KOMPETENSI:
PEMASANGAN INSTALASI PIPA DALAM
GEDUNG
F. 432212.002.01 Memasang Instalasi Pipa air Bersih
(Dingin)
BALAI BESAR PENGEMBANGAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
VOKASI
DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN VOKASI
KEMENTERIAJN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI
TAHUN 2020
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Daftar Isi
Daftar Isi ................................................................................................................................. i
Daftar Tabel........................................................................................................................... ii
Daftar Gambar .......................................................................................................................iii
PERENCANAAN SISTEM INSTALASI AIR BERSIH ............................................................. 1
I. LATAR BELAKANG........................................................................................................... 1
A. Tujuan Seminar ........................................................................................................... 1
B. Referensi ..................................................................................................................... 1
II. SISTEM PEMBAGIAN AIR BERSIH.................................................................................. 1
A. Sistem sambungan langsung....................................................................................... 2
B. Sistem sambungan tidak langsung : ............................................................................ 2
1. Sistem tangki atap ...................................................................................................... 2
Gambar 2. Sistem tangki atap ........................................................................................ 3
2. Sistem tangki tekan .................................................................................................... 5
3. Sistem tanpa tangki .................................................................................................... 6
III. KONSEP DESAIN ............................................................................................................. 6
A. Perencanaan Ground tank, Roof-Tank atau Reservoir ................................................ 6
B. Perencanaan kapasitas air bersih Ground tank, Roof-Tank atau Reservoir dan penyaluran
air bersih............................................................................................................................ 6
C. Instalasi Pipa Air Bersih............................................................................................... 7
D. Perencanaan Reservoir & distribusi pipa Air Bersih ..................................................... 9
1. Penentuan Ukuran Pipa ............................................................................................. 9
2. Langkah penentuan diameter pipa ........................................................................... 10
IV.Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas ................................................. 17
A. Contoh 1, Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas ........................... 18
Contoh 2, Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas................................. 19
B. Contoh 3, Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas ........................... 20
C. Pemuaian Pipa KELOX secara linier pada instalasi air panas ................................... 21
V. DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 22
BBPPMPV BOE Page i
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Daftar Tabel
Tabel 1. Unit Beban Alat Plambing ...................................................................................... 10
Tabel 2. Beban dan diameter pipa GI (galvanis) .................................................................. 11
Tabel 3. Beban dan diameter pipa CU (tembaga) ................................................................ 11
Tabel 4. Beban dan diameter pipa PVC (DIN 8079 PN 25) .................................................. 11
Tabel 5. Beban dan diameter pipa PP-R (DIN 8077 PN 20)................................................. 11
Tabel 6.. Beban dan diameter pipa PE-X/AL/PE- HD (Multilayer) ........................................ 12
BBPPMPV BOE Page ii
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Daftar Gambar
Gambar 1. Sistem sambungan langsung ............................................................................... 2
Gambar 2. Sistem tangki atap................................................................................................ 3
Gambar 3. Sistem Tangki Tekan ........................................................................................... 4
Gambar 4. Diagram system air bersih sampai pengolahan air kotor ...................................... 8
Gambar 5. Grafik penentuan debit Puncak .......................................................................... 13
Gambar 6. Perhitungan dimensi pipa (PP-R), debit, dan spesifikasi pompa......................... 14
Gambar 7. Perhitungan dimensi pipa (Multilayer), debit, dan spesifikasi pompa .................. 15
Gambar 8. Skema instalasi air bersih pada gedung ............................................................. 16
Gambar 9. Instalasi Air dingin dan Air panas Tradisional ..................................................... 18
Gambar 10. Instalasi Air dingin dan Air panas dengan Manifold .......................................... 19
Gambar 11. Instalasi air dingin, air panas pada beberapa kran dengan sirkulasi air panas . 20
Gambar 12. Pemuaian loop untuk pemipaan terbuka .......................................................... 21
Gambar 13. Diagram perhitungan panjang loop................................................................... 22
Gambar 14. Diagram perhitungan pemuaian pipa multilayer................................................ 22
BBPPMPV BOE Page iii
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
PERENCANAAN SISTEM INSTALASI AIR BERSIH
Oleh : Santoso Ahmad
I. LATAR BELAKANG
“Tanpa Air, tidak ada kehidupan”. Karena Air merupakan kebutuhan aktivitas
kehidupan. Oleh sebab itu kualitas air harus benar-benar memenuhi syarat yang ada.
