MODUL AJAR JANGKA SORONG & MIKROMETER SEKRUP 2023 SMA NEGERI 5 KUPANG SIMON P. NIAB
Identitas Sekolah SMA NEGERI 5 KUPANG Mata Pelajaran Fisika Kelas / Fase X D/ E Maha Esa dan berakhlak mulia Bernalar kritis Gotong Royong Mandiri Target Peserta Didik Reguler (30 – 36 orang) Sumber dan Media Sumber : Bahan Ajar Media : HP, LKPD, Power Point Model dan Metode Model : Problem Based Learning (PBL) Metode : Demonstrasi, diskusi, dan presentasi Capaian Pembelajaran Peserta didik memiliki kemampuan untuk responsif terhadap isu-isu global dan berperan aktif dalam memberikan penyelesaian masalah. Kemampuan tersebut antara lain mengamati, mempertanyakan dan memprediksi, merencanakan dan melakukan penyelidikan, memproses dan menganalisis data dan informasi, mengevaluasi dan refleksi, mengkomunikasikan hasil dalam bentuk projek sederhana atau simulasi visual menggunakan aplikasi teknologi yang tersedia terkait dengan energi INFORMASI UMUM KOMPONEN INTI Guru Simon P. Niab, S.Pd. Alokasi Waktu 2 JP Kompetensi Awal Asesmen Diagnostik Profil Pelajar Pancasila Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang
alternatif, pemanasan global, pencemaran lingkungan, teknologi, nano bioteknologi, kimia dalam kehidupan sehari-hari, pemanfaatan limbah dan bahan alam, pandemi akibat infeksi virus. Semua upaya tersebut diarahkan pada pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui pengembangan sejumlah pengetahuan tersebut dibangun pula berakhlak mulia dan sikap ilmiah seperti jujur, obyektif, bernalar kritis, kreatif, mandiri, inovatif, bergotong royong berkebhinekaan global. Tujuan Pembelajaran Pertemuan II 1. Peserta didik mampu menggunakan alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur 2. Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan jangka sorong beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya 3. Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Pemahaman Bermakna 1. Pengukuran dapat diartikan sebagai kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk memberikan angkaangka pada suatu kejadian, gejala, peristiwa atau benda, sehingga hasil pengukuran akan selalu berupa angka. 2. Alat ukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian tersebut 3. Alat Ukur Panjang, Penggaris atau Mistar, Meteran, Jangka sorong dan Mikrometer
Sekrup 4. Alat Ukur Massa Neraca (timbangan) sama lengan, Neraca lengan gantung, Neraca Ohauss atau timbangan tiga lengan, Neraca pegas atau Dinamometer dan timbangan digital 5. Alat Ukur Waktu Jam, Stopwatch dll 6. Notasi ilmiah adalah metode penyederhanaan angka yang semula bernilai sangat besar atau sangat kecil. Dalam ilmu fisika, notasi ilmiah dibutuhkan agar penulisan angka hasil pengukuran bisa lebih mudah dibaca 7. Angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran, meliputi angka pasti dan angka taksiran 8. Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, perlu dilakukan pengukuran secara berulang. Seberapa akurat pengukuran berulang yang dilakukan dapat diketahui dengan cara menghitung nilai ketidakpastian berulang Asesmen Penilaian aktivitas : Observasi selama kegiatan pembelajaran Pemahaman Sains Memahami macam-macam alat ukur dan penggunaannya dengan tepat Keterampilan Proses Memahami macam-macam alat ukur, besaran, Pertanyaan Pemantik Apakah kalian tau bagaimana cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup dan jangka sorong? Kira-kira kedua alat ukur tersebut memiliki ketelitian dan keakuratan yang sama atau berbeda?
