Edisi: 171 / Thn: 07
10 Muharram Berbagi Kebahagiaan
Bersama Keluarga Binaan
SANTRI MA’HAD
RUMAH YATIM BELAJAR
BISNIS DENGAN ASYIK
NIKMAT Allah sangatlah besar, betapa syukur harusnya kita se-
nan tiasa setiap saat terucap dalam kalimat Alhamdulillahirobbil’alamiin. Mendidik Anak
Hal ini’lah yang selalu terus diupayakan dan digelorakan dalam barisan
keluarga besar LAZIS Sabilillah. Melalui ucapan syukur Alhamdulillah
tersebut selain membawa semangat baru dan juga cita – cita baru lelah Sejak Dini
dan resah dengan berbagai kondisi saat ini Insya Allah akan terobati
dan terlewati. DI era milenial banyak sekali sesuatu yang sangat fenomenal,
Menjelang akhir bulan Agustus memasuki bulan September, rencana yang kadang tidak pernah terfikirkan oleh orang tua terhadap
program rutin Bedah Rumah LAZIS Sabilillah telah kembali disiapkan. putra putrinya. Handphone dengan berbagai game, kadang
Hampir 1 tahun sudah ketika akhir pelaksanaan bedah rumah ke 24 menjauhkan seorang anak dengan orangtuanya.
dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sama’an, kini target bedah rumah Ketika diluar rumah seorang anak kadang lebih asyik
ke 25 disiapkan diwilayah Kelurahan Tunjungsekar kecamatan Lowokwaru berbincang bincang dengan rekan sebayanya. Mereka
Kota Malang. Selain status dan kondisi yang memang sangat layak berkumpul di tempat makan, cafe, olahraga, berbincang
menerima rezeki program rehab rumah ini, lingkungan kelurahan ria bersama teman sebayanya. Makan-makan dicafe
Tunjungsekar juga menjadi base ke 2 dari keluarga besar Yayasan menjadi sesuatu yang sangat asyik, sambil bermain
Sabilillah. Selain diwilayah barat ada sekolahan, ma’had SMA dan game. Hampir dipastikan anak lebih sering makan
perkantoran dari Kampus 2 LPI Sabilillah, diwilayah timur juga ada dicafe, dari pada makan masakan ibu sendiri. Seorang
Ma’had rumah yatim LAZIS Sabilillah yang kini mulai dikenal dan anak putri lebih sering membincangkan persoalan
sering mendapatkan kunjungan dari beberapa warga sekitar. kewanitaan dengan rekan rekan sebaya dari pada dengan
Selain itu, konsep program bedah rumah yang telah digulirkan ibunya sendiri. Bahkan, ketika tertarik dengan lawan
semenjak 2012 lalu hingga kini terus menjadi program unggulan yang jenisnya remaja putri lebih asyik dan seru bercerita
selalu dinantikan kabar dan pelaksanaanya baik oleh pengurus yayasan, dengan rekan sebayanya. Lebih seru. Karena ibunya
jama’ah bahkan yang lebih khusus masyarakat penerima penerima sibuk dengan kerjaan dan pergaulan sosialita.
program itu sendiri. Begitu juga dengan anak pria. Dia lebih asyik dengan
Selain program bedah rumah, Rumah Yatim Produktif yang nama game, serta lebih asyik ngobrol dengan rekannya dicafe.
awalnya disematkan oleh Almaghfurllah KH. Prof. Tholchah Hasan Karena sang ayah kurang asyik, juga kurang mengerti apa
juga terus berbenah mengembangkan berbagai macam program agar yang difikirkan putranya. Ketika tertarik dengan lawan
keproduktifan dan kebermanfaatan rumah yatim (kini Mahad rumah jenisnya, orangtua sering melarang dengan alasan haram.
yatim) semakin kentara dan terasa di masyarakat. Selain berusaha Padahal fitrah seorang remaja itu harus tertarik dengan
mengembangkan usaha binaan, awal September dan Oktober kegiatan lawan jenisnya. Itu normal. Kehadiran seorang ayah sangat
pembinaan guru TPQ binaan dibawah FORTYS dan MQS (Madrasatul penting, sekaligus mencerahkan bagi seorang anak. Ayah
Qur’an Sabilillah) akan terus dilaksanakan secara bergantian. bukan hanya teman diskusi, tetapi teladan sejati.
Partisipasi dan dukungan berbagai pihak selalu kami nantikan, cukup Menjadikan anak sholih atau sholihah itu tidak mudah.
dengan kebersamaan dan doa serta syukur, maka tujuan dan niat baik Bahkan harus berdarah-darah, karena kemudahan itu
Insya Allah dapat terlaksana bukan untuk siapa, namun jelas untuk muncul setelah memperoleh kesulitan.
masyarakat dan jama’ah semua. Bismillah mari bersama kami LAZIS Tidak cukup dengan memilihkan lembaga pendidikan
Sabilillah mantab di hati. (red19). unggul, materi yang cukup, tetapi ahlak menjadi tumpuan
utama. Keteladan orangtua itu nomer pertama. Diskusi dengan
anak, maka dekat dengan anak merupakan sebuah keharusan
bagi setiap orangtua. Dengan begitu semua keluh kesah dan
masalah, orangtua tahu dan bisa memberikan solusinya.
Syi’ar Mendekatkan putra putri dengan orang-orang sholih,
Kiat-kiat Agar Terselamat dari Bahaya Riba 4 seperti dekat dengan para Habaib, Kyai. Mengajarkan
Kisah Teladan putra putri membaca Alquran, karena setiap hurus Alquran
Kisah Mbah Hamid Pasuruan 5 memiliki kekuatan yang sangat dahsyat kepada pribadi
Ulasan Lembaga seorang anak. Mendekatkan putra putri ke rumah Allah
Berbagi Pengalaman Panitia Qurban 6 (masjid). Karena salah satu tanda-tanda orang yang beriman
Min Nuril Islam kepada Allah SWT, adalah merawat masjid.
Kata-Kata Hilmah 7 Doa dan tirakat. Orangtua itu harus rajin tirakatan
Program Amanah (puasa sunnah), agar doanya lebih tajam, dan bisa masuk
10 Muharram Berbagi Kebahagiaan Bersama Keluarga Binaan 8
Kolom Utama ke dalam sanubari seorang anak. Doa itu merupakan
Santri Ma’had Rumah Yatim Belajar Bisnis Dengan Asyik 9 senjata orang mukmin, doa itu juga pokoknya ibadah.
Renungan Para kekasih Allah SWT, juga utusan Allah selalu
Esensi Mondok Itu Ngaji 10 mendokan putra-putrinya. Bahkan, Nabi Ibrahim as,
Profil Santunan mendoakan dengan putranya “Wahai Tuhanku, jadikanlah
Bantuan Untuk Musholla Al Ihlas SDN Pandansari Lor 01 diriku dan keluarga orang yang mendirikan sholat”.
