© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 50 6. Buat sebuah contoh directory/folder di /home/ftp yang akan diakses oleh semua user ftp, misalnya folder musik root@server:/# mkdir /home/ftp/musik 7. Berikutnya restart vsftpd. Pastikan tidak ada pesan kesalahan (error/fail) root@server:/# /etc/init.d/vsftpd restart PENGUJIAN DARI CLIENT Untuk menggunakan layanan FTP pada komputer client, bisa menggunakan salah satu cara berikut: 1. Buka Windows Explorer. Pada address bar ketikkan ftp://192.168.100.1 kemudian Enter Jika ingin login dengan user budi atau amir, klik kanan Windows Explorer – Login as 2. Buka browser komputer client (misalnya Mozilla Firefox atau Internet Explorer) dan pada address bar browser ketikkan ftp://smkn1-lembahsorikmarapi.sch.id 3. Gunakan software Filezilla. Filezilla dapat di download dari https://filezillaproject.org/download.php atau lihat di folder tools pada CD Debian Tools, kemudian install pada komputer client. Jalankan Filezilla dan isikan pada kotak dialog Mesin dengan IP atau server 192.168.100.1 atau smkn1-lembahsorikmarapi.sch.id. Pada nama pengguna isi dengan budi dengan password 123. Isikan angka 22 pada kotak port.
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 51 MYSQL SERVER dan PHPMYADMIN MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi juga dijual di bawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. PhpMyAdmin adalah sebuah tools yang sangat bagus untuk manajemen dan administrasi database tanpa perlu menghapal perintah dan syntax MySQL yang sedemikian rumit. 1. Masukkan DVD Debian 1 ke dalam DVD drive komputer server dan ketikkan perintah berikut: root@server:/# apt-get install mysql-server Tekan Enter pada Do you want to continue [Y/n] 2. Masukkan password untuk MySQL. Untuk lebih mudah diingat, masukkan password yang sama dengan password user anda. Enter untuk melanjutkan
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 52 3. Masukkan password yang sama dengan yang anda ketikkan tadi. Setelah itu tekan Enter 4. Tunggu sampai sistem selesai mengkonfigurasi MySQL server Untuk menginstall PHPMyAdmin dapat dilakukan dengan 2 mode, yaitu Offline (komputer server tidak terhubung dengan internet) dan Online (komputer server terhubung dengan internet). Mode Offline 1. Masukkan CD Debian Tools ke dalam dvd drive komputer server dan mounting ke sistem root@server:/# apt-cdrom add root@server:/# cd /media/cdrom/phpmyadmin root@server:/media/cdrom/phpmyadmin# ls root@server:/media/cdrom/phpmyadmin# tar xfvz phpMyAdmin-4.2.9-all-languages.tar.gz –C /var/www 2. PhpMyAdmin yang di install tersebut akan diekstrak ke directory /var/www dengan nama folder phpMyAdmin-4.2.9-all-languages. Masuk ke directory tersebut dan ganti nama folder phpMyAdmin-4.2.9-all-languages menjadi folder phpmyadmin.
