The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Jepri Pc, 2020-11-22 10:14:02

BAHAN AJAR IPS KLS IX SEMESTER 1- JEFRI

BAHAN AJAR IPS KLS IX SEMESTER 1- JEFRI

MODUL PEMBELAJARAN IPS
KELAS IX SEMESTER I

DISUSUN OLEH:
JEFRI ANTONI, S.Pd

GURU IPS SMPN 3 TANJUNG JABUNG TIMUR
KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
TAHUN 2020

HALAMAN PENGESAHAN MODUL

Data Penulis

a. Nama Lengkap dan Gelar Jefri Antoni, S.Pd

b. N I P 198605102010011014

c. Jenis Kelamin Laki-laki

d. Pangkat/ Golongan Penata Muda TK.I / III.b

e. Jabatan Guru

f. Unit Kerja SMPN 3 Tanjung Jabung Timur
g. Nomor telepon/HP 085274984071

h. Email: [email protected]

Mengetahui, Nipah Panjang, Oktober 2020
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPS
SMPN 3 Tanjung Jabung Timur
Jefri Antoni, S.Pd
Fera Junedi, S.Pd NIP 198605102010011014
NIP 19730626199802 1001

KATA PENGANTAR

Kami mengucapkan syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT atas nikmat
kesehatan yang diberikanNya sehingga dapat menulis dan menyelesaikan modul mata
pelajaran IPS kelas IX semester I. Modul disusun untuk kelas kelas IX SMP. Materi pelajaran
ini disusun berdasarkan Standar Isi Kemampuan Mata Pelajaran IPS SMP/MTs.

Mata pelajaran IPS Terpadu pada jenjang SMP memuat materi Geografi, Sejarah,
Sosiologi, dan Ekonomi. Pengajaran IPS ini ditujukan untuk mengembangkan pengetahuan,
pemahaman, dan kemampuan analisis terhadap kondisi sosial masyarakat dalam memasuki
kehidupan bermasyarakat yang dinamis. Untuk mencapai fungsi pengajaran IPS, ditekankan
pada pencapaian ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif. Ketiga ranah ini tercermin dari
penguasaan materi pokok, pelaksanaan dan aplikasi materi yang dihubungkan dengan
kehidupan dan lingkungan siswa, serta pelaksanaan norma, etika, dan sikap siswa.

Penyajian modul ini diawali dengan uraian materi pokok yang ditunjang soal-soal kerja
kelompok untuk melatih siswa bekerjasama dan menyelesaikan masalah secara kelompok.
Sebagai pengukur ketuntasan belajar, siswa diberikan latihan soal-soal dan tugas mandiri
yang mendorong siswa lebih aktif secara mandiri dalam menyelesaikan masalah. Refleksipun
diberikan sebagai pengukur pemahaman dan kesulitan siswa saat mempelajari materi. Dengan
penyajian modul yang menarik disertai gambar foto dan link internet yang mendukung, akan
memudahkanmu dalam penguasaan dan penerapan materi pelajaran dalam kehidupan sehari-
hari, serta membuatmu semakin rajin belajar. Kami menyadari bahwa modul ini perlu
disempurnakan, oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun akan menjadi
masukan yang berharga untuk kesempurnaan buku ini selanjutnya.

Semoga bermanfaat.

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN MODUL ......................................................................................................................2
KATA PENGANTAR..................................................................................................................................................3
DAFTAR ISI ................................................................................................................................................................4
ANALISIS KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR ..............................................................................5
LETAK DAN LUAS BENUA .....................................................................................................................................6
PERUBAHAN SOSIAL.............................................................................................................................................21
GLOBALISASI..........................................................................................................................................................45
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................................64

ANALISIS KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI INTI

1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong),
santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya

3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan
mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

Semester KOMPETENSI DASAR

3.1 Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antar ruang negara-negara Asia dan
benua lainnya yang diakibatkan faktor alam, manusia dan pengaruhnya terhadap
keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi, sosial, pendidikan dan politik.

1 4.1 Menyajikan telaah tentang perubahan keruangan dan interaksi antar ruang negara-
negara Asia dan benua lainnya yang diakibatkan factor alam, manusia dan
pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan manusia dalam ekonomi, sosial,
pendidikan dan politik.

3.2 Menganalisis perubahan kehidupan sosial budaya Bangsa Indonesia dalam
menghadapi arus globalisasi untuk mem perkokoh kehidupan kebangsaan.

4.2 Menyajikan hasil analisis tentang perubahan kehidupan sosial budaya Bangsa
Indonesia dalam menghadapi arus globalisasi untuk memperkokoh kehidupan
kebangsaan

LETAK DAN LUAS BENUA

A. Pendahuluan
Apersepsi : Beberapa Benua Dipermukaan Bumi dan penyebarannya?
Benua adalah daratan luas yang berada di permukaan Bumi. Benua memiliki Luas

daratan yang lebih besar dari Pulau. Bumi yang kita huni ini memiliki 5 Benua, kelima
Benua tersebut diantaranya adalah Benua Asia, Benua Eropa, Benua Afrika, Benua
Amerika dan Benua AustraliaSebenarnya di permukaan bumi ini ada 6 benua yaitu Benua
Asia, Benua Amerika, Benua Afrika, Benua Eropa, Benua Australia, Benua Antartika.
Dari 6 benua tersebut di atas yang menjadi pokok bahasan hanyalah 5 benua sedang Benua
Antartika Tidak termasuk. Letak Benua
B. Letak
Letak benua di bagi menjadi 2 :
1. Letak astronomis.

Letak astronomis merupakan letak suatu daerah berdasarkan posisi garis lintang
dan garis bujur. Garis lintang adalah garis-garis yang melingkari permukaan Bumi
secara melintang. Sementara garis bujur merupakan garis yang menghungkan kutub
utara dan kutub selatan. Bentuk garis bujur adalah vertikal Berdasarkan garis lintangnya
Benua-Benua dipermukaan bumi ini mayoritas berada di belahan Utara dan berdasarkan

garis Bujurnya mayoritas berada di belahan bumi Timur. Garis Lintang yang menjadi
batas antara belahan bumi Utara dan Selatan adalah garis lintang tengah / garis lintang
0⁰ yang disebut dengan istilah Garis Equator /Katulist. Sedangkan garis bujur 0⁰
Bujur yang dipakai acuan untuk membagi bumi menjadi dua belahan yaitu sama yaitu
belahan bumi barat dan belahan bumi Timur adalah garis meridian Greenwich

Gambar 1. Garis Lintang

Gambar 2. Garis Bujur

2. Letak Geografis
Letak geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau

posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain. Letak
geografis dapat di artikan sebagai batas wilayah terhadap wilayah lain. contohnya batas
negara, batas samudera atau laut dan selat.

Gambar 3
Letak Geografis Indonesia

Sumber : https://www.kompas.com/skola/read/2020/07/03/131500869/pengaruh-letak-astronomis indonesia?page=all

C. Letak dan Luas Benua Asia dan Benua Lainya
1. Benua Asia

Gambar 4. Gambar benua Asia

Luas : 44579000 km2 (17212000 sq mi)
Penduduk : 4.164.252.000
Kepadatan penduduk : 87 jiwa/km2
Demonim :Orang Asia
: 49 (dan 5 disengketakan) (daftar negara)
Negara : UTC+2 sampai UTC+12
Zona waktu

Letak astronomis benua Asia antara 77º LU-11º LS dan 26º BT-169º BT. Sedangkan

secara geografis letak benua asia berada di antara benua Eropa dan benua Australia. Selain itu

letak benua Asia secara geografis berada di antara Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan

Samudera Arktik. Batas wilayah benua asia, Benua Asia memiliki batas batas di berbagai

penjuru (utara, barat, timur, selatan). Batas batas Asia ini meliputi batas daratan benua Asia

dan batas laut benua Asia. Inilah batas wilayah benua Asia :

1. Batas Utara : Samudera Arktik

2. Batas Timur : Samudera Pasifik, Selat Bering

3. Batas Selatan : Samudera Hindia

4. Batas Barat : Laut Tengah, Laut Merah, Pegunungan Ural

Asia adalah benua terbesar di bumi yang berbatasan dengan Pegunungan Ural dan

Kaukasus serta Samudra Arktika, Pasifik, dan Hindia Benua ini mencakup 8,7% dari total

luas permukaan bumi dan terdiri dari 30% dari luas daratannya. Dengan sekitar 4,3 miliar

orang, terdapat 60% dari populasi manusia dunia saat ini. Asia memiliki tingkat

pertumbuhan yang tinggi di era modern. Misalnya, selama abad ke-20, Populasi Asia

hampir empat kali lipat. Benua Asia dan Eropa merupakan benua yang terhubung lewat

darat dan keduanya membentuk suatu benua raksasa yang disebut sebagai Eurasia. Batas

antara Asia dan Eropa sangat kabur sehingga beberapa negara seperti Turki terkadang

dapat dimasukkan ke Asia maupun Eropa. Beberapa bentang alam yang sering dipakai

untuk memisahkan kedua benua tersebut adalah Selat Dardanella, Laut Marmara, Selat

Bosporus, Laut Hitam, Pegunungan Kaukasus, Laut Kaspia, Sungai Ural (atau Sungai

Emba), dan Pegunungan Ural hingga Novaya Zemlya. Selain berbatasan langsung dengan

Benua Eropa, Benua Asia juga memiliki batas langsung dengan Benua Afrika yang

memiliki perbatasan darat dan bertemu di sekitar Terusan Suez. Mengingat ukuran dan

keragamannya, konsep Asia – nama tersebut kembali ke zaman klasik – yang sebenarnya

mungkin lebih berkaitan dengan geografi manusia daripada geografi fisik. Asia sangat

beragam dan di dalam masing-masing wilayahnya terdapat kelompok-kelompok etnis,

budaya, lingkungan, ekonomi, hubungan sejarah dan sistem pemerintahan.

