DIKTAT
PENDIDIKAN PANCASILA DAN
KEWARGANEGARAAN
SMP/MTS KELAS VII
SEMESTER SATU TAHUN PELAJARAN
2020/2021
Kusni
MTs Negeri 5 Sleman
2020
LEMBAR PENGESAHAN
DIKTAT PEMBELAJARAN PPKN
UNTUK MTS KELAS VII SEMESTER I
Disusun oleh :
Kusni
NIP. 196812241991031002
Diktat ini disusun untuk memenuhi tugas pengembangan profesi guru dan digunakan
untuk proses kegiatan belajar mengajar dalam mata pelajaran PPKn kelas VII semester I
tahun pelajaran 2020/2021 di MTs Negeri 5 Sleman
Disetujui
Kepala MTs Negeri 5 Sleman
Etyk Nurhayati, S.Pd.I, M.Pd
NIP. 198009302005012007
Kata pengantar
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan salah satu mata
pelajaran wajiab untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA. PPKn dirancang
untuk menghasilkan siswa yang memiliki keimanan dan akhlak mulia sebagaimana
diarahkan oleh falsafah hidup bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sehingga dapat berperan
sebagai warga negara yang efektif dan bertanggungjawab. Pembahahasannya secara utuh
mencakup Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan
Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.
Didalam diktat ini dipaparkan tiga bab, yaitu bab 1 Perumusan dan Penetapan
Pancasila sebagai Dasar Negara, bab 2 Norma dan Keadilan, bab 3 Perumusan dan
Pengesahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Dengan adanya diktat yang sangat sederhana ini diharapkan semoga akan
membantu dan memperlancar dalam pembelajaran bagi siswa, guru PPKn maupun lainnya
didalam usaha mempelajari PPKn. Diktat ini sangat terbuka dan perlu terus perbaikan, oleh
karena itu kritik, masukkan sangat diharapkan. Atas kontribusinya tersebut diucapkan
terimaksaih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia
pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi yang akan datang.
Godean, 2020
Penyusun
Kusni
i
Daftar Isi
Halaman Pengessahan ....................................................................................... i
Kata Pengantar ……………………………………………………………….. ii
Kata pengantar Kepala Madrasah .................................................................... iii
Daftar isi ………………………………………………………………………. ivs
Bab 1 Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara .............. 1
A. Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara ……...……………… 1
B. Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara……………. ………… 4
C. Semangat Pendiri Negara dalam Perumusan dan Menetapkan 5
Pancasila sebagai Dasar Negara ..………………………………… 6
D. Latihan soal dan penyelesian ……………………………………..
Bab 2 Norma dan Keadilan.…………………………………………………. 15
A. Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat………………………… 15
B. Arti Penting Norma dalam Mewujudkan Keadilan….……………. 16
C. Perilaku sesuai norma dalam kehidupan sehari-hari………….…... 17
D. Latihan soal dan penyelesaian…………………………………….. 17
Bab 3 Perumusan dan Pengesahan UUD NRI Tahun 1945……………………. 25
A. Perumusan dan Pengesahan UUD NRI Tahun 1945………………. 25
B. Arti penting UUD NRI Tahun 1945 bagi banga dan negara ……… 27
C. Peran tokoh perumus UUD 1945……………………………………. 28
D. Latihan soal dan penyelesaian………………………………………. 29
Daftar Pustaka …………………………………………………………………. 36
ii
BAB I
PERUMUSAN DAN PENETAPAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA
Kompetensi Inti (KI)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli(toleransi, gotong
royong), santun percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural,
metakognitif) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan tehnologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah kongkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghotung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar (KD)
1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atau semangat dan komitmen para pendiri
negara dalam merumuskan dan menetapkan dasar negara Pancasila
2.1 Mengembangkan sikap bertanggungjawab dan berkomitmen sebagai warga negara
Indonesiaseperti yang diteladani para pendiri negara dalam perumusan dan penetapan
Pancasila sebagai dasar negara
3.1 Menganalisis proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara
4.1Menyaji hasil proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara.
A. Perumusan Pancasila sebagai dasar Negara
1. Pembentukan BPUPKI
Kekalahan Jepang atas Sekutu (Inggris, Amerika Serikat, Belanda), satu
persatu daerah yang dikuasi Jepang kembali direbut oleh Sekutu. Melihat hal
tersebut, pada pperingatan Pembangunan Djawa Baroe tanggal 1 Maret 1945 Jepang
mengumumkan pembentukan Dokuritsu Zyunbi Tyoosokai (Badan Penyelidik
Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia / BPUPKI) untuk menyelidiki
usaha-usaha persapan kemerdekaan.
1
Janji Jepang direalisasikan tanggal 29 April 1945 dengan ketua dr. KRT
Radjiman Wedyodiningrat, wakil ketua Ichibangase Yosio (Jepang) dan RP Soeroso,
beranggotakan 62 orang dari bangsa Indonesia dan 7 orang perwakilan Jepang.
BPUPKI mengadakan sidang sebanyak dua kali sidang resmi dan satu kali
tidak resmi. Sidang pertama tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 membahas rancangan dasar
negara, sedang sidang kedua tanggal 10-17 Juli 1945 membahas rancangan Undsng-
Undang Dasar.
Pada pelaksanaan sidang tidak resmi hanya dihadiri 38 orang ini berlangsung
antara sidang pertama dan kedua, tujuannya untuk membahas rancangan Pembukaan
Undang- Undang dasar 1945.
2. Perumusan Dasar Negara
Didalam sidang ini ada tiga tokoh yang mengemukakan rumusan dasar negara
yaitu : Moh Yamin, Soepomo dan Soekarno. Adapun yang diusulkan secara lisan
oleh Moh Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 yaitu :
1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan sosial.
Sedangkan secara tertulis Moh Yamin menyempaikan sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa kebijaksanaan dalam
2. Kebangsaan perssatuan Indonesia
3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah
permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.
2
Tanggal 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan rumusan dasar negara yaitu :
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan social
Selanjutnya tanggal 1 Juni 1945 Soekarno menyampaikan rumusan dasar negara
yaitu:
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan social
5. Ketuhanan yang berkebudayaan
Pada akhir sidang pertama dibentuklah panitia kecil berangggotakan delapan
orang yang bertugas untuk mengumpulkan usulan para anggota sidang yang akan
dibahas pada sidang berikutnya. Selanjutnya panitia kecil mengadakan sidang sidang
dan membentuk tim 9 atau panitia sembilan. Adapun yang termasuk panitia sembilan
yaitu : Soekarno, Moh Hatta, Moh Yamin, AA Maramis, Abikusno Tjokrosuyuso,
Abdul Kahar Moedzakir, Haji Agus Salim, KH Wachid hasyim, Ahmad Soebarjo.
Tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan mencapai satu kesepatakan tentang
pebukaan hukum dasar (UUD). Rancangan ini diberi nama Piajam Jakarta (Jakarta
Carter). Naskah Piagam Jakarta tersebut terdapat rumusan dasar negara sebagai
berikut :
1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-
pemeluknya.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
3
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Latar belakang perubahan sila pertama, menurut Moh Hatta bermula dari
datangnya utusan opsir Kaigun (angkatan laut Jepang). Mereka memberitahukan
bahwa wakil-wakil protestan dan katolik dari wilayah yahg dikuasai Jepang merasa
keberatan dengan kalimat “ “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syareat
Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.
