Media Komunikasi Dewan Senatus Jakarta
"FIAT VOLUNTAS TUA"
JADILAH PELAKSANA, BUKAN PENGATUR Sering kali kita mengucapkan "aku ini hamba
Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-
Mu". Namun, sungguh kah kita telah berlaku
sebagai hamba? Baca selengkapnya di
halaman 12
@bejanarohani www.legiomariasenatusbejanarohani.or.id
Legio Maria Senatus Bejana Rohani
Legio Maria Indonesia
[email protected]
SENATUS BEJANA ROHANI | EDISI 4 - OKTOBER 2020
ALOKUSIO RAPAT SENATUS
DOA ROSARIO
Buku Pegangan Bab 18 halaman 118
Alukosio oleh APR Octavian Elang Diawan – Rapat Senatus ke-396-G/Tahun ke-33
Kita bersama memasuki bulan Oktober yang Pertempuran berlangsung pada hari Minggu
ditetapkan oleh Gereja sebagai bulan Rosario pertama bulan Oktober tahun itu dan
(bukan bulan Maria lho yah). Gereja kemenangan yang diraih diyakini sebagai
menyadari betul bahwa Rosario memiliki akibat pertolongan "Rosario Santa Perawan
peran istimewa dalam kehidupan iman Maria". Sejak saat itu, doa Rosario menjadi
Gereja. populer di kalangan umat.
Doa Rosario sudah dikenal di kalangan ordo - Pertempuran Lepanto -
Dominikan sejak abad XIII, tetapi baru
memasyarakat setelah kemenangan tentara Menurut berbagai laporan, selama
Kristen atas pasukan Turki di Lepanto. pertempuran berlangsung, di Roma Paus
Pertempuran Lepanto adalah pertempuran Pius V menunggu hasil perang sambil berdoa
laut yang terjadi pada tanggal 7 Oktober 1571 Rosario. Di tengah doa, beliau keluar dari
di Teluk Lepanto. Tentara Kekaisaran kapel dan mengumumkan kepada semua
Ottoman berperang melawan tentara koalisi umat beriman yang hadir, bahwa dalam
Kristen, yang disebut Liga Santa. sebuah penampakan beliau melihat Allah
Pertempuran itu melibatkan 6 kapal perang memberikan kemenangan kepada tentara
milik tentara Kristen melawan 208 kapal Kristen dengan perantaraan doa Santa
Ottoman. Selain itu, masing-masing pihak Perawan Maria. Demikianlah, setiap tanggal 7
menurunkan sekitar 100.000 orang untuk Oktober Gereja Katolik merayakan
berperang. Kekalahan tentara Turki peringatan wajib Rosario Santa Perawan
merupakan pukulan yang telak dengan Maria.
penenggelaman dan penahanan 205 kapal
mereka, 30.000 korban jiwa, dan 8.000
tahanan perang.
Armada Kekaisaran Ottoman pada mulanya
nampak tak terkalahkan. Namun
kemenangan tentara Kristen yang dipimpin
oleh Kekaisaran Spanyol, atas armada Turki
di Teluk Lepanto memicu euforia di Roma. Di
Roma Paus Pius V sibuk melakukan suatu hal
yang tidak pernah akan dapat dilupakan
dalam sejarah kekristenan.
SENATUS BEJANA ROHANI | 02
ALOKUSIO RAPAT SENATUS
Rosario (dari bahasa Latin rosarium Yang kedua, dalam melaksanakan Doa
"mawar") adalah doa tradisional Katolik Rosario hendaklah batin kita benar-benar
yang merenungkan dua puluh "peristiwa" terisi oleh tenaga kekaguman akan kasih
dalam kehidupan Yesus Kristus dan Bunda Allah melalui pengurbanaan Kristus, terisi
Maria. Doa ini mulai diperkenalkan sekitar dengan luapan rasa syukur kepada Allah atas
tahun 800-an, untuk menggantikan doa pemeliharan jiwa dan badan kita, terisi
Mazmur bagi umat yang buta huruf. Pada dengan semangat untuk memperbaiki
akhir abad pertengahan doa ini mulai kualitas hidup rohani kita, serta terisi dengan
ditinggalkan umat, sampai Beato Alano de la pernyataan ungkapan-ungkapan iman yang
Roca menghidupkannya kembali di Köln meneguhkan dan menunjukkan
(Jerman) pada abad ke-15. ketergantungan kita pada Allah.
SIKAP BATIN DALAM DOA ROSARIO DENGAN SIKAP BATIN
SEPERTI INI, NISCAYA
Yang pertama, pusat doa Rosario adalah DOA ROSARIO KITA
Tuhan Yesus Kristus, karena Rosario adalah MENJADI DOA YANG
saripati peristiwa Injil. Maka baik kiranya kita BERDAYA DAN AKAN
bisa berdoa Rosario untuk semua peristiwa, MENGUBAH KEHIDUPAN
artinya janganlah kita mengidolakan sebuah PRIBADI KITA.
peristiwa tertentu dan terpaku pada satu
peristiwa itu saja setiap kali berdoa Rosario. Seperti halnya Doa Rosario diyakini telah
membawa laskar Kristen memenangkan
pertempuran dahsyat di Lepanto, maka doa
Rosario yang sama kiranya akan
memampukan kita memenangkan
peperangan dahsyat masa kini, di mana
Gereja sedang berperang melawan arus
sekularisme, hedonism, materialism, dan
lain-lain. Tuhan memberkati. Ave Maria.
SENATUS BEJANA ROHANI | 03
MARIOLOGI
7 OKTOBER, Di setiap penampakan, Bunda Maria
selalu berpesan untuk selalu
PERINGATAN SANTA mendoakan doa Rosario sebagai
senjata ampuh untuk melawan
PERAWAN MARIA, kejahatan, dan sarana pembawa
damai sejahtera.
