The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

RPP ini adalah RPP berdiferensiasi yang memuat kompetensi sosial emosional yang harus dimiliki oleh peserta didik

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yeninurilah17, 2022-11-22 09:50:08

RPP BERDIFERENSIASI MEMUAT KSE (KOMPETENSI SOSIAL-EMOSIONAL)

RPP ini adalah RPP berdiferensiasi yang memuat kompetensi sosial emosional yang harus dimiliki oleh peserta didik

RPP
PEMBELAJARAN BERDIFERESIANSI

JENJANG SMK

MATA PELAJARAN : PROSES INDUSTRI KIMIA

KELAS XI : KIMIA INDUSTRI

KI/KD

Menganalisis pengolahan limbah padat non B3
Mengolah limbah padat non B3

PROYEK

PENGOLAHAN LIMBAH NON B3

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Dengan mempelajari materi ajar yang diberikan berdasarkan gaya belajaranya

siswa dapat menjelaskan metode pengolahan limbah non B3 dengan tepat
sebanyak 5 metode

2. Dengan mempelajari materi ajar yang diberikan berdasarkan gaya belajaranya
siswa dapat mengidentifikasi karakteristik metode pengolahan limbah non B3

3. Berdasarkan hasil kesepakatan kelompoknya yang didasarkan pada minat
belajarnya siswa dapat memanfaatkan limbah non B3 menjadi bahan yang bernilai
ekonomis dengan melakukan praktek sederhana sesuai prosedur dan K3LH

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PRA KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. Guru melakukan assesmen diagnostik kognitif dan non kognitif untuk mengetahui
kebutuhan belajar peserta didik yang terdiri dari 3 aspek :

2. Kesiapan belajar : guru memberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik/kuis untuk

mengukur pengetahuan awal yang sudah dimiliki peserta didik terkait materi
pembelajaran yanga akan disampaikan, kesiapan dapat juga dilihat dari mimik
atau tanggapan murid terhadap gambar singkat guru terkait materi
3. Minat belajar : guru memberikan pertanyaan-pertanyaan singkat menggunakan
angket/lisan untuk mengetahui minat (seni, sains, olahraga dll)
4. Profil Belajar : guru melakukan wawancara singkat untuk mengetahui gaya belajar
peserta didik (visual, audio atau kinestetis)
5. Guru dan siswa membuat keyakinan kelas

KSE Kesadaran Diri dengan membuat keyakinan kelas siswa dapat memahami
perasaan, minat dan nilai kekuatan serta kemampuan dan potensi diri
KSE Manajemen Diri dengan membuat keyakinan kelas siswa akan dapat

mengontrol prilaku agar dapat berlaku sesuai keyakinan yang telah dibuat

PENDAHULUAN
1. Salam
2. Guru membimbing siswa untuk melakukan rangkaian kegiatan berdoa, dan ice

breaking.
KSE Kesadaran diri (berdoa), melalui berdoa siswa dapat memahami nilai-nilai
dan menyadari pengaruhnya pada perilaku diri dalam berbagai situasi dan konteks
kehidupan
KSE Manajemen diri (ice breaking) , melalui ice breaking siswa dapat mengelola
stres, mengontrol impuls dan melatih ketekunan serta fokus dalam menghadapai
berbagai hambatan
3. Presensi
4. Materi motivasi
5. Apresepsi

KEGIATAN INTI
PERTEMUAN 1
 Guru membagi kelas menjadi 2 kelompok berdasarkan kesiapan belajarnya atau

pengetahuan awal peserta didik pada materi limbah pada non B3. (
Kelompok 1 adalah siswa yang masih harus diberikan pemahaman yang mendasar
tentang limbah non B3
Kelompok 2 adalah siswa yang sudah paham tentang apa itu limbah non B3 serta
jenis jenisnya tetapi belum memiliki gambaran bagaimana cara mengolah limbah
non B3
(KSE Keterampilan Berelasi alasannya siswa dibagi dalam kelompok akan dapat
mengasah kemampuan untuk membangun dan mempertahankan hubungan- hubungan
yang sehat dan suportif karena dalam kegiatan kelompok siswa dapat
● Berkomunikasi dengan efektif
● Mengembangkan relasi/hubungan positif
● Mempraktikkan kerjasama tim dan pemecahan masalah secara kolaboratif
● Menunjukkan sikap kepemimpinan dalam kelompok
● Mencari dan menawarkan bantuan apabila membutuhkan/dibutuhkan)
 Masing masing kelompok diberikan materi ajar dengan tingkat kedalaman yang
berbeda
 Dalam kelompok yang sama siswa diidentifikasi lagi berdasarkan gaya belajar yang
mereka miliki sehingga bentuk materi ajar yang diberikan dibedakan berdasarkan
gaya belajar.
 Materi dengan tingkat kedalaman yang sama dibuat dalam 3 bentuk berdasarkan
gaya belajar yang siswa miliki
 Siswa dengan gaya belajar visual diberikan materi ajar berupa infografis , siswa
dengan gaya belajar audio diberikan materi ajar berupa video dalam link youtube

