1
PETUNJUK TEKNIS
LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT
TAHUN 2021
Bidang Lomba
FARMASI
PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Dr. Radjiman No. 6 Telp. (022) 4264813 Fax. (022) 4264881
Wisselbord (022) 4264944, 4264957, 4264973
Bandung (40171)
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah S.W.T., atas limpahan ni’mat serta karunia-Nya Petunjuk
Teknis Lomba Kompetensi Siswa SMK (LKS-SMK) Tingkat Jawa Barat Bidang Lomba Farmasi ini bisa
kami susun walaupun dengan keterbatasan waktu, keterbatasan pengetahuan dan pemahaman, mudah-
mudahan Petunjuk Tenkis ini bisa memberikan gambaran dan menjadi pedoman bagi semua pihak dalam
pelaksaan perlombaan dengan harapan Lomba Kompetensi Siswa SMK (LKS-SMK) Tingkat Jawa Barat
Bidang Lomba Farmasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat merupakan asset bangsa yang
diharapkan mampu menguasai pengetahuan, pemahaman dan penguasaan keahlian, sehingga lulusan
SMK se-Jawa Barat memiliki kemampuan yang handal dan mampu bersaing baik secara nasional,
maupun global sesuai dengan visi misi Jawa Barat yaitu "Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin
Dengan Inovasi dan Kolaborasi" (nilai religius, nilai bahagia, nilai adil, nilai kolaboratif dan nilai
inovatif), yang dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan dan sembilan program unggulan, yaitu:
Misi pertama, membentuk manusia pancasila yang bertaqwa; melalui peningkatan peran masjid dan
tempat ibadah sebagai pusat peradaban, dengan sasaran misi yaitu pesantren juara, masjid juara, dan
ulama juara;
secara khusus dalam bidang pendidikan tertuang dalam penjabaran misi yang kedua yaitu melahirkan
manusia yang berbudaya, berkualitas, bahagia dan produktif melalui peningkatan pelayanan publik yang
inovatif; dengan sasaran misi yaitu kesehatan juara, perempuan juara, olahraga juara, budaya juara,
sekolah juara, guru juara, ibu juara, millenial juara, perguruan tinggi juara, dan smk juara;
Terjadinya pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 mengharuskan semua pihak beradaptasi agar tetap dapat
menjalankan prgram yang telah direncanakan, tahun 2021 ini pun pandemi masih berlangsung terlebih
memasuki bulan Juli ini diberlakukan PPKM Darurat Jawa-Bali, maka Lomba Kompetensi Siswa SMK
(LKS-SMK) tingkat Jawa Barat yang khususnya bidang Farmasi dilaksanakan dengan secara daring
memperhatikan serta melaksanakan ketentuan-ketentuan selama pemberlakuan PPKM Darutat tersebut
(Protokol Kesehatan Pencegahan dan Penanggulangan Covid19).
Seraya momohon ridho dan lindungan Allah Subhanahu Watta’ala, semoga Lomba Kompetensi Siswa
SMK (LKS-SMK) tingkat Jawa Barat Bidang Farmasi ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar.
Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi kita semua. Aamiin.
Bandung Barat, 5 Juli 2021
Panitia Lomba Bidang Farmasi.
Ketua,
Drs. H. Denny Mariana, S.Pd., M.M.
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................................................. iii
DAFTAR ISI.............................................................................................................................................iv
BAB I PENDAHULUAN ..........................................................................................................................1
A. Latar Belakang ..............................................................................................................................1
B. Tujuan ............................................................................................................................................1
C. Logo ................................................................................................................................................1
D. Peserta ............................................................................................................................................2
BAB II KETENTUAN UMUM ...............................................................................................................3
A. Penerapan Protokol Covid-19 ......................................................................................................3
B. Aksi 3T ...........................................................................................................................................4
C. Protokol Kesehatan Individu........................................................................................................4
BAB III KETENTUAN PERLOMBAAN ..............................................................................................6
A. Materi Lomba................................................................................................................................6
B. Keselamatan Kerja........................................................................................................................7
C. Kriteria Penilaian ..........................................................................................................................8
D. Tata Tertib Perlombaan .............................................................................................................11
BAB IV PENUTUP ................................................................................................................................13
LAMPIRAN-LAMPIRAN......................................................................................................................14
A. KISI-KISI PEMBUATAN SEDIAAN OBAT BERDASARKAN RESEP .................................14
A.1. KISI-KISI PEMBUATAN KAPSUL OBAT BATUK - PILEK...............................................14
B. PANDUAN KEGIATAN LOMBA ................................................................................................18
INSTRUKSI KERJA ..........................................................................................................................18
B.2. RESEP KE DUA..........................................................................................................................19
INSTRUKSI KERJA ..........................................................................................................................19
B.4. DAFTAR HARGA DAN STOK PERBEKALAN FARMASI..................................................20
iv
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penyelenggaraan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) Tingkat propinsi bagi siswa Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) seluruh Propinsi Jawa Barat adalah sebagai wujud nyata salah satu
upaya dalam pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan oleh Pemerintah melalui Dinas
Pendidikan Propinsi Jawa Barat khususnyua bidang Pharmacy. Lomba Kompetensi Siswa (LKS)
SMK Tingkat Propinsi Jawa Barat Tahun 2021 ini akan berbeda dengan LKS sebelumnya dan
mengacu kisi kisi LKS Nasional Tahun 2020. Seluruh lomba-lomba yang diselenggarakan oleh
MKKS propinsi Jawa Barat dilakukan secara daring dengan memperhatikan protokol kesehatan
Covid-19. Sisi baik dari tantangan ini adalah siswa SMK diajak untuk bersahabat dan berkolaborasi
dengan teknologi daring.
