The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by reynalddaiva, 2022-08-26 04:01:09

E-Book Paskibraka Rev01

E-Book Paskibraka Rev01

COVER

Daftar Isi

Pendahuluan
• Kata Sambutan
• Sejarah Paskibraka
• Peraturan Kemenpora No 014/2017
Pendaftaran Paskibraka
• Syarat Pendaftaran Paskibraka
• Form Pendaftaran Paskibraka
Rekrutmen dan Seleksi Paskibraka
• Seleksi Paskibraka
• Tim Juri, Pembina dan Pelatih
• Anggota Paskibraka
• Surat Izin Perekrutan Paskibraka
• Materi Seleksi
Pembinaan
• Pembinaan dari Tim Pelatih dan Tim Pembina
Pelaksanaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan
• Penerimaan Peserta
• Kegiatan Harian
• Ibadah
• Senam Pagi
• Makan Bersama
• Apel
• Kegiatan Belajar

Kata Sambutan

Kata sambutan dari creator buku Pendaftaran,
seleksi, dan Pembinaan Anggota Calon Paskibraka

Kota Palembang 2022

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipi- Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipi-
scing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut scing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut
labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad min- labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad min-
im veniam, quis nostrud exercitation ullamco im veniam, quis nostrud exercitation ullamco
laboris nisi ut aliquip ex ea commodo conse- laboris nisi ut aliquip ex ea commodo conse-
quat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in quat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in
voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nul- voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nul-
la pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat la pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat
non proident, sunt in culpa qui officia deserunt non proident, sunt in culpa qui officia deserunt
mollit anim id est laborum. Lorem ipsum do- mollit anim id est laborum. Lorem ipsum do-
lor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do lor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do
eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore
magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis
nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut
aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute
irure dolor in reprehenderit in voluptate velit irure dolor in reprehenderit in voluptate velit
esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Ex- esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Ex-
cepteur sint occaecat cupidatat non proident, cepteur sint occaecat cupidatat non proident,
sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim
id est laborum. Lorem ipsum dolor sit amet, id est laborum. Lorem ipsum dolor sit amet,
consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod
tempor incididunt ut labore et dolore magna tempor incididunt ut labore et dolore magna

