The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

ebook ini berisi tentang pengertian biaya peluang,pengertian prinsip, motif dan tindakan ekonomi.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kartika kusuma dewi, 2020-08-13 07:53:08

BIAYA PELUANG DAN HUKUM EKONOMI

ebook ini berisi tentang pengertian biaya peluang,pengertian prinsip, motif dan tindakan ekonomi.

Keywords: #ebook#ekonomi#kelasX

MEMANFAATKAN BIAYA PELUANG

Biaya Peluang (Opportunity Cost)

1. Biaya peluang adalah segala sesuatu yang dikorbankan untuk mendapat sesuatu. Setiap kali

kita harus membuat keputusan atau memilih suatu tindakan,kita tidak hanya memilih, tetapi

juga harus mempertimbangkan biaya peluang.

2. Ada banyak pendapat tentang biaya peluang, diantaranya sebagai berikut.

a. N. Gregory Mankiw mengatakan bahwa biaya peluang adalah segala sesuatu yang harus

anda korbankan untuk memperoleh sesuatu.

b. Paul A. Samuelson dan William D.Nordhaus, mengatakan bahwa keputusan memilih biaya

peluang karena memilih suatu hal dalam duni akelangkaan berarti menyerahkan sesuatu

yang lain. Biaya peluang adalah nilai barang atau jasa yang paling berharga yang hilang.

3. Untuk lebih memahami biaya peluang atau opportunity cost, untuk berikut ini disajikan

contoh.

Sepasang suami istri ingin pegi bertamasya ke suatu tempat hiburan untuk mengusir rasa

kejenuhannya. Untuk keprluan itu, mereka harus membayar biaya transportasi sebesar

Rp.300.000,- dan membeli tiket masuk Rp.100.000,-. Jika tidak pergi bertamasya, pasangan

suami istri itu dapat bekerja dan menghasillkan uang masing-masing sebesar Rp.100.000,-

sehari. Pertanyaannya, berapa biaya peluang dari suami istri yang bertamasya itu?

Jawab :

Biaya transportasi Rp.300.000,-

Tiket masuk Rp.100.000,- +

Biaya eksplisit Rp.400.000,-

Penghasilan jika tidak bertamasya (biaya implisit) Rp.200.000,- +

Biaya bertamsya Rp.600.000,-

Jadi, biaya yang dikorbankan bukan hanya biaya yang nyata-nyata dibayar, tetapi termasuk

pendapatan yang tidak jadi diperoleh karena memilih untuk bertamasya. Namun, jika

berbicara biaya peluang, maka biayanya adalah Rp.200.000,-

Perbedaan Biaya Peluang dan Biaya Sehari-hari
1. Biaya adalah pengorbanan untuk mendapatkan suatu tujuan. Biaya terdiri dari biaya eksplisit

dan biaya implisit. Biaya eksplisit perusahaan adalah pengeluaran-pengeluaran perusahaan
yang berupa pembayaran dengan uang tunai untuk mendapatkan faktor-faktor produksi yang
diperlukan untuk melakukan kegiatan produksi. Contoh biaya tenaga kerja, mesin, tanah,

bangunan, bahan baku dan sebagainya. Biaya Implisit, yaitu biaya-biaya yang tidak terduga
dan biaya yang tidak dapat dihitung dalam suatu kegiatan produksi, misalnya gaji yang
didapatkan oleh seorang ahli jika ia bekerja di perusahaan lain. dan gedung yang dimiliki
secara pribadi oleh konsumen.
2. Biaya peluang muncul karena kita melakukan suatu kegiatan dan mengorbankan kegiatan lain.
Biaya peluang berbeda dengan biaya sehari-hari. Biaya sehari-hari adalah pengorbanan yang
harus dilakukan untuk melakukan suatu kegiatan (kegiatan ekonomi), tanpa mempehitungkan
kerugian karena dikorbankannya kegiatan lain.

PRINSIP, MOTIF dan TINDAKAN EKONOMI
1. Prinsip ekonomi menurut Mankiw adalah dasar berfikir yang digunakan manusia untuk

memaksimumkan suatu tujuan melalui pengorbanan tertentu, atau untuk mencapai tujuan
tertentu dengan pengorbanan sekecil mungkin (mankiw,2011). Prinsip ini menjadi pedoman
bagi setiap pelaku ekonomi dalam melakukan kegiatan ekonomi.
2. Prinsip ekonomi akan membuat tindakan konsumen ketika melakukan kegiatan ekonomi
menjadi lebih terarah, rasional dan cermat. Prinsip ekonomi juga berlaku dalam kegiatan
produksi dan distribusi.
3. Motif ekonomi adalah alasan atau tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan
tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek ;

 Motif intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas
kemauan sendiri.

 Motif ekstrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi
atas dorongan orang lain.

4. Tindakan ekonomi adalah sebuah istilah yang mengacu pada setiap usaha manusia yang
dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan, misal ; ibu memasak
dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas
dua aspek, yaitu :
 Tindakan ekonomi rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang
paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
 Tindakan ekonomi irrasional, setiap usaha manusia ynag dilandasi oleh pilihan yang
paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.

LATIHAN BIAYA PELUANG

1. Sutomo ditawari bekerja di bengkel dengan gaji Rp.5.000.000,-, di kantor pengacara dengan
gaji RP.6.000.000,-, di kantor industri elektronik dengan gaji Rp.5.500.000,-, dan di kantor
konsultan dengan gaji Rp.6.500.000,-. Pada akhirnya, dia memilih bekerja sebagai penyuluh
pertanian dengan gaji Rp.7.000.000,-. Biaya peluang dari Sutomo yang memilih bekerja
sebagai penyuluh pertanian adalah ….
Jawab : …

(UNTUK SOAL NOMOR 2,TULISKAN URAIANNYA.)
2. Sutarman memilih berhenti bekerja dari Restoran Surya dengan gaji Rp.10.000.000,- kare ia

memutuskan untuk membuka restoran miliknya sendiri. Untuk modal kerja, Sutarman
mengambil tabungannya sejumlah Rp.500.000.000,- dengan bunga 5% per tahun. Untuk lokasi
restoran, ia menggunakan rumahnya yang selama ini disewakan Rp.35.000.000,- per tahun.
Jumlah pemasukan restoran Sutarman selama setahun sebesar Rp.740.000.000,- dengan
jumlah biaya Rp.690.000,-. Biaya peluang dari Sutarman yang membuka usaha restoran adalah
Jawab : …


Click to View FlipBook Version