KATA PENGANTAR
Alhamdulillah dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas
berkah rahmat dan karunia-Nya akhirnya penulis dapat menyelesaikan LKPD dengan model
pembelajaran Problem Based Learning ini jauh dari apa yang disebut sempurna, disebabkan
keterbatasan dan kemampuan pada diri penulis. Namun demikian penulis berharap LKPD ini
bermanfaat bagi kita semua. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada
dosen pembimbing dan pihak lainnya yang telah memberikan bimbingan dan bantuan dalam
menyelesaikan LKPD ini.
Dalam penulisan LKPD ini penulis telah berusaha seoptimal mungkin, namun
demikian tidak lepas dari kesalahan dan kekurangan, untuk itu kritikan dan saran yang
sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan LKPD ini. Semoga LKPD
ini bermanfaat bagi peserta didik, dan bagi penulis khususnya. Namun penulis tidak lupa
memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan dan kesalahan dalam
penyusunan LKPD ini.
Karawang,
Penulis
1
DAFTAR ISI
Kata Pengantar………………………………………………………………….. 1
Daftar Isi………………………………………………………………………… 2
Glosarium/ Daftar Istilah………………………………………………………... 3
PENDAHULUAN
A. Petunjuk Penggunaan LKPD……………………………………………. 4
B. Kompetensi Dasar……………………………………………………….. 4
C. Indikator Pencapaian Kompetensi………………………………………. 4
PEMBELAJARAN
A. Kegiatan Pembelajaran
1. Tujuan Pembelajaran………………………………………………… 4
2. Materi Pembelajaran…………………………………………………. 6
3. Latihan Soal………………………………………………………….. 13
RANGKUMAN…………………………………………………………………. 21
UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT…………………………………… 22
REFERENSI……………………………………………………………………. 23
2
GLOSARIUM/ DAFTAR ISTILAH
Teks : teks adalah hasil rangkaian ekspresi linguistik terstruktur
yang membentuk kesatuan utuh. Teks juga merupakan produk formal pilihan dari sistem
tema tata bahasa yang membawa arti semantik dari preposisi melalui kalimat yang
dihubungkan dengan cara kohesi (Karim, 2021).
Teks Latihan Hasil Observasi : Teks laporan hasil observasi atau sering disingkat
menjadi teks LHO adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi tentang suatu
objek atau situasi, setelah diadakannya investigasi atau penelitian secara sistematis
(Ammariah, 2021).
Objektif : Sedangkan objektif sikap yang lebih pasti, bisa diyakini
keabsahannya, tapi bisa juga melibatkan perkiraan dan asumsi (Ismail, 2012).
Subjektif : Subjektif adalah lebih kepada keadaan dimana seseorang
berpikiran relatif, hasil dari menduga duga, berdasarkan perasaan atau selera orang (Ismail,
2012).
Informatif : Dapat memberikan informasi kepada pembaca tentang
aspek-aspek yang menarik atau berita. Ini adalah teks yang digunakan untuk membuat
situasi diketahui yang muncul yang harus diketahui pada tingkat umum (Admin, 2021).
Komunikatif : Komunikatif merupakan kemampuan untuk menerapkan
gramatikal suatu bahasa dalam membentuk kalimat-kalimat yang benar dan untuk
mengetahui kapan, di mana, dan kepada siapa kalimat-kalimat itu dianjurkan. Dengan
berbekal kemampuan komunikatif seseorang dapat menyampaikan dan
menginterpretasikan suatu pesan atau menegosiasikan makna secera interpersonal dalam
konteks yang spesifik (Astuti, 2020).
Konjungsi : Kata penghubung.
LKPD : Lembar kerja peserta didik (LKPD) merupakan sarana
untuk membantu dan mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar sehingga terbentuk
interaksi efektif antara peserta didik dengan pendidik, dapat meningkatkan aktivitas dan
prestasi belajar peserta didik.
3
PETUNJUK PENGGUNAAN LKPD
1. Bacalah dan pahami dengan baik uraian materi yang disajikan pada masing-masing
kegitan pembelajaran. Apabila terdapat materi yang kurang jelas segera tanyakan
kepada guru.
2. Kerjakan setiap kegiatan diskusi, soal latihan dengan baik untuk melatih kemampuan
penguasaan pengetahuan konseptual tentang teks Laporan Hasil Observasi.
3. Untuk kegiatan “Kegiatan Diskusi” bentuklah satu kelompok 5 orang dalam
pengerjaan soal. Jika ada kegiatan yang belum dipahami, tanyakan pada guru hingga
jelas.
4. Setelah selesai bersihkan dan kembalikan alat dan bahan ke tempatnya.
4
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mampu menunjukan perbedaan dan persamaan isi dua teks laporan
hasil observasi
2. Peserta didik mampu menunjukan perbedaan dan persamaan aspek kebahasaan dari
dua teks laporan hasil observasi
3. Peserta didik dapat menyelesaikan, memahami, dan menentukan pola
pengembangan teks laporan hasil observasi untuk meningkatkan minat belajar
melalui penggunaan model Problem Based Learning dengan rasa ingin tahu yang
tinggi selama proses pembelajaran.
