39 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta 9. Jarum mesin, digunakan untuk mesin jahit. Gambar 40. Jarum Mesin Sumber : Dokumentasi Pribadi 10. Jarum tangan, digunakan untuk menjelujur kain tekstil Gambar 41. Jarum Tangan Sumber : Dokumentasi Pribadi 11. Benang jahit, digunakan untuk menjahit bahan Gambar 42. Benang Jahit Sumber : Dokumentasi Pribadi
40 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta 12. Mesin jahit, digunakan untuk menjahit pakaian Gambar 43. Mesin Jahit Sumber : Dokumentasi Pribadi 13. Setrika, digunakan untuk mengepres baju Gambar 44. Setrika Sumber : Dokumentasi Pribadi
41 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta C. Teknologi Menjahit Gaun Pesta Kualitas dari hasil gaun pesta dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu teknik menjahit.. Terdapat beberapa teknik dalam menjahit gaun pesta yaitu menjahit tepi gaun, teknik menjahit depan, serip, pemasangan lengan, dan pemasangan kerah. Teknologi gaun merupakan cara atau teknik pembuatan gaun agar hasilnya menarik dan nyaman dipakai. Gaun yang berkualitas tinggi dalam penyelesaiannya menggunakan tangan seperti pengeleman. penyelesaian kampuh, penyelesaian lapisan, sehingga memakan waktu yang relatif lama, dan membutuhkan ketelatenan. 1. Teknologi Interfacing Interfacing yaitu lapisan yang tampak dari luar, contohnya lapisan lapel kerah lapisan belahan pada tengah muka. Interfacing berfungsi untuk memperbaiki bentuk jatuh bagian-bagian gaun pesta sehingga terlihat rapi dan indah. 2. Teknologi Pelapisan Teknologi pelapisan atau sering disebut dengan lining merupakan cara pelapisan gaun dan penutup jahitan dengan tujuan agar didapatkan gaun yang tampak rapi dari dalam dan luar. Adapun dalam pemilihan lining harus disesuaikan dengan bahan pokok, bentuk gaun, wama gaun serta memiliki karakter hampir sama dengan bahan pokoknya. Teknik pemasangan lining dibagi menjadi dua cara, yaitu sebagai berikut.
42 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta a. Teknik lekat, adalah teknik pemasangan antara bahan utama dan lining yang dijahit menjadi satu. Teknik lining jenis ini biasanya digunakan dalam menjahit gaun dengan bahan-bahan transparan. b. Teknik lepas, adalah teknik pemasangan antara bahan utama dengan lining yang dijahit secara sendiri-sendiri, namun pada bagian tertentu dijahit menjadi satu untuk menyatukan kedua bagian tersebut. Contohnya pada pembuatan rok dengan furing lepas disatukan pada bagian ban pinggang. Berikut bahan pelapis yang digunakan untuk pembuatan gaun pesta Gambar 45. Furing Sumber : fitinline Gambar 46. Vislin Sumber : Shopee
43 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta Gambar 47. Kain Kerah Sumber : Shopee D. Proses Menjahit Gaun Pesta 1. Menjelujur Tujuan menjelujur adalah apabila ada bagian-bagian yang kurang pas sesuai dapat dilepas jelujurannya dan dapat diperbaiki setelah dipengepasan. Tahap-tahap menjelujur adalah sebagai berikut. a. Menjelujur gaun (1) Menjelujur bagian kupnat dijelujur renggang agar saat menjahit tidak bergeser. (2) Menjelujur bagian bahu dan sisi gaun. (3) Menjelujur bagian lengan. (4) Menjelujur kerah. (5) Menyatukan kerah dengan gaun. (6) Menjelujur bahan utama
44 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta b. Menjelujur furing (1) Menjelujur bagian kupnat, dijelujur renggang agar saat menjahit tidak bergeser. (2) Menjelujur bagian bahu dan sisi gaun (3) Menyatukan dan menjelujur bagian utama gaun dengan bahan furing. (4) Menyatukan dan menjelujur furing dengan bahan utama. c. Menjelujur rok lingkaran (1) Menyatukan dan menjelujur bagian bahan utama dan bahan tile ke rok lingkaran. (2) Menjelujur bagian kelim rok. 2. Menjahit Menjahit dalam proses pembuatan gaun memerlukan keterampilan, keahlian, ketekunan, dan kesabaran yang tinggi supaya mendapatkan hasil yang memuaskan. Hal yang terpenting harus diperhatikan adalah pas dipakai di badan dan dapat bergerak bebas dan normal. a. Pada saat proses penjahitan baju pesta yang pertama kali adalah kupnat pada tampak muka (TM) dan tampak belakang (TB).
