The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fransiskaregina.m.k, 2022-08-14 07:03:50

PKWU-12 Agustus 2022

PKWU-12 Agustus 2022

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

Olahan Modifikasi Makanan Khas Daerah

NAKULA (Nasi Goreng Kulit Lumpia)

Penyusun: Charoline Stephanie/ 4
Devika Widya/ 6
Evania Agatha/ 8
F.Regina/ 10
Ivana Melinda/ 11

Yosepine Isabella Gunawan/ 23

XII MIPA
SMAK KATOLIK SANTO STANISLAUS

JL. Kalijudan 25-33 Surabaya
2022

BAB I

1.1 Latar Belakang
Masakan daerah di Indonesia merupakan suatu bentuk pencerminan terhadap beragam

budaya dan tradisi dari masing-masing pulau yang berada di sepanjang gugusan Sabang
hingga Marauke. Masakan Indonesia juga memegang peranan penting dalam budaya na-
sional Indonesia, secara umum makanan-makanan ini memiliki cita rasa yang khas serta
kaya akan bumbu yang berasal dari rempah-rempah yang berkualitas tinggi khas Indonesia.

Makanan daerah identik dengan ciri khas bahan baku pembuatan yang khas dari daerah
masing-masing. Selain itu terkadang rasa makanan tradisional cukup sederhana. Mengingat
dahulu belum ada bumbu dapur yang selengkap saat ini. Namun saat ini telah banyak ber-
munculan kreasi makanan daerah yang dimodifikasi menjadi makanan kekinian.

Variasi nasi goreng di seluruh dunia memang sangat beragam, termasuk di Indonesia.
Penggunaan bumbu dan bahan yang berbeda saja memberikan cita rasa, warna, dan tekstur
berbeda pada nasi goreng, sehingga tiap variasi nasi goreng tampil unik dan lezat. Salah satu
sajian nasi goreng yang populer di Indonesia adalah Nasi Goreng Jawa atau dikenal juga
sebagai nasi goreng kampung.

Semua orang telah mengenal dan banyak sekali masyarakat yang menyukai nasi goreng.
Karena kita tinggal di pulau Jawa, dimana salah satu makanan khas daerahnya adalah nasi
goreng jawa, kami mencoba lebih memperkenalkan dan mengembangkan kreasi makanan
nasi goreng jawa ini dikalangan masyarakat.

Karena ada beberapa orang yang ingin makan makanan berat tetapi terkadang porsinya
terlalu banyak, sehingga yang malah mereka lakukan adalah mengonsumsi makanan ringan
yang tidak bergizi sebagai pengganti makanan berat. Oleh karena itu, kami menciptakan
kreasi makanan “NAKULA”. NAKULA atau nasi goreng kulit lumpia, merupakan makanan
berat yang bisa dijadikan snack. Dimana kita semua tau bahwa porsi dari lumpia tidak ban-
yak, tetapi jika isian lumpia diganti dengan nasi goreng jawa, hal ini akan lebih mengen-
yangkan. Jadi, NAKULA bisa menjadi solusi sebagai pengganti bagi orang yang ingin
makan dalam porsi sedikit tetapi mengenyangkan.

Nasi goreng jawa ini nantinya akan dibungkus dengan kulit lumpia. Karena dikalangan
masyarakat khususnya anak remaja sedang ramai dengan keju mozarella, sehingga kami juga
memadukan nasi goreng jawa ini dengan keju mozarella. Jadi nantinya makanan lumpia

yang kami buat akan berisi nasi goreng jawa dan keju mozarella, dengan harapan produk
kami yaitu, “NAKULA” akan diterima serta dapat menarik banyak orang dan disukai
masyarakat.

1.2 Dasar Teori

Nasi goreng merupakan salah satu budaya yang dibawa oleh masyarakat Tionghoa saat
bermigrasi ke Indonesia dulu. Resep nasi goreng pertama disebut-sebut berasal dari kota
Yangzhou yang berada di provinsi Jiansu. Namun, nasi goreng khas Jawa yang berbeda
dengan nasi goreng China.

Perbedaannya adalah nasi goreng China biasanya berwarna agak kuning karena dicampur
kari untuk versi Kanton Singapura serta nasi goreng China RRC berwarna merah muda
dengan lauk sayuran, daging babi dan udang atau nasi goreng dengan saus khusus. Nasi
goreng Jawa biasanya dibumbui dengan sambal ulek, bawang, terasi, dan dan dimasak
dengan kayu atau anglo. Selain itu, sering juga ditambahkan telur goreng, kerupuk, kubis
dan timun. Nasi goreng Jawa ini merupakan nasi goreng dengan khas bumbu sambal ulek.

Sedangkan lumpia berasal dari kota Semarang. Namun, dalam produk ini kami
menggunakan kulit lumpia sebagai pembungkus dari nasi gorengnya. Sehingga isian dari
kulit lumpia nya adalah nasi goreng Jawa dengan keju Mozarella. Jadi tekstur produk yang
kami buat ini crispy diluar, lunak didalam serta cita rasa khas nusantara yang gurih.

1.3 Tujuan Modifikasi Makanan
Tujuan modifikasi makanan daerah yang kami lakukan adalah :
• Untuk menambah variasi rasa, bentuk, dan cara penyajian pada makanan daerah.
• Untuk memberi inovasi baru pada makanan daerah.
• Untuk menambah daya tarik konsumen.
• Untuk menambah nilai jual yang lebih tinggi dibanding makanan daerah tanpa modifi-
kasi.