Pendahuluan

Sejarah Paskibraka

Pergolakan untuk mencapai kemerdekaan Husein Mutahar, Percaka-
melalui proses pengorbanan dan perjuangan yang san- pan tersebut dapat dilihat dalam buku
gat panjang. Pertempuran, aksi teror, dan intimidasi “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat”,
yang dilakukan penjajah Belanda semakin mening- Tulisan Cindy Adamis, Berikut petikannya
kat. Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 : “Tindakanka yang terakbir adalah memanggil
bukan berarti perjuangan usai, dan Belanda masih Mutahar ke kamarku (Presiden Soekarno). “Apa
tetap ingin menguasai Indonesia sehingga pertempu- yang terjadi terhadap diriku, aku sendiri tidak tam’,
ran dan perjuangan masih berlanjut. Pada 4 Januari katalur ringkas. “Dengan ini, aku memberikan tu-
1946 situasi Jakarta sangat genting, Presiden dan Wakil gas kepadamu pribadi, untuk menjaga Bendera kita
Presiden Republik Indonesia meninggalkan Jakarta dengan nyawamu, ini tidak boleh jatuh ke tangan
imenuja Yogyakarta dengan menggunakan Kereta api, musuh, Di satu waktu, jika Tuhan mengizinkannya
Bendera Pusaka turut dibawa dan dimasukkan dalam engkau mengembalikannya kepadaku sendiri dan
kopor pribadi Presiden Soekarno. Selanjutnya, Ibu- tidak kepada siapa pun kecuali kepada orang yang
kota Republik Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. menggantikanku sekiranya umurku pendek, Andai
Menjelang peringatan Hari Ulang ‘Tahun ke-2 kata engkau gugur dalam menyelamatkan Bendera
Kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden Soekar- Pusaka ini, percayakanlah tugasmu kepada orang
no memanggil salah seorang ajudan beliau, yaitu lain dan dia harus menyerahkannya ke tanganku
Mayor (L) Husein Mutahar, Selanjutnya sendiri sebagaimana engkau mengerjakannya.”
Presiden Soekarno memberikan tugas kepada Mayor (L)
Husein Mutahar untuk mempersiapkan upacara Husein Mutahar terdiam, Dia memejam-
Kenegaraan peringatan Proklamasi Kemerdekaan kan matanya dan berdoa. Di sekeliling kami bom
Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1946 di berjatuhan. Tentara Belanda terus mengalir melalui
halaman Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta. setiap jalanan kota, Tanggung jawabnya sungguh
Mayor Husein Mutahar berpikir, bahwa un- berat. Akhirnya, la memecahkan kesulitan ini
tuk menumbuhkan rasa persatuan bangsa, pengibaran dengan mencabut benang jahitan yang memisahkan
Bendera Pusaka. scbaiknya dilakukan oleh para pen- kedua belahan bendera itu dengan bantuan Ibu Pema
tuda Indonesia. Kemmudian belian menunjuk 5 orang Dinata, Bendera Pusaka yang telah dijahit tangan
pemuda yang tendiri atas 3 orang putri dan 2 orang oleh Ibu Fatmawati berhasil dipisahkan. Setelah
putra sebagai perwakilan daerah yang berada di Yogya- bendera menjadi dua, masing-masing bagiannya itu,
karta untuk melaksanakan pengibaran Bendera Pusaka. Merah dan Putih, dimasukkan ke dasar dua tas milik
Tanggal 19 Desember 1948, Belanda melan- Husein Mutahar. Selanjutnya pada kedua fas tersebut
carkan agresi yang ke-dua. Pada saat Istana Presiden dimasukkan seluruh pakaian dan kelengkapan
Gedung Agung Yogyakarta dikepung Belanda, Husein miliknya. Bendera Pusaka dipisahkan
Mutahar dipanggil oleh Presiden Soekarno dan ditu- menjadi dua karena ketika itu, Husein
gaskan untuk menyelamatkan Bendera Pusaka. Penye- Mutahar berpikir bila Bendera Pusaka dipisabkan,
lamatan Bendera Pusaka ini merupakan salah satu tidak dapat disebut Bendera, karena hanya
bagian dari sejarah untuk menegakkan berkibarnya berupa dua carik kain merah dan putil, Hal ini
Sang Merah Putilt di persada bumi Indonesia. Dalam untuk meng indari penyitaan dari pihak Belanda.
upaya menyelamatkan Bendera Pusaka itu, Husein
Matahar terpaksa memisahkan antara bagian merah
dan putihnya. Waktu penyelamatan Bendera Pusaka
terjadi percakapan antara Presiden Soekarno dan Hu-

Pendahuluan

Sejarah

Paskibraka

Suatu pagi sekitar pertengahan Juni 1948, Husein Mutahar menerima pemberitahuan dari
Soedjono yang tinggal di Oranle Boulevard. Isi pemberitahuan itu adalah bahwa ada surat priba-
di dari Presiden Soekarno yang ditujukan kepada Husein Mutahar. Surat tersebut pokok isinya adalah
perintah Presiden Soekarno kepada Husein Mutahar supaya menyerahkan Bendera Pusaka yang
dibawanya agar Bendera Pusaka tersebut segera dapat diserahkan kepada Presiden Soekarno di Muntok, Bangka.
Presiden Soekarno tidak memerintahkan Husein Mutahar datang ke Bangka untuk menyer-
ahkan sendiri Bendera Pusaka itu langsung kepada Presiden Soekarno, tetapi melalui Soed-
jono sebagai perantara. Tujuannya adalah untuk menjaga kerahasiaan perjalanan Bende-
ra Pusaka dari Jakarta ke Bangka. Alasannya, Orang-orang Republik Indonesia dari Jakarta yang
diperbolehkan mengunjungi tempat pengasingan Soekarno pada saat itu hanyalah warga delegasi Republik
Indonesia, antara lain, Soedjono, sedangkan Husein Mutahar bukan sebagai warga delegasi Republik Indonesia

