Pendidikan Agama Islam SMK X
Iman terhadap ALLAH
dengan Asmaul Husna
Oleh:
ZAENUL MAHMUDAH, S.Pd.I
Peta Konsep
Keimanan terhadap Asmaul
Husna
Memhami Makna Asmaul Husna: Mewujudkan sikap keluhuran
Al-Karim, Al-Mu’min, AL-Wakil, Budi yaitu; Kokoh Pendirian,
Al-Matin, Al-Jami’, Al-Adl, dan Tawakal, dan Perilaku Adil
sebagai Implementasi dari
Al-Akhir Penerapan Amaul Husna AL-
Karim, Al-Mu’min, AL-Wakil, Al-
Matin, Al-Jami’, Al-Adl, dan Al-
Akhir
Kajian Asmaul Husna
Salah satu cara mengenal Allah swt. yaitu dengan cara memahami nama-
nama-Nya yang terbaik
Asma’; nama-nama
Husna; yang lebih baik (bentuk superlatif)
Nama-nama Allah; nama yang paling baik dan sempurna
Menurut ilmu tauhid Al-Asma’ul husna; nama-nama yang baik yang
hanya dimiliki oleh Allah swt. sebagai bukti akan keagungan-Nya
Asma’ul Husna ada 99 nama. (H.R. Muttafaq Alaih)
Dasar-dasar aqidah dalam
Rukun Iman terdapat di dalam
Al-Quran
Kajian Asmaul Husna
Al-Karīm (Mahamulia)
Allah swt. memiliki nama dan sifat Al-Karīm
yang artinya mahamulia.
Kemulian Allah bersifat sempurna (QS. An-
Naml/27: 40)
Kesempurnaan sifat mulia Allah swt. bersifat
abadi dan terbebas dari sifat cacat
Kemuliaan Allah swt. menjadi sumber dari
segala kemuliaan makhluk, terutama manusia
Kajian Asmaul Husna
Al-Mu’min (Maha Memberi
Keamanan)
▪ Allah memberi keamanan kepada seluruh makhluk. Tidak
satupun makhluk yang tidak terjamin oleh pengamanan Allah.
(Al-Ḥasyr/59: 23)
▪ Manusia yang beriman harus yain bahwa Allah swt.
memberikan jaminan rasa aman bagi yang beriman kepada-Nya
▪ Orang yang beriman tidak boleh takut, sedih dan khawatir
karena sudah adajaminan keamanan dari Allah swt. (Q.S. At-
Taunah/940)
Kajian Asmaul Husna
Al-Wakīl (Maha Pemelihara)
Al-Wakīl artinya Allah swt. maha pemelihara.
Allah bersifat pemelihara terhadap semua makhluknya. (QS. A-
An’ām/6: 102)
Allah swt. pemelihara semua makhluk-Nya dengan sifat-sifat
kebiakan-Nya yag lain, seperti Ar-Rahman (Maha Pengasih),
Ar-Rahim (Maha Penyayang)
Kajian Asmaul Husna
Al-Matīn (Mahakokoh)
Al-Matīn artinya Mahakokoh. (QS. Aż-żāriyāt/51: 58)
Allah swt. Mahakokoh didalam menguasai dan merajai
alam semesta dan seluruh isinya
Sifat Maha kokoh Allah swt. bersifat abadi, tidak akan
pernah goyah, runtuh, bahkan hancur
Kajian Asmaul Husna
Al-Jāmi’ (Maha Mengumpulkan)
Al-Jami’; Allah Maha Mengumpulkan semua manusia
untuk memperoleh keputusan akhir menuju kehidupan
abadi, yakni akhirat. (QS. Sabā’/34: 26)
Setelah manusia dibangkitkan dari alam kubur, Allah
swt. akan mengumpulkan manusia di padang
makhsyar (Q.S. Al-Kahf/18: 47)
Kajian Asmaul Husna
Keadilan Allah adalah keadilan yang paling Al-’Adl (Mahaadil)
sempurna.
Salah satu bukti keadilan Allah
Keadilan Allah swt. terhadap makhluknya swt. adalah adanya jenis laki-laki
berlaku di dalam segala hal.
dan perempuan
Keadilan Allah swt. berlaku pula saat hari
pembalasan terhadap amal perbuatan yang
dilakukan manusia di dunia.
Tidak ada sedikitpun yang akan terlewatkan
dari keadilan Allah. (QS. Al-Zalzalah/99:
7-8)
Kajian Asmaul Husna
Al-Ākhir (Maha akhir)
Setelah hari kiamat tiba, samua makhluk akan
mengalami kematian. Tidak ada yang hidup pada waktu
itu, kecuali Allah swt. Karena Allah memiliki sifat Al-
Ākhir yang berarti maha akhir. Firman Allah swt.
..... ُه َو ا اْل َّو َُل وا اْ ٰل ِخ ُرَ وال َّظا ِه َُر وا البا ِط َُن
Artinya: dialah yang awal dan akhir, yang zahir dan batin…(QS. Al-
Ḥadīd/57: 3)
Contoh Perilaku yang Meneladani
Asmā’ul Ḥusnā
Kokoh Pendirian Munculnya sikap santun dan akhlak
Sikap tidak mudah terpengaruh oleh pihak lain mulia dalam berdiskusi/
Pemberi Rasa Aman musyawarah merupakan
Memberikan rasa aman dan nyaman terhadap orang lain impelmentasi yang nyata
Tawakal meneladani Asmaul Husna
Sikap berserah diri kepada Allah swt. setelah melakukan usaha
maksimal
Adil
Melakukan sesuatu sesuai aturan yang berlaku
Penerapan Perilaku yang Meneladani
Asmā’ul Ḥusnā
Kokoh Pendirian
Menjalankan ajaran islam secara konsisten
Mendakwahkan ajaran agama islam
Pemberi Rasa Aman
Seorang muslim dapat memberikan rasa
aman bagi semuanya tampak dari sikap dan
perkataanya
Penerapan Perilaku yang Meneladani
Asmā’ul Ḥusnā
Tawakal
Bersabar apabila usaha belum berhasil
Bersyukur kepada Allah ketika usaha berhasil
Bersikap ḥusnuẓẓan kepada Allah
Tidak menyalahi orang lain ketika mengalami kegagalan
Adil
Sikap adil wajib ditegakkan dalam segala persoalan hidup manusia, bagi manusia yang
melanggar hukum