The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by asihsetyowinnahyu, 2021-07-13 08:02:07

KOSA KATA IPS

KOSA KATA IPS

Keywords: asihsetyowinnahyu

BUKU KOSA KATA

MATA PELAJARAN
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

NAMA : MUCHROZAH, S.Pd.

NIP : 19651016 200701 2 008

UNIT KERJA : SMP N 1 SEDAN

SMP NEGERI 1 SEDAN
Alamat: Jalan Karas - Sedan Km 1 Sedan,

Kabupaten Rembang
Email: [email protected]

TAHUN 2019

i

1. Judul Buku PENGESAHAN

2. Identitas Penulis : Buku Kosa Kata Mata Pelajaran
a. Nama Ilmu Pengetahuan Sosial
b. NIP/NUPTK
: Muchrozah, S.Pd.
c. Pangkat/Golongan : 19651016 200701 2 008/
d. Jenis Kelamin
e. Unit Kerja 5348743646300063
f. Alamat Institusi : Penata Muda Tk 1/III b
g. Email : Perempuan
: SMP Negeri 1 Sedan
Mengetahui : Jalan Karas - Sedan Km 1 Sedan
Kepala Perpustakaan :

Sedan, Nopember 2019

Penulis

Asih Setyo Winahyu, S.Pd Muchrozah, S.Pd.
NIP 19790418 200903 2 007 NIP 19651016 200701 2 008

Mengetahui Mengetahui
Pengawas Sekolah Kepala SMP Negeri 1 Sedan

Slamet Prayitno, M.Pd. Parman, S.Pd.
NIP 19640913 198601 1 005 NIP 19680524 199903 1 002

Mengesahkan
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Kabupaten Rembang

MARDI, S.Pd, MT
Pembina TK I

NIP 19691201 199203 1 005

ii

PEMERINTAH KABUPATEN REMBANG
DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA

SMP NEGERI 1 SEDAN
Alamat: Jalan Karas - Sedan Km 1 Sedan, NSPN 20315729

email: [email protected]

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH

Yang bertandatangan di bawah ini,

Nama : Muchrozah, S.Pd.

NIP : 19651016 200701 2 008

Pangkat/Golongan : Penata Muda Tk. 1/IIIb

Unit Kerja : SMP Negeri 1 Sedan

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya tulis ilmiah
berjudul ”Buku Kosa Kata Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial”

adalah benar karya asli saya dan belum pernah dipublikasikan

sebelumnya.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dan jika dikemudian

hari terbukti tidak benar, saya bersedia mempertanggungjawabkan

sesuai hukum dan tata peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengetahui Sedan, Nopember 2019
Kepala Sekolah Penulis

Parman, S.Pd. Muchrozah, S.Pd.
NIP 19680524 199903 1 002 NIP 19651016 200701 2 008

iii

KATA PENGANTAR

Buku ini, dirancang untuk memperkuat kompetensi
peserta didik dari sisi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Proses pencapaiannya melalui pembelajaran yang dirangkai
sebagai suatu kesatuan yang saling mendukung pencapaian
kompetensi tersebut.

Pembahasan dalam buku ini diambil dari sumber kosa
kata yang dapat dipergunakan untuk pencapaian kompetensi
tersebut yang dapat menambah pengetahuan peserta didik
dari kata-kata yang sering muncul di mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial.

Buku ini menjabarkan kosa kata yang dipergunakan untuk
meningkatkan kompetensi peserta didik dalam tiga ranah
tersebut. Sesuai dalam kurikulum 2013, peserta didik
diberanikan untuk mencari sumber belajar yang tersedia.
Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan
menyesuaikan daya serap peserta didik dengan ketersediaan
buku ini.

Walaupun demikian, sebagai edisi pertama, buku ini
sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan
penyempurnaan. Untuk itu, kami mengundang para pembaca
memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan
penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi
tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita
dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia
pendidikan sesuai tujuan bangsa Indonesia yaitu ikut
mencerdaskan bangsa.

Sedan, Nopember 2019

Guru Mata Pelajaran IPS

Muchrozah, S.Pd.
iv

DAFTAR ISI

Hal

Halaman Judul ......................................................................... i

Lembar Pengesahan ................................................................ ii

Lembar Pernyataan Keaslian .................................................. iii
Kata Pengantar ……………………………………………… iv

Daftar Isi ................................................................................. vi

BAB I PENDAHULUAN

1 Kompetensi yang Diharapkan ...................... 1

2 Pentingnya Mempelajari Buku Kosa Kata .. 1

3 Tujuan Mempelajari Buku Kosa Kata ......... 1

BAB II KOSA KATA ………………………………….. 2

BAB III PENUNJANG 58
1 Daftar Kepustakaan ……………………… 59

2 Identitas Diri Penulis …………………….

v

BAB I
PENDAHULUAN

Dalam pendahuluan ini akan menguraikan kompetensi
yang diharapkan dari peserta didik, yaitu pentingnya
mempelajari buku kosa kata dan tujuan mempelajari buku
kosa kata untuk menunjang penguasaan materi peserta didik.
1. Kompetensi yang Diharapkan

Setelah mempelajari buku kosa kata ini, peserta didik
dapat menjelasan kata-kata yang ada di mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial terutama kata-kata sulit atau jarang
didengar, sehingga peserta didik mampu menerangkan
pemahaman kata-kata dalam materi pembelajaran.
2. Pentingnya Mempelajari Buku Kosa Kata

Peserta didik perlu mempelajari buku kosa kata mata
pelajaran Ilmu Pengetahuan Soaial karena tidak semua kata-
kata sulit atau jarang didengar dapat dipahami peserta didik.
Kata-kata yang ada di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
ini diambil dari berbagai buku sumber belajar Ilmu
Pengetahuan Sosial.

Berdasarkan keterangan tersebut di atas peserta
didik dapat mengetahui dan memahami lebih jauh tentang
kosa kata mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dan
peserta didik dapat menuangkan dalam pemahaman materi
pembelajaran yang diperlukan.
3. Tujuan Mempelajari Buku Kosa Kata

Setelah mempelajari buku kosa kata ini peserta didik
diharapkan menguasai kosa kata mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial dengan baik, sehingga lebih jelas dalam
memahami kata-kata materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan
Sosial baik yang sulit atau jarang didengar.

1

BAB II
KOSA KATA

A

Abstrak: Tidak berwujud; tidak berbentuk; mujarad; niskala.
Adaptasi: Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan
lingkungan setempat.
Adat istiadat: Himpunan kaidah-kaidah sosial yang sejak
lama ada dan telah menjadi kebiasaan (tradisi) dalam
masyarakat.
Afeksi: Berkenaan dengan perasaan menanggapi objek
tertentu.
Agama: Suatu keyakinan yang didasarkan atas wahyu Allah
SWT yang diturunkan melalui Rasul-Nya.
Agen: Orang atau perusahaan perantara yang mengusahakan
penjualan bagi perusahaan lain atas nama pengusaha; agen
juga merupakan perwakilan, atau penyalur dalam kegiatan
distribusi.
Agent of change: Pihak yang menghendaki perubahan.
Agraris: Segala sesuatu yang berkaitan dengan sektor
pertanian atau pengolahan lahan.
Agresi: Penyerangan suatu negara terhadap negara lain.
Air artesis: Air tanah yang terletak di antara dua lapisan
yang kedap air.
Ajudikasi: Penyelesaian konflik melalui pengadilan.
Aksara: Tulisan (huruf atau angka).
Aksesibilitas: Keterjangkauan atau mudah tidaknya suatu
tempat untuk dijangkau.