Karena peran air yang sangat penting tersebut, maka penyediaan air harus dapat
memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut :
1. Jumlah yang cukup
2. Hygienis
3. Teknis yang optimal
4. Ekonomis
Dalam perencanaan sistem instalasi air bersih harus memenuhi keempat kriteria,
tersebut diatas.Konsep Perencanaan ini dibuat dalam langkah untuk mencapai
keempat kriteria tersebut, yang mana nantinya penyediaan air bersih memenuhi
jumlah air yang cukup dengan kualitas air sesuai standart (hygienis), menggunakan
teknis yang baik dan benar (aman untuk keselamatan dan aman untuk pipa jaringan)
serta ekonomis.
A. Tujuan Diklat
Dalam tulisan ini akan diketengahkan konsep perencanaan dan sistem
pemasangan instalasi plambing air dingin dan air panas.
B. Referensi
Dalam penyusunan tulisan ini dipakai beberapa referensi yaitu antara lain :
SI Handbuch 4; Karl Bösch, Unterengstringen.
Handbuch 2015, KE KELIT innovative Pipe System
Schweizerishe Verein des Gas- und Wasserfaches (SVGW), Zürich
II. SISTEM PEMBAGIAN AIR BERSIH
Pada prinsipnya sistem pembagian air bersih di dalam rumah/ bangunan ada
dua yaitu :
A. Sistem sambungan langsung
B. Sistem sambungan tidak langsung
1. Sistem tangki atap
2. Sistem tangki tekan
3. Sistem tanpa tangki ( Booster system )
BBPPMPV BOE Page 1
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
A. Sistem sambungan langsung
Dalam sistem ini pipa distribusi dalam gedung disambung langsung dengan pipa
utama penyediaan air bersih. Dan biasanya pipa utama selalu di bawah jalan
dengan terbatasnya tekanan dalam pipa utama dan dibatasinya ukuran pipa
cabang dari pipa utama tersebut.
Maka sistem ini terutama diterapkan untuk perumahan dan gedung-gedung kecil
dan rendah.
Contoh :
a. Katup penutup dalam persil
b. Katup penutup di bawah jalan
Gambar 1. Sistem sambungan langsung
B. Sistem sambungan tidak langsung :
Dalam sistem ini, pipa distribusi di dalam rumah tidak langsung dihubungkan
dengan pipa utama penyediaan air bersih.
Air ditampung lebih dahulu dalam tangki kemudian dialirkan / dipompakan untuk
didistribusi-kan di dalam gedung untuk kebutuhan akan air bersih.
1. Sistem tangki atap
Pada sistem ini, air ditampung lebih dahulu dalam tangki bawah (dipasang
pada lantai terendah bangunan atau di bawah muka tanah), kemudian
BBPPMPV BOE Page 2
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
dipompakan kesuatu tangki atas yang biasanya dipasang di atas atap atau
di atas lantai tertinggi bangunan.
Alasan-alasan menggunakan sistem tangki atap :
a. Selama airnya digunakan, perubahan tekanan yang terjadi pada alat
plambing hampir tidak berarti.
b. Perubahan tekanan ini hanyalah akibat perubahan muka air dalam
tangki atap.
c. Sistem pompa yang menaikan air ke tangki atap bekerja secara
otomatik.
d. Perawatan tangki atap sangat sederhana dibandingkan dengan tangki
tekan.
Gambar 2. Sistem tangki atap
BBPPMPV BOE Page 3
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Gambar 3. Sistem Tangki Tekan
BBPPMPV BOE Page 4
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
2. Sistem tangki tekan
Sistem tangki tekan diterapkan dalam keadaan dimana oleh karena sesuatu
alasan tidak dapat digunakan sistem sambungan langsung.
Sistem ini sering dipergunakan untuk perumahan dan hanya dalam kasus
yang istimewa diterapkan pada bangunan pemakaian air basar ( bangunan
parkir bawah tanah, toserba, stasiun, gedung olah raga dan sebagainya ).
1. Prinsip Kerja
1) Air yang telah ditampung dalam tangki bawah, di pompakan
dalam suatu bejana ( tangki ) tertutup sehingga udara di
dalamnya terkompresi.
2) Air dari tangki tersebut dialirkan ke dalam sistem distribusi
bangunan.