Jabung Kabupaten Malang 11
Doa dan Potret Kegiatan 12-13
Konsultasi
Konsultasi Agama, Kesehatan, Psikologi Parenting 14-15
Sabilillah News
Qurbanan Di Rumah Yatim 16
Rumah Yatim PENASEHAT : Prof. M. Mas’ud Said, MM, KH Mas’ud Ali, MAg
Nyalakan Lentera Al-Quran di Usia Renta Bersama Warga Tunjungsekar 17 PENANGGUNG JAWAB : DR. Abd. Adzimi, M.Pd
Laporan Keuangan PIMRED & REDPEL : Khoirul Anwar, Mochammad Sholeh
Periode Bulan Juni 2019 18 Sidang Redaksi : Anas Basori, Sulaiman
Periode Bulan Juli 2019 21 Distribusi & Iklan : Heru Pratikno, Yosman Ardiansyah, Mafaza
Syiar
Kiat-kiat Agar Terselamat
dari Bahaya Riba
o l e h :
M. Ridlo El Hajj (Bagian 1)
ecara bahasa riba berarti tambahan mereka. Betapa sakit hati kita nanti di dibayarkan dengan cara cicilan sampai
(ziyadah). Dan secara istilah berarti akhirat, sudah merasa pede masuk surga, masa waktu yang telah ditetapkan. Jual-
Stambahan pada harta yang disyaratkan ternyata malah masuk neraka. Rupanya, beli secara kredit yang memenuhi segala
dalam transaksi dari dua pelaku akad dalam selama di dunia kita lupa tidak pernah ketentuan yang disyaratkan, hukumnya
tukar menukar antara harta dengan harta. Berikut belajar ilmu syariah, khususnya fiqih dibolehkan dalam syariat Islam.
sumber hokum tentang keharaman riba : muamalah. Sehingga tanpa sadar kita Contoh kredit yang halal misalnya dalam
malah sudah menjadi aktifis akad ribawi pembelian sepeda motor. Budi mem butuhkan
yang paling depan dan paling sepeda motor. Di showroom harganya
rajin. Na’udzubillahi min dzaalik dibanderol 12 juta rupiah. Karena Budi
tidak punya uang tunai 12 juta rupiah, maka
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah B. Langkah Kedua : Pelajari Akad- Budi meminta kepada pihak Bank untuk
kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang akad Syar’i Pengganti Riba membelikan untuknya sepeda motor itu.
belum dipungut) jika kamu orang-orang Kemudian langkah kedua adalah me- Sepeda motor itu dibeli oleh Bank dengan
yang beriman. (QS. Al Baqoroh 276) ngetahui akad-akad yang halal dan di benarkan harga 12 juta rupiah tunai dari showroom,
syariah, sebagai alternatif pengganti akad kemudian Bank menjualnya kepada Budi
ribawi yang haram. Sesungguhnya kalau dengan harga lebih tinggi, yaitu 18 juta
kita punya pemahaman dan ilmu yang luas rupiah. Kesepakatannya adalah bahwa Budi
tentang fiqih muamalah, sebenarnya ada harus membayar uang muka sebesar 3 juta
banyak sekali akad yang halal yang bisa rupiah, dan sisanya yang 15 juta dibayar
Rosulullah SAW melaknat pemakan riba, dijalankan tanpa harus terkena resiko selama 15 kali tiap bulan sebesar 1 juta
yang memberi makan dari hasil riba, kedua riba. Sayangnya, karena agak jarang kita rupiah. Transaksi seperti ini dibolehkan
orang saksinya dan pencatatnya. (HR. Muslim) mendalami ilmu fiqih muamalat, akhirnya dalam Islam, karena harganya tetap (fix),
kita sering terburu-buru untuk berdalih tidak ada bunga atas hutang.
Agar kita bisa selamat dari transaksi
dengan kedaruratan, yang pada akhirnya
riba, ada dua langkah strategis dan alternatif.
tetap jatuh ke riba juga. 2. Mengubah Pinjam Uang Menjadi
A. Langkah Pertama : Kenali Riba Jadi intinya kita harus mengganti akad- Rahn
Agar Terhindar akad yang mengandung riba dengan akad- Istilah Rahn sering diterjemahkan secara
akad yang dibenarkan di dalam syariah bebas menjadi gadai. Namun tentu saja
Langkah pertama dan paling penting
Islam. Namun tetap punya tujuan yang tidak bisa disamakan 100% dengan istilah
adalah ilmu pengetahuan tentang riba
sesuai dengan kebutuhan aslinya. Diantara gadai yang kita kenal sekarang ini,
dengan bentuk dan wujudnya. Sebab orang
beberapa alternatif itu adalah mengganti mengingat gadai yang kita kenal hari ini
yang tidak tahu prinsip riba, sangat boleh
akad riba menjadi akad kredit, atau akad justru masih merupakan akad yang
jadi dia akan terperosok tanpa sadar ke
rahn (gadai syar’i), atau menjadi akad diharamkan. (Bersambung)
dalam riba. Barangkali kita merasa aman-
kerjasama bagi hasil.
aman saja, seolah-olah akad transaksi
muamalat yang digunakan sudah halal. 1. Mengubah Pinjam Uang Menjadi
Sayangnya, karena ilmu dan pemahaman Akad Kredit
kita tentang riba sangat terbatas, ternyata
Gambaran umumnya adalah penjual
justru yang kita jalankan malah akad-akad
dan pembeli sepakat bertransaksi atas
ribawi yang diharamkan Allah SWT.
suatu barang dengan harga yang sudah
Dalam kenyataannya, alangkah banyaknya
dipastikan nilainya, dimana barang
umat Islam yang terperosok ke jurang
itu diserahkan kepada pembeli,
riba, semata-mata karena keawaman
namun uang pembayarannya
4 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Kisah Teladan
NAMA KH Abdul Hamid bagi warga atau keperluannya yang lain. Setelah menerima daun-daun kelengkeng
Pasuruan sudah tidak asing lagi karena Setelah bertemu Habib Baqir merasa itu, Kial Hamid memasukkannya ke
pengasuh Pesantren Salafiyah ini dikenal kaget. Ternyata orang yang terlihat seperti dalam saku baju. Ketika ditarik keluar,
dengan keistimewaan dan karomahnya. KH Abdul Hamid sejatinya bukanlah di tangannya tergenggam uang kertas.
Abdul Hamid begitu nama pria yang sang Kiai . Karena yang ditemuinya Kemudian dia menyuruh Asmawi
dilahirkan pada tahun 1333 H, di Desa adalah sesosok gaib yang menyerupai. melakukan hal sama tapi pada pohon
Sumber Girang, Lasem, Rembang, Jawa Kemudian Habib Baqir mencari di kelengkeng yang lainnya.
Tengah. manakah sebetulnya KH Abdul Hamid Dengan cara yang sama pula, daun
Abdul Hamid dibesarkan di tengah yang asli berada. kelengkeng itu berubah menjadi uang
keluarga santri. Ayahnya, Kiai umar, Setelah diselidiki dengan ilmu kanuragan kertas. Setelah dihitung Asmawi,
adalah seorang ulama di Lasem, dan Habib Baqir terkejut karena sang kiai jumlahnya Rp225.000. Masih kurang
ibunya adalah anak Kiai Shiddiq, juga tersebut tengah berada di Tanah Suci Rp75.000. Tiba-tiba datang seorang tamu
ulama di Lasem. Kiai Shiddiq adalah Mekkah. Karomah KH Abdul Hamid menyerahkan uang tunai Rp75.000 kepada
ayah KH Machfudz Shiddiq, tokoh NU. juga pernah ditunjukkan terhadap seorang Kiai Hamid, lalu uang itu diserahkan ke
Abdul Hamid sejak kecil dipersiapkan Habib sepuh yang datang kepadanya, Asmawi. Lain lagi yang dialami Said
untuk menjadi kiai, dia mula-mula belajar karena sang Habib menanyakan kemana Ahmad, santri lainnya. Dia justru seolah
Alquran dari ayahnya. Tiga tahun sang Kiai pergi ketika digantikan oleh ingin menguji kewalian Kiai Hamid yang
kemudian, Abdul Hamid menimba ilmu sesosok gaib yang menyerupainya. telah kesohor. Said Ahmad ingin tahu,
di pesantren kakeknya, KH Shiddiq, di KH Hamid tidak menjawab, hanya apakah Kiai tahu bahwa dia ingin diberi
Talangsari, Jember, Jawa Timur. langsung memegang Habib sepuh tersebut. makan olehnya.
