The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by pd-40570080, 2021-07-30 06:21:17

Merancang Pola Penyerangan Dan Pola Pertahanan Bola Besar

Kelompok 1 12 IPS 3

Keywords: PENJASKES

Merancang Pola
Penyerangan dan
Pertahanan Bola Besar

Kelompok 1 :

• Adhy Cahya
• Aisha Fira Dinda

• Alda Febriyani
• AKndeiloSmitpioAk z1alia
• Arya Pratama

• Audi Rolanda

Pola Penyerangan dan
Pertahanan Dalam
Permainan Basket

Adhy (1) & Arya (5)

Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Permainan Basket

● Tujuan dalam permainan basket adalah megumpulkan angka sebanyak mungkin
dengan cara memasukkan bola kedalam ring lawan menggunakan pola
penyerangan terpadu. Kemudian mencegah dengan pola pertahanan agar lawan
tidak memperoleh poin.

● Permainan basket pun menuntut kita untuk menggunakan teknik dasar dan
strategi penyerangan maupun bertahan agar dapat memenangkan pertandingan.
Strategi tersebut mencakup pola menyerang dalam permainan basket serta
pola pertahanan dalam permainan basket.

● Pada kesempatan kali ini kelompok kami akan menjelaskan mengenai pola
penyerangan dalam bola basket dan pola pertahanan dalam permainan basket.

A. Pola Penyerangan Dalam Permainan Basket

● Pola penyerangan dalam permainan bola basket adalah semua usaha dan cara
yang dilakukan untuk menerobos daerah pertahanan lawan sehingga
mendapatkan angka untuk mencapai kemenangan.

● Berikut adalah beberapa pola penyerangan dalam bola basket;
1. Pola Penyerangan Bebas
2. Pola Penyerangan Kilat
3. Pola Penyerangan Kilat Berpola
4. Pola Penyerangan Berpola

1. Pola Penyerangan Bebas (Off The Ball)

Dalam pola penyerangan ini,
pemain memiliki
kebebasan untuk
menentukan posisi dengan
memanfaatkan lebar
lapangan. Meski bebas,
setiap pemain harus
tetap berkoordinasi
ketika menerapkan pola
penyerangan ini. Pola
penyerangan ini akan
membuat tim lawan sulit
memprediksi siapa pemain
yang bakal mencetak
poin.

2. Pola Penyerangan Kilat (Fastbreak)

Fastbreak sendiri adalah
teknik menyerang yang
dilaksanakan lewat 2 atau
3 operan dalam sebuah
tembakan. Pola
penyerangan basket satu
ini bertujuan untuk
mendapatkan posisi
tembakan ketika lawan
belum menempati posisi
jaganya. Dalam
penggunaan fastbreak
maka lawan tidak bisa
mengantisipasinya karena
tidak adanya celah.

3. Pola Penyerangan Kilat Berpola

Pola penyerangan ini hanya
bisa diterapkan dalam
situasi tertentu, misalnya
lemparan ke dalam atau
jump ball yakni situasi
ketika wasit melambungkan
bola di antara dua pemain
berlawanan. Penyerangan
kilat berpola selalu diawali
dengan terjadinya suatu
keadaan tertentu, umpanya
setelah lemparan ke dalam,
bola loncat, atau setelah
menutup daerah dan
berhasil merebut bola pada
saat melakukan pertahanan.

4. Pola Penyerangan Berpola (Pattern)

Pola penyerangan dalam
permainan basket yang
terakhir ialah pola
penyerangan pattern atau
berpola. Menyerang secara
berpola dilakukan dengan
pengaturan jalur gerakan
dan tugas masing-masing
pemain. Ketika tengah
melancarkan pola serangan
ini bola maupun gerakan
pemain diatur secara pasti
agar serangan dapat
dilakukan dengan teratur
dan hemat tenaga.