RATU ROSARIO
Suatu hari Bunda Maria berpesan
Dalam Gereja Katolik, bulan Oktober dikenal dalam penampakan kepada anak-
sebagai bulan Rosario. Biasanya selama anak di Fatima, “berdoalah Rosario
bulan ini umat memperingatinya dengan Doa setiap hari...berdoa, berdoalah
Rosario lebih rutin, baik secara pribadi sesering mungkin dan
maupun bersama kelompok atau kategorial. persembahkanlah silih bagi para
Doa Rosario merupakan doa devosi yang pendosa...akulah Ratu Rosario...pada
sederhana dengan manfaat yang besar, tapi akhirnya hatiku yang tak bernoda
tahukah teman-teman apa itu Rosario? akan menang.”
Rosario diartikan sebagai “Mahkota Mawar”. Ratu Rosario adalah salah satu julukan
Dalam penampakan Bunda Maria kepada Bunda Maria karena mukjizat yang terjadi
beberapa orang, Bunda Maria menyatakan pada tanggal 7 Oktober 1571, dimana terjadi
bahwa setiap kali mereka mendaraskan satu suatu pertempuran armada laut yang
Salam Maria, mereka memberikan satu dahsyat di Pantai Yunani, dan dikenal
kuntum mawar yang indah dan setiap sebagai pertempuran Lepanto.
mendaraskan Rosario secara lengkap mereka
memberinya sebuah mahkota mawar. Kisah dari Bunda Maria sebagai Ratu Rosario
ini menggambarkan kepada kita bagaimana
Seperti bunga mawar yang merupakan ratu dahsyatnya kekuatan dari doa Rosario dan
dari segala bunga demikian juga Rosario bagaimana doa Rosario dapat memberikan
sebagai ratu dari segala devosi. Oleh karena mukjizat ketika kita mengimaninya dengan
itu Rosario merupakan devosi paling penting. sungguh-sungguh. Legioner sebagai bala
Rosario dianggap sebagai doa yang tentara Maria sudah seharusnya setia dalam
sempurna karena didalamnya mengandung mendaraskan doa Rosario terutama di bulan
warta keselamatan yang mengagumkan. Rosario ini sebagai tantangan kesetiaan
untuk kita dalam berdevosi kepada Bunda
Bersamaan dengan Bulan Rosario, umat Maria sebagai seorang Legioner.
Katolik di seluruh dunia juga memperingati
Santa Perawan Maria Ratu Rosario. Kevin Fernando
SENATUS BEJANA ROHANI | 04
100 TAHUN LEGIO MARIA
100 TAHUN LEGIO MARIA :
JEJAK LANGKAH LEGIO MARIA SENATUS BEJANA
ROHANI, INDONESIA BAGIAN BARAT (BAGIAN 1)
Dalam tulisan sebelumnya, kita telah membaca sejarah, inspirasi dan tujuan didirikan Legio Maria sejak 7
September 1921 di Dublin, Irlandia, tempat awal terbentuknya Legio Maria di dunia. Pendiri Legio Maria,
Frank Duff tak pernah berpikir bahwa pertemuan awal ini akan meluas ke seluruh dunia termasuk di
Indonesia.
Bagaimana perjalanan sejarah Legio Maria di Indonesia, khususnya di Senatus Bejana Rohani, yang meliputi
wilayah Indonesia Bagian Barat? Jujur, kami belum dapat menuliskan jejak langkah secara lengkap karena
keterbatasan sumber informasi. Akan tetapi kami berusaha merangkum beberapa hal penting dari catatan
dan narasumber yang ada. Jika dari pembaca mempunyai info tambahan kiranya berkenan menyampaikan
pada Perwira Senatus Bejana Rohani.
AWAL TERBENTUKNYA DEWAN SENATUS BEJANA ROHANI, JAKARTA
Legio Maria di Jakarta muncul pertama kali Melihat jumlah presidium yang telah cukup
pada tahun 1972, didirikan oleh Pastor banyak, Sdr. Jose mengusulkan dibentuk
Vincenzo Salis SX di Gereja St. Maria de sebuah dewan kuria di Jakarta. Prakasa ini
Fatima, Paroki Toasebio, Jakarta Barat. disambut dengan baik oleh Bapa Uskup
Presidium pertama tersebut memakai nama Agung Jakarta, saat itu adalah Mgr. Leo
Paroki yaitu Presidium Maria de Fatima. Saat Sukoto dan juga Kuria Bogor yang saat itu
itu tergabung di Kuria Bogor. mensupervisi presidium-presidium Jakarta.
Akhirnya dewan kuria yang telah disiapkan
Tahun 1977, Jose Tugelida, seorang envoy dengan baik itu diresmikan oleh Dewan
dari Filipina datang ke Jakarta dan melihat Komisium Bandung pada tanggal 18 Februari
ladang subur yang memungkinkan 1979 dengan nama Bejana Rohani – Jakarta.
perkembangan Legio Maria. Terbukti bahwa
selama 1978-1979, Legio Maria tumbuh di Istimewa sekali dalam rapat perdana KURIA
Jakarta seperti cendawan tumbuh di musim BEJANA ROHANI, karena selain dihadiri oleh
hujan. Dari 19 presidium yang tersebar di utusan dari Senatus Malang, Komisium
paroki Toasebio, Kemakmuran, Pluit, Mangga Bandung, Kuria Bogor, juga dihadiri oleh
Besar, Matraman, Tanah Tinggi, dan Kramat, Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Sukoto, serta
meningkat jumlahnya menjadi 33 presidium Jose Tugelida selaku envoy dan utusan resmi
yang semuanya bergabung kepada Dewan dari Dewan Konsilium Dublin.
Kuria Bogor.
SENATUS BEJANA ROHANI | 05
100 TAHUN LEGIO MARIA 100 TAHUN LEGIO MARIA
Peranan utama Legio Maria adalah Keterampilan legioner dalam bertugas
membantu Gereja secara nyata. Umat sungguh-sungguh diperhatikan dengan tidak
Katolik di KAJ saat itu sekitar 133.000 melupakan kehidupan rohaninya. Diharapkan
orang yang tersebar dalam 34 paroki, Legio Maria membantu di lingkungan-
dan memerlukan partisipasi dari lingkungan paroki dan menjadi penghubung
legioner untuk menjadi garam bagi antar umat lingkungan sehingga Legio Maria
Gereja. khususnya di KAJ dapat menjadi
perpanjangan tangan Gereja.