Terhadap keberatan tersebut, sebelum sidang PPKI dimulai, Moh Hatta
mengajak Ki bagus Hadikusumo, KH Wahid hasyim, Kasman Singidimejo dan
Teuku Moh Hasan mengadakan suatu rapat pendahuluan, supaya tidak terpecah
sebagai bangsa, tokoh pendiri bangsa bermusyawarah dan bermukat untuk
menghilangkan bagian kalimat tersebut dengan menggantikan “Ketuhanan Yang
Maha Esa”.
B. Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara
BPUPKI setelah menyelesaikan tugaasnya dibubarkan tanggal 7 Agutus 1945 dan
diganti Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritzu Zyunbi Inkai.
Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Keesokan harinya pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI melaksanakan sidang dan
meghasilkan keputusan :
1. Menetapkan UUD
2. Mmilih Soekarno sebagai Presiden dan Moh Hatta sebagai wakil presiden
3. Membentuk Komite Nasiona Indonesia Pusat (KNIP).
Salah satu keputusan sidang PPKI adalah menetapkan UUD 1945, didalam
Pembukaan UUD 1945 alenia keempat tercantum rumusan sila-sila Pancasila sebagai
4
dasar negara. Dengan demikian Pancasila sebagai dasar negara mulai berlaku tanggal 18
Agustus 1945.
C. Semangat Pendiri Negara dalam Merumuskan dan Menetapkan Pancasila sebagi Dasar
Negara.
1. Nilai semangat pendiri negara
Semangat mengandung arti tekad dan dorongan hati yang kuat untuk
menggapai keinginan atau hasrat tertentu. Keberhasilan bangsa Indonesia
menyatakan kemerdekaannya, merupakan salah satu bukti cinta para pahlawan
terhadap bangsa dan negara. Bukti cinta yang dilandasi semangat kebangsaan
diwujudkan dengan pengorbananjiwa dan raga segenap rakyat untuk merebut dan
mempertahankan kemerdekaan.
Semangat kebangsaan disebut juga sebagi nasionalisme dan patriotisme.
Nasionalisme adalah suatu paham yang mennganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas
setiap pribadi harus diserahkan kepada negara kebangsaan atau nation state.
Ada dua jenis pengertian nasionalisme, yaitu :
a. Nasionalisme dalam arti sempit, disebut juga nasionalisme negative karena
mengandung makna perasaan kebangsaan atau cinta terhadap bangsanya yang
sangat tinggi dan berlebihan, sebaliknya memandang rendah terhadap bangsa lain.
Nasionalisme dalam arti sempit disamakan dengan Chauvinisme. Contohnya
dipraktikkan oleh Jerman pada masa Hitler tahun 1934-1945. Ia menganggap
Jerman di atas segala-galanya.
b. Nasionaisme dalam arti luas, disebut juga nasionalisme positif. Dalam pengertian
ini dapat diartikan perasaan cinta yang tinggi atau bangga terhadap terhadap tanah
air dan tidak memandang rendah bangsa lain.
Faktor pembentuk nasionalisme antara lain :
a. Faktor obyektif : meliputi bahasa, kebudayaan, warna kulit, adat istiadat, agama,
wilayaha, kewarganegaraan, ras
5
b. Faktor subyektif meliputi : cita-cita, semangat, timbulnya kesadaran nasional
untuk terwujudnya negara nasional.
2. Komitmen para pendiri negara dalam perumusan Pancasila sebagai dasar negara
Komitmen adalah sikap dan perilaku yang ditandai oleh rasa memiliki,
memberikan perhatian, serta melakukan usaha untuk mewujudkan harapan dan cita-
cita dengan sungguh-sungguh.
Para pendiri negara dalam perumusan Pancasila memiliki ciri-ciri komitmen
pribadi sebagai berikut :
a. Mengutamakan semangat persatuan, kesatuan, dan naionalisme
b. Adanya rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia
c. Selalu bersemangat dalam berjuang
d. Mendukung dan berupaya secara aktif mencapai cita-cita bangsa
e. Melakukan pengorbanan pribadi.
D. Latihan soal dan penyelesaian
Soal Uraian
1. Bagaimana proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara ?
2. Norma apa saja yang ada dalam kehidupan bermasyarakat?
3. Apa hasil keputusan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945?
4. Siapa saja yang termasuk Panitia Sembilan ?
5. Bagaimana rumusan dasar negara dalam naskah Piagam Jakarta
Penyelesaian:
1. Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara di mulai dengan pembentukan
BPUPKI yang diketuai oleh Radjiman Widyodiningrat. BPUPKI mengadakan sidang
resmi sebanyak 2 kali. Sidang pertama membahas rumusan dasar negara, sidang yang
kedua membahas tentang rumusan UUD. Didalam sidang pertama ada tiga tokoh
6
yang mengusulkan rumusan dasar negara, yaitu Moh Yamin, Soepomo, dan ir
Soekarno.
Pada akhir masa sidang BPUPKI pertama selesai dibentuklan panitia kecil. Panitia
kecil yang bertugas untuk mengumpulkan usul-usul para anggota yang akan dibahas
pada sidang berikutnya. Panitia kecil beranggotakan 8 orang. Pada akhir pertemuan
sidang kecil membentuk panita kecil yang beranggotakan 9 orang maka disebut
Panitia Sembilan. Tanggal 22 Juni 1945 Panitia 9 mengadakan rapat. Hasil
keputusan rapat diberi nama Piagam Jakarta (Jakarta Carter).
Setelah BPUPKI melaksanakan tugasnya, BPUPKI dibubarkan, maka tanggal 7
Agustus 1945 dibentuklah PPKI. Tangal 18 Agutus 1945 mengadakan sidang. Salah
satu keputusannya :menetapkan dan mengesyahkan UUD 1945, dimana dalam UUD
1945 terdiri dari pembukaan, batang tubuh dan penjelasan. Didalam Pembukaan
alenia 4 tersebut terdapat sila-sla Pancasila.
2. Norma yang berlaku didalam masyarakat yaitu norma:
a. Norma agama : aturan/kaedah yang bersumber dari Tuhan
b. Norma kesusilaan : aturan/kaedah yang bersumberkan dari hati nurani
c. Norma kesopanan : aturan/kaedah yang bersumberkan dari pergaulan
manusia.
d. Norma hukum : aturan/kaedah yang dibuat oleh pejabat yang berwenang atau
dibuat oleh negara.
3. Hasil keputusan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 yaitu :
a. Menetapkan dan mengesahkan UUD 1945
b. Memilih Ir Soekarno sebagai presiden dan Moh. Hatta sebagai wakil presiden
c. Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)
4. Anggota Panitia 9 yaitu : Ir Soekarno, Moh. Hatta, Moh Yamin, AA Maramis, KH
Wahid hasyim, Abdul Kahar Mudzakir, H .Agus salim, Abikusno Trokrosujoso,
Ahmad Soebarjo.
5. Rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta:
7
a. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syareat Islam bagi pemeluk-
pemeluknya.
b. Kemanusiaan yang adil dan beradab
c. Perssatuan Indonesia
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Soal pilihan ganda
1. Perhatikan tokoh di bawah ini!
1. Moh Hatta
2. Soekarno
3. Soepomo
4. Moh Yamin
Tokoh yang mengusulkan konsep dasar negara pada sidang BPUPKI yang pertama
ditunjukkan nomor…
A. 1,2,3 C. 2,3,4
B. 1,2,4 D. 1,3,4
2. Bangsa Indonesia mengalami sejarah yang panjang dalam melawan penjajah. Dalam
sejarah tercatat bahwa kekalahan Belanda oleh Jepang menyebabkan bangsa
Indonesia dijajah oleh Jepang. Jepang mulai menguasai Indonesia setelah Belanda
menyerah kepada Jepang di Kalijati pada tahun 1942. Semboyan yang digunakan
untuk menarik simpati dari bangsa Indonesia…
A. Jepang Pelindung Asia, Jepang Pembantu Asia, jepang Cahaya Asia
B. Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia, Jepang Cahaya Asia
C. Jepang Pelindung Asia, jepang Pendamping Asia, Jepang Cahaya Asia
D. Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pembantu Asia
8
3. Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II membuka kesempatan bangsa Indonesia
untuk mempersiapkan kemerdekaan atas dasar prakarsa sendiri. Lalu bagaimana
dampaknya terhadap keberadaan BPUPKI? setelah menyelesaikan tugas BPUPKI
dibubarkan, dan sebagai gantinya pada tanggal 7 Agustus 1945 Jepang
mengumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
atau…
A. Dokuritsu Inkai C. Dokuritsu Zyunbi Inkai
B. Dokuritsu Coosakai D. Dokuritsu Zyunbi Coosakai
4. Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan karena dianggap telah dapat
mnyelesaikan tugasnya dengan baik, yaitu menyusun rancangan Undang – Undang
Dasar bagi negara Indonesia Merdeka, dan digantikan dengan dibentuknya Panitia
Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang diketuai oleh…
A. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat C. Ir. Soekarno
B. Raden Achmad Soebarjo D. Drs. Moh Hatta
5. Untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 1 Maret 1945 Letnan
Jenderal Kumakici Harada, pemimpin pemerintah pendudukan Jepang di Jawa,
mengumumkan pembentukan Badan Penyelidikan Usaha – Usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada tanggal 29 April 1945 pemerintah Jepang
menetapkan susunan pengurus BPUPKI yang terdiri dari tokoh terkemuka dari
Indonesia dan dari perwakilan Jepang. Adapun ketua BPUPKI adalah…
A. Dr. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat
B. R. Panji Soeroso
C. K.H. Agus Salim
D. Dr. Moh. Yamin
6. BPUPKI adalah badan yang dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945 yang beranggotakan
67 orang yang terdiri atas 60 orang Indonesia yang mewakili hampir seluruh wilayah
Indonesia ditambah 7 orang Jepang. Adapun tugas BPUPKI adalah…
A. menyelidiki kesiapan bangsa Indonesia dalam menyongsong Kemerdekaan dan
membentuk pemerintahan sendiri.
9
B. membantu Jepang dalam memperluas daerah kekuasaan
C. mempersiapkan dasar Negara Indonesia
D. menyusun UUD 1945
7. Pancasila sebagai dasar negara merupakan hasil perjuangan para pendiri negara.
Dalam merumuskan dasar negara tersebut menggunakan gedung yang berada di jalan
Pejambon nomor 6 Jakarta Pusat. Gedung itu merupakan salah satu bangunan yang
bersejarah dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Gedung tersebut
sekarang bernama….
A. Istana negara
B. Gedung DPR MPR
C. Gedung Pancasila
D. Taman Mini Indonesia Indah
8. Perhatikan gambar dibawah ini! III. IV.
I. II.
Dalam sidang BPUPKI yang membahas tentang rancangan dasar negara muncul tiga
tokoh yang mengemukakan tentang rumusan dasar negara Indonesia. Adapun tokoh
yang mengemukakan rancangan dasar negara pada tanggal 29 Mei 1945 dengan
rumusan dasar berupa Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan Peri
Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat adalah gambar nomor...
A. I C. III
B. II D. IV
9. Perhatikan tokoh berikut ini.
10
Beliau adalah pahlawan nasional yang lahir Sukoharjo, 22 Januari 1903. Beliau
dikenal sebagai arsitek Undang – Undang Dasar 1945 bersama dua tokoh lainnya.
Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman ke -1 pada masa jabatan
presiden Soekarno. Pada saat sidang BPUPKI beliau mengemukakan dasar negara
pada tanggal 31 Mei 1945 yang isinya adalah…
A. B. C. D.
Peri kebangsaan Persatuan Kebangsaan Ketuhanan Yang
Indonesia Maha Esa
Peri Kekeluargaan Internasionalisme Kebangsaan
kemanusiaan
Peri kerakyatan Keseimbangan Mufakat atau Rasa kemanusiaan
lahir dan batin demokrasi yang adil dan
beradab
Peri ketuhanan Musyawarah Kesejahteraan social Kerakyatan
Kesejahteraan Keadilan sosial Ketuhanan yang Keadilan social
rakyat berkebudayaan bagi seluruh rakyat
Indonesia
10. Perhatikan nama tokoh!
I. H. Agus Salim
II. Ahmad Soebardjo
III. Soepomo
IV. A A Maramis
V. Moh Yamin
VI. Ir. Soekarno
11
Nama tokoh di atas yang termasuk anggota Panitia Sembilan ditunjukkan nomor…
A. I, II ,III ,IV ,V
B. I, II, IV, V, VI
C. I, II, III, IV, VI
D. II, III, IV, V, VI
11. Panitia Sembilan mengadakan rapat di rumah kediaman Ir.Soekarno di Jl Pegangsaan
Timur no 56 Jakarta. Setelah itu, pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan telah
mencapai satu persetujuan atau kesepakatan tentang rancangan pembukaan hukum
dasar. Rapat berlangsung secara alot karena terjadi perbedaan paham antarpeserta
tentang rumusan dasar negara terutama soal agama dan negara. Persetujuan Panitia
Sembilan ini termaktub di dalam satu rancangan pembukaan hukum dasar. Oleh
Muhammad Yamin, rancangan pembukaan hukum dasar ini diberi nama…
A. Pancasila
B. Piagam Jakarta
C. Pembukaan UUD 1945
D. Pancasila Dasar Negara
12. Pada tanggal 22 Juni 1945 panitia 9 mengadakan sidang dan menghasilkan rumusan
yang dikenal dengan sebutan….
A. Pancasila
B. Pembukaan UUD 1945
C. Pancasila dasar negara
D. Piagam Jakarta atau Jakarta Charter
13. Setelah sidang pertama BPUPKI selesai diagendakan sidang ke dua yang
dilaksanakan tanggal 10-17 Juli 1945 membahas tentang …
A. rancangan UUD C. rancangan dasar negara
B. rancangan penjelasan D. rancangan pembukaan UUD
14. Di dalam pembukaan UUD 1945 terdapat rumusan Pancasila sebagai dasar negara.
Adapun rumusannya terdapat didalam alenia …
A. pertama C. kedua
12
B. ketiga D. keempat
15. Berikut ini adalah komitmen para pendiri negara dan perumus Pancasila, kecuali….
A. rela berkorban
B. memiliki semangat nasionalisme
C. menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan
D. tidak memiliki rasa terhadap bangsa dan negara
16. Badan yang mengesahkan Undang –Undang Dasar 1945 adalah....
A. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
B. Komite Nasional Indonesia Pusat
C. Majelis Permusyawaratan Rakyat
D. Makamah Agung
17. Masa sidang II BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 10 Juli s/d 17 Juli 1945. Pada
masa sidang ini dibentuk Panitia Perancang Hukum Dasar (UUD) yang
beranggotakan 18 orang dan diketuai oleh IR Soekarno. Pada tanggal 11 Juli 1945
dibentuklah panitia kecil perancang UUD yang berhasil merumuskan rancangan
UUD yang terdiri dari 16 bab dan 37 Pasal. Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI
mengadakan sidang dan menetapkan beberapa keputusan. Dibawah ini yang tidak
termasuk ketetapan PPKI adalah ….