Beberapa Pola penyerangan lain dalam Bola Basket

• Pola Penyerangan Diamond 1-3-1
• Pola Penyerangan Ault Mann 1-2-

2
• Pola Penyerangan Reverse 2-3
• Pola Penyerangan Formasi 3-2
• Pola Penyerangan Formasi 2-2-1
• Pola Nomor 9: Pola Penyerangan

Formasi 1-4

Latihan Strategi Penyerangan Dalam Permainan Basket

● Latihan strategi dalam penyerangan ini dapat dilakukan menggunakan strategi 3
lawan 2 yaitu:
1. Masing” tim memiliki 3 anggota sebagai penyerang dan 2 anggota sebagai
penghalang.
2. 3 pemain penyerang memiliki tugas untuk mencetak nilai.
3. 2 pemain penghalang memiliki tugas untuk menghalangi pemain lawan.
4. Pemain penyerang melakukan operan kepada 2 pemain penyerang lainnya.
5. Pemain penghalang berupaya untuk merebut bola dan menghalangi 3
penyerang lawan.
6. Apabila bola dapat direbut lawan maka angka diperoleh lawan namun
apabila penyerang dapat memasukkan bola maka penyeranglah yang
mendapatkan angka.

B. Pola Pertahanan dalam Bola Basket

● Pola pertahanan adalah satu pola yang harus dikuasai oleh sebuah tim untuk
melindungi ring dari serangan lawan.

● Pola pertahanan ialah strategi setiap tim untuk menghalau serangan dari
lawan. Hal utama yang mendasari strategi bertahan adalah posisi jaga,
pembagian daerah, dasar umum pertahanan, olah kaki dan sikap penjagaan.

● Berikut adalah beberapa pola pertahanan dalam bola basket;
1. Pertahanan Daerah Zone Defense
2. Pertahanan Satu Lawan Satu Man to Man defense
3. Pertahanan Combination Defense
4. Pertahanan Full Court Press
5. Pertahanan Double Team

1. Pertahanan Daerah Zone Defense

Dalam pertahanan daerah ini,
setiap pemain memiliki
daerah penjagaan masing
masing. Apabila dalam satu
tim memiliki satu pemain
bertubuh tinggi dan besar
namun gerakannya lambat
maka dapat ditempatkan
sebagai pemain jaga.
Pertahanan zone defence
memiliki tujuan untuk
membuat tekanan
setengah lapangan maupun
setengah ring agar
penembakan bola dapat
terganggu.

2. Pertahanan Satu Lawan Satu Man to Man defense

Pertahanan man to man ialah
pola pertahanan yang
menempatkan satu pemain
untuk menjaga satu
pemain lawan. Dalam
pertahanan ini dapat dibagi
menjadi beberapa macam
yaitu pertahanan satu
lawan satu dengan tetap,
pertahanan satu lawan
satu dengan penolong dan
pertahanan satu lawan
satu dengan ganti jaga.

Pola Pertahanan dalam Bola Basket

3. Pertahanan Combination Defense seluruh lapangan dengan harapan bisa
menjebak atau mencuri bola.
Dalam situasi bertahan, sebuah tim
terkadang juga menerapkan 5. Pertahanan Double Team
combination defense di mana ada
pemain yang melakukan man-to-man Double team adalah sistem
sementara yang lainnya membentuk pertahanan atau defense dalam bola
pertahanan zona. basket di mana akan ada dua pemain
yang bertugas menutup pergerakan
4. Pertahanan Full Court Press pemain lawan yang sedang membawa
bola.
Sistem pertahanan full court press
adalah situasi di mana sebuah tim
akan memainkan pertahanan di

Gambar Pola-pola Pertahanan

Teknik Dasar Defender

● Dalam melakukan defense, otot paha sangat diperlukan. Selain itu kamu juga
harus berlatih squat, agility dan juga reaksi agar lebih peka dengan pergerakan
lawan.Posisi defense yang baik adalah kaki tidak terlalu lebar, badan agak
diturunkan tetapi posisi siap gerak kearah kiri dan kanan.

● Run Slide Run Dalam defense kamu harus paham betul kapan waktu yang
tepat untuk berlari, atau melakukan slide agar lawan tertutup celahnya.

● Tips Defense Ketika melakukan defense kaki tidak boleh menyilang,Ketika
melakukan slide, tumit kaki kiri tidak boleh sampai bertemu tumit kaki kanan,
saat defense pemain, kamu harus fokus ke arah chest hingga ke arah pinggang
badan lawan.