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 53 root@server:/home/riska# cd /var/www root@server:/var/www# mv phpMyAdmin-4.2.9-all-languages phpmyadmin Lihat perubahan nama foldernya dengan mengetikkan perintah ls 3. Buka browser pada komputer client dan ketikkan smkn1- lembahsorikmarapi.sch.id/phpmyadmin. Pesan error akan ditampilkan : phpmyadmin tidak bisa dibuka karena ada library/paket aplikasi yang dibutuhkan phpmyadmin yang belum terinstall. Install dengan perintah berikut : root@server:/# apt-get install php5-mysql Jika tampilan di atas muncul, tekan huruf q untuk melanjutkan. Setelah selesai, buka browser pada komputer client dan akses alamat smkn1-lembahsorikmarapi.sch.id/phpmyadmin Mode Online 1. Masukkan DVD Debian 1 ke dalam DVD drive server dan update repository Debian root@server:/# apt-get update
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 54 2. Install phpmyadmin dengan mengetikkan perintah root@server:/# apt-get install phpmyadmin Tekan tombol Enter pada Do you want to continue [Y/n] 3. Pilih apache2 dengan menekan tombol spasi (ditandai tanda *), kemudian Enter 4. Pilih Tidak pada Configure database for phpmyadmin with dbconfig-common? Kemudian tunggu sampai instalasi phpmyadmin selesai 5. Buka browser pada komputer client dan ketikkan smkn1- lembahsorikmarapi.sch.id/phpmyadmin
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 55 INSTALASI DAN KONFIGURASI SSH SERVER SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti Telnet, RSH, dan Rlogin, yang jauh lebih aman. Dikembangkan pertama kali oleh OpenBSD project dan kemudian dirilis juga untuk sistem operasi lainnya, termasuk sistem operasi Linux. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Remote Access text mode yaitu SSH (Secure Shell) lebih aman dalam transfer data melalui jaringan karena koneksi antara server dan client sudah dienkripsi. 1. Install SSH Server dengan mengetikkan perintah berikut : root@server:/# apt-get install openssh-server Setelah aplikasi terinstall, layanan SSH Server sudah langsung bisa kita gunakan melalui port default 22. 2. Jika ingin mengkonfigurasi SSH Server tersebut, edit konfigurasi OpenSSH dengan root@server:/# nano /etc/ssh/sshd_config 3. Setiap selesai mengkonfigurasi, restart service SSH agar semua konfigurasi dijalankan langsung. root@server:/# /etc/init.d/ssh restart Untuk mengakses SSH Server melalui komputer client, dibutuhkan aplikasi tambahan Aplikasi yang paling sering digunakan untuk menggunakan layanan SSH adalah PuTTY (lihat di folder openssh pada CD Debian Tools). Jalankan program PuTTY tersebut pada komputer client. Pada kolom Host Name (or IP address), isikan dengan IP Server yang akan diremote dan klik Open.
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 56 SAMBA FILE SERVER Samba merupakan aplikasi Unix yang memanfaatkan protokol SMB (Server Message Block). SMB adalah protocol komunikasi data yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan dengan jaringan. Samba server memungkinkan komputer-komputer UNIX/LINUX untuk melakukan sharing dengan komputer Windows. 1. Masukkan DVD Debian 1 ke dalam DVD drive komputer server dan ketikkan perintah : root@server:/# apt-get install samba 2. Buka pengaturan Samba server root@server:/# nano /etc/samba/smb.conf Cari baris-baris berikut dan ubah menjadi seperti di bawah ini : • Tentukan nama grup jaringan yang akan mengakses File Server workgroup = WORKGROUP • Nama komputer Server pada jaringan server string = %h server • Tentukan IP Address dan NIC yang digunakan File Server interfaces = 127.0.0.0/8 192.168.100.1/26 eth1 • Tentukan jenis keamanan File Server security = share • Pada baris paling bawah, tentukan pengaturan directory yang akan disharing pada jaringan. Sebagai contoh akan disharing 2 directory, yaitu directory /home/ftp dengan nama directory modul dan /home/ftp/soal dengan nama directory soal [modul] (Nama folder yang akan disharing) path = /home/ftp (letak folder yang akan disharing) writeable = yes (setting permission folder, Yes berarti bisa di tulis) read only = no (User bisa melakukan perobahan pada folder) browseable = yes (User diizinkan untuk melihat seluruh isi folder) guest ok = yes (User anonym diizinkan untuk mengakses folder) [soal] path = /home/ftp/soal writeable = yes read only = no