yang berisikan gambar dan narasi, siswa dengan gaya belajar kinestetis diberikan
materi ajar berupa bahan bacaan yang dapat mereka baca diruang perpustakaan
atau daerah terbuka seperti taman atau hutan sekolah
 Guru memberikan penugasan kepada murid berdasarkan kedalaman materi yang
siswa pahami berupa pertanyaan/ permasalahan
 Peserta didik berdiskusi untuk menyelesaikan tugas tugasnya
 Guru menjadi fasilitator pada kegiatan murid
 Guru menugaskan murid untuk membuat produk hasil belajar mereka sesuai dengan
minat dan gaya belajarnya.
 Untuk menuangkan jawaban dari pertanyaan/permasalahan yang diberikan, masing
masing siswa bebas untuk memilih bentuk produk sesuai keinginan mereka.
 Guru memberikan beberap pilihan bentuk tugas yang bisa mereka kerjakan seperti
membuat infografis dengan aplikasi canva atau manual, membuat rangkuman
berupa rekaman suara, atau membuat papan literasi yang ditempeli kertas warna
warna yang ditulisi jawaban dari pertanyaan atau permasalahan yang diberikan
(KSE pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, dengan melakukan
diferensiasi produk belajar maka siswa diberikan kepercayaan untuk dapat
membuat pilihan dan keputusan yang harus bisa dipertanggungjawabkan, karena
keputusan dan pilihan yang dibuat harus mempertimbangkan banyak hal, seperti
kemampuan dan potendi diri, akademik, etika, dan standar standar yang berlaku
dimasyarakat)
 Siswa tugasnya masing masing secara berkelompok atau individu
PERTEMUAN 2

 Guru membagi siswa ke dalam 2 kelompok, yaitu kelompok seni dan sains
 Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan praktek pengolahan sampah non B3

dengan bahan yang mudah diperoleh serta memungkinkan untuk dibuat
berdasarkan teori yang sudah meraka pelajari pada pertemuan 1
 Dari hasil diskusi kelompok dan arahan guru, kelompok sains memilih membuat eco
enzim dari sampah organik seperti kulit buah atau sisa sayuran sebagai bahan baku
pembuatan sampo dan sabun, kelompok seni memilih untuk membuat barang seni
seperti kotak tissu dari kertas seni yang dibuat dari pelepah pisang
 Siswa melakukan praktek dengan bimbingan guru
 Siswa mempresentasikan produk yang mereka buat dan melakukan promosi di
media sosial
PENUTUP
 Guru memfasilitasi peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan dari pembelajaran yang
telah dilakukan
 Guru dan siswa melakukan refleksi
 Guru menyampaikan pembelajaran berikutnya
 Guru dan siswa berdoa

PENILAIAN PEMBELAJARAN

Teknik Penilaian

Kompetensi Sikap : observasi sikap selama proses pembelajaran

Kompetensi Keterampilan : observasi unjuk kerja.

Kompetensi Pengetahuan : tes tertulis : uraian

Kota Bima, November 2022
Guru Mata Pelajaran,

Yeni Nurilah

Lampiran 1 : Lembar Kerja Peserta Didik( LKPD )

Mata pelajaran Lembar Kerja Peserta Didik
Kelas
Materi (Kegiatan 1)
Judul Kegiatan
: Proses Industri Kimia
: XI Kimia Industri/Ganjil
: Limbah Padat Non B3
: Pemanfaatan limbah buah dan sayur sebagai bahan baku pembuatan

ecoenzim yang akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan
sampo

A. Tujuan
1. Pesera didik dapat menerapkan metode pengolahan limbah padat non B3 dengan tepat
2. Peserta didik dapat menghasilkan produk ecoenzim dari hasil pengolahan limbah padat
non B3 ( kulit atau sisa buah dan sayur)
3. Peserta didik dapat memanfaatkan ecoenzim menjadi sampo

B. Teori dasar
1. Limbah padat non B3
Limbah Non B3 merupakan limbah yang tidak mengandung bahan berbahaya dan beracun.
Contoh dari limbah non B3 adalah sisa-sisa sayuran dan daun yang gugur.