B. Tujuan
1. Untuk meningkatkan daya saing dan keunggulan sumber daya manusia Provinsi Jawa Barat,
khususnya penguasaan keahlian kefarmasian serta memberikan kesempatan dan motivasi kepada
siswa SMK Farmasi untuk berkompetisi secara positif yang dapat menumbuhkan kebanggaan
pada bidang keahlian yang ditekuninya.
2. Mendorong SMK Farmasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
(KBM) yang mengacu kepada Standar Keterampilan Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)
kompetensi keahlian kefarmasian.
3. Mengembangkan kemampuan dan keterampilan siswa SMK Farmasi dalam melaksanakan
praktek kefarmasian sesuai bekal keilmuan yang diperoleh di bangku sekolah.
C. Logo
Arti Logo:
1. Warna : Menggambarkan keragaman spektrum
kejuruan
2. Siluet Jari : Menggambarkan Kompetensi siswa yang
cerdas dan berkarakter
3. Siluet Gedung Sate : Ikon Jawa Barat, bangunan bersejarah
kebanggaan Rakyat Jawa Barat, Jawa Barat
adalah tempat dilaksanakannya Lomba
Kompetensi Siswa Tahun 2021 Tingkat
Provinsi
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 1
D. Peserta
Peserta adalah siswa-siswi SMK se-Jawa Barat dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Tercatat siswa tingkat XI/XII SMK Negeri atau Swasta Bidang Farmasi Tahun Pelajaran
2020/2021.
2. Siswa yang pernah mengikuti LKS SMK tingkat propinsi pada tahun sebelumnya tidak
diperkanankan untuk menjadi peserta
3. Peserta LKS SMK Tingkat Propinsi Jawa Barat adalah siswa yang sudah mengikuti seleksi di
tingkat kabupaten/kota dan sudah terdaftar sebagai peserta lomba.
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 2
BAB II
KETENTUAN UMUM
A. Penerapan Protokol Covid-19
Saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan Pandemi Corona Virus Desease 2019
(Covid-19). Resiko pergerakan orang dan berkumpulnya masyarakat pada tempat dan fasilitas
umum, memiliki potensi untuk penularan Covid-19 yang cukup besar, maka masyarakat harus
melakukan perubahan pola hidup dengan tatanan dan adaptasi kebiasaan yang baru.
Agar tercapainya tujuan yang diharapkan, maka aspek kesehatan, sosial, pendidikan dan ekonomi
harus berjalan beriringan dan saling mendukung. Untuk itu berbagai kebijakan harus
memperhatikan penanganan Covid-19 harus tetap mendukung keberlangsungan perekonimian
dan aspek sosial masyarakat. Terkait dengan hal tersebut di atas maka pelaksanaan berbagai
kegiatan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang meliputi upaya pencegahan dan
pengendalian Covid-19 di tempat dan fasilitas umum dengan memperhatikan aspek perlindungan
kesehatan individu dan titik-titik kritis dalam perlindungan kesehatan masyarakat, yang
melibatkan pengelola, penyelenggara, atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum serta
masyarakat pengguna. Maka dari itu, menerapkan protokol kesehatan masih menjadi cara paling
ampuh untuk melindungi diri dari virus, begitu pula dengan lingkungan sekolah, pihak sekolah
harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Gerakan 5M Covid-19
a. Memakai Masker
Wajib memakai masker dua
lapis saat di luar rumah (masker
medis di bagian dalam dan
masker kain di bagian luar).
b. Mencuci Tangan
Mencuci tangan menggunakan
air mengalir dan sabun secara
berkala dan/atau menggunakan
hand sanitizer untuk
membersihkan tangan dari
kuman-kuman yang menempel.
c. Menjaga Jarak
Menjaga jarak 1 hingga 2 meter
dari orang sekitar kita.
d. Menjauhi Kerumunan
Menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah, hindari perkumpulan atau aktifitas yang
melibatkan banyak orang.
e. Mengurangi Mobilitas
Kurangi mobilitas, meski sehat dan tidak ada gejala penyakit, untuk mengurangi resiko
terpapar Covid-19. Hal ini dilakukan sebagai bentuk ikut serta mencegah dan mengurangi
penularan Covid-19.
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 3
B. Aksi 3T
Aksi 3T ini hendaknya dilakukan oleh otoritas terkait untuk melakukan pengujian, pelacakan,
kemudian tindakan pengobatan atau perawatan kepada orang yang terpapar virus tersebut.