Pendahuluan

Sejarah

Paskibraka

Setelah mengetahui tanggal keberangkatan, Soedjono, dengan meminjam mesin jahit milik seorang istri dok-
ter, Bendera Pusaka yang terpisah menjadi dua dijahit kembali oleh Husein Mutahar persis di lubang bekas
jahitan aslinya. Selanjutnya, Bendera Pusaka itu dibungkus dengan kertas koran dan diserahkan ke Soedjono
untuk diserahkan kepada Bapak Presiden Soekarno sesuai dengan perjanjian Presiden dengan Husein Mutahar.

Dengan diserahkannya Bendera Pusaka, kepada orang sesuai perintah Bung Karno,
selesailah penyelamatan bendera Pusaka oleh Husein Mutahar. Setelah selesai tugas
tersebut, Beliau tidak menangani masalah pengibaran Bendera Pusaka lagi, namun sebagai
penghargaan atas jasa penyelamatan Bendera Pusaka, Pemerintah Republik Indonesia telah
menganugerahkan Bintang Maha Putera pada tahun 1961 yang diserahan sendiri oleh Presiden Soekarno.

Pendahuluan

Tahun 1968, petugas Pengerek Bendera Pusa- berasal dari kata Pasukan, paduan ucapan ‘kibra®;
ka adalah sepasang remaja (pelajar) utusan se- berasal dari “pengibar bendera” dan suku kata
tiap Provinsi di Indonesia. Untuk melengkapi “ka” dari kata pusaka. Sejak itulah penyebutan Pa-
jumlat anggota, maka ditambahkan dari anggota sukan Pengibar bendera Pusaka dengan singka-
pasukean yang pernah bertugas pada tahun 1967. tan akronim, PASKIBRAKA (PAS-KIB-RA-IKA).

Upacara penyerahan Duplikat Bendera Pusaka PASKIBRAKA memiliki sejarah panjang usia, sepan-
Merah Putih dan Reproduksi Naskah Proklama- jang usia Republik Indonesia, Dari sejarah tersebut
si oleh Presiden Soeharto Gubernur/Kepala Daer- dapat dilihat bahwa kegiatan PASKIBRAKA tidak
ah Tingkat I di Indonesia dan selanjutnya kedua hanya sekedar menaikkan atau menurunkan Bende-
benda tersebut juga di bagikan ke Daerah Ting- ra Merah Putih tetapi lebih dari itu kegiatan PASKI-
kat II berlangsung pada tanggal 5 Agustus 1969, BRAKA penuh dengan penanaman nilai-nilai ke-
di Istana Negara Jakarta, Hal inilah yang menjadi bangsaan, cinta tanah air, dan rela berkorban untuk
dasar bahwa Paskibraka hanya ada di 3 (tiga) ting- bangsa dan negara. Kegiatan PASKIBRAKA merupa-
kat yaitu Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota. kan rangkaian dari matarantai aktivitas yang dimu-
Anggota Pasukan Pengibar Bendera pada tahun lai dari persiapan, sosialisai, rekrutmen, dan seleksi,
1967 hingga 1972 adalah remaja SMA utusan dari pemusatan latihan sampai pelaksanaan pengibaran
26 provinsi di Indonesia. Setiap provinsi diwaki- dan penurunan Bendera Pusaka serta pemberian
li oleh sepasang remaja yang dinamakan Pasu- penghargaan kepada anggot PASKIBRAKA yang tel-
kan Pengerek Bendera Pusaka. Pada tahun 1973, ah berhasil menunaikan tugasnya. Guna memudah-
Idik Sulaeman melontarkan sebuah akronim un- kan dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang ber-
tuk anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, kaitan dengan PASKIBRAKA dipandang perlu untuk
yakni “PASKIBRAKA”. Adapun suku kata “pas” disusun sebuah pedoman kegiatan PASKIBRAKA ta-
hun 2015, yang ditetapkan dengan Peraturan Menteri.