Mgr. Leo Sukoto Homili Mgr. Leo, 17 September 1983
Uskup Agung Jakarta, 1979
Berkat karya Roh Kudus melalui penyertaan
Karena pertumbuhan demikian pesat dalam Bunda Maria, rupanya semangat umat
kota Jakarta, dan untuk meningkatkan Katolik semakin membara untuk
efisiensi pengawasan dan perluasan, maka menggabungkan diri menjadi bala tentara
atas persetujuan Mgr. Leo dibentuklah 2 Maria dalam karya Kerasulan Legio Maria. Hal
kuria baru dalam kota Jakarta pada 19 ini ditanggapi secara serius oleh Pimpinan
Oktober 1980. Dengan demikian terdapat 3 Legio mulai dari Konsilium Dublin dan
dewan kuria, yaitu Kuria Bejana Rohani, Senatus Malang, serta Pimpinan Gereja,
Kuria Tahta Kebijaksanaan dan Kuria Ratu sehingga setelah melalui proses penelitian
Para Rasul dengan total jumlah presidium di yang cukup panjang, akhirnya Minggu, 29
Jakarta sebanyak 31 presidium senior dan 14 Maret 1987 status Komisium Bejana Rohani
presidium junior. ditingkatkan menjadi SENATUS BEJANA
ROHANI dan berpusat di Jakarta.
Dalam kurun 3 tahun , Legio Maria di Jakarta
telah tumbuh menjadi 56 presidium yang Sumber : dok. pribadi
tersebar di 18 dari 35 paroki yang ada saat
itu. Dengan restu dari pimpinan Gereja dan
pimpinan Legio Maria, pada 10 Juli 1983
Senatus Malang meningkatkan status Kuria
menjadi KOMISIUM BEJANA ROHANI untuk
mensupervisi dewan dan presidium di
daerah Jakarta.
SENATUS BEJANA ROHANI | 06
100 TAHUN LEGIO MARIA
- Surat pengesahan dari Dublin - | Sumber : dok. pribadi Dengan ditingkatkannya menjadi dewan
senatus, yang merupakan senatus ke-2 di
Rapat perdana sebagai dewan senatus Indonesia, tentulah sebuah kebanggaan dan
dilaksanakan di aula gereja Keluarga Kudus, juga tanggung jawab besar untuk
Rawamangun. Saat itu Senatus Bejana mengupayakan agar karya kerasulan Legio
Rohani terdiri dari 2 komisium, 11 kuria, 18 Maria menjadi bagian dari Gereja Indonesia
presidium senior dan 8 presidium junior, dan dapat menjadi perpanjangan tangan
dengan wilayah meliputi seluruh Sumatera, Gereja untuk mewujudkan Kemuliaan Allah
Jawa Barat, Kalimantan dan Jakarta. Wilayah di dunia.
tersebut terdiri dari Keuskupan Agung
Jakarta, Keuskupan Agung Medan dan PERKEMBANGAN SENATUS BEJANA
keuskupan-keuskupan lainnya : Bandung, ROHANI DI ABAD KE-20
Sibolga, Padang, Palembang, Tanjung
Karang, Pangkal Pinang, Pontianak dan Dalam perjalanan Legio Maria di wilayah
Bogor. Tentu saja keputusan dari Dewan karya Senatus Bejana Rohani yaitu Indonesia
Konsilium Dublin ini juga disetujui oleh bagian Barat, Senatus selalu mengupayakan
Uskup wilayah tersebut dan Senatus Malang. agar selaras dengan perkembangan Gereja
setempat baik itu arah dasar, semangat dan
juga wilayah karya.
SENATUS BEJANA ROHANI | 07
100 TAHUN LEGIO MARIA
Salah satu upaya yang dilakukan pada tahun Di pertengahan tahun 2011, Senatus
2011-2012 adalah Senatus mencoba mensupervisi 16 dewan dalam kota Jakarta,
merapikan wilayah karya dewan legio (kuria 9 dewan luar kota dan 6 presidium tergabung
dan komisium) agar selaras dengan wilayah langsung, dengan total 16.000-an legioner.
karya keuskupan setempat. Tujuannya agar Untuk mengefektifkan supervisi maka pada
legio berkarya sesuai dengan bimbingan, tahun 2011- 2014, Senatus meningkatkan 4
fokus, dan kebutuhan Gereja setempat dewan kuria menjadi komisium di wilayah
(Keuskupan/ Dekenat/ Paroki/ Stasi). Hal ini Keuskupan Agung Jakarta, yaitu Komisium
dimulai dari Keuskupan Agung Jakarta, Maria Asumpta - Tangerang (September
dengan merapikan pengelompokan dewan 2011), Komisium Our Lady of the Holy
kuria dan komisium sesuai dengan Dekenat. Family - Jakarta Timur (Januari 2012),
Walau cukup banyak hambatan dalam Komisium Maria Pengantara Segala
proses ini karena beberapa dewan/ Rahmat - Bekasi (Januari 2013) dan
presidium sudah saling terikat dan harus Komisium Ratu Para Rasul - Jakarta
dipisahkan sesuai dengan dekenatnya, akan Barat 1 (Oktober 2014).
tetapi berkat ketaatan dan kerendahan hati
legioner , serta didukung oleh para Perkembangan Senatus Bejana Rohani di
Pemimpin Rohani, akhirnya hal ini terlaksana abad ke-20-an ini tidak berhenti di seputar
dengan baik hingga saat ini. Jakarta, Jawa Barat dan Sumatra, tetapi juga
berkembang pesat di wilayah Kalimatan.
Perluasan legio terus berjalan, walau harus Nantikan kisah perjuangan perluasan Legio
diakui bahwa di wilayah Jakarta dan Jawa Maria di wilayah Borneo ini di edisi
Barat pertumbuhan secara kuantitas tidak mendatang.
sebesar dan seagresif di tahun 90-an, akan
tetapi Senatus juga harus memastikan Bersambung...
kualitas/ semangat kerasulan legio ini terjaga
dengan baik. Oleh karena itu dibutuhkan Catatan : Tingkatan kelompok Legio Maria
pendampingan yang efektif dari semua dimulai dari terkecil yaitu presidium, kuria,
tingkatan mulai dari presidium hingga komisium, regia, senatus dan konsilium.
senatus.