1. Pemeriksaan Dini (Testing)
Dengan pemeriksaan sedini dan
secepat mungkin, potensi
penularan ke orang lain bisa
dicegah seminimal mungkin.
Sehingga jumlah korban
terpapar bisa ditekan sekecil
mungkin.
2. Pelacakan (Tracing)
Melakukan pelacakan atau
tracing dilakukan oleh petugas
kesehatan dengan mendata siapa
saja yang melakukan kontak
erat dengan pasien suspek
tersebut.
3. Perawatan (Treatment)
Apabila terkonfirmasi terkena
Covid-19, tentu saja harus
melakukan perawatan agar bisa
menyembuhkan diri dari
penyakit tersebut.
C. Protokol Kesehatan Individu
1. Peserta
a. Mengikuti lomba secara daring dari sekolah
masing-masing (sekolah mendesain ruangan
sesuai dengan petunjuk panitia lomba).
b. Dilengkapi peralatan sebagai “test project”
disesuaikan dengan jenis lomba yang
diikuti.
c. Memastikan kondisi sehat.
d. Menggunakan peralatan protokol kesehatan:
➢ Wajib : masker 2 lapis (lapis
pertama masker medis, lapis
kedua masker kain), hand
sanitizer dan mencuci
tangan pake sabun.
➢ Opsional : face shield dan sarung
tangan.
e. Mengisi Surat pernyataan mengikuti lomba sesuai dengan standar protokol kesehatan.
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 4
2. Orang Tua/Wali/Pendamping
a. Diperbolehkan menyaksikan anaknya mengikuti lomba
tanpa mengganggu pelaksanaan lomba.
b. Memastikan anak dalam kondisi sehat untuk mengikuti
lomba.
c. Memastikan seluruh anggota keluarga tidak
termasuk/terkena kasus Covid-19.
d. Patuh melaksanakan protokol kesehatan (5M) dan
menyiapkan peralatan protokol kesehatan:
➢ Wajib : masker 2 lapis (lapis pertama masker
medis, lapis kedua masker kain), hand
sanitizer dan mencuci tangan pake
sabun.
➢ Opsional : face shield dan sarung tangan.
e. Menyiapkan perlengkapan pribadi yang diperlukan selama mendampingi putra-putrinya.
f. Menandatangani surat pernyataan izin mengikuti lomba bagi anak.
3. Panitia Pelaksana (panitia di sekolah masing-masing)
Saat persiapan dan pelaksanaan lomba:
a. Mensosialisasikan kegiatan lomba dan
mematuhi protokol kesehatan di masa
pandemi Covid-19.
b. Memfasilitasi sarana dan prasaran lomba
terkait dengan protokol kesehatan di masa
pandemi Covid-19.
c. Memastikan seluruh panitia dalam kondisi
sehat dan mematuhi 5M.
d. Memverifikasi surat pernyataan dari peserta
untuk mengikuti lomba dan surat izin dari
orang tua.
4. Juri
a. Juri memastikan diri dalam keadaan sehat,
tidak tersuspek Covid-19.
b. Menggunakan alat pelindung diri dan
mematuhi protokol Covid-19.
5. Observer/Pengamat
a. Abserver ditunjuk oleh Dinas Pendidikan
Provinsi melalui Kantor Cabang Dinas
Pendidikan Wilayah dan harus terdaftar di
Panitia.
b. Observer dapat berasal dari komunitas
masyarakat peduli pendidikan, perguruan
tinggi, Iduka, Asesor Kompetensi dari
Forum LSP Jawa Barat, MPKP (Majelis
Pendidikan Kejuruan Provinsi).
c. Menyampaikan hasil pengamatan kepada
panitia sebagai masukan untuk dijadikan
bahan evaluasi.
d. Observer melaksanakan kegiatan secara
Onsile (luring) yaitu hadir ke lokasi
perlombaan.
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 5
BAB III
KETENTUAN PERLOMBAAN
A. Materi Lomba
Jenis kegiatan yang dilombakan secara daring adalah:
1. Tes Praktek (3 jam)
Pelaksanaan secara daring ditempat masing-masing dengan kesiapan ruang praktek sesuai
ketentuan yang berlaku meliputi:
1.1 Pembuatan sediaan obat
1.1.1 Pembuatan jurnal
Meliputi tes keterampilan memahami resep dengan materi:
a. Kelengkapan resep administratif dan farmasetik,
b. Khasiat kapsul obat batuk – pilek dan sediaan suspensi
c. Perhitungan dosis lazim, dosis maksimal dan dosis penggunaan,
d. Perhitungan jumlah bahan yang diminta pada resep
e. Prosedur pembuatan sediaan
f. Pemilihan kemasan, label dan etiket
g. Penggunaan alat praktek meracik sediaan farmasi
1.1.2 Praktek meracik
Meliputi keterampilan meracik obat dengan materi:
a. Persiapan alat meracik yang sesuai dan tepat
b. Pembuatan sediaan kapsul obat batuk-pilek dan pengisian massa serbuk ke dalam
kapsul
c. Pembuatan sediaan suspensi yang terdispersi dengan baik
d. Kemasan, label dan etiket untuk sediaan yang dibuat.
