OPTIC BOOK
Apa saja tentang Alat Optik?
Di dalam setiap proses belajar kita kadang harus mengerti jika kita memiliki
masalah mata. Pada kesempatan ini saya akan berbagi contoh soal an
pengertian tentang alat optik tersebut.
Fransiska Regina Mutiara Kinanti
PENGERTIAN TAMBAHAN
MATA
Mata merupakan indra penglihatan yang sangat penting. Kita dapat melihat
dunia yang indah ini dengan mata. Mata termasuk alat optik karena di
dalamnya terdapat lensa mata yang digunakan untuk menerima cahaya
yang dipantulkan oleh benda-benda yang kita lihat. Dalam hal ini, mata
dapat melihat suatu benda jika ada cahaya dan benda tersebut dapat
memantulkan cahaya. Ketika dalam keadaan gelap, mata kita tidak dapat
melihat benda. Hal ini disebabkan karena tidak adanya cahaya yang masuk
ke mata dari benda-benda yang memantulkannya atau dari sumber cahaya.
Keterangan:
1. Kornea, merupakan lapisan terluar dari mata yang bersifat
kuat dan tembus cahaya. Kornea berfungsi menerima dan
meneruskan cahaya.
2. Aqueous humor, merupakan cairan di antara kornea dan
lensa mata.
yyyy
3. Lensa kristalin, lensa mata yang berperan penting mengatur
letak bayangan agar tepat jatuh di bintik kuning. Lensa mata
terbuat dari bahan bening dan kenyal. Lensa mata berfungsi
untuk membentuk bayangan benda. Lensa mata berupa lensa
cembung.
4. Iris, selaput yang membentuk celah lingkaran di tengah-tengahnya. Iris memberikan warna pada
mata dan berfungsi untuk mengatur besar-kecil pupil untuk membatasi jumlah cahaya yang masuk.
5. Pupil, celah yang dibentuk oleh iris berfungsi sebagai tempat masuk cahaya.
6. Otot mata, otot yang menyangga lensa kristalin dan mengatur besar kecilnya lensa.
7. Vitreus humor, cairan bening yang mengisi rongga mata.
8. Retina, lapisan pada dinding belakang bola mata tempat bayangan dibentuk. Retina adalah
tempat jatuhnya bayangan yang dibentuk oleh lensa mata.
9. Bintik kuning, lengkungan pada retina yang merupakan bagian yang paling peka pada retina.
10. Syaraf optik, penerus rangsang cahaya dari retina ke otak.
Kacamata
Lensa Cekung
Lensa dimana bagian tengah lebih tipis dibandingan dengan bagian tepi yang lebih tebal
disebut sebagai lensa cekung. Umumnya berbentuk lingkaran, meskipun ada juga yang
tidak serupa dengan lingkaran lensanya.
Lensa ini sendiri dibuat dari berbagai kaca / plastik. Dengan begitu, lensa mempunyai
indeks bias lebih besar, jika dibandingkan dengan indeks bias udara.
Sifat Bayangan Lensa Cek
ung
1. Benda Terletak di antara Titik Fokus (F1) dan O
Pada bayangan ini
akan terbentuk
sifat, yaitu : maya,
tegak, diperkecil,
dan terletak di
antara F1 dengan O
2. Benda Terletak Lebih Jauh dari Titik Pusat
Kelengkungan Lensa ( 2F1 )
Pada bayangan ini
akan terbentuk sifat
yaitu : maya, tegak,
diperkecil, serta
terletak daripada
antara O dengan F1
3. Benda Terletak di antara Titik Pusat Kelengkungan
Lensa (2F1) & Titik Fokus Lensa (F1)
Pada bayangan ini
akan terbentuk sifat
yaitu : maya, tegak,
diperkecil, serta
terletak daripada
antara O dengan F1
Rumus Menghitung
Catatan : Catatn :
s = Jarak benda
f = Jarak titik api dimana
bernilai (-) negatif m = Bayangan tegak bernilai (+)
s′ = Bayangan nyata bernilai positif
(+) positif m = Bayangan terbalik bernilai
s′ = Bayangan maya bernilai (-) (-) negatif
negatif h′ = Bayangan terbalik bernilai
s′ = Jarak bayangan (-) negatif
h′ = Bayangan tegak bernilai (+)
positif
Contoh soal
Sleunastaucbeeknudnagddeenfngogakanunstmilneegnmgsiail1i2k00icjcammrad,kihm3it0aunncamgbl.aeDhria:kdeatathepuai tjikdai
depan
jarak
SebutkaPneTrsJbiinafegarsatgakirtaebbnraahyybaaaadnnyaggapaannbngnanayyynaaanny??gaa?nnya ?
Lensa Cembung
Lensa cembung adalah lensa yang bagian tengahnya tebal
tapi bagian tepinya tipis. Lensa cembung disebut juga
sebagai lensa positif dan bersifat mengumpulkan cahaya
(konvergen).
Sifat Bayangan Lensa Cembung
1. Benda terletak di antara O dan F
A′B′ = bayangan maya di depan
lensa
F1 = fokus di belakang lensa
F2 = fokus di depan lensaSifat
bayangan: maya, tegak,
diperbesar
2. Benda terletak di antara F2 dan 2F2
Bayangan A′B′ bersifat:
nyata, terbalik,
diperbesar3.
3. Benda di antara F2 sampai dengan ~
Bayangan A′B′, bersifat: nyata, terbalik, diperkecil.
Dari ketiga lukisan tersebut:
Jika benda terletak di antara O dan F, sifat bayangan maya, tegak, diperbesa.
Jika benda terletak di antara F dan 2F sifat bayangan nyata, terbalik, diperbesar.
Jika s = f bayangan tegak, maya, di tak hingga
Jika s = 2 f, bayangan terbalik, nyata, sama besar
Jika s > 2f, bayangan nyata, terbalik, diperkecil
Bayangan diperbesar |s′| > s, bayangan diperkecil jika |s′| < s. (Keterangan: |–5| = 5 atau |5| = 5)
4. Benda terletak di fokus di (F)
Benda terletak di fokus di (F)
Benda di fokus (s = f), bayangan
yang mudah diamati adalah:
maya, tegak, diperbesar.
5. Benda terletak di 2 F (s = 2f)
Benda terletak di 2 F (s = 2f)Bayangan nyata,
terbalik, sama besar
Benda di 2F2, bayangan 2F1 bersifat: nyata,
terbalik, sama besar.
Dari kelima lukisan dapat disimpulkan:
Semua bayangan maya yang dibentuk lensa
cembung selalu tegak terhadap bendanya.
Semua bayangan nyata yang dibentuk lensa
cembung pasti terbalik terhadap bendanya.