Weno’s Life Namaku Weno seorang pelajar lulusan baru Angkatan 28 di sekolah SMP Nusa Bangsa 2 sekolah yang tidak terlalu terkenal. Pada masa SMP aku dapat dibilang anak yang baik-baik saja tanpa adanya masalah dan keributan sama sekali. Aku juga merupakan anak yang aktif pada organisasi dan lomba-lomba yang diadakan oleh Sekolah maupun luar sekolah. Masa SMP aku dapat dibilang begitu asik dengan teman-temanku yang begitu konyol dan sefrekuensi oleh diriku sendiri. Aku memiliki 1 orang sahabat dari aku SD kelas 3 sampai sekarang yang selalu bersama diriku saat senang maupun sedih. Nama sahabat aku adalah Durem. Durem merupakan seorang anak yang aku kenal saat berada dikursi 3 SD, anak yang begitu konyol dan seru. Sayang pada saat SMP aku terpisah oleh dia karena sekolah kita yang berbeda, tetapi kite tetep menjadi temen deket karena rumah yang begitu dekat. Pada saat kelulusan saya dan Durem memutuskan untuk sekolah bersama lagi di Sekolah SMK Hidup Anak Bangsa, sokolah yang terkenal dikalangan Dunia. Saat ingin mendaftar ke sekolah baru aku berfikir bahwa aku akan menjalani kehidupan baru dengan lingkungan baru, lingkungan yang belom pernah aku rasakan dan alami. Jujur pada saat itu aku berfikir bahwa temen-temen SMK bakal lebih asik dari pada temen-temen SMP. Pada Tanggal 20 Juni 2022, aku dan durem mengikuti sebuah tes masuk ke sekolah baru, tes yang dimulai dari pagi sampai siang ku jalani dengan percaya diri akan lolos dan masuk ke sekolah tersebut. Sete;ah menunggu 3 hari kemudian ahkirnya hasil test tersebut keluar dengan hasil yang membuat aku bahagia dengan kelulusan ku dengan sahabat aku si durem. Tidak lama Kami memutuskan untuk membeli peralatan sekolah baru bersama-sama dengan rasa senang akan sekolah kami yang baru, tetapi pas kami ingin membeli perlatan sekolah terjadi masalah pada kendaraan kami yang harus menunda kepergian kami untuk membeli peralatan. Setelah kendaraan tersebut berhasil di benarkan kami berdua langsung pergi membeli peralatan sekolah di suatu tempat khusus perlatan sekolah. Saat itu aku dan Durem kaget ketika melihat harga perlataan sekolah yang begitu mahal-mahal tetapi kita tidak ada alasan untuk tidak membeliny karena sangat dibutuhkan untuk sekolah. Tidak lama kemudian cece aku menelepon aku dan berkata “de dirumah peralatan sekolah masih banyak yang bisa dipakai lagi”, aku begitu senang dan gembira karena tidak harus membaung-buang banyak uang untuk membeli peralatan sekolah. Aku tidak enak dengan Durem yang harus membeli perlatan sekolah yang begitu banyak, jadi aku menawarkan untuk meilihat-lihat barang yang ada dirumah aku apa yang dapat dia pakai. Hari pun semakin dekat untuk masuk ke sekolah baru. Hari itu pun tiba kehidupan baru dengan lingkungan yang baru. Tanggal 11 Juli 2022 hari pertama aku masuk sekolah dengan melakukan kegiataan MPLS(Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Hari pertama kita melakukan kegitaan pengenalan lingkungan sekolah secara berkemlompok. Kelompok dipilih secara acak sesuai yang telah diatur oleh sekolah dan aku terpisah oleh Durem. Sesudah pembagian kelompok aku sangat binggung karena tidak ada satu pun orang yang aku kenal dikelompok tersebut. Ahkirnya kita menjadi suatu kelompok yang harus bertahan selama 3 hari sesuai dengan lamany MPLS. Pada masa MPLS aku dan
