1.4. Mampu bekerja sama Mem
dan memiliki kepekaan reko
sosial dan kepedulian reka
yang tinggi terhadap orga
masyarakat dan rele
lingkungannya
1.5. Memiliki ketekunan Men
untuk mempertahankan kary
(konservasi) dan ses
penghargaan terhadap kara
motif bordir daerah tata
setempat dan Indonesia trad
secara umum Indo
KEMAMPUAN
2.1. Memindahkan motif Mem
mot
bordir ke k
aka
Mampu menghasilkan den
produk bordir sesuai
2. pesanan dengan
mengutamakan
keselamatan dan
kesehatan kerja
Pembelajara
miliki 3. Tidak menuduh orang
omendasi lain tanpa bukti yang
an kerja atau akurat
anisasi yang
evan 4. Mengembalikan
barang yang dipinjam
5. Meminta maaf atas
kesalahan yang
dilakukan
Peserta didik mampu menyebutkan sasaran pasar
hasil kerja Kerawang Gayo dan memberi rekomendasi
kepada teman untuk ikut keterampilan pilihan
nghasilkan
ya bordir
suai dengan
akteristik dan
a nilai
disinal atau
onesia
N DIBIDANG KERJA
mindahkan
tif dari kertas
kain yang
an dibordir
ngan tepat
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 45 | P a g e
Pembelajara
INSTRUMEN PENILAIAN PRODUK
Nama : ………………………………….
Materi pokok : ………………………………….
Produk : Masker bordir Kerawang Gayo
Tahap Deskripsi Skor
Persiapan 2 34
1
Pembuatan
Pemilihan motif yang
sesuai
Memindahkan motif dari
kertas ke kain yang akan
dibordir dengan tepat
Memilih alat dan bahan
penunjang yang sesuai
dalam membordir
Memilih warna yang
sesuai dengan ciri khas
Kerawang Gayo
Memilih teknik dan motif
secara tepat
Menghasilkan bordir yang
rapi
Menggunakan alat bordir
sesuai prosedur dengan
tepat dan lancar
Menata, menyimpan, dan
merawat peralatan serta
bahan bordir
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 46 | P a g e
2.2. Memilih alat dan bahan Mem
penunjang yang sesuai bah
dengan motif bordir yan
dala
2.3. Mampu membordir Mem
sesuai kombinasi warna den
2.4. Memilih teknik bordir Mem
motif Bor
mot
2.5. Mampu membordir
sesuai motif dengan •M
prosedur dan teknik ha
yang sesuai de
da
dit
•M
te
ya
de
da
•M
bo
•M
ala
Pembelajara
Melaksanakan prosedur
kesehatan dan
keselamatan kerja (K3) di
tempat kerja
Motif bordir
Hasil Warna bordir
produk
Kerapian bordir
milih alat dan
han penunjang
ng sesuai
am membordir
milih warna
ngan tepat
milih teknik
rdir dengan
tif secara tepat
Menyesuaikan
asil bordir
engan motif
an pola yang
tetapkan.
Menyesuaikan
eknik bordir
ang dipilih
engan motif
an pola
Menghasilkan
ordir yang rapi
Menggunakan
at bordir
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 47 | P a g e
2.6. Menata, menyimpan, se
dan merawat peralatan de
serta bahan bordir da
2.7. Mampu •M
mengadministrasikan ke
berkas pesanan am
ny
2.8. Komunikasi efektif
dengan pelanggan •M
da
de
•M
pe
ba
Men
men
kem
pes
tepa
•M
ko
ya
de
ya
da
m
pe
su
•M
jen
bo
te
Pembelajara
esuai prosedur
engan tepat
an lancar
Menata area
erja yang
man dan
yaman
Menyimpan alat
an bahan
engan rapi
Memelihara
eralatan serta
ahan bordir
nyimpan dan
nemukan
mbali berkas
sanan dengan
at dan cepat
Melakukan
omunikasi
ang lancar
engan makna
ang benar
alam
menghadapi
elanggan pada
uatu simulasi
Menjelaskan
nis-jenis
ordir dengan
epat
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 48 | P a g e
2.9. Melaksanakan prosedur •M
kesehatan dan m
keselamatan kerja (K3) ra
di tempat kerja ev
ko
de
da
sim
•M
sa
ke
ke
te
ke
m
ala
•M
da
pe
ba
pa
se
lis
de
pr
pe
PENGETAHUA
Menguasai 3.1. Jenis dan karakteristik Men
pengetahuan faktual bahan untuk bordir den
jeni
3. dan operasional dalam bah
ses
membordir
Pembelajara
Mengenali
marka atau
ambu jalur
vakuasi pada
ondisi darurat
engan benar
alam suatu
mulasi
Menggunakan
arana
esehatan dan
eamanan yang
epat untuk
erja (celemek,
masker, kerpus,
as kaki)
Menggunakan
an menyimpan
eralatan dan
ahan terhadap
anas/api,
erangga,
strik, air sesuai
engan
