The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Ratib Al - Haddad Majelis Dzikir dan Sholawat

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by destinnafid42759, 2021-10-05 22:53:53

Ratib Al - Haddad Majelis Dzikir dan Sholawat

Ratib Al - Haddad Majelis Dzikir dan Sholawat

50

sendiri bagaimana dia setiap hari telah mampu
menghidupkan orang-orang yang bodoh dan lupa dengan
cahaya ilmu dan nasihat. Beliau adalah lauatan ilmu
pengetahuan yang tiada bertepi, yang sampai pada
tingkatan Mujtahid dalam ilmu-ilmu Islam, Iman dan Ihsan.
Beliau adalah mujaddid pada ilmu-ilmu tersebut bagi
penghuni zaman ini".
Syaikh Abdurrohman Al-Baiti ra. pernah berziaroh bersama
Al-Habib Abdullah Al-Haddad ke makam Sayidina Al-Faqih
Al-Muqoddam Muhammad bin Ali Ba’Alawy, dalam hatinya
terbetik sebuah pertanyaan ketika sedang berziaroh, “Bila
dalam sebuah majelis zikir para sufi hadir Al-Faqih Al-
Muqaddam, Syaikh Abdurrohman Asseqaff, Syaikh Umar al-
Mukhdor, Syaikh Abdullah Al-Idrus, Syaikh Abdul Qodir Al-
Jailani, dan yang semisal setara dengan mereka, mana
diantara mereka yang akan berada di baris depan? Pada
waktu itu guruku, Al-Habib Abdullah Al-Haddad,
menyingkap apa yang ada dibenakku, kemudian dia
mengatakan, ‘Saya adalah jalan keluar bagi mereka, dan
tiada seseorang yang bisa masuk kepada mereka kecuali
melaluiku.’ Setelah itu aku memahami bahwa beliau Al-
Habib Abdullah Al-Haddad, adalah dari abad 2 H, yang
diakhirkan kemunculannya oleh Allah SWT pada abad ini
sebagai rohmat bagi penghuninya.”
Al-Habib Ahmad bin Umar bin Semith ra. mengatakan,
“Bahwa Allah memudahkan bagi pembaca karya-karya Al-
Habib Abdullah Al-Haddad untuk mendapat pemahaman
(futuh), dan berkah membaca karyanya Allah memudahkan

51

segala urusannya agama, dunia dan akhirat, serta akan
diberi ‘Afiat (kesejahteraan) yang sempurna dan besar
kepadanya.”

Al-Habib Thohir bin Umar Al-Hadad ra. mengatakan,
“Semoga Allah mencurahkan kebahagiaan dan kelapangan,
serta rezeki yang halal, banyak dan memudahkannya,bagi
mereka yang hendak membaca karya-karya Al-Quthb
Aqthob wal Ghouts Al-Habib Abdullah bin Alwy al-Haddad
ra".
Al-Habib Umar bin Zain bin Semith ra. mengatakan bahwa
seseorang yang hidup sezaman dengan Al-Habib Abdullah
Al-Haddad ra., bermukim di Mekkah, sehari setelah Al-
Habib Abdullah Al-Haddad wafat, ia memberitahukan
kepada sejumlah orang bahwa semalam beliau ra. sudah
wafat. Ketika ditanya darimana ia mengetahuinya, ia
menjawab, “Tiap hari, siang dan malam, saya melihat
beliau selalu datang berthowaf mengitari Ka’bah (padahal
beliau berada di Tarim, Hadhromaut). Hari ini saya tidak
melihatnya lagi, karena itulah saya mengetahui bahwa
beliau sudah wafat.”

Wafatnya Beliau

Hari kamis 27 Ramadhan 1132 H / 1712 M, beliau sakit dan
tidak ikut shalat ashar berjamaah di masjid dan pengajian
sore. Beliau memerintahkan orang-orang untuk tetap
melangsungkan pengajian seperti biasa dan ikut

52

mendengarkan dari dalam rumah. Malam harinya, beliau
sholat ‘isya berjamaah dan tarawih. Keesokan harinya
beliau tidak bisa menghadiri sholat jum’at. Sejak hari itu,
penyakit beliau semakin parah. Beliau sakit selama 40 hari
sampai akhirnya pada malam selasa, 7 Dzulqaidah 1132 H /
1712 M beliau wafat di kota Tarim, disaksikan anak beliau,
Hasan.
Beliau wafat dalam usia 89 tahun, meninggalkan banyak
murid, karya dan nama harum di dunia. Beliau dimakamkan
di pemakaman Zanbal, Tarim.
Meski secara fisik telah tiada, secara batin Habib Abdullah
bin Alawy Al-Haddad tetap hadir di tengah-tengah kita,
setiap kali nama dan karya-karyanya kita baca.

Al-Quthub Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, mempunyai
enam orang anak laki:
1. Zainal Abidin
2. Hasan, wafat di Tarim tahun 1188 H, anaknya Ahmad
3. Salim
4. Muhammad, keturunannya di Tarim
5. Alwi, wafat di Makkah tahun 1153 H, keturunannya di

Tarim
6. Husin, wafat di Tarim tahun 1136 H keturunannya di

Aman, Sir, Gujarat

Sumber : http://ilovehasnibiografi.blogspot.com/2012/03/al-habib-
abdullah-bin-alwi-al-haddad.html


Click to View FlipBook Version