Kelompok Durem duduk berdekatan dan ahkrinya aku meminta orang yang duduk sebelah Durem untuk gantian agar aku bisa ngobrol bareng durem. Tidak lama kemudian aku dan Durem harus dipisahkan karena kiyta berdua yang begitu berisik dan ketawa-ketawa terlalu kencang. Aku pun berusaha untuk duduk dekat Durem tetapi ada kaka osis yang menghalangi aku agar tidak duduk berdekatan. Hari terahkir MPLS setiap kelompok harus membawakan suatu pentas apapun itu bebas boleh nanyi,drama,dance,dll itu. Kelompok aku membawakan pentas drama yang berjudul “Putri Salju” dimana aku yan menjadi pemeran utama sebagai Penggeran. Sebagai Pangeran aku harus menegtahui siapa yang menajdi Putri itu, yang menjadi seorang putri adalah Perempuan yang bernama Washi. Dalam seri cerita ada adegan dimana aku harus mencium tangan tangan seorang putri, saat ingin mencium diriku terasa sangat dingin dan gemetar tidak pikir panjang ahkirnya aku mencium tangan Washi. Hari Pertama Masuk sekolah, hari pertama masuk sekolah aku mengajukan diri sebagai bendahara dan aku di percayakan sebagai bendahara kelas yang mengatur keuangan kelas dan menyimpan uang kelas. Aku satu kelas dengan Durem temen lama aku, bersama durem aku menjalani harihari sekolah dengan biasa aja tanpa aadanya drama satu sama lain. Setelah beberapa hari menjalani hari disekolah baru tiba tiba Durem kasih aku info bahwa ada seorang cewe yang naksir sama aku. Karena aku deket sama Durem jadi cewe itu meminta info dan hal hal mengenai tentang aku. Awalnya aku tidak terlalu peduli dengan itu karena aku pernah birfikir bahwa mungkin dia hanya penasaran oleh diriku saja. Aku sempet bertanya kepada Durem siapa cewe yang menyukai diriku, awalnya dia tidak ingin memberi tahu siapa cewe itu dia hanya menyebutkan inisal dan dari jurusan mana cewe itu. Setelah dia memberi tahu dari mana cewe itu ternyata cewe itu adalah orang yang manjadi Putri Salju di peran MPLS aku, ditambah lagi dia sekelas dengan aku. Setelah mengetahui bahwa dia yang orang yang menyukai aku, aku seperti tidak percaya dan bodoamat terhadap dia karena aku pernah berfikir untuk tidak berpacaraan selama masuk ke SMK. Disekolah setiap hari aku bertemu dengan dia karena satu kelas tetapi selama masa itu aku berpurapura tidak tahu bahwa dia menyukai aku. Dapat dibilang dulu aku dekat degan beberapa perempuan di sekolah baru yang membuat aku di panggil oleh temen-temenku dengan sebutan “Friendly”. Aku sih bodoamat dan tidak memikirkan kata-kata itu di pikiran aku soalnya aku yang tau dan aku yang menjalani hidup ini dengan asik. Temen-temen aku pada iri dan adaa yang tidak suka terhadap sikap Friendly ku,tapi diri ku lagi-lagi tidak memikirkan hal itu. Saat pulang sekolah aku diajak oleh temen-temen aku untuk mampir ke suatu tempat yang beriisikan banyak sekali es krim tanpa pikir panjang aku langsung setuju untuk ikut karena yang ajak adalah temen-temen deket. Setelah sampai tempat es krim diriku sedang memesan ess krim di kasir secara langsung, tidak lama kemudian aku mendenger suatu circle yang berbicara menyebut nama Wanshi. Setelah mendengar kata itu aku sangat shock karena orang yang menyukai aku ternyata di gibahin oleh seuatu circle yang sedang mengincar dia. Setelah mesen aku memakan es krim bersama tementemenku sesudah makan kami pun memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.