SENATUS BEJANA ROHANI | 08
100 TAHUN LEGIO MARIA
PECAH BANGET !! Terbagi secara acak ke dalam 16 kelompok
yang berbeda, 324 legioner itu mengikuti
Sumber berita : panitia 100 tahun Legio Maria segala tahap yang ada. Mulai dari tetiba
diundang ke whatsapp grup beberapa hari
Yep, pecah banget!! Sebanyak 324 legioner sebelum hari H, hingga sabar nungguin
mendaftarkan diri sebagai peserta kuis online pengumuman siapa aja yang lolos ke babak
Legio Maria, yang merupakan salah satu selanjutnya di hari Minggu (18/10) lalu. Meski
rangkaian kegiatan perayaan 100 tahun Legio kelihatannya nggak ada yang bertujuan
Maria. Mereka berasal dari Sabang sampai untuk berkompetisi, tapi mereka
Merauke, dengan rentang usia yang mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin
beragam. Nggak cuma itu. Kuis online ini juga loh, sampe pada niat untuk bongkar catetan
diikuti oleh legioner Indonesia yang berada lama hingga buku pelajaran segala. Dan
di wilayah dewan Senatus Singapore, loh. kerennya adalah, salah satu legioner dewan
Bedegh… pecah rekor nggak tuh? Senatus Singapore bahkan mencapai babak
final. Begh… itu bukti bahwa berada di negri
Kuis serupa pernah diadakan bulan lalu oleh orang nggak lantas melupakan negara
Komisium Maria Immaculata - Jakarta Barat asalnya.
2 dan telah dimuat di E-Bulletin edisi
September 2020. Masih sama, kuis Legio
Maria ini masih mengajukan pertanyaan
seputar Legio Maria, iman Katolik, dan
pengetahuan kewarganegaraan secara
umum. Media yang digunakan juga masih
sama, aplikasi chat whatsapp. Niat panitia
pun masih untuk menjaga persaudaraan di
masa pandemi ini. Dan niat baik ini lah yang
diberkati oleh Bunda Maria hingga bisa
terlaksana dengan baik. Nih ya, kalau bukan
karena berkat Bunda Maria, para peserta tuh
nggak akan merasakan euphoria keseruan ini
dari tempat masing-masing, padahal jelas-
jelas beda waktu, beda jarak, dan beda usia.
Nggak percaya? Cek halaman berikut yak.
Ada titipan salam dari mereka ~
SENATUS BEJANA ROHANI | 09
100 TAHUN LEGIO MARIA
Serunya Bikin Nagih..!!
"Terima kasih atas undangan kuisnya. Lomba ini sangat "Biasanya membaca berkas
bagus dan bermanfaat, karena bisa bertemu dengan peserta legio ya baca saja, tetapi
kuis se-Indonesia, sehingga bisa bertukar pikiran mengenai karena ada kuis ini jadi rajiiin
dewan legio masing-masing. Cocok banget jika setiap dewan banget buka-buka semua
bisa melakukan lomba begini secara berkala." Sdr. Petrus, berkas yang sudah rapi
legioner Balikpapan - Kalimantan Timur tersusun di lemari. Semua
bahan pelajaran bina iman pun
"Saya diingatkan untuk senantiasa memperbaharui dan kebaca juga. Kalau pun nggak
membekali diri akan pengetahuan tentang Legio Maria dan menang, tapi saya jadi
kewarganegaraan. Saya juga menikmati dinamika dan semangat membacanya." Sdri.
antusias dari peserta lain. Semoga kegiatan ini dapat Irene, legioner Bekasi
berlanjut di dewan masing-masing, sehingga legioner
dirangkul untuk terus memperbaharui diri di masa seperti "Kegiatan ini sangat luar biasa,
ini." Sdr. Herdi, legioner Medan seru, dan menegangkan karena
waktu yang diberikan sangat
"Seneng, bangga gitu bisa "Kuisnya bagus, ada singkat. Tapi bersyukur saya
berkenalan dengan manfaatnya. Mama saya bisa ikut berpartisipasi dalam
legioner se Indonesia, sampe ikutan antusias untuk kuis online ini, walaupun apa
bahkan hingga Singapore. menjawab soal-soal yang yang sudah saya pelajari ada
Nggak nyangka banget bisa ada. Semoga kuisnya bisa beberapa soal yang tidak
lolos ke babak dua, dan terus berlanjut dan nggak keluar. Sungguh luar biasa."
saya terharu karenanya." cuma kalau lagi ulang tahun Sdri. Prisca Renate Nadia
Sdri. Caroline Kesya Putri legio aja." Sdr. Antonius Taek, legioner NTT
Rahayu, legioner Batam Cahyo Nugroho, legioner
Batam
Tuh, euphoria-nya dapet banget kan? Sampe para pesertanya pada pengen diadakan lagi di dewan masing-
masing. Kuy, mari kita menguduskan diri secara kreatif di masa pandemi ini.
SENATUS BEJANA ROHANI | 10
100 TAHUN LEGIO MARIA
Sabtu (24/10) malam yang lalu adalah salah JADILAH
satu malam minggu berfaedah bagi para
legioner. Hari itu, Bapak Uskup Agung Medan PELAKSANA,
Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap berkenan
menjadi salah satu narasumber dalam BUKAN PENGATUR
sebuah acara talkshow online yang disiarkan
langsung dari Medan, bersama dua orang Sumber berita : panitia 100 tahun Legio Maria
pembicara awam Yustinus Sukisno sebagai
legioner senior dan Yudith Kartini Sitohang Namun untuk dapat mengerti semangat dari
sebagai legioner junior. Dimoderatori oleh kalimat itu, maka kita harus membaca ulang
Daniel Hutajulu, talkshow dengan tema “Fiat kisah kabar sukacita ini dari awal dan
Voluntas Tua dalam Legio Maria” ini meresapi bagaimana respon Maria saat itu.
