The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kumala.listya.anggraini, 2022-12-15 07:27:34

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN 3.3

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN 3.3

Jurnal refleksi dwi

mingguan

MODUL 3.3 Pengelolaan

Program yang Berdampak


pada Murid

KUMALA LISTYA ANGGRAINI AS, S.PD.

Calon Guru Penggerak Angkatan 5

Kabupaten Mojokerto

MODEL REFLEKSI

Model Papan cerita

reflektif

Reflective - Story Board

Membuat refleksi dengan

gambar cerita

01 ALUR MULAI DARI DIRI

Pada minggu ini, kami telah memasuki modul 3.3

Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Pelaksanaan alur belajar, yaitu pada tanggal 3.19 November

2022 Proses belajar kami, diawali dengan Mulai dari Diri.

02 KEGIATAN PENUGASAN DI MULAI

DARI DIRI
Menjawab pertanyaan pemantik mengenai konsep dasar materi yang akan

dipelajari.
Memahami perbedaan antara intrakulikuler, kolikuler, dan ekstrakulikuler.
melakukan refleksi berupa pengalaman paling berkesan saat terlibat dalam

berbagai program/kegiaan sekolah semasa menjadi murid.

EKSPLORASI KONSEP

Pada alur ini, kami belajar memahami mengenai Kepemimpinan

Murid (Student Agency). Kami diantar untuk memahami

mengenai empat sifat inti dari human agency.

POIN-POIN PENTING DI EKSPOLORASI KONSEP

Kepemimpinan murid adalah tentang murid yang bertindak secara

aktif, dan membuat keputusan serta pilihan yang bertanggung jawab,

daripada hanya sekedar menerima apa yang ditentukan oleh orang

lain
Saat murid menjadi pemimpin dalam proses pembelajaran mereka

sendiri (atau kita katakan; saat murid memiliki agency), maka

mereka sebenarnya memiliki suara (voice), pilihan (choice) dan

kepemilikan (ownership) dalam proses pembelajaran mereka.

EKSPLORASI KONSEP

POIN-POIN PENTING DI EKSPOLORASI KONSEP

Upaya menumbuhkembangkan kepemimpinan murid akan

menyediakan kesempatan bagi murid untuk engembangkan

profil positif dirinya, yang kemudian diharapkan dapat

mewujud sebagai pengejawantahan profil belajar Pancasila

dalam dirinya.
Sebagai padi yang hanya akan tumbuh subur pada lingkungan

yang sesuai, maka kepemimpinan murid pun akan tumbuh

dengan lebih subur jika sekolah dapat menyediakan lingkungan

yang cocok.
komunitas yang baik akan berusaha menciptakan kesempatan-

kesempatan yang mendorong tumbuhnya dan berkembangnya

berbagai sikap dan keterampilan keterampilan penting dalam

diri murid.

RUANG KOLABORASI

Dalam Ruang Kolaborasi, kami melakukan diskusi untuk merancang

program sekolah yang melibatkan kepemimpinan murid, serta

memperhatikan karakteristik lingkungan yang akan dikembangkan.

KEGIATAN DISKUSI

Kelompok kami membuat program Ko-kurikuler,

terkait dengan pengembangan karakter anak.
Kami melibatkan kepemimpinan murid, baik dari

Suara, Pilihan, serta kepemilikan.
Pada hari kedua, kami mempresentasikan program

ini bersama Fasilitator & rekan CGP.
Program yang kami rencanakan, mendapatkan

penguatan dari fasilitator dan rekan CGP, sehingga

lebih matang, serta diharapkan dapat diaplikasikan

di sekolah kami kedepannya.

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL

Dalam Demonstrasi kontekstual, kami mengembangkan ide yang dimiliki

menjadi sebuah prakarsa perubahan dalam bentuk rencana program/kegiatan


yang memanfaatkan model manajemen perubahan BAGJA. Dalam

penyusunannya, kami diharapkan dapat melibatkan suara, pilihan, &

kepemimpinan murid, dapat pula mengembangkan program berdasarkan aset


yang ada serta mengaitkannya dengan profil Pelajar Pancasila.

ELABORASI PEMAHAMAN

Dalam sesi Elaborasi Pemahaman, kami

melakukan diskusi dan tanya jawab dengan

instruktur yang hebat dan inspiratif.
Kami dapat mengelaborasi pemahaman yang

kami miliki terkait dengan program atau

kegiatan pembelajaran yang

menumbuhkembangkan kepemimpinan murid.
Instruktur dari sekolah lain memberikan

contoh-contoh program sekolahnya yang

melibatkan kepemimpinan murid.

KONEKSI ANTAR MATERI

Dalam alur koneksi antarmateri, kami
membuat keterkaitan materi yang telah
dipalajari dari modul-modul sebelumnya
untuk membuat sintesa pemahaman tentang
program sekolah yang berdampak pada
murid.
Sintesa pemahaman ini dibuat dalam bentuk
atau format tulisan reflektif tentang program
yang berdampak pada Murid.
Melalui penugasan pada alur ini, kami menjadi
semakin paham mengenai konsep
pengelolaan program yang berpusat pada
murid, dan melibatkan kepemimpinan murid.

AKSI NYATA

Penugasan Aksi Nyata yang kami lakukan, yaitu mewujudkan perubahan

kecil yaitu dengan mencoba menerapkan tahapan B dan A dari model

prakarsa perubahan BAGJA yang telah kami buat sebelumnya.
Selama menjalankan Aksi Nyata, kami membuat sebuah catatan refleksi

di setiap akhir tahapan (Tahapan B dan Tahapan A). Format refleksi yang

kami gunakan adalah 4P (Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, dan

Penerapan ke depan)

TES AKHIR MODUL 3

Alur pembelajaran pada modul 3.3 diakhiri

dengan tes akhir modul 3. Kami

mengerjakan 30 soal dalam waktu 60 menit.
Tes ini bertujuan untuk mengevaluasi

pemahaman kami dalam modul 3, yaitu yang

berkaitan dengan materi Pengambilan

Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebijakan

sebagai pemimpin, Pemimpin dalam

Pengelolaan Sumber Daya, dan Pengelolaan

Program yang Berdampak pada Murid.

LOKAKARYA 5

Kegiatan Lokakarya 5 kami laksanakan pada tanggal 19 November 2022

di SMAN 1 Sooko, Mojokerto.
Kami, para CGP bersama Pengajar Praktik, berdiskusi mengenai

penerapan tahapan B, A, dan G dari model prakarsa perubahan BAGJA

yang telah kami buat sebelumnya.

Melalui Lokakarya ini, kami

dapat bertukar pikiran untuk

menyempurnakan rancangan

program kami, untuk dapat

segera kami implementasikan di


sekolah masing-masing.

THANK YOU!
Guru Bergerak, Indonesia Maju


Click to View FlipBook Version