rosedur
engamanan
AN YANG DIKUASAI
ngenali INSTRUMEN SOAL
ngan tepat
is dan karakter Untuk penyusunan soal, tutor dapat menyesuaikan
han yang dengan materi yang diajarkan pada saat
suai untuk pembelajaran teori bordir. Berikut rujukan soal untuk
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 49 | P a g e
bord
3.2. Jenis, fungsi, dan cara Men
penggunaan tusuk den
untuk membordir jeni
bah
3.3. Kombinasi warna ses
3.4. Macam, karateristik, bord
Mem
dan tingkat kerumitan den
motif tradisional dan
modifikasi Men
den
3.5. Jenis-jenis teknik mac
membordir kara
ting
3.6. Prosedur mot
pengoperasian dan dan
Men
den
jeni
cara
tekn
e. B
k
f. B
g. B
b
h. B
p
Men
den
Pembelajara
dir mengukur pengetahuan bordir Kerawang Gayo. Tutor
dapat mengembangkan instrument soal sesuai
ngenali kemampuan peserta didik:
ngan tepat
is dan karakter 1. Berikut ini yang merupakan warna benang
han yang bordir Kerawang Gayo, kecuali…
suai untuk a. Merah
dir b. Hitam
milih warna c. Kuning
ngan tepat d. Hijau
e. Biru
ngidentifikasi
ngan tepat 2. Gambar disamping merupakan salah
cam, Satu motif dasar Kerawang Gayo
ateristik, dan yang disebut…
gkat kerumitan
tif tradisional a. Mata Ni lo
n modifikasi b. Tekukur
njelaskan c. Pucuk Rebun
ngan tepat d. Emun Beriring
is, fungsi, dan e. Puter Tali
a penggunaan 3. Motif Puter Tali merupakan salah satu motif
nik. dasar Kerawang Gayo yang bermaka “keramat
Bordir mupakat, behu berdedeli”. Istilah tersebut jika
kerancang diartikan kedalam Bahasa Indonesia memiliki
Bordir aplikasi arti…
Bordir a. Menghormati alam sebagai ciptaan Tuhan.
berwarna b. Memberi kesempatan kepada kaum muda.
Bordir c. Menyelesaikan masalah dengan jalan
putih/senada
njelaskan bermusyawarah.
ngan tepat d. Mengikuti nasihat orangtua.
e. Melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi
larangan-Nya.
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 50 | P a g e
pemeliharaan peralatan pros
mesin bordir pen
dan
3.7. Prosedur pem
pengoperasian dan mes
pemeliharaan peralatan
mesin bordir •M
s
t
d
b
k
r
h
p
a
m
p
p
•M
d
t
p
d
p
d
k
y
d
o
p
a
e
Pembelajara
sedur 4. Kain yang berfungsi untuk melapisi masker
ngoprasian sehingga benang tida keluar adalah…
n a. Padding
meliharaan b. Furing
sin bordir c. Darkon
d. Busa
Mengidentifika e. Kom
si dengan
tepat ciri-ciri 5. Salah satu upaya pencegahan tangan tertusuk
dan jenis K3 di jarum saat menjahit adalah…
bidang kerja a. Tidak memangku gunting saat menjahit
khususnya b. Jauhi minyak,air saat melaksanakan
resiko dan pengerjaan
higienis c. Gunakan alas kaki saat menjahit
penggunaan d. Menggunakan bidal
alat untuk e. Jangan terlalu terburu-buru saat berjalan.
menghindari
penularan
penyakit
Memilih
dengan tepat
teknik
pencegahan
dan
penyelamatan
dari bahaya
kebakaran
yang
ditimbulkan
oleh
penggunaan
alat kerja
elektronik
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 51 | P a g e
3.8. Prinsip dan teknik •
berkomunikasi lisan
menggunakan Bahasa
Indonesia yang baik
dan benar
•
HAK DAN TA
Mampu menjalankan 4.1. Mampu menjalankan Mel
tugas dengan tugas dengan tanggung pek
tanggung jawab jawab terhadap karya ses
terhadap karya bordir bordir yang den
4 yang dihasilkannya dihasilkannya dan wak
dan dapat diberi dapat diberi tanggung sim
tanggung jawab untuk jawab untuk pela
membimbing rekan membimbing rekan bord
kerja baru atau kerja baru atau peserta
Pembelajara
Menjelaskan
dengan tepat
prinsip-
prinsip
berkomunika
si lisan yang
efektif
dengan
pelanggan,
atasan, dan
rekan kerja
Menjelaskan
dengan tepat
prinsip-
prinsip
berkomunika
si lisan yang
efektif
dengan
pelanggan,
atasan, dan
rekan kerja
ANGGUNG JAWAB
laksanakan Peserta didik mampu menerima pesanan dan
kerjaan bordir menyelesaikan sesuai dengan kesepakatan waktu
suai pesanan yang telah ditetapkan.