Setelah sampai rumah aku mulai mengrchat wenku secara pribadi dan dimulai lah awal kisah aku chatingan bersama dia. Awalaah aku ngechat dia adalah untuk memberitahu bahwa dia tadi digibahin di tempat es krim. Awal ny dia tidak percaya bahwa dirinya digibahin dan malah mengira bahwa yang gibahin dia itu temen-temen cewe diriku karena dia juga beranggapan bahwa aku adalah seorang yang Friendly. Diriki terus meyakinkan diri dia bahwa yang gibahin dia adalah orang yang tidak aku kenal dan lagi-lagi bukan perempuan. Ahkirnya dia percaya bhawa yang gibahin adalah bukan temen aku tetapi dia berfikir bahwa aku merupakan seorang yang fak boy dikarena aku yang friendly aku tetapi aku tidak peduli dengan itu dikarena aku blom terlalu mengenal dia dan tidak tau bahwa dia beneran love me atau hanya sekedar penasaran saja. Harihariku tetep kujalani seperti biasa dengan hal yang sama seperti hari-hari sebelumnya sambil ngechat dengan dia karena tidak berani ngobrol secara langsung takut canggung. Aku dan dia hanya berkomunikasi melalui WA ada beberapa kali kami ngobrol secara langsung dengan dia tetapi tidak lama karena temen-temen dia yang selalu ngajak dia pergi. Pada sampai diruamh lebih tepatny siang hari aku dan dia ngechatan sangat lama dengan topik yang random sajaa. Tidak lama kemudian dia bertanya “ kamu punya mantan berapa? Apakah kamuu pas SMP adalah seorang fak boy?, saat dia bertanya seperti aku shock dan langsung bilang ke dia “kenapa?” dia menjawab “engga aku mau tanya aja soalnya kamu banyak banget temenya terus juga Friendly banget” “apakah benar”?” Setelah mendengar itu aku pun ketawa dan menjelaskan ke dia dengan menjawab “ohh itu engga mereka dan aku hanya sebatas temen aja dan tidak lebih, sama yang biasa aku anter pulang dia adalah temen smp aku yg nebeng karena rumah kita berdekatan. Dia pun membalas “ohh seperti itu keren juga dijelasin satu-satu. Setelah percakapan itu dia dan aku memulai lagi bercanda-canda dengan topik yang tidak jelas atau bisa dibilang topik random. Ga lama kemudian aku ngantuk dan bilang ke dia mau tidur siang disuruh oleh mami emang benar mami menyuruh aku untuk istirahat agar tidak terlalu kecapean. Dia pun langsung setuju karena ddia juga mau mengerjakan perkerjaan rumah. Jujur Frist Empresion aku ke dia adalah orang yang nggunly dan cuek karena aku melihat dia selama disekolah adalah orang yang judes atau bisa dibilang jutek. Temen-temen aku juga berfikir hal yang sama mnegenai sifat dan sikap dia tetapi pas dichat dia sangatlah berbeda. Selama aku chatan sama dia, dia adalah orang yang asik dan seru munkin disekolah dia seperti itu karena belom teerlalu kenal oleh orang-orang sekitar dikarenakan baru beberapa hari masuk sekolah saja. Disekolah selama aku liat dia, dia mempunyai temen yang lumayan dekat oleh diriny setelah aku cari tahu temen dia bernama esfi. Esfi merupakan anak baru dari lulusan sekolah di Kalimantan
yang baru saja masuk dan bertemaan oleh wenku. Esfi adalah orang memberikan info bahwa Wenku menyukai Weno melalui Durem dalam aplikasi Whatspp. Aku bertanya kepada Wenku “itu si Esfi temen dekat kamu kah?”, dia menjawab “ohh Esfi, bukan dia itu temen yang aku kenal dari MPLS, jadi pas itu dia minta tolong aku kepangin rambut terus tiba-tiba kita jadi temen ditambah kita sekelas jadi aku sama dia deket deh dampe sekarang” kata dia seperti itu. Kesokan hariny aku memberanikan diri untuk mengajak dia ngbrol dan mengajak dia ke kantin bersama - sama, setelah sampai dikantin aku membelikan dia sebuah es krim yang enak untuk dia. Kami makan es krim tersebut bersama-sama sambil berbicara membahas topik hingga lupa waaktu bahwa ternyata