4. Peserta didik membuat poster, infografis, atau laporan tertulis hasil objek yang
diamati.
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2 Menganalisis isi aspek kebahasaan dari minimal dua teks laporan hasil observasi
3.2.1 Menunjukkan perbedaan dan persamaan isi (informasi dan struktur) dua teks laporan
hasil observasi
3.2.2 Menunjukkan perbedaan dan persamaan aspek kebahasaan dari dua teks laporan hasil
observasi
4.2 Mengkonstruksi teks laporan dengan memerhatikan isi dan aspek kebahasaan
baik lisan maupun tulis
4.2.1 Membuat poster, infografis, video, atau laporan tertulis makalah terhadap objek yang
diamati.
5
MATERI PEMBELAJARAN
1. Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi merupakan suatu bentuk laporan dari hasil pengamatan
yang dilakukan oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas maupun
di luar kelas (Putri et al., 2021). Teks laporan hasil observasi adalah teks mengungkapkan
fakta-fakta yang diperoleh melalui pengamatan. Dengan teks tersebut pembaca
memperoleh sejumlah pengetahuan atau wawasan, bukan imajinasi.
Observasi merupakan salah satu alat penilaian yang banyak digunakan dalam
mengukur proses dan tingkah laku individu dalam sebuah kegiatan yang bisa diamati.
Jadi bisa dikatakan bahwa observasi mampu mengukur dan menilai hasil dari proses
belajar mengajar, seperti contoh mengamati tingkah laku siswa, pada saat belajar di dalam
kelas, mengamati tingkah laku guru pada saat mengajar, dan kegiatan-kegiatan yang
dilakukan siswa di dalam kelas. Teks laporan hasil observasi adalah sebuah laporan hasil
observasi dapat disajikan dalam bentuk tertulis maupun lisan. Dalam melakukan
observasi harus melalui pengamatan agar dapat memahami cara penyusunan laporan hasil
observasi menurut Kemdikbud, 2016:9 dalam (Putri et al., 2021) .
2. Sifat-sifat Teks Laporan Hasil Observasi
Didalam sebuah teks laporan hasil observasi terdapat tiga (3sifat) dan mengandung
berdasarkan ke 3 sifat tersebut. Adapun #3 sifat teks laporan hasil observasi adalah seperti
bersifat Informatif, Komunikatif dan Objektif. Berikut penjelasan lengkapnya :
a. Bersifat Informatif
Bersifat informatif adalah berarti teks laporan hasil observasi yang ditulis sangat
berguna dan dapat memberikan informasi tentang objek yang telah diamati untuk para
pembaca.
b. Bersifat komunikatif
Bersifat komunikatif adalah berarti teks laporan hasil observasi yang ditulis
menggunakan gaya dan bahasa yang seakan-akan seperti membuat kalian sedang
6
melakukan komunikasi dengan teks yang tertulis tersebut. Adapun tujuannya yakni
supaya isi dari teks laporan hasil observasi dapat lebih mudah untuk di fahami dan di
mengerti.
c. Bersifat objektif
Bersifat objektif adalah berarti teks laporan hasil observasi yang ditulis harus faktual,
nyata, benar terjadi dan tidak mengada-ngada serta isi nya berdasarkan oleh
informasi-informasi yang sah mengenai kejadian yang sebenarnya (Satria, 2016).
3. Syarat teks laporan hasil observasi
Didalam teks laporan hasil observasi mempunyai kriteria-kriteria dan atau syarat-
syarat yang wajib untuk dipenuhi supaya suatu teks bisa di katakan dan disebut
dengan sebuah teks observasi. Adapun berikut ini adalah 4 syarat teks laporan hasil
observasi yang wajib untuk dipenuhi antara lain sebagai berikut :
a. Tersusun dan terbentuk atas tiga (3) struktur teks laporan hasil observasi.
b. Didalam teks laporan hasil observasi tidak terdapat adanya penutup teks (tidak
mengandung penutup kalimat).
c. Isi teks laporan hasil observasi adalah mutlak sebuah fakta (faktual) dan bukan
berisikan dengan pandangan, opini maupun pendapat penulis (tidak memuat
opini).
d. Isi teks laporan hasil observasi menjelaskan dan membahas suatu
informasi/berita yang sifatnya sesuai dengan fakta yang terjadi dan objektif.
4. Langkah-langkah membuat dan memproduksi teks laporan hasil observasi
Berikut ini adalah susunan tata cara membuat dan memproduksi teks laporan hasil
observasi yang terbagi menjadi empat (4) langkah-langkah. Adapun 4 langkah-
langkah membuat dan memproduksi teks laporan hasil observasi adalah dapat
dijelaskan sebagai berikut :
a. Buatlah judul laporan observasi yang telah sesuai dengan apa yang telah kalian
amati.
b. Buatlah kerangka-kerangka teks yang tersusun, dengan menitik-beratkan dan
memfokuskan pembuatan ide pokok atau gagasan utama yang sesuai berdasarkan
hasil pengamatan.