e. Etik profesional dalam praktek
1.2. Pengelolaan Administrasi Farmasi
Meliputi tes keterampilan melakukan pengelolaan administrasi:
a. Menghitung harga resep
b. Membuat copy resep
c. Pengisian kartu stok
d. Penulisan defekta obat
e. Pembuatan surat pesanan obat
f. Pemilihan PBF
g. Penerimaan barang dari PBF
h. Pencatatan pembelian obat dari PBF
i. Penyimpanan obat di gudang
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 6
2. Presentasi Hasil (25 menit)
a. Kemampuan untuk menyampaikan (komunikasi dan penalaran) hasil racikan yang dibuat,
b. Kemampuan memanfaatkan alat peraga (slide ppt) dengan maksimal,
c. Kemampuan menjelaskan penggunaan obat,
d. Sikap dan nalar penyaji dalam menyampaikan (presentasi).
B. Keselamatan Kerja
Untuk meminimalisir resiko kerja, maka dibuat Protokol LKS Online Bidang farmasi sebagai
berikut:
1. Ketentuan Umum
1) Peserta harus melaksanakan alur pelaksanaan kegiatan ataupun izin kegiatan sesuai dengan
prosedur yang sudah ditetapkan.
2) Peserta menggunakan pakaian kerja yang bersih dan rapi serta dilengkapi dengan alat
pelindung diri (APD).
3) Peserta menyediakan seluruh perlengkapan lomba yang dibutuhkan.
4) Peserta tidak diperbolehkan membawa buku/catatan/HP di ruang lomba.
5) Selama pelaksanaan lomba peserta dilarang membelakangi / menghalangi kamera utama.
6) Peserta harus dapat menggunakan aplikasi video meeting online yang ditetapkan dengan
baik atau dapat dibantu oleh tim IT sekolah.
7) Peserta harus memastikan laptop dan jaringan internet yang digunakan stabil dan kuat
untuk digunakan selama perlombaan
8) Wajib melakukan pengukuran suhu tubuh* sebelum melaksanakan kegiatan.
9) Peserta mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri, apabila melanggar
maka akan dikenakan sanksi.
2. Pencegahan Di Area Laboratorium:
1) Melakukan sterilisasi laboratorium melalui penyemprotan disinfektan.
2) Pengaturan tata graha laboratorium, misalnya pembersihan sistem ventilasi dan area kerja.
3) Penerapan hygiene perorangan, antara lain dengan penyediaan wastafel, sabun, hand
sanitizer, cairan disinfektan, dan loker penyimpanan APD ataupun barang pribadi.
4) Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 5. Bagi peserta yang mengalami gejala
demam, batuk, sesak napas, maka diharuskan segera menuju ke fasilitas kesehatan terdekat
dan melapor kepada pengawas laboratorium.
5) Seluruh peserta wajib menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) yang sesuai dengan
standar keamanan laboratorium dan pencegahan COVID-19.** Seluruh peserta wajib
menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain yang ada selama berkegiatan di
laboratorium.
6) Seluruh peserta wajib mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun terutama pada
beberapa situasi.*** 7
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021
7) Pihak laboratorium wajib menyediakan pembuangan khusus limbah disposable mask
(masker sekali pakai) di laboratorium.
8) Seluruh peserta yang menggunakan masker sekali pakai wajib membuangnya pada
pembuangan khusus yang telah disediakan.
9) Penyediaan pembuangan khusus limbah disposable mask (masker sekali pakai) di
laboratorium.
Keterangan:
* Jika hasil screening melebihi batas suhu 37,7°C maka orang tersebut tidak diperkenankan
untuk beraktivitas di laboratorium dan diminta untuk beristirahat di rumah.
** Perlengkapan APD:
a. Pakaian lengan panjang dan celana panjang yang bersih
b. Jas Lab
c. Hairnet
d. Masker atau respirator
e. Sarung tangan
f. Sepatu tertutup.
*** Beberapa situasi khusus:
a. Saat baru tiba di laboratorium.
b. Sebelum dan sesudah menggunakan APD.
c. Sebelum dan sesudah menggunakan instrumen.
d. Sebelum dan sesudah menggunakan reagen.