(https://id.wikipedia.org/wiki/Asia)

2. Benua Eropa

Luas 10180000 km2 (3930000 sq mi)
Penduduk 742, 5 juta (2013)

Negara 50 (dan 13 disengketakan) (daftar negara)
Zona waktu UTC+0 sampai UTC+4
Kota besar Daftar wilayah metropolitan di Eropa
Letak astronomis benua Eropa antara 9°BT-60°BB & 35°LS-80°LS. Secara geografi
Eropa merupakan bagian dari daratan yang lebih besar dikenal sebagai Eurasia. Benua ini
mulai dari Pegunungan Ural di Rusia, yang menggambarkan batasan timur Eropa dengan
Asia. Batasan tenggara dengan Asia tidak tergambarkan secara jelas. Paling umum adalah
Sungai Ural atau, Sungai Emba. Batasan berlanjut dengan Laut Kaspia, dan kemudian
Pegunungan Kaukasus, atau Depresi Kuma-Manych, dan sampai ke Laut Hitam; Bosporus,
Laut Marmara, dan Dardanelles mengakhiri batasan Asia. Laut Mediterania di selatan
memisahkan Eropa dari Afrika. Batasan di bagian barat adalah Samudra Atlantik. Hampir
seluruh negara-negara Eropa adalah anggota dari Konsil Eropa, dengan pengecualian
Belarus, dan Takhta Suci (Kota Vatikan). Eropa memiliki perkumpulan negara-negara
Eropa yang dikenal sebagai Uni Eropa yang sekarang ini memiliki 27 negara anggota, dan
masih terus berkembang. (https://id.wikipedia.org/wiki/Eropa)

3. Benua Amerika

Luas 42.549.000 km2 (16.428.000 mi
Penduduk 1.002.000.000 (Perkiraan 2016)
Demonim American, dan Pan-American
Negara 35
Zona waktu UTC-10 to UTC
Benua Amerika adalah sebuah benua di dunia yang merujuk kepada wilayah daratan
di antara Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik. Benua Amerika adalah benua terbesar ke
2 di dunia setelah Benua Asia .Luas wilayahnya ± 42.292.000 Km². Benua ini umumnya
dibagi menjadi 3 yaitu Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Istilah ini
juga merujuk kepada wilayah Karibia, pulau-pulau sekitar Laut Karibia, dan Greenland
(namun bukan Islandia). Wilayah Amerika Tengah merupakan daratan sempit memanjang
yang menghubungkan antara Amerika Utara dan Amerika Selatan. Secara astronomis,
Benua Amerika terletak antara 83° LU - 55° LS dan 170° BT - 35° BB. Secara geografis
letak Benua Amerika sebelah Barat berbatasan dengan Samudera Pasifik dan Laut Bering,
sebelah timur berbatasan dengan Samudera Atlantik dan Laut Karibia, sebelah utara
berbatasan dengan Laut Es dan Selat Davis, dan sebelah selatan berbatasan dengan Laut
Kutub Selatan. Nama Amerika diambil dari nama pertama orang Eropa yang menjelajahi
benua ini yaitu "Amerigo Vespucci." (https://id.wikipedia.org/wiki/Amerika)

4. Benua Afrika

Luas 30.221.532 km2 (11.668.599 sq mi)
Penduduk 1.032.532,974 (2011, Kedua
Kepadatn penduduk 30.51/km2 (80/sq mi)
56 (daftar negara)
Negara Bahasa di Afrika
Bahasa UTC-1 hingga UTC+4
Zona waktu

Letak astronomis benua Afrika antara 52°BT-15°BT & 35°LU-33°LS Afrika adalah
yang terbesar dari ketiga benua di belahan selatan Bumi dan yang terbesar kedua setelah
Asia dari semua benua. Luasnya kurang lebih 30,244,050 km2 (11,677,240 mil2) termasuk
kepulauan disekitarnya, meliputi 20.3% dari total daratan di bumi dan didiami lebih dari
800 juta manusia, atau sekitar sepertujuh populasi manusia di bumi. Dipisahkan dari Eropa
oleh Laut Tengah, Afrika menyatu dengan Asia di ujung timur lautnya melalui Terusan
Suez yang memiliki lebar 130 km. Semenanjung Sinai yang dimiliki oleh Mesir sering
dianggap secara geopolitis sebagai bagian dari Afrika. Dari ujung paling utara, Cape
Spartel di Maroko, di 37°21′ lintang Utara, ke ujung paling selatan, Cape Agulhas di
Afrika Selatan, 34°51′15″ lintang Selatan, terbentang jarak sekitar 8000 km; dari ujung
paling barat, Cape Verde, 17°33′22″ bujur Barat, sampai ujung paling timur, Ras Hafun di
Somalia, 51°27′52″ bujur Timur, jaraknya sekitar 7.400 km. Panjang garis pantainya
26.000 km (sebagai perbandingan, Eropa, yang memiliki luas 9.700.000 km² memiliki
garis pantai 32.000 km. (https://id.wikipedia.org/wiki/Afrika)

5. Benua Australia

Luas 7692024 km2 (2969907 sq mi)
Penduduk 23,401,892 (2016 )
Kepadatan penduduk 3,4/km2 (8,8/sq mi)

Bahasa Bahasa Inggris Australia
Zona waktu (UTC+8 hingga +10.5) hingga UTC8+11

Letak astronomis benua Australia 113°BT-155°BT & 10°LS-43°LS. Benua Australia
terletak di selatan Indonesia . Dengan luas 8.945.000 Km2. Ditemukan oleh James Cook dari
Inggris pada tahun 1770. Oleh karena itu, sampai sekarang Australia masih termasuk dalam
Persemakmuran Inggris. Dalam geologi, Australia (juga disebut Australia-Nugini, Sahul,
Meganesia, Australia Besar, Australasia, atau Australinea) adalah sebuah benua yang terdiri
dari (dalam kelompok ukuran) tanah daratan Australia, Guinea Baru, Tasmania, dan beberapa
pulau terdekat, yang berada di landas kontinen yang sama. Luas wilayah itu dipisahkan
dengan lautan di luar landas kontinen Laut Arafuru dan Selat Torres antara Australia dan
Papua Nugini, dan Selat Bass antara daratan Australia dan Tasmania.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Australia)

Amerika Afrika Ero

Posisi geografis Posisi geografis Posisi g
170oBB–35Obb 33oLS–35oLU 35oLU–

dan 83oLU– dan 15oBB– dan 9oB
55oLS 52oBT
60oBT
Luas wilayah Luas wilayah
42.549.000 km2 30.221.532 km2 Luas wi
1018000

14

opa Asia Australia

geografi Posisi geografis Posisi geografis
–80oLU 77oLU–11oLS
BB– 10oLS–43oLS
dan 26oBT–
ilayah dan 113oBT–
00 km2 1169oBT 155oBT

Luas wilayah Luas wilayah
44579000 km2 8600000 km2

AKTIVITAS SISWA

A. AKTIVITAS INDIVIDU

Petunjuk mengerjakan :
1. Lengkapilah tabel berikut dengan data luas Benua Asia, Benua Amerika,
dan Benua Eropa. Urutkan berdasarkan wilayah benua yang paling luas.

No Nama Benua Luas (km2)
1

2

3

4

5

2. Lengkapilah tabel berikut berdasarkan letak astronomis Benua Asia,
Benua Amerika, dan Benua Eropa.

No Nama Benua Letak Astronomis

1 Benua Asia

2 Benua Amerika

3 Benua Eropa

4 Benua Australia

5 Benua Afrika

3. Lengkapilah tabel berikut berdasarkan letak geografis Benua Asia, Benua
Amerika, dan Benua Eropa.

No Nama Benua Batas Wilayah
1 Benua Asia

Batas Utara
Batas Selatan
Batas Barat
Batas Timur
2 Benua Amerika
Batas Utara
Batas Selatan
Batas Barat
Batas Timur
3 Benua Eropa
Batas Utara
Batas Selatan
Batas Barat
Batas Timur
4 Benua Australia
Batas Utara
Batas Selatan
Batas Barat
Batas Timur
5 Benua Afrika
Batas Utara
Batas Selatan
Batas Barat
Batas Timur

B. AKTIVITAS KELOMPOK

Tuliskan hasil diskusi kelompok pada lembar kerja.
Perhatikan peta berikut!

Soal.
1. Amati dan perhatikan peta diatas. Kenapa antartika tidak
termasuk benua?. Uraikanlah pendapatmu pada lemar kerja
yang telah disediakan.
2. Berdasarkan peta diatas, mungkinkah dilakukan pemekaran
atau penggabungan benua baru.