7
c. Susunlah teks tersebut dengan mengacu/berpatokan berdasarkan pada struktur teks
laporan hasil observasi.
d. Telitilah kembali secara berulang hasil penulisan teks yang telah kalian tulis,
apabila terdapat penulisan bahasa yang kurang tepat dan tidak berpatokan (tidak
sesuai) pada kamus besar bahasa indonesia (KBBI) maka segera perbaiki teks tersebut
sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD).
5. Fungsi teks laporan hasil observasi
a. Melaporkan tanggung jawab terhadap tugas atau kegiatan yang diamati
Jadi setiap hasil penelitian observasi, peneliti atau penulis memiliki tanggung jawab
terhadap data yang dilaporkan.
b. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan pemecahan masalah dalam
pengamatan.
Dimana, setiap proses pengamatan seorang penulis tidak bisa mengobservasi secara
serampangan. Harus mengobservasi sesuai kode etik penelitian.
c. Sebagai Pendokumentasian
Selain memiliki pertanggungjawaban dan sebagai dasar penyusunan pertanggungjawaban,
ternyata berfungsi sebagai sarana untuk pendokumentasian hasil penelitian.
Pendokumentasian itu penting, karena dari hasil dokumentasi tersebut sewaktu-waktu
dapat dimanfaatkan untuk kajian penelitian bagi regenerasi.
d. Sumber informasi terpercaya
Bagaimanapun juga, teks laporan hasil observasi diperoleh melalui proses pengamatan
yang cukup lama. Sehingga kredibilitas atau hasil laporan memiliki kekuatan tersendiri.
Hal lain karena observasi juga salah satu teknik penelitian, dimana setiap hasil penelitian
dituntut untuk dapat dipertanggungjawabkan (Salmaa, 2021).
8
6. Ciri-ciri Teks Laporan Hasil Observasi
Barangkali Anda bingung bagaimana cara mengetahui laporan hasil observasi dengan
laporan hasil penelitian yang lain. Ada beberapa ciri spesifik yang memperlihatkan hasil
observasi. Berikut ciri-cirinya.
a. Universal
Hasil laporan bersifat universal, objektif dan global. Jadi hasil laporan justru tidak
menunjukan kefokusan spesifik.
b. Objek Tunggal
Teks laporan hasil observasi juga dapat dilihat dari objek yang dibicarakan atau yang akan
dibahas haruslah objek tunggal. Penulisan objek tunggal membantu dalam menentukan
objek juga. Ketiga, umumnya penulisan hasil observasi ditulis lebih lengkap dan menuntut
kesempurnaan dalam penulisannya.
c. Berdasarkan Fakta
Sebagai hasil laporan penelitian observasi, maka pesan yang dilaporkan berdasarkan fakta
dan data yang sudah ditemukan selama pengamatan. Kelima, hasil laporan atau tema yang
diangkat harus bersifat terbarukan. Maksudnya, hasil penelitian mengangkat isu-isu yang
baru hangat dan masih relevan dengan kehidupan sehari-hari.
d. Tidak Berdasar Prasangka
Hasil laporan tidak memuat prasangka ataupun dugaan yang belum jelas kebenarannya.
Jadi, objek yang diobservasi, haruslah yang sudah memiliki kejelasan kebenaran. Ciri yang
terakhir hasil laporan harus berkesinambungan antara kelas dan sub kelas yang dilaporkan
dibagian dalamnya.
7. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
a. Membuat pernyataan umum
9
Sesuai dengan namanya, pernyataan yang dituliskan masih ada kaitannya dengan subjek
yang akan dilaporkan. Adapun Unsur yang perlu ada dalam membuat pernyataan umum,
misalnya memuat informasi umum seperti nama latin, catatan tambahan yang sekiranya
perlu ditambahkan dan asal-usul.
b. Diperlukan deskripsi bagian
Adapun yang dimaksud deskripsi bagian yaitu membuat rincian hal-hal yang perlu
dilaporkan. Untuk memudahkan pemahaman, contoh deskripsi bagian untuk observasi
tentang dunia tumbuh-tumbuhan, bisa melaporkan morfologi tanaman bisa batang, bunga,
atau buah. Bisa juga fokus menuliskan pada cara budidayanya, misalnya cara menyemai,
sampai proses panen. Jadi, di poin ini tergantung dari fokus yang akan dibahas.
c. Membuat kesimpulan
Kesimpulan cukup dibuat berdasarkan garis besar dan inti dari hasil laporan hasil
observasi. Cukup ditulis menggunakan kalimat yang mudah dipahami dan singkat saja.
8. Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
a. Kata umum (hipernim) dan kata khusus (hiponim) dalam pengklasifikasian.
Benda (kata umum/hipernim) diklasifikasikan menjadi dua, yaitu benda hidup (kata
umum/hiponim) dan benda mati (kata khusus/hiponim).
Benda hidup (kata umum/hipernim) dikelompokkan menjadi dua, yaitu tumbuh-
tumbuhan (kata khusus/hiponim dari benda hidup) dan binatang (kata khusus/hiponim
dari benda hidup)
Tumbuh-tumbuhan (kata umum/hipernim) dapat dikelompokkan menjadi tumbuhan
berbunga (kata khusus/hiponim dari kata tumbuh-tumbuhan) dan tumbuhan tidak
berbunga (kata khusus/hiponim dari kata tumbuh-tumbuhan)
Binatang (kata umum/hipernin) diklasifikasikan menjadi vertebrata/bertulang
belakang (kata khusus/ hiponim dari kata binatang) dan invertebrata/tidak bertulang
belakang (kata khusus/hiponim dari kata binatang).
10
b. Menggunakan frasa verbal (kelompok kata kerja) yang digunakan untuk membuat
klasifikasi. Misalnya: dibagi menjadi.
c. Menggunakan verba (kata kerja), baik verba aktif maupun verba pasif. Misalnya: membagi,
mengelompokkan, mengklasifikasikan (verba aktif), dibagi, dikelompokkan, diklasifikasikan
(verba pasif).
d. Menggunakan kata bersinonim, yakni kata-kata yang mempunyai makna yang sama.
Misalnya, kata membagi bersinonim dengan kata mengelompokkan dan mengklasifikasikan.
e. Menggunakan kata berantonim, yakni kata-kata yang mempunyai makna berlawanan.
Misalnya, kata hidup berantonim dengan kata mati.
f. Perubahan verba (kata kerja) menjadi nomina (kata benda). Misalnya, membagi (verba)
berubah menjadi pembagian (nomina).
g. Menggunakan konjungsi (kata penghubung), misalnya: dan, tetapi, sementara itu,
selanjutnya, dan sedangkan. Masing-masing konjungsi itu mempunyai fungsi masing-masing.
h. Menggunakan kalimat simpleks dan kompleks. Kalimat simpleks ialah kalimat yang hanya
terdiri atas satu struktur dengan satu verba utama. Contohnya: tumbuh-tumbuhan tergolong
ke dalam makhluk hidup. Sedangkan, kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri atas dua
struktur atau lebih dengan dua verba atau lebih. Contohnya: tanaman kacang itu akan tumbuh
subur apabila petaninya rajin menyiramnya.
9. Model Pembelajaran Problem Based Learning
Menurut Trianto (2010), model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
merupakan suatu model pembelajaran yang didasarkan pada banyaknya permasalahan yang
membutuhkan penyelidikan autentik yakni penyelidikan yang membutuhkan penyelesaian
nyata dari permasalahan yang nyata. Sama halnya menurut Riyanto (2009), model
pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang dapat
membantu peserta didik untuk aktif dan mandiri dalam mengembangkan kemampuan berpikir
memecahkan masalah melalui pencarian data sehingga diperoleh solusi dengan rasional dan
autentik (Rahmadani, 2019).
11
12
LATIHAN SOAL
Nama :
Kelas :
Sekolah :
Topik : Teks Laporan Hasil Observasi
I. Jawablah soal pilihan ganda dibawah ini dengan benar!
1. Teks yang berisi gambaran sesuatu secara umum dan sesuai fakta yang ada tanpa ada opini
atau pendapat penulis disebut ...
A. Teks deskripsi
B. Teks prosedur
C. Teks laporan hasil observasi
D. Teks penelitian
E. Teks eksplanasi
2. Laporan hasil observasi memiliki sifat, yaitu ...
A. Objektif dan komunikatif
B. Objektif dan infortmatif
C. Subjektif dan informatif
D. Subjektif, informatif, dan komunikatif
E. Objektif, informatif, dan komunikatif
Bacalah kutipan teks berikut ini!
(1) Kantong semar adalah tumbuhan pemakan serangga. (2) Tumbuhan ini hidup dengan
memakan serangga-serangga kecil, seperti lalat, semut, dan lebah atau kumbang. (3) Untuk
memangsa serangga, tumbuhan ini akan membuka kantung mulutnya lebar-lebar. (4)
Kemudian, ketika ada serangga yang masuk ke dalamnya, tumbuhan ini akan langsung
13
menutup kelopaknya yang menyerupai mulut. (5) Saat ini, tumbuhan kantong semar mulai
dikonservasikan di berbagai daerah di Indonesia. (6) Dengan begitu, diharapkan tumbuhan ini
akan tetap terjaga kelestariannya.
3. Kalimat definisi pada kutipan teks di atas terdapat pada kalimat nomor ...
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Perhatikan kalimat berikut ini!
