The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E book ini membahas tentang materi akuntansi dasar kelas X bab 1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kafkanafisaleothaanabel, 2021-11-24 16:46:27

Akuntansi dasar kelas X bab 1

E book ini membahas tentang materi akuntansi dasar kelas X bab 1

Kafka Nafisa Leotha A.

Daftar pustaka

Data Buku:

Judul : Akuntansi dasar

Penulis : Kafka Nafisa L.A

Penerbit : Kafka Nafisa L.A

Kota Penerbit : Batang.

Tahun Terbit : 2021.

1

Daftar isi

A. Pengertian..................................................................................(3)
B. Fungsi Akuntansi.....................................................................(3)
C. Profesi Akuntansi....................................................................(4)
D. Bidang-bidang Akuntansi....................................................(4)
E. Prinsip dasar Akuntansi................................................. .....(5)
F. Persamaan dasar Akuntansi...............................................(7)
G. Pengaruh Transaksi terhadap
Persamaan dasar akuntansi.....................................................(7)
H. Laporan keuangan dan pihak-pihak
yang membutuhkan.....................................................................(9)
I. Macam-Macam Bentuk Badan Usaha...............................(8)

2

Bab 1

A. Pengertian

 Menurut American Accounting Association (AAA) akuntansi adalah
proses mengidentifikasi,mengukur,dan melaporkan informasi ekonomi,
untuk memungkinkan adanya penilaian dankeputusan yang jelas dan tegas
bagi pihak pemakai informasi.
 Menurut American Institute of Certified Public Accountant (AICPA)
Akuntansi adalah prosespencatatan, penggolongan dan peringkasan
transaksi kejadian yang tepat (berdayaguna)dalam bentuk satuan uang dan
penafsiran hasil proses tersebut.
 Menurut Niswonger, Fess, dan Warren yang diterjemahkan oleh
Marianus Sinaga, akuntansiadalah proses mengenali, mengukur, dan
mengkomunikasikan informasi ekonomi untukmemperoleh pertimbangan
dan keputusan yang tepat oleh pemakai informasi yangbersangkutan.
. Dalam arti luas Akuntansi adalah proses identifikasi pengukuran dan
komunikasi dariinformasi-informasi ekonomi untuk menghasilkan
pertimbangan dan keputrusan-keputusan daripemakai informasi tersebut.

Akuntansi adalah Suatu proses
pencatatan, pengidentifikasian,
penggolongan, pengolahan serta penyajian
suatu data transaksi dan yang berhubungan
dengan keuangan pada suatu perusahaan
guna untuk pengambilan suatu keputusan.

B. Fungsi Akuntansi

Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu
organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu
organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya.

3

C. Profesi Akuntansi

Adalah suatu profesi atau pekerjaan yang ahli dalam bidang akuntansi, diantaranya
adalah akuntansi publik, akuntansi pemerintahan, akuntansi intern dan akuntansi pendidik.
1. Akuntansi Publik
adalah suatu jasa yang melayani kepentingan suatu perusahaan yang membutuhkan dengan
menerima suatu pembayaran sebagai imbalan atas jasa yang telah diberikan.
2. Akuntansi Pemerintahan
adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah dan bertugas
mengendalikan, dan memeriksa penggunaan keuangan atau kekayaan negara dan membuat
laporan hasil pemeriksaan.
berbagai macam profesi akuntansi di Indonesia
3. Akuntansi Intern
aalah Akuntan perusahaan (intern) adalah akuntan yang bekerja di suatu perusahaan dan
bertanggung jawab terhadap masalah akuntansi di perusahaan tersebut.
4. Akuntansi Pendidik
adalah Akuntan pendidik adalah akuntan yang memiliki tugas utama mengajarkan dan
mengembangkan akuntansi, misalnya dosen dan guru mata pelajaran akuntansi.

D. Bidang-bidang Akuntansi

1. Akuntansi Keuangan
Akuntansi keuangan adalah bidang akuntansi yang khusus yang melakukan proses

pencatatan transaksi hingga penyajian dalam bentuk laporan keuangan. Dalam pencatatan
berbagai transaksi keuangan perusahaan, akuntansi keuangan harus berpatokan kepada
ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK).

2. Akuntansi Biaya
Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan,

penetapan, dan pengendalian biaya produksi. Akuntansi biaya berkaitan dengan penentuan
harga pokok produksi dan pengendalian biaya produksi.