A. memilih presiden dan wakil presiden
B. menetapkan UUD 1945
C. membentuk KNPI
D. membentuk KNIP
18. Rumusan dasar negara yang tercantum dalam naskah “Piagam Jakarta”, dalam sidang
PPKI tanggal 18 Agustus 1945 mengalami perubahan. Rumusan dasar negara yang
dirubah adalah sila pertama yang semula berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban
menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, diubah menjadi “ Ketuhanan
Yang Maha Esa. Alasan utama dari perubahan tersebut adalah …
A. Adanya permintaan dari angkatan laut Jepang
B. Demi menjaga persatuan dan kesatuan
13
C. Adanya anjuran dari anggota PPKI
D. Menghormati perbedaan
19. UUD 1945 yang disyahkan tanggal 18 Agustus 1945 mempunyai sistematika ....
A. Pembukaan, Penjelasan, Batang Tubuh
B. Pembukaan, Batang Tubuh, Penjelasan
C. BatangTubuh, Pembukaan, Penjelasan
D. BatangTubuh, Penjelasan, Pembukaan
20. Perhatikan pernyataan !
1. kecerdasan dan toleransi
2. kecermatan dan ketelitian
3. tanggungjawab dan rasa kekeluargaan
4. kepentingan golongan dan kelompok
Dalam persidangan PPKI diperlihatkan peran tokoh perumus pendiri bangsa. Peran
tersebut dapat dilihat dari no ...
A. 1,2,3 C. 2,3,4
B. 1,3,4 D. 1,2,4
KUNCI JAWABAN PENILAIAN GANDA
NO JAWABAN NO JAWABAN
1C 11 B
2B 12 D
3C 13 A
4C 14 D
5A 15 D
6A 16 A
7C 17 C
8C 18 B
9B 19 B
10 B 20 A
14
BAB 2
NORMA DAN KEADILAN
Kompetensi Inti (KI)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli(toleransi, gotong
royong), santun percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural,
metakognitif) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan tehnologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah kongkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghotung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar (KD)
1.2 Menanggapi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dengan jujur
sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
2.2 Menghargai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat
3.2 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk
mewujudkan keadilan
4.2.Melaksanakan perilaku sesuai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan
bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan
A. Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat
1. Pengertian Norma
Manusia pada dasarnya memiliki dua kedudukan yaitu sebagai makhluk
social dan makhluk individu. Sebagai makhluk social manusia selalu
membutuhkan orang lain. Aristoteles seorang ahli filsafat bangsa Yunani
mengatakan bahwa manusia adalah zoon politicon artinya manusia selalu
berkelompok dalam masyarakat.
Dalam kehidupan bermasyarakat, perbedaan kepentingan dapat menimbulkan
adanya perselisihan, perpecahan, bahkan menjurus kearah terjadinya kekacauan.
15
Untuk menghindari adanya benturan akibat perbedaan kepentingan tersebut,
diperlukan suatu tatanan hidup berupa aturan-aturan dalam pergaulan hidup di
masyarakat. Tatanan hidup tersebut biasanya disebut norma.
2. Macam-macam Norma
Macamnya yaitu :
a. Norma kesopanan yaitu atauran yang bersumber dari pergaulan manusia
dalam kehidupan sehari-hari. Sangsi terhadap pelanggaran norma kesopanan
dapat berupa pengucilan, tidak disenangi atau dicemooh oleh masyarakat.
b. Norma kesusilaan yaitu aturan /norma yang bersumber dari hati nurani/hati
sanubari. Pelanggaran norma ini akan timbul rasa penyesalan.
c. Norma agama yaitu norma/aturan hidup manusia yang bersumber dari dari
Tuhan.
d. Norma hukum yaitu : norma /aturan mengenai tingkah laku manusia dalam
pergaulan masyarakat dan dibuat oleh badan resmi negara bersifat memaksa
dan harus ditaati oleh maasyarakat.
B. Arti Penting Norma dalam Mewujudkan Keadilan
Aturan dalam masyarakat memiliki arti penting bagi terciptanya ketertiban
dan keharmonisan masyarakat. Norma dalam masyarakat terbentuk karena ada
berbagai perbedaan individu. Agar segala perbedaan tersebut tidak menimbulkan
perpecahan dan ketidaktertiban dalam masyarakat, dibuatlah peraturan atau norma.
Fungsi aturan dalam masyarakat antara lain :
1. Pedoman dalam bertingkah laku
2. Menjaga kerukunan anggota masyarakat
3. System pengendalian social.
Nilai-nilai keadilan harus terwujud dalam kehidupan bersama , yaitu :
16
1. Keadilan distributive, yaitu suatu hubungan keadilan antara negara terhadap
warganya, dalam arti pihak negara yang wajib memenuhi keadilan dalam bentuk
keadilan membagi, subsidi, memberi bantuan.
2. Keadilan legal, suatu hubungan keadilan antara warga negara terhadap negara.
Pigak warga negara wajib memenuhi keadilan dalam bentuk mentaati peraturan
perundang-undagan yang berlaku.
3. Keadilan komutatif, yaitu hubungan keadilan antara warga negara satu dengan
yang lainna secara timbal balik.
4. Keadilan komutatif
C. Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari
Kehidupan dalam masyarakat tidak akan berjalan secara selaras dan harmonis
apabila masyarakat tidak mematuhi norma-norma yang berlaku. Norma dslsm
masyarakat wajib ditaati oleh semua anggota masyarakat.
Ketaatan adalah sikap patuh pada aturan yang berlaku. Kepatuhan harus muncul dari
dorongan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik ataupun sudah menjadi
kesadaran. Bukan didorng oleh keterpaksaan.
Munculnya kesadaran diri untuk patuh pada norma-norma dalam kehidupan
bermasyarakat harus dibiasakan sejak kecil, misalnya :
a. Budaya malu, yaitu sikap malu jika melanggar aturan
b. Budaya tertib, yaitu membiasakan bersikap tertib dimanapun berada
c. Budaya bersih, yaitu sikap untuk berkata dan berpeilaku jujur dan bersih dari
tindakan-tindakan kotor.
D. Latihan soal dan penyelesaian
Soal uraian.