Komentar Guru
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………

Nilai Guru Mapel

………………………………

C. EVALUASI
Petujuk pengerjaan soal
1. Berdoalah dulu
2. Kerjakan dengan Kesungguhan karna masa depan ada ditangan anda
3. Orangtua akan bangga jika mutiara hatinya berhasil dan sukses dalam
sekolahnya....
4. Jadilah anda seorang kesatria bukan pengecut.
A. Soal Pilihan Ganda

1. Perhatikan gambar peta berikut.

Pernyataan yang tepat untuk menggambarkan letak geografis Benua Asia adalah .
a. Batas Timur Benua asia adalah benua australia
b. Batas barat Benua asia adalah benua afrika
c. Batas selatan Benua asia adalah samudra hindia
d. Batas utara Benua asia adalah samudra hindia

2. Perhatikan pernyataan berikut
1. 170oBB–35oBB
2. 35oLU–80oLU
3. 83oLU– 55oLS
4. 9oBB–60oBT

Perhatikan pernyataan tersebut letak astronomis benua eropa di tunjukan pada
nomor….
a. 1,2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2,3 dan 4
d. 2 dan 4

3. Benua atau kontinen adalah daratan sangat luas yang berada di permukaan
bumi. Benua diidentifikasi lebih berdasarkan konvensi (kesepakatan)
daripada kriteria-kriteria baku.
Manakah pernyataan berikut yang sesuai dengan kriteria di atas..
a. Benua amerika dapat dibagi menjadi 2 benua
b. Benua Australia tidak sesuai dengan kriteria
c. Pemisahan benua eropa dan benua asia sudah benar
d. Tidak ada yang sesuai

4. Perhatikan Tabel Berikut :

No Benua Luas
1 Asia 44579000 km2
2 Amerika 42.549.000 km2
3 Eropa 10180000 km2
4 Afrika 30.221.532 km2
5 Australia 8600000 km2

Dari tabel di atas manakah benua yang mempunyai wilayah paling luas ke 3
di dunia …..
a. Asia
b. Eropa
c. Amerika
d. Afrika

5. Perhatikan peta dunia berikut ini.

Benua Eropa ditunjukkan pada nomor …
a. I b. II c. III d. IV

B. Essay

1. Carilah literasi kriteria penetapan suatu wilayah menjadi benua. Kemudian
tuangkan hasil diskusi kalian pada lembar diskusi yang telah dibagikan.

2. Uraikan pendapatmu dapatkah terjadi pemekaran atau penggabungan benua.
Benua mana yang bisa di mekarkan.

Jawaban soal essay
1. ……………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
………………………………………..

2. ……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
………………………………………………..

PERUBAHAN SOSIAL

Peta Kompetensi

Gambar 2.1 Membajak sawah dengan kerbau dan dengan traktor Sumber :
https://www.google.com/search?q=PERUBAHAN+SOSIAL+BUDAYA

Begitulah masyarakat akan selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu, sama halnya
dengan gambar di atas. Dahulu para petani indonesia apabila membajak sawah
menggunakan bantuan hewan seperti sapi atau kerbau dan juga dengan tenaga manusia
dengan mencangkul , namun dengan seiring perkembangan zaman kini telah berubah, cara
yang tradisional sudah mulai di tinggalkan berganti dengn terknologi mesin yaitu berupa
alat bajak mesin.

Pada unit ini Ananda akan belajar tentang menganalisis perubahan sosial budaya dengan
terlebih dahulu mengetahui pengertian perubahan sosial budaya, bentuk- bentuk perubahan
sosial budaya dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial budaya.

1.Tujuan Pembelajaran

Setelah proses pembelajaran selesai, peserta didik diharapkan dapat:
1. Peserta didik dapat mengetahui pengertian perubahan sosial budaya
2. Peserta didik dapat menjelaskan bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
3. Peserta didik dapat menentukan faktor penyebab dan penghambat perubahan sosial

budaya
4. Peserta didik dapat menganalisis perubahan sosial budaya yang terjadi

di masyarakat
5. Peserta didik dapat menyimpulkan perubahan sosial budaya yang terjadi

di masyarakat

2.Peran Guru dan Orang Tua

Peran Guru

1. Menyiapkan bahan ajar Perubahan Sosial Budaya melaksanakan aktivitas
2. Melaksanakan pembelajaran dengan memandu siswa

pembelajaran
3. Melakukan monitoring dan penilaian pembelajaran

4. Berkomunikasi secara efektif dengan orang tua

5. Memberikan umpan balik tugas-tugas siswa

Peran Orang Tua

1. Memastikan siswa siap untuk belajar dengan kelengkapan peralatan dan
bahan ajar

2. Mendampingi siswa dan membantu menyelesaikan tugas-tigas
3. Berkomunikasi secara efektif kepada guru apabila terdapat kesulitan belajar di rumah
4. Mendampingi siswa menyerahkan tugas-tugas kepada guru

3.Aktivitas Pembelajaran

Pembelajaran 1: Mengetahui pengertian perubahan sosial budaya dan bentuk-
bentuk perubahan sosial budaya

A.Pengertiam Perubahan Sosial Budaya

Jadi apakah perubahan sosial budaya itu? Banyak sosiolog dan antropolog yang
mengemukakan pengertian perubahan sosial budaya. Adapun beberapa pengertian
perubahan sosial budaya yang dikemukakan para sarjana sosiolog dan antropolog
antara lain sebagai berikut :

1. Menurut John Luwis Gillin dan John Philip Gillin

Pengertian perubahan sosial menurut John Luwis Gillin dan John Philip Gillin adalah
perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima
karena adanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk,
ideologi, maupun adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.

2. Menurut Prof. Selo Soemardjan

Pengertian perubahan sosial menurut Prof. Selo Soemardjan adalah perubahan yang
terjadi pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi
sistem sosialnya.

3. Menurut Emile Durkheim

Pengertian perubahan sosial menurut Emile Durkheim adalah perubahan yang terjadi
sebagai hasil dari faktor-faktor ekologis dan demografis, yang mengubah
kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas
mekanistik, ke dalam kondisi masyarakat modern yang diikat oleh solidaritas
organistik.

4. Menurut Robert M.I Lawang

Pengertian perubahan sosial menurut Robert M.I Lawang adalah proses ketika dalam
suatu sistem sosial terdapat perbedaan-perbedaan yang dapat diukur yang terjadi
dalam suatu kurun waktu tertentu.

5. Menurut Samuel Koening

Pengertian perubahan sosial menurut Samuel Koening adalah modifikasi- modifikasi
yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Modifikasi tersebut terjadi karena
sebab-sebab intern maupun ekstern

Berdasarkan pendapat beberapa ahli tersebut di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa
Perubahan Sosial Budaya adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur sosial
budaya dalam kehidupan masyarakat.

B. Bentuk-bentuk Perubahan Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya dalam masyarakat sangat banyak dan beragam baik bentuk
ataupun jenisnya. Oleh karena itu untuk mempermudah mempelajari bentuk
perubahan sosial budaya perlu diklasifikasikan. Perhatikan grafik dan penjelasan
berikut.

a.Perubahan dilihat dari waktunya
Perubahan sosial yang terjadi mempunyai kecepatan atau waktu yang berbeda-beda antara
masyarakat satu dengan masyarakat yang lain. Pada masyarakat tradisional tentunya
kecepatan perubahan sosial budayanya akan lebih lambat dibandingkan dengan masyarakat
modern. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan masyarakat modern lebih terbuka dan
heterogen dibandingkan dengan masyarakat tradisional. Untuk mengetahui gambaran yang lebih
jelas tentang perubahan sosial budaya perubahan sosial budaya lambat dan cepat amatilah
gambar berikut;

Gambar 2.2. Perubahan sosial budaya yang lambat Gambar 2.3 Perubahan budaya yang cepat(revolusi

(zaman purba) industri

https://rumusbilangan.com/zaman-prasejarah-di-indonesia/ http://imm.fpsikologi.uad.ac.id/industrialisasi-di-pelosok-negri/

Sudahkah kamu memperhatikan gambar di atas? Dari gambar di atas dapatkah kamu
mengidentifikasi gambar manakah yang mengalami perubahan sosial budaya lambat dan
cepat?

1). Perubahan Sosial Lambat atau Evolusi

Perubahan sosial lambat dikenal juga dengan evolusi. Perubahan sosial lambat atau evolusi
merupakan perubahan sosial yang memerlukan waktu lama dan diikuti oleh rentetan perubahan
kecil yang terjadi secara lambat. Perubahan sosial pada masyarakat tradisional dapat
dikategorikan mengalami perubahan lambat ini. Dalam masyarakat tradisional perubahan yang
terjadi kecil dan cukup lama sehingga mereka seolah tampak tidak mengalami perubahan.
Dapatkah kamu memberikan contoh dari perubahan evolusi? Gambar 2.2 adalah contoh
kehidupan masyarakat primitif. Lamanya waktu yang diperlukan dalam perubahan mata
pencaharian.

