2020
Sejak hari itu,aku
takbisa melepas
pandanganku padamu
Aku Nidya,seorang gadis yang tak pernah bisa ditebak,selalu
mengedepankan orang lain dan selalu merasa tak enakan.Malam itu aku sedang
bermain dengan temanku Nino. Dia orang yang sangat baik,namun kadang saya
juga merasa kesal dengannnya karena dia terlalu jail. Dia t memancing emosiku.
Nino adalah kakak kelas ku di SMA,kami kenal lewat social media hingga kami
sering bermain bersama. Nino sering mengajakku main bersama teman
temannya,dikenalkan satu persatu hingga saat itu aku bertemu dengannya,Arya.
Arya teman Nino,aku tak bisa berhenti memikirkannnya setelah aku bertemu
dengannya,hingga pada akhirnya aku bertanya tanya tentang Arya ke Nino.Namun
Nino diam diam ternyata membocorkannya ke Arya dan teman temannya.Hingga
pada akhirnya banyak yang tau jika aku mulai tertarik pada Arya.Namun Nino juga
banyak membantuku untuk mendekatkan ku pada Arya.Singkat cerita,aku dan
Arya akhirnya berpacaran.
Tentu dalam hubungan pasti tidak selalu mulus,kami sering melewati
banyak masalah.Namun masalahnya Arya adalah orang yang sangat
cuek,menurutku dia tak peduli dengan apapun,jika kita ada masalah dia akan
menganggap masalah kita selesai saat kita bertemu,padahal aku dan Arya sama
sekali belum membahas masalahnya.
Saat melalui lika liku drama berpacaran,ada saja yang membuatku heran
dengannya.Seperti masalah perempuan lain,saat itu aku tau masih sangat dekat
dengan teman perempuannya,Bintang.Awalnya aku memaklumi hal itu karena saat
itu menurutku aku tak punya hak untuk melarangnya.
Namun,semakin lama aku merasa Arya semakin dekat dengan Bintang,Arya
pernah mengantarnya pulang hingga duduk berdekatan dengannya. Saat itu aku
memberanikan diri untuk membahas masalah itu.Arya membantahnya,dia hanya
bilang bahwa Arya dan Bintang hanya berteman tanpa meyakinkan aku bahwa
mereka berdua benar benar berteman.Aku tak bisa apa apa,aku merasa tak enak
dan akhirnya aku yang minta maaf dan berusaha tidak apa apa dengan hal itu.
Ternyata,Arya tak hanya dekat dengan Bintang.Dia juga dekat dengan teman
les musiknya,Amita. Arya sering mengirimi pesan ke Amita,begitu juga
sebaliknya,karena masalah tentang Bintang saat itu aku jadi bingung apa aku harus
benar benar memaklumi masalah itu atau aku harus mengambil keputusan.Namun
pada akhinya aku memutuskan untuk memakluminya.Aku berusaha tak apa dengan
masalah Arya dengan perempuan lain,sampai sampai rasa peduliku dengan orang
lain hilang.Sejak saat itu aku sangat dikenal sebagai orang yang cuek.
Hubungan kami yang mulai renggang sudah terasa saat itu. Aku memilih
untuk menurut saja dengannya,walaupun aku sangat merasa dibodohi dan sangat
kesal karna aku menganggap dia meremehkanku.Aku mencoba mencari
kebahagiaan ku sendiri,mulai dari pergi jalan jalan sendiri,bermain kerumah
teman,dan yang lainnya.Akupun juga ingin memperbanyak teman.Namun nasalah
kami berdua takcukup sampai situ saja.Disaat Hubungan kami sedang seperti
itu,Arya sibuk bermain game dengan temannya,bahkan chatku saja tidak dibalas.
Selain itu,Arya juga hampir tak pernah memberikan waktunya padaku. Dia
bilang dia sibuk dengan kuliahnya,sibuk dengan urusan rumahnya,padahal saat
teman temannya mengajaknya keluar,tanpa pikir panjang Arya langsung
mengiyakan . Aku sudah mulai muak dengan Arya dan berusaha untuk tidak peduli
dengannnya.