sudah bel berbunyi untuk masuk ke kelas. Setelah sampai dikelas kami berdua dihukum untuk nyany didepan kelas untung ada temen-temen sekelas Yang telat untuk masuk. Saat dekat dengan dia aku tetep deket oleh temen-temen yang biasa aku main sebelum mengenal dengan dia. Siang hari dia bilang ke ak bahwa dia Jelesi, jelesi merupakan sikap cemburu jika teralu dekat dengan lawan jenis. Aku tidak terlalu peduli awalny jika jelesi karena dia sama sepert temen-temen aku secara umum karena kami tidak mempunyai hubungan yang spesial pada waktu itu. Pada suatu hari dia menyatakan rasa cintany kepada aku melalu Aplikasi Whatsapp pada malem hari. Aku pada saat itu shock dan kaget kenapa dia bisa suka terhadap aku yang belum pernah pacaran sekian lamanya. Awalnya dia berfikir nahwa aku nolak perasaan dia tetapi aku tidak pernah nolak perasaan dia karena saat itu sudah malem sekali aku disuruh oleh mami untuk tidur jadi aku bilang ke dia untuk melanjutkany esok hari. Dia tetep kokoh bahwa aku menolak perasaan dia pada hari itu, pada saat itu juga sebelum aku tidur untuk meyakinkan dia bahwa aku tidak menolak dia aku berkata “jangan beranggapan jika aku menolak kamu, aku minta dilanjutkan besok karena aku disuruh tidur jadi ga bisa lanjut”. Dia pun menjawab “iyah okei aku tunggu besok yah”, dengan dia berkata seperti itu aku pun percaya semoga saja dia percaya. Pada di pagi hari aku sengaja untuk tidak membahas secara langsung karena ditiku yang belum siap untuk memulai karena kita baru saja saling kenal. Pada malem hari dia bertanya, “jadi bagaimana apakah kamu terima?” “aku belom siap apalagi harus menjukan semua yang aku punya dan ak juga belum pd untuk face to face sama kamu” Ucap aku. “Kenapa kamu tidak pd terhadap aku?” ucap dia. “yah aku tidak pd aja seperti itu, tidak ada alasan khusus.” Untungny dia mengerti dan tidak memaksa untuk memberikan jawaban secara cepat pada saat itu juga. Tidak lama kemudian dia bilang “iyah lagian kita juga bru deket jadi mending kita mengenal satu sama lain terlebih dahulu”. Aku sangat seneng karena dia mengerti untuk mengenal satu sama lain. Keesokan harinya aku setelah pulang sekolah meminta untuk mengantarkan dia supaya aku tau rumah dia berada dimana. Ternyata rumah dia deket sekali dengan sekolah, karena kita belum mempunyai hubungan yang sepecial jadi aku hanya mau anter sampai lift apartement rumah dia
saja. Sebelum pulang aku membelikan ia makanan untuk dimakan dirumah karena dia sangat susah untuk makan dikarenakan males untuk makan, aku saja sampai binggung kenapa orang sampai males makan padahal makan itu enak he he he he. Makanan pun terbeli dan dia dan aku langsung pulang ke rumah masing, karena rumah dia deket jadi dia tidak bisa ngechat terlebih dahulu karena rumah aku yang jauh dari sekolah. Setibanya dirumah aku beres-beres terlebih dahulu baru buka hp untuk membalas chat dia. Dia sangat tidak terlihat jika dia menyukaiku dengan chatan dia yang sangat pendek ditambah lagi dia sangat slow respon, mengetahui kalo dia slow respon aku juga ikutan slow respon karena tidak mau jika aku kelihatan menyukaai dia jujur saat itu aku belom menyukai dia. Ber jam-jam kita chatan seperti sebuah pasangan yang telah ada hubungan katena kita sedang melakukan untuk pendekatan apakah bisa menjalani sebuah hubungan atau tidak. Pada saat chatan tiba-tiba dia membahas pertayaan itu lagi yang menanyakan “apaakah terima atau tidak perasaan dari dia?”