merupakan talkshow kedua dalam rangkaian Maria tidak bertanya “mengapa aku?”,
kegiatan dari perayaan 100 tahun Legio melainkan bertanya “bagaimana hal itu
Maria. dapat terjadi?”. Pertanyaan ini sesungguhnya
mendahului kesediaan Maria akan kabar
Fiat voluntas tua pasti sering didengar oleh yang didengar Maria dari Malaikat Gabriel.
mereka yang bergerak di dunia pelayanan. Dan dengan menyatakan diri sebagai hamba
Bahkan kalimat ini menjadi tema perayaan Tuhan, Maria menyampaikan bahwa dirinya
100 tahun Legio Maria di Indonesia. siap untuk melayani dan berserah penuh
Terjemahan bebasnya kurang lebih berarti, pada kehendak Tuhan. Lalu kemudian Maria
“[aku ini hamba Tuhan,] terjadilah padaku dengan rendah hati mengharapkan agar
menurut perkataan-Mu”. Kalimat ini muncul kebenaran itu dapat tergenapi, dengan
dalam Injil Lukas, sebagai jawaban Maria atas kalimat penutup, “jadilah padaku menurut
tawaran keselamatan yang datang dari Allah perkataanmu”.
melalui kabar sukacita yang disampaikan
oleh Malaikat Gabriel. Secara keseluruhan, Maria telah memberikan
teladan kepada kita semua untuk selalu
mencari kehendak Tuhan dalam doa-doa
yang kita sampaikan pada Tuhan, dan bukan
malah menyampaikan program-program kita
pribadi untuk dikabulkan oleh Tuhan.
Seorang hamba akan selalu siap sedia
menerima perintah dan menjalankan tugas
kendati beresiko membahayakan diri sendiri,
karena mengetahui bahwa Allah sudah
mengatur semua hal.
SENATUS BEJANA ROHANI | 11
100 TAHUN LEGIO MARIA
Menjadi seorang legioner tidak melulu soal
berdoa panjang-panjang seperti Rosario.
Namun ada karya yang harus dilakukan,
seperti kunjungan. Pada saat kunjungan ini
lah, kita tidak lagi menampilkan apa program
kita kepada orang lain, melainkan mencari
kehendak Tuhan untuk kita lakukan.
Bersamaan dengan itu, kita membentuk
karakter kita melalui penolakan-penolakan
yang kita alami. Tidak mudah untuk menjadi
seorang pelaksana yang baik, namun itu lah
yang harus kita lakukan.
Cara terbaik menularkan semangat adalah
dengan teladan hidup. Dengan bertanya
pada Tuhan apa yang Tuhan inginkan
untuk saya lakukan, lalu melakukan
jawabannya dalam keseharian kita. Orang
pasti akan bertanya apa yang menjadi
sumber inspirasi kita, dan kita bisa
menjawab Bunda Maria lah yang menjadi
sumber inspirasi kita. Bunda Maria adalah
teladan kita dalam hal beriman.
Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap
Sedikit bocoran, Bapak Uskup Medan juga
pernah menjadi legioner. Bersama mas Yus
dan Yudith, Bapak Uskup juga membagikan
pengalamannya menjadi seorang legioner.
So, pastikan dirimu menyimaknya melalui
tautan link https://youtu.be/iaSVMXg4qxE, ya.
Ave Maria.
SENATUS BEJANA ROHANI | 12
LIPUTAN
MASKER UNTUK
KAU DAN AKU
Sumber berita :
Dewan Kuria Ratu Damai, Lampung
Sumber : dok. pribadi Orang-orang dari Paroki di bawah Keuskupan
Tanjung Karang, bekerjasama dengan
“Sudah melakukan apa saja selama pandemi kelompok Wanita Katolik Republik Indonesia
ini?” -- Mungkin kebanyakan orang akan (WKRI) dan devosan koronka untuk
menjawab bahwa mereka telah menemukan pembuatan lebih dari 1000 masker kain
hobi baru untuk mengatasi rasa bosan untuk masyarakat di Lampung. Tentu saja
selama di rumah saja, atau mungkin sedang semua legioner di paroki-paroki tersebut
meningkatkan kemampuannya, atau malah juga aktif berkontribusi bukan hanya dengan
menjadi lebih dekat dengan keluarga. Yang doa tetapi dengan langkah nyata, yaitu
pada intinya, kebanyakan dari mereka akan terdapat 19 presidium dari tujuh paroki
menjawab kalau mereka lebih banyak dengan jumlah total legioner ada 340 orang.
menghabiskan waktunya untuk diri sendiri
dan keluarga. Namun apa yang dilakukan Bahan-bahan untuk membuat masker sudah
oleh sekelompok orang ini berbeda dengan disediakan oleh Komisi Keadilan Perdamaian
kebanyakan dari mereka tadi. Sekelompok (KKP) dan Pastoran Migran Perantau (PMP)
orang ini berinisiatif untuk bergerak di Keuskupan Tanjung Karang. Bahan-bahan ini
bidang sosial dengan cara membagikan lebih dibagikan ke beberapa paroki untuk dijahit.
dari 1000 masker untuk masyarakat di Masker kain ini dibuat secara khusus oleh
Lampung sejak bulan Maret lalu. para ibu-ibu yang memiliki pengalaman
dalam menjahit dan dilakukan secara
sukarela. Legioner membantu menjahit,
mencuci, dan mengemas, sehingga ketika
dibagikan masker sudah siap untuk
digunakan. Selain masker, mereka juga
berinisiatif untuk memberikan makanan siap
santap untuk berbuka puasa di bulan Mei-
Juni, serta ada tambahan dari hasil panen
sayur dan tanaman herbal yang bisa
digunakan untuk menjaga kondisi tubuh
dalam situasi pandemi.
SENATUS BEJANA ROHANI | 13
LIPUTAN Sumber : dok. pribadi
Proses pembuatan masker kain ini
membutuhkan waktu kurang dari satu bulan.
Setelah selesai dijahit, ketua lingkungan
bersama dewan paroki yang bertugas untuk
membagikan masker-masker ini ke umat
Katolik maupun non-Katolik.