Aku berusaha untuk tetap bahagia,aku sering bermain dwngan temanku,Ari.
Ari adalah orang yang tak pernah kutemui sebelumnya. Dia cukup asik dan lucu.
Awalnya aku dan Ari adalah teman biasa saja,Ari sering meminta jawaban
jawaban tugasku karna saat itu masih pelajaran jarak jauh/PJJ. Sebelumnya aku
pernah bertemu dengannya untuk membantu tugas tugasnya,namun saat itu aku tak
ingin hanya berdua saja karna tentunya aku masih memikirkan perasaan Arya.
Setelah aku lebih mengenal Ari yang asik kami juga agak sering bermain
keluar dengannya,namun seperti biasa aku tak mau berdua saja. Ari selalu
mengajak teman perempuannya. Seringkali Ari mengajak keluar berdua
saja,namun aku tetap menolaknya karna aku masih memikirkan perasaam
Arya.Namun semakin lama teman teman Ari menganggap aku pacarnya.Aku
sedikit tidak nyaman dengan itu,akhirnya perlahan aku mulai menjauh dengan
mereka.
Ternyata Arya pun tau kalau aku bermain dengan Ari. Arya mulai
menuduhku kalau aku selingkuh. Aku terkejut karna aku merasa aku sudah
berusaha menjaga perasaannya bahkan rela menjauh dengan temanku
sendiri.Selain itu,yang jelas jelas Arya selingkuh saja aku tetap diam. Aku
mencoba menjelaskan dan meyakinkan dia namun tetap saja. Dia tetap kekeh pada
pikirannya bahwa aku selingkuh. Aku sudah lelah akhirnya aku menyerah dan aku
mengatakan padanya
“Terserah kamu ajalah,kamu mau anggep aku selingkuh ya terserah,aku udah
jelasin semua sama kamu,tapi percuma toh kamu tetep kekeh sama pikiran
kotormu itu,liaten lo kamu dulu kaya gimana.”
“Loh emang aku ngapain,aku gapernah macem macem lo sama kamu”balas Arya
Aku tak bisa berkata kata lagi,didalam hatiku rasanya hanya ingin mencaci
maki Arya.Namun aku tahu itu hanya akan memperpanjang masalah.
Disana kami saling menyalahkan dan hubungan kamu mulai renggang. Dulu
chat kami sehari saja mungkin kalo diprint bisa puluhan kertas,boro boro sekarang.
Di screenshot sekali aja bisa liat chatinggan 2-3 hari.
Dia mulai sibuk dengan kuliahnya “katanya”. Disaat itu kami juga belum
putus walaupun di masalah sebelumnya dia mengancam putus beberapa kali tapi
aku takmau karna aku merasa alasan putusnya tidak benar.
Singkat cerita,kami jadi makin jarang meluangkan waktu bersama hingga
saat itu Arya datang kerumahku.Aku berharap dia membawa kabar Bahagia
untukku.Dan ternyata apa yang dikatakannya mengejutkanku
“Aku deket sama cewe loh” kata Arya
Aku sempat terdiam cukup lama umtuk memahami apa yang dia katakan.
“ohhh,yaudah”jawabku yang sudah taktau mau bagaimana lagi
Setelah itu Arya malah menawarkan untuk melihat wajah perempuan yang ia
maksud.Saat itu aku mulai kebingungan,
“sebenernya yang bodoh siapa ya” ucap dalam hatiku
“Sini tak kasih tau fotonya tapi jangan lihat usernamenya” kata Arya
“gausah,gamau tau juga aku” ucapku yang penuh kebohongan karna diotakku
sudah banyak muncul pertanyaan tentang ucapannya.
Setelah itu aku langsung ingin mengurung diri di kamar saja.
“yaudah tak masuk sek” ucapku
Namun berat rasanya aku meninggalkan momen yang sangat langka ini,aku
langusng putar balik dan berkata,
“Dia temenku bukan?”