1. Apa yang dimaksud dengan norma ?
2. Sebutkan macam-macam norma yang ada !
17
3. Mengapa norma diperlukan dalam masyarakat
4. Jelaskan akibat pelanggaran terhadap norma bagi masyarakat!
5. Sebutkan dua contoh perilaku sesuai norma dalam kehidupan di sekolah !
Jawaban / penyelesaian
1. Norma adalah aturan, kaidah, ketentuan yang disepakati warga masyarakat
sebagai pedoman didalam kehidupan sehari-hari
2. Macam-macam norma
a. Agama
b. Kesopanan
c. Kesusilaan
d. hukum
3. Norma diperlukan : untuk menjaga ketertiban/ ketentraman dalam masyarakat
4. Akibat pelanggaran terhadap norma: kehidupan dalam masyarakat akan terjadi
kekacauan, sehingga tujuan baik masyarakat maupun pribadi akan terganggu.
5. Perilaku yang sesuai norma di sekolah:
a. Menghormati teman, guru, di sekolah
b. Menjalankan ibadah sholat dhuhur berjamaah
Soal pilihan ganda
1. Sejak kelahiran hingga akhir hayatnya, manusia selalu hidup berkelompok. Dengan
kata lain bahwa manusia hidup membutuhkan orang lain. Menurut Aristoteles,
manusia itu disebut….
A. social relationship C. political being
B. homo homini lupus D. zoon politicon
2. Dalam kehidupan bermasyarakat, perbedaan kepentingan dapat menimbulkan adanya
perselisihan, perpecahan, bahkan menjurus kearah terjadinya kekacauan. Oleh karena
itu, untuk menghindari adanya benturan akibat perbedaan kepentingan tersebut,
18
diperlukan suatu tatanan berupa aturan-aturan dalam pergaulan hidup di masyarakat.
Tatanan hidup tersebut biasanya disebut norma. Seluruh kelompok masyarakat pasti
memiliki aturan, bahkan ketika hanya ada dua orang berkumpul, pasti ada aturan atau
norma yang mengatur kedua orang tersebut berinteraksi. Seorang ahli hukum bangsa
Romawi Tulius Cicero (106-43 SM) mengatakan “ubi societas Ibi ius” yang dapat
diartikan….
A. dimana ada masyarakat di situ ada hukum
B. dimana ada orang disitu berlaku aturan hidup
C. masyarakat selalu membuat aturan-aturan hukum
D. aturan hukum berguna bagi semua warga masyarakat
3. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
I. sifat sanksinya tegas, jelas dan dapat dipaksakan
II. sangsinya diterima setelah di akherat
III. dibuat oleh pejabat yang berwenang
IV. mengikat seluruh warga Negara
V. berasal dari Tuhan
VI. berasal dari aturan agama
Berdasarkan pernyataan di atas, manakah yang merupakan ciri dari norma hukum...
A. I, III, IV
B. I, II, III
C. II, IV, V
D. II, V, VI
4. Norma diperlukan untuk mewujudkan dan menjaga tatanan kehidupan bersama yang
harmonis. Tanpa adanya norma maka akan terjadi ketidak teraturan. Dalam
kehidupan diaturlah beberapa norma yang berlaku di masyarakat. Dalam kehidupan
bernegara diaturlah norma hukum yang berbeda dengan norma – norma yang lain.
Adapun norma – norma tersebut sama – sama mengatur tata tertib masyarakat agar
tercipta kerukunan dan keteraturan dalam lingkungan tersebut. Sedangkan
perbedaanya terletak pada sanksinya yang memiliki ciri…
19
A. fleksibel
B. tegas dan memaksa
C. berlakunya hanya pada orang – orang tertentu
D. memiliki sanksi yang akan mendapat cemoohan dalam masyarakat
5. Merupakan kaedah hidup yang mempengaruhi tingkah laku manusia dalam hidup
bermasyarakat atau ketentuan yang mengatur kehidupan warga masyarakat,
digunakan sebaagi panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku untuk mewujudkan
tatanan kehidupan masyarakat yang tertib merupakan hakikat dari…
A. adat istiadat
B. kebiasaan
C. norma
D. pedoman
6. Dalam pergaulan manusia sering terjadi benturan kepentingan. Untuk mengurangi
ataupun menghindari benturan kepentingan itu diperlukan suatu norma. Pengertian
norma berikut ini yang benar adalah…
A. tatanan yang dibuat menguntungkan pejabat
B. ketentuan yang tidak mengikat warga negara
C. pandangan, tatanan, dan kendali tingkah laku hanya untuk suatu suku
D. kaidah yang mengatur kehidupan dan hubungan manusia dalam arti luas
7. Norma yang terbentuk atas kesepakatan bersama, maka suatu perbuatan atau
peristiwa yang sama memungkinkan terbentuk aturan yang berbeda antara
masyarakat satu dengan yang lainnya. Norma dalam masyarakat yang memuat aturan
tentang pergaulan masyarakat, antara lain terlihat dalam tata cara berpakaian,
berbicara, berperilaku terhadap orang lain, makan dan sebagainya adalah termasuk
norma …
A. kesusilaan C. agama
B. kesopanan D. hukum
8. Kita harus mentaati norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Tujuan norma
yang berlaku dalam masyarakat adalah…
20
A. menciptakan ketertiban
B. agar masyarakat dapat bersatu
C. memberikan sanksi bagi para pengacau
D. menciptakan kehidupan yang lebih baik
9. Perhatikan pernyataan berikut ini !
1). bersumber dari pergaulan manusia
2). Sanksinya berasal dari diri sendiri
3). Memuat aturan pergaulan masyarakat
4). hanya berlaku bagi masyarakat tertentu
5). sanksi yang didapat dikucilkan dari pergaulan masyarakat
Pernyataan di atas yang merupakan ciri norma kesopanan ditunjukkan pada
nomor….
A. 1), 2), dan 3) C. 2), 4), dan 5)
B. 1), 3), dan 5) D. 3), 4), dan 5)
10. Perhatikan pernyataan berikut ini!
1). berasal dari suara hati nurani manusia yang menghasilkan akhlak
2). Sanksi bagi yang melanggar berupa rasa penyesalan
3). bersifat lokal, sementara, dan tidak universal
4). berlaku khusus masyarakat tertentu
Ciri-ciri norma kesusilaan ditunjukkan pada nomor…
A. 1) dan 2) C. 2) dan 3)
B. 1) dan 3) D. 2) dan 4)
11. Perhatikan pernyataan berikut ini !
1). menjalankan ibadah
2). berdoa sebelum belajar
3). tidak meludah di sembarang tempat
4). memberi atau menerima sesuatu dengan tangan kanan
Contoh bentuk pelaksanaan norma agama ditunjukkan pada nomor….
A. 1) dan 2) C. 2) dan 3)
21
B. 1) dan 3) D. 2) dan 4)
12. Pada hakekatnya norma hukum dibuat untuk menciptakan ketertiban dan kedamaian
dalam pergaulan hidup masyarakat. Dengan demikian norma hukum mempunyai dua
macam sifat yaitu…
A. perintah dan anjuran
B. perintah dan larangan
C. perintah dan keharusan
D. larangan dan keharusan
13. Perhatikan pernyataan berikut !
1) pedoman dalam bertingkah laku
2) menjaga kerukunan anggota masyarakat
3) sistem pengendali sosial
4) memberantas perbuatan jahat
Pernyataan diatas yang termasuk fungsi aturan dalam masyarakat ditunjukkan…
A. 1), 2), dan 3)
B. 2), 3), dan 4)
C. 3), 4), dan 1)
D. 4), 1), dan 2)
14. Mewujudkan keadilan merupakan salah satu teori dari tujuan hukum. Dibawah ini
yang tidak termasuk nilai-nilai dalam keadilan adalah….