Pendahuluan

PAGE KHUSUS
PERATURAN KE-
MENPORA

Pendahuluan

PAGE KHUSUS
PERATURAN KE-
MENPORA

Pendahuluan

Syarat Pendaftaran

Paskibraka

Melansir Peraturan Menteri Pemuda dan Olah-
raga Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2015,
terdapat sembilan syarat yang harus dipenuhi
para calon anggota Paskibraka, antara lain :
• Seorang Warga Negara Indonesia (WNI)
• Sehat secara jasmani maupun rohani
• Memiliki tinggi dan berat badan yang ideal ses-

uai dengan ketentuan
• Tidak mengalami buta warna
• Sedang menginjak kelas X(Sepuluh) ketika

seleksi di tingkat kabupaten/kota dan/atau
provinsi. Serta sudah menginjak kelas XI(sebe-
las) ketika melakukan penugasan (17 Agustus)
• Lulus tahap seleksi
• Memiliki surat izin dari orang tua/wali dan
kepala sekolah
• Memiliki prestasi akademik
• Bersedia mengikuti program pemusatan pendi-
dikan dan pelatihan
Lebih lengkap lagi, melansir dari Petunjuk Teknis Seleksi Paskibraka Kabupaten Lumajang Tahun 2020, ter-
dapat ketentuan lebih jelas serta tambahan yang harus dipenuhi, antara lain:
1. Calon belum pernah menjadi Paskibraka tingkat kabupaten/kota sebelumnya yang dibuktikan dengan
surat pernyataan
2. Calon anggota memiliki tinggi minimal 170 cm dan maksimal 180 cm bagi putra, serta minimal 160 cm
dan maksimal 170 cm bagi putri
3. Calon anggota memiliki postur tubuh yang tegak dan kaki tidak berbentuk O atau X
4. Calon anggota memiliki berat badan ideal sesuai dengan ketentuan (tidak obesitas)
5. Calon anggota sehat jasmani dan rohani terutama gigi (tidak berlubang), mata (tidak minus, plus, silinder,
juling), dan kulit
6. Berpenampilan segar dan menarik
7. Memiliki kepribadian yang baik dan berakhlak mulia
8. Menguasai seni budaya daerah, maupun berpengetahuan mengenai daerah, nasional, maupun internasi-
onal
9. Memiliki nilai rapor di atas rata-rata kelas
10. Aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan kegiatan kemasyarakatan
11. Menjadi nilai tambah jika calon anggota memiliki kecakapan dalam berbahasa Inggris baik lisan maupun
tulisan.

Pendaftaran Paskibraka

page khusus untuk
form (jangan dulu
diisi)

Pendaftaran Paskibraka

Seleksi
Paskibraka 2022

Tata cara Seleksi

Kegiatan seleksi dilakukan
selama 3 (tiga) hari dan
tingkat nasional dilakukan selama
maksimal 5 (lima) hari. Dalam
pelaksanaan seleksi tersebut dihara-
pkan setiap anggota dapat melaku-
kan seleksi secara cermat dan teliti.
Peserta seleksi akan mengikuti selek-
si sekurangkurangnya.
a. Psikotest
b. Parade
c. PBB
d. Kesehatan dan Kebugaran
e. Pengetahuan Umum
f. Samapta/Jasmani
g. Kesenian
h. Wawancara
Selanjutnya dilaksanakan Penentuan Akhir (Pantuhir) dan Pengumuman lulus seleksi kepada para peserta.
Pembobotan dari materi seleksi PASKIBRAKA dilaksanakan dengan sistem penilaian kuantitatif dan/atau
kualitatif, dengan persentase penilaian sebagai berikut:
• Parade 15% Kuantitatif & Kualitatif
• PBB 15% Kuantitatif & Kualitatif
• Psikotest 20% Kuantitatif & Kualitatif
• Samapta/Jasmani 15% Kuantitatif & Kualitatif
• Kesehatan dan Kebugaran 15% Kuantitatif & Kualitatif
• Wawancara 5% Kuantitatif & Kualitatif
• Kesenian daerah 5% Kuantitatif & Kualitatif
• Pengetahuan Umum 10% Kuantitatif & Kualitatif
Hasil penilaian direkapitulasi , hasil dari rekapitulasi ini yang menentukan peserta mana yang lulus dan pe-
serta mana yang belum dapat lulus, Sehingga hasil rekapitulasi akan diumumkan pada akhir kegiatan seleksi.