3. Akuntansi Anggaran
Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan

anggaran perusahaan dan kemudian membandingkannya dengan realisasinya agar dapat
dijadikan sebagai bahan evaluasi.

4. Auditing/Akuntansi Pemeriksaan
Auditing adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri pada pemeriksaan catatan-

catatan akuntansi secara bebas (independen). Pelaksananya disebut auditor. Auditor harus
bekerja secara bebas tanpa dipengaruhi kepentingan pihak-pihak tertentu. Auditor akan
memeriksa apakah pencatatan transaksi telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
(SAK) yang berlaku. Dalam melakukan pemeriksaan, auditor berpatokan pada standar auditing
yang berlaku.

4

5. Akuntansi Manajemen
Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang melakukan pengembangan dan

penafsiran data-data akuntansi, baik data masa lalu maupun data tafsiran untuk membantu
manajemen dalam mengoperasikan perusahaan. Akuntansi manajemen membantu memecahkan
berbagai masalah khusus yang dihadapi manajemen, yang pemecahannya membutuhkan
beberapa alternatif.

6. Akuntansi Perpajakan
Akuntansi perpajakan adalah bidang akuntansi yang bertugas melakukan penyiapan data yang

digunakan untuk perhitungan pajak. Sehingga pajak yang dibayar perusahaan sesuai dengan
peraturan pemerintah. Agar dapat bekerja dengan baik, seorang akuntan pajak harus memahami
berbagai peraturan, baik yang berupa undang-undang maupun ketentuan lain tentang perpajakan.

7. Akuntansi Pemerintahan
Akuntansi pemerintahan adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri dalam penyajian

laporan keuangan dari transaksi-transaksi yang dilakukan oleh pemerintah. Akuntansi ini
berkaitan dengan pembuatananggaran negara beserta laporan realisasinya. Akuntansi ini
bermanfaat untuk mengendalikan pengelolaan keuangan negara.

8. Sistem Akuntansi
Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang melakukan perencanaan prosedur pencatatan,

pengikhtisaran, dan pelaporan data keuangan. Sistem akuntansi harus menciptakan suatu sistem
yang dapat mempermudah pengelolaan dan pengendalian perusahaan.

9. Akuntansi Pendidikan
Akuntansi pendidikan adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan pengembangan

pendidikan akuntansi dalam rangka menyebarkan ilmu akuntansi. Akuntansi bisa dikembangkan
dengan cara memasukkan akuntansi ke kurikulum sekolah.

E. Prinsip dasar Akuntansi

1. Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)
Perusahaan di wajibkan untuk memperlakukan sebagian besar aktiva dan kewajiban dilaporkan
dan di catat sesuai harga akuisi. Hal tersebut di maksudkan karena Biaya dapat di andalkan dengan
keunggulan lebih baik di bandingkan dengan penilaian lainnya.

2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (revenue recognition principle)
Pendapatan biasanya di akui sebagai pendapatan ketika telah di realisasikan dan hal tersebut yang
biasa di kenal sebagai prinsip pengakuan pendapatan. Lalu kapan pendapatan itu di katakan di
realisasikan ?. Pendapatan baru di katakan terealisasi saat produk barang atau jasa telah di tukar
dengan kas atau klaim atas kas.

3. Prinsip Penandingan (Matching Principle)
Prinsip penandingan adalah ketika perbandingan dapat di lakukan antara pendapatan dan biaya
untuk memperoleh pendapatan tersebut. Perlu untuk di ingat, beban yang di maksud adalah beban
yang secara langsung memberikan kontribusi dalam memperoleh pendapatan tersebut. Atau
dengan kata lain bahwa proses pencapaian (Beban) dapat di bandngkan dengan hasil pencapaian
(Pendapatan) dengan sebuah catatan bahwa hal tersebut masuk akal (rasional) dan bisa di terapkan.

5

4. Consistency Principle atau Prinsip Konsistensi.
Agar supaya laporan keuangan bisa kita bandingkan dari tahun ke tahun, maka metode
dan prosedur yang kita gunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara
konsisten dari tahun ke tahunnya. Sehingga jika nanti terdapat perbedaan, maka kita bisa
segera mengetahuinya bahwa perbedaan itu bukanlah selisih akibat dari penggunaan
metode yang berbeda. Bukan berarti konsistensi dimaksudkan sebagai larangan dalam
mengganti metode, tapi masih ada kemungkinan untuk melakukan perubahan metode
yang sudah dipakai.
5. Prisip Pengungkapan Penuh (Full Disclosure Principle
Perinsip pengungkapan penuh adalah proses yang biasa di lakukan dalam menyajikan
sebuah informasi yang di pandang cukup dan dapat dijadikan penilaian dan pengambilan
sebuah keputusan. Maksudnya adalah bahwa informasi keuangan yang ada dalam laporan
keuangan menggambarkan serangkaian penilaian.