2). Perubahan Sosial Cepat atau Revolusi

Gambar 2.3. menunjukkan terjadinya revolusi industri. Revolusi industri merupakan
perubahan sosial budaya yang dapat dikategorikan dalam perubahan sosial cepat. Revolusi
industri sebenarnya berlangsung cukup lama yaitu tahun 1750-1850. Namun karena revolusi
industri mengakibatkan perubahan secara besar-besaran maka waktu 100 tahun bukan
menjadi waktu yang lama. Untuk itulah revolusi industri tetap dikategorikan dalam perubahan
sosial budaya cepat. Apakah yang dimaksud perubahan sosial budaya cepat atau revolusi?

Revolusi adalah perubahan sosial yang berlangsung dalam waktu yang cepat dan hal-hal
mendasar dalam masyarakat ikut mengalami perubahan. Perubahan besar apa saja yang terjadi
sebagai akibat dari revolusi industri? Perubahan besar terjadi di bidang pertanian, manufaktur,
pertambangan, transportasi, dan teknologi. Revolusi industri dimulai di Britania Raya dan
menyebar ke seluruh Eropa Barat, Amerika, dan Jepang. Revolusi Inggris dianggap sebagai
pelopor revolusi di negara lain. Revolusi industri membawa akibat dalam berbagai bidang
kehidupan bagi negaranya ataupun bagi negara lain, antara lain sebagai berikut:

 Proses mekanisasi dalam usaha industri
 Perdagangan makin berkembang
 Transportasi lancar
 Berkembangnya urbanisasi
 Terjadinya kesenjangan sosial

b.Perubahan dilihat dari pengaruhnya

1). Perubahan yang Pengaruhnya Kecil

Apakah kamu pernah memotong rambut sesuai dengan gaya rambut terbaru yang sedang tren?
Bukankah ketika memilih baju kamu akan memilih yang sesuai dengan model saat ini? Apakah
terjadi perubahan model baju yang kamu pakai tahun ini dengan tahun kemarin? Apakah semua
orang mengikuti model rambut atau gaya berbusana yang sedang populer? Perubahan yang
pengaruhnya kecil diikuti oleh sebagian kecil orang. Perubahan ini tidak membawa perubahan
mendasar pada bidang kehidupan. Apakah kamu dapat memberikan contoh perubahan yang
pengaruhnya kecil? Apakah yang dimaksud dengan perubahan yang pengaruhnya kecil?
Perubahan yang pengaruhnya kecil merupakan perubahan yang tidak membawa perubahan pada
unsur struktur sosial masyarakat. Perubahan yang pengaruhnya kecil artinya perubahan tersebut
hanya dianut oleh sebagian kecil orang yang menyukainya saja sehingga perubahan ini tidak
membawa pengaruh berarti bagi sebagian besar masyarakat.

Gambar 2.4. model baju wanita
http://www.infofashinterbaru.com

2). Perubahan yang Pengaruhnya Besar
Pada bentuk perubahan sebelumnya kamu telah membahas materi tentang revolusi sebagai
perubahan yang mempengaruhi sendi-sendi dan dasar kehidupan masyarakat. Perubahan
semacam ini termasuk dalam bentuk perubahan yang pengaruhnya besar. Lalu apakah yang
dimaksud dengan perubahan yang pengaruhnya besar? Perubahan yang pengaruhnya besar
adalah perubahan yang membawa perubahan dalam sendi-sendi kehidupan dalam suatu
masyarakat. Industrialisasi merupakan salah satu contoh dari bentuk perubahan ini. Seberapa
besar pengaruh proses industrialisasi? Industrialisasi membawa pengaruh besar terhadap
berbagai bidang kehidupan di masyarakat. Industrialisasi merupakan proses perubahan sosial
ekonomi yang mengubah sistem mata pencaharian masyarakat agraris menjadi masyarakat
industri.

Gambar 2.5. Revolusi industri perubahan dari mata pencaharian sebagai petani menjadi buruh pabrik
https://www.google.com/search?q=

C. Perubahan dilihat dari perencanaannya
1). Perubahan yang Direncanakan/Planned Change
Gambar 2.6 adalah contoh dari perubahan sosial yang direncanakan. Mengapa pembangunan
jalan dikategorikan dalam perubahan sosial budaya yang direncanakan? Perubahan yang
direncanakan atau planned change merupakan perubahan yang memang diinginkan dan
dikehendaki oleh masyarakat atau pihak yang menginginkan perubahan. Pembangunan dapat
dikatakan sebagai contoh perubahan sosial yang dikehendaki dan direncanakan. Salah satu
contoh pembangunan yang dilakukan di Indonesia adalah pembangunan jalan.
Pembangunan jalan direncanakan oleh pihak-pihak yang merencanakan perubahan atau biasa
disebut agent of change. Siapa yang dapat dikategorikan sebagai agent of change?
Pemerintah, masyarakat, atau tokoh masyarakat dapat menjadi contoh pihak yang berperan
dalam merencanakan perubahan

http://pustaka.pu.go.id/uploads/infrastruktur/jalan/
Gambar 2.8. Pembangunan Jalan

2). Perubahan yang Tidak Direncanakan/Unplanned Change
Apakah perubahan yang terjadi akibat dari bencana alam direncanakan sebelumnya? Apa
yang dimaksud dengan perubahan yang tidak direncanakan? Perubahan sosial budaya yang
tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan
masyarakat. Bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir dan sebagainya akan
membawa perubahan bagi masyarakat yang mengalaminya.
Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan terkadang terjadi sebagai akibat
perubahan yang direncanakan. Sebagai contoh, perubahan penggunaan traktor dalam
teknologi pertanian merupakan sebuah perubahan yang direncanakan. Kemajuan dan
penerapan teknologi tersebut menguntungkan petani karena menghemat tenaga, waktu, dan
biaya. Namun di sisi lain menimbulkan dampak yang tidak direncanakan, misalnya, banyak
buruh tani kehilangan pekerjaan karena tenaganya telah digantikan mesin. Selain itu,
dampak lainnya adalah memudarnya nilai kegotongroyongan warga masyarakat dalam
mengerjakan lahan pertaniannya.

Gambar 2.9. Sebelum dan sesudah bencana tsunami di Aceh
https://www.google.com/search?q=perbedaan+daerah+sebekum+bencana

Pembelajaran 2: Menentukan faktor penyebab dan penghambat perubahan
sosial budaya

Perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat tidak datang dengan sendirinya,
melainkan ada faktor yang menyebabkannya terjadi. Tahukah kamu apa saja faktor penyebab
terjadinya perubahan sosial budaya? Perhatikan pembahasan berikut.
a.Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya

Pada dasarnya perubahan sosial budaya dalam masyarakat terjadi karena ada sesuatu yang
dianggap sudah tidak memuaskan, kebosanan masyarakat terhadap sesuatu yang ada, dan juga
karena menyesuaikan diri dengan faktor yang baru. Dapatkah kamu menjelaskan faktor
penyebab perubahan sosial budaya? Untuk mengetahuinya marilah kita ikuti pembahasan
berikut.

1). Bertambah dan Berkurangnya Penduduk
Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk yang besar. Penduduk Indonesia
mendiami ribuan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Berdasarkan data
kependudukan dunia tahun 2012, Indonesia menempati urutan ke-4 jumlah penduduk terbesar
di dunia.
Sementara itu, hasil sensus penduduk tahun 2010 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia
mencapai 237.641.326 jiwa. Jika luas wilayah Indonesia mencapai 1.904.569 km², berarti
kepadatan penduduk per km2 sekitar 125 jiwa. Namun, kepadatan penduduk Indonesia tidak
merata.
Mengapa perubahan jumlah penduduk menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya?
Jumlah penduduk di setiap wilayah/provinsi maupun pulau juga berbeda-beda dengan angka
pertumbuhan yang berbeda pula. Jumlah penduduk yang besar di Indonesia menjadi
permasalahan serius terutama di daerah perkotaan. Semakin besar jumlah penduduk, semakin
banyak permasalahan yang dihadapi oleh suatu daerah. Sebagai contoh jumlah penduduk
suatu kota mengalami peningkatan yang besar karena adanya urbanisasi. Pertambahan ini
mempengaruhi jumlah lahan yang ditempati serta berbagai sarana dan prasarana yang
dibutuhkan. Maka terjadilah banyak.

perubahan sosial budaya di kota tersebut. Sementara bagaimana dengan wilayah
yang ditinggalkan oleh penduduknya? Dengan banyaknya penduduk di wilayah tersebut
yang berpindah, dapat menyebabkan banyak lahan yang terbengkalai, wilayah tersebut
menjadi kurang berkembang karena banyak tenaga produktif yang pindah ke kota, dan
sebagainya.

Gambar 2.10. Bertambahnya penduduk memerlukan banyak lahan untuk pemukiman
https://qadrisa.files.wordpress.com/2015/10/213346_pemukiman-padat-penduduk-di-sekitar-bkb_663_382.jpg

2). Penemuan Baru

http://srv1.portal.pcd.net/original/legacy/review/
Gambar.2.11. Handphone Saat Ini Mempunyai Fasilitas dan Aplikasi yang Sangat Kompleks.