Rekrutmen dan Seleksi Paskibraka

Tim JuriTim Juri/penilaian PASKIBRAKA merupakan aspek yang sangat penting, karena tim ini merupakan tim yang

menetukan lulus atau tidaknya seorang siswa/siswi peserta seleksi menjadi PASKIBRAKA. Tim penilai PASKI-
BRAKA adalah orang yang memiliki kemampuan dan berpengalaman untuk setiap materi seleksi yang akan
diujikan. Tim Penilai PASKIBRAKA sebaiknya gabungan dari unsur; TNI, POLRI, Perguruan Tinggi (Aka-
demisi), Tenaga Medis, Jurnalis (wartawan), dan Kementrian/Lembaga. Selain untuk menghasilkan peserta
terbaik PASKIBRAKA tingkat Nasional, juga hal ini dimaksudkan agar penilaian lebih objektif dan transparan.
Kriteria tim penilai antara lain:
1. Menguasai materi seleksi sesuai bidang masing-masing;
2. Berpengalaman di bidangnya, dan
3. Independen.

Tim Pembina

Pembina PASKIBRAKA adalah orang dewasa yang bertanggung jawab atas terlaksananya proses pendidikan,
pembinaan, serta pengembangan kepemimpinan nasional bagi pemuda yang disiplin dan berwawasan ke-
bangsaan. Pembina PASKIBRAKA dapat berasal dari unsur Kementrian/Lembaga (K/L), Perangkat Daerah
yang menangani kepemudaan , TNI, POLRI, dan dapat dibantu oleh Purna PASKIBRAKA Indoesia, Gugus
Darma Pramuka, Satuan Karya Pramuka, atau individu yang telah mengikuti latihan kepemimpinan pemuda.

Tim PelatihPelatih adalah orang dewasa yang mempunyai kemampuan, keterampilan, kedisiplinan, dan keahlian untuk

melatih, serta bertanggung jawab atas penugasannya selama kegiatan Diklat Calon Peserta PASKIBRAKA
berlangsung sampai dengan penyelenggaraan dan terlaksananya penuaian tugas pengibaran dan penurunan
Bendera Pusaka oleh PASKIBRAKA secara baik, lancar, aman, dan sukses pada tanggal 17 Agustus. Oleh kare-
nanya, untuk keberhasilan penuaian tugas itu, pelatih PASKIBRAKA perlu memberi contoh, pengarahan, dan
pelatihan untuk diulangi, disempurnakan, serta disamakan gerak langkahnya sesuai ketentuan dalam Pera-
turan Baris-Berbaris (PBB) dan penguasaan formasi-formasi serta manuver barisan. Pelatih PASKIBRAKA
Tingkat Nasional sebaiknya adalah instruktur-instruktur/Gumil dari TNI, POLRI, baik itu Perwira (AKMIL/
Non Akmil atau Akpol/Non Akpol) maupun Bintara Pelatih yang dikoordinasikan oleh Kepala Staf Garnisun
Tetap I/Jakarta. Pelatih bertanggung jawab atas berhasil tidaknya PASKIBRAKA dalam melaksanakan tugas.