45 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta Gambar 48. Menjahit Kupnat Sumber : Dokumentasi Pribadi b. Jahitlah pada bagian bahu antara bagian depan dan belakang Gambar 49. Menjahit Bagian Bahu Sumber : Dokumentasi Pribadi c. Lalu, jahit sisi gaun Gambar 50. Menjahit Sisi Sumber : Dokumentasi Pribadi
46 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta d. dan dilanjutkan menjahit resleting baju gaun. Gambar 51. Menjahit Bagian Resleting Sumber : Dokumentasi Pribadi e. Jahit ban tangan pada ujung lengan dan satukan sisi lengan Gambar 52. Menjahit Bagian Ban Tangan Sumber : Dokumentasi Pribadi f. Kerutkan tile lalu jahit pada bahan utama Gambar 53. Menjahit Bagian tile dan bahan utama Sumber : Dokumentasi Pribadi g. Jahit kerah lalu pasangkan
47 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta Gambar 54. Menjahit Kerah Sumber : Dokumentasi Pribadi h. Setelah itu, beri hiasan seperti payet atau sulaman, lalu dipres. Gambar 55. Hasil Jadi Sumber : Dokumentasi Pribadi Berikut Link Video Menjahit Gaun Pesta https://drive.google.com/file/d/1i7bQyWbOF8gmYaPi0fl0AGFuIjM6nwre/view?usp =drive_link
48 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta Soal Kuis Menjahit adalah suatu proses menyambungkan kain dan bahanbahan yang lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang sehingga menjadi sebuah busana. Sebelum menjahit busana langkah pertama yang dilakukan adalah menjelujur. Alat yang digunakan dalam menjahit busana ialah gunting, meteran, pendedel, mesin jahit, setrika, jarum tangan , jarum mesin, dan jarum pentul. Bahan pelapis yang digunakan untuk pembuatan gaun pesta antaralain furing, kain kerah dan vislin. RANGKUMAN Tugas Anda 1. Bacalah uraian materi dengan teliti dan cermat! 2. Pahamilah secara mendalam tentang materi menjahit gaun pesta! 3. Praktekkanlah langkah menjahit gaun sesuai dengan materi diatas! TUGAS Jawablah soal berikut ini!!! https://forms.gle/HvLy3uEoK8SLoegT6
49 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 Menghias Gaun Pesta Siswa dinyatakan berhasil dalam mempelajari materi pembelajaran ini apabila telah mampu mengerjakan dan menjawab soal-soal latihan yang diberikan. Kriteria Penilaian dapat dilihat sebagai berikut: Tidak Lulus = 0-76 Lulus = 77-100 77 – 85 = Memenuhi kriteria minimal tanpa bimbingan 86 – 100 = Memenuhi kriteria di atas minimal tanpa bimbingan KRITERIA PENILAIAN Setelah mempelajari materi ini, diharapkan peserta didik mampu : 1. Menjelaskan teknik menghias gaun pesta; 2. Menjelaskan cara pembuatan rancangan bahanngaun pesta; TUJUAN PEMBELAJARAN
50 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta A. Teknik Menghias Gaun Pesta Teknik hias gaun pesta terdiri dari teknik memayet, menyulam, ataubahkan membordir. Berikut macam-macam teknik hias gaun pesta ialah: 1. Teknik Payet Teknik payet merupakan teknik menghias kain dengan menggunakan manik manik/payet yang dijahit dengan menggunakan benang. Macam-macam payet yang dapat digunakan dalam gaun pesta adalah sebagai berikut: a. Pasir yaitu payet yang bentuknya bulat kecil. Gambar 56. Payet Pasir Sumber : Fitinline URAIAN MATERI Teknologi Menghias
51 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta b. Batang patah, sama seperti batang namun lebih pendek, maka disebut batang patah. Gambar 57. Payet Batang Patah Sumber : Fitinline c. Piring yaitu piring datar dan mangkuk. Gambar 58. Payet Piring Sumber : Fitinline d. Payet tebu/ patahan banyak digunakan untuk membuat sulur dan ronce Gambar 59. Payet Batang Sumber : Fitinline
