatikan
zonasi dan protokol kesehatan yang berlaku. Metode ini sangat pas buat pelajar yang ada di
.
wilayah zona kuning atau hijau terutama dengan protocol ketat new normal
• Dalam metode yang satu ini, siswa akan diajar secara bergiliran (shift model) agar
menghindari kerumunan. Model pembelajaran Luring ini disarankan oleh Mendikbud untuk
memenuhi penyederhanaan kurikulum selama masa darurat pendemi ini.
• Metode ini dirancang untuk menyiasati penyampaian kurikulum agar tidak berbelit saat
disampaikan kepada siswa. Selain itu, pembelajaran yang satu ini juga dinilai cukup baik
bagi mereka yang kurang memiliki sarana dan prasarana mendukung untuk sistem daring.
4. HOME VISIT METHOD
Seperti halnya model yang Model ini sangat pas untuk pelajar yang
lain, home visit merupakan kurang memiliki kesempatan untuk
salah satu opsi pada model mendapatkan seperangkat teknologi
pembelajaran saat pandemi yang mewadahi. Dengan demikian,
ini. Model ini mirip seperti materi yang akan diberikan kepada
kegiatan belajar mengajar siswa bisa tersampaikan dengan baik.
yang disampaikan saat home Karena materi pelajaran dan
.
schooling Jadi, pengajar keberadaan tugas yang diberikan bisa
mengadakan home visit di terlaksana dengan baik.
rumah pelajar dalam waktu
tertentu.
5. INTEGRATED CURICULUM
Metode pembelajaran yang satu ini tidak hanya melibatkan satu
Pembelajaran akan mata pelajaran saja, namun juga mengaitkan metode
lebih efektif bila pembelajaran lainnya. Dengan menerapkan metode ini, selain
pelajar yang melakukan kerjasama dalam mengerjakan projek,
merujuk pada project dosen lain juga diberi kesempatan untuk mengadakan team
base Yang mana, teaching dengan dosen pada mata kuliah lainnya.
.
setiap kelas akan
diberikan projek yang
relevan dengan mata
pelajaran terkait. Integrated curriculum bisa diaplikasikan untuk seluruh
pelajar yang berada di semua wilayah, karena metode
ini akan diterapkan dengan sistem daring. Jadi
pelaksanaan integrated curriculum ini dinilai sangat
aman bagi pelajar.
6. BLENDED LEARNING
• Model blended learning adalah model yang menggunakan dua pendekatan
sekaligus. Dalam artian, model ini menggunakan sistem daring sekaligus tatap
muka melalui video converence atau Voice Note Whatsapp. Jadi, meskipun
pelajar dan pengajar melakukan pembelajaran dari jarak jauh, keduanya
masih bisa berinteraksi satu sama lain.
• Dikutip dari sibatik.kemendikbud.go.id, Yane Henadrita mengungkapkan
bahwa metode blended learning adalah salah satu metode yang dinilai efektif
untuk meningkatkan kemampuan kognitif para pelajar.
• Sebenarnya, metode ini sudah mulai dirancang dan diterapkan awal abad ke-
21. Namun, seiring dengan merebaknya wabah Covid-19, metode yang satu ini
dikaji lebih dalam lagi karena dinilai bisa menjadi salah satu metode
pembelajaran yang cocok untuk para pelajar di Indonesia.
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
Metode Pembelajaran adalah proses yang sistematis dan teratur yang
dilakukan oleh pendidik dalam penyampaian materi kepada muridnya
Media pembelajaran, yaitu segala sesuatu yang dapat
dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian
dan kemampuan atau ketrampilan peserta didik sehingga dapat
mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini masih cukup
luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan,
manusia dan metode yang digunakan untuk tujuan
pembelajaran.