3) Pompa bekerja secara otomatis yang diatur oleh suatu ditektor
tekanan yang menutup / membuka saklar motor listrik
penggerak pompa. Beda tekanan antara posisi ON/OFF 2
kg/cm2
2. Keuntungan
1) Dari segi estetika karena tidak terlalu menyolok dibandingkan
dengan tangki atap.
2) Mudah perawatannya karena dapat dipasang dalam ruang
mesin bersama pompa-pompa lainya .
3) Harga awal lebih rendah dibandingkan dengan tangki yang
harus dipasang di atas menara.
3. Kekurangannya
1) Daerah fluktuasi tekanan sebesar 1,0 kg/cm2 sangat besar
dibanding dengan sistem tangki atap yang hampir tidak ada
fluktuasi tekanan. Hal ini dapat menimbulkan aliran yang cukup
berarti pada alat plambing dan pada alat pemanas gas dapat
menghasilkan air dengan temperatur yang berubah-ubah.
2) Sistem tangki tekan hanya sebagai sistem pengatur otomatik
pompa penyediaan air saja dan bukan sebagai sistem
penyimpanan air seperti tangki atap.
3) Dengan berkurangnya udara dalam tangki tekan, maka setiap
beberapa hari sekali harus ditambahkan udara dengan
kompresor atau dengan menguras seluruh air dari dalam tangki
tekan.
BBPPMPV BOE Page 5
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
3. Sistem tanpa tangki
Dalam sistem ini tidak digunakan tangki apapun, baik tangki bawah, tangki
tekan ataupun atap.
Air dipompakan langsung ke sistem distribusi bangunan dan pompa
menghisap air langsung dari utama, misalnya pipa utama Perusahaan Air
Minum.
Sistem ini sebenarnya dilarang di Indonesia, baik oleh Perusahaan air
Minum.
a. Kelebihannya
1) Mengurangi kemungkinan pencemaran air minum karena
menghilangkan tangki bawah maupun tangki atas.
2) Mengurangi kemungkinan terjadinya karat karena kontak air
dengan udara relatif singkat.
3) Kalau cara ini di terapkan pada bangunan pencakar langit akan
mengurangi be-ban struktur bangunan.
4) Dapat menggantikan menara air.
b. Kekurangan
1) Penyediaan air sepenuhnya bergantung pada sumber daya.
2) Pemakaian daya besar dibandingkan dengan sistem tangki
atap.
3) Harga awal tinggi karena sistem pengaturanya.
III. KONSEP DESAIN
A. Perencanaan Ground tank, Roof-Tank atau Reservoir
Menganalisa perlunya Ground-Tank, Reservoir dan penyaluran air bersih dari
reservoir ke seluruh bagian gedung-gedung yang memerlukan air bersih. Hal ini
perlu diperhitungkan untuk memenuhi kebutuhan air diseluruh area yang ada.
B. Perencanaan kapasitas air bersih Ground tank, Roof-Tank atau
Reservoir dan penyaluran air bersih
Pada bagian ini yang harus diperhatikan masalah kapasitas Ground-Tank dan
kapasitas Roof-Tank atau Reservoir yang juga menyangkut Debit air, tekanan
air pada masing-masing peruntukan gedung.
BBPPMPV BOE Page 6
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
C. Instalasi Pipa Air Bersih
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih secara keseluruhan dilingkungan area
bangunan, sebelumnya harus direncanakan system instalasi dari sumber air
sampai ke ujung instalasi (kran atau alat plambing). Menggunakan sistem
sentral atau desentralisasi.Sistem tersebut tertuang dalam skema/diagram alir
dibawah ini.
Untuk sumber air baku yang harus diperhatikan adalah jumlah,debit, tekanan
dan kualitas air sebelum didistribusikan ke masing-masing gedung.
BBPPMPV BOE Page 7
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
SUMUR/PDAM
Debit/Kapasitas/Kualitas.…?
WATER
TREATMENT
Tes Kualitas Air….?
POMPA
Spesifikasi….?
GROUNDTANK
Kapasitas….?
POMPA
Spesifikasi….?
RESERVOIR
Kapasitas….?
PIPA DISTRIBUSI
Sistem dan Dimensi….?
GEDUNG A GEDUNG B GEDUNG C GEDUNG D GEDUNG E
Kapasitas :….. ? Kapasitas :….. ? Kapasitas :….. ? Kapasitas :….. ? Kapasitas :….. ?