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 57 browseable = yes guest ok = yes Simpan konfigurasi dengan Ctrl + X, tekan huruf Y dan Enter 3. Jalankan layanan Samba File Server dengan perintah : root@server:/# /etc/init.d/samba start 4. Untuk directory /home/ftp sudah dibuat pada bagian konfigurasi FTP (lihat kembali halaman 49) sedangkan untuk directory /home/ftp/soal harus dibuat tersendiri root@server:/# mkdir /home/ftp/soal root@server:/# chmod 777 /home/ftp/soal (buat directory soal ini bisa di tulis) 5. Buka Windows Explorer, dan pada Windows Network lihat apakah komputer server sudah terbaca. Jika sudah, klik komputer Server dan perhatikan di dalamnya sudah ada 2 directory Konfigurasi directory tinggal mengubah settingan pada writeable = yes atau no dan read only = no atau yes pada pengaturan sharing directory samba (nano /etc/samba/smb.conf)
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 58 DHCP (Dynamic Host Control Protocol) DHCP adalah layanan pemberian IP address komputer client secara otomatis oleh server sehingga seluruh client yang terhubung dengan jaringan tidak perlu lagi diberikan alamat ip secara manual. 1. Masukkan DVD Debian 2 ke dalam DVD drive komputer server, dan ketikkan perintah : root@server:/# apt-get install isc-dhcp-server 2. Setelah ter-install, DHCP harus dikonfigurasi agar bisa berfungsi. Ketikkan perintah berikut : root@server:/# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf Tekan Ctrl + V untuk menggulung layar ke bawah, cari teks di bawah ini dan sesuaikan seperti gambar di dalam kotak di bawah ini : Simpan konfigurasi dengan Ctrl + X, tekan huruf Y dan Enter 3. Untuk komputer server yang memiliki LAN Card lebih dari 1, maka harus ditentukan LAN Card mana yang memberikan layanan DHCP tersebut kepada client. root@server:/# nano /etc/default/isc-dhcp-server
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 59 Lihat pada baris terakhir pada tulisan INTERFACES=”” Kemudian ubah menjadi INTERFACES=”eth0” Simpan settingan dengan menekan Ctrl + X, kemudian tekan huruf Y lalu tekan Enter 4. Restart layanan DHCP dengan perintah : root@server:/# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart Pastikan tidak ada pesan kesalahan (fail/error). Jika ada, periksa kembali mulai langkah ke-1 5. Setting pengaturan TCP/IP pada komputer client seperti di bawah ini. Kemudian klik OK
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 60 NETWORK TIME PROTOCOL Network Time Protocol (NTP) adalah protokol untuk sinkronisasi jam-jam sistem komputer di atas paket-switching, variabel-latency jaringan data. NTP menggunakan UDP pada port 123 pada lapisan layer transport. Dengan NTP, waktu pada server akan sama dengan semua client pada jaringan. Salah satu manfaat NTP adalah jika baterai CMOS pada komputer client rusak atau sudah lemah, kita tidak perlu mengatur time pada komputer tersebut secara manual dengan adanya NTP. 1. Masukkan DVD Debian 1 pada DVD drive komputer server dan ketikkan perintah : root@server:~# apt-get install ntp ntpdate Tekan Enter pada Do you want to continue [Y/n] 2. Lakukan konfigurasi NTP Server root@server:~# nano /etc/ntp.conf Geser kursor ke posisi paling bawah dan tambahkan script seperti di bawah ini : restrict 192.168.100.0 mask 255.255.255.192 Simpan settingan dengan Ctrl + X, tekan Y dan Enter 3. Restart layanan NTP dengan perintah : root@server:~# service ntp restart 4. Sebelum melakukan sinkronisasi time/waktu pada komputer client agar sama dengan server, cek terlebih dahulu time pada komputer server
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 61 root@server:~# date PENGUJIAN DARI CLIENT Konfigurasi NTP Client pada komputer Client dengan cara : 1. Klik Start – Control Panel – Date and Time. Bisa juga dengan mengklik langsung icon time pada taskbar. Klik Change date and time settings.. 2. Kemudian klik tab Internet Time – Change Settings.. Lalu masukkan alamat pada kotak server dengan smkn1-lembahsorikmarapi.sch.id dan klik tombol Update now Pastikan update time sukses. Berikutnya klik tombol OK 3. Lanjutkan dengan melakukan pengecekan apakah waktu/time pada komputer client sudah sama dengan komputer server.