A. keadilan legal C. keadilan distributif
B. keadilan formal D. keadilan komutatif
15. Didaerah pedesaan tata krama dalam pergaulan masih terjaga dengan baik. Anak
yang berjalan melewati orang tua harus membungkukkan badan, atau menyapa
dengan sopan : permisi pak, permisi nek. Perilaku ini menunjukkan contoh
pelaksanaan norma ….
A. agama C. kesopanan
B. hukum D. kesusilaan
22
16. KOMPAS.com — Tahun ini Finlandia kembali ditetapkan sebagai negara terbahagia
di dunia. Dalam hasil studi PBB yang dirilis pada Rabu (20/3/2019), negara yang
terkenal dengan museum, taman, hingga seni budayanya terebut menempati posisi
teratas dari 156 negara yang disurvei. Salah satu indikator alat ukurnya adalah tidak
berbuat korupsi atau dengan kata lain berbuat jujur. Hal ini patut kita contoh,
penanaman nilai kejujuran diterapkan saat masih kanak-kanak. Dibawah ini yang
termasuk penanaman nilai budaya malu adalah…
A. menyontek pada saat ujian berlangsung
B. mengambil barang yang bukan haknya
C. malu untuk berbuat curang
D. malu mendapat nilai jelak
17. Ketika seseorang akan berbohong, sebenarnya hatinya ingin menyuarakan
kebenaran. Apabila menuruti kebenaran. Apabila menuruti suara hati, seseorang akan
cenderung bertindak benar dan baik. Seseorang yang berbuat berdasarkan suara hati
nuraninya merupakan gambaran orang yang mempertimbangkan norma dalam
kehidupannya. Adapun norma yang dimaksud adalah…
A. norma agama C. norma hukum
B. norma kesusilaan D. norma kesopanan
18. Kehidupan dalam sekolah dapat diibaratkan kehidupan di suatu negara, keduanya
memiliki aturan. Kehidupan di sekolah diatur melalui tata tertib sekolah, sedangkan
kehidupan dalam suatu negara diatur dengan konstitusi. Di bawah ini termasuk
contoh dari ketaatan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia di
lingkungan sekolah:
A. membayar pajak
B. mematuhi aturan keluarga
C. mematuhi peraturan di sekolah
D. belajar kalau mau ada ujian sekolah
23
19. Eko disuruh ibunya membelikan sabun cuci di toko sebelah. Setelah mendapatkan
sabun cuci, Eko menerima uang kembalian. Tindakan Eko yang mencerminkan sikap
amanah adalah….
A. uang kembalian dipakai Eko untuk jajan
B. sabun cuci saja yang diserahkan kepada ibunya
C. sabun cuci dan uang kembalian diserahkan kepada ibu
D. uang kembalian ditabung Eko untuk keperluan sekolah
20. Sebagai orang yang taat aturan, kita harus antre ketika sedang membeli tiket sepak
bola di loket penjualan. Manfaat yang kita peroleh dari tindakan tersebut adalah…
A. mendapat tiket dengan cepat, nyaman dan lancar
B. mendapat banyak teman dengan cepat
C. mendapat hadiah dari pihak sponsor
D. mendapat potongan harga tiket
Kunci Jawaban
1D 6D 11 A 16 C
2A 7B 12 B 17 B
3A 8A 13 A 18 A
4B 9B 14 B 19 C
5C 10 A 15 C 20 A
24
Bab 3
PERUMUSAN DAN PENGESAHAN UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 1945
Kompetensi Inti (KI)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli(toleransi, gotong
royong), santun percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural,
metakognitif) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan tehnologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah kongkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghotung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar (KD)
1.3 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas bentuk dan kedaulatan Negara Republik
Indonesia
2.3 Menunjukkan sikap bertanggungjawab dalam mendukung bentuk dan kedaulatan
negara
3.3 Memahami ketentuan tentang bentuk dan kedaulatan negara sesuai Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
4.2.Memaparkan penerapan tentang bentuk dan kedaulatan negara sesuai Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
A. Perumusan dan Pengesahan UUD NRI Tahun 1945
1. Perumusan UUD NRI Tahun 1945
Istilah konstitusi dalam banyak bahasa berbeda-beda, dalam bahasa Inggrris
““constitution”, dalam bahasa Belanda “constitute”, dalam bahasa Jerman
“constitution”, dalam bahas Latin “ constitution” yang berarti undang-undang dasar
atau hukum dasar.Konstitusi dibagi menjadi dua yaitu :
25
a. Konstitusi tertulis, yaitu : aturan-aturan pokok dasar negara, bangunan negara
dan tata negara yang mengatur perikehidupan satu bangsa didalam persekutuan
hukum negara.
b. Konstitusi tidak tertulis disebut juga konvensi adalah : kebiasaan ketatanegaraan
yang sering timbul dalam sebuah negara. Contoh : pegambilan keputusan di
MPR berdasarkan musyawarah mufakat, pidato presiden tanggal 16 Agustus di
depan sidang paripurna DPR.
Konstitusi adalah hukum dasar yang dijadikan pegangan dala penyelenggaraan
pemerintah negara. Oleh karena itu konstitusi (menurut Jimly Ashiddiqie) bukanlah
undang-undang biasa. Konstitusi tidak ditetapkan oleh lembaga legislative biasa,
tetapi oleh badan khusus dan lebih tinggi kedudukannya. Dalam hirarki hukum,
kkonstitusi merupakan hukum yang paling tinggi dan fundamental sifatnya sehingga
peraturan-peraturan dibawahnya tidak boleh bertentangan dengan UUD.
UUD 1945 pertama kali dipersiapkan oleh BPUPKI pada sidang kedua tanggal
10-17 Juli 1945. Dalam masa persidangan itu dibentuk panitia Hukum dasar dengan
angota 19 orang yang diketuai Ir. Soekarno. Kemudian panitia ini membentuk
panitia kecil yan diketuai oleh Soepomo.
Panitia Kecil Perancang UUD pada tanggal 13 Juli 1945 berhasil membahas
beberapa hal dan menyepakati antara lain : Lambang Negara, Negara Kesatuan,
sebutan MPR dan membentuk panitia penghalus bahasa.
Tanggal 14 Juli 1945 mengadakan sdiang dengan pembicaraan tentang
pernyataan kemerdekaan. Tanggal 15 Juli 1945 dilanjutkan pembahasan Rancangan
UUD. Naskah UUD akhirnya diterima dengan suara bulat pada sidang BPUPKI
tanggal 16 Juli 1945.
2. Pengesahan UUD NRI Tahun 1945
26
Sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Panitia Persiapan
Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang menggantikan BPUPKI melaksanakan sidang
pada tanggal 18 Agustus 1945, keputusannya sebagai berikut :
a. Mengesahkan UUD 1945
b. Menetapkan Ir Soekarno sebagai presiden dan Moh Hatta sebagai wakil presiden
c. Membentuk Komte nasional Indonesia Pusat (KNIP).