satuan dan dimensi serta menggunakan aturan angka penting melalui tuntunan dalam LKPD Memproses, menganalisis data dan informasi hasil identifikasi Menyajikan hasil diskusi dengan tepat Mengomunikasikan hasil diskusi yang didapatkan di depan kelas Persiapan Pembelajaran Menyiapkan bahan ajar, LKPD, LCD, Power Point Materi : Jangka sorong dan mikrometer sekrup Langkah-Langkah Pembelajaran Alokasi Waktu Pendahuluan Doa (Profil pelajar pancasila Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia ) Asesmen Diagnostik Non Kognitif Mengecek kehadiran peserta didik Guru memberikan apersepsi : Guru mengajak peserta didik untuk mengingat kembali materi yang sudah dipelajari sebelumnya tentang alat ukura, besaran, satuan dan dimensi Mengajukan pertanyaan pemantik Bagaimana cara mengukur ketebalan kertas? Alat ukur apa yang bisa digunakan? apakah kalian tau bagaimana cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup dan jangka sorong? Kira-kira kedua alat ukur tersebut memiliki ketelitian dan keakuratan yang sama atau berbeda? (Profil pelajar pancasila Bernalar kritis) Menyampaikan tujuan pembelajaran 10 Menit Alokasi Waktu (3 x 45menit)
Kegiatan Inti Orientasi Masalah Memberikan stimulus dengan memberikan gambar alat ukur serta kegunannya kemudian meminta peserta didik untuk mencermati alat ukur apa saja yang kegunaannya untuk mengukur besaran yang sama Mana saja alat ukur yang mengukur besaran yang sama? Kita menemukan beberapa alat ukur yang mengukur besaran yang sama, bagaimana cara kita menentukan alat ukur yang sesuai untuk objek yang kita ukur? Apakah kalian tau bagaimana cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup dan jangka sorong? (Profil pelajar pancasila Bernalar kritis) 10 Menit Mengorganisasikan Peserta Didik Membagi peserta didik dalam kelompok Membagi LKPD pada setiap kelompok) Memberikan penilaian aktivitas peserta didik 5 menit Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok Membimbing peserta didik mengerjakan LKPD Memantau keterlibatan peserta didik dalam pengumpulan data selama proses penyelidikan (Profil pelajar pancasila Gotong royong) 20 menit Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Membimbing peserta didik mengolah dan menganalisis data pengamatan 20 menit
Meminta kelompok melakukan presentasi hasil diskusi Kelompok (Profil pelajar pancasila Gotong royong) (Diferensiasi Produk) Memfasilitasi jalannya presentasi dan diskusi Memberikan review untuk komentar umum atas pelaksanaan diskusi dan presentasi Memberikan penguatan Meminta peserta didik mengumpulkan LKPD Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah Memberi penguatan dan mengklarifikasi miskonsepsi selama kegiatan Mengajak peserta didik untuk membuat kesimpulan Memberikan contoh soal 10 menit Penutup Memberikan feedback berupa pembahasan seluruh aktivitas pembelajaran Mengarahkan peserta didik untuk mengerjakan asesmen formatif dan mengisi lembar refleksi (Profil pelajar pancasila Mandiri) Doa penutup Menyampaikan materi pada pertemuan selanjutnya Mengucapkan salam penutup 15 Menit Asesmen Asesmen Diagnostik terlampir Asesmen Formatif terlampir Asesmen Sumatif terlampir Remedial dan Pengayaan Remedial : Peserta didik diberikan kesempatan membuat perbaikan pada jawaban-jawaban yang masih salah serta penjelasannya Pengayaan : Peserta diberikan soal berkaitan dengan kegiatan pengukuran yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal
Refleksi Refleksi Guru terlampir Refleksi Peserta didik terlampir REFLEKSI Refleksi Guru No Refleksi Penjelasan 1 Presentase keterlaksanaan rancangan kegiatan pembelajaran (%) Presentase keterlaksanaan ….% Keterangan : 2 Kendala yang dihadapi selama kegiatan pembelajaran 3 Catatan perbaikan untuk memngatasi kendala pada kegiatan pembelajaran berikutnya 4 Peserta didik yang mengalami keksulitan 1. Nama : Uraian Kesulitan : 2. Nama : Uraian Kesulitan : 3. Nama : Uraian Kesulitan : 5 Catatan Positif peserta didik 1) Nama : Catatan Positif : 2) Nama : Catatan Positif : 3) Nama : Catatan Positif : 6 Catatan Lainnya
Refleksi Peserta Didik Guru membagikan kartu refleksi kepada peserta didik untuk menuliskan refleksi mengenai pelajaran hari itu. Peserta didik dapat menuliskan berbagai hal yang dirasa kurang baik dan menuliskan hal-hal yang dianggap baik, misalnya pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, cara mengajar guru atau karakter guru (mimik, gesture) ASESMEN ASESMEN FORMATIF, SUMATIF, ASESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF DAN NON KOGNITIF 1. Asesmen Formatif Observasi Kegiatan Diskusi dan Presentasi (Asesmen As Learning) No Kelompok Aspek yang dinilai Skor Total Nilai 1 2 3 4 5 6 1 Kelompok 1 2 Kelompok 2 3 Kelompok 3 4 Kelompok 4 5 Kelompok 5 6 Kelompok 6
No Aspek yang dinilai 1 Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok (komunikasi) 3 Hasil tugas (relevansi dengan bahan) 4 Pembagian peran 5 Presentasi 6 Saling menghargai kebudayaan/etnik masing-masing anggota kelompok Kriteria Penilaian Interval Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif 80 – 100 Memuaskan 4 70 – 79 Baik 3 60 – 69 Cukup 2 45 - 59 Kurang 1 Nilai = X 100 2. Asesmen Formatif Teman Sejawat (Asesmen As Learning) Nama : Nama teman yang dinilai : Kelas : Petunjuk Umum : Instrumen ini digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai pencapaian kompetensi sikap berdasarkan penilaian teman sebaya Instrumen ini diisi oleh peserta didik untuk memberikan kesempatan menilai temannya mengenai sikap-sikap/perilaku yang sudah ditunjukannya selama proses pelaksanaan tugas-tugas belajar bersama Petunjuk Pengisian : Berilah tanfa ceklist (√) pada kolom yang tetrsedia sesuai dengan keadaan yang sebenarnya ! No Pertanyaan Tidak Kadang- Sering Selalu KET
Pernah kadang 1 Apakah temanmu terlibat dalam diskusi kelompok? Positif 2 Apakah temanmu bertanggung jawab melaksanakan tugas sesuai dengan pembagian peran dalam kelompok? Positif 3 Apakah temanmu mengemukakan ide untuk menyelesaikan masalah? Positif 4 Apakah temanmu memaksa untuk menerima idenya? Positif 5 Apakah temanmu menyela pertanyaan yang diajukan teman lain? Positif 6 Apakah temanmu memberikan tanggapan positif terhadap ide-ide setiap anggota kelompok? Positif 7 Apakah temanmu melaksanakan kesepakatan kelompok meskipun tidak sesuai dengan pendapatnya? Positif 8 Apakah temanmu mampu menghargai keberagaman budaya antara anggota kelompok? Positif Kriteria Penilaian No Pilihan Jawaban Pernyataan Positif Pernyataan Negatif 1 Tidak Pernah 1 4 2 Kadang-kadang 2 3 3 Sering 3 2 4 Selalu 4 1 Nilai = X 100
Asesmen Formatif Sikap (Asesmen As Learning) No Nama Peserta Didik PerkTanggung Jawab SB B C K SBKeterangan : SB : Sangat Baik B : Baik C : Cukup K : Kurang Kriteria Penilaian Aspek SB (4) Tanggung Jawab Siswa selalu melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan Siswatugas seharuToleransi Siswa sangat mampu bekerjasama dalam diskusi bersama temannya yang SiswadalamtemanASESMEN