Sejak kecil, sudah tampak tanda-tanda Seketika itu kagetlah Habib sepuh tadi, Ketika sampai di pesantren milik sang
bahwa dia bakal menjadi wali dan ulama melihat suasana di sekitar mereka berubah kiai, kebetulan saat salat lsya sudah masuk.
besar. Konon pada usia enam tahun, dia menjadi bangunan masjid yang sangat Dia pun ikut salat berjamaah. Usai salat,
sudah bertemu dengan Rasulullah. Dalam megah. Subhanallah, ternyata Habib dia tidak langsung pulang, melainkan
kepercayaan yang berkembang di kalangan sepuh tadi dibawa oleh KH Hamid menunggu sampai jamaah pulang semua.
warga NU, khususnya kaum sufi, mendatangi Masjidil Haram. Lampu teras rumah Kiai Hamid pun
Rasulullah walau telah wafat sekali waktu Salah satu karomah lainnya yaitu ketika sudah dipadamkan, pertanda pemilik
menemui orang-orang tertentu, khususnya Asmawi, salah seorang santrinya harus rumah siap-siap beristirahat. Dengan
para wali. Bukan dalam mimpi saja, tapi melunasi utang kepada panitia pem- demikian, dia pikir, niatnya berhasil,
secara nyata. Salah satu karomah Kiai bangunan masjid yang sudah jatuh tempo. yaitu bahwa keinginannya untuk ditawari
Abdul Hamid yang dipercaya warga Besarnya Rp300.000, cukup besar untuk makan oleh Kiai tidak diketahui.
Pasuruan adalah bisa berada ditempat ukuran waktu sekitar tahun 70-an. Lalu dia pun melangkahkan kaki
lain dengan wujud serupa. Hal ini terjadi Dia tidak tahu dan mana uang sebanyak meninggalkan masjid. Ternyata dari rumah
saat Habib Baqir Mauladdawilah Itu bisa didapat dalam waktu singkat. Kiai Hamid ada yang melambaikan tangan
bertandang ke pesantrennya. Karenanya, dia hanya bisa menangis, malu kepadanya. Dengan langkah ragu, dia
Sang Habib yang pernah berguru dengan kalau sampai ditagih. Akhirnya dia mengadukan pun mendekatinya. Ternyata tuan rumah
al-Ustadzul Imam Al-Habr al-Quthb al- hal tersebut kepada Kiai Hamid. sendiri yang memanggilnya. “Makan di
Habib Abdulqadir bin Ahmad Bilfaqih Kemudian dengan lembut sang Kiai sini ya,” kata Kiai Hamid sambil senyum.
diberikan ilmu untuk bisa melihat sesuatu yang lantas menyuruh Asmawi Dia pun diajak masuk ke ruang tengah.
yang gaib. Pada suatu kesempatan menggoyang pohon kelengkeng yang Di sana hidangan sudah tersaji. “Maaf,
datanglah Habib Baqir menemui Kiai tumbuh di halaman depan rumah Pak lauknya seadanya,” kata Kiai santai.
Abdul Hamid Pasuruan. Ketika itu di Kiai. Di sana ada dua pohon kelengkeng. “Sampeyan tidak bilang-bilang, sih.”
tempat KH Abdul Hamid banyak sekali “Kumpulkan daun-daun yang gugur itu Said tersindir. Dan sejak itu dia percaya,
orang yang datang untuk meminta doa dan bawa kemari,” kata Kiai Hamid. Kiai Hamid adalah wali. (*)
Majalah Komunitas Sabilillah 5
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Ulasan Lembaga
BERBAGI PENGALAMAN PANITIA QURBAN
MALANG 24 Juli 2019, Masjid
Sabilillah Malang diberi keper-
cayaan oleh Dinas Pertanian dan
Ketahanan Pangan Kota Malang
sebagai pemateri dalam acara
“Sosialisasi Penangan Hewan
Qurban” yang dilaksanakan di
Hotel Pelangi. Sofyan Arief, AP.
Manajer pendayagunaan LAZIS
Sabilillah bertugas sebagai salah
satu pemateri untuk berbagi
pengalaman dan teknis seputar
pelaksanaan penyembelihan hewan
qurban. Sebagai masjid percon- Menjadi pemateri berbagi pengalaman seputar pelaksanaan qurban di Masjid Sabilillah, sebagai
salah satu masjid percontohan besar Nasional.
tohan nasional paripurna Masjid
Sabilillah telah menyelenggarakan dikeluarkan. semua antusias memperhatikan disembelih dilokasi kegiatan, cara
penyembelihan hewan qurban Bekerjasama dengan Dewan pemaparan Sofyan Arief mulai perebahan dan cara penyembelihan
yang dilaksakan h+1 Iedul Adha Masjid Indonesia (DMI) Dinas dari pembentukan panitia, teknis yang syar’i dan cepat hingga cara
secara rutin setiap tahun semenjak Pertanian dan Ketahanan Pangan penyembelihan dan pendistribusian pengemasan daging dan
masjid ini berdiri. Bukan hal yang Kota Malang dalam hal ini sebagai daging qurban, terlebih pada materi pembersihan jerohan. “Memang
mudah untuk mengkordinir pelaksana seminar menjadi media teknis penyembelihan yang tak akan ada yang sempurna namun
pelaksanaan penyembelihan fasilitator bagi para takmir dan meliputi persiapan lokasi atau kita sebagai panitia pelaksana
qurban ini, apalagi jika hewan pengurus masjid dan mushola di tempat penyembelihan, peralatan, penyembelihan hewan qurban
qurban yang akan disembelih Kota Malang untuk memberikan pembagian tugas tim pelaksana, harus berupaya seoptimal mungkin
berjumlah banyak, tentunya sosialisasi terkait pelaksanaan hingga pengawasan keamanan untuk melaksanakan secara
banyak sekali l yang perlu penyembelihan hewan qurban yang dan kebersihan agar pelaksanaan cepat,baik, dan syar’i ” ungkap
disiapkan mulai dari pembentukan baik dan syar’i. Dilaksanakan berjalan dengan tertib serta daging Sofyan Arief di siang itu.