Gambar 2.11 di atas menunjukkan hasil dari pembaharuan alat komunikasi handphone.
Kecanggihan aplikasi handphone yang berkembang saat ini sudah tidak diragukan lagi.
Apa yang melatarbelakangi pembaruan handphone ? Awalnya handphone ditemukan sebagai
alat komunikasi suara, kemudian karena masih merasa kurang puas manusia
mengembangkan

keberadaan handphone untuk komunikasi tulisan atau massage, kamera, radio, dan internet. Saat
ini, aneka aplikasi dapat masuk ke dalam satu ponsel canggih ini. Ketidakpuasan masyarakat
terhadap keadaan serta kesadaran akan kekurangan dalam kehidupan masyarakat membuat
mereka terus menggali hal-hal baru yang dapat memuaskan mereka. Keadaan semacam ini
kemudian membuat banyak penemuan baru diciptakan atau diperbarui.

Penemuan baru memang banyak membawa perubahan sosial budaya dalam kehidupan
masyarakat. Apa saja perubahan sosial budaya yang terjadi akibat dari penemuan baru? Suatu
penemuan baru menyebabkan perubahan dalam bidang-bidang tertentu. Penemuan handphone
dan internet adalah sebagian kecil dari penemuan baru atau pembaharuan. Penemuan-penemuan
dan pembaharuan tersebut dapat menyebabkan perubahan di bidang komunikasi, interaksi
sosial, status sosial, pola pikir, dan tindakan manusia.

3). Konflik

Kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena negara Indonesia dikaruniai
berbagai keanekaragaman baik agama, suku bangsa, dan ras. Keanekaragaman tersebut
memperkaya multikulturalisme bangsa. Namun di sisi lain keanekaragaman juga membawa
proses sosial negatif yang disebut dengan konflik.

Faktor penyebabnya bisa bermacam-macam seperti karena salah paham, dan perbedaan
pendapat. Apakah yang dimaksud dengan konflik? Konflik dapat diistilah- lainkan dengan
kata pertentangan. Pertentangan atau konflik dapat terjadi antara individu dan individu,
antarakelompok dan kelompok, atau antara individu dan kelompok.

Gambar 2.12. Demonstrasi terkadang identik dengan konflik
https://bacacoding.blogspot.com/2020/03/konflik-sosial-pengertian-jenis.html

Konflik dapat terjadi akibat banyak hal. Penyebab terjadinya konflik pada dasarnya karena
adanya perbedaan, baik perbedaan kepentingan, pendapat, kebudayaan, atau antarindividu.
Konflik tersebut kemudian dapat menyebabkan terjadinya perubahan dalam masyarakat.
Perubahan sosial dan konflik adalah dua hal yang saling berkaitan. Ketika dalam
masyarakat terjadi perubahan sosial budaya yang cepat, hal ini dapat mengubah nilai-nilai yang
ada dalam masyarakat. Sebaliknya konflik yang terjadi dalam masyarakat juga dapat
memunculkan terjadinya perubahan sosial.

4). Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi

Pernahkah Indonesia mengalami revolusi? Contoh revolusi yang pernah terjadi di Indones ia
adalah ketika Indonesia mencapai kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Dengan
proklamasi, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, bebas dari cengkeraman
penjajah, serta telah mengubah struktur pemerintahan kolonial menjadi pemerintahan
nasional. Berbagai perubahan terlihat mengikuti, seperti lembaga keluarga, sistem sosial,
sistem politik, dan sistem ekonomi.

Pada dasarnya pemberontakan terjadi diawali dengan adanya ketidakpuasan sebagian
masyarakat terhadap situasi dan kondisi. Ketidakpuasan ini diarahkan pada sistem kekuasaan
yang dianggapnya tidak cocok sehingga mendorong para pemberontak membuat sistem
kekuasaan yang berbeda.
Adanya revolusi akan membawa perubahan-perubahan besar dalam tubuh masyarakat. Misalnya
revolusi Mei tahun 1998 yang terjadi di Indonesia. Peristiwa dimulai dari demonstrasi menuntut
turunnya Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun. Perubahan besar terjadi di
Indonesia setelah Soeharto menyatakan mundur dan reformasi bergulir. Dimulai dari perubahan
kepala negara, wakil kepala negara, struktur kabinet, sampai perilaku warga masyarakat yang
menjadi lebih berani mengkritisi cara kerja pemerintah dan sebagainya. Perubahan tahun
1998 ini dapat dikategorikan sebagai revolusi.

Gambar 2.13. Demonstrasi turunkan Soeharto
https://www.cnnindonesia.com/putri-soeharto-minta-jokowi-berkaca-pada-peristiwa-1998

5). Perubahan Lingkungan Alam
Perubahan lingkungan alam dapat terjadi karena faktor alam dan faktor manusia. Banjir, lahar
panas, gunung meletus, gempa, dan tsunami adalah contoh perubahan lingkungan alam akibat
faktor alam. Sementara penyebab perubahan lingkungan alam karena faktor manusia yang dapat
menyebabkan perubahan pada lingkungan alam antara lain penggunaan teknologi dalam
mengelola alam, pemanfaatan lingkungan alam secara berlebihan, pembuangan limbah ke
lingkungan alam dan sebagainya. Ketika penggunaan teknologi tidak diperhatikan secara
benar maka dapat mengakibatkan kerusakan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan alam
bahkan dapat menyebabkan masyarakat yang mendiami daerah tersebut terpaksa harus
meninggalkan tempat tinggalnya.

Gambar 2.14 lingkungan terganggu kabut
asap.
http://www.dakta.com/upload/dampak_kabut_asap

6). Peperangan

Terjadinya perang di suatu wilayah akan berpengaruh terhadap perubahan warga
masyarakatnya. Perubahan itu dapat terjadi pada cara berperilaku, berpikir ataupun
kepribadian dari mereka. Mengapa demikian? Perang akan membawa perubahan besar dan
kecil dalam warga masyarakat yang terlibat perang. Hal ini terutama pada masyarakat yang
kalah perang. Bangsa yang menang perang akan memaksakan kebudayaannya kepada negara
yang kalah perang. Masih ingatkah kalian, bangsa mana saja yang pernah menjajah
Indonesia? Indonesia pernah berperang melawan bangsa Jepang dan Belanda. Meskipun
Jepang menjajah negara kita hanya sekitar kurang lebih tiga setengah tahun (1942–1945).
Namun banyak membawa perubahan sosial budaya bangsa Indonesia

7). Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain

Kebudayaan dalam masyarakat mempunyai kecenderungan untuk saling mempengaruhi.
Seperti halnya kamu dan temanmu, kamu dapat mempengaruhi mereka dalam berpakaian,
gaya rambut ataupun berperilaku. Begitu juga sebaliknya temanmu dapat mempengaruhi
kamu dalam berbagai hal. Dalam masyarakat, pengaruh kebudayaan suatu masyarakat dapat
menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya pada masyarakat lain. Hubungan yang
terjadi dapat menimbulkan pengaruh timbal-balik. Suatu masyarakat dapat mempengaruhi
masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang mempengaruhinya.

Proses pengaruh kebudayaan lain yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya
antara lain; Difusi, Akulturasi, Asimilasi, Penetrasi, Invasi, Milenarisme.

b.Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya

Faktor Penghambat 1.Kehidupan masyarakat yang terasing
Perubahan Sosial Budaya 2.Perkembangan ilmu pengetahuan yang

terlambat
3.Sikap masyarakat yang tradisional
4.Adanya prasangka terhadap hal-hal baru

atau asing

1). Kehidupan Masyarakat Terasing

Keadaan masyarakat yang terasing belum tentu kehendak mereka. Hal ini dapat terjadi karena
kondisi daerah yang terisolasi dari jalur komunikasi dan transportasi dapat menyebabkan
mereka menjadi terisolasi dari masyarakat lain. Tentunya hal tersebut dapat menghambat

terjadinya perubahan sosial budaya. Mengapa demikian? Kehidupan masyarakat terasing atau
terisolasi menyebabkan masyarakatnya tidak mengetahui perkembangan yang terjadi pada
masyarakat lain, sehingga mereka sulit untuk berkembang dan memperkaya budayanya.
Akibatnya perubahan sosial budaya dalam masyarakat tersebut menjadi sulit terjadi.

2). Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Terlambat

Ilmu pengetahuan adalah jendela dari perubahan sosial budaya. Ketika ilmu pengetahuan
berkembang dengan baik sudah pasti masyarakat yang bersangkutan akan mengalami
perubahan sosial budaya dengan cepat. Namun sebaliknya apabila ilmu pengetahuan dalam
masyarakat lambat, maka perubahan sosial akan berjalan dengan lambat. Berkembangnya
ilmu pengetahuan juga dapat dilihat dari maju tidaknya pendidikan dalam masyarakat itu. Ada
juga daerah yang memang terisolir, terasing, terpencil dan jauh dari masyarakat lain, sehingga
sulit untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Tetapi banyak juga daerah yang sebenarnya
terisolir atau sulit dijangkau komunikasi dan transportasi namun memiliki keinginan kuat
dalam meperoleh ilmu pengetahuan

3). Sikap Masyarakat yang Tradisional

Pernahkah kamu mendengar atau membaca tentang kisah masyarakat Suku Baduy Dalam atau
“Urang Kanekes”? Mereka salah satu suku bangsa di daerah Banten yang masih sangat
mengagungkan sikap tradisional warisan dari nenek moyang. Mereka memilih mengisolasi
diri dari dunia modern. Anak-anak tidak mereka sekolahkan secara formal. Mereka hanya
boleh belajar dari lingkungan alam. Pelajaran yang mereka dapatkan adalah secara turun-
temurun terutama adat istiadat warisan nenek moyang. Di masyarakat Baduy Dalam tidak ada
teknologi, kendaraan, dan alat elektronik yang mereka pergunakan. Listrik, alat-alat
elektronik, bahan-bahan kimia, sampo, sabun, televisi, handphone, dan sebagainya tidak
diperkenankan untuk digunakan. Ketika ada yang berkunjung ke wilayah mereka, maka
semua hal yang dilarang untuk dipergunakan juga tidak boleh dibawa. Bagi mereka amana h
leluhur adalah segalanya. Suku Baduy tidak mau menerima perubahan dari luar karena
dianggap hanya akan merusak alam.