“mmmmmmm,bukan.” Jawab Arya
“oh yaudah” ucapku sambil berjalan masuk kerumah
Namun ia menjawab lagi samil membuka akun Instagram perempuan yang dia
katakan, “eh iya temenmu ini”
Aku makin terkejut,setelah itu aku langsung melihat foto perempuan itu dan
ternyata aku sama sekali tidak mengenalnya.Arya bohong padaku agar aku bisa
melihat muka perempuan itu.Setelah melihat fotonya aku langsung masuk krumah
tanpa mengatakan sepatah kata pun.
Aku menjatuhkan diriku dikasur dan perlahan memahami apa yang telah
terjadi,aku memutuskan untuk tidak peduli dan ingin melupakannya. Namun
kenyataannya aku takbisa melupakanm kejadian itu seharian. Akhirnya aku
mengeluarkan skill stalkingku untuk mencari akun perempuan itu hanya bermodal
foto yang aku lihat tadi.
Aku mulai mengecek satu persatu akun Instagram,dan akhirnya aku
menemukannya Panggil saja Fina. Namun aku tak langsung menanyainya,aku
menunggu hari esok karna saat itu sudah sangat malam.
Esok harinya aku mulai bertanya pada Fina,sejak awal aku chat ternyata
Fina sudah menduga pasti akan membahas masalah Arya.Aku berusaha untuk tidak
menyalahkan Fina karna aku tahu Fina tidak mengetahui hubunganku dengan Arya
sebelumnya. Fina mulai memberitahuku isi chatnya dengan Arya.
Aku tidak menyangka dia bisa sepeduli itu dengan Fina namun tidak
denganku.fina mengaku jika dia yang selalu mendekatinya,namun Arya berkata
sebaliknya. Dan aku akhirnya memilih untuk mempercayai Finna.
Aku melakukan ini tanpa sepengetahuan Arya, Dalam chat yang diberi
Finna,Arya pernah menawarkan kue bentuk kucing pada Finna,dan Arya izin ke
Finna ,Arya ingin pergi ke Jogja karena lagi banyak pikiran.
Selang beberapa hari aku dan Arya pergi keluar sebentar dan aku meminta
pulang karna sudah malam. Diperjalanan pulang aku terbayang bayang sikap Arya
yang sampah itu. Hingga akhirnya aku tak bisa menahannya lagi.
“Aku pengen kue bentuk kucing deh trus dimakan di Jogja biar ga banyak pikiran.”
Ucapku sedikit kesal.
Arya terkejut dan langsung mengubah arah motornya.
“Hahh,kok kamu tahu, Mbo apain dia” ucapnya sambil menghawatirkan Finna
Aku makin kesal bukannya minta maaf malah dia mempedulikan Fina dan
tertawa dan sedikit memarahiku.Diperjalanan kami hanya berdebat daan dia tetap
tak minta maaf.Akhirnya aku dan Arya sudah jarang berhubungan lagi dan setelah
melalui ribuan perdebatan pada akhirnya kami putus.
Menurutku hubungan ini adalah hubungan terkonyol yang pernah aku
lalui.Aku masih memikirkan kenapa dia malah pamer tentang selingkuhannya
padaku hingga saat ini.Hubungan kami berjalan hampir 2 tahun, dan disaat detik
detik putus dan aku membahas masalah ia dengan Finna,dia malah membawa bawa
Ari dan tetap berpikiran bahwa aku selingkuh.Aku iyakan saja karna aku sudah
benar benar muak dengannya,
Aku mulai lega karna akhirnya aku bisa lepas dari hubungan yang sangat
toxic itu.
Waktu terus berjalan dan akhirnya aku kembali dekat dengan Ari,tanpa aku
sadari,ternyata Ari menyukaiku dari dulu.Namun karena Arya hatiku sudah
mati.Namun Ari tak memaksakan hal itu,dia mengerti suasana hatiku . Ari berhasil
meluluhkan hatiku walau membutuhkan waktu yang tak singkat. Ari selalu
membuatku nyaman saat didekatnya.
-------------------