Pola Penyerangan dan
Pertahanan Dalam
Permainan Voli

Andi Siti (4) & Audi (6)

Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Permainan Voli

● Keberhasilan penyerangan umumnya sangat bergantung pada pemberian bola
kepada pemain penyerang. Umpanlah yang menjadi titik dasar atau pondasi
dari serangan itu sendiri. Seorang penyerang baru dapat menyerang secara
efektif apabila dia mempertimbangkan hal-hal berikut ini :
○ Bendungan (block) tim lawan
○ Kualitas pemberian bola
○ Kemampuan teknisnya sendiri
○ Kondisi regu dan lawan
○ Posisi dari pertahanan tim lawan

Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Permainan Voli

● Pola pertahanan adalah cara bertahan dalam keadaan pasif menerima serangan
guna mengantisipasi tim dari kekalahan. Pola Pertahanan ini menjadi bagian
dalam permainan yang sama pentingnya dengan penyerangan. Tanpa pola
pertahanan, tim akan cepat mudah goyah ketika lawan menyerang.

● Pertahanan adalah pondasi utama untuk melakukan serangan terhadap tim
lawan. Tanpa ada pertahanan yang baik (menerima servis, menerima smash
dan passing dari serangan lawan) mustahil rangkaian serangan tim dapat
dilakukan dengan baik.

A. Pola Penyerangan Dalam Permainan Voli

● Pola penyerangan adalah siasat yang digunakan masing-masing tim untuk
mencetak point dan menjadi tim yang menang. Taktik-taktik penyerangan
mencakup taktik secara individu maupun tim. Adapun prinsip dari
penyerangan adalah upaya untuk mematikan bola di lapangan lawan dengan
jalan apapun sesuai yang diperkenankan dalam peraturan permainan bola voli
dan tetap sportif.

● Berikut jenis pola penyerangan dalam permainan voli;
1. Melindungi Penyerang
2. Teknik-Teknik Penyerangan

1. Melindungi Penyerangan (Cover)

Cover merupakan serangan
dari pemain penyerang
yang melambung kembali
dari block bendungan
lawan yang harus
diterima oleh pemain
seregunya secara
bersama-sama. Tujuannya
adalah mengcover seluruh
lapangan terhadap segala
bola yang dilambungkan
kembali dari block pihak
lawan.

2. Teknik-Teknik Penyerangan

Smash adalah pukulan keras
dan cepat untuk
mematikan lawan sehingga
lawan tidak mamu
mengembalikan bola.

Ada 4 jenis smash, yaitu:
• Frontal smash (smash

depan)
• Frontal smash dengan

twist (smash depan
dengan memutar)
• Samsh dari pergelangan
tangan
• Dump (smash pura-pura)

Formasi yang Digunakan dalam Pola Penyerangan Bola Voli

1. Formasi penyerangan 4 Spikker – 2
Tosser

Formasi dalam permainan bola voli
ini memiliki 4 pemain yang berperan
sebagai Spikker dan 2 pemain lainya
akan berperan sebagai Tosser. Pada
formasi ini, Tosser biasanya akan
melakukan set dari posisi tengah
depan lapangan. Kadang juga
melakukan set dari posisi

Formasi yang Digunakan dalam Pola Penyerangan Bola Voli

2. Formasi Penyerangan 4 Spikker – 1
Tosser dan 1 Universaler

Dalam formasi permainan bola voli
menyerang ini, hanya ada 1 pemain
yang bertindak sebagi Tosser dan 1
pemain sebagai universaler, tetapi
jangan rebutan posisi ya guys,
hehehe. Universaler dapat bertindak
sebagi pengumpan saat berada di
posisi depan. Selain itu, pemain
universaler memiliki smash lebih baik
dibanding dengan tosser.

Formasi yang Digunakan dalam Pola Penyerangan Bola Voli

3. Formasi Penyerangan 5 Skipper – 1
Tosser

Pada formasi ini hanya ada 1
pemain yang bertindak sebagi tosser
atau pengumpan. Formasi pemain
akan memiliki 2 spikker ketika
tosser berada di posisi depan.
Sedangkan ketika tosser berada di
belakang, maka tim tersebut
memiliki 3 pemain Spikker. Formasi
permainan voli ini berubah sesuai
kebutuhan tim.