Semua dapat hidup karena perawatannya yang dipantau secara berkala untuk melihat
perkembangannya.
4. Konjungsi sebab pada kalimat di atas terdapat pada kata ...
A. dapat
B. karena
C. yang
D. secara
E. untuk
Bacalah teks berikut ini!
(1) Narkoba merupakan bahan berbahaya yang jika disalahgunakan akan mengakibatkan
ketergantungan pada pemakainya dan pada akhirnya akan membawa pada kematian jika
dikonsumsi secara terus menerus. (2) Latar belakang pengguna narkoba saat ini sangat
banyak, mulai untuk menghilangkan masalah hingga demi pergaulan. (3) Saat ini, target para
pengedar adalah kalangan remaja antara 15 - 25 tahun yang masih sangat mudah untuk ikut-
ikutan karena kejiwaannya masih labil dan masih mudah terpengaruh teman-teman
pergaulannya.
14
(4) Kita semua tahu bahwa anak-anak remaja pada usia tersebut adalah bunga bangsa yang
baru merekah yang sangat dinanti-nantikan untuk meneruskan bangsa Indonesia kelak untuk
menjadi negara yang lebih sejahtera lagi. (5) Saat ini, terdapat 4 juta orang di Indonesia yang
menggunakan atau menyalahgunakan narkoba dan dari jumlah tersebut, sebanyak 22 persen
adalah remaja dalam rentang usia tersebut. (6) Survei BNN tahun lalu menyatakan bahwa,
perkembangan pengguna dan pengedar gelap narkoba pada pelajar dan mahasiswa. (7)
Berdasarkan hasil penelitian pada 17 provinsi di Indonesia, sebanyak 2,6 persen siswa SLTP
dan 4,7 persen pelajar SMA tercatat pernah menggunakan barang haram itu. (8) Sementara
itu, di perguruan tinggi terdapat 7,7 persen mahasiswa yang pernah menggunakan narkoba. (9)
Mulai tahun lalu, pemerintah bersama instansi-instansi terkait bertekad menekan angka
penggunaan narkoba pada pelajar hingga ke angka 0 persen.
5. Salah satu fungsi laporan hasil observasi yang ditunjukkan pada teks di atas adalah ...
A. Membantu pemerintah menyelesaikan masalah pengedaran narkoba di Indonesia.
B. Mengimbau masyarakat agar tidak terjerumus ke dalam narkoba.
C. Mendukung pemerintah yang sedang berupaya memberantas narkoba.
D. Menunjukkan data dan fakta mengenai pengguna narkoba di Indonesia.
E. Memberikan masukan kepada pemerintah mengenai kebijakan yang bisa diambil untuk
memberantas narkoba.
6. Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum/melaporkan sesuatu
berupa hasil dari...
a. Penilaian
b. Pengamatan
c. Koreksi
d. Peluang
e. Penulisan
7. Jenis teks laporan hasil observasi mendeskripsikan atau menggambarkan bentuk, ciri, atau
sifat umum, seperti hal-hal berikut, kecuali...
a. Keindahan bumi
b. Peristiwa
c. Hewan
d. Benda
e. Tumbuh-tumbuhan
15
8. Museum merupakan salah satu tempat paling penting dalam upaya pelestarian sejarah (1).
Museum adalah lembaga yang berfungsi mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta
melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian, dan kesenangan atau
hiburan (2). Fungsi museum yang utama adalah menyimpan, merawat, mengamankan, dan
memanfaatkan koleksi museum berupa benda cagar budaya (3). Dengan demikian, museum
memiliki fungsi besar yaitu sebagai tempat pelestarian (4). Kalimat utama ditunjukan pada
nomor....
a. 1 dan 4
b. 2 dan 3
c. 1 dan 3
d. 2 dan 4
e. 3 dan 4
9. Museum merupakan salah satu tempat paling penting dalam upaya pelestarian sejarah (1).
Museum adalah lembaga yang berfungsi mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta
melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian, dan kesenangan atau
hiburan (2).
Fungsi museum yang utama adalah menyimpan, merawat, mengamankan, dan memanfaatkan
koleksi museum berupa benda cagar budaya (3). Dengan demikian, museum memiliki fungsi
besar yaitu sebagai tempat pelestarian (4). Kalimat utama ditunjukan pada nomor....
a. 1 dan 4
b. 2 dan 3
c. 1 dan 3
d. 2 dan 4
e. 3 dan 4
10. Berikut ini yang bukan struktur teks laporan observasi adalah....
a. Pernyataan umum
b. Simpulan
c. Deskripsi bagian
d. Orientasi
e. Klasifikasi umum
11. Bekam atau hijamah ialah sebuah teknik pengobatan yang dilakukan dengan jalan
membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh lewat permukaan kulit.
Menurut pemahaman umum, sebenarnya bekam berfungs untuk membang darah yang teah
rusak atau teroksidasi karena tingginya oksidan dalam tubuh. Kutipan teks di atas termasuk
salah satu struktur teks laporan hasil observasi, yaitu...