Masker dipilih menjadi hal utama untuk
dibagikan kepada masyarakat di Lampung
karena sekarang sedang pandemi dan
banyak orang yang justru tidak
menggunakan masker. Alasan utama tidak
menggunakan masker karena harga masker
yang terbilang mahal dan kebanyakan orang
memilih menggunakan uangnya untuk
membeli barang pokok saja. Melihat
kebutuhan ini, para legioner dan umat paroki
yang lain tergerak hatinya untuk melakukan
gerakan tersebut.
Winona Maria
Sumber : dok. pribadi
SENATUS BEJANA ROHANI | 14
TETAP BERSATU LIPUTAN
WALAUPUN HANYA Ada presidium yang melaksanakan ‘Doa
Malam Bersama’ setiap dua atau tiga kali
LEWAT UDARA dalam seminggu, bahkan ada presidium yang
melaksanakannya setiap hari. Pertemuan ini
Sumber berita : Dewan Kuria Cermin biasanya dimulai sekitar pukul 21.00 WIB
Kekudusan - Kampus dengan peserta dua sampai sepuluh orang.
Pandemi Covid–19 di Indonesia sudah Jadi.. ngapain aja sih ‘Doa Malam Bersama’
berlangsung sejak April 2020. Selama kurang itu? “Kami berkumpul secara online, berdoa
lebih tujuh bulan itu, kita membatasi Catena, sharing tentang kegiatan/ hal baik/
berbagai kegiatan dan mengurangi intesitas masalah yang kami alami sepanjang hari itu.
bertemu banyak orang. Ada begitu banyak Lalu semua anggota yang sedang ikut doa
pula perubahan drastis yang harus kita alami malam ini akan mendoakan, menghibur,
dan tentu saja kita diajak beradaptasi atau memberikan saran positif, selanjutnya
dengan cepat. Belajar, bekerja, rapat legio, diteruskan dengan doa malam. Tidak jarang
silahturahmi, bahkan misa pun dari rumah pula Pemimpin Rohani dan Asisten
saja. Walaupun demikian, adanya kemajuan Pemimpin Rohani kami ikut bergabung
teknologi saat ini membuat pembatasan ini dalam ‘Doa Malam Bersama’ tersebut”, jelas
menjadi lebih mudah. seorang legioner muda.
“Selama masa pandemi, kami para anak “Dengan kegiatan ini, kami yang awalnya
muda yang masih kuliah ini justru jadi tidak rutin berdoa Catena alias bolong–
merindukan kuliah dan bertemu teman– bolong, sekarang jadi berdoa setip hari.
teman, termasuk teman-teman legioner di Dengan saling bertanya kabar,
presidium”, ujar seorang legioner muda. mendengarkan cerita satu sama lain, saling
Berangkat dari kerinduan ini, sebuah support dan mendoakan, kami juga menjadi
presidium yang tergabung di Kuria Cermin semakin mengenal dan akrab satu sama
Kekudusan – Kampus menugaskan seluruh lain”, lanjutnya menjelaskan.
anggotanya untuk ‘Doa Malam Bersama’
melalui Line Calls. Mungkin saja dari yang awalnya hanya
menanyakan kabar, berakhir dengan saling
Saat di-sharing-kan dalam rapat kuria, tugas jatuh cinta ^_^ Karena ada pepatah suku
ini disambut dengan sangat baik dan Jawa mengatakan “witing tresno jalaran soko
diterapkan ke seluruh presidium tergabung kulino”, yang artinya “cinta itu tumbuh
di Kuria Kampus. karena sering bertemu”.
Jadi legioner… apakah masa pandemi ini
justru menghentikan kalian untuk saling
bertemu? Yuuuukkk…. tetap bersatu
walaupun hanya lewat udara.
Tyas Apriyanto
SENATUS BEJANA ROHANI | 15
LIPUTAN
RAPAT LEGIO MARIA Dalam rapat online presidium ini, para
anggota berusaha mencari wifi yang baik
DI KANTOR DESA? walaupun harus berjalan atau bekendara
jauh ke kantor desa masing-masing.
Sumber berita : Dewan Kuria Pangkalan Bun,
Kalimantan Tengah Kuria yang terdiri dari sembilan presidium
senior dan tujuh presidium junior ini
Di masa pandemi ini, saat rapat tatap muka akhirnya berhasil melaksanakan rapat online
tidak dapat dilakukan seperti biasa, legioner perdana pada tanggal 6 September 2020 di
didorong untuk melakukan rapat legio Paroki St. Paulus, Pangkalan Bun. Tentunya
online. Kali ini tim redaksi e-Bulletin meliput setelah mendapat izin ruangan dan akses wifi
aktivitas rapat online legioner di Pangkalan dari Pastor Paroki yang juga adalah
Bun. Pemimpin Rohani Presidium. Beliau juga
hadir dalam rapat kuria online ini. Ada 15
Menarik perhatian karena di saat legioner di legioner yang hadir, diantaranya dengan
kota-kota besar banyak yang enggan untuk semangat ke kantor desa atau paroki
mengikuti atau mengadakan rapat legio setempat untuk mendapat jaringan wifi yang
secara online meskipun segala fasilitas sudah baik sehingga dapat mengikuti rapat dengan
memadai, saudara-saudari legioner di lancar. Walaupun belum semua perwira
Pangkalan Bun dan sekitarnya justru presidium dapat hadir dalam rapat online ini,
merindukan rapat legio di tengah setidaknya semangat ini dapat dirasakan
keterbatasan fasilitas. oleh seluruh legioner di Kuria Santa Bunda
Allah. Sekilas cerita sebelum pandemi : untuk
Terinspirasi dari rapat online Senatus dibulan rapat Kuria, sebagian perwira presidium
Juni yang diikuti oleh Saudari Yanti - harus saling menyewa dan menumpang
Ketua Kuria Santa Bunda Allah, Pangkalan mobil, lalu bersama-sama menempuh jarak
Bun. Pada rapat ini, beliau mendengar selama sekitar tiga jam dengan jalanan yang
bahwa Legio Maria di Kalimantan Timur dan tidak mulus.
di kota lain di luar pulau Jawa berhasil
mengadakan rapat legio secara online. “Lalu
mengapa Kuria Pangkalan Bun tidak
mencobanya? Legioner di Kuria Pangkalan
Bun juga rindu koq hadir rapat legio”,
ucapnya. Saudari Yanti lalu berusaha
memulai rapat online di presidiumnya
sampai empat kali sebelum menerapkannya
dalam rapat Kuria.