Sidang PPKI telah melakukan beberapa perubahan rumusan pembukaan UUD
naskah Piagam Jakarta dan rancangan batang tubuh UUD hasil sidang kedua
BPUPKI. Empat perubahan yang disepakati tersebut antara lain :
a. Kata Mukaddimah diganti dengan kata Pembukaan
b. Sila pertama, yaitu” Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam
bagi pemeluk-pemeluknya” diganti dengan rumusan “ Ketuhanan Yang Maha
Esa”.
c. Perubahan pasal 6 UUD yang berbunyi “ Presiden ialah orang Indonesia asli
yang beragama Islam” menjadi “Presiden ialah orang Indonesia asli”
d. Pasal 28 UUD 1945 yang berbunyi “ Negara berdasar atas Ketuhanan dengan
kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya diganti menjadi
pasal 29 UUD 1945 yang berbunyi “ Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang
Meha Esa”.
B. Arti Penting UUD NRI Tahun 1945 bagi Bangsa dan Negara Indonesia
Setiap bangsa yang merdeka akan membentuk suatu pola kehidupan berkelompok
yang dinamakn negara. Pola ini dalam bernegara perlu diatur dalam suatu naskah berupa
atuaran hukum tertinggi dalam kehidupan negara Republik Indonesia yang dinamakan
UUD NRI Tahun 1945.
UUD NRI Tahun 1945 berisi aturan dasar kehidupan bernegara di Indonesia.
Kedudukannya sebagai hukum yang paling tinggi dan fundamental sifatnya, karena
merupakan landasan bentuk-bentuk peraturan perundangan dibawahnya.
27
Kepatuhan warga negara terhadap UUD NRI Tahun 1945 akan mengarahkan kita
pada kehidupan tertib dan teratur. Sebaliknya apabila tidak patuh, maka kehidupan
bernegara kita mengarah pada ketidakharmonisan. Akibatnya terjadi perang saudara,
bahkan mungkin bubarnya negara Republik Indonesia.
Adapun fungsi konstitusi menurut Jimli Asshiddiqie sebagai berikut antara lain :
1. Penentu dan pembatas kekuasaan negara
2. Pengatur hubungan kekuasaan antar organ negara
3. Pengatur hubungan kekuasaan antar organ negara dengan warga negara
4. Pemberi atau sumber legitimasi terhadap kekuasaan negara ataupun kegiatan
penyelenggaraan kekuasaan negara
5. Sarana pengendalian masyarakat
6. Penyalur atau pengalih kewenangan dari sumber kekuasaan yang asli (rakyat)
kepada organ negara.
C. Peran Tokoh Perumus UUD 1945
Anggota BPUPKI telah mewakili seluruh wilayah Indonesia, suku bangsa, golongan,
dan agama. Pemikiran yang berkembang di masyarakat saat itu ada dua paham utama
yang dimiliki pendiri negara dalam sidang BPUPKI yaitu nasionalisme dan agama.
Pendiri negara yang didasarkan pemikiran nasionalisme menginginkan negara Indonesia
yang akan dibentuk merupakan negara nasionalis atau negara kebangsaaan, sedangkan
golongan agama menginginkan didasarkan pada salah satu agama. Berbagai perbedaan
diantara anggota BPUPKI dapat diatasi dengan sikap dan perilaku pendiri negara yang
mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan
golongan. Keberhasilan bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya,
merupakan salah satu bukti cinta para pahlawan terhadap bangsa dan negara.
Dalam persidangan PPKI, para tokoh pendiri negara memperlihatkan kecerdasan,
kecermatan, ketelitian, tanggung jawab, rasa kekeluargaan, toleransi, dan penuh dengan
permufakatan dalam setiap pengambilan keputusan. Sikap patriotism dan kebangsaan
28
antara lain dapat diketahui dalam pandangan dan pemikiran mereka yang tidak mau
berkompromi dengan penjajah dan bangga sebagai bangsa yang baru merdeka.
D. Latihan soal dan penyelesaian
Soal uraian
1. Kapan dilaksanakan sidang kedua BPUPKI dan apa yang dibahas pada sidang
tersebut?
2. Apa hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945?
3. Apa hubungan Piagam Jakarta dengan Pembukaan UUD 1945?
4. Bagaimana sistematika UUD Tahun 1945 sebelum perubahan?
5. Apa arti penting UUD NRI Tahun 1945 bagi bangsa dan negara Indonesia?
Jawaban
1. Sidang kedua BPUPKI dilaksanakan tanggal 10-17 Juli 1945 dan membahas
tentang rancangan uud.
2. Hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 :
a. Menetapkan dan mengesahkan UUD 1945
b. Memilih Ir Soekarno sebagai presiden dan Muh Hatta sebagai wakil presiden
c. Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat.
3. Hubungan Piagam Jakarta dengan Pembukaan UUD 1945 yaitu Piagam Jakarta
merupakan hasil dari panitia 9, pada saat PPKI tanggal 18 Agustus memutuskan
salah satunya menetapkan UUD 1945. Didalam UUD 1945 terdapat pembukaan,
pembukaan ini diambil dari Piagam Jakarta walaupun ada perubahan di silan I.
4. Sistematika UUD Tahun 1945 sebelum perubahan
a. Pembukaan
b. Batang tubuh
c. Penjelasan
29
5. Arti penting UUD NRI Tahun 1945 bagi bangsa dan negara Indonesia.: sebagai
landasan struktural penyelenggaraan pemerintahan negara RI. UUD NRI Tahun
1945 mengatur penyelenggaraan negara dan tugas serta wewenang badan-badan
yang ada dalam penyelenggaraan negara Republik Indonesia. Para pendiri negara
RI telah sepakat, bahwa untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan
harus diadakan UUD atau konstitusi sebagai bagian dari hukum dasar untuk
mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan.
Soal pilihan ganda
1. Pada tanggal 22 Juni 1945 panitia 9 mengadakan sidang dan menghasilkan rumusan
yang dikenal dengan sebutan….
A. Pancasila
B. Pembukaan UUD 1945
C. Pancasila dasar negara
D. Piagam Jakarta atau Jakarta Charter
2. Setelah sidang pertama BPUPKI selesai diagendakan sidang ke dua yang
dilaksanakan tanggal 10-17 Juli 1945 membahas tentang …
A. rancangan UUD C. rancangan dasar negara
B. rancangan penjelasan D. rancangan pembukaan UUD
3. Di dalam pembukaan UUD 1945 terdapat rumusan Pancasila sebagai dasar negara.
Adapun rumusannya terdapat didalam alenia …
A. pertama C. kedua
B. ketiga D. keempat
4. Berikut ini adalah komitmen para pendiri negara dan perumus Pancasila, kecuali….
A. rela berkorban
B. memiliki semangat nasionalisme
C. menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan
D. tidak memiliki rasa terhadap bangsa dan negara
30
5. Sejak kelahiran hingga akhir hayatnya, manusia selalu hidup berkelompok. Dengan
kata lain bahwa manusia hidup membutuhkan orang lain. Menurut Aristoteles,
manusia itu disebut….
C. social relationship C. political being
D. homo homini lupus D. zoon politicon
6. Masa sidang II BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 10 Juli s/d 17 Juli 1945. Pada
masa sidang ini dibentuk Panitia Perancang Hukum Dasar (UUD) yang
beranggotakan 18 orang dan diketuai oleh IR Soekarno. Pada tanggal 11 Juli 1945
dibentuklah panitia kecil perancang UUD yang berhasil merumuskan rancangan
UUD yang terdiri dari 16 bab dan 37 Pasal. Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI
mengadakan sidang dan menetapkan beberapa keputusan. Dibawah ini yang tidak
termasuk ketetapan PPKI adalah ….
