IDENTITAS
MORFEM
Dibuat oleh Kelompok 3
Morfem - Alomorf - Morf
Anggota Adesti Kristia Pertiwi -
Kelompok 211224001
Adhisti Reditasari -
211224002
Cicilia Putri Herlinda -
211224005
Gerald Julius Raizeger -
211224016
Wuddan Satyo Satwiko -
211224027
Morfem
Kridalaksana (1993:141) membatasi morfem sebagai
satuan lingual (satuan bahasa) terkecil yang
maknanya relatif stabil dan yang tidak dapat dibagi
atas bagian bermakna yang lebih kecil.
Ramlan (1980:11) menyatakan bahwa morfem ialah
bentuk linguistik yang paling kecil yang tidak
mempunyai bentuk lain sebagai unsurnya.
Morfem dalam ilmu linguistik adalah
satuan gramatik terkecil yang bermakna
namun tidak mempunyai dan tidak dapat
dibagi ke dalam bentuk lain.
Jenis Morfem
Bebas Terikat Bebas Terikat
Dasar Dasar Morfem yang tanpa Morfem yang harus
Afiks keterkaitannya dengan terlebih dahulu
morfem lain dapat bergabung dengan
langsung digunakan morfem lain untuk yang
dapat digunakan dalam
dalam pertuturan.
pertuturan.
Baca
Tanam Membaca
Tembak Ditanam
Tertembak
Morfem Morfem Jenis Morfem
Segmental Suprasegmental
Jenis fonem yang
Morfem yang dibentuk Morfem yang terbentuk membentuknya dibedakan
oleh fonem-fonem dari nada, tekanan,
segmental, yakni durasi, dan intonasi.
morfem yang berupa
bunyi dan dapat
disegmentasikan
Contoh
Morfem Morfem
Segmental Suprasegmental
Dalam morfem Rumah sakit
{rumah}, dapat Rumah//sakit
dianalisis ke dalam
segmen-segmen yang
berupa fonem yaitu ibu guru
ibu//guru
[r,u,m,a,h].
Kebun binatang
Kebun//binatang
Alomorf
(Tarigan, 2009; 7) Alomorf adalah
varian bentuk dari morfem. Sedangkan
morf mempunyai pengertian ujaran
aktual dari bentuk (morf-).
Alomorf adalah varian bentuk morfem.
Jadi semua morf yang memiliki kemiripan
bentuk dan kesamaan arti adalah alomorf
dari suatu morfem yang sama.
Contoh Alomorf
Alomorf dari morfem {me(N)-}:
• /men-/
• /mem-/
• /meng-/
• /menge-/
•/meny-/
Alomorf dari morfem {pe(N)-}:
• /pe-/
• /pen-/
• /peng-/
• /penge-/
• /peny-/
Morf
Morf adalah wujud konkret suatu morfem. Pengertian
morf tersebut lebih menunjuk pada ciri bentuk atau
struktur fonemis suatu morfem, tanpa memandang
apakah morf itu memiliki arti yang sama atau berbeda
dengan morf-morf lain.
Misalnya, kata mengebom, mendongkrak, membubut,
menjala, menggunting, masing-masing terdiri dari morf
/menge-/ dan /bom/, /men-/ dan /dongkrak/, /mem-/
dan /bubut/, /meny-/ dan /jala/, /meng-/ dan /gunting/.
Penanda Morf
Karena morf merupakan wujud
fonemis, penanda yang digunakan
adalah dua garis miring penanda
fonem (/.../)
Bentuk-bentuk Morf
• Klitik
Satuan-satuan yang secara gramatik tidak mempunyai kebebasan,
tetapi memiliki arti leksikal (Ramlan, 1985: 27)
Contoh: /-mu/, -ku/, /-nya/
•msCePonermondltieproikuhsn:ey/mparia-m/,a/kannatarl-e/k,s/ipkraol -s/e, p/sewrtai-/kata, tetapi tidak dapat berdiri
MC• Poeannrtgtoiakhne:dl/u-lnagh/m, /a-kknaah/g, r/a-mtaaht/ikal, tetapi tidak dengan makna leksikal
Kedudukan Morfem, Alomorf, dan Morf
Morfem
Alomorf
Morf
Referensi :
Santoso, Joko. "Pengertian Morfologi dan Ruang Lingkupnya."
https://staff.universitaspahlawan.ac.id/web/upload/materials/300-
materials.pdf
Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia (pendekatan Proses).
Jakarta: PT Rineka Cipta.
Terima Kasih