2

Akomodasi: Penyesuaian sosial dalam interaksi
antarindividu dan antarkelompok untuk meredakan
pertentangan.
Akulturasi: Proses pertemuan dua kebudayaan atau lebih
yang lambat laun diterima dan tanpa menyebabkan hilangnya
kepribadian kebudayan itu sendiri.
Alfonso d’Albuquerqee: Pimpinan ekspedisi bangsa
Portugis yang berhasil menguasai Malaka.
ALKI: Alur Laut Kepulauan Indonesia, yang bisa dilewati
oleh kapal-kapal asing dengan ijin Indonesia.
Alternatif: Pilihan.
Ambtenar: Sebutan untuk para pegawai negeri pemerintah
pribumi.
Amdal: Analisis lingkungan mengenai dampak suatu proyek.
Amerika Latin: Istilah untuk menyebut benua Amerika
bagian selatan (Amerika Selatan). Negara-negara di wilayah
ini disebut negara-negara Amerika Latin.
Amplitudo: Jarak naik dan turunnya suatu getaran.
Angin: Udara yang bergerak secara horizontal (sejajar
dengan permukaan bumi) dari tekanan udara maksimum ke
tekanan udara minimum.
Angin monsun/muson: Angin yang berhembus dan
berganti arah setiap 6 bulan sekali.
Angin Tornado: Angin berpusar berbentuk spiral disertai
turunnya gumpalan awan yang berbentuk corong dan dapat
menimbulkan kerusakan.
Angka harapan hidup: Adalah angka perkiraan sampai
berapa lama orang tersebut dapat hidup ketika orang itu
dilahirkan.

3

Angka kematian: Angka kematian dihitung dari jumlah
kematian bayi yang lahir dan hidup per seribu bayi dalam satu
tahun.
Angkatan kerja: Penduduk yang berada dalam usia kerja
yang bekerja, belum bekerja atau sedang mencari pekerjaan.
Animisme: Suatu kepercayaan bahwa setiap benda memiliki
roh.
Anjungan: Tempat kegiatan.
Antropologi: Ilmu yang mempelajari tentang peradaban
manusia dari bentuk yang paling sederhana sampai ke tingkat
yang lebih maju.
Anthropus: Manusia.
APEC: Asia Pacific Economic Cooperation, yaitu kerja sama
ekonomi negara-negara Asia Pasifik.
Arbitrase: Merupakan suatu cara untuk mencapai kompromi
apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup
mencapainya sendiri. Pertentangan diselesaikan oleh pihak
ketiga yang dipilih oleh kedua belah pihak yang bertentangan.
Archipelago State: Negara kepulauan.
ASDP: Singkatan dari Angkutan Sungai Danau dan
Penyeberangan.
ASDR: Age Specific Death Rate, atau angka kematian
berdasarkan kelompok umur tertentu.
Arkeologi: Ilmu yang mempelajari peninggalan-peninggalan
sejarah dan purbakala untuk menyusun kembali kehidupan
manusia dan masyarakat masa lampau.
Asimilasi: Pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan
hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk
kebudayaan baru.
Atheis: Golongan orang-orang yang tidak mengakui adanya
Tuhan.

4

Atlas: Kumpulan peta-peta yang dirancang untuk disimpan
dalam bentuk jilid (buku) atau dalam keadaan lepas-lepas
tetapi dkumpul menjadi satu.
Atmosfer: Lapisan udara yang mengelilingi bumi.
Awan: Titik-titik air berbentuk gas yang melayang-layang di
udara.

5

B

Badan usaha: Satu kesatuan yuridis ekonomis perusahaan
atau beberapa perusahaan yang didirikan secara efektif dan
efisien untuk mencari laba.
Bahan galian: Semua produk dari pertambangan diperoleh
dengan cara pelepasan dari batuan induknya di dalam kerak
bumi, terdiri dari mineral-mineral.
Bandar: Sebutan lain dari pelabuhan, yaitu tempat untuk
memuat dan membongkar barang, sekaligus sebagai tempat
transaksi perdagangan.
Bank: Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat
dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada
masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk
lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat
banyak.
BPUPKI: Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia atau dalam bahasa Jepang disebut
dokuritsu junbi cosakai.
Barang komplementer: Barang pelengkap barang lain.
Barang substitusi: Barang pengganti atas barang lain.
Barter: Kegiatan tukar-menukar barang atau jasa yang terjadi
tanpa perantaraan uang.
Batavia: Nama yang diberikan oleh orang Belanda pada
koloni dagang yang sekarang tumbuh menjadi Jakarta, ibu
kota Indonesia.
Batig slot: Kelebihan modal/penumpukan modal di negeri
Belanda akibat sistem monopoli yang dilakukan Belanda
selama menjajah di Indonesia.
Batuan: Bahan padat penyusun kerak bumi.

6

Batuan beku: Jenis batuan yang terbentuk dari magma yang
mendingin dan mengeras.
Batu gamping/batu kapur: Sebuah batuan sedimen yang
terdiri atas mineral kalsit dan aragonit.
Batuan malihan/metamorf: Batuan beku atau sedimen
yang berubah sifat dan bentuknya karena mengalami
peningkatan tekanan dan suhu di dalam kerak bumi.
Batupasir: Batuan sedimen yang terutama terdiri atas
mineral berukuran pasir atau butir-butir batuan.
Benda illith: Benda yang jumlahnya berlebihan sehingga
dapat membahayakan dan mendatangkan bahaya.
Benteng stelsel: Sistem benteng yaitu siasat yang dilakukan
dengan cara membangun sejumlah benteng di daerah-daerah
yang telah dikuasai Belanda.
Benua: Hamparan daratan yang sangat luas yang berada di
permukaan bumi.
Biosfer: Bagian luar dari planet bumi, mencakup udara,
daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses
biotik berlangsung.
Budaya: Suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki
bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari
generasi ke generasi.
Bunga sakura: Bunga khas yang tumbuh di Jepang. Jepang
sering dijuluki “negeri sakura”
Budgeting: Anggaran.

7

C

Candi: Peningalan sejarah yang bersifat Hindu. Candi ini
beda pintu gerbang, komplek istana, makam, kuil/tempat
ibadah.
Candrasangkala: Cara menuliskan angka tahun suatu
kejadian dalam bentuk simbol atau kalimat.
Ceteris paribus: Keadaan di luar faktor yang dibicarakan
tetap.
CBR: Crude Birth Rate, adalah angka kelahiran yang
menunjukkan jumlah kelahiran perseribu penduduk dalam
suatu periode.
CDR: Crude Death Rate, tingkat kematian kasar adalah
angka yang menunjukkan rata-rata kematian per seribu
penduduk dalam satu tahun.
CGI: Consultative Group on Indonesia, dibentuk oleh bank
dunia dengan tujuan memberi pinjaman dana pembangunan
bagi Indonesia.
Chuo Sangi In: Dewan pertimbangan pusat. Dibentuk
sebagai realisasi kebijaksanaan partisipasi politik Jepang.
Maksudnya memberikan peran aktif kepada tokoh-tokoh
Indonesia di dalam lembaga pemerintahan.
Cincin api Pasifik: Daerah yang sering mengalami gempa
bumi dan letusan.
Comanditaire Vennootschap: Suatu persekutuan yang
didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang
mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau
beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak
sebagai pemimpin.
Competition: Persaingan merupakan perjuangan yang
dilakukan perorangan atau kelompok sosial tertentu agar

8

memperoleh kemenangan atau hasil secara kompetitif, tanpa
menimbulkan ancaman atau benturan fisik.
Consanguine family: Keluarga yang tidak didasarkan pada
pertalian kehidupan suami istri, melainkan pada pertalian
darah atau ikatan keturunan dari sejumlah orang kerabat.
Contingenten: Pajak berupa hasil bumi.
Cornelis de Heutman: Pimpinan ekspedisi bangsa Belanda
yang berhasil mendarat di Banten, Jawa Barat.
Crust: Lapisan terluar dari bumi dalam bumi ke permukaan
bumi.
Cuaca: Keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah
tertentu yang relatif sempit dan pada jangka waktu yang
singkat.
Cultural animosity: Kedua kebudayaan seimbang tarafnya
sehingga saling tolak menolak.
Cultuur procenten: Hadiah atau persenan dari pemerintah
bagi para pelaksana tanam paksa yang mampu menghasilkan
panen yang melebihi target yang telah ditentukan.
Cultuur Stelsel: Tanam paksa yang diterapkan Gubernur
Jenderal Hindia Belanda Van den Bosch tahun 1830, di mana
rakyat diwajibkan menanam tanaman ekspor berupa teh, nila,
kopi, tembakau, dan lain-lain yang laku di Eropa guna
menutupi hutang Belanda.