panitia, teknis pelaksanaan pe- selama sehari mulai pukul 08.00 qurban yang akan didistribusikan “berapapun hewan qurban yang
nyem belihan hingga giat sampai 17.00 WIB acara ini berjalan dalam keadaan baik, bersih dan disembelih harus selesai dalam
pendistribusian daging qurban dengan baik dan mendapat antusias higienis. Tak kalah penting pada satu hari itu, karena jika berlarut
yang membutuhkan persiapan yang tinggi dari para peserta. kesempatan itu Sofyan Arief juga sampai dua hari akan memakan
yang matang untuk mencapai 200 peserta seminar hadir menjelaskan bagaimana cara banyak tenaga dan dana
efektifitas baik dalam hal tenaga sebagai perwakilan dari masjid memperlakukan hewan qurban, operasional yang besar”
maupun dana operasional yang dan mushola di Kota Malang, mulai perawatan hewan sebelum pungkasnya. (red)
6 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Min Nuril Islam
Kata-Kata Hilmah
KATA-KATA hikmah seperti
yang diartikan kebersihan itu
sebagian dari pada iman itu bukan hanya
satu ungkapan atau ajaran sebuah pemanis Hai orang-orang yang beriman, apabila
slogan, namun sangat mendasar dibanding kamu hendak mengerjakan shalat, maka
dengan slogan-slogan yang banyak dipakai basuhlah mukamu dan tanganmu sampai
nama-nama daerah, seperti KOTA BERSIH dengan siku, dan sapulah kepalamu dan
IMAN DAN NYAMAN, ada yang menulis (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata O l e h :
“PURWOREJO BERIRAMA (Bersih, Indah, kaki, dan jika kamu junub maka mandilah,
Rapi, Aman & Makmur), JAKARTA BMW dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan Anas Bhsori Alwi
(Bersih, Manusiawi & Wibawa) dan lain-lain. atau kembali dari tempat buang air (kakus)
Kata-kata Kebersihan Sebagian daripada atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak Masih banyak ayat2 dan hadits2 yang
Iman, disandarkan pada suatu memperoleh air, maka bertayammumlah menerangkan secara detail tentang bersesuci
keyakinan seseorang, bukan disandarkan dengan tanah yang baik (bersih); sapulah (tentang kebersihan), suatu gambaran
pada perbuatan atau amal ibadahnya, maka mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. bagi kita bahwa kebersihan itu termasuk
hal itu tentu sangat mendasar, karena satu Allah tidak hendak menyulitkan kamu, poin penting dalam kehidupan beragama
keyakinan di dalam Islam adalah suatu tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan dan bermasyarakat. Hal ini masih dalam
hal pokok sebagai dasar diterimanya suatu menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, paparan kebersihan fisik atau lahiriyah,
berbuatan atau amal ibadah seseorang yang supaya kamu bersyukur. belum lagi kemudian dijabarkan kepada
apabila melakukannya tanpa keyakinan di surah yang lain juga menerangkan sisi batiniyah kita.
tidaklah diterima oleh Allah. Sejak lahir kita diajari oleh orang tua kita
Keyakinan yang dimaksud adalah Iman dan guru-guru kita bahkan masyarakat
(Tauhid kepada Allah dan rukun Iman yang lingkungan kita berada mengajari bersih,
lima sisanya). Penyandaran Kebersihan ( himbauan, peraturan pemerintah juga sering
) pada keimanan seseorang tentunya kita jumpai tentang hal itu.
punya tujuan pada aspek kehidupan manusia. Satu misal “JANGAN BUANG SAMPAH
Maka hanya di Islamlah kebersihan itu SEMBARANGAN, BUANG SAMPAH DI
diatur sedetail mungkin yang tidak diatur TEMPAT SAMPAH” kata-kata ini sudah sangat
di agama manapun. familiar, dan tempat2 sampah sudah disediakan
Salah satu bab tentang kebersihan adalah Mereka bertanya kepadamu tentang haid. dimana-mana baik oleh masyarakat maupun
bab yang disebut At-thoharoh (bersesuci) Katakanlah: “Haid itu adalah suatu kotoran”. oleh pemerintah, tapi kemudian sangat tidak
sebagaimana yang di wahyukan oleh Allah Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan wajar dan tidak elegan ketika pemerintah membuat
di dalam surah Al Maidah ayat 6 : diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah tempat penampungan sampah se men tara semaunya
kamu mendekati mereka, sebelum mereka sendiri, disebelah rumah warga, dan bahkan
suci. Apabila mereka telah suci, maka ada yang disebelah warung makanan. SEBAGAI
campurilah mereka itu di tempat yang
KOREKSI SOSIAL SAJA.
diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Semoga tulisan singkat ini bisa
Allah menyukai orang-orang yang bertaubat mengingatkan kita pentingnya menjaga
dan menyukai orang-orang yang mensucikan kebersihan pada seluruh aspek kehidupan
diri. (QS. Al-Baqarah 2 : 222) yang kita jalani. (*)
Majalah Komunitas Sabilillah 7
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Program Amanah
10 Muharram Berbagi Kebahagiaan
Bersama Keluarga Binaan
10 Muharram adalah tanggal dan Tanggal 10 Muharram 1440 di sampaikan oleh salah satu donatur
bulan dimana umat islam sangat Hijriyah tahun ini bertepatan tanggal untuk seluruh anak- anak dan
memuliakannya, selain melakukan 10 September 2019 Masehi, LAZIS keluarga mustahik yang hadir. Acara
puasa, memperbanyak zikir juga Sabilillah kembali santunan di tutup dengan sambutan
memperbanyak sedekah di bulan menyelenggarakan santunan anak dan hikmah Muharram oleh ketua
Muharram. yatim dan dhuafa’ sebanyak 150 LAZIS Sabilillah Dr. H. Abdul
Demikian juga sebagian umat anak. Santunan Muharram tahun ini Adzim Irsyad, Lc. M.Pd yang juga
Islam menjadikan bulan Muharram tidak hanya menghadirkan anak menguatkan bahwa kegiatan
sebagai bulan anak yatim hingga yatim dan dhuafa’, sekaligus santunan ini dilandasi oleh tuntunan
dalam memperingati bulan menghadirkan keluarga anak yatim Rosululloh SAW yang suka
Muharram selalu di ikut sertakan dan dhuafa’ tersebut dalam acara berderma dan sangat mencintai serta
kegiatan santunan , yakni santunan. Dalam santunan tahun ini memuliakan anak yatim bahkan di
menyantuni anak yatim dan dhuafa’. LAZIS Sabilillah menyiapkan 150 contohkan kedekatan Rosulolloh
Meski menyantuni dan memelihara paket sembako dan uang untuk anak SAW dengan anak yatim seperti dua
anak yatim adalah sesuatu yang dan keluarga binaan yang hadir. jari yang tidak terpisah.
sangat mulia dan dapat dilakukan Kegiatan santunan yang di dukung LAZIS Sabilillah bukan hanya
kapan saja dan tidak ada landasan oleh para donatur LAZIS ini di setiap 10 Muharram memberikan
yang kuat mengaitkan menyayangi niatkan sekaligus kirim doa kepada santunan pada anak yatim dhuafa’,
dan menyantuni anak yatim hanya ahli kubur seluruh yang hadir namun setiap bulan setiap tanggal
pada bulan Muharram, namun termasuk doa kepada ahli kubur para 10 seluruh binaan anak yatim
kegiatan ini adalah hal yang sangat donatur LAZIS Sabilillah. dhuafa’ beserta keluarganya
positif yang perlu di pertahankan Rangkaian kegiatan dilakukan sejak mendapatkan santunan rutin dari
karena Rosululloh SAW sangat pagi, yakni membaca Alqur’an 30 LAZIS sekaligus pembinaan rutin
dekat dengan anak yatim dan sangat juz (Khotaman) dan dilanjutkan keluarga mustahik binaan. Setiap
mencintai dan sangat peduli dengan dengan acara Tahlil dan Santunan tanggal 10 mereka selalu datang ke
anak yatim. hingga sore hari. Beberapa donatur Masjid Sabilillah selain menerima
Landasan itulah yang juga selalu juga hadir dalam kegiatan santunan santunan juga mendapatkan
di lakukan oleh LAZIS Sabilillah ini dan penyampaian motivasi pembinaan keluarga sakinah. (Red)
saat bulan Muharram tiba. edukasi semagat hidup juga sempat
Foto bersama setelah penyera-
han santunan Muharram kepada
8 Majalah Komunitas Sabilillah keluarga binaan dan putra - putri
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
binaan LAZIS Sabilillah.