Metode pengolahannya dapat dilakukan dengan :
a. Reuse

Penggunaan kembali limbahd engan tujuan yang sama tanpa melalui proses tambahan
bahan kimia, fisika, biologi dan thermal
b. Recycle
Mendaur ulang komponen yang berguna melalui proses tambahan kimia, fisika, biologi atau
thermal, menghasilkan produk yang sama atau berbeda
c. Pemulihan
Melalui proses bahan kimia, fisika, biologi dan thermal

d. Reduce

Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat merusak bumi, misalnya mengurangi

penggunaan tisu dan mengganti dengan saputangan atau menggunakan tisu dengan bijak,

mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa tas belanja sendiri.

2. Ecoenzim
Cairan Eco-enzyme adalah cairan sejuta manfaat yang merupaka hasil fermenatsi an
aerob limbah yang berasal dari ksisa/kulit buah serta sayuran. Secara fisik cairan ini
berwarna coklat gelap dan memiliki aroma yang asam/segar yang kuat.
Eco-enzyme memiliki segudang manfaat. Cairan ini merupakan cairan serbaguna yang bisa
dimanfaatkan untuk bersih-bersih rumah, deterjen, pertanian, hewan ternak dll

C. Alat dan bahan

No Alat Pembuatan EcoEnzim
1 Timbangan No Bahan
2 Pengukur volume 1 Sisa buah atau kulit buah
2 Sisa sayuran

3 Wadah berpenutup 3 Gula merah
4 Pengaduk kayu 4 Air
5 Plastik penutup/plester
6 Karet ban

1 Kompor gas Pembuatan Sampo
2 Timabangan 1 MES
3 Pengukur volume 2 EcoEnzim
3 Air

4 Panci Pemanasa 4 Pengharum
5 Wadah Pencampur

D. Cara kerja

Pembuatan EcoEnzim
1. Cuci bersih kult atau sisa buah dan sayur (bahan padat)
2. Siapkan volume wadah yang akan digunakan untuk proses fermentasi
3. Ukur volume wadah
4. Volume air yang digunakan adalah 60% dari volume wadah
5. Timbang air dan bahan padat yang akan digunakan dengan perbandingan air,

gula, dan kulit buah yang lunak dengan rasio 10:1:3.
6. Campur ketiga bahan dalam wadah
7. Aduk campuran hingga gula benar benar larut
8. Tutup wadah sedemikan hingga kedap udara
9. Simpan campuran selama 3 bulan pada sushu ruangan dan cukup sinar

matahari
Pembuatan Sampo

1. Timbang bahan baku yang terdiri dari MES : Eco Enzym : Air dan dengan
perbandingan 4 : 6 : 15

2. Campur air dan MES sesuai perbandingan dan aduk hingga merata
3. Simpan campuran selama 2 jam dan tiap 15 menit di aduk selama 2 menit
4. Campuran yang sudah didiamkan di masak sambil di aduk hingga campuran

berwarna lebih bening
5. Dinginkan campuran
6. Setelah dingin campurkan dengan eco enzim sesuai perbandingan
7. Simpan di wadah tertutup
8. Proses kemasan
9. Sabun yang dihasilkan dikemas dalam botol botol kemasan dan siap

digunakan

E. Data proses kerja Pembuatan EcoEnzim
.......................................................
Volume wadah .......................................................
Volume air .......................................................
Berat Ecoenzim .......................................................
Berat gula merah
Pembuatan Sampo
Berat MES .......................................................
Berat Air .......................................................
Berat EE .......................................................

F. Data hasil kerja

Volume EE yang dihasilkan Pembuatan EcoEnzim
Berat EE yang dihasilkan .......................................................

Pembuatan Sampo

Volume sampo yang dihasilkan .......................................................
Berat sampo yang dihasilkan .......................................................

G. Kesimpulan
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
..................................................................................................................

Lembar Kerja Peserta Didik
(Kegiatan 2)

Mata pelajaran : Proses Industri Kimia
Kelas : XI Kimia Industri/Ganjil
Materi : Limbah Padat Non B3
Judul Kegiatan : Pengolahan pelepah pisangmenjadi kertas seni

A. Tujuan
1. Pesera didik dapat menerapkan metode pengolahan limbah padat non B3 dengan tepat
2. Peserta didik dapat menghasilkan produk kertas seni dari pengolahan limbah padat non
B3 (pelepah pisang)
3. Peserta didik dapat memanfaatkan kertas pelepah pisang menjadi kertas seni

B. Teori dasar
1. Limbah padat non B3
Limbah Non B3 merupakan limbah yang tidak mengandung bahan berbahaya dan beracun.
Contoh dari limbah non B3 adalah sisa-sisa sayuran dan daun yang gugur.

