DOKSOLOGI
• Doa Permohonan mengungkapkan iman bahwa Ekaristi dirayakan dalam
persekutuan dengan seluruh Gereja, baik yang ada di surga ataupun yang
ada di bumi; bahwa kurban Ekaristi diadakan bagi kesejahteraan seluruh
Gereja dan semua anggotannya, baik yang hidup maupun yang telah mati.
Semuanya menikmati hasil penebusan dan penyelamatan yang telah
diperoleh lewat Tubuh dan Darah Kristus. Doa ini sekaligus menjadi
bagian akhir dari Doa Syukur Agung. Pada saat Doksologi, Imam akan
berdoa seraya mengangkat piala dan patena. Doksologi dapat didaraskan
atau dinyanyikan oleh Imam. Umumnya pada Misa Minggu dan Hari Raya
terlebih yang dilaksanakan secara berkonselebrasi, Doksologi hendaknya
dinyanyikan.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 51
DOKSOLOGI
• Berikut adalah kalimat dari bagian Doksologi :
I : Dengan perantaraan Dia, bersama Dia, dan dalam Dia,
bagiMu Allah Bapa yang maha kuasa, dalam persekutuan Roh
Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U :Amin.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 52
BAPA KAMI
• Bapa Kami atau Pater Noster adalah salah satu dari doa dasar dalam
Gereja Katolik. Doa ini adalah doa yang diajarkan sendiri oleh Yesus
sediri kepada para muridNya dalah khotbah di bukit (bdk. Mat 6:9-13).
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 53
EMBOLISME
• Didoakan atau dinyanyikan setelah doa Bapa Kami. Embolisme
merupakan sisipan dari doa Bapa Kami yang mengembangkan
permohonan terakhir dari doa Bapa Kami, yaitu “Bebaskanlah kami dari
yang jahat”. Pembebasan dari yang jahat ini dihubungkan dengan
permohonan damai dan perlindungan dari berbagai cobaan dan gangguan.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 54
EMBOLISME
• Berikut merupakan kalimat dari bagian Embolisme berdasarkan TPE 2020 :
I : Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat,
sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah
dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan
aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang
membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami,Yesus Kristus.
U : Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-
lamanya.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 55
DOA DAMAI
• Doa damai adalah salah satu doa presidensial. Umat Tidak Perlu ikut
mendoakan rumusan doa damai, namun cukup menjawabnya dengan
“Amin”. Doa ini memohon agar Tuhan Yesus memberikan damai bagi
gereja-Nya. Doa damai biasanya diakhiri dengan memberikan salam damai
kepada sesama.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 56
DOA DAMAI
Berikut merupakan kalimat dari bagaian Doa Damai berdasarkan TPE 2020
:
I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para
Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan
kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi
perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan
sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja
sepanjang segala masa.
U :Amin.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 57
PEMECAHAN ROTI
• Pemecahan roti merupakan simbol kesatuan, baik antara Gereja dengan
Kristus, maupun antar anggota Gereja Kristus sendiri, dan juga sebagai
simbol sengsara Yesus. Saat pemecahan roti, ada potongan roti kecil yang
dimasukkan ke dalam anggur (disebut fermentum) yang maksudnya
adalah mengantar umat kepada komuni dan juga menyampaikan makna
kebangkitan Kristus. Pemecahan roti ini biasanya diiringi lagu Anak
Domba Allah. Berikut merupakan kalimat dari bagian Pemecahan Roti
berdasarkan TPE 2020 :
• I : Semoga pencampuran Tubuh dan Darah Tuhan kami Yesus
Kristus ini, memberikan kehidupan abadi bagi kami yang
menyambut-Nya.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 58
BERKAT
• Berkat merupakan bagian yang terpenting dari ritus penutup. Berkat yang
kita terima dari Allah melalui Imam hendaknya menjadikan hidup kita
dipenuhi kasih dan sukacita. Berikut adalah rumusan berkat berdasarkan
TPE 2020 :
I :Tuhan bersamamu.
U : Dan Bersama rohmu.
I : Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara
sekalian, Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus (+).
U :Amin.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 59
BERKAT
• Berkat juga dapat berbeda rumusannya apabila yang memimpin perayaan adalah
seorang Uskup. Seorang Uskup dalam memberikan Berkat membentuk tiga kali
gerakan Tanda Salib. Berkat Uskup ini dikenal dengan Berkat Apostolik.
Rumusannya sebagai berikut :
I :Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Dimuliakanlah nama Tuhan.
U : Kini dan sepanjang masa.
I : Pertolongan kita dalam nama Tuhan.
U :Yang menjadikan langit dan bumi.
I : Semoga Saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa,
Bapa (+), dan Putera (+), dan Roh (+) Kudus.
U :Amin. Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 60
PERUTUSAN
• Ritus penutup berisi pengumuman, berkat, pengutusan, dan lagu penutup.
Pada pengutusan, umat diutus untuk mewartakan dan mengamalkan
sabda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini merupakan terjemahan
dari bahasa Latin, Ite Missa est! yang artinya “Marilah pergi! Kita diutus”.
Perutusan berdasarkan TPE 2020, memiliki 4 macam rumusan sebagai
berikut :
I : Saudara-saudara, pergilah, misa sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.
(atau)
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 61
PERUTUSAN
I : Saudara-saudara, pergilah mewartakan Injil Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
(atau)
I : Saudara-saudara, pergilah dalam damai, sambil
memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U : Syukur kepada Allah.
(atau)
I : Saudara-saudara, pergilah dalam damai.
U : Syukur kepada Allah.
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan 62
SEKIAN & 63
TERIMA KASIH
GAUDETE IN DOMINO SEMPER
PHILIPPIANS 4:4
Untuk Kalangan Terbatas & Tidak Untuk Disebarluaskan