B. Pola Pertahanan Dalam Permainan Voli

● Pola pertahanan adalah cara bertahan dalam keadaan pasif menerima serangan
guna mengantisipasi tim dari kekalahan. Pola Pertahanan ini menjadi bagian
dalam permainan yang sama pentingnya dengan penyerangan. Tanpa pola
pertahanan, tim akan cepat mudah goyah ketika lawan menyerang. Pertahanan
adalah pondasi utama untuk melakukan serangan terhadap tim lawan. Tanpa
ada pertahanan yang baik (menerima servis, menerima smash dan passing dari
serangan lawan) mustahil rangkaian serangan tim dapat dilakukan dengan baik.

● Berikut jenis pola pertahanan dalam permainan voli;
1. Pola Bendungan Berteman
2. Pola Bendungan

1. Pola Bendungan Berteman

Bendungan berteman adalah
pola pertahanan yang
dilakukan secara tim yang
mencakup 2 aspek:
menerima smash lawan
dan melindungi dengan
block. Adapun jenis
pertahanan yang paling
penting adalah harus
menerima bola dengan
kedua belah lengan pada
posisi berdiri.

1. Pola Bendungan (Block)

Block dan sistem pertahanan
harus mampu bekerja
sama dengan baik jika
ingin mengalahkan
penyerangan yang
mematikan dari pihak
lawan. Pola pertahanan
Block yang sering
digunakan dalam
permainan bola voli
adalah sebagai berikut:

• Bendungan Satu Pemain
• Bendungan Dua Pemain
• Bendungan Tiga Pemain

Formasi yang Digunakan dalam Pola Pertahanan Bola Voli

1. Formasi Bertahan 1 : 3 : 2 (Blok 1
Pemain)

Pola pertahanan bola voli yang
pertama ialah sistem 1 : 3 : 2
atau blok 1 pemain. Pola permainan
bola voli ini maksudnya ialah satu
pemain bertugas sebagai pemain
blok, kemudian tiga pemain sebagai
pertahanan daerah tengah dan dua
pemain sebagai pertahanan belakang.
Sistem pertahanan ini berguna
untuk menghadang bola jatuh dari
net lawan, smash lemah, dink, dan
plesing serangan lawan.

Formasi yang Digunakan dalam Pola Pertahanan Bola Voli

2. Formasi 2 : 2 : 2 (Blok 2 Pemain)
Pola pertahanan bola voli
selanjutnya ialah sistem 2 : 2 : 2
atau blok 2 pemain. Pola permainan
bola voli ini maksudnya ialah dua
pemain bertugas sebagai pemain
blok, kemudian dua pemain sebagai
pertahanan daerah tengah dan dua
pemain sebagai pertahanan belakang.
Adapun bentuk pola pertahanan
dalam bola volinya yaitu sebagai
berikut:

Formasi yang Digunakan dalam Pola Pertahanan Bola Voli

3. Formasi 3 : 1 : 2 (Blok 3 Pemain)
Pola pertahanan bola voli
selanjutnya ialah sistem 3 : 1 : 2
atau blok 3 pemain. Pola permainan
bola voli ini maksudnya ialah tiga
pemain bertugas sebagai pemain
blok, satu pemain sebagai
pertahanan daerah tengah dan dua
pemain sebagai pertahanan belakang.
Sistem pertahanan ini berguna
untuk menghadang smasher yang
berkemampuan kreatif dan
produktif.

Tahapan Teknik Pertahanan Bola Voli

1. Tahap pertama : Posisi permulaan/start
○ Kedua kaki terbuka, sedikit lebar dari bahu sedangkan lutut ditekuk.
○ Kaki bawah (daerah pergelangan kaki) menjadi tumpuan berat badan.
○ Kedua lengan berada di depan tubuh atau ditekuk sedikit disiku.
○ Kedua lutut didorong ke depan, lebih jauh sedikit dari letak ujung jari kaki.

