The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tugas Modul 1.1.a.5 I Ruang Kolaborasi_Ema Hermayeni (1)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ema hermayeni, 2023-06-04 09:00:40

Tugas Modul 1.1.a.5 I Ruang Kolaborasi Pemikiran KHD

Tugas Modul 1.1.a.5 I Ruang Kolaborasi_Ema Hermayeni (1)

IMPLEMENTASI KONTEKS SOSIO- KULTURAL DI DAERAH Calon Guru Penggerak Angkatan 8 yang sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara Modul 1.1.a.5. I Ruang Kolaborasi


Ema Hermayeni


Apa kekuatan konteks sosio-kultural di daerah Anda yang sejalan dengan pemikiran KHD?


KEKUATAN SOSIO-KULTURAL DAERAH 1 WATER ROCKET Semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tutwuri Handayani YANG SESUAI DENGAN PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA 2 Konsep Gotong Royong 4 Kekeluargaan 3 Tolong Menolong 5 Berjiwa Sosial 6 Toleransi 7 Musyawarah


Pendidikan dalam konteks sosio-kultural menurut pemikiran Kihajar Dewantara pada dasarnya adalah suatu usaha membawa seseorang kepada suatu hal yang baik untuk dapat hidup di masyarakat. Kekuatan konteks sosio kultural Berdasarkan pada semboyan Ki Hajar Dewantara Ing Ngarsa Sung Tuladha, ing madya mangun karsa, Tut Wuri Handayani artinya di depan memberi contoh, ditengah membangun semangat, dan di belakang memberi dorongan. Prinsip ini perlu ditanamkan pada semua Guru di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosial budaya masyarakat di daerahnya karena akan membentuk karakter peserta didik yang baik, humanis berlandaskan kemandirian dan kebebasan lahir bathin, saling menghormati, saling menghargai, bergotong royong, menumbuhkan rasa kekeluargaan, rasa toleransi, dapat membentuk manusia seutuhnya yang merdeka dan berkepribadian.


Bagaimana pemikiran KHD dapat dikontekstualkan sesuaikan dengan nilai-nilai luhur kearifan budaya daerah asal yang relevan menjadi penguatan karakter murid sebagai individu sekaligus sebagai anggota masyarakat pada konteks lokal sosial budaya di daerah Anda?


Pemikiran Ki Hajar Dewantara dapat dikontekstualkan dengan nilai luhur kearifan budaya seperti budaya yang ada daerah Kabupaten Kuningan diantaranya Upacara Adat Seren Taun, SEREN TAUN


Upacara Seren Taun merupakan salah satu tradisi yang dimiliki oleh masyarakat agraris Sunda sebagai ungkapan rasa syukur pada pemberian Tuhan yang melimpah melalui tanah yang subur dan hasil yang melimpah. Upacara ini juga merupakan bentuk ajaran moral yang disampaikan secara nonverbal supaya manusia berlaku adil terhadap alam. Terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan diantaranya : Pesta dadung, upacara pembuangan hama, damar Sewu, tari buyung, doa bersama, ngajayak, dll.


BEBERAPA KEGIATAN SEREN TAUN YANG SELARAS DENGAN PEMIKIRAN KHD YANG RELEVAN SEBAGAI PENGUAT KARAKTER SISWA Damar Sewu : bermakna memberikan terang dalam kegelapan. Memberikan semangat dalam kehidupan. sebagai pendidik kita harus menjadi penerang dan penuntun agar murid dapat mencapai keselamatan, kebahagiaan dan kemerdekaan. Upacara buang hama : bermakna membuang hal-hal yang buruk guna menciptakan hal-hal yang baik. Sebagai pendidik tugas kita bukan mengubah siswa namun menuntun siswa dengan membentuk sifat baik dan mengaburkan sifat buruknya.


BEBERAPA KEGIATAN SEREN TAUN YANG SELARAS DENGAN PEMIKIRAN KHD YANG RELEVAN SEBAGAI PENGUAT KARAKTER SISWA Doa Bersama : Malam sebelum hari puncak ada doa bersama antar umat mewakili berbagai macam agam di indonesia (toleransi, berkebhinekaan) Dalam kegiatan pembelajaran sudah sepatutnya kita saling menghargai dan menghormati keanekaragaman agar menjadi satu kesatuan yang utuh Ngajayak : Puncak seren taun di hari terakhir ditandai dengan penumbukan padi bersama sama antar warga. Mereka membawa untaian padi dan hasil bumi lainnya secara suka rela gotong royong atau sabilulungan. Sebanyak 22 Kwintal ditumbuk bersama-sama, 2 kwintal disimpan untuk bibit dan 20 kwintal dibagikan ke warga.


TUJUAN UTAMA Diharapkan peserta didik mampu memaknai nilai-nilai luhur kearifan budaya daerah yang berasal dari kab. Kuningan ini, mampu saling menghormati, saling menghargai, serta mampu melestarikannya. Hal ini merupakan perwujudan hasil pemikiran Ki Hajar Dewantara karena khawatir dengan budaya barat yang tentu akan merusak generasi muda indonesia pada jaman dulu sampai saat ini mengingat peranan generasi muda sangat penting dalam membangun peradaban bangsa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan peran dari pemerintah, peran dunia pendidikan, peran keluarga, peran ahli keagamaan dan kebudayaan untuk dapat bersama-sama menerapkan pemikiran luhur dari Ki Hajar Dewantara dengan memaknai nilainilai luhur sosiokultural kearifan budaya lokal.


Sepakati satu kekuatan pemikiran KHD yang menebalkan laku murid di kelas atau sekolah Anda sesuai dengan konteks lokal sosial budaya di daerah Anda yang dapat diterapkan!


KEKUATAN PEMIKIRAN KHD YANG MENEBALKAN LAKU MURID DI KELAS ATAU SEKOLAH ANDA SESUAI DENGAN KONTEKS LOKAL SOSIAL BUDAYA DI DAERAH ANDA YANG DAPAT DITERAPKAN


SUMBER Royani Mohammad. "Upacara Seren Taun di Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat: Tradisi Sebagai Basis Pelestarian Lingkungan". Jurnal Biologi Indonesia 4(5): 399-415 (2008) "PEMBUKAAN & PENUTUPAN UPACARA ADAT SEREN TAUN 1955 SAKA SUNDA (2022) || SUNDA WIWITAN - CIGUGUR". 01 Agust- 2022, https://www.youtube.com/watch?v=U0t9woPZDE0&t=208s. Diakses pada 18 Mei 2023


TERIMA KASIH


Click to View FlipBook Version