SENATUS BEJANA ROHANI | 16
Sumber : dok. pribadi LIPUTAN
Seluruh perjuangan ini dapat terwujud,
pastinya tidak lepas dari dukungan dari
keluarga masing-masing. Dukungan
keluarga berupa pengertian, materi, waktu,
dan keluarga yang mau mengajarkan
legioner senior untuk menggunakan gadget
sehingga dapat mengikuti rapat. Setelah
rapat online selesai, mereka tidak langsung
membubarkan diri, namun
menginformasikan kepada Pastor mengenai
tema 100 tahun Legio Maria dan rencana
mengadakan seminar online. Setelah rapat 6
September tersebut, Kuria ini berupaya
selalu rapat setiap bulan.
Jadi, bagaimana dengan kamu yang ada di
kota besar dengan akses internet yang
lancar? Sudahkah kamu berupaya rapat
online dan rutin hadir rapat mingguan
presidium? Di masa pandemi ini, saling
bertemu walaupun hanya secara online,
sungguh dapat menguatkan satu sama lain.
Anson Santoso
SENATUS BEJANA ROHANI | 17
KISAH INSPIRATIF
"Kamu lihat, bahwa iman bekerja sama dengan perbuatan, dan oleh perbuatan itu iman
menjadi sempurna" (Yak 2 : 22)
Terima kasih kepada bapak/ ibu/ saudara/i auksilier dan ajutorian yang senantiasa mendoakan Legio Maria.
Berikut adalah buah dari doa teman-teman auksilier dan ajutorian, sekaligus karya dari teman-teman aktif
dan pretorian.
KABAR SENATUS
OKTOBER 2020
Kuria Ratu Damai – Bandar Lampung. Kuria Cermin Kekudusan - Kampus. Rapat
Walaupun dalam masa pandemi, kuria ini dewan dan presidium secara online sudah
tetap berupaya melakukan perluasan, yaitu berhasil dilaksanakan. Saat ini memang
dengan rutin memantau presidium- hanya terdapat 5 presidium yang tergabung
presidium yang baru berdiri melalui telepon di dalam kuria ini. Kuria ini juga sedang
untuk memastikan rapat mingguan tetap mengupayakan pemekaran presidium di
terlaksana. Selain itu, sebelum Senatus Unika Atma Jaya, BSD. Selama masa
menggaungkan Laudato Si, dewan ini sudah pandemi, selain rapat dewan atau presidium
aktif melakukan berbagai kegiatan Laudato online, dewan ini mengupayakan doa online
Si dan menjadi motor penggerak di bersama.
lingkungan. Legioner di dewan ini juga
melakukan Gerakan 1000 masker dengan
menjahit, mencuci, mengemas, dan
membagi-bagikan masker. Seluruh bahan
yang dibutuhkan untuk membuat masker
disediakan oleh Keuskupan.
SENATUS BEJANA ROHANI | 18
KISAH INSPIRATIF
BERITA KONSILIUM
SEPTEMBER 2020
Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan kehidupan manusia. Namun demikian, Legio Maria di mana pun
berada, tetap berusaha untuk merasul. Berikut ini beberapa cerita dari para legioner di negara maju dan
berkembang. Sumber : https://www.legionofmary.ie/
PERANCIS Kuria Orang Vietnam: Kuria ini terdiri dari 7
presidium dengan 73 anggota aktif, 5
Senatus Paris: rapat ditangguhkan sejak percobaan, 178 auksiler, 18 pretorian, dan 60
Maret - Juni. Sebagai salah satu persiapan ajutorian. Sebuah presidium dengan 3
100 tahun Legio Maria, Senatus meminta anggota rohaniwan melakukan kunjungan
setiap presidium menuliskan kisah mengenai orang sakit dan merawat orang disabilitas.
orang-orang luar biasa/ berperan penting Seorang Katolik yang kurang taat
yang mereka temui di Legio Maria, rahmat memutuskan anaknya untuk dibaptis setelah
yang mereka terima melalui perantaraan dia mendapatkan medali wasiat. Dia sangat
Frank Duff, dan peristiwa penting seperti berterimakasih atas waktu dan
pertobatan. Artikel tersebut akan pendampingan legioner selama ini. Selain
dikumpulkan dalam bentuk booklet untuk itu, sebuah presidium yang beranggotakan
menandai 100 tahun Legio Maria. 12 orang lansia menjalankan karya legio
dengan membantu membagikan komuni di
gereja dan mendorong pasangan yang telah
hidup bersama untuk menerima Sakramen
Perkawinan.
BELGIA
Kuria Namur: terdiri dari 4 presidium dengan
12 anggota aktif dan 71 auksilier. Walau
jumlah anggota sedikit, tetapi tiap presidium
melakukan karya kerasulan yang baik.
SENATUS BEJANA ROHANI | 19
KISAH INSPIRATIF
DUBLIN UTARA INGGRIS
Kuria Betlehem: terdapat laporan tahunan Regia Brentwood, London: pertemuan
dari 1 presidium yang terdiri dari 5 anggota Legio Maria belum dapat dimulai karena
aktif dan 3 auksilier. Mereka membagikan banyak gereja belum dibuka. Regia terus
dan menjelaskan arti medali wasiat kepada memantau situasi. Ketua Regia mengadakan
banyak orang yang lewat di jalan, kontak dengan Kuria dan Komisium,
mendorong banyak orang murtad untuk mengirimkan refleksi rohani mingguan
kembali pada iman Katolik, mendengarkan kepada mereka untuk dibagikan kepada
para tunawisma yang menceritakan berbagai presidium untuk meneguhkan hati.
masalah mereka. Selain itu, terdapat seorang
pemuda Muslim yang menjadi Katolik, dia
menerima hadiah Medali Wasiat dan
mendengarkan legioner bercerita tentang
Gereja Katolik. Pertemuan setiap 3 bulan
untuk mempromosikan Frank Duff sudah
dilaksanakan. Legioner mendampingi
seorang wanita muda Filipina yang sakit dan
hidup sendiri tanpa keluarga, mulai ia sakit
hingga menjelang kematiannya.