Metode pengolahannya dapat dilakukan dengan :
a. Reuse

Penggunaan kembali limbahd engan tujuan yang sama tanpa melalui proses tambahan
bahan kimia, fisika, biologi dan thermal
b. Recycle
Mendaur ulang komponen yang berguna melalui proses tambahan kimia, fisika, biologi atau
thermal, menghasilkan produk yang sama atau berbeda
c. Pemulihan
Melalui proses bahan kimia, fisika, biologi dan thermal
d. Reduce
Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat merusak bumi, misalnya mengurangi
penggunaan tisu dan mengganti dengan saputangan atau menggunakan tisu dengan lebih
bijak, mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa tas belanja sendiri.

3. Kertas dari pelepah pisang
Pelepah pisang yang kering mempunyai tekstur yang mudah untuk dibentuk.
Karena sifatnya yang kering, maka akan menjadi lebih kuat apabila dibuat sebagai
bahan kerajinan. Dalam membuat produk kerajinan dari pelepah pisang, agar
produk yang dihasilkan menjadi lebih natural, hendaknya kita tidak harus
menggunakan pewarna atau pengawet buatan.

C. Alat dan bahan

Pembuatan Kertas Pelepah Pisang
No Alat No Bahan

1 Bak besar 1 Air
2 Panci pemasak 2 Pelepah pisang
3 Pisau Plamir 3 Baking Powder
4 Blender 4 Citrun

5 Alat cetak/screen 5 Kertas/Koran bekas

6 Wadah pencetak 6

7 Wadah penjemur

Pembuatan Barang Seni dari Pelepah Pisang

1 Cutter 1 Kertas kartoon tebal
2 Mistar 2 Lem kayu
3 Pensil 3 Ornamen penghias lain
4 Gunting 4

D. Cara kerja

Pembuatan Kertas Pelepah Pisang
1. Rendam kertas bekas 1 malam lalu blender
2. Pelepah pisang yang digunakan adalah yang telah tua dan kering
3. Potong dalam ukuran yang kecil ± 2 cm x 2 cm
4. Masak pelepah pisang dalam air mendidih lalu tambhakan soda kue

sebanyak kurang lebih 100 gram untuk 1000 gram pelepah pisang
5. Lakukan proses masak sampai pelepah pisang lembek kurang lebih 1 jam
6. Tiriskan hingga dingin lalu lakukan proses blender hingga terbentuk serat

serat kasar sesuai selera
7. Campurkan bubur kertas dan bubur pelepah pisang dengan perandingan 1: 3
8. Tambahkan air yang banyaknya tergantung dari tebal tipisnya kertas yang

diinginkan
9. Lakukan proses cetak
10. Keringkan kertas hingga siap digunakan

Pembuatan Barang Seni dari Pelepah Pisang (Kotak Tissue)
1. Kertas yang hasilkan dari kegiatan 1 disetrika agar lebih lembut dan mudah

dibentuk
2. Buat pola kotak yang ingin dibuat sesuai dimensi yang diinginkan pada karton

tebal
3. Bentuk karton tebal sesuai pola
4. Sambung bagian bagiannya dengan lem
5. Ukur kertas pelepah pisang sesui ukuran bagian kotak tissu yang ingin dibuat
6. Gunting sesuai pola
7. Tempel pada bagian karton yang ingin dilapisi
8. Perindah dengan ornamen ornamen sesuai selera

E. Data proses kerja

Pembuatan Kertas Pelepah Pisang

Berat pelepah pisang kering .......................................................

Berat pelepah pusang stlh pemasakan .......................................................
Volume air ........................................................
Berat pulp .......................................................
Berat soda kue

Pembuatan Barang Seni dari Pelepah Pisang (Kotak Tissue)

Benda seni yang dibuat .......................................................

Jumlah .......................................................

Dimensi ........................................................

F. Data hasil kerja

Pembuatan Kertas Pelepah Pisang

Ukuran kertas yang dihasilkan .......................................................

Jumlah ........................................................