Q : …..? Q : …..? Q : …..? Q : …..? Q : …..?
Tekanan : …..? Tekanan : …..? Tekanan : …..? Tekanan : …..? Tekanan : …..?
WASTE WATER
TREATMENT
EFFLUENT
Sesuai standart baku mutu
Gambar 4. Diagram system air bersih sampai pengolahan air kotor
BBPPMPV BOE Page 8
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Jika kualitas air tidak memenuhi standart (sesuai tes laboratorium),maka air
tersebut harus diolah, begitu juga jumlah air dan tekanan air yang tidak
memenuhi maka harus dipompa sesuai kondisi air (Debit pompa, total head
pompa, daya pompa) menuju tandon air/tower yang kapasitasnya disesuaikan
jumlah kebutuhan beban unit alat plambing yang ada didalam area bangunan
(jumlah WC, Wastafel, Zink, Urinal, Bak mandi dll). Dari Pompa/Tower di
distribusikan melalui pipa distribusi dengan memperhatikan sistem instalasi dan
dimensi pipa tersebut yang disesuaikan dengan jumlah alat plambing dan
frekuensi pemakaian pada masing-masing gedung (diameter pipa, volume air,
debit air, tekanan air, kehilangan tekanan dalam jaringan pipa distribusi maupun
pipa di dalam gedung.
D. Perencanaan Reservoir & distribusi pipa Air Bersih
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di seluruh bagian Gedung hunian maka
harus direncanakan kapasitas Reservoir dan direncanakan distribusi pipa air
bersih dari reservoir menuju bagian – bagian Gedung di area bangunan dengan
menggunakan ring sistem atau cabang sistem yang memerlukan air bersih.
1. Penentuan Ukuran Pipa
Kita ketahui semakin kecil pipa dan semakin panjang, hambatanya semakin
besar. Hambatan ini juga tergantung dari bahan apa pipa tersebut dibuat.
Umur dari bahanpun akan menentukan besar kecilnya hambatan, misalnya
: Pipa Galvanis yang baru hambatanya lebih kecil dari pada pipa yang sama
tetapi telah dipakai 5 tahun.
Pipa distribusi yang berbelok-belok akan mempunyai hambatan yang lebih
besar dari pada pipa hantar yang lurus, oleh karena itu dalam
merencanakan suatu instalasi air bersih di dalam rumah hindarilah sedekat
mungkin belokan-belokan, banyak cabang, pergunakan fittings serta
ketepatan didalam menentukan ukuran diameter pipa dari jenis pipa yang
akan dipergunakan.
Hal yang tersebut di atas sangat penting sekali untuk mendapatkan aliran
air ke setiap peralatan plambing di dalam gedung seperti yang kita inginkan.
Oleh karena itu kita harus menghitung dengan tepat diameter dari pipa
tersebut.
BBPPMPV BOE Page 9
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
2. Langkah penentuan diameter pipa
a. Tentukanlah jenis pipa
b. Tekanan air pada pipa induk
c. Lihat gambar denah bangunan
d. Gambar rencana instalasi berdasarkan denah bangunan
e. Menentukan unit beban alat plambing dan menjumlahkanya semua
( ∑ unit beban )
f. Lihat tabel maka dapat ditemukan diameter pipa dan kehilangan
tekanan dalam m bar setiap m panjang pipa.