52 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta e. Mutiara Gambar 60. Mutiara Sumber : Pinterest 2. Teknik Menyulam Teknik menyulam merupakan salah satu cara untuk menjadi mengelola bahan benang menjadi kain yang lebih indah. Gambar 61. Baju Sulaman Sumber : Pinterest
53 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta 3. Teknik Membordir Membordir dapat diartikan sebagai proses pemindahan bentuk visual berbentuk gambar, huruf, atau ilustrasi lainnya dari benang kebahan lain untuk mengubah tampilan permukaan kain semakin cantik Yuliarma (2016: 5). Proses membordir pada dasarnya dapat dilakukan dengan beberapa teknik, baik yang berupa cara manual ataupun cara digital dengan menggunakan komputer dan mesin khusus yang disebut dengan embroidery machine. Gambar 62. Baju Bordiran Sumber : Pinterest B. Rancangan Bahan Rancangan harga adalah menghitung biaya yang diperlukan untuk keperluan membuat pakaian, karena banyak keperluan yang digunakan untuk membuat pakaian, maka keperluan tersebut dikelompokkan dalam:
54 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta 1. Bahan utama yaitu bahan yang digunakan untuk membuat busana, misalnya katun, satin, tule, sutera dll. 2. Bahan pembantu yaitu keperluan untuk membantu terwujudnya blus/gaun misalnya benang, resleting, viselin dll. 3. Bahan pelengkap antara lain: payet, renda, kancing hias dll 4. Menghitung modal dan harga jual : a. Menghitung semua pengeluaran dalam pembuatan busana b. Menghitung harga jual : 1) Menentukan modal, upah tenaga kerja, dan keuntungan yangdiperoleh 2) Mencari biaya produksi, dengan menambahkan modal dan upahtenaga kerja 3) Mencari keuntungan yang ingin di peroleh 4) Mencari harga jual = biaya produksi + keuntung
55 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta Rancangan Harga Gaun Pesta Tabel 2. Rancangan Harga No Nama Barang Banyak Barang Harga Satuan Total 1 Bahan Utama 4 m Rp. 25.000 Rp. 100.0000 2 Brokat 2 m Rp. 25.000 Rp. 50.0000 3 Tile Polos 3 m Rp. 17.000 Rp. 51.000 4 Resleting 1 Rp. 3.000 Rp. 3.000 5 Benang 1 Rp. 3.000 Rp. 3. 000 6 Fiselin 1 m Rp. 6.000 Rp. 6.000 7 Kain Krah 1 m Rp. 8.000 Rp. 8.000 8 Payet 5 Rp. 10.000 Rp. 50.0000 Total Rp. 271.000 Modal = Rp. 271.000 Upah Tenaga Kerja = Rp. 200.000 Biaya Produksi = Modal + Upah = Rp. 271.000 + Rp. 200.000 = Rp. 471.000 Keuntungan yang diperoleh = 30% x biaya produksi = 30% x Rp. 471.000 = Rp. 141.300 Harga Jual = Biaya produksi + keuntungan = Rp. 471.000 + Rp. 141.300 = Rp. 612.300
56 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta SELAMAT BELAJAR Sumber:Clipartkey Teknik menghias gaun pesta terdiri dari teknik memayet, teknik menyulam dan teknik membordir. Rancangan harga adalah menghitung biaya yang diperlukan untuk keperluan membuat pakaian, karena banyak keperluan yang digunakan untuk membuat pakaian, RANGKUMAN Tugas Anda 1. Bacalah uraian materi dengan teliti dan cermat! 2. Pahamilah secara mendalam tentang materi menghias gaun pesta! 3. Lakukanlah menghias gaun pesta sesuai dengan langkah-langkah menghias! TUGAS