. Jujur saat itu aku sudah ada rassa ke dia karena pendekataan dia yang cepat dan sama sama nyaman,tetapi aku tidak menjawab sekarang karena aku tidak tau. Dia berkata “aku tidak mau di tembak cowo melalui chat karena tidak terlihat gantelmen”. Ke besokan harinya disekolah dia selalu membahas tentang keluarga dia dan keluarga aku biar ada topik yang berguna untuk ke depanya agar lebih menjalanakan lebih baik kedepanya. Setelah pulang sekolah dia dan aku ke suatu tempat untuk jalan bersama dan minum bersama sama dan tiba tiba dia berkata “apakah kamu tidak mau nembak aku sekarang?” aku tidak bisa berkata-kata lagi karena aku sedang berfikir apakah ini saatny atau tidak? Dia selalu berburu-buru untuk mendapatkan status yang jelas karena dia tidak ingin digantungkan oleh satu orang. Dikarena aku yang mempunyai rasa terhadap dia aku tidak pikir panjang untuk nembak dia, awalnya dia menolak karena dia pikir aku terpaksa untuk menembak dia karena dia yang meminta bukan dari hati aku sendiri. Aku meyakinkan dia kalo itu dari hati aku sendiri tidak ada keterpaksaan sama sekali yang seperti dia rasakan. Aku mencoba untuk menembak dia sekali lagi and then ahkirnya ditolak lahi karena dia masih belum percaya tapi saya tidak menyerah untuk meyakinkan dia kalo dari hati terdalam. Nembak lagi untuk ke 3 kali dan ahkirnya dia percaya dan di terima ahkirnya pada 10 September 2022 meraka resmi berpacaran. Setelah dari tempat kopi dengan status berpacaran satu sama lain kita berdua pulang ke rumah masing-masing tetapi aku mengantarkan dia sampai depan lift ingin sampai depan rumah tetapi Washi tidak ingin orang tuanya ketahui karena hubungan kita baru dimulai jadi tunggu beberapa saat lagi untuk bertemu dengan orang tuanya. Weno memaklumin hal itu karena emang benar kalo hubungan masih baru dan terlalu cepat untuk bertemu dengan orang tua satu sama lain. Setelah anter Washi sampai lift, Weno pun berpisah dengan ucapan bye bye dan lanjut ngbrol di Whatsapp. Awal jadian hubunagan baik-baik saja tidak ada kenadala dengan menjalani hari hari seperti biasa dengan hubungan yang romantis. Singkat cerita Weno punya rencana untuk kasih sesuatu ke Washi yaitu semua karya Rupa dengan isi maknanan yang disukai oleh Washi yaitu: coklat,eskrim,susu dan ciki. Weno merencanai untuk kasih pada tanggal meraka jadian yaitu 10 September tetapi pada tanggal 5 september Weno dan Washi terdapat masalah yang hampir membuat hubungan mereka selesai. Masalah tersebut adalah Washi cemburu karena Weni terlalu dekat dengan teman Washi dikarena sifat Friendly Weno tetapi Wenomeyakinkan Washi dengan
berkata “Aku tidak bakal menyukai orang lain Cuma kamu dan selalu kamu”, tetapi Washi tidak percaya dengan kata-kata Weno saat itu. Washi mengajak Weno untuk break tetapi Weno bersikap keras untuk menolak. Washi pun berkata “suka suka kamu aja lah” tidak lama brkata sepeerti itu dia mematikan handphone dan langsung tidur. Weno sempet berfikir bahwa dia sedang marah pasti kalo dikasih kasih sesuatu moodny bakal balik lagi tetapi masih 5 hari lagi. Weno pun mengubah untuk diaksih pada ke esokan harinya yaitu tanggal 6 September. Malam hari sekitar jam 20.00 Weno langsung pergi barang-barang yang ia butuhkan untuk membuat karyanya itu yang dengan mencari kesana kemari. Berselang 30 menit selama Weno mencari bahan dan alatnya ahkirnya semua telah ada dan Weno. Weno beristirahat karena kecapean telah muter-muter untuk membeli barang selama 30 menit. Jam 21.00 Weno langsung membuat dengan cara mengikuti langkahlangkah yang telah dia cari di TikTok. Weno sangat bersungguh-sungguh membuat karya tersebut karena ia ingin sekali memberikan sebuah hasil terbaik untuk Washi karena ia tidak ingin membuatny kecewa. Hasil pun jadi dan Weno sangat ngantuk karena sudah jam 00.00, Weno telah membuat karya tersebut selama 3 jam tanpa berhenti dengan harapan semoag Wanshi