C. Kriteria Penilaian 8
1. Nilai dan Bobot Penilaian
Nilai maksimum dan bobot :
1) Tes praktik pembuatan sediaan obat
(nilai maksimum 100, bobot 60%) ............................................. N1
2) Tes praktek pengelolaan administrasi (bobot 10%) ................... N2
3) Tes Presentasi (nilai maksimum 100, bobot 30%) .................... N3
Nilai Akhir (NA) = Σ (Nilai Tes N1 + N2 + N3)
2. Aspek Penilaian
1) Aspek yang dinilai untuk tes praktik pembuatan sediaan adalah:
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021
No. Aspek yang Kriteria Penilaian
Dinilai Ya Tidak
100-90 80,9-80 70,9-70 < 70
I Persiapan 1. Memeriksa kesetaraan timbangan
kerja 2. Menyiapkan alat-alat pribadi
yang diperlukan dalam
peracikan obat
3. Menerapkan prinsip-prinsip
keselamatan kerja di
laboratorium
4. Melakukan identifikasi resep
berdasarkan kelengkapan resep
5. Membaca resep dan mengartikan
singkatan latin dalam resep
6. Menghitung dosis maksimal obat
7. Menghitung penimbangan bahan
yang akan diracik
8. Menuliskan prosedur kerja
9. Menulis etiket sesuai resep
10. Kode etik profesional
Nilai (total skor/10)
II Proses 1. Mengambil bahan yang
(sistematika diperlukan sesuai resep
dan cara 2. Menimbang bahan sesuai
kerja) perhitungan
3. Mencampur bahan/sediaan
farmasi sesuai bentuk sediaan
yang diminta
4. Memasukan sediaan obat ke
dalam wadah yang sesuai
5. Menulis dan menempelkan etiket
pada wadah yang sesuai
6. Mengecek kesesuaian etiket
dengan obat
Nilai (total skor/6)
III Hasil Kerja 1. Kelengkapan jurnal
2. Kualitas sediaan
3. Kemasan/wadah
4. Ketepatan penulisan etiket
Nilai (total skor/4)
IV Waktu Ketepatan menyelesaikan praktek
sesuai waktu yang ditetapkan
Nilai
Jumlah nilai (I+II+III+IV)
Nilai Akhir = Jumlah Nilai : 4
REKAPITULASI NILAI TES PRAKTIK:
NO JUMLAH TOTAL NILAI
1 RESEP I
2 RESEP II
NILAI RATA - RATA TES PRAKTIK
Nilai akhir maksimum untuk tes praktik sediaan yaitu 100.
2) Aspek yang dinilai untuk praktek pengelolaan administrasi adalah:
No. Aspek yang Kriteria Penilaian Ya
Dinilai Ya 9
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021
100-90 100-90 100-90 100-90
I Persiapan Memeriksa kelengkapan berkas kerja
kerja (nota penjualan, lembar ketentuan
menghargai resep, copy resep, buku
pencatatan resep,kartu stok, buku
defekta, kartu kontrol ED, surat
pesanan, buku pembelian, buku
barang datang, lembar menghargai
perbekalan farmasi)
Nilai
II Proses 1. Menghitung/kalkulasi biaya obat
sistematika sesuai permintaan pasien
2. Menulis copy resep
3. Menyerahkan obat dan informasi
kepada pasien
4. Melakukan admininistrasi
dokumen sediaan farmasi dan
perbekalan kesehatan (kartu stok)
5. Mencatat kebutuhan sediaan
farmasi dan perbekalan kesehatan
(buku defekta dan kontrol ED)
6. Melakukan penulisan pengadaan
sediaan farmasi dan perbekalan
kesehatan (surat pesanan)
7. Menerima sediaan farmasi dan
perbekalan kesehatan (mengecek
dokumen penerimaan dan fisik
barang)
8. Mencatat total pembelian barang
dalam buku pembelian
9. Melakukan penyimpanan obat
sesuai golongan dan bentuk
sediaan
Nilai (total skor/9)
III Sikap Kerja 1. Memahami fungsi teknologi
penunjang administrasi
2. Kebersihan dan kerapian meja
kerja secara profesional
3. Mampu berkomunikasi dalam
memberikan informasi yang
ramah dan jelas
4. Memperhatikan secara detail dan
ketelitian kerja administrasi
Nilai (total skor/3)
IV Waktu Ketepatan penyelesaian administrasi
terhadap waktu yang sudah
ditetapkan
Nilai
Jumlah nilai (I +II+III + IV)
Nilai Akhir = Jumlah Nilai : 4
Nilai akhir maksimum untuk tes pengelolaan administrasi yaitu 100.
3) Aspek yang dinilai untuk tes presentasi yaitu pengetahuan, keterampilan menjawab dan
sikap meliputi:
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 10
NO. PENILAIAN SKOR SKOR
MAKSIMUM PEROLEHAN
1. Penguasaan materi 35
2. Sistematika penyajian 10
3. Penampilan pribadi (kerapihan berpakaian, 10
nada suara, kepercayaan diri)
4. Penggunaan bahasa Indonesia dengan ejaan 10
yang benar
5. Penyiapan dan penggunaan alat bantu/media 10
6. Kebenaran jawaban pertanyaan 25
JUMLAH SKOR PRESENTASI 100
Nilai akhir maksimum untuk tes presentasi yaitu 100 (Seratur).
3. Tim Penguji
Tim Penguji/Juri terdiri dari Praktisi/Akademisi/Profesional di bidang Farmasi yang ditetapkan
dengan Surat Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat.