57 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta BAB III EVALUASI AKHIR Mata Pelajaran : Desain dan Produksi Busana Hari/Tanggal : Semester : Juli-Desember Waktu : A. PILIHAN GANDA Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap benar! 1. Segala sesuatu yang dipakai mulai dari ujung kepada sampai ujung kaki yang dipakai pada kesempatan pesta baik pesta pagi, sore maupun malam adalah pengertian dari… a. Busana b. Busana Santai c. Busana Casual d. Busana Pesta e. Busana Kerja 2. Diukur sekeliling pinggang terkecil merupakan cara mengambil ukuran… a. Tinggi Panggul b. Lebar Muka c. Lingkar Badan d. Lingkar Panggul e. Lingkar Pinggang 3. Perhatikan gambar di samping, ini merupakapan cara mengambil ukuran? a. Lingkar Badan b. Lingkar Leher c. Lingkar Pinggang d. Lebar Punggung e. Panjang Punggung
58 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta 4. Rumus untuk mencari Lingkar Badan Depan ialah... a. ¼ Lingkar Badan + 1 b. ¼ Lingkar Badan + 3 - 1 c. ¼ Lingkar Pinggang + 3 - 1 d. ¼ Lingkar Badan - 1 e. ¼ Lingkar Panggul + 3 – 1 5. 1/10 Lingkar pinggang merupakan rumus mencari... a. Kupnat b. Lingkar Leher c. Lingkar Pinggang d. Lebar Punggung e. Tinggi Panggul 6. Alat yang digunakan dalam pembuatan pola kecil, kecuali.. a. Skala b. Hvs c. Pensil d. Meteran e. Penghapus 7. Memperkirakan banyaknya bahan yang dibutuhkan pada proses pemotonganadalah pengertian dari.. a. Rancangan Harga b. Rancangan Bahan c. Pola d. Mengukur e. Desain 8. Yang bukan Tujuan dari merancang bahan yaitu... a. untuk mengetahui banyak bahan yang dibutuhkan sesuai desain yang akan dibuat b. untuk menghindari kekurangan dan kelebihan bahan c. sebagai pedoman waktu menggunting agar tidak terjadi kesalahan
59 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta d. untuk mengetahui jumlah biaya yang diperlukan untuk menentukan ukuran badan e. untuk menentukan ukuran badan 9. Alat yang digunakan untuk membuka jahitan yang salah adalah… a. Gunting Kain b. Jarum pentul c. Pendedel d. Rader e. Jarum tangan 10. Urutkan langkah - langkah pembuatan busana berikut ini dengan benar .. 1. Menjahit 2. Desain 3. Memotong 4. Mengukur 5. Membuat pola 6. Finising 7. Rancangan bahan 8. Rancangan harga a. 4,5,2,8,6,1,3,7 b. 2,4,5,7,8,3,1,6 c. 1,2,3,4,5,6,7,8 d. 3,6,8,7,4,2,1,5 e. 5,7,6,3,1,2,8,4 B. SOAL ESSAY 1. Jelaskan pengertian gaun pesta? 2. Jelaskan pengertian pola busana? 3. Sebutkan alat yang digunakan untuk membuat pola kecil?
60 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta 4. Jelaskan perbedaan antara rancangan bahan dan rancangan harga? 5. Jelaskan pengertian menjahit pakaian? Kunci jawaban evaluasi akhir : A. Kunci jawaban pilihan ganda 1. D 2. E 3. D 4. A 5. A 6. D 7. B 8. E 9. C 10. B B. Kunci jawaban soal Essay 1. Busana pesta adalah busana yang dipakai pada kesempatan pesta seperti pesta pagi, pesta sore dan pesta malam 2. Pola adalah ciptakan bentuk badan yang biasa dibuat dari kertas yang nantinya dipakai membuat pakaian. 3. Alat yang digunakan untuk membuat pola kecil adalah skala, pensil, HVS, rol siku dan rol pinggul dan penghapus. 4. Rancangan bahan adalah memperkirakan banyaknya bahan yang dibutuhkan pada proses pemotongan. Sedangkan rancangan harga adalah menghitung semua biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan busan dengan model tertentu. 5. Menjahit adalah suatu proses menyambungkan kain dan bahan-bahan yang lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang sehingga menjadi sebuh busana.
