BAHAN AJAR
MATEMATIKA
Kelas/ Semester : IV (Empat)/ 1 (Satu)
Materi : KPK dan FPB
Disusun oleh :
SEKAR PERMATA SARI, S.Pd.
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PATI
KECAMATAN CLUWAK
SD NEGERI SENTUL 02
TAHUN 2021
KPK dan FPB
Kelas IV SD
Deskripsi Cakupan Materi Bahan Ajar
Pada bahan ajar Matematika mencakup materi penerapan KPK dan FPb
dalam kehidupan sehari-hari.
Manfaat Bahan Ajar
Setelah mempelajari bahan ajar Matematika, diharapkan peserta didik
dapat :
1. Menentukan cara untuk menghitung KPK dan FPB dari dua
bilangan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
2. Memahami soal cerita tentang KPK dan FPB dari dua bilangan
berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
3. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penerapan KPK dan
FPB dalam kehidupan sehari-hari
4. Mengidentifikasi soal cerita yang berkaitan dengan KPK dan FPB
dari dua bilangan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran
Adapun tujuan pembelajaran adalah :
1. Melalui Video Pembelajaran siswa mampu memecahkan masalah
yang berkaitan dengan FPB dan KPK dengan benar.
2. Melalu bahan ajar, siswa mampu menyelesaikan soal cerita nyata
yang berhubungan dengan FPB dan KPK dengan tepat
Judul : Bahan Ajar Matematika Kelas IV
Satuan Pendidikan : SDN Sentul 02
Kelas/ Semester : IV/ 1
Materi : KPK dan FPB
Alokasi Waktu : 2JP
KOMPETENSI DASAR
No Kompetensi Dasar Indikator
1 3.6 Menjelaskan dan 3.6.3 Menentukan cara yang paling efektif untuk
menentukan faktor menghitung faktor persekutuan, faktor
persekutuan, faktor persekutuan terbesar (FPB), kelipatan
persekutuan terbesar persekutuan, dan kelipatan persekutuan
(FPB), kelipatan terkecil (KPK) dari dua bilangan berkaitan
persekutuan, dan dengan kehidupan sehari-hari
kelipatan persekutuan 3.6.4 Memahami soal cerita tentang faktor
terkecil (KPK) dari dua persekutuan, faktor persekutuan terbesar
bilangan berkaitan (FPB), kelipatan persekutuan, dan kelipatan
dengan kehidupan persekutuan terkecil (KPK) dari dua
sehari-hari. bilangan berkaitan dengan kehidupan
sehari-hari
2 4.6 Menyelesaikan masalah 4.6.3 Menyelesaikan masalah yang berkaitan
yang berkaitan dengan dengan penerapan KPK dan FPB dalam
faktor persekutuan, kehidupan sehari-hari
faktor persekutuan 4.6.4 Mengidentifikasi soal cerita yang berkaitan
terbesar (FPB), kelipatan dengan faktor persekutuan, faktor
persekutuan, dan persekutuan terbesar (FPB), kelipatan
kelipatan persekutuan persekutuan, dan kelipatan persekutuan
terkecil (KPK) dari dua terkecil (KPK) dari dua bilangan berkaitan
bilangan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
dengan kehidupan
sehari-hari.
Petunjuk Belajar
Untuk membantu memahami bahan ajar ini, perlu diperhatikan beberapa petunjuk
belajar berikut ini.
1. Bacalah dengan cermat uraian-uraian penting yang terdapat dalam bahan ajar
ini.
2. Ikutilah aktivitas dalam bahan ajar ini.
3. Bacalah uraian materi pada bahan ajar.
4. Ikuti petunjuk belajar.
5. Kerjakan latihan soal.
6. Bertanya kepada guru jika mengalami kesulitan.
PENERAPAN KPK dan FPB
Ada 5 tahapan yang harus kalian lakukan untuk penerapan KPK dan FPB. Kelima
tahapan tersebut adalah mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan
mengkomunikasikan.
PENGAMATAN
Setelah mempelajari tentang KPK dan FPB pasti kalian sudah paham tentang kelipatan
dan faktor bilangan, faktorisasi, dan kelipatan dan faktor persekutuan. Dalam
kehidupan sehari-hari banyak permasalahan yang memanfaatkan konsep KPK dan FPB.
Perhatikan contoh aplikasi KPK dan FPB dalam kehidupan sehari-hari berikut ini.
Perhatikan bacaan dan gambar berikut dengan cermat!
Edo dan Meli sedang latihan lari di lapangan
sekolah yang berbentuk lingkaran untuk
persiapan turnamen. Edo dapat menyelesaikan
1 putaran dalam waktu 90 detik, sedangkan
Meli dapat menyelesaikan 1 putaran dalam
waktu 120 detik. Mereka mulai berlari dari
garis awal di waktu yang sam.
Pada detik ke berapakah Edo dan Meli bertemu
kembali di titik start untuk yang kedua
kalinya? Dengan menggunakan kalimatmu
sendiri, tulislah di buku tulismu apa saja yang
diketahui dari bacaan di atas.
Berikut adalah contoh pertanyaan tentang KPK dan FPB dalam kehidupan sehari-hari.
1. Bagaimana penerapan KPK dalam kehidupan seharihari?
2. Bagaimana penerapan FPB dalam kehidupan seharihari? Buatlah pertanyaan
lainnya.
Pengamatan pada Gambar 2.8. Olahraga
Edo dapat menyelesaikan 1 putaran dalam waktu 90 detik.