9

D

Dampak kependudukan: Pengaruh kuat yang
mendatangkan akibat baik negatif maupun positif dari
penduduk.
Dataran: Bentuk muka bumi yang datar.
Dataran rendah: Bentuk muka bumi yang datar letaknya di
daerah yang rendah.
Dataran tinggi: Bentuk muka bumi yang datar letaknya di
daerah pegunungan dengan ketinggian 0 - 600 m di atas
permukaan air laut dengan ketinggian lebih dari 600 m di atas
permukaan air laut di mata negara-negara lain.
Degradasi lahan: Kerusakan lingkungan yang
menyebabkan berkurangnya daya dukung lahan terhadap
kehidupan.
Dekrit: Keputusan atau perintah yang dikeluarkan oleh
presiden atau pengadilan.
Delegasi: Orang yang ditunjuk dan mewakili suatu
perkumpulan dalam suatu perundingan.
Demografi: Ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Demonstration effect: Suatu pengaruh seseorang memiliki
daya beli bukan karena faktor kebutuhan tetapi takut akan
sebutan ketinggalan zaman dan hanya untuk memenuhi gaya
hidup.
Demoralisasi: Penurunan nilai moral.
Depresi: Bagian permukaan bumi yang mengalami
penurunan sehingga lebih rendah dibandingkan daeah
sekitarnya.
Desentralisasi: Sistem pemerintahan yang lebih banyak
memberikan kekuasaan kepada pemerintah daerah.
Destruktif: Merusak.

10

Devaluasi: Penurunan nilai uang yang dilakukan dengan
sengaja terhadap uang luar negeri atau terhadapnya.
Devide et impera: Politik Belanda untuk mengadu domba
atau memecah belah dan menguasai.
Devisa: Alat pembayaran yang digunakan dan dapat diterima
secara internasional; disebut juga Valuta Asing (VA).
Devisa kredit: Devisa yang diterima dari bantuan pinjaman
atau kredit luar negeri.
Devisa umum: Devisa yang diterima dari sumber lain
seperti ekspor, penyelenggaraan jasa, dan bunga modal.
Difusi: Proses penyebaran sebuah atau beberapa unsur
kebudayaan dari satu masyarakat ke masyarakat lainnya.
Dinamika penduduk: Perubahan penduduk ditanda tangani
pada tanggal 2 September 1945 oleh Jenderal Douglas Mc
Arthur ditandatangani kapitulasi penyerahan Jepang pada
Sekutu.
Dinamisme: Suatu kepercayaan bahwa setiap benda
memiliki kekuatan.
Diplomasi: Urusan kepentingan sebuah negara dengan
perantaraan wakil-wakilnya di negara lain.
Direksi: Organ perusahaan yang bertanggung jawab penuh
atas pengurusan perusahaan untuk kepentingan dan tujuan
perusahaan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.
Discovery: Penemuan unsur baru yang belum pernah ada
sebelumnya.
Distribusi: Kegiatan manusia yang bertujuan untuk
menyalurkan barang atau jasa hasil produksi dari produsen ke
berbagai tempat agar dapat dikonsumsi oleh konsumen.
Dominan: Bersifat sangat menentukan karena kekuasaan;
pengaruh.
Domisili: Tempat tinggal.

11

Dumping: Politik dengan cara menjual barang lebih murah
ke luar negeri.

12

E

Efektif: Melakukan sesuatu dengan tepat.
Efisien: Melakukan sesuatu dengan benar.
Efisiensi: Ketepatan cara (usaha, kerja) dalam menjalankan
sesuatu.
EIC: East India Company, kongsi dagang Inggris di India.
Ekonomi: Berkaitan dengan uang.
Ekonomis: Rasional; efisien.
Ekosistem: Suatu kesatuan fungsi yang terdiri dari dari
berbagai komponen, di mana masing-masing komponen tidak
bisa dipisahkan dengan komponen lainnya dalam rangka
mencapai suatu tujuan.
Ekspor: Penjualan barang ke luar negeri dengan
menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas dan
syarat penjualan lainnya yang telah disetujui oleh pihak
eksportir dan importir.
Ekstensifikasi: Meningkatkan mutu dan hasil produksi
dengan menambah jumlah faktor produksi.
Ekuilibrium: Keseimbangan yaitu permintaan sama dengan
penawaran.
Emosional: Menyentuh perasaan; mengharukan.
Enkulturasi: Pembudayaan atau proses mempelajari dan
menyesuaikan alam pikiran dan sikap individu dengan sistem
norma, adat, dan peraturan-peraturan yang hidup dalam
kebudayaannya.
Entitas (entity): Sebuah objek yang keberadaannya dapat
dibedakan terhadap objek lain.
Episentrum: Titik pada permukaan bumi yang terletak tegak
lurus di atas pusat gempa yang ada di dalam bumi.

13

Etatisme: Paham yang lebih mementingkan negara daripada
rakyatnya.
Etika: Ukuran moral untuk menilai perilaku.
Etnik: Suatu golongan manusia yang anggotanya
mengidentifikasikan dirinya dengan sesamanya berdasarkan
garis keturunan yang dianggap sama.
Etnosentrisme: Paham atau anggapan yang menganggap
bahwa suku bangsanya lebih unggul dari suku bangsa lain.
Evolusi: Perubahan lambat.
Expansive: Berbentuk limas, menunjukkan jumlah penduduk
usia muda lebih besar, kelahiran tinggi, kematian rendah,
sehingga jumlah penduduk terus bertambah.

14

F

Face to face: Tatap muka. kontak. sosial secara langsung.
Fasilitas: Segala sesuatu yang mendukung kegiatan tertentu.
Fatahillah: Panglima tentara Demak yang berhasil mengusir
Portugis dari Sunda Kelapa. Nama Sunda Kelapa kernudian
diubah menjadi Jayakarta.
Fauna: Khazanah segala macam jenis hewan yang hidup di
bagian tertentu atau periode tertentu.
Fauna Asiatis: Fauna yang berasal dari Asia.
Fauna Australis: Fauna yang berasal dari Australia.
Feri: Sejenis kapal bermotor untuk penyeberangan selat
antara satu pulau dengan pulau lain.
Fertilitas: Kelahiran.
Fiord: Cabang-cabang laut yang menjorok jauh ke daratan
dan dibatasi oleh pegunungan yang tinggi.
Firma: Badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih di
mana tiap-tiap anggota bertanggung jawab penuh atas
perusahaan.
Flora: Khazanah segala macam jenis tanaman atau tumbuhan
yang hidup di bagian tertentu atau periode tertentu.
Fosil: Sisa-sisa peninggalan sejarah yang telah membatu.
Fotosintesis: Proses pengubahan air dan karbondioksida
menjadi karbohidrat dan oksigen pada tumbuhan hijau dengan
bantuan sinar matahari.
Founding Father: Bapak pendiri bangsa.
Francisacus Xaverius: Rohaniawan Spanyol yang
merupakan pendiri Orde Jesuit bersama Ignatius Loyolo
melakukan kegiatan keagamaan di tengah-tengah masyarakat
Ambon, Ternate dan Morotai antara tahun 1546-1547.