menyukainya dan tidak marah lagi terhadap diri. Weno pun berinstirahat tidur dengan tidak sabar untuk besok untuk melihat apa reaksi dari dia. Singkat cerita Weno telah sapai disekolah dan sebuah tas yang berisi barang yang ingin dia kasih ke Washi. Selama disekolah Washi sangat cuek dan tidak ingin ngobrol dengan Weno karena dia msih marah kepada Weno masalah yang semalam dibicarakan. Pada saat jam pelajaran ke 4 Weno tiba tiba berdiri dibelakang Washi tetapi Washi tidak sadar kalo dibelakangnya itu ada Weno, dengan tangan belakang yang memegang suprise tersubut DAN “JRENGG” tangan Weno berada didepan degan hadiah tersebut. Benar saja apa yang diharapkan Weno dia pun langsung seneng dan moodny kembali lagi mejadi happy dan kita bersama-sama memutuskan pulang sekolah untuk ke suatu tempat agar bisa ngborol-ngobrol dan bercanda bersama. Singkat cerita kami sudah pulang sekolah dan langsung menuju ke tempat yang Washi mau Weno dan Washi mereka berdua jalan bersama ke tempat tersebut. Banyak sekali yang mereka bahas untuk cerita hubungan mereka berdua salah satunya adalah menjadi pasangan untuk selama-lamanya tanpa adanya perpisahan yang menyakitkan. Weno berkata “jika kita ada masalah jangan sampai berkata untuk putus oke”. Jawab Washi adalah “oke bos”. Mereka lanjut bercerita satu sama lain dengan cerita yang tidak ada habisnya dan selalu aja ada apa yang merka mau bahas. Singkat cerita Weno dan Washi sudah naik ke kalas 12 dimana hubungan mereka masih baik baik saja tanpa adanya kata-kata perpisahan. Selama dikelas 11 mereka menjali hari sekolah dengan menyenangkan dengan ditemani pasangan yang saling supprot satu sama lain. Dikelas 12 ini banyak sekali masalah yang berdatangan karena mereka sudah lama menjalini hubungan takut dengan adanya kata “bosen” untuk satu sama lain. Dikelas 12 ini adalah kelas untuk mennentukan kelulusan atau tidak yang menyeharuskan mereka berdua fokus pada sekolah mereka yang banyak dengan tugas. Sebagai laki-laki Weno berkata “Wa aku kan laki laki aku harus fokus dengan nilai aku dikelas 12 ini agar aku bisa lulus jadi aku tidak bisa menghabiskan waktu bersama kamu seperti kita dulu-dulu”. “iya ga papa kok aku bakal dukung kamu sampai kapan pun itu” jawab
Washi. Di semester 1 Weono dan Washi mendapatkan nilai yang bagus untuk kenaikan kelas mereka dengan rata rata nilai 90 untuk semua mata pelajarandan 100 untuk mata pelajaran yang mereka sukai. Tetapi ada masalah untuk mereka berdua, masalah terebut adalah orang tua, orang tua Washi ingin anaknay fokus untuk sekolah terlebih dahulu karena sebentar laggi mereka lulusan. Selama Weno dan Washi menjali hubungan emang kedua orang tua mereka menyetuji tapi karena sebentar lagi masa kelulusan ornag tua ingin fokus pada sekolah terlebih dahulu. Washi menceritakan semunya kepada Weno tentang orang tua dia yang ingin anaknya fokus untuk sekolah terlebih dahulu jika sudah lulus mereka boleh menjali hubungan lagi. Weno pun langsung berkata “yauda kao gtu kita tetep berhubungan tetapi kita haruss fokus pada sekolah dari pada hubungan ini oke?” karena keputusan Weno yang tepat Washi pun langsung setuju dengan keputusan Weno. Dengan banyak sekali tugas,ulangan,presentasi dan lain lain itu mereka berhasil melewati semua itu tetapi mereka sangan sibuk hingga lupa mengkasih kabar satu sama lain, mereka berdua sangat mengerti dan tidak berfikir aneh-aneh lanjut menajalini hidup mereka. Sampai di titik mereka menjali Ujian terakir mereka yang sangat penting untuk kelulusan mereka, ujian di laksanakan selama 7 hari atau satu minggu. Satu minggu mereka lewati dengan baik dan benar hasil langsung keluar and then hasil sangat