1.4 Analisa SWOT
a. Kekuatan (Strenght) :
• Nasi Goreng Jawa merupakan makanan yang hampir disukai oleh banyak orang. Se-
hingga, jika ada yang berjualan nasi goreng maka kemungkinan akan dibeli.
• Proses pembuatan nasi goreng Jawa cukup praktis sehingga tidak membuang waktu
banyak.
• Bahan-bahan untuk membuat nasi goreng Jawa tergolong mudah dicari dan harganya
relatif terjangkau.
• Dengan adanya inovasi baru seperti membungkus nasi goreng menggunakan kulit lum-
pia, dapat menjadi daya tarik tersendiri tentang rasa dan tampilan karena masih belum
ada yang menggunakan inovasi ini.
• Penyajiannya yang berbeda dari nasi goreng biasanya dapat menjadi daya tarik bagi
pembeli.
b. Kelemahan (Weakness) :
• Apabila nasi goreng sudah dingin rasanya akan berubah.
• Membutuhkan lokasi usaha yang strategis.
• Apabila dikonsumsi terlalu banyak akan membuat kegemukan.
• Dibutuhkan skill dan kecepatan dalam memasak.
• Tersaingi oleh jenis nasi goreng lain yang lebih modern (nasi goreng Hongkong,
kambing, seafood, ikan asin, dll).
c. Kesempatan (Opportunity) :
• Dapat melayani pesanan melalui PO.
• Dapat membuka kios dengan menu khas yang telah ditentukan yakni NAKULA “nasi
goreng kulit lumpia“.
• Pemasaran produk mudah dilakukan dan mudah mendapatkan pesanan, umumnya
pemasaran dilakukan kepada anak anak sekolahan atau acara lain sehingga mendapat-
kan pesanan.
• Bisnis NAKULA ini bisa dijual kapan saja, karena makanan ini tidak bersifat
musiman. Karena NAKULA ini bisa dimakan sebagai snack atau makanan yang dikat-
egorikan cukup berat.

• Karena makanan NAKULA ini termasuk snack gorengan maka ada peluang untuk
menyajikan NAKULA dengan pilihan beberapa sauce yang sedang trend dan disukai
banyak orang sekarang seperti black pepper, barbeque, teriyaki, bulgogi dan lain-lain.

d. Ancaman (Threat) :
• Membuat nasi goreng itu lebih mudah dan hampir semua orang bisa membuatnya.
• Porsi nasi goreng lumayan sedikit atau kecil, karena diselimuti kulit lumpia.
• Harga mungkin mahal karena alat dan bahan yang dibutuhkan.
• Persaingan harga dengan pedagang lain.
• Bahan baku yang cepat basi apabila terlalu lama tidak dipakai.

BAB II

2.1 Alat
• Wajan
• Sutil / Penjepit makanan
• Kompor
• Piring
• Sendok Garpu
• Telenan
• Pisau
• Gunting
• Saringan minyak
• Wadah

2.2 Bahan
• Nasi
• Telur
• Terasi
• Toge
• Sambal ulek
• Bawang merah
• Bawang putih
• Cabai merah
• Kemiri
• Garam
• Penyedap rasa
• Gula
• Minyak goreng
• Air
• Ayam
• Mozarella
• Kulit lumpia

2.3 Proses Pembuatan
a) Proses Membuat Nasi Goreng Jawa:
1. Memanaskan 1 sdm minyak, memasukkan telur. Membuat telur orak arik. Lalu
mengangkat hasil gorengan telur dan sisihkan.
2. Membakar terasi sampai benar-benar harum.
3. Memanaskan sisa minyak, menumis bumbu halus (terasi yang sudah dibakar, bawang
merah, bawang putih, kemiri, dan cabai merah) hingga harum. Memasukkan daging
ayam dan mengaduk sampai merata.
4. Memasukkan nasi putih, bumbui dengan garam dan gula secukupnya, penyedap rasa,
kecap manis sedikit dan mengaduk sampai merata.
5. Menambahkan sayuran/ sawi, tauge dan daun bawang, memasak sambil diaduk terus
hingga sayuran layu dan berasap. Menambahkan telur (optional), lalu mengaduk kem-
bali dan angkat.
6. Menyajikan nasi goreng bersama tomat, mentimun, dan pelengkap.
b) Proses Mozarella + Kulit Lumpia:
1. Menyiapkan keju mozarella, lalu memotongnya menjadi berbentuk persegi panjang
dengan ukuran secukupnya.
2. Mengambil satu lembar kulit lumpia. Meletakkan 2 sdm nasi goreng di ujung kulit
lumpia. Lalu meratakan nasi gorengnya.
3. Mengambil satu potong keju mozarella, meletakkan di bagian tengah nasi goreng.
4. Melipat kulit lumpia yang sudah berisi nasi goreng dan keju mozarella seperti mem-
bentuk amplop.
5. Terakhir menggulung, dan mengolesi ujung kulit lumpia dengan putih telur. Agar
lipatan tidak lepas saat digoreng. Memastikan lipatan rapat dan padat.
c) Proses Goreng Lumpia + Plating:
1. Menyiapkan adonan nasi goreng kulit lumpia yang telah diberi keju mozarella dengan
melipat kedua sisi ujungnya.
2. Menyiapkan minyak goreng secukupnya.
3. Memanaskan minyak goreng diatas wajan.

4. Memasukkan adonan nasi goreng kulit lumpia kedalam minyak goreng yang telah
dipanaskan diatas api sedang.

5. Menunggu hingga matang dengan ditandai oleh warna yang kuning sedikit kecoklatan
kurang lebih selama 2 menit.

6. Mengangkat dan meniriskan nasi goreng kulit lumpia yang sudah matang.
7. Menyajikan nasi goreng kulit lumpia saat hangat dengan dilengkapi oleh daun bawang,

cabe hijau, dan saus lainnya sebagai pelengkapnya (optional).


Click to View FlipBook Version