Rekrutmen dan Seleksi Paskibraka

Anggota Paskibraka

Anggota PASKIBRAKA adalah pemuda indonesia terbaik yang telah seleksi dilakukan secara obyektif dan
transparan, serta telah mengikuti pembinaan, pendidikan, dan pelatihan PASKIBRAKA di Kabupaten/ Kota,
Provinsi, ataupun Nasional.
Syarat untuk menjadi anggota PASKIBRAKA antara lain sebagai berikut :
a. Warga Negara Indonesia;
b. Sehat Jasmani dan Rohani;
c. Tidak buta warna;
d. Memiliki tinggi dan berat badan yang ideal;
e. Pada waktu seleksi di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi, peserta seleksi masih kelas X (Kelas satu SLTA/
sederajat). Pada waktu penugasan (17 Agustus) duduk di kelas 2 atau kelas XI SLTA atau sederajat.
f. Lulus seleksi sesuai dengan jenjang tingkat seleksi;
g. Bersedia mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan;
h. Memiliki surat ijin dari kepala sekolah dan orang tua/wali;
j. Memiliki prestasi akademik yang baik.

Rekrutmen dan Seleksi Paskibraka

Rekrutmen dan Seleksi Paskibraka

Materi Seleksi

Materi seleksi ini adalah materi-materi yang diberikan PBB yang dikeluarkan oleh TNI, yaitu SKEP No. 611/
pada waktu seleksi berlangsung, sehingga pada waktu X/1985. Sub materi yang diberikan pada waktu seleksi
kegiatan seleksi berakhir, diharapkan menghasilkan PBB antara lain:
siswa-siswi yang terkualifikasi, baik secara fisik, kemam- 1. Sikap sempurna;
puan,intelektualitas,sikap,maupunmental,danspiritual. 2. Hormat;
3. Jalan di tempat;
Materi seleksi terdiri dari delapan materi. Masing-mas- 4. Sikap istirahat;
ing materi mempunyai bobot berbeda, untuk 100 pers- 5. Langkah biasa;
en. Materi tersebut adalah: 6. Langkah tegap;
7. Meluruskan barisan, lencang kanan/kiri, 1/2 len-
a. Parade cang kanan/kiri;
Parade adalah suatu bentuk materi yang akan digu- 8. Melangkah (ke depan/ke belakang, ke kanan/kiri);
nakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan atas ben- 9. Hadap kiri/kanan dan serong kanan/kiri;
tuk fisik/postur tubuh. Adapun bentuk seleksi yang 10. Balik kanan; dan
diberikan diantaranya adalah: 11. Suara untuk memberi aba-aba.
1. Kesan umum tidak ditemukan kelainan yang me-
nonjol Target yang diharapkan dari seleksi PBB ini adalah
2. Tidak ada masalah estetika bagi peserta calon Paskibraka memiliki kemampuan
3. Tinggi badan tidak kurang dan tidak lebih dari baris-berbarisyangsesuaidenganketentuandanaturan,
persyaratan yang ditentukan, yaitu: baik secara individu maupun berkelompok, sehingga
- Putra: minimal 170cm, maksimal 180cm dapat dihasilkan kelompok yang solid, tertib, dan rapih.
- Putri: minimal 165cm, maksimal 175cm
4. Berat badan tidak kurang dan tidak lebih 5kg dari
berat badan minimum
5. Ekstremitas:
- o been (max. 5cm)
- x been (max.5cm)
-plate foot partial
Target yang diharapkan dari sleksi parade adalah siswa-
siswa yang memiliki postur tubuh baik, sehingga di-
hasilkan individu atau kelompok dengan sikap tubuh
yang baik.

b.PBB (Peraturan Baris Berbaris)
Baris-berbaris adalah wujud latihan fisik guna mena-
namkan disiplin, patriotisme, tanggung jawab serta
membentuk sikap lahir dan batin yang diarahkan pada
suatu pewatakan tertentu. PBB adalah suafu materi dan
aktivitas di lapangan untuk menyeleksi kemampuan
baris-berbaris peserta seleksi, secara berkelompok
maupun secara individual sesuai juklak.