kembangan Perilaku Toleransi Disiplin B C K SB B C K B (3) C (2) K (1) a sudah melaksanakan dan kewajiban yang usnya dilakukan Siswa kadang-kadang melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan Siswa belum melaksanakan tugas dan kewajiban yang seharusnya dilakukan a mampu bekerjasama m diskusi bersama nnya yang memiliki Siswa mulai mampu bekerjasama dalam diskusi bersama temannya yang Siswa belum mampu bekerjasama dalam diskusi bersama temannya yang
memiliki keragaman latar belakang keragDisiplin Siswa menyelesaikan LKPD sebelum waktu yang ditentukan SiswaLKPDyang dNilai = X 100 Bentuk soal Asesmen Formatif (Asesmen For LearningTujuan Pembelajaran Indikator Soal Materi Kategori Peserta didik mampu menggunakan alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur Peserta didik menganalisis penggunaan alat ukur Alat ukur Menganalis is C4 Kalian yang samtiga alatpendapapengukuberbeda
aman latar belakang memiliki keragaman latar belakang memiliki keragaman latar belakang a menyelesaikan D tepat pada waktu ditentukan Siswa menyelesaikan LKPD setelah 1-2 menit dari waktu yang ditentukan Siswa menyelesaikan LKPD setelah lebih dari 3 menit dari waktu yang ditentukan g) Soal Kunci Jawaban akan mengukur satu benda ma, dengan menggunakan t ukur yang berbeda. Menurut at kalian, apakah hasil urannya akan sama atau ? Jelaskanlah alasannya. Hasil pengukurannya akan berbeda. Alasannya karena masing-masing alat memiliki ketelitian yang berbeda sehingga akan menghasilkan perbedaan nilai pengukuran dalam rentang beberapa milimeter (mm).
Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan jangka sorong beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Diberikan gambar yang merupakan hasil pengukuran tebal sebuah buku menggunakan jangka sorong, peserta didik diminta untuk menuliskan hasil pengukuran Menentukan hasil pengukuran dengan jangka sorong Menganalis is C4 PerhatikHasil pfisika mseperti atas adaPeserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Diberikan gambar yang merupakan hasil pengukuran tebal sebuah pelat menggunakan mikrometer sekrup, peserta didik diminta untuk menuliskan hasil pengukuran Menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup Menganalis is C4 Gambartebal smikromberapaktersebut
kan gambar dibawah ini! engukuran tebal sebuah buku menggunakan jangka sorong diperlihatkan pada gambar di alah …. Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 2,70 cm + 0,06 cm = 2,76 cm r diatas adalah hasil pengukuran sebuah pelat menggunakan eter sekrup. Dari hasil tersebut, kah hasil pengukuran tebal pelat ? Skala Utama (SU) = 3 mm + 0.5 mm = 3.5 mm Skala Putar (SP) = 40 x 0.01 mm = 0.40 mm Hasil pengukuran = SU + SP = 3.5 + 0.40 = 3.90 mm
Kriteria Penilaian Nomor Soal Hasil pengerjaan 1 Jika menjawab dengan lengkap hasil pengukurannya dispenjelasan yang logis Jika menjawab hasil pengukurannya disertai dengan penjkurang logis Jika menjawab hasil pengukurannya tidak disertai dengaJika tidak menjawab 2 Jika menjawab dengan benar disertai denganpenjelasan yJika menjawab dengan benar namaun penjelasannya kurJika menjawab salah dan penjelasannya kurang rinci Jika tidak menjawab 3 Jika menjawab dengan benar disertai denganpenjelasan yJika menjawab dengan benar namaun penjelasannya kurJika menjawab salah dan penjelasannya kurang rinci Jika tidak menjawab
Skor Skor Maksimal sertai dengan 20 20 njelasan namun 10 an penjelasan 5 0 yang rinci 40 40 ang rinci 25 10 0 yang rinci 40 40 ang rinci 25 10 0