luar biasa dimana mereka tidak ada yang merah dan rata-rata masih 90. Pembagian rapot dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2024. Pertama kali orang tua Weno dan orang tua Washi ketemu an ngobrol bersama walaupun hanya sebentar mereka berdua sangat bahagia. Perpisahan sekolah pun diadakan dengan perayaan yang happy dan membuat semua siswa menangis apa yang telah mereka lakukan bersama-sama selama 3 tahun bersama. Weno dan Washi sanagt seneng ahkirnya merak berdua lulus selama menjalakan hubungan yang begitu lama tanpa adanya kata-kata untuk berpisah. Weno dan Washi pun melanjukan perlajanan hidup mereka yang akan berkuliah disendiri sendiri, Weno mengambil Kuliah penerbangan karena dia ingin menjadi seorang Pilot dan Washi ingin menjadi seorang Pramugari. Sebelum Kuliah merka jalan-jalan ke mall berdua untuk perayaan selamat kulaih dan perayaan kelulusan. Mereka ke mall dari jam 12.00-19.00 Weno tidak ingin pulang terlalu malem karena Weono tau orang tua Waashi akan cari anaknya karena sudah malem. Mereka selama dimall nonton,makan dan bermain di Timezone dan lanjut jalan-jalan. Ahkirnya mereka menjali kuliah masing-masing dengan hubungan yang tetep dengan hidup yang sedang fokus ke karir mereka masih-masing. Disemester 4 selama kulaih terjadi masalah antara mereka karena mereka beda kuliah dan jauh Washi deket sama satu cowo di kulihan dia. Weno mengetahui itu ada temen dia yang kuliah sama dengan Washi cerita kepada Weno tentang hal itu. Tidak lama Weno ngajak Washi bertemu dan meminta penejlasan dari Washi siapa cowo tersebut. Karena tidak tahan dengan kesedihan itu Weno mendengarkan cerita Washi sambil menangis yang sangat hebat. Ternyata mereka Cuma sekedar teman deket saja karena Weno sanagt percaya dengan Washi dia pun percaya kalo Washi tidak akan mengulanginya lagi. Benar saja Washi tidak dekat dekat oleh laki laki itu lagi dan jaga jarak kepada semua laki laki. Singkat cerita mereka lulus kuliah dan meryakan wisuda Weno dateng ke wisuda Washi dengan bunga yang sangat besar dan ucupan selamat atas kelulusan.
Weno menjadi seorang pilot yang sukses dan ternama di kalangan pilot-pilot muda lainya dengan memiliki rumah yang megah,mobil mewah,dll dan Weno sangat Religius taat pada agamanya. Weno berencana untuk melamar Washi sebelum melamar Weno mengajak Washi dan orang tua Washi untuk makan di suatu tempat resrotan bintang 5. Weno dan orang tua Washi berbicara banyak dan menurut Weno orang tua Washi sepertnya menerima dia sebagai tungangan anaknya. Dikarena Weno yang sangat kaya dan sukses tidak lama Weno merencanai untuk melamar Washi dengan sesuatu yang mewah dan sangat disukai oleh Washi. Pelamaran akan direncanakan pada tanggal 15 Maret tepat dimana tanggal dan bulan Washi lahir dengan desain kesukaan Washi yaitu bertema kebun. Pada hari H dimana pelaksaan telah di buaut semua Weno mengajak Washi ke kebun yang telah dia siapkan dengan asalan makan malem. Acara dimulai dengan mereka berdua makan malem ditengah kebun dengan tema adanya sengkat burung dan 1 meja untuk mereka makan. Setelah makan Weno menutup mata Washi dan langsung memasukan cincin di jari manis Washi, Washi pun terkaget dan menangis kata dia “ini beneran?”. “iya ini benaran jawab Weno. Setelah melamar Washi, Weno pun langsung menyiapakan kartu undangan nikah yang akan dilaksanakan pada 1 mei 2032. Pernikahan dimulai dan meraka pun resmi menjadi suami istri setalah janji mereka yang telah di buat 10 tahun yang lalu untuk selalu bersama-sama dan tidak akan berpisah. Selama penantian dan jalan yang panjang terlah mereka hadapi ahkirnya mereka menjadi pasangan yang sah dan bahagia selama-lamanya.