6

F. Persamaan dasar Akuntansi

Adalah suatu proses pencatatan tentang perubahan unsur-unsur keuangan pada suatu
perusahaan karena adanya suatu transaksi. Unsur-unsur tersebut diantaranya mengenai
Harta, Utang atau Kewajiban, dan Modal). Ketiga unsur tersebut sangat berpengaruh terhadap
posisi keuangan sebuah perusahaan, terjadinya perubahan satu akun akan berpengaruh
terhadap perubahan akun yang lainnya dengan jumlah yang sama.

HARTA = UTANG + MODAL Harta adalah semua kekayaan yang
dimiliki olehsuatu perusahaan yang
Rumus akuntansi dasar mempunyai nilai baik itu berwujud
Accounting Asset = Liabilities + Owners Equity
ataupun tidak berwujud.
G. Pengaruh Transaksi terhadap

Persamaan dasar akuntansi
Utang adalah suatu kewajiban yang
Hubungan antara harta, utang, dan modal sangatlah harus ditanggung oleh perusahaan
erat, ketiga unsur ini merupakan bagian utama yang karena akibat dari adanya transaksi
mempengaruhi posisi keuangan. Setiap adanya yang bernilai ekonomi yang terjadi di
transaksi yang terjadi akan berpengaruh terhadap
ketiga unsur tersebut, pengaruhnya adalah sebuah masa lalu.
transaksi dapat menambah dan mengurangi ketiga

unsur tersebut, sehingga perubahan unsur-unsur
tersebut haruslah seimbang baik di sisi kanan Modal adalah hak pemilik atas
ataupun sisi kiri. Untuk lebih pahamnya lihatlah kekayaan perusahaan yang sudah
tabel dibawah ini. dikurangi dengan kewajiban atau
disebut juga sebagai kekayaan bersih.




Contoh Penerapannya dalam Transaksi

penerapan akuntansi pada transaksi
Perhitungan menggunakan kalkulator
Berikut gambaran transaksi dari usaha salon ‘’Lovely’’ pada tanggal 01
Agustus 2015 serta pengaruhnya terhadap persamaan dasar akuntansi.

7

H. Laporan keuangan dan pihak-

pihak yang membutuhkan

LAPORAN KEUANGAN
Adalah suatu pelaporan tentang posisi keuangan serta perkembangannya pada suatu

perusahaan yang disajikan secara sistematis. Laporan keuangan sendiri bertujuan untuk
mengetahui perkembangan dari posisi keuangan suatu perusahaan sehingga dengan adanya
laporan keuangan pihak-pihak yang membutuhkan dapat dijadikan sebagai pertimbangan
dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan secara umum terdiri dari laporan laba
rugi, laporan perubahan modal, dan neraca.

1. ) Laporan Laba Rugi
Adalah suatu laporan mengenai perhitungan posisi keuangan dalam jangka waktu tertentu.
Laporan laba rugi juga menggambarkan perubahan pendapatan dan beban-beban selama satu
periode.
Unsur-unsur laporan laba rugi antara lain :
1. Pendapatan usaha
2. Beban usaha
3. Pendapatan di luar usaha
4. Beban diluar usaha
5. Laba/rugi bersih
2. ) Laporan Perubahan Modal
Adalah suatu laporan yang memberikan informasi mengenai perubahan modal di sebuah
perusahaan. Laporan jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang berjenis perseroan, CV
atau Firma. Sedangkan perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas (PT) adalah laporan laba
ditahan.
3. ) Neraca
Adalah Suatu daftar yang disusun secara sistematis dengan tujuan untuk menyajikan posisi
keuangan pada suatu saat tertentu dengan menginformasikan keadaan Harta, Utang, dan modal
di suatu perusahaan.