15

Free fight liberalism: Persaingan bebas yang selalu
menghancurkan.
Fumarol: Sumber gas uap air.
Fungsi laten: Fungsi terselubung.
Fungsi manifes: Fungsi nyata.

16

G

Garis bujur: Garis khayal yang memanjang dari timur ke
barat digunakan untuk menentukan lokasi di bumi.
Garis lintang: Garis khayal yang memanjang dari utara ke
selatan digunakan untuk menentukan lokasi di bumi.
Garis wallacea: Garis khayal yang seolah-olah membatasi
lingkungan hidup fauna Indonesia Barat (Asiatis) dengan
Indonesia Tengah.
Garis weber: Garis khayal yang seolah-olah membatasi
lingkungan hidup fauna Indonesia Tengah dengan Indonesia
Timur (Australis).
Gejala vulkanisme: Gejala-gejala yang berkaitan dengan
aktivitas gunung api.
Geologi: Ilmu yang mempelajari tentang lapisan bumi serta
perbatuan, sehingga dapat diketahui usia fosil-fosil yang
terkandung di dalam lapisan bumi.
Geostrategis: Posisi letak di bumi yang menguntungkan,
geostrategis Indonesia adalah berkaitan dengan letak
Indonesia yang berada di antara dua benua yakni benua Asia
dan Australia, serta terletak di antara dua samudra, yakni
samudra Hindia dan samudra Pasifik.
Gerakan tiga A: Gerakan propaganda Jepang dengan
semboyan Nippon pemimpin Asia, Nippon pelindung Asia,
dan Nippon cahaya Asia.
Geyser: Pancaran air panas yang periodik.
GFR: General Fertility Rate, atau angka kelahiran umum.
Globalisasi: Terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi
antarmasyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan
kaidah yang sama secara cepat terutama di bidang IPTEK.
Globe: Model tiruan bola bumi.

17

GMT: (Greenwich Mean Time) dasar penetapan zona waktu
di dunia.
Grenwich Mean: Garis ini disebut Bujur Timur di sebelah
timur dan di sebelah barat garis ini disebut Bujur Barat.
Grosir: Pedagang yang menjual dalam jumlah banyak.
Gumuk pasir: Gundukan bukit pasir yang terhembus angin.
Gunung api: Gunung yang terbentuk akibat material hasil
letusan atau erupsi menumpuk di sekitar pusat letusan atau
gunung yang terbentuk dari erupsi magma.
Gurun: Suatu daerah yang menerima curah hujan yang
sedikit (kurang dari 250 mm/tahun).

18

H

Hak ekstirpasi: Hak untuk membinasakan tanaman rempah-
rempah apabila dirasa melebihi ketentuan.
Hak oktrooi: Hak istimewa VOC seolah izin usaha
kepanjangan tangan pemerintah Belanda, bahkan bisa
dikatakan VOC sebagai sebuah negara dalam negara.
Hak tawan karang: Hak yang menyatakan bahwa raja-raja
di kerajaan Bali berhak merampas dan menyita barang-barang
serta kapal-kapal yang terdampar dan kandas di wilayah
perairannya di pulau Bali.
Harga: Nilai suatu barang yang dinyatakan dalam satuan
uang.
Hedonisme: Suatu pandangan hidup yang menganggap
bahwa kesenangan dan kenikmatan materi merupakan tujuan
utama hidup.
Hiposentrum: Pusat gempa bumi di bawah permukaan
bumi.
Homoseista: Garis yang menghubungkan tempat-tempat di
permukaan bumi yang dilalui gempa pada waktu yang sama.
Horison tanah: Lapisan-lapisan tanah yang hampir sejajar
dengan permukaan tanah.
Hubungan sosial: Bentuk-bentuk interaksi yang terjadi
antara individu dengan individu, individu dengan kelompok
atau antara kelompok dengan kelompok.
Hujan: Peristiwa jatuhnya titik-titik air dari atmosfer ke
permukaan bumi secara alami.
Hukum penawaran: Hukum yang menggambarkan
hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan
harga barang.

19

Hukum permintaan: Hukum yang menggambarkan
hubungan antara jumlah barang yang diminta dengan harga
barang.
Human Development Index/HDI: Kualitas sumber daya
manusia Indonesia, yang merupakan indikator kualitas
penduduk Indonesia yang ditunjukkan oleh Human
Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) yang dilihat dari tingkat kesehatan, pendidikan, dan
pendapatan penduduk.
Hygrometer: Alat untuk mengukur tingkat penguapan
udara.
Hyposentrum: Pusat gempa yang ada di dalam bumi.

20

I

Ikebana: Seni merangkai bunga kering di Jepang.
Iklim: Rerata keadaan udara atau cuaca yang terjadi pada
rentang wilayah yang luas serta rentang waktu yang lama.
Wilayah tersebut bisa satu benua atau negara dengan waktu,
misalnya 10 tahun atau 20 tahun.
Iklim kontinental: Iklim yang memiliki ciri suhu musim
dingin yang cukup untuk mengalami periode bersalju setiap
tahun; disebut juga iklim benua.
Iklim lautan: Sejenis iklim yang biasanya ditemukan di
sepanjang pantai barat di area garis lintang tengah di beberapa
benua di dunia dan juga di area tenggara Australia.
Iklim mediterania: Iklim laut Tengah (laut Mediterania).
Cirinya hujan turun pada musim dingin dengan suhu sejuk,
namun musim panas terasa panas dan kering.
Iklim subtropis: Iklim yang berada pada wilayah setelah
lintang tropis yang dibatasi oleh Garis Balik Utara (GBU) dan
Garis Balik Selatan (GBS) pada lintang 23,50 utara dan
selatan. Iklim subtropis memiliki empat musim yaitu musim
semi, panas, gugur dan dingin.
Iklim tropis: Iklim yang berada pada wilayah di antara
23,50 LU dan 23,50 LS.
Imigran: Orang yang melakukan perpindahan secara
menetap dari suatu negara ke negara lain.
Immaterial: Nonkebendaan.
Imperialisme: Sistem politik yang bertujuan menjajah
negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan
lebih besar.
Impor: Kegiatan membeli barang dari luar negeri.

21

IMR: Infan Mortality Rate, tingkat kematian bayi, adalah
angka yang menunjukkan banyaknya bayi yang meninggal
dari setiap 1.000 bayi yang lahir hidup.
Individualisme: Perilaku mementingkan diri sendiri dan
tidak mau tahu dengan urusan orang lain.
Inflasi: Kemerosotan nilai uang karena banyaknya dan
cepatnya uang beredar sehingga menyebabkan naiknya harga
barang-barang.
Inovasi: Diterapkannya alat/ide baru untuk melengkapi atau
menggantikan ide/alat yang lama.
Insentif: Pemberian dengan tujuan menghasilkan tertentu.
Islam: Nama salah satu agama wahyu yang diturunkan Allah
SWT melalui Nabi Muhammad SAW.
Institution: Lembaga.
Integrasi sosial: Keadaan sosial yang harmonis, aman, dan
damai meskipun terjadi perubahan-perubahan sosial.
Intensifikasi: Meingkatkan mutu dan hasil produksi dengan
meningkatkan produktivitas faktor produksi yang sudah ada
dan tidak menambah faktor produksi.
Interaksi: Suatu jenis tindakan atau aksi yang terjadi
sewaktu dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki
efek satu sama lain.
Interaksi asosiatif: Interaksi yang mengarah pada
persatuan.
Interaksi disosiatif: Interaksi yang mengarah pada
perpecahan.
Interaksi sosial: Adalah proses di mana orang-orang yang
menjalin kontak dan berkomunikasi saling pengaruh
mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan. Interaksi sosial
terjadi antara individu dengan individu, antara individu
dengan kelompok, dan antara kelompok dengan kelompok.