Nilai = X 100 Bentuk soal asesmen diagnostik kognitif (Asesmen FTujuan Pembelajaran Indikator Soal Materi Kategori Peserta didik mampu menggunakan alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur Menanyakan pengetahuan awal peserta didik mengenai alat ukur yang tepat Alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur Mengidenti fikasi C3 Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan Menanyakan pengetahuan awal peserta didik tentang Jangka sorong Menetukan C3
For Learning) Soal Nomo r Soal Kunci Jawaban Berdasarkan pengetahuanmu apakah alat ukur yang berbeda dapat digunakan untuk mengukur besaran yang sama? Sertakan dengan contohnya 1 Ya, alat ukur yang berbeda dapat digunakan untuk mengukur besaran yang sama. Misalnya besaran panjang bisa diukur menggunakan meteran, mistar, jangka sorong maupun mikrometer sekrup Bagaimana cara menentukan hasil pengukuran dengan 2 Membaca jangka sorong bisa dilakukan dengan menggabungkan pembacaan skala tetap dan skala nonius. Untuk menghitungnya
jangka sorong beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya jangka sorong j
menggunakan jangka sorong? adalah sebagai berikut 1. Tentukan pembacaan skala tetap yang sejajar dengan angka nol pada skala nonius. Jika tidak tepat sejajar, gunakan pembacaan skala terdekat yang lebih kecil. Misalnya, pembacaan skala tetap yang sejajar dengan angka nol pada skala nonius berada di antara 2,4 dan 2,5. Besarnya pengukuran yang digunakan adalah 2,4 cm 2. Cari garis pada skala nonius yang tepat berimpit dengan sala satu garis pada skala tetap. Garis lma pada skala nonius tepat berhimpit dengan salah satu garis (2,9) pada skala tetap. Besarnya pengukuran yang diperoleh adalah lima kali skala nonius. (5 x 0,1 mm = 0,5 mm) 3. Jumlahkan kedua hasil pengukuran. Kita peroleh panjang benda yang dimaksud adalah 2,4 cm + 0,5 mm = 2,45 cm.
Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Menanyakan pengetahuan awal peserta didik tentang mikrometer sekrup Mikrometer sekrup Menetukan C3 Kriteria Penilaian Nomor Soal Hasil pengerjaan 1 Jika menjawab dengan logis disertai dengan contoh yangJika menjawab dengan logis namun tidak disertai denganJika tidak menjawab dengan logis tanpacontoh yang jelaJika tidak menjawab 2 Jika menjawab dengan lengkap tentang cara pengukuranjangka sorong
Bagaimana cara menentukan hasil pengukuran dengan menggunakan mikrometer sekrup? 3 1. Baca skala utama dibagian atas garis horizontal (skala 1 mm), 2. Baca skala utama dibagian bawah garis horizontal (ditambah 0,5 mm atau 0,1 mm tergantung banyaknya garis bawah diantara 2 garis atas), 3. Baca skala nonius (skala 0,01 mm). Skor Skor Maksimal g jelas 30 30 n contoh yang jelas 20 as 10 0 n menggunakan 35 35
Jika menjawab namun kurang lengkap tentang cara pengmenggunakan jangka sorong Jika menjawab namun tidak lengkap tentang cara pengukjangka sorong Jika tidak menjawab 3 Jika menjawab dengan lengkap tentang cara pengukuranmikrometer sekrup Jika menjawab namun kurang lengkap tentang cara pengmenggunakan mikrometer sekrup Jika menjawab namun tidak lengkap tentang cara pengukmikrometer sekrup Jika tidak menjawab Nilai = X 100 Asesmen Diagnostik Non Kognitif Asesmen ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan bela1) Bagaimana perasaan kalian hari ini saat akan men2) Apakah kalian siap belajar hari ini?
gukuran 20 kuran menggunakan 10 0 n menggunakan 35 50 gukuran 20 kuran menggunakan 10 0 ajar peserta didik ngikuti pembelajaran?