16
a. Simpulan
b. Pernyataan umum
c. Deskripsi bagian
d. Orientasi
e. resolusi
12. Kalimat utama yang ada di awal paragraf disebut.....
a. Deduktif
b. Induktif
c. Inneratif
d. Campuran
e. Deklaratif
13. Kalimat utama yang ada di akhir paragraf disebut.....
a. Deduktif
b. Induktif
c. Inneratif
d. Campuran
e. Deklaratif
14. Berikut adalah ciri-ciri teks laporan hasil observasi, kecuali....
a. Berisi pembahasan berupa ilmu tentang suatu objek/konsep
b. Membahas objek secara sistematis yang merinci setiap bagian dengan subjektif
c. Membahas objek yang bersifat umum, termasuk kategori atau kelompok tersebut
d. Bertujuan menjelaskan dari sudut pandang ilmu
e. Merinci objek atau dari sudut pandang ilmu ( definisi, klasifikasi, jabaran ciri objek).
15. Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi
bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua
adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat
dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan,
diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama
cempurit yang terdiri dari: tuding dan gapit. Apa ide pokok paragraf di atas?
a. Wayang dibagi menjadi beberapa jenis
b. Wayang terbuat dari kulit kerbau
c. Wayang purwa adalah wayang yang paling tua
d. Perbedaan wayang gapil dan wayang tuding
e. Semua jawaban salah
16. Dalam teks laporan hasil observasi, informasi harus disampaikan secara.....
a. nyata
b. berdasarkan kenyataan
c. global atau menyeluruh
17
d. opini publik
e. baik dan terarah
17. Teks laporan hasil observasi harus disajikan dengan menggunakan bahasa yang jelas,
mudah dipahami, dan tidak berbelit-belit. Hal ini dilakukan untuk menghindari....
a. kesalahpahaman pembaca
b. keterlibatan tokoh masyarakat
c. kesalahan penulisan
d. salah tafsir
e. salah menguraikan pendapat/opini
18. Salah satu tujuan pembuatan teks laporan hasil observasi adalah untuk....
a. melaporkan hasil observasi
b. melaporkan hasil observasi secara sistematis dan objektif
c. menafsirkan hasil observasi
d. menginterpretasi hasil observasi
e. menganalisis teks laporan hasil obsrvasi
19. Sebuah teks laporan hasil observasi dapat dikatakan ideal, jika memenuhi kriteria-kriteria
berikut, kecuali....
a. memiliki struktur teks yang lengkap
b. memanfaatkan konjungsi atau kata penghubung yang tepat
c. memiliki tata bahasa yang lengkap
d. pengelompokkan kata dilakukan berdasarkan kriteria tertentu
e. memfungsikan kelompok kata dan jenis kata sesuai keperluan
20. Teks laporan disebut juga....
a. teks
b. teks bacaan
c. teks klasifikasi
d. teks deskripsi
e. teks observasi
21. Setelah mengamati dan mencatat data yang diperlukan, yang dicatat haruslah data yang
akurat sesuai pengamatan dan data yang disajikan dari....
a. hasil penelitian terkini
b. hasil pengembangan ilmu pengetahuan
c. objek yang diteliti
d. permasalahan yang diangkat
e. keterangan penduduk sekitar
22. Analisis teks laporan hasil observasi secara lisan akan menimbulkan saran, tanggapan,
atau pendapat yang penyampaiannya harus memenuhi kaidah....
a. bahasa
b. isi
c. struktur teks
18
d. ejaan
e. penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar
23. Dalam teks laporan hasil observasi tahap pernyataan umum atau klasifikasi merupakan....
a. kata penutup dalam teks laporan
b. paragraf
c. menjelaskan manfaat pembuatan teks laporan hasil observasi
d. definisi khusus dari teks laporan
e. sejenis pembuka atau pengantar tentang hal yang akan dilaporkan
24. Paragraf atau struktur yang berisi manfaat-manfaat dari objek yang diamati dari teks
laporan hasil observasi disebut.....
a. definisi khusus
b. definisi umum
c. deskripsi
d. deskripsi manfaat
e. deskripsi bagian
25. Dalam menganalisis teks laporan, kita harus mengetahui tentang strukturnya. Struktur
teks hasil laporan observasi adalah....
a. unsur-unsur dalam laporan hasil observasi
b. pernyataan klasifikasi
c. anggota yang dilaporkan
d. definisi umum
e. deskripsi manfaat
26. Menyampaikan informasi tentang sesuatu, apa adanya sebagai hasil pengamatan
sistematis atau analisis. Pernyataan tersebut merupakan tujuan dari....
a. teks laporan
b. laporan hasil deskriptif
c. komunikatif dari teks laporan
d. penelitian hasil observasi
e. observasi
27. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 2008), interpretasi adalah pemberian
kesan, pendapat, atau....
a. tanggapan tentang sesuatu hal
b. pandangan teoritis terhadap sesuatu
c. pandangan umum dari suatu teori
d. adanya pengembangan dari teks laporan
e. pemberian kesan dan masukan
28. Berkaitan dengan aspek kebahasaan, dalam pembuatan teks laporan hasil observasi ini
harus memperhatikan penggunaan bahasa. Salah satunya memperhatikan penggunaan....
a. ejaan
b. paragraf
19
c. hubungan antarkalimat
d. hubungan antarparagraf
e. keterkaitan antar kata yang satu dengan lainnya.
