The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tugas 1.2.a.3 Mulai Dari Diri Modul 1.2 Refleksi, NIlai dan Peran Guru Penggerak Menurut Saya

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by antokuswoyo87, 2022-09-14 09:08:38

Tugas 1.2.a.3 Mulai Dari Diri Modul 1.2

Tugas 1.2.a.3 Mulai Dari Diri Modul 1.2 Refleksi, NIlai dan Peran Guru Penggerak Menurut Saya

Tugas 1.2.a.3 Modul 1.2
Mulai Diri Refleksi

1. Apa peristiwa positif dan negatif yang saya tuliskan di sana?
2. Selain saya, siapa lagi yang terlibat di dalam masing-masing peristiwa tersebut?

3. Dampak emosi apa saja yang saya rasakan hingga sekarang? (silakan gunakan
roda emosi Plutchik di Gambar 2 untuk mengidentifikasi persisnya perasaan
Bapak/Ibu di masa itu)

4. Mengapa momen yang terjadi di masa sekolah masih dapat saya rasakan dan
masih dapat memengaruhi diri saya di masa sekarang?

5. Pelajaran hidup apa yang saya peroleh dari kegiatan trapesium usia dan roda
emosi, terkait peran saya sebagai guru terhadap peserta didik saya?

6. Bagaimana saya menuliskan nilai-nilai yang saya yakini sebagai seorang Guru,
dalam 1 atau 2 kalimat menggunakan kata-kata: “guru”, “murid”, “belajar”,
“makna”, “peran”?

TRAPESIUM USIA, REFLEKSI DAN NILAI GURU PENGGERAK

USIA PRODUKTIF

LULUS USIA SAAT INI PENSIUN
KULIAH 47 TAHUN

16 TAHUN => PERISTIWA NEGATIF
KEJADIAN 31 TAHUN YANG LALU

15 TAHUN => PERISTIWA POSITIF
KEJADIAN 32 TAHUN YANG LALU

USIA SD Gambar Diagram Trapesium Usia

Apa peristiwa positif dan negatif yang saya tuliskan di sana?

Peristiwa Positif Peristiwa Negatif

Menjadi Juara 1 Lomba Mengarang Oleh Wali Kelas saya ditunjuk untuk
Tingkat Sekolah Di SMP Negeri 2 mengikuti kegiatan Latihan Dasar
Purwareja Klampok, Dalam Rangka Kepemimpinan OSIS, karena saya
Memperingati Peristiwa Isra Mi’raj, tidak menyukai kegiatan tersebut ,
Karena pada waktu itu saya akhirnya saya pulang terlebih dahulu
ditunjuk secara langsung tanpa tanpa ijin saat istirahat setelah
adanya persiapan apapun , dan mengikuti setengah jadwal kegiatan.
pada saat mengerjakan saya menulis Dan esok harinya baru memberitahu
peristiwa Isra Mi’raj berdasarkan Wali Kelas kalo saya pergi tanpa ijin
insting dan mengingat-ingat saat meninggalkan kegiatan LDK tersebut
sedang ikut mengaji dan dapat cerita dan mohon maaf kepada Wali Kelas.
sewaktu masih di Sekolah Dasar. Tak
disangka menjadi Juara 1

Selain saya, siapa lagi yang terlibat di dalam masing-masing peristiwa
tersebut?

Peristiwa Positif Peristiwa Negatif

Yang terlibat dalam peristiwa ini Hanya Wali Kelas yang terlibat dengan
adalah Bapak Wali Kelas yang telah peristiwa ini, karena saya dipanggil ke Ruang
menunjuk saya untuk mengikuti Guru dan Wali Kelas hanya bilang besok
lomba tersebut, meski awalnya saya berangkat dan menyuruh ikut kegiatan LDK
tidak mau ikut dengan alasan tidak OSIS. Alasan saya tidak mengikuti karena Jarak
ada persiapan sama sekali , akan Rumah yang jauh dan kesulitan transportasi,
tetapi Beliau mengatakan tidak juara selain itu juga saya masih punya adik yang
tidak apa yang penting sudah masih kecil sehingga saya harus membantu
berpartisipasi. Selain itu juga teman- orang tua untuk menjaga adik saya. Sehingga
teman sekelas memberikan support kalau menjadi Pengurus OSIS waktunya tersita
dan dukungan kepada saya untuk untuk kegiatan, setelah itu Wali Kelas bisa
ikut lomba mewakili kelas kami. memahaminya.