THAILAND
Pemimpin Rohani terus memotivasi legioner.
Legioner mengadakan kontak dengan orang
yang sering tidak hadir dalam misa,
mendoakan ibadat arwah, dan mengajarkan
katekese pada narapidana bersama para
biarawati.
SENATUS BEJANA ROHANI | 20
KISAH INSPIRATIF
VIETNAM Terdapat 1 komisium dengan 14 presidium
senior dan 4 presidium junior. Kuria memiliki
Komisium dan Kuria melaporkan, bahwa 1513 anggota senior dan 337 anggota junior,
setiap dewan Komisium/ Kuria menyimpan 482 pretorian, 4024 auksilier, dan 496
catatan jumlah laporan, kapan dewan ajutorian. Dewan ini membantu
dibentuk dan wilayah yang dikelola termasuk membereskan perkawinan 144 pasangan dan
deskripsi tentang wilayah tempat kerjanya. 16 orang dibantu untuk menghindari aborsi.
Semua dewan melaksanakan karya Pada awal Juli 2020, ada 20% yang masih
kerasulan yang sangat baik membawa mengadakan pertemuan tetapi pada akhir
banyak orang kembali ke imannya. Juli tidak ada pertemuan yang diizinkan.
MEKSIKO
Terdapat 2 Senatus dan 5 Regia yang
tergabung langsung dengan Konsilum di
negara ini. Seluruh Meksiko saat ini sedang
lockdown dan hampir semua dewan dapat
mengadakan rapat virtual dengan sukses.
Mereka mendaraskan doa Legio, bacaan
rohani, dan alukosio, serta laporan singkat
dari masing-masing dewan tergabung
tentang pengalaman dalam menjalankan
karya kerasulan. Sebagian besar dewan
mengadakan Misa atau Misa Triduum untuk
memperingati 99 tahun Legio Maria. Lalu
melanjutkan rencana persiapan 100 tahun
Legio Maria.
SENATUS BEJANA ROHANI | 21
KISAH INSPIRATIF
CARLO ACUTIS,
BEATO MILENIAL
MEREKA AKAN MENGANTRI UNTUK
MENONTON KONSER, TAPI TIDAK MAU
BERDIRI SESAAT SAJA DI DEPAN
TABERNAKEL.
10 Oktober 2020 yang lalu, dunia para kudus digemparkan oleh seorang pemuda ganteng yang milenial
banget. Yep, Carlo Acutis dibeatifikasi pada tanggal itu. Kita semua tahu bahwa Carlo membangun sebuah
website yang berisikan katalog mukjizat Ekaristi. Tapi yang mungkin kita belom tahu adalah Carlo itu sama
seperti pemuda biasa lainnya, dengan kecintaan luar biasa terhadap Ekaristi dan Rosario. Nih, simak yah...
Kabarnya, serial anime favorit Carlo adalah seorang pencinta
Carlo adalah Pokemon. satwa. Ia memiliki kucing dan
anjing sebagai teman bulunya.
Carlo bekerja sebagai seorang
relawan di sebuah dapur untuk Carlo sama seperti pemuda
memasak sup bagi orang lainnya, yang suka dengan
miskin. komputer, buku, video game,
bola, mobil, dan seorang gadis.
Tapiii...
Carlo menempatkan Ekaristi sebagai
Berdoa Rosario menjadi saat kencan hal yang utama dalam hidupnya,
yang paling romantis bagi Carlo, dan hingga mencari paroki terdekat dan
karenanya Carlo tidak pernah menemukan jadwal misa menjadi
melewatkan janjinya untuk berdoa prioritasnya saat dirinya sedang pergi
Rosario setiap hari. berlibur bersama keluarganya.
SENATUS BEJANA ROHANI | 22 JANGAN TAKUT MENJADI KUDUS
- Gaudete et Exsultate -
Paus Fransiskus, 2018
CATATAN
1 2
Rangkaian Perayaan Tindak Lanjut Covid-19
100 Tahun Legio Maria
Mengacu pada Instruksi Senatus tanggal 26
Aplikasi Legio Maria sedang dalam April 2020.
proses pembuatan.
Apabila ada kegiatan 100 tahun Legio Kegiatan Legio Maria HARUS mengikuti
Maria di luar kota/ keuskupan Jakarta, kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah
mohon agar menginformasikannya Daerah, serta Gereja setempat. Jika kondisi
kepada Sdr Erwin (ketua panitia pandemi sudah terkendali dan mendapat
perayaan 100 tahun) sehingga dapat persetujuan oleh Pastor Paroki setempat
didokumentasikan dengan lengkap. untuk mengadakan rapat tatap muka,
Rangkaian perayaan 100 tahun Legio diharapkanlegioner tetap melakukannya
Maria bukan hanya dilaksanakan di level dengan PROTOKOL KESEHATAN YANG
senatus saja tetapi juga dewan yang TEPAT.
tidak tergabung langsung dengan
senatus, bahkan juga dilaksanakan Menjaga semangat iman Legioner Maria,
secara pribadi oleh setiap legioner. Mari sebagai komunitas tetap menjalankan
kita memunculkan habitus-habitus baru, kewajiban dalam DOA dan KARYA tetapi
seperti Laudato Si. dalam bentuk yang disesuaikan.
Doa syukur 100 tahun Legio Maria agar
didoakan oleh seluruh legioner, UPAYAKAN yang TERBAIK tetap Rapat
termasuk auksilier. Mingguan Presidium dan Rapat Dewan
online, walaupun tidak semua agenda
3 rapat terlaksana. Beberapa media
komunikasi yang dapat dipakai Zoom,
Media Sosial Senatus Googlemeet, Whatsapp Group, dll dengan
cara yang bijaksana.
@bejanarohani Jika memang tidak ada sarana yang
tersedia, legioner berdoa Tessera di
Legio Maria Senatus Bejana Rohani tempat masing-masing pada saat jam
rapat presidium/ dewannya.
Legio Maria Indonesia
www.legiomariasenatusbejanarohani.or.id
SENATUS BEJANA ROHANI | 23
CATATAN
SENATUS BEJANA ROHANI | 24