PIHAK-PIHAK YANG MEMBUTUHKAN LAPORAN KEUANGAN
a. Pihak intern

Yang termasuk dalam pihak intern adalah pemimpin perusahaan, dari laporan ini digunakan sebagai
bahan perencanaan, pengambilan keputusan serta pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan di
perusahaannya.
b. Pihak ekstern
Pihak ekstern adalah pihak luar perusahaan diantaranya adalah
1. Investor
Investor membutuhkan informasi laporan keuangan karena untuk mengetahui bahwa perusahaan tersebut
layak untuk dijadikan sebagai modal investasinya.
2. Para karyawan
Karyawan membutuhkan informasi akuntansi perusahaan karena karyawan merupakan bagian dari
perusahaan atas kelangsungan hidup dan jaminan yang diberikan.
3. Para kreditur
Kreditur membutuhkan informasi akuntansi untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pemberian
kredit. Para kreditur sangat memperhatikan likuiditas dan solvabilitas (kemampuan memenuhi kewajiban)
perusahaan yang akan diberi kredit selama jangka waktu tertentu.
4. Pemerintah
Pemerintah membutuhkan informasi akuntansi untuk tujuanpenentuan besarnya pajak yang harus dibayar
oleh perusahaan dan untuk pengawasan pajak.

8

I. Macam-Macam Bentuk Badan Usaha

Di negara Indonesia banyak sekali bentuk badan usaha, mulai dari yang berkembang hingga
yang sudah maju, yang berbadan hukum ataupun yang tidak berbadan hukum. Semuanya saling
bersaing satu sama lain dalam meningkatkan hasil produksinya. Mulai dari yang berdagang,
menjual jasa ataupun yang lainnya. Contoh badan usaha yang ada di negara Indonesia
diantaranya adalah

• Perusahaan Perseroan
Merupakan suatu badan usaha yang dimiliki oleh seseorang baik dalam segi modal atau

kekayaan serta tanggung jawab perusahaan merupakan milik pribadi satu orang.

• Firma (Fa)
Firma adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh beberapa orang dengan nama

bersama. Mereka juga bertindak sebagai pemimpin perusahaan dan bertanggung jawab atas segala
kewajiban atau utang firma dengan segala harta bendanya, baik harta yang ditanamkan pada
perusahaan maupun harta pribadinya. Dalam hal ini tidak terdapat pemisahan antara harta
pribadinya yang lain dengan harta yang ditanamkan pada perusahaan. Apabila terjadi kerugian
(bangkrut maka akan ditanggung oleh semua anggota firma.

• Perseroan Terbatas
adalah perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih dimana modal yang ada

merupakan hasil dari persekutuan serta terbagi atas beberapa saham.
Macam-macam perseroan
- PT terbuka, yaitu PT yang menjual saham-sahamnya kepada masyarakat umum. Jenis sahamnya
adalah saham atas tunjuk.
- PT tertutup, yaitu PT yang saham-sahamnya hanya dapat dimiliki oleh orang-orang tertentu saja,
biasanya terbatas dikalangan keluarga sendiri atau sahabat karib. Jenis sahamnya disebut saham
atas nama.
- PT kosong, adalah PT yang memiliki badan usaha, akta pendirian, dan izin usaha, tetapi kegiatan
usahanya sudah tidak ada lagi. Jenis PT ini dapat dijual dan dapat melanjutkan atau menjalankan
kegiatan perusahaan yang sudah berhenti itu.

•Perseroan Komanditer (CV)
adalah Perseroan yang didirikan oleh beberapa orang sebagaimana mendirikan firma. Akan

tetapi di dalam CV ini terdapat dua sekutu komanditer yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif
-sekutu aktif adalah sekutu yang bertugas mengurus, mengelola, dan bertanggung jawab atas
maju-mundurnya perusahaan. Persero ini disebut persero pengusaha yang memegang pimpinan
perusahaan dan tanggung jawab penuh atas jalannya perusahaan.
-sekutu Pasif atau Komanditer (Sleeping Partner) adalah sekutu yang hanya berperan
memasukkan modalnya pada perusahaan dengan mengharapkan keuntungan CV yang disebut
deviden. Persero ini tidak diperkenankan mencampuri atau ikut campur dalam usaha yang
dilakukan perusahaan (CV) oleh persero aktif.

• Koperasi
Koperasi secara resmi dijelaskan didalam undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang
perkoperasian. Menurut undang-undang tersebut, koperasi adalah badan usaha yang
beranggotakan orang seorang atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatannya
berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomis rakyat yang berdasarkan atas
asas kekeluargaan.

9

Selamat Belajar!!!


Click to View FlipBook Version