ngan tepat
ktu dalam
mulasi
ayanan jasa
dir
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 52 | P a g e
peserta magang magang
4.2. Mampu bertanggung Men
jawab membimbing apre
rekan kerja baru atau reka
peserta magang atau
mag
sua
Pembelajara
ndapatkan
esiasi dari
an kerja baru
u pekerja
gang dalam
atu simulasi
n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 53 | P a g e
P e m b e l a j a r a n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 54 | P a g e
Seiring dengan perkembangan zaman, bordir Kerawang Gayo semakin
menjadi primadona dan telah menjadi sebuah trend dikalangan masyarakat. Bahkan
saat ini bordiran Kerawang Gayo tidak hanya terbatas pada kain akan tetapi pada
media lainnya, seperti tas, dompet dan sepatu. Hal ini tentu bernilai ekonomis dan
dapat menjadi sebuah peluang bagi masyarakat. Sehingga Kerawang Gayo ini
merupakan salah satu keterampilan pilihan yang dapat menjadi pilihan untuk
memberikan skill bagi peserta didik pendidikan kesetaraan. Berikut beberapa hasil
kreasi Kerawang Gayo yang kini telah menjadi buah tangan khas jika berkunjung ke
Aceh.
Sepatu Motif Emun Beriring Tas Pucuk Rebun dan Tekukur
Pengkuran
Peci Motif Puter Tali, Tekukur Tas Motif Puter Tali, dan Emun Berangkat
Pengkuran, dan Emun Beriring
P e m b e l a j a r a n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 55 | P a g e
Kondisi pandemi saat ini yang mengaharuskan kita mengikuti protokol
kesehatan salah satunya selalu menggunakan masker, bordiran Kerawang Gayo
juga digunakan sebagai motif pada masker dan bernilai ekonomis. Berikut
beberapa contoh masker dengan motif Kerawang Gayo yang dapat digunakan
untuk materi praktik pembuatan Kerawang Gayo.
Masker motif Mata Ni Lo
Masker Motif Putar Tali
Masker motif Pucuk Rebun
P e m b e l a j a r a n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 56 | P a g e
Daftar Pustaka
Fadhilah.(2018). Bordiran Kerawang Gayo. Aceh: Syiah Kuala University press.
Ibrahim, Mahmud. (2007). Mujahid Dataran Tinggi Gayo.Takengon:Yayasan
Maqamamahmuda.
Ibrahim, Mahmud., & Hakim, A. R. Aman Pinan. (2002). Syari`at dan Adat
Istiadat Takengon: Yayasan Maqamam Mahmuda.
Irfani, Sylviana Mirahayu. (2015). Kajian Arsitektur Tradisional Sebagai Acuan
Desain Rumah Tinggal Kontemporer (Studi Kasus: Arsitektur Vernakular
Gayo Lut Di Kota Takengen). Tesis. Medan: Universtas Sumatera Utara
Joni., Linge, Bentara., & Luttawar, Ibnu Hajar. at al. (2017). Kerawang Gayo.
Tangerang: Mahara Publishing.
Junaedi, Eni. (2016). Estetik Jalinan Subjek, Objek dan Nilai. Yogyakarta: Artciv
Linge, Bentara. (2017). Edet Ari Merhum Ukum Ari Syah Kuala. Tangerang:
Mahara Publishing.
Rohendi Rohini, Tjetjep. (2011). Metodologi Penelitian Seni. Semarang: Cipta
Prima Nusantara.
Sony Kartika, Dharsono. (2004). Seni Rupa Modern.Bandung: Rekayasa Sains.
Sony Kartika, Dharsono. (2016). Kreasi Artistik Perjumpaan Tradsi Modern
dalam Paradigma Kekaryaan Seni. Karangenyar: Citra Sain.
Suryajaya, Martin. (2016). Sejarah Estetika. Jakarta: Gang Kabel.
Tamraz., & Ibrahim, Mahmud. et al. (1998). Seni Rupa Aceh. Aceh: PEMDA
NAD.
P e m b e l a j a r a n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 57 | P a g e
Biodata Penulis
Dra Maijuati, lahir di Aceh Besar 31 Desember 1963. Menempuh
pendidikan sarjana luar sekolah di Banda Aceh. Penulis aktif
sebagai praktisi pendidikan non formal seperti tenaga lapangan
Dikmas. Pamong Belajar Madya di BP PAUD dan Dikmas Aceh
dan hingga saat ini dipercaya sebagai anggota Asesor BANP Aceh.