SANTRI MA’HAD Kolom Utama
RUMAH YATIM BELAJAR
BISNIS DENGAN ASYIK
ebagai bentuk pem be- “Penerima manfaat program dengam adanya program ini
lajaran entrepreneur ini ada 4 santri yang semuanya santri tidak hanya belajat bisnis
Skepada binaan mus- merupakan binaan rumah yatim tapi juga melatih mental berani,
tahiq, LAZIS Sabilillah kantor sabilillah, dan keempat santri percaya diri dan berkomunikasi
piranha melalui rumah yatim tersebut berlomba lomba dalam terhadap orang lain, karenanya
Sabilillah memberikan ruang menjual produk karena sales soft skill mereka akan meningkat
kepada para santri dalam men- compensation system Seperti karena adanya program ini.
dalami bidang entrepreneur. frozen food, omzet rata-rata Menurut Mursyit salah satu
Usaha ini merupakan pem ber- usaha saat ini sekitar Rp. 1 juta santri ma’had, Berbisnis secara
dayaan ekonomi para santri per minggu asehingga proyeksi langsung bukan hanya teori
dalam mewujudkan kemandirian satu bulan bisa mencapai 4,5 seperti inihal seperi ini, sukar
ekonomi secara dengan usaha juta lebih” ujar Ust. Alwan Selaku sekali di dapatkan di ruang
retail mikro. Produk yang dipilih Koordinator Kantor LAZIS perkuliahan dan dilembaga
adalah beras dan frozen food. Sablillah Piranha pendidian lainnya. Karenanya,
Melalui system Sales Compen Sementara itu, keunggulan kesempatan ini harus dia
sation setiap pembelian produk dari bina usaha ini adanya manfaatkan untuk melatih soft
santri mendapatkan 5% dari pengantaran produk di lingkup skill. Seperti diketahui, disamping
harga produk. Dari sinilah me- kota malang dengan biaya bina usaha, ada beberapa
re ka mendapatkan pendapatan dibawah ongkos ojek online program Rumah Yatim Sabilillah
sedangkan 5% keuntungan sehingga tak jarang konsumen yang telah dilaksanakan, seperti
di k em balikan untuk pe ngem- yan merasa puas karena model ngaji kitab setiap senin sampai-
bangan usaha. bisnis ini. Menurut Ust. Alwan sabtu ba’da isya dan juga
Tidak hanya sekedar menjual, diharapkan dengan adanya pembelajaran bahasa arab.
santri juga diberikan pemahaman program ini tidak hanya sebagai
tentang perencanaan dalam peningkatan ekonomi para santri
memulai usaha, pembukuan namun juga bisa menjadi
keuangan, sampai dengan teknik pembelajaran langsung yang
marketing untuk menggait pasar. nantinya bisa diterapkan ketika
Sehingga edukasi bisnis did a- mereka lulus dari ma’had rumah
patkan melalui program ini. yatim ini Selain itu menurutnya,
Santri Ma’had
Rumah Ya-
tim Produktif
LAZIS Sabilillah.
Berpose dengan
salah satu produk
usaha yang di-
jalankan.
Majalah Komunitas Sabilillah 9
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Renungan
Esensi
Mondok Itu Ngaji
O l e h :
(Bagian 1) Dr. Abdul Adzim Irsad
agaji itu salah satu Di dalam sebuah makolah yang yang mengenali dirinya, maka (mengarahkan kakinya
istilah klasik dalam sangat populer, bahwasannya dia akan mengenal Allah SWT”. menghadap rumah gurunya).
Ndunia pesantren An- menuntut ilmu di mulai sejak Hanya dengan ngaji (tholabul Imam Abu Hanifah senantiasa
Nahdiyin. Ketika membincangkan lahir hingga liang lahad (kubur). ilmu), seseorang bisa mengenali menunggu depan pitu gurunya,
istilan ngaji, berarti merujuk pada Karena ngaji itu perintah dari diri sendiri. sampai gurunya keluar dan
semua aktivitas membaca dan Rasulullah SAW, maka wajib bagi Salah satu kewajiban orangtua menemaninya. Juga, setiap saat
mendalami Alquran, serta setiap muslim ngaji (tholabul ilmu) kepada anak-anaknya, mengajari dan waktu siap melayani gurunya.
mendalami kitab-kitab klasik, dimana saja berada dan kapan saja. m em b ac a A lq ura n, Itulah santri sejati.
seperti ilmu hadis, fikih, tasawuf. Ngaji itu tidak dibatasi tempat dan memahaminya, dan juga Ketika usai sholat, Imam Abu
Semua merujuk pada Alquran waktu. Sebenarnya, ngaji itu mengamalkannya. Karena Alquran Hanifah senantiasa mendoakan
dan hadis Rasulullah SAW. Hanya merupakan kewajiban bagi setiap itu kelak akan memberikan safaat gurunya, dan juga kedua orangtua.
saja, tidak langsung merujuak orangtua. Kelak, orangtua akan kepada orang yang menjaganya. Imam Abu Hanifah, berguru kepada
pada Alquran, melain belajar dimintai pertanggung jawaban di Orangtua juga akan mendapatkan Syekh Hammad Sulaiman selama
kepada guru ngaji yang benar- hadapan Allah SWT, apakah sudah mahkota di surga karena telah 18 tahu. Durasi yang cukup lama.
benar mumpuni di bidangnya. di didik apa belum. mengajarkan membaca Alquran Imam Abu Hanifah pernah berkata
Ada juga yang berpendapat Ngaji itu itu bisa dikampus, kepada anak-anaknya. “sejak guru saya (Syekh Hamad)
bahwa ngaji berasal dari bahasa itulah yang kemudian disebut Namun, ketika tidak mampu wafat, setelah usai melaksanakan
jawa, yaitu dari suku kata nga dan “formal educatian”. Model seperti mengajari anak-anaknya, wajib sholat akau mendoakan dengan
ji. Nga (sanga) Ji (siji), yang berarti ini pasti mendapat ijazah dan bagi orangtua mencarikan guru membaca istigfar untuknya, begitu
sanga atau songo, artinya lubang pengakuan. Ngaji juga bisa melalu ngaji yang benar-benar bisa juga kedua orangtua saya, dan
sembilan yaitu 2 lubang mata, 2 lembaga pesantren, model seperti mendidik lahir dan batin kepada sesungguhnya aku akan
lubang hidung, 2 lubang telinga, ini disebut “non Formal Educatian”. putra-putrinya dengan baik. memintakan ampun (mendoakan)
2 lubang dibawah yaitu anus dan Model seperti ini bersifat Jangan sampai salah mencarikan kepada orang-orang yang pernah
kelamin. Sedangkan “ji” 1 lubang tradisional, tetapi justru sangat guru ngaji. Guru ngaji yang benar mengajari aku ngaji, atau orang
mulut. Siapa yang bisa menjaga 9 keren. Karena bukan saja itu sanadanya harus nyambung yang saya ajari ngaji”.