Gambar 2.15. Suku Baduy
https://www.pegipegi.com/travel/suku-baduy-sarat-budaya-dan-adat-di-tengah-globalisasi/

4). Adanya Prasangka terhadap Hal-hal Baru atau Asing

Merasakan hidup di bawah penjajah selama beratus-ratus tahun membuat bangsa Indonesia
banyak yang mengalami trauma, terutama untuk golongan tua. Mereka terkadang mudah
merasa curiga dan berprasangka buruk terhadap budaya asing atau hal baru yang berasal dari
Barat. Perasaan dan prasangka menimbulkan sikap yang acuh, tidak peduli, bahkan antipati
terhadap sesuatu yang baru dari luar masyarakat. Padahal sesuatu yang berasal dari luar
tersebut bisa jadi sebenarnya bermanfaat dan dapat membawa perubahan bagi kehidupan
mereka. Namun ada masyarakat yang memang menanamkan sikap kepada warganya bahwa
sesuatu yang berasal dari luar masyarakat hanya akan merusak alam dan kehidupan mereka.
Hal inilah yang kemudian membuat suatu masyarakat tidak mengalami perubahan sosial
budaya.

5). Adat Istiadat atau Kebiasaan

Tahukah kamu yang dimaksud dengan adat istiadat atau kebiasaan? Adat merupakan pola
perilaku bagi anggota masyarakat yang dilakukan berulang-ulang untuk memenuhi kebutuhan
pokok. Adat biasanya bersumber dari nilai tradisional yang telah mengakar pada kehidupan
suatu masyarakat. Adat istiadat telah mereka nikmati sebagai bagian dari kehidupan mereka.
Selanjutnya ketika ada hal baru yang akan menggantikan adat lama mereka, belum tentu akan
diterima begitu saja oleh masyarakat

Pembelajaran 3. Menganalisis Perubahan Sosial Budaya yang terjadi di Masyarakat

Seiring berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat
yang tentunya akan berdampak pada perubahan pola kehidupan serta karakter didalam
masyarakat. baik itu berupa dampak positif, maupun berupa dampak negatif.

Didalam menjalani kehidupan, tentunya ada berbagai macam norma serta kebiasaan yang
terjadi dalam masyarakat. norma serta kebiasaan inilah yang akan membentuk suatu budaya
didalam masyarakat itu sendiri.

Perubahan sosial budaya adalah suatu perubahan yang terjadi di dalam masyarakat yang
mempengaruhi nilai-nilai serta pola prilaku kelompok masyarakat yang ada didalamnya.

Menurut Selo Soemardjan, seorang Sosiolog Indonesia mendefinisikan perubahan sosial
budaya sebagai segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan yang mempengaruhi sistem
sosialnya. Sistem sosial ini bisa berupa nilai-nilai, norma, pola perilaku kelompok sosial di
masyarakat.

Dampak dari perubahan sosial budaya yang terjadi didalam masyarakat ini bisa berupa
dampak positif dan dampak negatif. Dampak posit if ini berupa dampak yang baik bagi
masyarakat sedangkan dampak negatif berupa dampak yang terjadi yang dapat merugikan diri
sendiri, keluarga serta masyarakat.

a. Dampak positif perubahan sosial budaya di masyarakat

Perubahan sosial budaya di masyarakat ini membawa dampak yang baik bagi kehidupan
masyarakat, jika masyarakat itu sendiri dapat menyikapi perubahan sosial yang terjadi dengan
baik. Berikut merupakan dampak positif dari perubahan sosial budaya di masyarakat;

1. Semakin meningkatnya taraf pendidikan
Seiring berjalannya waktu, dengan adanya perubahan sosial ini maka dapat meningkatnya
pendidikan di masyarakat yang terjadi akibat dari persaingan yang semakin ketat terjadi
didalam masyarakat tersebut.

Gambar 2.16 Lulusan Perguruan Tinggi

https://radarjogja.jawapos.com/2019/10/02/
lulusan-perguruan-tinggi-

2. Dapat meningkatnya toleransi masyarakat
Dengan toleransi yang semakin meningkat terutama dalam hal perbedaan pendapat, budaya
serta keyakinan/agama sejalan dengan meningkatnya pola pikir masyarakat yang semakin
terbuka terhadap lingkungannya.

3. Terciptanya pola pikir masyarakat yang semakin terbuka
Dengan pola pikir masyarakat yang semakin terbuka yang dapat meningkatkan sudut pandang
masyarakat itu sendiri kedalam hal-hal yang positif, maka masyarakat mampu menyelesaikan
suatu permasalahan yang dihadapinya dengan hal-hal yang bermanfaat sehingga suatu
permasalahan akan terselesikan dengan mudah.

b. Dampak negatif dari perubahan sosial budaya di masyarakat
Dampak negatif dari perubahan sosial yang terjadi dimasyarakat yang nyata dirasakan yaitu
bergesernya nilai-nilai moral yang terjadi pada kehidupan masyarakat. sehingga masyarakat
tidak lagi memegang nilai serta norma yang terjadi didalam bermasyarakat.
Apalagi pada zaman sekarang ini, banyak sekali anak muda yang melupakan adat, serta budaya
asli bangsanya. Berikut ini merupakan dampak negatif perubahan sosial budaya di masyarakat;

1. Kesenjangan sosial
Pada saat ini, kesenjangan sosial sangat terlihat didalam masyarakat. dimana banyak orang
yang semakin berlomba-lomba untuk menunjukkan kemewahannya. Dibalik itu semua,
mereka tidak tau bahwa sebaliknya masih banyak yang hidupnya serba kekurangan.

Gambar 2.17 Kesenjangan sosial
https://jamberita.com/read/2019/11/17/59
54855/kesenjangan-sosial-di-indonesia/

2. Meningkatnya tindak kriminalitas
Meningkatnya kriminalitas ini sendiri tidak dapat kita hindari. Mengingat gaya hidup
masyarakat yang semakin meningkat sehingga memaksa masyarakat untuk melakukan
tindakan tersebut.

Gambar 2.18 Meningkatnya kriminalitas
https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2020/tren-kriminalitas-naik--

3. Perilaku yang semakin konsumtif
Perilaku ini dapat membawa perubahan sosial yang negatif. Dikarenakan mudahnya
mengakses kebutuhan serta daya beli masyarakat sehingga dapat menyebabkan masyarakat
tersebut memiliki gaya hidup yang boros.
Perubahan-perubahan sosial yang terjadi dimasyarakat semakin meningkat terutama
disebabkan oleh kehidupan yang semakin hari semakin modern. Maka dalam menjalani
kehidupan dalam bermasyarakat bijaksanalah dalam memilih serta menggunakan teknologi
yang diperlukan.

5. Latihan

a) Pengertian perubahan sosial budaya
1. Sebutkan pengertian perubahan sosial menurut Selo Soemardjan?
2. Sebutkan pengertian perubahan sosial menurut Robert M.I.Lawang?

b) Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
1. Jelaskan bentuk perubahan sosial budaya menurut waktu?
2. Perubahan bentuk apakah yang terjadi pada gambar di bawah ini,? Jelaskan!

3. Apa yang di maksud dengan perubahan yang direncanakan, beri contoh?

c) Faktor penyebab dan penghambat perubahan sosial budaya
1. Sebutkan faktor intern penyebab perubahan sosial budaya?
2. Sebutkan faktor ekstern penyebab perubahan sosial budaya?
3. Mengapa bertambah dan berkurangnya jumlah penduduk menjadi salah satu
penyebabkan perubahan sosial budaya
4.

Mengapa penemuan barang pada gambar di atas tergolong penyebab perubahan
sosial budaya?
5. Jelaskan 2 faktor penghambat perubahan sosial budaya?
d) Menganalisa perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat
(Tugas Keterampilan)
Carilah 5 pasang gambar yang menunjukkan perubahan sosial budaya yang terjadi di
masyarakat. Jelaskan masing-masing perubahan yang terjadi dari setiap gambar
tersebut.

5.Refleksi

Setelah Ananda melakukan kegiatan pemahaman tentang surat-menyurat,
jawablah pertanyaan berikut untuk persiapan pembelajaran berikutnya.
a. Apa saja yang telah Ananda pelajari?

b. Apa yang paling Ananda kuasai?

c. Bagaimana cara Ananda belajar untuk menguasai materi Perubahan Sosial Budaya?

d. Apa yang Ananda sukai dari kegiatan belajar yang sudah Ananda lakukan dalam
mempelajari Perubahan Sosial Budaya?

e. Apa yang tidak Ananda sukai dari kegiatan belajar yang Ananda lakukan?

f. Bagian mana yang belum Ananda kuasai tentang Perubahan Sosial Budaya? Apakah
tentang bentu-bentuk perubahan sosial budaya? Apa tentang faktor penyebab dan
penghambat perubahan sosial budaya? Apa tentang menganalisa perubahan sosial
yang terjadi di masyarakat?