Tabel 1. Unit Beban Alat Plambing
Alat Plambing Debit Unit Beban
Ideal L/s Min. L/ s Alat Plambing
Wastafel, Bidet, WC tanki, kran ½ “ 0,1 0,1 1
Sink, Shower, Mesin cuci piring, mesin 0,2 0,15 2
cuci
3
Urinal 0,3 0,15 4
5
Bath Tub 0,4 0,3
8
Kran kebun atau garasi 0,5 30
15
Sink & Mesin Cuci komersial, Bath Tub 0,8 0,8
with spout
Flushing ,WC Katup gelontor 1,5 1,0
BBPPMPV BOE Page 10
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Tabel 2. Beban dan diameter pipa GI (galvanis)
Max. Unit Beban Alat 6 16 40 160 300 600 1600
Plambing 50 65
2” 21”
Diameter dalam ( mm ) 15 20 25 32 40 2
Diameter dalam (inchi) 1 " 3 " 1” 1 1 ” 1 1 ”
24 42
Untuk Valve
Tabel 3. Beban dan diameter pipa CU (tembaga)
Max. Unit Beban Alat 2 5 10 16 40 160 300 600 1600
Plambing
Diameter luar ( mm ) 12* 15 18 22 28 35 42 54 76,1
Diameter dalam (mm) 10 13 16 20 25 32 39 50 72,1
Panjang pipa Maks. (m) 6
Tabel 4. Beban dan diameter pipa PVC (DIN 8079 PN 25)
Max. Unit Beban Alat 4 8 17 45 160
Plambing
Diameter luar (mm) 16 20 25 32 40
Valve (inchi) ½” ½” ¾” 1” 1 ¼”
Diameter dalam (mm) 12,0 15,4 19,4 24,8 31,0
Panjang pipa Maks. (m)
5
Tabel 5. Beban dan diameter pipa PP-R (DIN 8077 PN 20)
Max. Unit Beban Alat 3 5 10 30 70 200
Plambing
Diameter luar (mm) x s 16x2,7 20x3,4 25x4,2 32x5,4 40x6,7 50x8,4
Valve (inchi) ½” ½” ½” ¾” 1“ 1 ¼”
Diameter dalam (mm) 10,6 13,2 16,6 21,2 26,6 33,2
Panjang pipa Maks. (m) 12
6
BBPPMPV BOE Page 11
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Tabel 6.. Beban dan diameter pipa PE-X/AL/PE- HD (Multilayer)
Max. Unit Beban Alat 2 34 7 14 20 55 180
Plambing
Diameter luar (mm) x s 16x2,0 20x2,5 23x2,5 26x3 32x3 40x8,5
Valve (inchi) ½” ½” ½” ½” 3/4” 3/4” 1” 1 1/4”
Diameter dalam (mm) 12 12 12 15 18 20 26 33
12 8 5 - - -- -
Panjang pipa Maks. (m)
BBPPMPV BOE Page 12
BBPPMPV BOE GrafikPenentuan Debit Puncak yang Mungkin Terjadi.
Debit (Liter/Detik) Debit puncak dalam L/dt berhubungan dengan Beban Unit terbesar dan jumlah beban unit V in l/min Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Gambar 5. Grafik penentuan debit Puncak yang terhubung. 12,0
Beban Unit BW untuk instalasi dengan pemakaian normal. 10,0 (600)
8,0
Nilai Puncak*
Nilai Perhitungan. 6,0
5,0 (300)
V in l/s 4,0
2,0 3,0
1,5
2,0 (120)
1,5
1,0 3 4 5 6 7 8 910 2 3 4 5 6 7 8 9 100 5000 1,0 (60)
0,8 0,8
0, 0,6
06,5 0,5 (30)
0,4 0,4
0,3 0,3
0,2 0,2
2 3 4 5 6 7 8 9 1000 2000 3000 5000
2
Page 13 Jumlah Beban (BW)
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Ding
Perhitungan :
Menggunakan Pipa
1 UR = 1 x 4 = 4 B
1 WT = 1 x 1 = 1
1 WC = 1 x 1 = 1
1 BT = 1 x 4 = 4
TOTAL = 10
Debit yang dibutuh
(lihat diagram beb
Gambar 6. Perhitungan dimensi
BBPPMPV BOE
gin) 2020
a PP-R (lihat tabel 5, hal. 11)
BW …… Ø 20/ ½ “
BW …… Ø 20/ ½ “
BW …… Ø 20/ ½ “
BW …… Ø 20/ ½ “
BW …… Ø 25/3/4 “
hkan : 0,55 ltr/dtk.
ban dan debit pemakaian)
i pipa (PP-R), debit, dan spesifikasi pompa
Page 14
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Ding
10
23
Perhitungan :
Menggunakan Pipa Multilayer (
1 UR = 1 x 4 = 4 BW …… Ø 16
1 WT = 1 x 1 = 1 BW …… Ø 16
1 WC = 1 x 1 = 1 BW …… Ø 16
1 BT = 1 x 4 = 4 BW …… Ø 16
TOTAL = 10 BW …… Ø 23
Debit yang dibutuhkan : 5,5 ltr/
(lihat diagram beban dan debit
Gambar 7. Perhitungan dimensi pipa (M
BBPPMPV BOE
gin) 2020
6
20
4 1 1 2 44
16 16 16 16
16
(lihat tabel 5, hal. 11)
6/ ½ “
6/ ½ “
6/ ½ “
6/ ½ “
3/ ¾”, KELOX Multilayer Ø 25
/dtk...?