2. Tahap kedua : Menerima bola
○ Pemain mendekatkan kedua belah tangan agar bola mudah diterima.
○ Jika memungkinkan, bola sebaiknya diterima dengan bawah kedua lengan agar
lebih rileks dan nyaman.
○ Semakin cepat laju bola, smash misalnya, semakin cekatan pula permainan lengan
pemain.

3. Tahap ketiga : gerakan akhir (Follow Through)
○ Si pemain membiarkan kedua lengannya terus melaju mengikuti ayunan lengan,
lalu dengan cepat mengambil tempat pada posisinya yang baru di lapangan.



Pola Penyerangan dan
Pertahanan Dalam

Permainan Sepak Bola

Aisha Fira (2) & Alda (3)

Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Permainan Sepak Bola

● pola penyerangan sepak bola memiliki tujuan untuk mencetak goal
sebanyak mungkin atas lawan. Sedangkan pola pertahanan dalam
sepak bola memegang peran penting untuk melindungi gawang
sendiri agar tidak kebobolan. Dua aspek yang saling bertentangan
tersebut memang tidak bisa dipisahkan karena punya tujuan yang
sama yakni memenangkan tim masing-masing.

● Kombinasi pola penyerangan dan pola pertahanan memang
sangatlah penting dalam permainan sepak bola. Sedangkan untuk
menguasai pertandingan kita harus mengandalkan kerjasama serta
strategi yang matang.

A. Pola Pertahanan Dalam Permainan Sepak Bola

● Pola pertahanan sepak bola merupakan sebuah strategi yang disusun secara
matang agar daerah sendiri dapat terjaga dan tidak kebobolan lawan. Pola
pertahanan dalam permainan sepak bola bertujuan untuk mempertahankan
daerah agar tidak mudah diterobos lawan, menjaga agar gawang tidak
kemasukan bola dan untuk mengambil bola dari pemain lawan.

● Berikut jenis pola pertahanan dalam permainan sepak bola;
1. Pola Pertahanan Man to Man
2. Pola Pertahanan Area
3. Pola Pertahanan Kombinasi

1. Pola Pertahanan Man to Man (Satu Lawan Satu)

Pemain lawan yang berada
dalam daerah pertahanan
harus dijaga dengan
ketat. Saat musuh
berada di zona
pertahanan maka pemain
belakang pun harus
menempel pada lawan
untuk mengurangi ruang
geraknya. Dengan
demikian pembawa bola
pun akan kesulitan
melakukan umpan atau
mengoper.

2. Pola Pertahanan Area (Zone Marking)

Pola pertahanan area
merupakan pola
pertahanan sepak bola
yang dilakukan dengan
cara membuat sebuah
formasi didalam area
sendiri. Pola pertahanan
ini menggunakan prinsip
penunjang agar dapat
mempertahankan area
sendiri.

3. Pola Pertahanan Kombinasi (Man to Man dan Zone Marking)

Strategi ini dilakukan
dengan cara pemain
menjaga lawan dan tiba
tiba melakukan gerakan
pindah tempat. Namun
tugas penjagaan tersebut
diserahkan kepada pemain
yang paling dekat
dengannya. Pola
pertahanan dalam
permainan sepak bola
menggunakan beberapa
formasi yang digunakan
untuk menjaga daerah
sendiri.

Formasi yang Digunakan dalam Pola Pertahaan Sepak Bola

1. Formasi Pertahanan 4-3-3

Formasi pola pertahanan sepak bola ini
menggunakan 4 pemain bek, 3 pemain
gelandang, dan 3 pemain penyerang.
Dibagian belakang formasi terdapat satu
pemain yang bertugas sebagai bek
kanan, dua pemain yang bertugas
sebagai poros halang dan satu pemain
yang bertugas sebagai bek kiri. Formasi
ini juga menempatkan gelandang kiri,
gelandang kanan, dan gelandang tengah
dibagian tengah lapangan. Selanjutnya
bagian depan formasi terdapat pemain
penyerang kiri, pemain penyerang kanan,
dan pemain penyerang tengah.