61 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta BAB IV PENUTUP Pada dasarnya banyak sekali materi dan bahasan yang bisa dijelaskan pada pengembangan bahan ajar E-Modul Pembuatan Gaun Pesta (busana pesta) pada Elemen Persiapan Pembuatan Busana SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping ini. Namun dalam E-Modul ini dijelaskan proses pembuatan gaun pesta mulai dari pengambilan ukuran, pembutan pola, menggunting bahan, langkah menjahit gaun pesta dan teknologi menjahit. E-Modul ini mungkin jauh dari kata sempurna, maka dari itu penulis memohon maaf jika nantinya terdapat kesalahan atau kekeliruan yang terdapat didalam modul ini. Setelah menyelesaikan E-modul ini dan mengerjakan semua tugas serta evaluasi maka berdasarkan kriteria penelitian peserta didik dapat dinyatakan lulus/tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka peserta didik dapat melanjutkan ketingkat yang lebih tinggi dan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta didik harus mengulang kegiatan pembelajaran pada modul ini.
62 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta GLOSARIUM Gaun pesta Gaun Pesta adalah busana yang di pakai pada kesempatan pesta seperti pesta pagi, pesta sore dan pesta malam yang dibuat mewah dan glamor berbeda dengan busana sehari-hari. Interfacing Interfacing yaitu lapisan yang tampak dari luar Menjahit Menjahit adalah suatu proses menyambungkan kain dan bahan-bahan yang lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang sehingga menajdi sebuah busana. Pola konstruksi Pola konstruksi adalah pola dasar yang dibuat berdasarkan ukuran badan sipemakai. Pola Pola merupakan ciplakan bentuk badan yang biasa dibuat dari kertas yang nantinya dipakai membuat pakaian. Pola standar Pola standar adalah pola yang dibuat berdasarkan daftar ukuran umum atau ukuran yang telah distandarkan. Rancangan Bahan Rancangan bahan adalah memperkirakan banyaknya bahan yang dibutuhkan pada proses pemotongan Rancangan Harga Rancangan harga adalah menghitung semua biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan busana dengan model tertentu. TB TB adalah Tengah Belakang TM TM adalah tengah muka
63 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta DAFTAR PUSTAKA Ernawati,dkk.2008. Tata Busana Jilid 3 untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Handayani Inama . 2018 . Busana pesta. Diakses pada tanggal 23 November2022 https://www.academia.edu/37717290/Busana_Pesta_2018_1 _ Tri Utami, M. (2018). KEMANDIRIAN USAHA MENJAHIT MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN KECAKAPAN WIRAUSAHA (PKW)(Studi Pada Lulusan Peserta Didik PKBM Harapan Baru Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya) (Doctoral dissertation, Universitas Siliwangi). Walidah, Leli.2020. Pembuatan Busana Costum Made C3 Kelas XI. Jawa Timur : QuantumBook
64 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta BIOGRAFI PENULIS Vita Aulya Agustin lahir di Lubuk Sikaping, 04 Agustus 2000. Peneliti menempuh pendidikan formal di SD N 15 Rumah Nan XXX lulus pada tahun 2013 , lulus di MTsN 1 Pasaman pada tahun 2016, dan lulus di SMA N 2 Lubuk Sikaping pada 2019. Kemudian di tahun 2019 peneliti melanjutkan studi S1 Tata Busana di Universitas NegeriPadang, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan. Peneliti memilih penelitian Research and Development (R&D) untuk membuat skripsi sebagai syarat memperoleh gelar sarjana. Skripsi yang dibuat peneliti berjudul Pengembangan E-modul Pembuatan Busana Pesta pada Elemen Persiapan Pembuatan Busana Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping.
65 E-Modul Pembuatan Gaun Pesta