Tulislah di lembar tersendiri dan ditandatangani, kemudian serahkan kepada
Bapak/Ibu guru Ananda melalui Google Classroom.

6.Evaluasi

1. Salah satu faktor yang mcnyebabkan masyarakat selalu dinamis adalah . . . .
a. Banyaknya penemuan-penemuan baru
b. Berkembangnya sistem sosial dan nonna sosial
c. Upaya untuk menyesuaikan diri dengan kondisi, situasi, dan kebutuhan
d. Tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah yang ada

2. Salah satu faktor yang menjadi penyebab terjadinya perubahan sosial yaitu ….
a. Tingkat kesejahteraan masyarakat menurun
b. Tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi
c. Terjadinya perpindahan penduduk antar daerah
d. Keberhasilan program keluarga berencana

3. Salah satu faktor pendorong terjadinya perubahan sosial yang datang dari dalam
masyarakat itu sendiri yaitu ….
a. Adanya penjajahan
b. Perubahan lingkungan alam
c. Pengaruh kebudayan dari masyarakat lain
d. Adanya konflik yang terjadi dalam masyarakat

4. Contoh terjadinya perubahan yang cepat dan mendasar yaitu ….
a. Revolusi industri
b. Pembuatan alat-alat
c. Hukum pewarisan
d. Model pakaian

5. Salah satu faktor pendorong terjadinya perubahan yang bersumber dari luar
masyarakat yaitu
a. Konflik dalam masyarakat
b. Banyak penemuan baru
c. Pemberontakan atau revolusi
d. Pengaruh kebudayaan dari masyarakat lain

6.Pihak yang mengadakan perubahan disebut ....
a. agent of socialization
b. social movement
c. agent of change
d. man of movement

7.Masyarakat yang mudah menerima perubahan, antara lain adalah masyarakat yang
a. tidak ada kontak dengan kebudayaan lain
b. pendidikan belum maju
c. berorientasi kepada masa lalu
d. penduduk heterogen

8. Berikut merupakan syarat timbulnya revolusi, kecuali ... .
a. adanya keingin individu yang inovatif
b. ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan
c. adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat

tersebut
d. harus dapat memanfaatkan momentum

9. Perubahan mode pakaian dikategorikan sebagai perubahan yang pengaruhnya kecil
dengan ruang lingkup yang tidak luas, karena ... .
a. hanya berhubungan dengan kebutuhan sekunder
b. hanya diikuti oleh golongan tertentu
c. tidak ada hubungannya dengan bidang kebudayaan
d. tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat

10. Adanya bencana alam dapat mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat
karena ... .
a. bencana alam terkadang memaksa seseorang untuk mengungsi dan beradaptasi dengan
tempat baru dipengungsian
b. adanya bencana alam akan mengurangi jumlah penduduk
c. bencana alam mendorong orang lain untuk bersimpati
d. bencana alam berpotensi menimbulkan konflik dalam masyarakat

7.Rambu/kunci/contoh jawaban

Pada bagian ini disampaikan contoh jawaban, panduan penskoran, atau rubrik
penilaian yang dapat Ananda gunakan sebagai acuan untuk mengerjakan tes formatif dan
tes sumatif. Bagian (a) merupakan contoh jawaban untuk tes formatif dan bagian (b)
merupakan contoh jawaban untuk tes sumatif. Ananda dapat memanfaatkan bagian ini
untuk mengkonfirmasi jawaban yang telah Ananda berikan pada tes formatif dan tes
sumatif.

Setelah Ananda memmbandingkan /mengkonfirmasi jawaban itu, diharapkan
Ananda menjadi lebih yakin atas jawaban yang lebih logis. Jika dalam proses
pembandingan jawab itu, ada kekurangpahaman, keraguan, ketidakmengertian, Ananda
dapat mendiskusikan dengan Ayah/Ibu di rumah. Bisa juga Ananda mengonsultasikan
kekurangpahaman, keraguan, atau ketidakmengertian Ananda kepada Bapak/Ibu guru,
misalnya, melalui WA atau pertemuan google meeting yang sudah direncanakan oleh
Bapak/Ibu guru.

A. Contoh Isian pada Aktivitas Pembelajaran

a) Pengertian perubahan sosial budaya
1. Menurut Selo Soemardjan
Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat
yang mempengaruhi sistem sosialnya.
2. Menurut Robert M.I.Lawang
Proses ketika dalam suatu sistem sosial terdapat perbedaan-perbedaan yang dapat
diukur yang terjadi dalam suatu kurun waktu tertentu.

b) Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
Perubahan sosial budaya menurut waktu terbagi dua :
1) Perubahan Sosial Lambat atau Evolusi
Perubahan sosial lambat dikenal juga dengan evolusi. Perubahan sosial lambat atau
evolusi merupakan perubahan sosial yang memerlukan waktu lama dan diikuti oleh
rentetan perubahan kecil yang terjadi secara lambat. Perubahan sosial pada
masyarakat tradisional dapat dikategorikan mengalami perubahan lambat ini.
Dalam masyarakat tradisional perubahan yang terjadi kecil dan cukup lama
sehingga mereka seolah tampak tidak mengalami perubahan.

2) Perubahan Sosial Cepat atau Revolusi
Revolusi adalah perubahan sosial yang berlangsung dalam waktu yang cepat dan
hal-hal mendasar dalam masyarakat ikut mengalami perubahan. Perubahan besar
apa saja yang terjadi sebagai akibat dari revolusi industri? Perubahan besar terjadi di
bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi. Revolusi
industri dimulai di Britania Raya dan menyebar ke seluruh Ero pa Barat, Amerika,
dan Jepang. Revolusi Inggris dianggap sebagai pelopor revolusi di negara lain

3) Perubahan yang memberi pengaruh yang kecil

Perubahan yang pengaruhnya kecil diikuti oleh sebagian kecil orang. Perubahan ini
tidak membawa perubahan mendasar pada bidang kehidupan. Perubahan yang
pengaruhnya kecil merupakan perubahan yang tidak membawa perubahan pada
unsur struktur sosial masyarakat. Perubahan yang pengaruhnya kecil artinya
perubahan tersebut hanya dianut oleh sebagian kecil orang yang menyukainya saja
sehingga perubahan ini tidak membawa pengaruh berarti bagi sebagian besar
masyarakat

Perubahan yang direncanakan
Perubahan yang direncanakan atau planned change merupakan perubahan yang
memang diinginkan dan dikehendaki oleh masyarakat atau pihak yang
menginginkan perubahan. Pembangunan dapat dikatakan sebagai contoh perubahan

sosial yang dikehendaki dan direncanakan. Salah satu contoh pembangunan
yang dilakukan di Indonesia adalah pembangunan jalan.

c) Faktor penyebab dan penghambat perubahan sosial budaya
Faktor intern perubahan sosial budaya
Bertambah dan berkurangnya penduduk
Penemuan baru
Konflik
Pemberontakan
Faktor ekstern perubahan sosial budaya
 Perubahan lingkungan alam
 Peperangan
 Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
Mengapa perubahan jumlah penduduk menyebabkan terjadinya perubahan
sosial budaya? Jumlah penduduk di setiap wilayah/provinsi maupun pulau juga
berbeda-beda dengan angka pertumbuhan yang berbeda pula. Jumlah penduduk yang
besar di Indonesia menjadi permasalahan serius terutama di daerah perkotaan.
Semakin besar jumlah penduduk, semakin banyak permasalahan yang dihadapi
oleh suatu daerah. Sebagai contoh jumlah penduduk suatu kota mengalami
peningkatan yang besar karena adanya urbanisasi. Pertambahan ini mempengaruhi
jumlah lahan yang ditempati serta berbagai sarana dan prasarana yang
dibutuhkan. Maka terjadilah banyak perubahan sosial budaya di kota tersebut.
Sementara bagaimana dengan wilayah yang ditinggalkan oleh penduduknya?
Dengan banyaknya penduduk di wilayah tersebut yang berpindah, dapat
menyebabkan banyak lahan yang terbengkalai, wilayah tersebut menjadi kurang
berkembang karena banyak tenaga produktif yang pindah ke kota, dan sebagainya.
Penemuan alat komunikasi handphone. Kecanggihan aplikasi handphone yang
berkembang saat ini sudah tidak diragukan lagi. Apa yang melatarbelakangi
pembaruan handphone ? Awalnya handphone ditemukan sebagai alat komunikasi
suara, kemudian karena masih merasa kurang puas manusia mengembangkan
keberadaan handphone untuk komunikasi tulisan atau massage, kamera, radio, dan
internet. Saat ini, aneka aplikasi dapat masuk ke dalam satu ponsel canggih ini.
Ketidakpuasan masyarakat terhadap keadaan serta kesadaran akan kekurangan
dalam kehidupan masyarakat membuat mereka terus menggali hal-hal baru yang
dapat memuaskan mereka

Dua faktor penghambar perubahan sosial budaya antara lain:
 Kehidupan Masyarakat Terasing
Keadaan masyarakat yang terasing belum tentu kehendak mereka. Hal
ini dapat terjadi karena kondisi daerah yang terisolasi dari jalur komunikasi dan
transportasi dapat menyebabkan mereka menjadi terisolasi dari masyarakat lain.
Tentunya hal tersebut dapat menghambat terjadinya perubahan sosial budaya.
Karena terisolasi menyebabkan masyarakatnya tidak mengetahui
perkembangan yang terjadi pada masyarakat lain, sehingga mereka sulit untuk
berkembang dan memperkaya budayanya.

 Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Terlambat
Ilmu pengetahuan adalah jendela dari perubahan sosial budaya.

Ketika ilmu pengetahuan berkembang dengan baik sudah pasti masyarakat yang
bersangkutan akan mengalami perubahan sosial budaya dengan cepat. Namun
sebaliknya apabila ilmu pengetahuan dalam masyarakat lambat, maka perubahan
sosial akan berjalan dengan lambat. Berkembangnya ilmu pengetahuan juga dapat
dilihat dari maju tidaknya pendidikan dalam masyarakat itu. .

B. Rambu/Kunci/Contoh Jawaban Evaluasi

Berikut adalah rambu atau rubrik atas soal-soal evaluasi yang telah
diberikan di atas.

Kunci Jawaban SKOR
10
NO JAWABAN 10
1C 10
2B 10
3D 10
4A 10
5D 10
6C 10
7D 10
8A 10
9B 100
10 A

Skor Maksimal

Nilai Skor yang X 100 = ----------------------
diperoleh

= ------------------------
Skor maksimal

GLOBALISASI

Globalisasi 1.Pengertian Globalisasi
2.Bentuk-bentuk Globalisasi

3.Dampak Globalisasi

4.Upaya Menghadapi Globalisasi

Gambar 2.1 Globalisasi
https://www.google.com/search?q=+globalisasi&tbm=isch&ved=

Globalisasi merupakan suatu fase perubahan yang dialami oleh masyarakat di berbagai
penjuru dunia. Ciri khas dari era globalisasi yaitu semakin kaburnya batas-batas geografis
antar negara. Pertukaran informasi serta arus barang maupun jasa tidak lagi hanya dilakukan
dalam cakupan negara (lokal, nasional) namun juga merambah lintas negara (global,
internasional).

1.Tujuan Pembelajaran

Setelah proses pembelajaran selesai, peserta didik diharapkan dapat:
1. Peserta didik dapat mengetahui pengertian globalisasi
2. Peserta didik dapat menjelaskan bentuk-bentuk globalisasi
3. Peserta didik dapat menganalisa dampak globalisasi dalam kehidupan bangsa
Indonesia
4. Peserta didik dapat mengidentifikasi upaya menghadapi globalisasi

2.Peran Guru dan Orang Tua

Peran Guru
1. Menyiapkan bahan ajar Perubahan Sosial Budaya
2. Melaksanakan pembelajaran dengan memandu siswa melaksanakan aktivitas

pembelajaran
3. Melakukan monitoring dan penilaian pembelajaran
4. Berkomunikasi secara efektif dengan orang tua
5. Memberikan umpan balik tugas-tugas siswa
Peran Orang Tua
1. Memastikan siswa siap untuk belajar dengan kelengkapan peralatan dan

bahan ajar
2. Mendampingi siswa dan membantu menyelesaikan tugas-tigas
3. Berkomunikasi secara efektif kepada guru apabila terdapat kesulitan

belajar di rumah
4. Mendampingi siswa menyerahkan tugas-tugas kepada guru

3.Aktivitas Pembelajaran

Pembelajaran 1. Pengertain Globalisasi & Bentuk-Bentuk Globalisasi

A.Pengertian Globalisasi

Globalisasi diambil dari kata global (universal). Orang yang pertama kali menggunakan
istilah globalisasi adalah Theodore Levitte pada tahun 1985. Apa yang dimaksud dengan
globalisasi?

Menurut Waters dalam Kamanto Sunarto (2004), Globalisasi adalah suatu proses sosial
yang di dalamnya kendala geografi terhadap pengaturan sosial dan budaya menjadi surut
dan manusia menjadi semakin sadar bahwa pengaturan tersebut menjadi semakin surut.
Globalisasi menjadikan seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terkait, mewujudkan
satu tatanan kehidupan baru dengan meniadakan batas geografis, ekonomi, sosial, dan
budaya. Selain itu, globalisasi mengubah dunia menjadi satu kesatuan yang terwujud dalam
bentuk keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia. Keterkaitan itu dapat melalui berbagai
macam kontak seperti perdagangan, komunikasi, investasi, perjalanan, dan budaya.

B.Bentuk-Bentuk Globalisasi

Globalisasi telah melanda berbagai bidang kehidupan. Globalisasi ditandai dengan persamaan
dalam berbagai bidang kehidupan di semua negara di dunia. Adapun bentuk- bentuk
globalisasi terjadi dalam bidang-bidang berikut!

1) Globalisasi bidang budaya

Gambar 2.2 Bule berkebaya Gambar 2.3 Anak punk

https://www.maxmanroe.com/vid/umum/contoh-globalisasi.html

Apa contoh dari penyeragaman atau homogenisasi dalam globalisasi budaya? Globalisasi

budaya dalam hal bahasa misalnya, bahasa Inggris merupakan salah satu contoh bahasa

dunia. Semua orang belajar bahasa Inggris untuk dapat berkomunikasi dengan masyarakat

dunia.

Dalam globalisasi budaya disebarkanlah kesamaan semua kebudayaan di dunia. Di

zaman sekarang budaya lokal dan tradisional terkadang muncul dalam komunitas kecil saja,

terpaku pada ruang dan waktu serta biasanya diperagakan, diciptakan ulang secara tatap

muka. Namun budaya global sudah pasti akan melintasi ruang dan waktu melalui teknologi

komunikasi dan transportasi. Budaya global akan masuk ke negara mana saja yang

mengikuti arus globalisasi. Dengan globalisasi budaya semacam ini pelan-pelan budaya

lokal dapat tergeser.

2) Globalisasi Bidang Komunikasi

Gambar 2.4 Globalisasi komunikasi
https://www.google.com/search?q=globalisasi+komunikasi&safe

Globalisasi dalam bidang komunikasi dapat dilihat dari kemajuan teknologi komunikasi.
Awalnya masyarakat Indonesia berkomunikasi dengan cara tradisional. Kemudian mulai
mengalami perkembangan dalam teknologi telepon, handphone, internet serta media sosial
yang ada sekarang ini.
Perkembangan teknologi komunikasi mampu mendekatkan yang jauh. Interaksi antara satu
orang dengan orang lain saat ini tidak harus dilakukan secara tatap muka karena banyak
media yang dapat digunakan untuk berkomunikasi. Selain untuk berkomunikasi media-
media tersebut juga dapat digunakan untuk mengakses informasi dengan cepat dan mudah,
sehingga dianggap lebih efektif dan efisien.
3) Globalisasi Bidang Ekonomi

Gambar 2.5 KFC
https://www.google.com/search?
q=kfc+di+indonesia&tbm

Globalisasi di bidang ekonomi merupakan suatu aktivitas ekonomi dan perdagangan secara
global dan terbuka. Dalam globalisasi ekonomi berbagai negara di dunia menjadi pasar yang
satu dan semakin terintegrasi tanpa mengenal batasan teritorial atau kewilayahan antarnegara .
Globalisasi ekonomi memang berkaitan erat dengan perdagangan bebas (free trade).

Tahukah kamu maksud dari perdagangan bebas? Perdagangan bebas adalah sistem
perdagangan yang makin luas dan menghilangkan hambatan-hambatan tidak lancarnya
perdagangan internasional. Selain dibentuknya organisasi internasional yang menandai
globalisasi ekonomi masih ada perusahaan berskala internasional seperti Pepsi, Cola,
McDonald, KFC, dan sebagainya. Semua itu merupakan perusahaan tertentu di bidang
ekonomi dunia. Pemasaran mereka tidak lagi di satu negara, tetapidi seluruh dunia, seolah
dunia telah menjadi satu pasar, tidak ada lagi batas-batas yang menghambat operasi mereka.
4) Globalisasi Bidang IPTEK

Gambar 2.6 Perkembangan teknologi
https://www.google.com/search?q=perkembangan+teknologi

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek) merupakan kekuatan utama dalam meningkatkan
kesejahteraan yang berkelanjutan dan peradaban suatu bangsa. Pada dasarnya ilmu
pengetahuan merupakan teori-teori yang dirumuskan secara tetap sementara teknologi adalah
praktek atau ilmu terapan dari teori yang berasal dari ilmu pengetahuan.
Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan cukup besar kini relatif sudah
tergantikan oleh perangkat mesin. Kemajuan iptek yang telah kita capai memberikan banyak
kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan Tujuan utama perkembangan globalisasi iptek
adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat, dan
aman. Dengan teknologi yang berkembang kita dapat melakukan segala sesuatu dalam waktu
yang singkat secara cepat. Globalisasi iptek sendiri membawa pengaruh besar dalam berbagai
bidang kehidupan.
5) Globalisasi Bidang Transportasi

Gambar 2.6 Pekembang teknologi transportasi
https://www.google.com/search?q=perkembangan+teknologi


Click to View FlipBook Version