Formasi yang Digunakan dalam Pola Pertahaan Sepak Bola

2. Formasi Pertahanan 4-4-2

Formasi pola pertahanan sepak bola ini
menggunakan 4 pemain bek, 4 pemain
gelandang, dan 2 pemain penyerang.
Dibagian belakang formasi terdapat
pemain yang bertugas sebagai bek
kanan, stopper, bek kiri dan liberto.
Formasi ini juga menempatkan gelandang
bertahan, gelandang serang, sayap kanan
dan sayap kiri dibagian tengah lapangan.
Selanjutnya bagian depan formasi
terdapat dua pemain penyerang.

B. Pola Penyerangan dalam Permainan Sepak Bola

● Pola penyerangan ini memiliki tujuan agar terjadi sebuah goal dalam jumlah
yang banyak sehingga permainan sepak bola dapat dimenangkan.

● Pola penyerangan dalam permainan sepak bola akan berjalan dengan baik apabila
daya tahan maupun stamina setiap pemain kuat. Tidak hanya itu saja, adapula
faktor penunjang lain seperti penguasaan teknik, teknik pengontrolan bola dan
kerjasama tim juga ikut mendukung pola penyerangan ini.

● Berikut jenis pola penyerangan dalam permainan sepak bola;
1. Pola Gerakan Tersusun
2. Pola Untuk Menghadapi Pertahanan Rapat
3. Pola Mencari Ruang Kosong

1. Pola Gerakan Tersusun

Gerakan tersusun merupakan
jenis pola penyerangan
sepak bola yang disusun
menurut posisi pemain.
Setiap pemain memiliki
posisinya masing” hingga
strategi ini dapat disebut
free role play. Misal,
seorang pemain berada
dalam posisi gelandang
tengah maka tugasnya
berada di area tengah
lapangan sehingga ia tidak
boleh meninggalkan
tempatnya tersebut.

2. Pola Untuk Menghadapi Pertahanan Rapat

Untuk menghadapi
pertahanan lawan, kalian
dapat mengoper bola
panjang secara
langsungagar lawan dapat
keluar dari pertahanan
mereka. Pola penyerangan
sepak bola ini berguna
untuk memancing lawan
agar pertahanan mereka
dapat ditembus. Pola ini
memanfaatkan sayap
kanan dan sayap kiri
dalam mengacaukan
pertahanan lawan.

3. Pola Mencari Ruang Kosong

Penyerangan tersebut
memiliki tujuan agar
dapat memasukkan goal
kegawang lawan sebanyak
mungkin. Sistem serangan
tersebut dapat berjalan
dengan baik apabila
permainan sepak bola
dapat dikuasai.
Keberhasilan sebuah
serangan tidak
tergantung tajam atau
tidak sebuah pelancaran
serangan.

Formasi yang Digunakan dalam Pola Penyerangan Sepak Bola

1. Formasi Penyerangan 4-3-3

Terdiri dari 4 pemain bek, 3 pemain
gelandang dan 3 pemain penyerang.
Dibagian belakang formasi terdapat satu
pemain yang bertugas sebagai bek
kanan, dua pemain yang bertugas
sebagai poros halang dan satu pemain
yang bertugas sebagai bek kiri. Formasi
ini juga menempatkan gelandang kiri,
gelandang kanan dan gelanang tengah
dibagian tengah lapangan. Selanjutnya
bagian depan formasi terdapat
penyerang kiri, penyerang kanan dan
penyerang tengah.

Formasi yang Digunakan dalam Pola Penyerangan Sepak Bola

2. Formasi Penyerangan 4-2-4

Terdiri dari 4 pemain bek, 2 pemain
gelandang dan 4 pemain penyerang.
Dibagian belakang formasi terdapat satu
pemain yang bertugas sebagai bek
kanan, dua pemain yang bertugas
sebagai poros halang dan satu pemain
yang bertugas sebagai bek kiri. Formasi
ini juga menempatkan gelandang kiri dan
gelandang kanan dibagian tengah
lapangan. Selanjutnya bagian depan
formasi terdapat dua pemain penyerang
kiri luar dan dua pemain penyerang
kanan luar.



Terima Kasih

Terima kasih atas perhatiannya dan
telah mendengarkan penjelasan
materi kelompok kami

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including
icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik


Click to View FlipBook Version