The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by marwah.fatimah0509, 2021-05-31 06:00:15

UAS MARWAH FATIMAH

UAS MARWAH FATIMAH

KONSEP BUSANA

Nama : Marwah Fatimah
Nim : 5203343009
Prodi : PendidikanTata Busana
Jurusan : Pendidikan kesejahteraan keluarga

GAGASAN IDE Keyword :
Artsy

Layaring
stiff

Pada Kain Songket
Motif pucuk rebung diambil dari pucuk bambu yang baru tumbuh.
Motif ini melambangan kesuburan dan kebahagiaan dalam kehidupan
manusia. Motif pucuk rebung selalu ada dalam setiap kain songket
sebagai kepala kain atau tumpal kain tersebut. Penggunaan motif
pucuk rebung pada kain songket dimaksudkan agar si pemakai selalu
mempunyai keberuntungan dan harapan baik dalam setiap langkah
hidup.

GAGASAN BENTUK

GAGASAN STYLE

• Artsy Style
Gaya yang senang bereksperimen dengan cerah fashion. Artsy style sering memadukan
penggunaan warna cerah hingga aksesori nyeleneh. Mau tabrak warna, atasan sama
bawahan enggak matching, atau anting yang salah satunya kebesaran semua sah-sah aja di
mata penganut artsy style. Konsep busana artsy style yang mengutakan outher dan jas yang
membuat busana bisa menjadi alternatif untuk di gunakan pada saat berpergian, dan
berkerja.
• Ciri – Ciri Artsy Style
 Menampilkan warna- warna cerah seperti kuning, merah, hijau, pink, dan sebagainya
 Terang, kaku
 Menampilkan aksesoris seperti anting- anting, kalung, mahkota, gelang
 Memiliki ciri khas kerah jas, berkantong

GAGASAN DETAIL

Motif original

Motif seteah distilasi

GAGASAN WARNA

GAGASAN BAHAN

Untuk pemilihan bahan sendiri artsy style selalu
berfokus pada keselarasan alam sehingga bahan yang
digunakan pada umumnya adalah:

American drill Katun Combed

Techanical Drawing

RISET PASAR

• Negara Korea
Menurut riset di berbagai blog fashion dan media sosial, korea adalah
negara yang sangat stylish, orang korea dapat berpaikan dengan
penampilan minimalis, namun tanpa mengsampingkan factor artsy style
( desain yang leih mengutamakan penampilan daripada fungsi), pakaian
orang korea sedikit di pengaruhi oleh amerika klasik pada tahun 70 an
pada saat berpergian dan kerja masyarakat korea cenderung memakai
pakaian yang nyaman namun tetap memiliki sesuatu yang menjadi
pusat perhatian misalnya aksesoris, warna pakaian dan corak pakaian


Click to View FlipBook Version