The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SUANAN, 2021-10-16 22:33:09

ORGANISASI DAN ADMINISTRASI KMD 2021

OR & ADMN

STRUKTUR ORGANISASI DAN
ADMINISTRASI GUGUS DEPAN PRAMUKA

PRAMUKA KURSUS MAHIR DASAR (KMD)
KORWIL 1 PUSDIKLATCAB
KOTA MOJOKERTO

Gugus depan disingkat Gudep

kesatuan organik dalam Gerakan Pramuka
yang merupakan wadah untuk
menghimpun anggota Gerakan Pramuka
sebagai Peserta Didik, Pembina Pramuka,
dan Majelis Pembimbing Gugusdepan.



Anggota putera dan puteri
dihimpun dalam Gudep
yang terpisah, masing -
masing merupakan Gudep
yang berdiri sendiri.

Melaksanakan
prinsip-prinsip dasar
pendidikan dengan
tujuan-dasar dan
Anggaran Rumah
Tangga Gerakan
Pramuka.

Tujuan penerapan sistem
satuan terpisah untuk
proses pendidikan bagi
masing-masing peserta
didik lebih intensif dan
lebih efektif.

Tujuan 1. memudahkan
dibentuknya Gugus pengelolaan dan
depan penyelenggaraan
kepramukaan dalam
mencapai tujuan
Gerakan Pramuka.

2.memudahkan dan
menjamin
dilaksanakan proses
pendidikan progresif
yang utuh/komplit
secara efisien dan
efektif.

3. memudahkan dan
menjamin dilaksanakannya
kepramukaan sebagai
proses pendidikan sehat,
terencana dan praktis.

4. memudahkan terjadinya
interaksi antara Pembina
Pramuka dan Pembantu
Pembina Pramuka Siaga,
Penggalang, Penegak dan
Pandega guna menjamin
kesinambungan proses
pendidikan progresif yang
utuh/komplit.

Ambalan Penegak 3. Pembentukan
Sangga dilakukan
1.Ambalan terdiri paling oleh Pramuka
banyak 40 orang Penegak sendiri.
Pramuka Penegak.

2.Ambalan dapat dibagi
dalam beberapa satuan
kecil yang disebut
"Sangga" yang masing -
masing terdiri atas 5 -
10 orang Pramuka
Penegak.

4. Sangga menggunakan 5. Untuk mengerjakan
nama dan lambang sesuai suatu pekerjaan atau
dengan aspirasinya, tugas ; Ambalan
dengan ketentuan tidak Penegak dapat
menggunakan nama dan membentuk Sangga
lambang yang sudah Kerja yang anggotanya
digunakan oleh badan terdiri dari anggota
organisasi lain. sangga yang telah
ada. Sangga kerja
bersifat sementara
sesuai dengan tugas
yang harus dikerjakan

Pimpinan 1. Gudep dibentuk
Gugusdepan (Gudep) oleh musyawarah
Gudep (Mugus)
GERAKAN PRAMUKA
GUGUSDEPAN SMPN 2 2. Gudep dipimpin
oleh seorang
MOJOKERTO Pembina Gudep
yang dipilih oleh
musyawarah Gugus
depan untuk masa
bakti 3 tahun.

Pembina Gugusdepan
menyusun pembina
satuan Pramuka di
Gudepnya

Seorang Pembina
Penegak dan
seorang Pembantu
Pembina Penegak
untuk setiap
Ambalan.

Untuk mengembangkan
kepemimpinan di ambalan
dibentuk Dewan Ambalan
Penegak disingkat Dewan
Penegak yang dipimpin
oleh Ketua yang disebut
Pradana.

Susunan Pradana

1. Seorang Ketua
2. Seorang Wakil Ketua
3. Seorang Sekretaris
4. Seorang Bendahara
5. Beberapa Anggota

6. Dewan dipilih dari pemimpin-pemimpin dan wakil
pemimpin Sangga.

7. Untuk membina kepemimpinan dan rasa
tanggungjawab para Pramuka Penegak dibentuk
Dewan Kehormatan Penegak yang terdiri atas Anggota
Dewan Penegak dan Pembina.



Dewan Kehormatan 1. peristiwa yang menyangkut
Penegak bersidang untuk kehormatan Pramuka
membahas : Penegak

2. pelantikan, penghargaan
atas prestasi/jasanya dan
pelanggaran terhadap kode
kehormatan.

3.Dalam Dewan
Kehormatan
Penegak, Pembina
dan Pembantunya
bertindak sebagai
pengarah dan
penasehat.