Pembuatan Kertas Pelepah Pisang

Benda seni yang dibuat .......................................................
Jumlah .......................................................
Dimensi

G. Kesimpulan
..........................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................

Lampiran 2 : Instrumen Penilaian

A. Jenis Penilaian Hasil Belajar

Indikator Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Nama Instrumen

Pengetahuan Tes Tes uraian/obyektif Soal : Pengetahuan
dilengkapi Kunci
jawaban

Ketrampilan Tes praktek Tes kinerja Daftar cek
melakukan
praktik

Sikap Non Tes Lembar observasi Ranting scale

B. Uraian
1. Penilaian Pengetahuan
Bank Soal
2. Penilaian Keterampilan
a. Lembar penilaian

Aspek yang diamati Skor Jumlah skor
432 1

1. Pengetahuan tentang prosedur

kerja

2. Ketepatan memilih alat dan

Bahan

3. Hasil produk

4. Ketepatan menyusun

kesimpulan

Total skor yang di capai

Jumlah Skor maksimum

Keterangan
4 : sangat kompeten
3 : kompeten
2 : cukup kompeten
1 : tidak kompeten

b. Rubrik penilaian

No Kriteria Skor (1-4)
1 Prosedur kerja 4
3
· Jika selalu melakukan percobaan sesuai dengan prosedur kerja 2
yang benar 1

· Jika Kadang peserta didik banyak bekerja sama kadang tidak 4
bekerja sama 3
2
· Jika hanya melakukan sedikit prosedur yang benar 1
· Jika tidak melakukan sesuai dengan prosedur 4
2 Ketepatan memilih alat dan bahan 3
· Jika selalu memilih alat dan bahan yang tepat sesuai dengan 2
1
petunjuk kerjanya
· Jika sebagian besar memilih alat dan bahan dengan tepat sesuai 4
3
dengan petunjuk kerja 2
· Jika hanya sedikit saja yang tepat dalam memilih alat dan 1

bahan yang sesuai dengan petunjuk kerja
· Jika pemilihan alat dan bahan tidak tepat sama sekali
3 Ketepatan dalam pengukuran
· Jika melakukan pengukuran sesuai prosedur dan hasil yang

tepat
· Jika melakukan pengukuran kurang sesuai prosedur dan hasil

yang tepat
· Jika melakukan pengukuran kurang sesuai prosedur dan hasil

yang kurang tepat
· Jika tidak melakukan proses pengukuran
4 Penyusunan kesimpulan
· Jika kesimpulan disusun dengan sistematis dan tepat
· Jika kesimpulan yang dibuat dengan sistematis namun kurang

tepat
· Jika kesimpulan dibuat kurang sistematis dan kurang tepat
· Jika hasil kesimpulan tidak sistematis dan tidak tepat

3. Penilaian Sikap/KSE
a. Lembar penilaian Sikap

Nama Peserta Disiplin Jujur Tanggung Santun Nilai
No didik/ Jawab Akhir

Kelompok

1234123412341234

1.

2.

3.

n

b. Lembar Penilaian KSE

No Nama Peserta Kesadaran Manajemen Kemampuan Pengambilan Nilai
didik/ Kelompok Diri diri berelasi Kep. Yang Akhir

BTJ

1234123 4 12341234

1.

2.

3.

n

c. Rubrik Penilaian Sikap

No Kriteria Skor
Disiplin 1234
Tertib mengikuti instruksi
Mengerjakan tugas tepat waktu
Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta
Tidak membuat kelas menjadi tidak kondusif

Jujur Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang
sebenarnya
Tanggung Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
Jawab Tidak mencontek atau melihat data/ pekerjaan orang lain
Santun Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari

Melaksanakan piket secara teratur
Peran serta aktif dalam diskusi kelompok
Mengajukan usul pemecahan masalah

Mengerjakan tugas sesuai dengan yang ditugaskan

Berinteraksi dengan teman secara ramah
Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung
perasaan
Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat

Berperilaku sopan

d. Rubrik Penilaian KSE

No Kriteria Skor
KD 1234
MD Memiliki kesadaran diri yang tinggi
Cukup memiliki kesadaran diri
KBR Kurang memiliki kesadaran diri
Tidak memiliki kesadaran diri
PKBTJ Sangat mampu mengelola diri
Mampu mengelola diri
Kurang mampu mengelola diri
Tidak mampu mengelola diri
Sangat memiliki kemamuan berelasi
Memiliki kemamuan berelasi
Kurang memiliki kemamuan berelasi
Tidak memiliki kemamuan berelasi
Sangat mampu mengambil keputusan yang berTJ
Mampu mengambil keputusan yang berTJ

Kurang mampu mengambil keputusan yang berTJ
Tidak mampu mengambil keputusan yang berTJ

Nilai akhir sikap diperoleh dari modus (skor yang sering muncul) dari keempat aspek
di atas.
Kategori nilai sikap:
Sangat baik : apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1


Click to View FlipBook Version