Rekrutmen dan Seleksi Paskibraka

c. Psikotest f. Wawancara
Wawancara adalah metode yang digunakan untuk
Psikotest suatu bentuk materi yang akan digu- menyeleksi peserta berdasarkan kemampuan, mental,
nakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan pada dan ideologi dari calon peserta. Adapun bentuk selek-
psikologi yang dimiliki setiap individu peserta. si yang diberikan antara lain:
Adapun bentuk seleksi yang diberikan adalah un- 1. Pemeriksaaan/penilaian harus dapat mencermink-
tuk mengetahui kualifikasi sikap, mental, dan ke- an sikap mental yang positif.
jiwaan masing-masing peserta antara lain terkait: 2. Memiliki motivasi menjadi anggota PASKIBRA-
KA yang positif dan mantap, baik sebelum maupun
1. Minat dan bakat, sesudah seleksi;
2. Konsistensi, 3. Pengertian, penghayatan dan pengamalan agama/
3. Kepribadian, kepercayaan, dan juga budaya, baik daerah maupun
4. Pengambilan keputusan, nasional.
5. Sosialisasi, 4. Aspek Intelegesnsi: memiliki kecerdasan minimal
6. Achievement, taraf “rata-rata”; dan
7. Daya tahan menghadapi tekanan situasi, 5. Aspek Kepribadian; memiliki kepribadian, sikap,
8. Kemampuan beradaptasi, dan stabilitas emosi, kemampuan menyesuaikan diri yang
9. Kemampuan bekerja dalam kelompok. baik & mantap.
6. Aspek Ideologi : Kesetiaan terhadap Pancasila.
Tarkait pemberian seleksi psikotest ini adalah untuk
memilih peserta calon paskibraka yang memiliki poly g. Kesenian Daerah
kejiwaan yang baik, sehingga diperoleh seorang indivi- Kesenian adalah suatu bentuk materi yang akan digu-
du PASKIBRAKA memiliki jiwa dan mental yang kuat, nakan untuk menyeleksi peserta berdasrkan jiwa seni
tangguh, dan mampu melaksanakan tugas secara baik. yang dimiliki individu tersebut. Bentuk seleksi yang
diberikan adalah peserta seleksi dipersilahkan untuk
d. Samapta/Jasmani menampilkan bentuk kesenian yang dikuasainya, apa-
Samapta/Jasmani adalah suatu bentuk materi yang akan kah itu berupa musik,tari dan seni lainnya. Targetnya
digunakanuntukmenyeleksipesertaberdasarkankekua- adalah agar diharapkan PASKIBRAKA yang dibentuk
tan fisiknya dengan memberikan berbagai macam ben- juga memiliki jiwa seni yang akan memberikan sentu-
tuk test fisik, Adapun test fisik yang diberikan antara lain: han keindahan.
1. Postur atau bentuk tubuh normal
2. Bentuk minimal kesamaptaan jasmani h. Pengetahuan Umum
Merupakan bentuk materi yang digunakan untuk
e. Kesehatan dan Kebugaran menyeleksi peserta berdasarkan pengetahuan tentang
Kesehatan dan kebugaran adalah kondisi umum kepaskibrakaan, pengetahuan nasional dan interna-
metabolisme organ seseorang yang mempunyai ke- sional. Bentuk seleksi berupa soal-soal pilihan ganda
mampuan,kekuatan, daya tahan tubuh untuk melak- atau sebagainya.
sanakan tugas secara efisien dan produktif tanpa Targetnya adalah PASKIBRAKA memiliki intelektu-
kelelahan. Materinya memuat: Fungsi hati, fungsi jan- alitas yang tinggi, pengetahuan luas sehingga menjadi
tung, fungsi paru, fungsi ginjal, fungsi mata, pemer- panutan didaerahnya masing-masing.
iksaan tht, pemeriksaan postur, pemeriksaan fisik.

Rekrutmen dan Seleksi Paskibraka


Click to View FlipBook Version