ILMU UKUR
TANAH
KELAS X
Nama;Novrianita putri
Kelas;X Geomatika
Apa itu Geomatika ?
Geomatika adalah ilmu untuk menentukan
posis relative,suatu titik di atas
atau di bawah permukaan bumi.Ilmu ini
merupakan perpaduan antara ilmu
geodesi dan ilmu informatika.
Tahukah kalian jika geodesi memiliki 2
maksud?
1.Maksud ilmiah,yaitu menentukan
bentuk permkaan bumi.
2.Maksud praktis,yaitu yang
mempelajari penggambaran sebagian
besar ata sebagian kecil dari
permukaan bumi.
Dalam bidang survey dan
pemetaan,seorang professional yg
melakukan pengumpulan data koordinat
atau posisi suatu titik di permukaan
bumi melalui pengukuran-pengukuran
sudut,jarak,maupun pengambilan data
disebut ‘SUREVYOR’
Peran Seorang Surveyor
Seorang survey atau professional
memiliki satu atau lebih kegiatan yang
dilakukan di atas/di bawah permukaan
tanah/laut dapat dilakukan dlm
hubungan dengan para professional
lainnya,berikut fungsi seorang
surveyor di lapangan;
Penentuan ukuran dan bentuk bumi,
pengukuran dari semua data yang
diperlukan untuk menentukan ukuran,
posisi, bentuk, dan kontur pada
setiapbagian bumi dan memantau setiap
perubahan.
1.Penentuan posisi objek/titik pada
sebuah ruang dan waktu serta posisi
dan pemantauanbentuk fisik, struktur
dan pekerjaan yang berada di atasatau
di bawah permukaan bumi
2. Pengembangan, pengujiandan
kalibrasi sensor, peralatan dan sistem
untuk pekerjaan Survei
3. Perolehan dan penggunaan informasi
tata ruang dari jarak dekat,udara dan
citra satelit dan proses-proses yang
dapat dilakukan secaraotomatis.
4. Penentuan dari posisi batas-batas
tanah masyarakat atau pribadi,termasuk
batas-batas nasional dan
internasional, dan pendaftaran lahan
tersebut dengan pihak yang berwenang
5. Perencanaan dan pembentukan system
informasi geografis (GIS) suatu daerah
dan mengumpulkan, menyimpan,
menganalisis,mengelola, menampilkan
dan menyebarkan data.
6.Menganalisis,menyajikan,menggabungka
n tata ruang dan fenomena pada
SIG,termasuk visualisasi dan
komunikasi seperti data dalam
peta,model dan perangkat seluler
digital
7.Studi tentang lingkungan
alam&social,pengukuran tanah dan
sumber daya laut,penggunaan data tsb
berguna utk perencanaan bangunan di
perkotaan,pedesaaan dan daerah.
8.Perencanaan,penegembangan dan
pembangunan kembali sebuah kawasan.
9.Pengkajian nilai
dan pengelolaan
sebuah kawasan.
10.Perencanaan,penguk
uran dan pengelolaan
pada pekerjaan
konstruksi,termasuk
rencana anggaran
lainnya.
Secara umum tujuan pekerjaan
survey adalah untuk:
1.Menentukan posisi sembarang bentuk
yg berbeda di atas permukaan bumi.
2.Menentukan letak
ketinggian(elevasi)segala sesuatu yg
berbegvda di atas atau di bawah suatu
bidang yang berpedoman pada permukaan
air laut tenang.
3.Menentukan panjang,arah dan posisi
dari suatu garis yang terdapat di atas
permkaan bumi yg merupakan batas dari
suatu areal tertentu
4.Menentukan bentuk/ relief permukaan
tanah beserta luasnya
Manfaat pekerjaan pengawasan dan
pemetaan yg ditemui dlm kehidupan
1.Pengukuran untuk mencari luas
tanah,seperti keperluan jual
tanah,perencanaan pengembangan
daerah,rencana jalan dll
2.Pengukuran untuk mengetahui beda
tinggi tanah,sebelum mendirikan suautu
bangunan terlebih dahulu harus
diketahui agar dpat dihitung seberapa
tanah yg digali dan berapa banyak
urugan yg diperlukan serta utk peil
suatu bangunan yg akan dibangun utk
pedoman lantai dsb.