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 62 VIRTUAL PRIVATE NETWORK Virtual Private Network (VPN) yaitu sebuah cara aman untuk mengakses Local Area Network (LAN) yang berada di luar jangkauan, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi paket data secara pribadi dan ter-enkripsi. VPN biasanya digunakan untuk menghubungkan kantor-kantor yang tersebar di beberapa tempat dengan menggunakan akses internet. Namun, VPN juga dapat digunakan untuk keperluan lain, seperti anonimity (menyembunyikan identitas) atau mem-bypass firewall (termasuk mem-bypass content filtering). Teknologi tunneling/VPN dikelompokkan secara garis besar berdasarkan protokol tunneling layer 2 (Data Link Layer) dan layer 3 (Network Layer) model OSI layer. Paket layanan/aplikasi yang sering digunakan untuk membuat VPN di debian adalah OpenVPN, PPTP (Point to Point Tunneling Protocol) dan sebagainya. 1. Masukkan DVD Debian 1 ke dalam DVD drive komputer server dan ketikkan perintah root@server:~# apt-get install pptpd Tekan Y untuk melanjutkan instalasi. Jika sistem meminta memasukkan DVD Debian 2, masukkan ke dalam dvd pc server Enter untuk melanjutkan. 2. Edit konfigurasi PPTP dengan mengetikkan perintah berikut : root@server:~# nano /etc/pptpd.conf Geser kursor ke posisi paling bawah dan tambakan konfigurasi seperti di bawah ini :
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 63 3. Buat user untuk client agar bisa melakukan koneksi via VPN root@server:~# nano /etc/ppp/chap-secrets Simpan settingan dengan Ctrl + X, kemudian tekan huruf Y dan Enter Tanda * pada IP addresses artinya client VPN bisa melakukan koneksi dari IP mana saja. 4. Agar dapat berfungsi, paket pptd harus direstart root@server:~# /etc/init.d/pptpd restart PENGUJIAN DARI CLIENT 1. Klik Start – Control Panel – Network and Sharing Center, atau bisa juga dengan mengklik kanan icon Network adapter pada taskbar – Open Network and Sharing Center 2. Klik Set up a new connection or network. 3. Pilih Connect to a workplace kemudian klik tombol Next
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 64 4. Pilih Use my Internet connection (VPN) 5. Masukkan IP VPN server, misalnya 192.168.1.2 (lihat kembali halaman 62). IP VPN server juga bisa menggunakan ip public (jika ada). Kemudiank klik tombol Next
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 65 6. Masukkan username dan password yang sudah dibuat (lihat halaman 63). Lalu klik Connect 7. Tunggu hingga koneksi VPN terhubung 8. Pastikan koneksi VPN client dengan server sukses terhubung.
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 66 WEBMIN Webmin dibuat oleh Jamie Cameron karena sulitnya mengadministrasi server berbasis Linux karena hampir semua konfigurasi Linux berbasis text. Webmin berfungsi sebagai remote console seperti PuTTY tapi berbasiskan web (grafis) yang mudah dipelajari oleh pengguna yang baru mengenal Linux sekalipun. Dengan Webmin, kita dapat mengatur DHCP, DNS, Database, Mail Server dan monitoring server dengan lebih mudah. Berikut langkah instalasinya : 1. Masukkan DVD Debian 1 ke dalam DVD drive komputer server dan install librari/paket yang dibutuhkan oleh webmin dengan mengetikkan : root@server:/# apt-get install libnet-ssleay-perl libauthen-pam-perl libio-pty-perl aptshow-versions Masukkan DVD Debian 2 jika muncul tampilan seperti di bawah ini : Tunggu sampai selesai 2. Eject/keluarkan DVD Debian 2 dari dvd drive komputer server dan masukkan CD Debian Tools dan mounting ke sistem dengan perintah root@server:/# apt-cdrom add root@server:/# cd /media/cdrom/webmin root@server:/# ls (lihat terlebih dahulu isi directory webmin)
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 67 3. Install Webmin dengan mengetikkan perintah : root@server:/# dpkg -i webmin_1.710_all.deb Proses instalasi Webmin bisa sedikit lebih lama dari pada paket-paket lainnya, sekitar 3-5 menit. Instalasi Webmin sudah selesai jika tampilan seperti di bawah ini sudah muncul 4. Buka browser pada komputer client dan pada address bar ketikkan https://smkn1- lembahsorikmarapi.sch.id:10000. Klik I Understand the Risks dan klik tombol Add Exception..
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 68 Klik tombol Confirm Security Exception. Kemudian login ke webmin dengan menggunakan user root dan password yang anda buat untuk user tersebut, misalnya 123. Menu pada sebelah kiri digunakan untuk monitoring dan pengaturan server.