Penulis pernah mendapatkan prestasi dan pengharagaan dalam
beberapa lomba karya tulis ilmiah di bidang pendidikan non formal,
yang diselenggarakan pada tingkat provinsi dan tingkat Nasional.
Dra.Nurhafni, Wanita berdarah Aceh ini dilahirkan tanggal 24
Agustus 1965. Setelah tamat dari Universitas Syiah Kuala
Darussalam Banda Aceh Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah lulus pada tahun 1990. Berkerja
sebagai Tenaga Lapangan Dikmas (TLD) Di Dinas Pendidikan
Kabupaten Aceh Besar selama 13 tahun. Pada tahun 2003
Penulis juga pernah menjabat sebagai Ketua Pendidikan Non
Formal PKBM di Kecamatan Ingin Jaya Kabupater Aceh Besar.
Tahun 2004 Penulis bekerja di BP PAUD dan Dikmas Aceh Jabatan Pamong Belajar
Penata Muda.
Rina Fitriana, S.Pd, kelahiran Aceh Besar, 09 September 1982.
Lahir ditengah keluarga yang berlatar belakang Pendidikan.
Lulusan Fakultas Kejuruan Bahasa dan Sastra Indonesia pada
Universitas Serambi Mekah dan sekarang melanjutkan pada
pascasarjana Jurusan Administrasi Pendidikan Universitas Syiah
Kuala Banda Aceh, Ibu dari 3 orang anak ini, sangat dekat dengan
Pendidikan Non Formal. Saat ini menjadi Pamong Belajar Pertama
pada BP PAUD dan dikmas Aceh. Penulis juga pernah menjabat
sebagai kepala TK pada salah satu satuan Pendidikan di Aceh Besar, hingga
sekarang mengelola PKBM Uswatun Hasanah, dan menjadi Ketua Lembaga Kursus
dan Pelatihan Restu Ayah Bunda. Penulis juga pernah menjadi pengurus aktif pada
beberapa organisasi yang menaungi Pendidikan Non Formal seperti FPLKP Aceh,
Gradasi Aceh, Forum PKBM Aceh, IGTKI Aceh dan Himpaudi Aceh. Hingga saat ini
juga menjadi Ketua TUK Pengelola Kursus dan Pelatihan Aceh.
P e m b e l a j a r a n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 58 | P a g e
Suci Fajar Rizky, S.Pd., M.Pd. lahir di kota Langsa pada tanggal
09 Januari 1994.Menempuh pendidikan dasar pada SD Swasta
Dharma Patra Rantau Aceh Tamiang lulus tahun 2006,
melanjutkan ke SMP Swasta Dharma Patra Rantau Aceh
Tamiang lulus tahun 2009, melanjutkan ke SMA Swasta Patra
Nusa Rantau Aceh Tamiang lulus pada tahun 2011, kemudian
melanjutkan pendidikan pada Universitas Syiah Kuala Fakultas
Keguruan Ilmu Pendidikan Jurusan Geografi lulus pada tahun
2015.Melanjutkan pendidikan Pascasarjana pada Universitas Syiah Kuala Jurusan
Administrasi Pendidikan.Terhitung 2017 mengampu mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial pada SMK Negeri Penerbangan Aceh serta menjadi tim validasi
soal UASBN SMK tingkat provinsi serta pada tahun 2018 bergabung di BP PAUD
dan Dikmas Aceh hingga saat ini.
Riadi Syah Putra, S.Pd. dilahirkan di kota Banda Aceh pada
tanggal 18 Februari 1995. Ayah bernama Nasruddin dan ibu
bernama Nurzakiyah. Menempuh pendidikan dasar pada SDN 33
Peuniti Banda Aceh lulus tahun 2007, melanjutkan ke MTsS
Pondok Pesantren Modern Tgk. Chiek Oemar Diyan Krueng Lam
Kareung Indrapuri Aceh Besar dan lulus tahun 2010, melanjutkan
kembali di MAS Pondok Pesantren Modern Tgk. Chiek Oemar
Diyan Aceh Besar lulus pada tahun 2013, kemudian melanjutkan
pendidikan pada Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh
Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Jurusan Bahasa Arab lulus pada tahun 2017.
Melanjutkan pendidikan Pascasarjana pada Universitas Syiah Kuala Jurusan
Pendidikan Bahasa Inggris Tahun 2018.Penulis juga pernah menjabat sebagai
Manager Lembaga Pendidikan Non Formal Al Bayaan Center (ALBC) Ketapang
Banda Aceh, Sebagai Direktur Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Se-Kecamatan
Lueng Bata, menjabat sebagai Penyuluh Agama di Kementerian Agama Kota Banda
Aceh, kini bergabung di BP-Paud dan Dikmas Aceh sebagai Pamong Belajar.
P e m b e l a j a r a n K e t e r a m p i l a n B e r b a s i s K e r a w a n g G a y o 59 | P a g e