4. Kriteria Pemenang Lomba
Juara Lomba adalah peserta yang memiliki nilai akhir tertinggi dari seluruh nilai para peserta
lomba. Apabila ada juara lomba yang memiliki nilai akhir yang sama maka pertama akan
diperhitungkan kecepatan menyelesaikan tugas. Seandainya setelah diperhitungkan
kecepatannya ternyata nilai masih sama maka akan diadakan tes wawancara oleh setiap juri.
Para Juara ditentukan langsung oleh Juri meliputi: Juara I, II dan III
D. Tata Tertib Perlombaan
1. Ruangan/Tempat Perlombaan
Pelaksanaan lomba kompetensi Farmasi secara daring dilaksanakan di tempat peserta berasal
dengan memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1) Tersedia camera yang dapat melihat seluruh ruangan praktek;
2) Tersedia camera yang dapat melihat proses kerja peserta.
2. Pembimbing
1) Mendampingi peserta pada saat “technical meeting”.
2) Mengisi daftar hadir yang disediakan panitia.
3) Menjaga ketertiban dan ketenangan dalam pelaksanaan lomba.
4) Membantu peserta yang dibimbingnya apabila terjadi gangguan kesehatan.
5) Tidak membantu peserta pada saat lomba berlangsung
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 11
3. Peserta
1) Hanya satu orang yang menjadi peserta mewakili sekolah dengan Surat Penunjukkan dari
Dinas Pendidikan propinsi. Tidak dibenarkan peserta diganti di saat tengah lomba
berlangsung.
2) Peserta harus hadir pada saat ‘technical meeting’.
3) Peserta harus sudah hadir 15 menit sebelum lomba dimulai.
4) Wajib mengisi daftar hadir pada saat setiap jenis lomba yang diadakan.
5) Berpakaian kerja yang rapi, diharapkan hanya memakai identitas nomor peserta dari panitia.
6) Tidak diperbolehkan membawa buku/catatan/HP di ruang lomba.
7) Mengerjakan tugas dengan menggunakan pena/ballpoint, tidak dibenarkan menulis dengan
pensil.
8) Tidak diperbolehkan menggunakan Tip-ex untuk menghapus kesalahan. Kesalahan
hendaknya dicoret pada kata/angka yang salah dan ditulis kata/angka yang benar.
9) Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta :
a. Masker dan face shield (jas laboratorium disediakan panitia)
b. Pena/ballpoint hitam, (disarankan lebih dari satu)
c. Penggaris,
d. Penghapus (bukan tip-ex).
e. Kalkulator minimal 12 digit.
f. Laptop
g. Flash disc
10) Mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri, apabila melanggar maka
akan dikenakan sanksi.
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 12
BAB V
PENUTUP
Demikian Petunjuk Teknis ini disusun agar dapat digunakan sebagai panduan dalam melaksanakan
Lomba Kompetensi Siswa SMK (LKS-SMK) Tingkat Jawa Barat Bidang Lomba Farmasi.
Hal-hal yang belum diatur dalam Petunjuk Teknis ini akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku
serta akan diinformasikan pada waktu rapat teknis (technical meeting).
Bandung, 5 Juli 2021
Ketua Panitia Perlombaan
Drs. H. Denny Mariana, S.Pd., M.M.
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 13
LAMPIRAN-
BIDANG KEAHLIAN : FARMASI
JUDUL PROJECT WORK : PEMBUATAN SEDIAAN OBAT BERDASARKAN
PRODUK : KAPSUL OBAT PANAS BATUK-FLU DAN TABLET
A. KISI-KISI PEMBUATAN SEDIAAN OBAT BERDASARKAN RESEP
A.1. KISI-KISI PEMBUATAN KAPSUL OBAT BATUK - PILEK
NO KOMPETENSI SUB.
KOMPETENSI
1. Mampu memahami perintah yang 1. Mengetahui keabsahan 1.1. K
1.2. P
tertulis pada resep resep secara
administrasi
2. Mengetahui keabsahan 2.1. P
resep secara farmasetik y
2. Mampu menghitung jumlah obat 1. Menghitung kadar obat 1.1. P
pada resep
pada resep o
2. Membandingkan dengan 1.2. P
kadar lazim k
3. Menghitung jumlah bahan 1.3. P
tambahan pada resep t
r
3. Mampu memahami langkah kerja Mengetahui langkah kerja Lang
pembuatan sediaan pembuatan kapsul obat batuk - obat
pilek
LKS SMK Tingkat Jawa Barat Tahun 2021
-LAMPIRAN
N RESEP
T ANTIBIOTIK, KRIM ANTIBIOTIK-ANTIRADANG DAN LOSIO OBAT GATAL
ASPEK YANG DINILAI P/K/S INDIKATOR KEBERHASILAN
Ketelitian dalam membaca resep P/K/S 1. Menuliskan kelengkapan resep yang
Pengetahuan tentang resep akan dibuat
Pengetahuan tentang sediaan 2. Menuliskan bentuk sediaan dan
yang akan dibuat jumlah sediaan yang akan dibuat
Perhitungan jumlah dan kadar P/K/S 1. Hasil perhitungan yang benar untuk
obat kadar obat.