Kelipatan 90 adalah 90, 180, 270, 360, 450, 540, 630, 720, 810,
900, …
Meli dapat menyelesaikan 1 putaran dalam waktu 120 detik.
Kelipatan 120 adalah 120, 240, 360, 480, 600, 720, 840, 960,
1080, 1200, …
Kelipatan persekutuan dari 90 dan 120 adalah 360, 720, ..
KPK dari 90 dan 120 adalah 360.
Jadi, Edo dan Meli bertemu kembali di titik start untuk yang kedua kalinya pada waktu
360 detik.
1. Udin dan Beni berenang bersama-sama pada
tanggal 8 Desember 2017. Udin berenang setiap 4
hari sekali, dan Beni setiap 5 hari sekali. Pada
tanggal berapa mereka akan berenang bersama-
sama untuk kedua kalinya?
2. Siti berkunjung ke perpustakaan setiap 2 hari
sekali. Sedangkan Meli berkunjung
keperpustakaan setiap 3 hari sekali. Setiap berapa
hari sekali Siti dan Meli pergi ke perpustakaan
bersama-sama?
3. Dayu mempunyai 24 permen coklat dan 45
permen susu. Permen tersebut akan dimasukan
dalam plastik dengan isi yang sama. (a) Ada
berapa plastik untuk permen tersebut? (b) Berapa
permen coklat dan permen susu pada masing-
masing plastik?
4. Edo mempunyai 56 pulpen dan 80 pensil. Edo
ingin membagikannya pada teman-teman dan
akan dimasukan dalam plastik. Berapakah plastik
yang dibutuhkan untuk membungkus pulpen dan
pensil? Berapa pulpen dan pensil pada setiap
plastik?
Kerjakan dengan anggota keluargamu di rumah.
1. Siapkan 8 buku tulis dan 4 pensil.
2. Tentukan berapa banyak penggaris, buku tulis, pensil, dan penghapus pensil
yang diterima masing-masing orang dengan menggunakan faktor persekutuan.
3. Bagikan kedua barang tersebut kepada anggota kelompokmu sehingga masing-
masing mendapat bagian yang sama. Jika setiap anggota keluarga ada 3 orang.
Petunjuk :
a. Gunakan tabel untuk faktor persekutuan
b. Tulislah jawabanmu dibuku tulis dengan bahasamu sendiri.
RANGKUMAN MATERI
1. Kelipatan bilangan adalah hasil perkalian bilangan tersebut
dengan bilangan asli.
2. Faktor bilangan adalah semua bilangan yang dapat membagi
habis bilangan itu.
3. Bilangan prima adalah bilangan yang tepat memiliki 2 faktor,
yaitu 1 dan bilangan itu sendiri.
4. Faktor prima adalah faktor-faktor dari bilangan tersebut yang
merupakan bilangan prima.
5. Faktorisasi adalah cara menyatakan bilangan tersebut dalam
bentuk perkalian bilangan-bilangan prima. Menguraikan
bilangan menjadi perkalian faktor-faktor prima juga disebut
faktorisasi.
6. Kelipatan persekutuan adalah nilai kelipatan yang sama dari
dua bilangan atau lebih.
7. Faktor persekutuan adalah faktor yang sama dari dua bilangan
atau lebih.
8. KPK adalah nilai terkecil dari kelipatan persekutuan 2 atau lebih
bilangan.
9. FPB adalah nilai terbesar dari faktor persekutuan 2 atau lebih
bilangan.
Kerjakan soal-soal berikut dengan benar dan tepat!
1. Bu Siti mempunyai 24 mangga dan 30 apel, mangga dan apel akan dimasukkan
kedalam plastik dengan jumlah yang sama besar. Berapa plastik yang diperlukan
untuk membungkus buah tersebut?
2. Dayu, Meli, Siti dirawat di rumah sakit karena sakit diare. Dayu minum obat
setiap 4 jam sekali, Meli minum obat setiap 5 jam sekali, dan Siti minum obat
setiap 8 jam sekali. Berapa jam lagi ketiga pasien tersebut minum obat secara
bersama-sama?
3. Petugas ronda pos A wajib membunyikan kentongan setiap 15 menit dan petugas
ronda pos B setiap 20 menit. Pukul 22.00 mereka membunyikan kentongan
bersamaan, pukul berapakah mereka akan membunyikan kentongan bersama
lagi?
4. Pak Udin memotong rumput 5 hari sekali, Pak Beni memotong rumput setiap 7
hari sekali, dan Pak Edo memotong rumput setiap 3 hari sekali. Hari ini ketiganya
memotong rumput bersamaan. Hari keberapakah mereka akan memotong
rumput bersama lagi?
5. Ibu membeli 30 kue kacang dan 50 kue keju. Kedua jenis kue tersebut akan
diletakkan kedalam kotak. Setiap kotak berisi kue yang sama banyak untuk
setiap jenis. Berapa kotak paling banyak yang harus disediakan ibu?
TINDAK LANJUT
REMEDIAL
Jika ada siswa yang belum tuntas dalam memahami materi, guru
memberikan materi ulang.
Guru memberikan remedial untuk siswa yang belum tuntas pada soal
latihan sebelumnya.
PENGAYAAN
Jika ada siswa yang sudah tuntas dalam memahami materi, guru
memberikan materi tambahan.
Guru memberikan pengayaan untuk siswa yang sudah tuntas pada
soal latihan sebelumnya.
DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Senang Belajar Matematika : buku guru.
2018. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Senang Belajar Matematika. 2018. Jakarta :
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.