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
Gagne dan Briggs (1975) dalam Arsyad (2011:4) mengemukakan
bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik
digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri
dari antara lain buku, tape recorder, kaset, video camera, video
recorder, film, slide (gambar bingkai), foto gambar, grafik, televisi,
dan computer. (http://edel.staff.unja.ac.id/blog/artikel/Pengertian-
Media-Pembelajaran.html
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
Semakin banyak indera dan
anggota badan yang terlibat
Metode dan media dalam proses pembelajaran,
Pembelajaran yang paling maka semakin mudah bagi siswa
baik adalah metode dan untuk memperoleh pengetahuan
media yang melibatkan dan tersimpan semakin lama
banyak indera dan dalam memori otaknya (mudah
anggota badan siswa, mengingat dan tidak mudah
sesuai karakteristik siswa lupa)
dan materi pelajaran
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
• Metode ceramah : tanpa menggunakan media, indera siswa yang
terlibat hanya satu : pendengaran
• Metode Demonstrasi riil : menggunakan media riil, indera siswa yang
terlibat ada dua, yaitu pendengaran dan penglihatan riil / nyata
• Metode observasi Video : menggunakan media maya, indera siswa
yang terlibat ada dua, yaitu pendengaran dan penglihatan
maya/virtual
• Metode Wawancara : menggunakan berbagai media untuk menggali
informasi dari nara sumber, panca indera hampir semua anggota
badan terlibat
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
• Metode Survey Lapangan : menggunakan berbagai media untuk
menggali informasi dari obyek, panca indera hampir semua anggota
badan terlibat
• Metode eksperimen / praktek mandiri / projek yang menghasilkan
produk : menggunakan berbagai media sebagai alat dan bahan
praktek, panca indera hampir semua anggota badan terlibat
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
• Metode Eksperimen / praktikum / praktek / projeck/hasil karya
produk, baik dilakukan mandiri maupun terbimbing, akan melibatkan
banyak indera dan anggota badan siswa, sehingga metode ini sangat
baik untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam proses PJJ
• Dalam PJJ kita tidak mungkin menggunakan peralatan sekolah sebagai
media belajar dirumah siswa. Oleh karena itu, Guru harus punya
kreativitas dan inovasi untuk mendisain sedemikian rupa agar benda-
benda atau sumber daya disekitar siswa dapat digunakan sebagai
media pembelajaran.
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF
DI TENGAH PJJ
Dengan metode eksperimen/projeck/praktikum mandiri, kita bisa
meminta siswa untuk menggunakan benda-benda disekitar siswa
yang dapat digunakan untuk media pembelajaran, baik berupa benda
bekas yang sudah tak terpakai atau benda yang masih dipakai tetapi
bisa dipinjam sementara untuk media pembelajaran.
Dengan metode observasi, kita dapat meminta siswa untuk mengamati
situasi alam : tumbuhan, hewan, ekosistem, struktur tanah, batuan,
sungai, laut, cuaca, situs-situs sejarah, dll
Dengan metode observasi, kita dapat meminta siswa untuk mengamati
situasi social : situasi pasar, situasi di masjid, situasi di mall atau sitasi
social lainnya
CONTOH PJJ FISIKA DENGAN MEDIA ALAM
SEKITAR SISWA
Model : PJJ / Daring
Media Sosial : Whatsapp dan Google Clasroom
Metode : Projek / Praktikum Mandiri
Media Pembelajaran : Memanfaatkan benda sekitar dan barang bekas
Untuk menentukan massa jenis zat cair dapat diperoleh dengan persamaan :
= m/ V = massa jenis ( kg/m3)
m = massa (kg )
V = volume ( m3)
Massa dapat diperoleh dengan menimbang zat cair dengan timbangan roti atau
timbangan biasa yang dapat dipinjam ditoko-toko klontong
Volume zat cair dapat diukur dengan botol susu bekas
Dengan petunjuk tersebut, maka siswa dapat melakukan praktikum mandiri
menentukan massa jenis berbagai zat cair, di rumah masing-masing