Perbandingan kadar obat dengan
kadar lazim. 2. Hasil perbandingan yang benar
Perhitungan jumlah bahan dengankadar lazim.
tambahan yang diminta pada
resep. 3. Hasil perhitungan bahan tambahan
yang akan diracik.
gkah kerja pembuatan puyer P/K/S Langkah kerja pembuatan puyer obat
t batuk - pilek batuk - pilek.
14 dari 25
4. Mampu membuat kapsul batuk- 1. Mengambil dan menimbang 1.1 C
pilek sesuai permintaan resep
bahan obat dengan baik dan 1.2 C
5. Mampu memberi etiket
benar
6. Mampu memahami khasiat obat
yang dibuat 2. Mencampur obat dengan 2.1. T
7. Mampu memahami cara baik dan benar b
pemakaian obat
2.2. T
8. Mampu memahami cara
penyimpanan obat 3. Membagi massa obat dengan 3.1. T
benar
4. Memasukkan serbuk obat ke 4.1. T
dalam cangkang kapsul o
dengan baik dan benar
1. Memilih etiket dengan 1.1. P
benar.
2. Menuliskan etiket dengan 2.1 P
benar, sesuai, dan rapi s
Memahami efek sebagai obat Peng
gatal akibat biang keringat yang
Memahami cara pemakaian Peng
obat obat
Memahami cara penyimpanan Peng
obat peny
LKS SMK Tingkat Jawa Barat Tahun 2021
Cara mengambil bahan obat P/K/S 1. Cara pengambilan bahan obat benar
Cara menimbang bahan obat 2. Cara penimbangan benar
Teknik pencampuran bahan P/K/S 1. Serbuk yang dihasilkan kering, halus,
bahan P/K/S tidak
Teknik menggerus lengket, tidak mengumpal, dan bersih.
Tehnik membagi serbuk obat 2. Massa obat tercampur homogen
Massa serbuk terbagi rata secara visual
Tehnik Memasukkan serbuk P/K/S 1. Massa serbuk tidak tersisa di
obat ke dalam cangkang kapsul lumpang.
2. Kapsul bersih dan terisi penuh
Pemilihan etiket benar, P/K/S 1. Pemilihan etiket benar.
2. Penulisan etiket benar
Penulisan etiket dengan benar, 3. Etiket mudah dibaca, dipahami, rapi,
sesuai, dan rapi dan bersih
getahuan tentang efek terapi obat P/K/S Dapat menjelaskan indikasi pemakaian
g dibuat sediaan obat yang dibuat
getahuan tentang cara pemakaian P/K/S Dapat menjelaskan cara pemakaian obat
yang dibuat
getahuan tentang cara P/K/S Dapat menjelaskan cara penyimpanan obat
yimpanan obat yang dibuat yaitu di tempat yang kering,
suhu kamar/sejuk, dan dijauhkan dari
paparan sinar matahari langsung
15 dari 25
A.2. KISI-KISI PEMBUATAN SUSPENSI
No. KOMPETENSI SUB. KOMPETENSI
1. Mampu memahami perintah yang 1. Mengetahui keabsahan 1.1.
tertulis pada resep resep secara administrasi 1.2.
2.1.
2. Mengetahui keabsahan
resep secara farmasetika
2. Mampu menghitung jumlah obat Menghitung jumlah obat dan Perh
tamb
dan bahan-bahan tambahan pada bahan tambahan pada resep
Lang
resep pem
3. Mampu memahami langkah kerja Mengetahui langkah
pembuatan sediaan kerja pembuatan suspensi
4. Mampu membuat sediaan 1. Mengambil dan menimbang 1.1.
suspensi sesuai permintaan resep
bahan obat dengan baik 1.2.