22

Internet Banking: Pemanfaatan teknologi internet, sebagai
media untuk melakukan transaksi yang berhubungan dengan
transaksi perbankan. Kegiatan ini menggunakan jaringan
internet, sebagai perantara atau penghubung antara nasabah
bank dan pihak bank.
Invention: Penyempurnaan unsur penemuan baru oleh
serangkaian individu yang melibatkan beberapa pencipta.
Inversi: Lapisan udara pada stratosfer denga ketinggian 20 -
50 km dan terjadi pembalikan suhu udara dengan semakin
panas semakin ke atas.
Investasi: Penanaman modal atau perusahaan untuk membeli
barang-barang modal atau perlengkapan-perlengkapan
produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-
barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian. Jadi
sebuah pengeluaran dapat dikatakan sebagai investasi jika
ditujukan untuk meningkatkan kemampuan produksi.
Investasi merupakan hal yang penting dalam perekonomian.
Isoseista: Garis yang menghubungkan tempat-tempat di
permukaan bumi yang dilalui oleh gempa yang intensitasnya
sama sehingga kerusakan yang terjadipun sama.

23

J

Jalan laut: Jalur perdagangan melalui laut yang
menghubungkan beberapa kota dagang.
Jalan sutra: Jalur perdagangan darat yang
memperdagangkan komoditas kain sutra dari Cina, melalui
rute Cina - Asia Tengah - Turkistan - kawasan laut Mediteran.
Jasa: Kegiatan bermanfaat yang dilakukan oleh seseorang
untuk orang lain, seringkali untuk mendapatkan imbalan
berupa uang.
Jazirah: Disebut juga semenanjung yaitu tanah yang
menjorok ke laut menyerupai pulau.
Jet foil: Kapal motor dengan kecepatan tinggi untuk
penyeberangan antar.
Joint-venture: Bentuk kerja sama individu dengan individu
atau individu dengan kelompok dalam bidang pengusahaan
atau proyek-proyek tertentu, misalnya kerja sama dalam
bidang ekspor-impor, pertambangan minyak bumi, eksploitasi
sumber daya hutan, rancang bangun jalan raya, dan
sejenisnya.
Juvenille deliquency: Kenakalan remaja.

24

K

Kabinet: Badan atau dewan pemerintahan yang terdiri atas
para menteri.
Kaligrafi: Tulisan Arab yang dikembangkan sedemikian
rupa sehingga menghasilkan karya seni (semacam seni lukis).
Kapitalis: Kaum bermodal; orang yang bermodal besar;
golongan atau orang yang sangat kaya.
Kapitalisme: Sistem dan paham ekonomi (perekonomian)
yang modalnya (penanaman modalnya, kegiatan industrinya)
bersumber pada modal pribadi atau modal perusahaan swasta
dengan ciri persaingan dalam pasaran bebas.
Karst: Bentukan bentang alam pada batuan karbonat yang
khas berupa bukit, lembah, dolina (cekungan), dan goa.
Kasta: Strata masyarakat Hindu di India yang didasarkan atas
pekerjaannya. Di Indonesia kasta ini disebut wangsa. Ada 4
tingkatan dalam kasta yaitu Brahmana, Kesatria, Waesya dan
Sudra.
Kearifan lokal: Gagasan-gagasan setempat (lokal) yang
bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang
tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.
Kebudayaan: Adalah hasil karya manusia yang berbentuk
fisik.
Kebudayaan Islam: Adalah hasil karya manusia yang
memiliki ciri-ciri keislaman.
Kebutuhan: Segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia
dan harus dipenuhi agar manusia hidup layak.
Kehutanan: Usaha pengelolaan hutan dan pemanfaatan
hutan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Keinginan: Harapan akan sesuatu.

25

Kelangkaan: Situasi atau keadaan di mana jumlah sumber
daya yang ada dirasa kurang atau tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan manusia.
Kelembaban udara: Banyaknya uap air yang dikandung
udara.
Keluarga: Lingkungan yang terdapat beberapa orang yang
masih memiliki hubungan darah.
Keluarga berencana: Suatu upaya mengatur kelahiran
dengan menggunakan alat kontrasepsi.
Keluarga inti: Keluarga yang didasarkan atas ikatan
perkawinan dan terdiri dari seorang suami, istri, dan anak-
anak mereka yang belum kawin.
Kepadatan penduduk: Perbandingan jumlah penduduk
dengan luas wilayah yang di tempati berdasarkan luas
tertentu.
Kepala negara tituler: Kepala negara hanya sebagai gelar
kehormatan.
Kepribadian: Ciri atau watak yang khas dan konsisten
sebagai identitas seorang individu.
Kerajaan Islam: Suatu organisasi politik (kekuasaan) diatur
atas dasar ajaran Islam.
Kerja paksa: Semua pekerjaan yang dipaksakan pada setiap
orang dengan ancaman hukuman karena orang tersebut tidak
menyediakan diri secara sukarela.
Kesenjangan sosial ekonomi: Perbedaan yang cukup
tajam dalam bidang sosial dan ekonomi.
Kerusakan lingkungan hidup: Kerusakan di mana unsur-
unsur lingkungan atau lebih sudah tidak berfungsi pada suatu
ekosistem.
Keunggulan komparatif: Kemampuan suatu negara atau
daerah untuk memproduksi komoditi tertentu dengan biaya

26

oportunitas produk-produk lain yang lebih rendah dari pada
negara atau daerah lain.
Kewirausahaan: Kemampuan berpikir dan bertindak
kreatif; keahlian dalam berwirausaha.
Koalisi: (Coalition) kerja sama individu dengan individu
atau individu dengan kelompok dalam bentuk kombinasi atau
gabungan antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai
kesamaan tujuan.
Koersi: Pengendalian yang dilakukan oleh pihak berwenang
dengan cara paksaan.
Koersif: Kekerasan.
Koersion: (Coercion) bentuk akomodasi yang prosesnya
dilaksanakan oleh karena adanya paksaan.
Kolonialisme: Penguasaan oleh suatu negara atas daerah
atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas suatu
negara.
Kolusi: Kerja sama rahasia untuk maksud tidak terpuji;
persekongkolan.
Komisaris: Sekelompok orang yang dipilih atau ditunjuk
untuk mengawasi kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.
Komisioner: Orang yang menjualkan barang dagangan
orang lain atas nama sendiri.
Komoditas: Barang eksport atau impor; sesuatu benda nyata
yang relatif mudah diperdagangkan, dapat diserahkan secara
fisik, dapat disimpan untuk suatu jangka waktu tertentu dan
dapat dipertukarkan dengan produk lainnya dengan jenis yang
sama, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh investor
melalui bursa berjangka.
Komponen autotrofik: Makhluk hidup, yaitu tumbuhan
yang berhijau daun yang mampu membentuk zat organik
sebagai bahan makanan melalui proses fotosintesis.