29. Berikut ini termasuk ciri-ciri kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi, kecuali....
a. adanya frasa/kelompok kata
b. adanya konjungsi
c. adanya kata baru
d. menggunakan berbagai istilah
e. persamaan kata/sinonim
30. Dalam laporan hasil observasi sering ditemukan penggunaan antonim dan sinonim.
Sinonim adalah....
a. lawan kata
b. persamaan makna kata
c. kata baru
d. kata-kata indah
e. kata yang mengandung makna
II. Jawablah soal essay dibawah ini dengan tepat !
1. Apa yang dimaksud dengan teks laporan hasil observasi ?
2. Sebutkan ciri-ciri teks laporan hasil observasi !
3. Jelaskan langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam membuat teks laporan
hasil observasi!
4. Jelaskan tentang struktur teks laporan hasil observasi !
5. Buatlah teks laporan hasil observasi dengan tema virus covid-19 !
20
RANGKUMAN
Teks laporan hasil observasi adalah teks mengungkapkan fakta-fakta yang diperoleh
melalui pengamatan. Dengan teks tersebut pembaca memperoleh sejumlah pengetahuan
atau wawasan, bukan imajinasi. Sifat-sifat teks laporan hasil observasi diantaranya
bersifat informatif, bersifat komunikatif, dan bersifat objektif. Syarat teks laporan hasil
observasi diantaranya adalah tersusun dan terbentuk atas tiga (3) struktur teks laporan
hasil observasi, didalam teks laporan hasil observasi tidak terdapat adanya penutup teks
(tidak mengandung penutup kalimat), isi teks laporan hasil observasi adalah mutlak
sebuah fakta (faktual) dan bukan berisikan dengan pandangan, opini maupun pendapat
penulis (tidak memuat opini) dan isi teks laporan hasil observasi menjelaskan dan
membahas suatu informasi/berita yang sifatnya sesuai dengan fakta yang terjadi dan
objektif. Fungsi teks laporan hasil observasi diantaranya melaporkan tanggung jawab
terhadap tugas atau kegiatan yang diamati, mennjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan
pemecahan masalah dalam pengamatan, sebagai pendokumentasian, sumber informasi terpercaya.
Ciri-ciri teks laporan hasil observasi diantaranya universal, objek tunggal, berdasarkan fakta,, tidak
berdasar pasangka. Struktur teks laporan hasil observasi ialah membuat pernyataan umum, diperlukan
deskripsi bagian, membuat kesimpulan. Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi kata
umum (hipernim) dan kata khusus (hiponim) dalam pengklasifikasian, menggunakan
frasa verbal (kelompok kata kerja) yang digunakan untuk membuat klasifikasi,
menggunakan verba (kata kerja), baik verba aktif maupun verba pasif. Misalnya:
membagi, mengelompokkan, mengklasifikasikan (verba aktif), dibagi, dikelompokkan,
diklasifikasikan (verba pasif), menggunakan kata bersinonim, yakni kata-kata yang
21
mempunyai makna yang sama. Misalnya, kata membagi bersinonim dengan kata
mengelompokkan dan mengklasifikasikan, menggunakan kata berantonim, yakni kata-
kata yang mempunyai makna berlawanan. Misalnya, kata hidup berantonim dengan kata
mati, perubahan verba (kata kerja) menjadi nomina (kata benda). Misalnya, membagi
(verba) berubah menjadi pembagian (nomina), menggunakan konjungsi (kata
penghubung), misalnya: dan, tetapi, sementara itu, selanjutnya, dan sedangkan. Masing-
masing konjungsi itu mempunyai fungsi masing-masing, menggunakan kalimat simpleks
dan kompleks. Kalimat simpleks ialah kalimat yang hanya terdiri atas satu struktur
dengan satu verba utama. Contohnya: tumbuh-tumbuhan tergolong ke dalam makhluk
hidup. Sedangkan, kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri atas dua struktur atau
lebih dengan dua verba atau lebih. Contohnya: tanaman kacang itu akan tumbuh subur
apabila petaninya rajin menyiramnya.
Kunci Jawaban
Kunci Jawaban Pilihan Ganda
1. C 11. B 21. A
2. E 12. A 22. B
3. A 13. B 23. C
4. B 14. B 24. D
5. D 15. A 25. A
6. B 16. C 26. B
7. A 17. A 27. B
8. C 18. B 28. D
9. D 19. C 29. C
10. D 20. C 30. B
Kunci Jawaban Essay
1. Teks Laporan Hasil Observasi ialah keterangan atau informasi tentang suatu keadaan
atau suatu kegiatan berdasarkan fakta mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan
criteria tertentu.