t pemakaian)
Multilayer), debit, dan spesifikasi pompa
Page 15
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
SKEMATIK INSTALASI AIR BERSIH PADA GEDUNG
Keterangan :
DV : Kehilangan tekanan yang diijinkan
FD : Tekanan kerja minimal
P : Pompa Tekan
DRV : Valve penurun tekanan
DZ : Daerah tekanan
G : Lantai
Gambar 8. Skema instalasi air bersih pada gedung
BBPPMPV BOE Halaman 1
Page 16
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Nilai beban (UBAP/BW/LU)
Menurut pedoman untuk pembuatan instalasi air dingin maupun instalasi air panas, Nilai
beban (UBAP/BW/LU) 1, mempunyai makna debit 0,1 liter per detik, yang disebutkan pada
nilai-nilai beban (UBAP/BW/LU) dari kelengkapan umum dan aparat per unit.
Catatan: Jika Instalasi pipa digunakan/melayani untuk instalasi air dingin dan instalasi
air panas, maka jumlah Nilai beban (UBAP/BW/LU) harus digandakan
IV. Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas
Sistem pipa modular KELOX disetujui ÖNORM dan ÖVGW terdaftar dan disetujui, ÖNORM
EN ISO 21003 juga menyediakan kriteria berikut untuk aplikasi ini:
• maks. Suhu operasi 70 ° C – (dalam waktu singkat) sekitar 80 ° C
• tahan tekanan 10 bar
• cocok untuk air minum menurut ÖNORM B 5014/1 untuk pipa dan alat kelengkapan
• sambungan kokoh
• tahan tekanan guncangan pada Sistem KELOX memenuhi persyaratan ini
• pipa dari gulungan, hampir tidak ada pemborosan
• Pipa yang diisolasi termal dari gulungan di pabrik
• kisaran dimensi yang seimbang d16-75mm
• pemasangan cepat
• tidak ada endapan di bagian dalam yang halus
• tingkat muai panjang rendah
• Fitting terbuat dari kuningan khusus yang tidak berpori
• Sistem all-plastic menggunakan fitting WINDOX-U PPSU
Sistem konektor PROTEC KELOX Informasi praktis di ÖNORM B 5019 Untuk memenuhi
persyaratan kebersihan, perhatikan poin-poin berikut:
• Ukuran pipa yang tepat. Motto: sekecil mungkin, sebesar yang diperlukan
• Isolasi pipa di saluran riser. Pipa air dingin tidak boleh melebihi 20 ° C
• Putuskan titik sadapan yang jarang digunakan dari suplai air panas sentral.
Menghindari downtime yang lama!
• Tidak ada instalasi yg mati (tidak digunakan), bagian line yang tidak digunakan harus
diputus.
BBPPMPV BOE Page 17
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
• Perhatikan kebersihan komponen sistem saat pengiriman, Penyimpanan dan pada
saat pengerjaan instalasi
• Pasang potongan kontrol dan drainase
• Di tempat yang mudah diakses disarankan dipasang beberapa pipa kontrol
• Uji tekanan di instalasi air harus dilakukan
• Selama commissioning, seluruh jaringan air minum harus dibilas air minum yang
sangat bersih secara higienis
• Pembuatan dokumentasi instalasi
A. Contoh 1, Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas
Gambar 9. Instalasi Air dingin dan Air panas Tradisional
Sistem instalasi air dingin dan panas ini masing-masing menggunakan satu jalur pipa yang
dicabang ke alat plambing. Dan instalasi air panas tanpa sirkulasi ini menggunakan tangki air
panas untuk menyimpan air panas, pada pemakaiannya tidak ada air panas kembali ke
tangki air panas melainkan dari tangki air panas air panas langsung dipergunakan ke alat
plambing. Sistem ini dipergunakan apabila jarak alat pemanas dengan alat plambing tidak
jauh.
BBPPMPV BOE Page 18
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Contoh 2, Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas
Gambar 10. Instalasi Air dingin dan Air panas dengan Manifold
Sistem instalasi air dingin dan air panas ini menggunakan sistem instalasi pendistribusian
menggunakan manifold, yang mana setiap alat plambing dibuat instalasi masing-masing satu
jalur pipa, dengan menggunakan fittings dan material support yng tersedia, dan sistem
instalasi air panasnya tanpa menggunakan sirkulasi.