A. memilih presiden dan wakil presiden
B. menetapkan UUD 1945
C. membentuk KNPI
D. membentuk KNIP
7. UUD 1945 yang disyahkan tanggal 18 Agustus 1945 mempunyai sistematika ....
A. Pembukaan, Penjelasan, Batang Tubuh
B. Pembukaan, Batang Tubuh, Penjelasan
C. BatangTubuh, Pembukaan, Penjelasan
D. BatangTubuh, Penjelasan, Pembukaan
8. Konstitusi berasal dari bahasa Inggris “constitution” dalam bahasa Belanda
“constitutie” yang berarti undang-undang dasar atau hukum dasar. Konstitusi terbagi
menjadi dua yaitu tertulis dan tidak tertulis. Konstitusi tidak tertulis disebut juga
konvensi. Dibawah ini yang termasuk konvensi adalah…
a. UUD NRI 1945
b. Ketetapan MPR
c. Peraturan Pemerintah
d. Pidato presiden setiap tanggal 16 Agustus
31
9. UUD 1945 merupakan konstitusi tertulis yang dijadikan aturan dasar kehidupan
bernegara di Indonesia. Dibawah ini yang tidak termasuk fungsi konstitusi adalah…
A. penentu dan pembatas kekuasaan negara
B. sarana pengendalian masyarakat
C. simbolik sebagai pemersatu
D. simbol kekuasaan penguasa
10. Perhatikan pernyataan !
1. kecerdasan dan toleransi
2. kecermatan dan ketelitian
3. tanggungjawab dan rasa kekeluargaan
4. kepentingan golongan dan kelompok
Dalam persidangan PPKI diperlihatkan peran tokoh perumus pendiri bangsa. Peran
tersebut dapat dilihat dari no ...
A. 1,2,3 C. 2,3,4
B. 1,3,4 D. 1,2,4
11. Rumusan dasar negara yang tercantum dalam naskah “Piagam Jakarta”, dalam sidang
PPKI tanggal 18 Agustus 1945 mengalami perubahan. Rumusan dasar negara yang
dirubah adalah sila pertama yang semula berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban
menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, diubah menjadi “ Ketuhanan
Yang Maha Esa. Alasan utama dari perubahan tersebut adalah …
A. Adanya permintaan dari angkatan laut Jepang
B. Demi menjaga persatuan dan kesatuan
C. Adanya anjuran dari anggota PPKI
D. Menghormati perbedaan
12. UUD 1945 yang disyahkan tanggal 18 Agustus 1945 mempunyai sistematika ....
A. Pembukaan, Penjelasan, Batang Tubuh
B. Pembukaan, Batang Tubuh, Penjelasan
C. BatangTubuh, Pembukaan, Penjelasan
D. BatangTubuh, Penjelasan, Pembukaan
32
13. Konstitusi berasal dari bahasa Inggris “constitution” dalam bahasa Belanda
“constitutie” yang berarti undang-undang dasar atau hukum dasar. Konstitusi terbagi
menjadi dua yaitu tertulis dan tidak tertulis. Konstitusi tidak tertulis disebut juga
konvensi. Dibawah ini yang termasuk konvensi adalah…
A. UUD NRI 1945
B. Ketetapan MPR
C. Peraturan Pemerintah
D. Pidato presiden setiap tanggal 16 Agustus
14. UUD 1945 merupakan konstitusi tertulis yang dijadikan aturan dasar kehidupan
bernegara di Indonesia. Dibawah ini yang tidak termasuk fungsi konstitusi adalah…
A. penentu dan pembatas kekuasaan negara
B. sarana pengendalian masyarakat
C. simbolik sebagai pemersatu
D. simbol kekuasaan penguasa
15. Salah satu perbuatan yang merupakan contoh mematuhi tata tertib sekolah adalah....
A. datang terlambat
B. membaca di perpustakaan
C. mengikuti kegiatan jalan sehat
D. berpakaian seragam sesuai jadwal
16. Sebagai warga negara Indonesia kita patuh pada ketentuan yang terdapat dalam UUD
NRI Tahun 1945. Kepatuhan warga negara terhadap UUD NRI Tahun 1945 akan
mengarahkan kita pada kehidupan yang tertib dan teratur, sebaliknya ketidakpatuhan
warga negara terhadap Undang –Undang Dasar 1945 akan menimbulkan....
A. tidak ada pengaruhnya
B. sesuatu hal yang wajar saja
C. ketidakharmonisan dalam kehidupan warganegara
D. keseimbangan dalam kehidupan masyarakat dan warganegara
17. Anggota BPUPKI telah mewakili seluruh wilayah Indonesia, suku bangsa, golongan,
agama. Ada dua paham utama yang dimiliki para pendiri negara dalam sidang
33
BPUPKI yaitu nasionalisme dan agama. Paham nasionalisme menginginkan negara
yang berdasar pemikiran nasionalis atau kebangsaan, sedangkan golongan agama
menginginkan negara berdasarkan agama tertentu. Berbagai perbedaan diantara
anggota BPUPKI dapat diatasi dengan sikap dan perilaku pendiri negara. Adapun
perilakunya …..
A. mendahulukan kepentingan bangsa dan negara
B. mendahulukan kepentingan golongan
C. mendahulukan kepentingan pribadi
D. mendahulukan kepentingan agama
18. perhatikan pernyataan!
1) Pantang menyerah dan tidak mudah putus asa
2) Tidak semena-mena terhadap orang lain
3) Saling mencintai sesame manusia
4) Kurang peka di lingkungannya
Dari pernyataan di atas sikap yang perlu dipupuk untuk meneruskan semangat dan
komitmen pendiri negara dalam merumuskan konstitusi negara RI dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara ditunjukkan nomor…
A. 1,2,4 C. 1,2,3
B. 2,3,4 D. 1,3,4
19. Berkaitan dengan UUD, terdapat perubahan yang dihasilkan oleh BPUPKI, antara
lain kata mmukadimah diganti dengan kata..
A. Pembukaaan C. kata pengantar
B. Penutupan D. Aturan tambahan
20. Ir. Soekarno adalah Presiden pertama Republik Indonesia yang memainkan peranan
penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia
termasuk proklamator kemerdekaan bersama Moh Hatta. Contoh teladan yang bisa
kita teladani dari pendiri negara ini antara lain…
34
A. mengutamakan kepentingan pribadi
B. mengutamakan kepentingan keluarga
C. mengutamakan semangat primordialisme
D. mengutamakan semangat persatuan dan persatuan
Kunci jawaban 6C 11 B 16 C
7B 12 B 17 A
1D 8D 13 D 18 C
2A 9D 14 D 19 A
3D 10 A 15 D 20 D
4D
5D
35
Daftar Pustaka
…………….., UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Sarana Ilmu, Solo
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016. Pendidikan Pancasila dan
kewarganegaraan untuk SMP/MTs kelas VII. Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, Kemendikbud, Jakarta
MGMP PPKn Kabupaten Sleman, 2016. Buku Pendamping Belajar Pendidikan Pancasila
dan Kewarganegaraan, Yogyakarta
36
CATATAN
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
37
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
………………………………
38