22
2. a. Strukturnya terdiri atas: definisi umum, deskripsi bagian dan deskripsi manfaat.
b. Memuat informasi berdasarkan fakta (factual)
c. Faktualnya berdasarkan hasil penelitian/ pengamatan yang telah dilakukan
3. a. Membuat judul laporan yang benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan.
b. Menyusun kalimat pembukaan.
c. Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai
alasan terhadap laporan hasil pengamatan.
d. Menulis kalimat penutup
4. a. Definisi umum adalah paragraf yang berisi penjelasan secara rinci seperti
pengertian objek yang diamati atau nama lain dari objek yang diamati.
b. Deskripsi bagian, adalah paragraf atau struktur yang berisi bagian-bagian dari objek
yang di amati.
c. Deskripsi manfaat, adalah paragraf atau struktur yang berisi manfaat-manfaat dari
objek yang di amati tersebut.
5.
VIRUS COVID-19
Virus corona atau SARS-CoV-2, merupakan virus yang pertama kali diidentifikasi
pada tahun 2019, Wuhan, China, dimana infeksi dari penyakit ini disebut COVID-19.
COVID-19 merupakan penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan
dan radang paru yang disebabkan oleh infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome
Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala yang muncul beragam dari infeksi penyakit ini juga
beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa seperti batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot,
nyeri kepala sampai yang berkomplikasi berat seperti pneumonia atau sepsis atau bahkan bisa
tidak bergejala sama sekali.
Meskipun sudah setahun lebih dari virus ini ditemukan, sampai saat ini (per 17
Februari 2021) kasus baru orang yang terinfeksi COVID-19 ini masih berlanjut, bahkan di
Indonesia per 17 Februari 2021 terdapat sebanyak 10.029 kasus baru, dengan total lebih dari
23
1,23 juta kasus. keadaan sekarang tidak membaik, atau bahkan semakin parah jika
dibandingkan dengan tahun 2020. Hal ini membuktikan bahwa baik dari pemerintah terutama
dari masyarakat harus bekerjasama dan sangat berperan penting dalam memutus rantai virus
ini, agar pandemi ini bisa berakhir.
Umpan Balik
Untuk mengetahui tingkat penguasaan kalian terhadap materi pelajaran, cocokan jawaban
yang kalian kerjakan dengan kunci jawaban yang telah ibu sediakan pada akhir pelajaran.
Hitung jawaban benar kalian. Jika sudah selesai kalian akan mengetahui dapat nilai berapa
kira-kira dibawah KKM atau mencapai KKM bahkan melebihi KKM. Dengan demikian
kalian akan menyimpulkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi.
24
REFERENSI
Admin. (2021). Teks informatif – pengertian, ciri, jenis, fungsi, contoh, unsur.
https://apayangdimaksud.com/teks-informatif/
Ammariah, H. (2021). Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi dan Contohnya | Bahasa
Indonesia Kelas 7. Ruang Guru. https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-teks-
laporan-observasi
Astuti, N. P. (2020). Komunikatif adalah Mudah Dipahami, Berikut Pengertian dan Contoh
Kalimatnya. Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/jabar/komunikatif-adalah-
mudah-dipahami-berikut-pengertian-dan-contoh-kalimatnya-kln.html
Ismail, Y. (2012). Apa Itu Subjektif dan Objektif? Kompas.Com.
https://www.kompasiana.com/suportertimnas/5519e0b8a33311c71cb6591c/apa-itu-
subjektif-dan-objektif?page=all&page_images=1
Karim, R. (2021). Apa itu Teks? Pengertian dan Macam-Macam Teks. Deepublish.
https://penerbitbukudeepublish.com/apa-itu-teks/
Putri, A. L., Yulistio, D., & Utomo, P. (2021). KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN
HASIL OBSERVASI PADA SISWA PENDAHULUAN Teks laporan hasil observasi
merupakan salah satu materi yang dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa .
Teks laporan hasil observasi merupakan suatu bentuk laporan dari hasil peng. 5(1), 45–
51.
Rahmadani, R. (2019). Metode Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learnig (Pbl).
Lantanida Journal, 7(1), 75. https://doi.org/10.22373/lj.v7i1.4440
Salmaa. (2021). Teks Laporan Hasil Observasi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Ciri-Ciri,
25
Struktur, dan Contoh Lengkap. Deepublish. https://penerbitdeepublish.com/teks-
laporan-hasil-observasi/
Satria, A. (2016). Sifat, Syarat, Langkah Memproduksi Teks Laporan Hasil Observasi.
https://www.materibelajar.id/2016/10/sifat-syarat-langkah-memproduksi-teks.html
26