PROPOSAL “KEARIFAN LOKAL” (SARUNG TENUN WEDANI) Tahun Pelajaran 2023-2024 UPT SMP NEGERI 5 GRESIK
A. Latar Belakang Kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri. Kearifan lokal biasanya diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi melalui cerita dari mulut ke mulut. Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik merupakan desa yang memiliki potensi yang luar biasa sebagai desa produsen sarung berkualitas. Sebagai salah satu desa di Gresik yang memiliki julukan Desa Tenun tersebut telah banyak dikenal berbagai kalangan masyarakat sebagai desa penghasil kain sarung dengan berbagai motif. Desa Wedani merupakan desa ke lima yang menjadi desa Devisa di seluruh Indonesia. Sebelumnya, LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) telah sukses mengorbitkan desa devisa di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bantul, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Subang. Sudah sejak abad ke-15, warga Desa Wedani di Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, merajut sarung tenun secara turun-temurun. Dari awalnya dibuat untuk menutupi aurat sesuai ajaran Wali Songo, sarung Wedani kini menembus pasar dunia, menggerakkan ekonomi desa, dan ikut menjaga pundi-pundi devisa negara di tengah berbagai kendala. Dari sebuah desa kecil di Gresik, Jawa Timur, kain-kain itu akan melanglang buana ke sejumlah negara hingga lintas benua, mewakili pembuatnya yang sebagian besar belum pernah menginjakkan kaki ke luar Indonesia. Sarung tenun Wedani sampai dengan saat ini, Wedani telah lepas ekspor sebanyak dua kali ke negara Arab Saudi, Ethiopia, Brunei Darussalam dan Malaysia. Kekhasan sarung Wedani dengan berbagai motif seperti Songket Gunung Timbul, Goyor, Corak Liris, Mustamin sangat diminati pasar. Dikarenakan sarung tenun Wedani sudah ke mancanegara menggugah kita untuk melestarikan salah satu budaya kearifan local yang ada di Gresik khususnya di Ds. Wedani, Kec. Cerme. Kerajinan sarung tersebut merupakan salah satu kekayaan budaya benda yang wajib kita jaga agar generasi mendatang dapat menikmati kekayaan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena projek kedua P5 kelas VIII di UPT SMP Negeri 5 Gresik Tahun Pelajaran 2023-2024 mengambil tema Kearifan Lokal yang berjudul Lestarikan Budayaku Cintai Negeriku (Sarung Tenun Wedani). B. Landasan Hukum Landasan hukum terkait dengan Implementasi Kurikulum Merdeka diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Undang-Undang Republik Indonesia No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Undang-Undang Republik Indonesia No.14 Tahun 2005 tentang Guri dan Dosen 3. Peraturan Pemerintan No.19 Tahun 2017 atas perubahan Peraturan Pemerintah No.74 Tahun 2008 tentang Guru 4. Permendiknas RI No.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik 5. Permendikbudristek No.5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah 6. Permendikbudristek No.7 Tahun 2022 tentang Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidian Menengah 7. Kepmendikbudristek No. 56 Tahun 2022 tentang Penerapan Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran 8. Kepmendikbudristek No.371/M/2021 Tentang Program Sekolah Penggerak 9. Keputusan Kepala Bidana Litbang dan Perbukuan No.028/H/KU/2021 : Capaian Pembelajaran PAUD, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB Pada Program Sekolah Penggerak 10. Keputusan Kepala BKSAP No.009 Tahun 2022 tentang Dimensi, Elemen dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka 11. Program Sekolah P5 tentang kearifan lokal C. Tujuan Tujuan dari kegiatan ini diantaranya sbb : 1. Untuk mengetahui kearifan lokal yang ada di lingkungan Gresik 2. Untuk meningkatkan kepekaan budaya kepada peserta didik 3. Untuk mengenalkan berbagai macam jenis kearifan local berupa sarung tenun Wedani kepada peserta didik kelas VIII UPT SMP Negeri 5 Gresik D. Gambaran Kegiatan 1. Nama Kegiatan “P5 dengan tema Kearifan Lokal yang berjudul Lestarikan Budayaku Cintai Negeriku (Sarung Tenun Wedani)” 2. Peserta Seluruh peserta didik kelas VIII UPT SMP Negeri 5 Gresik dengan jumlah 320 Peserta didik dan 20 guru pendamping 3. Waktu dan Tempat
Waktu : 25 Oktober 2023 Tempat : Desa Wedani Kec. Cerme 4. Bentuk Kegiatan Aksi P5 5. Sasaran Kegiatan Sasaran dari kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat : Mengetahui proses pembuatan sarung tenun Ds.Wedani Menyusun laporan observasi sarung tenun Ds. Wedani Membuat video promosi sarung tenun Ds. Wedani 6. Susunan Kepanitiaan ( Terlampir ) 7. Rencana Anggaran ( Terlampir ) E. Penutup Kegiatan P5 kelas VIII di UPT SMP Negeri 5 Gresik dengan tema kearifan lokal yang berjudul “Lestarikan Budayaku Cintai Negeriku” smoga dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, Oleh karena itu kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan guna terselenggaranya kegiatan ini dengan baik.