Tugas tanggung jawab Pembina Gugusdepan

1.memimpin gudepnya selama masa bakti
Gudep (3 tahun)

2.melaksanakan ketetapan Kwarcab dan
Kwarran

3.meningkatkan jumlah dan mutu anggota
Gerakan Pramuka

4.membina dan mengembangkan organisasi,
perlengkapan dan keuangan Gudep

5.menyelenggarakan kepramukaan di dalam
Gudepnya.

6. memimpin pembina satuan,
dan bekerjasama dengan
majelis pembimbingn Gudep
dan Orang tua peserta didik.

7. mengadakan kerja sama
dengan tokoh tokoh
masyarakat.

8. menyampaikan laporan tahunan kepada Korsa dan
Kwarran dengan tembusan ke kwarcab.

9. menyampaikan pertanggungjawaban Gudep kepada
Musyawarah Gudep.

10.Dalam melaksanakan tugasnya Pembina gudep
bertanggungjawab kepada musyawarah Gudep
(MUGUS).

Tugas Pembina Satuan

1.membina para Pramuka dalam satuannya.
2.membantu Pembina Gudep dalam rangka

kerja sama dan hubungan timbal balik
antara Gerakan Pramuka dengan Orang tua
pramuka.
3.memberi laporan kepada Pembina Gudep
tentang perkembangan satuannya.

4. berusaha
meningkatkan kema
mpuan dan
keterampilan
serta pengetahuan
yang diperlukan
untuk melaksanakan
tugasnya.

5. bertanggungjawab kepada Pembina Gudep.

Musyawarah Gugusdepan (MUGUS)

1. Di dalam setiap
Gudep, kekuasaan
tertinggi terletak
pada Musyawarah
Gudep (MUGUS).

2.Pembina Gudep menyelenggarakan MUGUS
sekali dalam 3 tahun dan menjabat sebagai
pemimpin Mugus.

3. Peserta Mugus terdiri
dari pada Pembina
Pramuka, para
Pembantu
Pembina, perwakilan
Pramuka Penegak, dan
Pramuka Pandega.

Acara pokok Mugus adalah :

1. pertanggungjawaban
pembina Gudep selama
masa baktinya termasuk
pertanggungjawaban
keuangan.

2.rencana kerja Gudep
untuk masa bakti
berikutnya.

3. pemilikan pembina
Gudep baru.

4.Pertanggungjawaban keuangan Gudep
selama masa baktinya yang dibuat oleh
Pembina Gudep dengan bantuan seorang ahli
administrasi keuangan, dan sebelum diajukan
ke Mugus diteliti dan disyahkan oleh suatu
panitia verifikasi yang dibentuk oleh Mugus
yang lalu.

Dewan Kehormatan Gudep

menilai sikap dan perilaku
anggota Gerakan Pramuka
di tingkat gudep, yang
melanggar kode kehormatan
atau merugikan nama baik
Gerakan Pramuka.

menilai sikap, perilaku,
dan jasa seseorang
untuk mendapatkan
tanda penghargaan.

Dewan
Kehormatan Gudep

1. Mabigus
2.Pembina Gudep
3.Para Pembina Satuan
4.Dewan Ambalan/Racana

(apabila diperlukan)

Administrasi Gudep 1.buku Induk
2.buku Keuangan
3.buku Acara Kegiatan
4.buku Inventaris

5.buku Agenda dan
Ekspedisi

6.buku Harian
7.buku/Kartu Data Pribadi
8.buku Risalah Rapat

SURAT MENYURAT

suatu alat
penyampaian berita
secara tertulis yang
berisi pemberitahuan,
pernyataan permintaan
dan lain-lain kepada
pihak lain.

Kegiatan pengendalian
arus berita baik tertulis
maupun lisan yang timbul
dari adanya pencatatan,
laporan, perencanaan
atau program dan
keputusan yang
memungkinkan adanya
permintaan penjelasan
penambahan kekurangan-
kekurangan atau
perubahan-perubahan.

Cara penomoran surat (surat
keluar) disusun sebagai berikut :

1.Nomor urut surat keluar
2.Kode Kwartir
3.Kode Bidang / Gugus Depan

1. Contoh = 003/02.157-02.158 - C

2. 003 = Nomor urut surat keluar

3. 02.157-02.158 = Nomor Gudep

4. C = Kegiatan

ADMINISTRASI YANG DIPERLUKAN DI
GUGUS DEPAN / AMBALAN

1.Buku Induk Gugus Depan
2.Buku Keuangan
3.Buku Inventaris
4.Buku Tamu
5.Buku prestasi
6.Buku acara latihan dan notulen Dewan

Ambalan
7.Log book /Daftar Peristiwa Penting

8.Buku Presensi dan Iuran
9.Buku Riwayat Ambalan
10.Buku Agenda Ambalan
11.Buku Catatan Ambalan













Terima kasih

PUSDIKLATCAB


Click to View FlipBook Version