lubang, berarti telah mampu mengasah intelektual, tetapi juga (muttasil) hingga Rasulullah SAW. Nah, saat ini banyak yang salah
menaklukkan diri sendiri. spritualnya. Selanjutnya ngaji Kalau hanya sekedar bisa, maka pilih pesantren, kampus, juga
Dalam bahasan ini, ngaji yang Informal Educaitol. Modek seperti google jauh lebih hebat. salah pilih guru. Ketika salah
di maksud adalah “tholabul ilmu”, ini, bisa ditemukan dimana-mana, Imam Abu Hanifah ra, harus menentukan guru ngaji, maka
yang menjadi tradisi Nahdiyin pengajian di masjid, musolla, beristikharah terlebih dahulu akan membahayakan masa
di Nusantara. Dimana Rasulullah kongko-kongko. sebelum menentukan siapa yang depannya sendiri, bangsa, dan
SAW pernah berkata “mencari Ketiganya bertujuan menjadi guru ngajinya. Setelah juga agama. Wajar, jika era
ilmu itu wajib bagi setiap muslim memperbaiki moralitas, karena istikharah, barulah menentukan milenial banyak sekali faham-
(HR Ibn Majah). Rasulullah esensi ngaji itu mengenal Allah Syekh Imad menjadi guru ngajinya. faham yang justru bertentangan
SAW juga pernah berkata dan Rasulullah SAW, sehingga Selama ngaji di Syekh Ismail dengan nilai-nilai islam sendiri,
“Barangsiapa yang meniti suatu melahirkan watak yang santun, Khammad Sulaiman, Imam Abu karena proses belajarnya tidak
jalan untuk mencari ilmu, maka ramah dan saling mencintai Hanifah, kalau duduk di melalu seorang guru, melaikan
Allah memudahkan untuknya sesama hamba Allah SWT. Sebuah rumahnya sendiri, Imam Abu melalui media sosial.
jalan menuju Surga (HR Muslim). pepatah yang sangat indah “siapa Hanifah tidak mau selonjor Bersambung
10 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Profil Santunan
Bantuan Untuk Musholla Al Ihlas
SDN Pandansari Lor 01 Jabung Kabupaten Malang
LAZIS Sabilillah mensuport peningkatan
ketaqwaan dan spiritualitas siswa pada
pendidikan umum di wilayah pelosok. Pada
Agustus 2019 yang lalu LAZIS Sabilillah
berkunjung ke SDN Pandansari Lor 01 wilayah
Jabung Kabupaten Malang, guna memberikan
bantuan untuk pembangunan mushola di
sekolah tersebut. Adanya permohonan dari
kepala sekolah ibu Istiqomah Rifa’i, S.Pd.I
(Bu Is) sejak 4 bulan lalu kepada LAZIS
Sabilillah, tepatnya pada bulan Juni 2019.
Permohonan tersebut berharap dukungan
mateial atas pembangunan mushholla yang
ber ada di lokasi sekolah. Pasalnya sejak
dibangun disekolah belum memiliki bangunan
mushola, selain itu rutinitas shalat dhuha
dan shalat dhuhur berjamaah yang dilakukan
siswa-siswi SDN Pandansari Lor 01 Jabung
Kabupaten Malang dilakukan di ruangan
kelas yang di tata untuk melakukan sholat
berjamaah. Itulah yang memotivasi Kepala
Sekolah bu Is untuk membangun musholla
di dalam lingkungan sekolahnya. Seperti
yang disampaikan langsung bu Is pada
Manajemen LAZIS “Sebelumnya siswa siswi Musholla AL Ikhlas, satu - satunya musholla yang berada diwilayah desa Pandansari Lor yang
melakukan shalat dhuha di beberapa tempat terletak di dalam halaman sekolah SDN Pandansari Lor 1 yang kini telah selesai pembangunan
yang kosong, sebagian di ruang kepala sekolah, (foto saat kondisi dibangun) telah bisa dimanfaatkan oleh warga sekolah dan warga sekitar
ruang perpustakaan bahkan ruang UKS,
sedangkan untuk sholat dhuhur berjamaah Ya tentu saja, semangat yang tinggi sekolah
harus keluar sekolah yang agak jauh di itu dalam meningkatkan ketakwaan dan
mushola pemukiman milik warga setempat“. spiritualitas peserta didik yang menjadikan
Istiqomah Rifa’i mengaku bangga bahwa perhatian khusus dari LAZIS sabilillah untuk
siswa siswinya memiliki tradisi bagus dalam ikut berpartisipasi dan memberikan bantuan.
melakukan ibadah. Karena itu sebagai salah Juga melihat latar belakang belakang wilayah
satu bentuk pembentukan karakter religius terhadap peningkatan ketaqwaan dan spiritualitas
siswa, sehingga memotivasinya untuk tersebut masih rendah maka perlu didukung
membangun musholla sekolah. “Latar belakang agar cita-cita dan niatan baik ini dapat terealisasi.
pembangunan mushola selain untuk memenuhi Siang itu Yayasan Sabilillah diwakili Ust
standar pelayanan minimum sekolah, salah Sulaiman bersama tim berkunjung memberikan
satunya adalah tempat ibadah, mengingat Pengurus LAZIS Sabilillah saat menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan mushola
didekat sekolah juga tidak ada, sehingga musholla bantuan kepada Kepala Sekolah dan guru SD Al - Ikhlas SDN Pandansari Lor 01, tentunya
Pandan Sari Lor 01 Jabung.
perlu segera dibangun. Hal ini untuk mendukung besaran bantuan tidak akan mengcover seluruh
peningkatkan ketakwaan dan spiritualitas berukuran 7x7 meter dan diperkirakan akan kebutuhan, setidaknya hingga berita ini ditulis
peserta didik,” lanjutnya LAZIS Sabilillah mendapat laporan bahwa
Dalam mewujudkan keinginannya tersebut memakan biaya sekitar 107 juta sepertinya mushola Al-Ikhlas sudah bisa dipakai untuk
pihak sekollah menggelar program infaq sangat berat bagi sekolah tersebut, jumlah giat belajar dan ibadah para siswa meskipun
jum’at siswa dan wali murid melalui komite yang cukup besar jika diperhitungan dengan kondisi belum 100 persen selesai.
potensi yang ada, pasalnya lokasi sekolah
dan pihak-pihak lain di luar sekolah, Disampaikan lebih lanjut, bahwa bantuan
“alhamdulillah meskipun tidak begitu besar, terletak di pelosok pinggiran wilayah Kabupaten ini dari para donatur LAZIS Sabilillah
Malang, dekat dengan pegunungan dengan
namun kami juga mendapat dukungan dari yang di amanahkan pada kami dan berharap
kepala desa, para tokoh masyarakat, para kondisi ekonomi masyarakat menengah kebawah semoga donasi yang kami salurkan
yang rata-rata penduduknya adalah petani.