Bentuk soal asesmen sumatif (Asesmen Of LearningTujuan Pembelajaran Indikator Soal Materi Kategori Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan jangka sorong beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Diberikan gambar yang merupakan hasil pengukuran tebal sebuah buku menggunakan jangka sorong, peserta didik diminta untuk menuliskan hasil pengukuran Jangka sorong Menetukan C3 PHfisead
g) Soal Kunci Jawaban erhatikan gambar dibawah ini! Hasil pengukuran tebal sebuah buku sika menggunakan jangka sorong eperti diperlihatkan pada gambar di atas dalah …. a. 2,76 cm b. 2,95 cm c. 3,25 cm d. 3,16 cm Jawaban A Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 2,70 cm + 0,06 cm = 2,76 cm
Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Diberikan gambar yang merupakan hasil pengukuran tebal sebuah pelat menggunakan mikrometer sekrup, peserta didik diminta untuk menuliskan hasil pengukuran Mikrometer sekrup Menentukan C3
e. 3,27 cm Gambar diatas adalah hasil pengukuran tebal sebuah pelat menggunakan mikrometer sekrup. Dari hasil tersebut, berapakah hasil pengukuran tebal pelat tersebut? a. 3,90 cm b. 2,90 cm c. 3,25 cm d. 3,16 cm e. 3,27 cm Jawaban A Skala Utama (SU) = 3 mm + 0.5 mm = 3.5 mm Skala Putar (SP) = 40 x 0.01 mm = 0.40 mm Hasil pengukuran = SU + SP = 3.5 + 0.40 = 3.90 mm
Kriteria Penilaian Jawaban benar skor 1 Jawaban salah skor 0 Nilai = X 100
KEMAMPUAN TINGGI LKPD PENGUKURAN KEMAMP ANGGOTA KELOMPOK Nama Kelompok : Peserta didik mampu menggunakan alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan jangka sorong beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya 1. 2. 3. TUJUAN PEMBELAJARAN
Mari lakukan praktikum virtual sederhana menggunakan jangka sorong Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melihat cara mengukur menggunakan jangka sorong! PERMASALAHAN Ketika kamu mau mengukur massa badan, yang kamu cari pasti timbangan badan. Untuk mengukur waktu, alat yang kamu butuhkan ialah stopwatch. Untuk mengukur suhu, kamu bisa gunakan termometer. Namun, bagaimana jika kamu mau mengukur panjang suatu benda? Misalnya buku, pasti kamu akan menggunakan mistar atau penggaris. Tapi, kalau kamu mengukur tebal selembar kertas bisakah menggunakan mistar? Atau ketika kamu mau mengukur kedalaman suatu gelas dan diameter cincin yang kamu pakai. Bagaimana kamu akan mengukurnya? Nah, untuk mengetahuinya kerjakan LKPD dibawah ini dengan baik. Aktivitas 1 https://www.google.com/search?q=link+untuk+praktikum+pengukuran+meng gunakan+simulasi+olabs&oq=link+untuk+praktikum+pengukuran+menggunaka n+simulasi+olabs&aqs=chrome..69i57j33i160.20733j0j7&sourceid=chrome&ie =UTF-8#fpstate=ive&vld=cid:55ca7840,vid:JpRHf2twx98
Setelah memahami cara penggunaanya, mari kita mencoba! 1. Buka link atau scan kode QR dibawah ini untuk melakukan praktikum virtual 2. Masukan hasil pengukuran pada tabel dibawah ini! No Benda Hal yang diukur Skala utama (cm) Skala nonius (cm) Hasil pengukuran (cm) 3. Setelah melengkapi tabel diatas, selesaikan perhitungan hasil pengukuran tebal buku dibawah ini dan hasil ukur panjang paku pada gambar 2 https://www.olabs.edu.in/?sub=1&brch=5&sim=16&cnt=4
Mari lakukan praktikum virtual sederhana menggunakan mikrometer sekrup Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melihat cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup! Setelah memahami cara penggunaanya, mari kita mencoba! 1. Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melakukan praktikum virual 2. Masukan hasil pengukuran pada tabel dibawah ini! No Benda Hal yang diukur Skala utama (cm) Skala nonius (cm) Hasil pengukuran (cm) Aktivitas 2 https://www.youtube.com/watch?v=ERusyvTrzpg https://amrita.olabs.edu.in/?sub=1&brch=5&sim=156&cnt=4