Dampak emosi apa saja yang saya rasakan hingga sekarang?

Peristiwa Positif Peristiwa Negatif

Senang , Gembira dan terkejut karena Tentunya ada rasa sedih dan
bisa menjadi Juara 1, ketika diberikan penyesalan dalam diri saya, kenapa
tugas oleh Bapak Wali Kelas saya dulu saya tidak mau ikut kegiatan LDK
berusaha menerima tugas tersebut dan aktif menjadi pengurus OSIS. Dan
dengan tanggung jawab, dan saat percaya bahwa semua itu sudah
mengerjakan terasa ada ketenangan menjadi ketentuan ALLAH SWT yang
dalam hati, menulis peristiwa Isra Mi’raj tidak pernah kita tahu, dan semua
mengalir begitu saja tanpa ada beban. terbayarkan saat di Perguruan Tinggi
Dan melihat jumlah tulisan yang saya aktif ikut organisasi Kemahasiswaan.
buat cukup banyak ada perasaan optimis
bisa mendapatkan kejuaraan, tetapi
tidak menyangka akan menjadi Juara 1

Mengapa momen yang terjadi di masa sekolah masih dapat saya
rasakan dan masih dapat memengaruhi diri saya di masa sekarang?

Bagaimanapun juga hidup yang kita jalani dari saat masa kecil hingga saat ini, masih
sangat membekas dalam hati. Hal itu menjadikan kita untuk belajar menjadi dewasa,
menjadikan pelajaran hidup yang kita alami sebagai pelajaran yang sangat berharga,
dan akan kita terapkan untuk mendidik generasi penerus kita baik dalam keluarga,
sekolah maupun dalam masyarakat.
Banyak momen manis dan pahit yang telah kita rasakan dalam menjalani setiap
detik, menit, jam, bulan, tahun. Dan momen tersebut adalah sejarah nyata dalam
hidup kita yang telah membentuk watak, kepribadian dan perilaku kita.
Momen pada saat sekolah adalah momen yang sering kita ingat, sebagai bahan
untuk bercerita tentang pengalaman hidup kita kepada orang lain. Menjadi sebuah
cerita perjuangan panjang dalam kehidupan kita dalam meraih cita

Pelajaran hidup apa yang saya peroleh dari kegiatan trapesium usia dan roda
emosi, terkait peran saya sebagai guru terhadap peserta didik saya?

Pelajaran hidup yang bisa saya peroleh dari kegiatan trapesium usia adalah mengingatkan kembali diri
kita peristiwa kehidupan sejak dari mulai sekolah dasar sampai dengan saat ini. Mengingat kembali
masa-masa sulit untuk berjuang meraih cita-cita. Mengingatkan kembali peristiwa-peristiwa yang
bermakna dalam hidup kita, mengingat kembali peristiwa yang membuat kita merasa menyesal dan
bersedih atas keputusan yang dulu kita ambil, atau ada perilaku kita yang dulu menyakiti teman,
sahabat, keluarga, saudara maupun masyarakat.
Dengan membuat kegiatan trapesium usia dan roda emosi saya bisa mengambil hikmah positif, bahwa
masa lalu tetaplah masa lalu, tidak bisa dirubah atau diputar kembali. Mari kita jadikan masa lalu
sebagai pengalaman yang berharga dalam diri kita.
Sudah saatnya kita melangkah menuju masa depan yang lebih baik, memanfaatkan waktu dalam sisa
hidup kita untuk sesuatu yang bermakna bagi diri kita, keluarga, masyarkat, bangsa dan negara.
Menjalani semua dengan penuh rasa optimis, senang, gembira, semangat, menjalani hidup dengan
penuh ketenangan dan menerima segala sesuatu dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Dan
percaya bahwa segala sesuatunya sudah ditakdirkan oleh ALLAH SWT, sebagai manusia kita hanya
mampu berikhtiar dan berusaha.
Sebagai seorang guru kita harus mampu menuntun, mendidik, memotivasi, membimbing peserta didik
agar dapat meraih apa yang dicita-citakan. Dan menceritakan perjalanan hidup kita sebagai bagian
untuk membangun kekuatan dalam diri peserta didik, bahwa untuk merai meraih kesuksesan butuh
perjuangan yang panjang, memerlukan komitmen dan konsistensi. Memotivasi peserta didik bahwa
kesuksesan adalah milik kita yangmau belajar, berjuang dan berusaha.