relasi, teman-teman GPAI, alumni PGAN menjadikan manfaat bagi penerima dan
bahkan guru dari lain sekolah juga turut Namun hal itu tak membuat pihak sekolah menjadi kebarokahan hartanya bagi yang
kecil hati, “kami percaya bahwa Allah akan
berpartisipasi”, imbuh Istiqomah telah mengeluarkan infaqnya untuk
Mushola yang dibangun diatas tanah memberikan jalan atas niat baik kami entah
itu dari mana nanti datangnya” tegas Istiqomah kemaslahatan umat, amin. (red.Lazis)
Majalah Komunitas Sabilillah 11
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Doa Sholat Istisqo’
ّ مُهّللا ب ىِقْسا بًثْي غ بًثيِغُم بًئيِر م بًئيِى ه بًعيِر م بًق ذ غ بًلّ ل جُم بّمب ع بًق ب ط بًّح س بًمِئا د
ّ مُهّللا ب ىِقْسا ثْي غْلا ب ل و ب ىْل عْج ت هِم هيِطِوب قْلا
ّ مُهّللا ّ نِإ ِدب بِعْلبِب ِدب لِبْلا و ِمِئب ه بْلا و ِقْل خْلا و هِم ِءب ل بْلا ِذْه جْلا و ِلْىّضلا و ب م ب ل ىُنْش و بّلِإ لْي لِإ
ّ مُهّللا ْتِبْو أ ب ى ل عْرّ زلا ّ رِد أ و ب ى ل عْرّ ضلا ب ىِقْسا و ْهِم ِتب م ر ب ِءب م سْلا ْتِبْو أ و ب ى ل ْهِم ِتب م ر ب ِضْر أْلا
ّ مُهّللا ْع فْرا بّ ى ع ذْه جْلا عىُجْلا و يْرُعْلا و ْفِشْما و بّ ى ع ءب ل بْلا ب م ب ل ُهُفِشْن ي كُرْي غ
ّ مُهّللا ب وِإ كُرِفْغ تْس و لّ وِإ تْىُم اًربّف غ ِلِسْر أ ف ءب مّسلا ب ىْي ل ع اًرا رْذِم
10 Muharram, selalu diperingati sebagai hari raya lebaran para anak-anak yatim. Namun, bagi LAZIS Sabi-
lillah tidak harus menunggu 10 Muharram, karena setiap tanggal 10 tiap bulan di Masjid Sabilillah, dan
setiap tanggal 24 tiap bulan di Kantor LAZIS di Jl. Ikan Piranha kegiatan santunan, pembinaan dan doa
bersama anak - anak yatim, keluarga binaan selalu dilaksanakan. Seperti pada dokumentasi berikut :
Setelah pagi hingga siang khotaman dan sema’an Al Qur’an dilaksanakan, Selain anak - anak yatim & dhuafa binaan, tampak pula keluarga binaan
maka sore hari menjelang santunan pembacaan doa tahlil dan kirim doa dan para imam musholla binaan.
utk Almarhum - almarhumah dilaksanakan di masjid Sabilillah.
Dilanjutkan dengan tausiyah dan pemberian motivasi keluarga yang dis- Diakhir acara seluruh keluarga binaan dan anak - anak asuh binaan mem-
ampaikan oleh Ust. Dr. Abd. Adzim I., Lc. selaku Ketua LAZIS Sabilillah. peroleh paket bantuan beasiswa dan sembako, tampak berfoto seusai
penyerahan secara simbolis.
12 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Allāhummasqinā ghaitsan mughītsan hanī’an marī’an (lan riwayat murī’an) ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan dā’iman.
Allāhummasqināl ghaitsa, wa lā taj’alnā minal qānithīn
Allāhumma inna bil ‘ibādi wal bilādi wal bahā’imi wal khalqi minal balā’i wal juhdi wad dhanki mā lā nasykū illā ilaika.
Allāhumma anbit lanaz zar’a, wa adirra lanad dhar’a, wasqinā min barakātis samā’i, wa anbit lanā min barakātil ardhi
Allāhummarfa’ ‘annal jahda wal jū’a wal ‘urā, waksyif ‘annal balā’a mā lā yaksyifuhū ghairuka
Allāhumma innā nastaghfiruka, innaka kunta ghaffārā, fa arsilis samā’a ‘alainā midrārā
Artinya:
Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan yang menolong, mudah, menyuburkan, yang lebat, banyak, merata,
menyeluruh, dan bermanfaat abadi. Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan. Jangan jadikan kami termasuk
orang yang berputus harapan.
Ya Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana,
paceklik, dan kesempitan di mana kami tidak mengadu selain kepada-Mu. Ya Allah, tumbuhkan tanaman kami,
deraskan air susu ternak kami, turunkan pada kami air hujan karena berkah langit-Mu, dan tumbuhkan tanaman
kami dari berkah bumi-Mu.
Kembali, tahap ke II program test ujian sertifikasi oleh LA-
ZIS Sabilillah dilaksanakan kepada seluruh anggota guru
asatid asatdizah forum TPQ Sabilillah yang dilaksanakan
dirumah yatim LAZIS Sabilillah, di Jl. Ikan Piranha Atas
161 Malang. Berikut dokumentasinya:
Pembukaan dan pemahaman tujuan kegiatan disampaikan oleh
Manager LAZIS Sabilillah Ust. Sulaiman
Diikuti oleh hampir 50’an guru TPQ sebagai anggota
dari FORTYS LAZIS Sabilillah.
Dimulai dengan test tulis selama 30 menit secara bergantian dilanjut-
kan dengan test baca Al Qur’an oleh masing-masing peserta.
Test tulis dan pemahaman tajwid dasar sebagai modal bagi
pengajaran kepada santri di masing-masing TPQ.
Intinya bukan untuk kalah dan menang namun secara men-
dasar untuk kembali memperkuat pemahaman dan memory Majalah Komunitas Sabilillah 13
dasar ilmu-ilmu Al Qur’an. Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Konsultasi Agama Konsultasi Agama Konsultasi Agama
MENJAMAK SHOLAT DALAM PERJALANAN
Assalamu ’alaikum wr. wb. mengatakan, dua marhalah berjarak 119,9 Artinya, “Sejumlah imam berpendapat tentang
Selama pagi, redaksi, kebolehan jamak shalat km. kebolehan menjamak shalat di rumah karena
adalah dua marhalah minimal perjalanan. hajat bagi orang yang tidak menjadikannya
Pertanyaan saya, bagaimana jika ada orang Masalah ini pernah dibahas dalam Konferensi sebagai kebiasaan. Itu adalah pendapat Ibnu
yang menjamak sembahyang zhuhur dan Besar Ke-1 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Sirin, Asyhab murid Imam Malik. Al-Khaththabi
ashar ketika menempuh perjalanan kurang (PBNU) di Jakarta pada 21-25 Syawal 1379 menghikayatkan pendapat ini dari Al-Qaffal,
dari dua marhalah? Mohon penjelasan. Terima H/18-22 April 1960 M. Para kiai mencoba Al-Syasyi Al-Kabir murid As-Syafi’i, dari Abu
kasih. Wassalamu ’alaikum wr. wb. (HA.) menjawab usulan pertanyaan perihal kebolehan Ishaq Al-Marwazi dari sekelompok ulama ahli
jamak dan qashar shalat bagi orang yang hadits. Pendapat itu dipilih pula oleh Ibnul
Jawaban: berpergian kurang dari dua marhalah. Mundzir,” (Lihat An-Nawawi, Syarah Shahih
Assalamu ’alaikum wr. wb. Para kiai ketika itu menjawab bahwa tidak Muslim, [Cairo, As-Sya’b: 1390 H], jilid II,
Penanya yang budiman, semoga selalu ada pendapat ulama yang terbilang halaman 359).