3. Setelah melengkapi tabel diatas, selesaikan perhitungan dibawah ini Kesimpulan
KEMAMPUAN SEDANG LKPD PENGUKURAN KEMAMP ANGGOTA KELOMPOK Nama Kelompok : Peserta didik mampu menggunakan alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan jangka sorong beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya 1. 2. 3. TUJUAN PEMBELAJARAN
Mari lakukan praktikum virtual sederhana menggunakan jangka sorong Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melihat cara mengukur menggunakan jangka sorong! PERMASALAHAN Ketika kamu mau mengukur massa badan, yang kamu cari pasti timbangan badan. Untuk mengukur waktu, alat yang kamu butuhkan ialah stopwatch. Untuk mengukur suhu, kamu bisa gunakan termometer. Namun, bagaimana jika kamu mau mengukur panjang suatu benda? Misalnya buku, pasti kamu akan menggunakan mistar atau penggaris. Tapi, kalau kamu mengukur tebal selembar kertas bisakah menggunakan mistar? Atau ketika kamu mau mengukur kedalaman suatu gelas dan diameter cincin yang kamu pakai. Bagaimana kamu akan mengukurnya? Nah, untuk mengetahuinya kerjakan LKPD dibawah ini dengan baik. Aktivitas 1 https://www.google.com/search?q=link+untuk+praktikum+pengukuran+meng gunakan+simulasi+olabs&oq=link+untuk+praktikum+pengukuran+menggunaka n+simulasi+olabs&aqs=chrome..69i57j33i160.20733j0j7&sourceid=chrome&ie =UTF-8#fpstate=ive&vld=cid:55ca7840,vid:JpRHf2twx98
Setelah memahami cara penggunaanya, mari kita mencoba! 1. Buka link atau scan kode QR dibawah ini untuk melakukan praktikum virtual 2. Masukan hasil pengukuran pada tabel dibawah ini! No Benda Hal yang diukur Skala utama (cm) Skala nonius (cm) Hasil pengukuran (cm) 3. Setelah melengkapi tabel diatas, selesaikan perhitungan hasil pengukuran tebal buku dibawah ini https://www.olabs.edu.in/?sub=1&brch=5&sim=16&cnt=4
Mari lakukan praktikum virtual sederhana menggunakan mikrometer sekrup Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melihat cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup! Setelah memahami cara penggunaanya, mari kita mencoba! 1. Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melakukan praktikum virual 2. Masukan hasil pengukuran pada tabel dibawah ini! No Benda Hal yang diukur Skala utama (cm) Skala nonius (cm) Hasil pengukuran (cm) 3. Setelah melengkapi tabel diatas, selesaikan perhitungan dibawah ini Aktivitas 2 https://www.youtube.com/watch?v=ERusyvTrzpg https://amrita.olabs.edu.in/?sub=1&brch=5&sim=156&cnt=4
Kesimpulan
KEMAMPUAN RENDAH LKPD PENGUKURAN KEMAMP ANGGOTA KELOMPOK Nama Kelompok : Peserta didik mampu menggunakan alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan jangka sorong beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya Peserta didik mampu menentukan hasil pengukuran dengan mikrometer sekrup beserta nilai ketidakpastian pengukuran tunggalnya 1. 2. 3. TUJUAN PEMBELAJARAN
Mari lakukan praktikum virtual sederhana menggunakan jangka sorong Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melihat cara mengukur menggunakan jangka sorong! PERMASALAHAN Ketika kamu mau mengukur massa badan, yang kamu cari pasti timbangan badan. Untuk mengukur waktu, alat yang kamu butuhkan ialah stopwatch. Untuk mengukur suhu, kamu bisa gunakan termometer. Namun, bagaimana jika kamu mau mengukur panjang suatu benda? Misalnya buku, pasti kamu akan menggunakan mistar atau penggaris. Tapi, kalau kamu mengukur tebal selembar kertas bisakah menggunakan mistar? Atau ketika kamu mau mengukur kedalaman suatu gelas dan diameter cincin yang kamu pakai. Bagaimana kamu akan mengukurnya? Nah, untuk mengetahuinya kerjakan LKPD dibawah ini dengan baik. Aktivitas 1 https://www.google.com/search?q=link+untuk+praktikum+pengukuran+meng gunakan+simulasi+olabs&oq=link+untuk+praktikum+pengukuran+menggunaka n+simulasi+olabs&aqs=chrome..69i57j33i160.20733j0j7&sourceid=chrome&ie =UTF-8#fpstate=ive&vld=cid:55ca7840,vid:JpRHf2twx98