BBPPMPV BOE Page 19
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
B. Contoh 3, Sistem pemasangan instalasi Pipa Air dingin, Air Panas
Gambar 11. Instalasi air dingin, air panas pada beberapa kran dengan sirkulasi air panas
Sistem instalasi air dingin dan air panas ini menggunakan sistem instalasi pendistribusian
menggunakan fittings double-U, yang mana instalasi ke alat plambing yang lain diambilkan
dari instalasi sebelumnya. Sistem sirkulasi air panas yang diambil dari instalasi air panas alat
plambing terakhir ini juga menggunakan tangki air panas untuk menyimpan air panas, pada
pemakaiannya air panas selalu bersirkulasi dari tangki air panas ke instalasi air panas
walaupun ketika alat plambing tidak dipergunakan. Sistim ini menjamin kesediaan air panas
menjadi cukup dekat dengan alat plambing yang membutuhkan air panas. Bila menginginkan
air panas maka tidak perlu menunggu terlalu lama.
BBPPMPV BOE Page 20
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
C. Pemuaian Pipa KELOX secara linier pada instalasi air panas
Diakibatkan karena panas, semua bahan meningkat volumenya dan / atau panjangnya.
Metode kompensasi untuk muai panjang bergantung pada bagaimana pipa dipasang.
Pemuaian pipa ecara linier ditentukan oleh panjang pipa, peningkatan dalam suhu dan
koefisien muai. Itu tidak ditentukan oleh diameter dari pipa.
Perhitungan pemuaian liner:
Δl = l · Δt · α
Δl = ekspansi linear (mm)
l = panjang perpipaan (m)
Δt = perbedaan suhu (K)
α = koefisien ekspansi (mm / mK),
α (koofisien muai) KELOX 0,025 mm/mK
Pemuaian loop untuk pemipaan terbuka
Kompensasi harus dilakukan untuk pemuaian pipa KELOX yang terjadi sebagai akibat dari
panas.Ini dilakukan dengan mengalokasikan ruang untuk pemuaian instalasi pipa dalam loop
ekspansi menggunakan bentuk U dan yang dilengkapi dengan klem pipa. Kompensasi selalu
dilakukan antara dua titik antara titik klem dan perubahan arah perpipaan (loop ekspansi)
Perhitungan loop pemuaian
MS = 30 · √d · Δl
d = diameter luar pipa (mm)
30 = coeffcient untuk KELOX
MS = panjang minimum loop (mm)
(mis. dari siku 90 ° ke siku berikutnya
titik jangkar)
Gambar 12. Pemuaian loop untuk pemipaan terbuka Page 21
Contoh:
Diameter pipa 50 mm
Panjang pipa : 15 m
BBPPMPV BOE
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Δt = 50 K
Pertanyaan: Loop ekspansi apa yang diperlukan untuk mengkompensasi perluasan?
Δl = 15 · 50 · 0,025
Δl = 18,75 mm pemuaian
MS = 30 · √50 · 18,75
Panjang loop MS = ~ 920 mm
Gambar 13. Diagram perhitungan panjang loop
Gambar 14. Diagram perhitungan pemuaian pipa multilayer
V. DAFTAR PUSTAKA Page 22
SI Handbuch 4; Karl Bösch, Unterengstringen.
Handbuch 2015, KE KELIT innovative Pipe System
BBPPMPV BOE
Memasang Instalasi Pipa air Bersih (Dingin) 2020
Schweizerishe Verein des Gas- und Wasserfaches (SVGW), Zürich
Geberit.1993. Handbuch für Sanitärplaner. Des Geberit Beratungsdienstes
Rapperswil/Jona.
Alfons Gassner,.1989. Technologie fur Sanitärintallateure Fachtufe. Hamburg:
Verlag Handwerk und Technik G.m.b.H.
W 3 d. 1992. Leitsätze für die Erstellung von Wasser-Installationen. Zürich: Verband
Schweizerischer Abwasserfachleute Grütlistrasse.
Fux, uws.1993. Handbuch. VSSH
Noerbambang, SM dan Morimura T. 2000. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem
Plambing. Jakarta : Pradnya Paramita.
SNI 8153:2015. Sistem Plambing Pada Bangunan Gedung, Badan Standardisasi
Nasional.
BBPPMPV BOE Page 23