dan benar
2. Mencampur obat dengan 2.1.
baik dan benar
5. Mampu memasukkan suspensi ke Memasukkan sediaan ke dalam Tekn
dalam pengemas wadah dengan baik dan benar susp
wad
6. Mampu memberi etiket dengan 1. Memilih etiket dengan Pem
baik benar
Penu
7. Mampu memahami khasiat obat 2. Menuliskan etiket dengan sesu
yang dibuat benar, sesuai, dan rapi
Memahami efek obat untuk Peng
sediaan obat yang dibuat obat
LKS SMK Tingkat Jawa Barat Tahun 2021
ASPEK YANG DINILAI P/K/S INDIKATOR KEBERHASILAN
P/K/S 1. Menuliskan kelengkapan resep yang
. Ketelitian dalam membaca
resep akan dibuat
. Pengetahuan tentang resep
. Pengetahuan tentang sediaan 2. Menuliskan bentuk sediaan dan
yang akan dibuat jumlah sediaan yang akan dibuat
hitungan jumlah obat dan bahan P/K/S Hasil perhitungan jumlah obat dan bahan
bahan yang diminta resep P/K/S tambahan dalam sediaan yang akan
diracik
gkah kerja Langkah kerja
mbuatan suspensi pembuatan suspensi yang benar
Cara mengambil bahan obat P/K/S 1. Cara pengambilan bahan obat
Cara menimbang 2. Cara penimbangan bahan obat
bahan obat
P/K/S Massa obat tercampur homogen
Teknik pencampuran bahan-
bahan P/K/S 1. Semua suspensi dapat dimasukkan ke
wadah dengan rapi dan bersih
nik memasukkan
pensi ke dalam 2. Tidak ada sediaan yang terbuang/
dah tertinggal di alat
milihan etiket benar P/K/S 1. Pemilihan etiket benar
2. Penulisan etiket benar
ulisan etiket dengan benar, 3. Etiket mudah dibaca dan dipahami
uai, dan rapi
getahuan tentang efek terapi P/K/S Dapat menjelaskan indikasi pemakaian
t yang dibuat obat yang dibuat
16 dari 25
8. Mampu memahami cara Memahami cara pemakaian Peng
pemakaian obat obat pem
9. Mampu memahami cara Memahami cara penyimpanan Peng
Penyimpanan obat obat cara
LKS SMK Tingkat Jawa Barat Tahun 2021
getahuan tentang cara P/K/S Dapat menjelaskan cara pemakaian
makaian obat obat yang dibuat
getahuan tentang P/K/S Dapat menjelaskan cara penyimpanan
a penyimpanan obat obat yang dibuat
17 dari 25
B. PANDUAN KEGIATAN LOMBA
B.1. RESEP PERTAMA
dr. Rizkya S
Jl. M. Yasmin No.6 Bandung
Telp (022) 453267
SIP NO 7623/DA-4/10.I/2019
Bandung, 2 Agustus 2021
R / Ambroxol 1 tab
Efedrin ½ tab
Prednison 2 mg
m.f.pulv dtd da in cap No. X
S t d d I caps pc
R/ Multivitamin No. X tab
S 1 dd 1 tab
Pro : Giodi
Usia/BB : 35 Kg
Alamat :-
INSTRUKSI KERJA
1. Kondisi tanggal kartu stock awal adalah 1 hari sebelum lomba
2. Kerjakan penerimaan resep terlebih dahulu baru mengerjakan penerimaan barang
3. Kondisi tanggal resep sesuai dengan tanggal lomba praktik
4. Penguji / Juri berperan sebagai pasien, apoteker dan sales (PBF)
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 18
B.2. RESEP KE DUA
dr. Raisya A
SIP : No: 2031/DS-01/12.IV/2020
Rumah: Praktek:
Jl. Panana No 1 Jl Seletan No 3
Telp (022) 241562 Telp (022) 659872
Bandung, 3 Agustus 2021
R/ Paracetamol 1%
Na CMC 30%
Sirupus simplex 20%
Propilenglicol 0,5%
Tween 80 ad 100 ml
Aquadest
S 3 dd 1 cth pc
R/ Curcumin sirup fl 1
S 1 dd 1 tab
Pro : Azila
Umur/BB : 18 bln
Alamat : Jl. Sejahtera 17, Bandung
INSTRUKSI KERJA
1. Kondisi tanggal kartu stok awal adalah 1 hari sebelum lomba
2. Kerjakan penerimaan resep
3. Kondisi tanggal resep sesuai dengan tanggal lomba praktik
4. Curcumin sirup di apotek dalam kondisi kosong, dibuatkan copy resep untuk menebus di
apotek lain
5. Penguji / Juri berperan sebagai pasien dan
6. Apoteker
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 19
B.4. DAFTAR HARGA DAN STOK PERBEKALAN FARMASI
NO NAMA OBAT HJA (Rp) SATUAN STOCK
1 Ambroxol JUAL AWAL
2 Prednison Tablet
3 Efedrin HCl Tablet
4 Multivitamin Tablet
5 Paracetamol Tablet
6 CMC
7 Sirupus simplex Gram serbuk
8 Propilenglicol Gram
9 Tween 80 Ml
10 Aquadest Ml
11 Curcuma sirop Ml
12 Botol Obat 150 ml Ml
13 Botol Obat 100 ml Botol
14 Pot salep 25 gram Botol
15 Pot salep 40 gram Botol
Pot
Pot
KETENTUAN MENGHARGAI RESEP
NO KETERANGAN HARGA (Rp)
1 Tuslah tiap tanda R/ 2000
2 Kertas perkamen 200
3 Cangkang kapsul 200
4 Tuslah setiap resep racikan 5000
˟ Harga resep di Nota dibulatkan mendekati Rp. 500,- atau Rp. 1000,- sesuai dengan dengan perhitungan
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 20
Jadwal Penyelenggaraan
Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021
Bandung, 02-04 Agustus 2021
No Hari/ Tanggal Waktu Kegiatan Keterangan
1 Senin, 2 Agustus 2021 Pembukaan
2 Selasa, 3 Agustus 2021
Persiapan Lomba
3 Rabu, 4 Agustus 2021 Tes Pembuatan Jurnal
Tes Praktek Meracik
Pembuatan Slide
Presentasi dan Isoma
Presentasi Hasil
Rapat Dewan Juri
Pengumuman Hasil
Lay Out Pelaksanaan Lomba
LKS SMK Bidang Farmasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2021 21