Bagaimana saya menuliskan nilai-nilai yang saya yakini sebagai
seorang Guru, dalam 1 atau 2 kalimat menggunakan kata-kata:
"guru", "murid", "belajar", "makna", "peran"?

Sebagai guru harus mampu mengambil peran penting
dalam proses belajar pada murid , agar murid dapat
memahami makna dari pelajaran yang kita berikan, dan
mampu menerapkannya dalam kehidupannya sehari-hari

Tugas 1.2.a.3 Modul 1.2
Nilai dan Peran Guru Penggerak

1. Apa nilai-nilai dalam diri saya yang membantu saya menggerakkan
murid, rekan guru, dan komunitas sekolah saya?

2. Apa peran yang selama ini saya mainkan dalam menggerakkan murid,
rekan guru, dan komunitas sekolah saya?

Apa nilai-nilai dalam diri saya yang membantu saya
menggerakkan murid, rekan guru, dan komunitas sekolah
saya?

Nilai-nilai dalam diri saya dalam menggerakan murid, rekan guru, dan komunitas sekolah
saya adalah :

1. Saya memiliki motivasi yang tinggi untuk mendorong mereka menjadi berkembang dan
menjadi lebih baik, bahkan bisa melebihi saya sebagai pribadi, ada kebanggaan ketika
kita bermakna dan bermanfaat bagi orang lain sekecil apapun.

2. Saya selalu berusaha untuk meningkatkan kompetensi diri, kompetensi professional dan
setelah merasakan peningkatan kompetensi, muncul keinginan untuk berbagi ilmu yang
kita miliki untuk dikembangkan dan berkolaborasi baik terhadap siswa, rekan guru dan
komunitas yang saya ikuti.

3. Saya merasa senang berkolaborasi baik dengan murid, rekan guru dan komunitas yang
say ikuti untuk dapat memperoleh sesuatu yang baru dan bermanfaat.

Apa peran yang selama ini saya mainkan dalam menggerakkan
murid, rekan guru, dan komunitas sekolah saya?

Peran saya dalam menggerakan murid , rekan guru, dan komunitas saya adalah :
1. Pada saat menjadi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan merencanakan dan mengelola

program pembinaan karakter siswa yang melibatkan seluruh warga sekolah.
2. Pada saat menjadi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan merencanakan program

ekstrakurikuler untuk menjembatani pengembangan potensi murid dan mengarahkan rekan
guru menjadi pengampu kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan potensi yang dimiliki.
3. Pada saat menjadi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan bekerjasama dengan urusan
kurikulum merencanakan dan mengelola kegiatan jeda semester untuk penguatan
pendidikan karakter yang melibatkan warga sekolah.
4. Pada saat menjadi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan bekerjasama dengan urusan
kurikulum merencanakan dan mengelola kegiatan pembimbingan untuk kegiatan prestasi
seperti OSN, O2SN, FLS2N, Siswa Prestasi dll.


Click to View FlipBook Version