27

Komponen heterotrofik: Adalah makhluk hidup yang
tidak mampu membuat makanan sendiri atau dengan kata lain
tergantung pada makhluk hidup yang lain, contohnya manusia
dan binatang.
Komposisi penduduk: Sebuah mata statistik dari statistik
kependudukan yang membagi dan membahas masalah
kependudukan dari segi umur dan jenis kelamin;
pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria tertentu
misalnya berdasarkan agama, jenis kelamin, ras, usia, status
perkawinan, dan lain-lain.
Komprehensif: Secara menyeluruh.
Kompromi: Suatu bentuk akomodasi di mana pihak-pihak
yang terlibat saling mengurangi tuntutannya, agar tercapai
suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada.
Kompulsi: Pengendalian yang dilakukan dengan cara tanpa
kekerasan.
Komunikasi: Pengiriman dan penerimaan pesan atau berita
antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud
dapat dipahami. Komunikasi juga berarti hubungan atau
kontak; proses penyampaian informasi dari komunikator ke
komunikan menghasilkan kebudayaan campuran namun
identitas setiap kebudayaan masih ada.
Komunikasi nonverbal: Komunikasi dengan
menggunakan bahasa-bahasa isyarat tersebut disebut dengan
komunikasi nonverbal. Komunikasi dengan menggunakan
kata-kata ini disebut dengan komunikasi verbal.
Kondensasi: Proses perubahan uap air menjadi titik air.
Kondisi fisik: Keadaan yang berkaitan dengan fenomena
geografi secara
Kondisi geografis: Keadaan nyata di permukaan bumi.

28

Konferensi: Rapat atau pertemuan untuk berunding atau
bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi
bersama.
Konflik: Adanya pertentangan yang timbul di dalam
seseorang (masalah intern) maupun dengan orang lain
(masalah ekstern) yang ada di sekitarnya.
Konformitas: Perilaku yang menyimpang, tetapi tidak
menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat.
Konfrontasi: Cara menentang musuh atau kesulitan dengan
berhadapan langsung dan terang-terangan.
Konsentrasi stelsel: Sistem garis pemusatan di mana
Belanda memusatkan pasukannya di benteng-benteng sekitar
kota termasuk kota raja.
Konservasi: Pelestarian atau perlindungan.
Konsiliasi: Suatu usaha mempertemukan keinginan-
keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya
suatu persetujuan bersama.
Konsolidasi: Memperteguh atau memperkuat (perhubungan,
persatuan, dan sebagainya).
Konstruktif: Bersifat membangun.
Konsultasi: Berbicara atau berdiskusi tentang suatu hal.
Konsumerisme: Gaya hidup yang menganggap barang-
barang mewah adalah ukuran kebahagiaan (conjugal family).
Konsumsi: Serangkaian kegiatan manusia dalam
menggunakan barang konsumsi yang habis dipakai secara
langsung maupun secara berulang-ulang.
Konsumsi horisontal: Konsumsi dengan penekanan yang
merata dan seimbang dari berbagai jenis kebutuhan.
Konsumsi vertikal: Konsumsi dengan penekanan pada satu
jenis pemenuhan kebutuhan.

29

Konsumtivisme: Mengkonsumsi barang dan jasa yang
sebenarnya bukan merupakan keperluannya sikap hidup
boros.
Kontravensi: Bentuk interaksi sosial yang berada di antara
persaingan dan pertentangan atau konflik.
Kontribusi: Sumbangan terhadap suatu hal.
Konveksi: Gerakan udara secara vertikal.
Konvensi London 1814: Kesepakatan antara Inggris dan
Belanda yang isinya Belanda memperoleh kembali daerah
jajahannya yang dulu direbut Inggris.
Kooptasi: (Cooptotion) bentuk kerja sama individu dengan
individu atau individu dengan kelompok dalam menerima
unsur-unsur baru kepemimpinan atau pelaksanaan politik
dalam suatu organisasi.
Koperasi: Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial
dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi
yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama
berdasar atas asas kekeluargaan.
Korupsi: Penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara
untuk kepentingan pribadi atau orang lain.
Kreatif: Berpikir alternatif.
Kreativitas: Kemampuan manusia untuk berkreasi atau
berdaya cipta yang mampu menghasilkan barang dan jasa
untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Kriminalitas: Segala bentuk perbuatan yang melanggar
norma hukum.
Kualitas: Mutu barang.
Kualiatas penduduk: Menunjukkan kondisi penduduk
berdasrkan tingkat pendidikan, pendapatan per kapita dan
kesehatan.
Kuantitas penduduk: Jumlah penduduk.

30

Kuota: Jumlah barang yang diekspor atau diimpor.
Kurs valuta asing: Perbandingan nilai mata uang
antarnegara

31

L

Laguna: Danau asin dekat pantai yang dahulu merupakan
bagian laut dangkal yang karena peristiwa geografi terpisah
dari laut.
Lahan kritis: Lahan yang tidak produktif, karena
kekurangan unsur hara karena proses erosi atau pengelolahan
lahan yang tidak tepat.
Landrent: Sistem sewa tanah yang dicetuskan oleh Raffles
disebut juga sistem pajak tanah.
Lapangan IKADA: Lapangan Atletik Djakarta yang
menjadi tempat rapat raksasa.
Lapisan tanah vulkanik: Lapisan tanah yang berasal dari
material letusan gunung api.
Laut teritorial: Laut yang berada 12 mil laut dari garis
batas pantai pulau terluar suatu negara ke arah laut bebas.
Legenda: Keterangan tentang simbol-simbol yang ada dalam
Peta.
Lempeng benua: Bagian dari lapisan bumi paling luar yang
memiliki ciri bersifat asam berat jenis rendah dan tersusun
atas batuan potassium dan sodium.
Lempeng samudera: Bagian dari lapisan bumi paling luar
yang memiliki ciri bersifat basa berat jenis lebih tinggi dari
lempeng benua dan tersusun atas batuan dengan sifat
magnesium dan besi.
Letak astronomis: Letak suatu tempat dilihat dari garis
lintang dan bujur.
Letak geografis: Letak suatu wilayah kaitannya dengan
wilayah lain di muka bumi.
Letak geologis: Letak suatu tempat dilihat dari kondisi
lapisan dan umur batuan atau lapisan batuan.

32

Liberalisasi: Proses untuk menerapkan paham liberal
kehidupan (tata negara dan ekonomi).
Lingkaran kutub: Garis lingkaran imajiner pada 66O30’ di
lintang utara (lingkaran arktik) dan 66O30’ lintang selatan
(lingkaran subarktik). Lingkaran tersebut merupakan batas
daerah poros bumi (kutub) utara dan selatan.
Lingkungan: Segala sesuatu yang ada di sekitar kita.
Lingkungan budaya: Abstraksi yang berwujud nilai,
norma, gagasan, dan konsep dalam memahami dan
menginterpretsikan lingkungan./hasil budidaya manusia.
Lingkungan fisik: Unsur fisik yang terdapat dalam
lingkungan hidup terdiri atas tanah, air, udara, sinar matahari,
senyawa kimia dan sebagainya.
Lingkunan hidup: Merupakan bagian yang tidak bisa
dipisahkan dari interaksi antara makhluk hidup dengan
lingkungannya.
Lithicum: Batu.
Lokasi: Tempat: keunggulan lokasi berarti keunggulan
tempat.
Luar negeri: Semua negara lain di luar Indonesia, yang
membeli barang-barang ekspor kita dan menjual barang dan
jasa yang kita impor.
Lubuk laut: Bentukan dasar laut dalam yang membulat dan
cekung sebagai akibat dari adanya gerakan lempeng tektonik.