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 69 STREAMING SERVER Streaming Server adalah sebuah web server atau aplikasi yang terinstal di dalam sebuah server yang digunakan untuk menjalankan file video atau audio secara real-time atau streaming di internet tanpa benar-benar men-download file yang bersangkutan. Contoh situs-situs yang menggunakan streaming server diantaranya Youtube, Metacafe, dan Megavideo. Sedangkan aplikasi yang digunakan untuk membangun stream server misalnya phpvibe, ostube, clipsharepro, phpmotion dan lain-lain. Pada modul ini akan menggunakan OsTube sebagai aplikasi streaming server. 1. Masukkan CD Debian Tools ke dalam dvd drive komputer server dan mounting ke sistem 2. Masukkan DVD Debian 1 dan install decoder/library yang dibutuhkan oleh OsTube root@server:/# apt-get install mplayer mencoder ruby Tekan Y untuk melanjutkan Sistem juga akan meminta memasukkan DVD Debian 2 dan tekan enter untuk melanjutkan Tunggu sampai selesai 3. Buat directory untuk OsTube root@server:/# mkdir /var/www/streaming Setting permission untuk directory tersebut root@server:/# chmod 777 /var/www/streaming root@server:/# chmod -R 777 /var/www/streaming/includes/ 4. Masukkan CD Debian Tools ke dalam dvd drive komputer server dan mounting ke sistem root@server:/# apt-cdrom add root@server:/# cd /media/cdrom/ostube root@server:/media/cdrom# ls 5. Ekstrak ostube ke directory /var/www pada komputer server dan pastikan tidak ada masalah root@server:/media/cdrom# tar xvfz osTube_2.6_osTube_2.6_community_edt.tar.gz –C /var/www/streaming Pastikan tidak ada error dalam proses ekstrak
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 70 6. Buat database untuk OsTube. Buka browser pada komputer client dan pada address bar ketikkan alamat smkn1-lembahsorikmarapi.sch.id/phpmyadmin kemudian login Buat database untuk OsTube dengan meng-klik menu Basis Data Buat database dengan nama streaming, kemudian klik tombol Buat
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 71 7. Ubah pengaturan php agar file yang bisa di upload melebihi dari 2 Mb root@server:/# nano /etc/php5/apache2/php.ini Cari bagian File Uploads pada file tersebut, dan ubah seperti yang tandai dalam kotak merah Upload_max_filesize = 2M ubah menjadi misalnya 20000M Simpan settingan dengan menekan Ctrl + X, tekan Y kemudian Enter. 8. Restart Apache dengan mengetikkan perintah : root@server:/# /etc/init.d/apache2 restart 9. Install flvtool2 yang terdapat pada CD Debian Tools agar file multimedia flv (Flash Video) bisa diputar di OsTube. Masukkan CD Debian Tools ke dalam dvd drive server dan ketikkan : root@server:/# apt-cdrom add root@server:/# cd /media/cdrom/ostube root@server:/# ls Ekstrak file flvtool2 ke directory /usr/local/src root@server:/media/cdrom/ostube/# tar xvfz flvtool2_1.0.6-4.tar.gz –C /usr/local/src Aktifkan directory tempat flvtool2 diekstraksi root@server:/# cd /usr/local/src/flvtool2
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 72 10. Install flvtool2 dengan mengetikkan perintah : root@server:/# ruby setup.rb config && ruby setup.rb setup && ruby setup.rb install 11. Install GD Library dengan memasukkan DVD Debian 1 dan ketikkan perintah berikut : root@server:/# apt-get install php5-gd Pada browser client, buka alamat smkn1-lembahsorikmarapi.sch.id/streaming/ Pada STEP 1 agar lebih mudah, pilih Bahasa Inggris untuk language dengan mengklik icon bendera Inggris dan pastikan semua konfigurasi yang dibutuhkan OsTube sudah aktif (✓) 12. Untuk MySQL database configuration, isi seperti contoh di bawah ini kemudian klik Next Akan muncul warning seperti di bawah ini. Abaikan saja dengan mengklik tombol Next
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 73 13. Pada STEP 2 untuk Relative path, pastikan sudah terisi dengan alamat http://smkn1- lembahsorikmarapi.sch.id/streaming. Pada Activated Media, centang kotak dialog pada Videos, Pictures, Sounds dan Documents. Pastikan pada External programs tidak ada tanda warning/error. Untuk Quality of encoding, pilih salah satu pilihan, misalnya Quality. Klik Next untuk melanjutkan 14. Untuk STEP 3, isikan informasi tentang portal streaming yang anda buat beserta username dan password administrator-nya (seperti contoh di bawah ini). Klik Next untuk melanjutkan
© Asharuddin Nasution, ST. Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 1 Lembah Sorik Marapi 74 Jika tampilan di bawah ini sudah muncul, instalasi OsTube sudah selesai.