Setelah memahami cara penggunaanya, mari kita mencoba! 1. Buka link atau scan kode QR dibawah ini untuk melakukan praktikum virtual 2. Masukan hasil pengukuran pada tabel dibawah ini! No Benda Hal yang diukur Skala utama (cm) Skala nonius (cm) Hasil pengukuran (cm) 3. Setelah melengkapi tabel diatas, selesaikan perhitungan hasil pengukuran tebal buku dibawah ini Rumus : SU cm + (SN x nst) mm Dari gambar diketahui : SU = …… cm SN = …… Maka, https://www.olabs.edu.in/?sub=1&brch=5&sim=16&cnt=4
SU cm + (SN x nst) mm = ….. cm + (….. x 0,1) mm = …. cm + ….. mm = …. cm + ….. cm = ………….. cm Mari lakukan praktikum virtual sederhana menggunakan mikrometer sekrup Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melihat cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup! Setelah memahami cara penggunaanya, mari kita mencoba! 1. Buka link atau scan kodel QR dibawah ini untuk melakukan praktikum virual 2. Masukan hasil pengukuran pada tabel dibawah ini! No Benda Hal yang diukur Skala utama (cm) Skala nonius (cm) Hasil pengukuran (cm) Aktivitas 2 https://www.youtube.com/watch?v=ERusyvTrzpg https://amrita.olabs.edu.in/?sub=1&brch=5&sim=156&cnt=4
3. Setelah melengkapi tabel diatas, selesaikan perhitungan dibawah ini Rumus : SU cm + (SN x nst) mm Dari gambar diketahui : SU = …… mm SN = …… Maka, SU cm + (SN x nst) mm = ….. mm + (….. x 0,01) mm = …. mm + ….. mm = ………….. mm Kesimpulan
Bahan bacaan guru dan peserta didik https://drive.google.com/file/d/1dLYxcbGiEODpCNMDOyPsclElnUmpvv94/view?u sp=drive_link Bisa dengan meng scan kode QR dibawah ini Glosarium Pengukuran : Penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan ukur Alat Ukur : Sesuatu yang digunakan untuk mengukur suatu besaran. Besaran : : Merupakan sesuatu yang akan diukur Satuan : Sisa atau bekas dari makhluk hidup yang kemudian mengeras dan berubah menjadi batu ataupun mineral. Dimensi : Cara suatu besaran turunan disusun berdasarkan besaran pokoknya Besaran Pokok : Merupakan besaran dasar yang satuannya sudah ditetapkan Besaran turunan : Besaran yang satuannya tersusun dari beberapa satuan besaran pokok Satuan Baku : Satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang sama untuk semua orang Satuan tidak baku : Satuan yang jika digunakan oleh orang yang berbeda dapat menghasilkan pengukuran yang berbeda Angka penting : Jumlah suatu nilai hasil pengukuran yang berkontribusi pada tingkat keakuratan nilai. Notasi ilmiah : Suatu metode yang sering digunakan untuk mempersingkat penulisan hasil dari suatu pengukuran yang bernilai terlalu kecil atau terlalu besar. Neraca : Alat yang dipakai dalam melakukan pengukuran massa suatu benda
Daftar Pustaka Lasmi, N. K. (2018). Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta : Penerbit Erlangga Puspaningsih , Ayuk Ratna, Elizabeth Tjahhttps://drive.google.com/file/d/1dLYxcbGiEODpCNMDOyPsclElnUmpvv94/vie w?usp=drive_link jadarmawan, Niken Resminingpuri Krisdianti. 2021. Buku siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMA kelas X. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Niken, dkk, (2021). Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA kelas X. Jakarta Pusat : Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek. Puspaningsih, Ayuk R., dkk. (2021). Ilmu Pengetahuan Alam SMA Kelas X. Jakarta: Kemdikbud Ristek