33

M

Makelar: Perantara perdagangan (antara pembeli dan
penjual), orang yang menjual barang atau mencarikan pembeli
orang atau badan hukum yang berjual beli jasa dan barang
untuk orang lain atas dasar komisi.
Makro: Besar.
Makroseista: Daerah di sekitar episentrum yang mengalami
kerusakan terhebat akibat gempa bumi.
Mandiri: Otonomi berpikir dan bertindak.
Manufaktur: Suatu cabang industri yang mengaplikasikan
mesin, peralatan, dan tenaga kerja dan suatu medium proses
untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi untuk
dijual.
Masalah penduduk: Berbagai persoalan yang ditimbulkan
akibat pertambahan penduduk.
Masalah sosial: Suatu kondisi yang tidak sesuai antara
harapan dan kenyataan sehingga masyarakat menginginkan
untuk menyelesaikannya.
Masjid: Tempat suci (ibadah) bagi umat Islam.
Masyarakat: Sekelompok individu yang memiliki
kepentingan bersama dan memiliki budaya serta lembaga
yang khas.
Mata pencaharian: Kegiatan ekonomi penduduk terutama
pekerjaan utamanya.
Material: Bidang kebendaan.
Meander: Bentuk sungai yang berkelok-kelok.
Mediasi: Hampir menyerupai arbitration. Pada mediasi
(mediation), diundangnya pihak ketiga itu hanya sebagai
penasihat belaka; tugas pihak ketiga adalah memberi nasihat
agar para pihak yang bertikai melakukan perdamaian.

34

Mega: Besar.
Megalithicum: Batu besar.
Melek huruf: Berasal dari bahasa jawa artinya bisa baca dan
tulis.
Meso: Tengah.
Mesolithicum: Batu tengah.
Meteorologi: Ilmu yang mempelajari tentang cuaca.
Migrasi: Perpindahan penduduk dari satu tempat (negara dan
sebagainya) ke tempat (negara dan sebagainya) lain untuk
menetap.
Migrasi neto: Selisih antara migrasi masuk dan migrasi ke
luar.
Missouri: Nama kapal perang Amerika Srikat.
Modernisasi: Proses untuk mengikuti kaidah konstelasi
zaman sekarang.
Mofet: Sumber gas asam arang dan karbon monoksida.
Money income: Jumlah rupiah yang diterima seseorang
sebagai penghasilan.
Monopoli: Penguasaan pasar yang dilakukan oleh satu atau
sedikit perusahaan; suatu situasi dalam pasar di mana hanya
ada satu atau segelintir perusahaan yang menjual produk atau
komoditas tertentu.
Moral: Tata nilai atau aturan seseorang.
Motif ekonomi: Dorongan/alasan sesorang melakukan
tindakan ekonomi untuk mendapatkan keuntungan.
Multikultural: Suatu masyarakat yang terdiri dari beberapa
macam komunitas budaya dengan segala kelebihannya,
dengan sedikit perbedaan konsepsi mengenai dunia, suatu
sistem arti, nilai, bentuk organisasi sosial, sejarah, adat serta
kebiasaan.

35

N

Narkoba: Sejenis obat bius yang sangat berbahaya jika
disalahgunakan penggunaannya.
NASA: National Aeronautical Space Administration (badan
ruang angkasa Amerika Serikat).
Nasionalisme: Paham mencintai bangsa dan negara sendiri.
Nefo: Singkatan dari New Emerging Forces yaitu blok
bentukan Indonesia yang terdiri dari negara-negara
antikapitalis dan condong ke negara komunis.
Negara berkembang: Negara-negara di dunia yang
memiliki standar hidup relatif rendah, sektor industri yang
tidak berkembang, skor indeks pembangunan manusia berada
pada level menengah ke bawah, serta rendahnya pendapatan
perkapita.
Negara maju: Negara yang berkembang dan maju secara
ekonomi, dengan didominasi oleh sektor industri ketiga dan
keempat.
Nepotisme: Perilaku yang memperlihatkan kesukaan yang
berlebihan kepada kerabat dekat tindakan memilih kerabat
atau sanak saudara sendiri untuk memegang pemerintahan.
Neo: Baru.
Neolithicum: Batu baru.
Nilai: Sebuah konsep yang menunjuk pada hal-hal yang
dianggap baik, penting dan berharga dalam kehidupan
masyarakat.
Nilai intrinsik uang: Nilai atau harga nyata dari bahan
yang digunakan untuk membuat uang.
Nilai nominal uang: Nilai yang tercantum pada tiap mata
uang, baik logam maupun kertas.
Nomaden: Berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain.

36

Norma: Aturan yang berlaku dikehidupan bermasyarakat.
NPWP: Nomor Pokok Wajib Pajak yaitu nomor yang
digunakan sebagai tanda pengenal bagi wajib pajak.

37

O

Oasis: Daerah padang pasir yang berair cukup, dan terdapat
kehidupan di sekitarnya (manusia dan tumbuhan).
Obyek pajak: Benda/barang yang dikenai pajak.
Oldefo: Singkatan dari Old Establised Forces yaitu blok
negara-negara Barat yang telah mapan ekonominya; negara
imperialis.
Optimalisasi: Pencarian nilai terbaik dari yang tersedia dari
beberapa fungsi yang diberikan pada suatu konteks.
Organ: Kelompok jaringan yang melakukan beberapa fungsi.
Origami: Seni melipat kertas yang berasal dari Jepang.
Osamu seirei: Undang-undang yang dikeluarkan oleh
Panglima Tentara Ke-enambelas, tentara penduduklan Jepang.

38

P

Pajak: Iuran wajib warga negara kepada negara yang diatur
dalam undang-undang dengan tidak mendapatkan balas jasa
secara langsung.
Palaeo: Tua.
Palaeolithicum: Batu tua.
Paleontologi: Ilmu yang mempelajari tentang sisa-sisa
manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan yang telah membatu
dan tinggal bekas-bekasnya saja pada perbatuan (afdruk),
yang membuktikan adanya kehidupan pada masa purba.
Paleoantropologi: Bagian dari ilmu antropologi yang
mempelajari asal-usul terjadinya dan perkembangan makhluk
manusia dengan objek penyelidikan berupa sisa-sisa tubuh
atau fosil manusia dari masa purba, yang tersimpan di dalam
lapisan bumi dan harus didapat oleh si penyelidik dengan
berbagai metode penggalian.
Palung: Dasar laut yang dalam, curam, sempit dan
memanjang.
Panthograf: Alat untuk memperkecil atau memperbesar
gambar berskala.
Pariwisata: Perpindahan orang untuk sementara dan dalam
jangka waktu pendek ke tujuan-tujuan di luar tempat di mana
mereka biasanya hidup dan bekerja dan kegiatan-kegiatan
mereka selama tinggal di tempat-tempat tujuan itu.
Partai politik: Organisasi politik yang menjalani ideologi
tertentu atau dibentuk dengan tujuan khusus.
Pasar: Suatu pertemuan antara orang yang mau menjual dan
orang yang mau membeli suatu barang atau jasa tertentu
dengan harga tertentu pula.

39

Pasar monopoli: Ini merupakan pasar yang dikuasai atau
dilayani oleh satu penjual.
Pasar persaingan monopolistik: Pasar ini merupakan
bentuk perpaduan antara pasar persaingan monopolistik
sempurna dengan pasar monopoli. Pasar persaingan
monopolistik mengandung ciri kedua pasar tersebut, yaitu
adanya unsur persaingan dan monopoli.
Pasar persaingan sempurna: Keadaan pasar di mana ada
banyak penjual dan pembeli untuk satu macam barang.
Disebut sempurna apabila semua pihak yang bersangkutan
mengetahui benar akan keadaan pasar.
Pasutri: Singkatan dari Pasangan Suami Istri.
Pati Unus: Disebut juga Pangeran Sabrang Lor. Beliau
pernah menyerang Portugis di Malaka. Pati Unus melancarkan
serangannya pada tabun 1512 dan 1513. Serangan ini belum
berhasil. Kemudian pada tahun 1527, tentara Demak kembali
melancarkan serangan terhadap Portugis yang mulai
menanarnkan pengaruhnya di Sunda Kelapa.
Paya: Nama lain untuk rawa.
Pelapukan: Proses merombak dan meluruhnya massa batuan
di permukaan bumi yang disebabkan karena proses fisik,
kimia, dan biologi.
Pelayaran hongi: Pelayaran keliling menggunakan perahu
kora-kora yang dipersenjatai untuk mengatasi perdagangan
rempah-rempah atau penyelundupan rempah-rempah di
Maluku.
Peluang: Kesempatan meraih sesuatu.
Pelopor: Orang yang pertama merintis atau pembuka jalan
(pionir).
Pembangunan berkelanjutan: Pembangunan yang
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa

40

mengurangi kemampuan generasi yang akan datang untuk
memenuhi kebutuhannya.
Pendapatan per kapita: Besarnya pendapatan rata-rata
penduduk di suatu negara.
Pendidikan formal: Alur pendidikan yang terstruktur dan
berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan
menengah dan pendidikan tinggi.
Pendidikan nonformal: Jalur pendidikan di luar
pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur
dan berjenjang.
Penduduk: Orang atau orang-orang yang mendiami suatu
tempat (kampung, negeri, pulau, dan sebagainya) yang terikat
oleh aturan.
Pengangguran: Orang yang tidak bekerja dan sedang
mencari pekerjaan.
Pengendalian sosial: Adalah suatu cara dan proses, baik
yang terencana ataupun tidak terencana dalam upaya manusia
untuk mengendalikan individu, kelompok ataupun masyarakat
untuk berperilaku selaras atau sesuai dengan norma-norma
dan nilai-nilai yang berlaku di dalam masyarakat.
Penutur bahasa: Orang yang memiliki kemampuan
menggunakan bahasa tertentu.
Peradaban: Adalah hasil karya manusia yang berupa nilai-
nilai yang diyakini kebenarannya dan dapat dijadikan
pedoman hidup bersama.
Perikanan: Kegiatan manusia yang berhubungan dengan
pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hayati perairan.
Sumber daya hayati perairan tidak dibatasi secara tegas dan
pada umumnya mencakup ikan, amfibi, dan berbagai
avertebrata penghuni perairan dan wilayah yang berdekatan,
serta lingkungannya.

41

Perilaku menyimpang: Perilaku seseorang atau
sekelompok orang yang dianggap melanggar standar perilaku
atau norma-norma yang berlaku dalam sebuah kelompok atau
masyarakat.
Perjanjian Bongaya: Perjanjian antara VOC dengan Sultan
Hasanuddin setelah VOC berhasil mengalahkan perlawanan
Sultan Hasanuddin. Salah satu isi perjanjian adalah VOC
diperbolehkan melakukan monopoli perdagangan di Sulawesi.
Perjanjian Paris: Perjanjian antara Sekutu dengan Italia,
Rumania, Bulgaria, Hongaria, dan Austria pada tanggal 29
Juli - 15 Oktober 1946.
Perjanjian Postdam: Perjanjian antara Sekutu dan Jerman
pada tanggal 17 Juli - 2 Agustus 1945.
Perkebunan: Segala kegiatan yang mengusahakan tanaman
tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam
ekosistem yang sesuai; mengolah, dan memasarkan barang
dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu
pengetahuan dan teknologi, permodalan serta manajemen
untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha
perkebunan dan masyarakat.
Persekutuan: Bentuk bisnis di mana dua orang atau lebih
bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan
profit.
Perseroan: Bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh
beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur.
Persuasif: Membujuk secara halus (supaya menjadi yakin).
Pertambangan: Rangkaian kegiatan dalam rangka upaya
pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan,
pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara,
panas bumi, migas).

42

Pertanian: Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang
dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan
baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola
lingkungan hidupnya.
Pertumbuhan ekonomi: Proses meningkatnya pendapatan
per kapita suatu negara untuk menuju keadaan yang lebih baik
dalam waktu dan periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi
merupakan salah satu tolak ukur perbandingan suatu negara
terhadap negara lain di dalam bidang pembangunan.
Perubahan musim: Pergantian musim sebagai akibat dari
pengaruh kedudukan matahari semu.
Perubahan sosial: Perubahan yang menyangkut struktur
sosial dan pola-pola hubungan sosia.
Perusahaan perseroan: Perusahaan yang semua modalnya
berbentuk saham, yang jenis peredarannya tergantung jenis
saham tersebut.
Pesisir: Bagian laut yang terletak antara pasang naik dan
pasang surut.
Peta: Gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi
dengan berbagai kenampakannya pada bidang datar yang
diperkecil dengan menggunakan skala tertentu.
Peta khusus: Peta yang didalamnya hanya memuat suatu
tema dari gejala alam di permukaan bumi.
Peta mental: Gambaran peta yang masih di angan-angan.
Peta umum: Peta yang menggambarkan seluruh
kenampakan di permukaan bumi baik kenampakan alam
maupun kenampakan budaya.
Peternakan: Kegiatan memelihara hewan ternak untuk
dibudidayakan dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan
tersebut.

43

Piramida: Bentuk atau bangun yang menyerupai segi tiga
sama kaki yang sudutnya terbentuk oleh dua kaki itu berada di
atas. Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang,
pada satu sisi menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan
pada sisi lainnya menunjukkan jumlah penduduk perempuan
dalam kelompok interval usia penduduk lima tahunan.
Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri dan
penduduk wanita di sebelah kanan. Grafik dapat menunjukkan
jumlah penduduk atau persentase jumlah penduduk terhadap
jumlah penduduk total.
Piramida penduduk: Suatu jenis grafik balok tentang
komposisi penduduk umur dan jenis kelamin.
Plain: Nama lain untuk dataran rendah.
Planned change: Perubahan yang direncanakan.
Plateau atau plato: Dataran yang terletak pada ketinggian
di atas 700 mdpl yang luas dengan lembah dan bukit akibat
pengikisan.
Plestoseista: Garis pada peta gempa yang mengelilingi
makroseista.
Pola permukiman: Bentuk-bentuk sebaran permukiman
penduduk.
Politik: Pengetahuan mengenai ketatanegaraan atau
kenegaraan seperti sistem pemerintahan atau dasar-dasar
pemerintahan.
Politik adu domba: Kombinasi strategi politik, militer, dan
ekonomi yang bertujuan mendapatkan dan menjaga kekuasaan
dengan cara memecah kelompok besar menjadi kelompok-
kelompok kecil yang lebih mudah ditaklukkan.
Politik etis: Suatu pemikiran yang menyatakan bahwa
pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi

44

kesejahteraan pribumi. Pemikiran ini merupakan kritik
terhadap politik tanam paksa.
Polutan: Bahan-bahan pencemar.
Potensi: Kemampuan yang dimiliki.
Pra: Sebelum.
Praaksara: Masa kehidupan manusia sebelum mengenal
tulisan.
Pralaya: Peristiwa peperangan yang dilakukan Wurawari
terhadap Darmawangsa.
Pranata sosial: Suatu sistem norma untuk mencapai suatu
tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting.
Prasasti: Peninggalan sejarah yang berupa tulisan, yang
dipahatkan pada batu, emas, perak atau tembaga.
Preventif: Usaha pencegahan; pengendalian sosial yang
dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran.
Prianger stelsel: Kewajiban rakyat Priangan untuk
menanam tanaman ekspor yang berupa kopi.
Prinsip ekonomi: Aturan yang mendasari tindakan
ekonomi.
Produksi: Kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna
suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Proklamasi: Pemberitahuan atau pengumuman resmi kepada
seluruh rakyat.
Propaganda: Tindakan untuk mempengaruhi opini publik
atau sekelompok orang sehingga memiliki cara pandang yang
sama atau memenangkan simpati mereka.
Proteksi: Perlindungan.
Prototipe: Model yang menyerupai aslinya.
Psikis: Jiwa manusia.

45


Click to View FlipBook Version