3.Pengukuran untuk merencanakan
bangunan,
Macam-Macam Survei
a. Survei Batas
Menentukan batas kepemilikan lahan
atau wilayah. Jaman dulu sampai jaman
sekarang orang bisa baku bunuh gara-
gara sengketa batas wilayah. Untuk itu
sangat perlu ditentukan batas aktual
dilapangan dan kemudian
didokumentasikan dalam sebuah peta
agar orang lain tahu batas wilayah
kita.
b. Survei Deformasi
Menentukan apakah stuktur atau object
mengalami perubahan bentuk atau
pergerakan. Diperlukan pengukuran 3D
pada objek yang akan diukur dan
dilakukan pengukuran kembali pada
titik yang sama secara berkala. Hasil
dari pengukuran kedua dan seterusnya
dibandingkan dengan pengukuran pertama
untuk dihitung besar pergerakannya.
Jenis survey ini biasa dilakukan untuk
pemantauan bendungan, rig platform,
dan yang lagi hangat-hangatnya adalah
penentuan nilai penurunan tanah akibat
semburan lumpur di Porong, Sidoarjo.
c. Survei Rekayasa
Biasa dilakukan dalam pekerjaan
konstruksi, baik itu pembuatan jalan,
gedung, rel, dll. Sebenarnya pekerjaan
survey dibidang rekayasa inilah yang
banyak kita temui di setiap proyek
pembangunan.
d. Survei Topografi
Mengukur/memetakan permukaan bumi yang
direpresentasikan dalam kumpulan
titik-titik koordinat 3D kemudian
biasa digambarkan dalam garis kontur
(garis yang menghubungkan titik-titik
yang tingginya sama).
e. Survei Hidrografi
Survey yang dilakukan untuk memetakan
topografi dasar laut untuk digunakan
lebih lanjut dalam navigasi kapal,
konstruksi lepas pantai, atau
manajemen sumber daya laut.
f. Survei Kontruksi
Bisa dibilang merupakan bagian dari
survey rekayasa, tetapi lebih spesifik
ke bidang konstruksi.
g. Survei Navigasi
Untuk mengetahui posisi suatu wahana
bergerak (missal)kapal, pesawat
terbang, mobil, dan rudal) sehingga
bisa menentukan dan mengontrol apakah
wahana tersebut berada dijalur yang
aman, cepat dan sesuai rencana.
Klasifikasi Pengukuran Tanah
a. Pengukuran titik control :
menetapakan jaringan tugu horizontal
dan vertikal yang berguna sebagai
kerangka acuan untuk pengukuran lain.
b. Pengukuran topografik : menentukan
cirri-ciri alamiah dan buatan, serta
elevasi yang dipakai untuk pembuatan
peta topografi atau peta contour.
c. Pengukuran persil : batas atau
kadastral adalah pengukuran tertutup
untuk menetapkan garis-garis dan sudut
batas pemilikan tanah, mengembalikan
batas –batas persil tanah sesuaia
dengan data kepemilikan tanah,
pengkavlingan tanah-tanah (
subdivision survey ).
d. Pengukuran hidrografik : menentukan
garis pantai dan kedalaman laut,
danau, sungai, bendungan serta
perairan lainya. Pengukuran laut
berkaitan erat dengan bidang pelabuhan
dan lepas pantai, pengukuran posisi
alur pelayaran, posisi anjungan minyak
lepas pantai
e. Pengukuran jalur lintas :
dilaksanakan untuk merencanakan,
merancang dan membangun jalan baja,
jalan raya, jalur pipa, dan proyek-
proyek memanjang lainya.
f. Pengukuran konstruksi yang
dilaksanakan sementara kontruksi
berjalan, mdata penting untuk
menghitung tahapan-tahapan pembayaran
kontruksi. g. Pengukuran purna-rancang
( as-built surveys ) : menentukan
lokasi akhir dan perancangan pekerjaan
rekayasa yang tepat, memberikan
pembuktian ( verifikasi ) dan
pencatatan posisi termasuk perubahan-
perubahan desain yang ada.
h. Pengukuran tambang pengukuran :
untuk industry pertambangan baik
explorasi maupun exploitasi
pertambangan, tambang terbuka ( open
pit mining ), tambang dalam (
underground mining ).
i. Pelurusan optis
(Laser Aligment), Pengukuran Industri,
suatu cara melaksanakan pengukuran
yang sangat teliti yang memerlukan
toleransi kecil untuk proses-proses
dalam pabrik, misalnya untuk
penyetelan mesin-mesin tenun pabrik
textile, leveling pondasi untuk
dudukan mesin-mesin pembangkit,
pelurusan dalam kontruksi pesawat
terbang, pelurusan untuk wahana
peluncuran roket, dsb
Sumber :
-https://kabarkan.com/ilmu-ukur-tanah/
https://www.academia.edu/8380587/PENGA
NTAR_GEOMATIKA_1
-Materi 3 Dpsp
Sekian terima kasih