diberkati Allah SWT. Jamak (menghimpun memperbolehkan qashar shalat dalam Dari keterangan ini, kita dapat menarik
dua shalat) dan qashar (mengurangi jumlah perjalanan yang kurang dari dua marhalah. simpulan bahwa jamak dan qashar shalat
rakaat shalat) merupakan rukhshah atau Tetapi kalau menjamak dua shalat sewaktu ada dua hal berbeda. Jamak shalat pada
bentuk keringanan dari Islam untuk mereka di rumah, memang ada pendapat yang perjalanan di bawah dua marhalah
yang mengadakan perjalanan jauh berdasarkan memperbolehkan sejauh ada hajat dan tidak diperbolehkan sejauh ada hajat yang dibenarkan
sejumlah riwayat hadits. menjadi kebiasaan. oleh syara’.
Sebagian ulama fiqih menetapkan kebolehan Kami menyarankan jamak shalat pada
jamak dan qashar shalat untuk perjalanan perjalanan kurang dari dua marhalah ini
minimal dua marhalah/16 farsakh (48 mil)/4 tidak dibiasakan karena kebolehannya hanya
barid/perjalanan 2 hari. bersifat pengecualian.
Meskipun demikian, ulama berbeda pendapat Demikian jawaban singkat yang dapat
perihal jarak konkretnya. Sebagian ulama kami kemukakan. Semoga bisa dipahami
mengatakan, dua marhalah berjarak 80,64 dengan baik. Kami selalu terbuka untuk
km. Sebagian ulama mengatakan, dua marhalah menerima saran dan kritik dari para pembaca.
berjarak 88, 704 km. Ulama Hanafiyah
menyebut jarak tempuh 96 km untuk dua Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq,
marhalah. Sementara mayoritas ulama Wassalamu ’alaikum wr. wb.
Oleh :
DOKTER KLINIK SABILILLAH MEDICAL CENTER
Mengetahui Obesitas Pada Anak
DISADARI atau tidak, risiko Obesitas pada anak-anak terjadi Faktor Pemicu Obesitas generasi muda.
obesitas pada anak menjadi semakin ketika berat badan mereka jauh Banyak faktor yang dapat Faktor genetis. Meski tidak mutlak,
tinggi dengan meningkatnya akses melebihi berat normal berdasarkan menyebabkan obesitas. Beberapa anak dengan anggota keluarga atau
pada makanan cepat saji maupun tinggi badan. Kondisi ini berbahaya di antaranya saling berkaitan, yaitu: orang tua yang mengidap obesitas
makanan bernutrisi buruk (junk karena membuat mereka berisiko Gaya hidup. Pola makan tidak lebih berisiko mengidap obesitas.
food). Tidak hanya faktor makanan, tinggi mengidap penyakit kronis sehat dengan kalori yang berlebihan Selain bersifat keturunan, juga bisa
masih ada faktor lain yang bisa dan mengalami stres. dan tidak diiringi dengan aktif diakibatkan oleh pola makan dan
membuat anak menderita obesitas Orang tua patut mengingat bergerak. Mengonsumsi makanan gaya hidup anak yang serupa dengan
serta berisiko menyebabkan bahwa obesitas berbeda dengan yang kaya kandungan lemak jenuh orangtuanya.
gangguan kesehatan. Orang tua, sekadar kelebihan berat badan. dan gula (seperti eskrim, coklat, Faktor psikologis. Obesitas
ketahui fakta dan penyebab obesitas Penentuan diagnosis anak obesitas permen), kelompok makanan cepat kadang-kadang dialami oleh anak
pada anak di sini. perlu dilakukan dengan sangat atau siap saji (fast food), serta atau remaja yang menjadikan
Berdasarkan laporan penelitian hati-hati. Dokter akan mengukur minuman ringan atau minuman makanan sebagai pelarian dari
gabungan tahun 2016 yang dilakukan berat dan tinggi badan anak, serta berenergi diduga menjadi penyebab rasa frustrasinya atau stres
oleh UNICEF, WHO dan ASEAN, mengalkulasi Indeks Massa Tubuh/ utama obesitas. Pola makan yang psikologis terhadap pelajaran di
Indonesia memiliki persentase yang IMT (Body Mass Index/BMI) disertai dengan kebiasaan duduk sekolah, kebosanan, masalah, dan
sama untuk anak obesitas dan anak anak. Hasil ini akan dibandingkan terlalu lama di depan TV atau di bentuk emosional lainnya.
malnutrisi (gizi kurang/buruk), yaitu dengan nilai standar/normal. depan layar komputer ini menjadi
sebesar 12 persen. penyebab utama obesitas di antara Bersambung
14 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Psikologi Parenting Diasuh oleh: Muhammad Mahpur
Dosen Psikologi UIN Maliki Malang
Melatih Kepercayaan Finansial Anak
KISAH koperasi yang sudah Cara tersebut bisa me menuhi tiga
berjalan sekian tahun dan sudah kecerdasan finansial ala Robert T.
memiliki omset 900an juta, ter- Kiyosaki, yakni anak sadar bahwa
paksa dibubarkan oleh pemiliknya dia memiliki lebih banyak uang,
gara-gara orang yang dipercaya dia bisa men jaga (mengamankan)
membawa uang dan pinjam uang uang yang dimilikinya, dan
bermasalah. Sangat disayangkan. mengatur ke uangan yang
Pemilik koperasi itu tidak mau dimilikinya. Cara ini juga saya
menjadikan dia sosok yang temukan di rumah saya. Anak-anak
dianggap kejam karena orang- seiring ber jalannya waktu mampu
orang yang tidak bisa dipercaya mengelola uang sakunya tidak
dalam hal membawa uang dan dihabiskan seketika. Mereka mulai
meminjam uang adalah orang- belajar mengelola untuk kebutuhan
orang terdekat mereka. lain yang lebih penting. Anak-anak
Anda tentu juga punya pe- ini menyimpan sebagian uang
ngalaman yang berbeda-beda sakunya dan kemudian me-
mengenai uang dan perpindahan hubungan yang tidak baik sehingga Pengelolaan uang dapat dilatih nabungnya untuk kebutuhan lain
uang dari satu orang ke orang lain. kepercayaan menjadi rapuh dan terlebih dahulu pada urusan pri badi. yang suatu waktu mereka tidak
Seperti meminjami uang, mengelola timbul sentimen. Ini tidak de- Anak dilatih mengelola ke uangan- akan meminta membeli kebutuhan
uang berjamaah, atau urusan bisnis mikian. Latihan bertanggungjawab nya dan didorong untuk mengetahui itu dari kami. Mereka mampu
yang melibatkan pengelolaan uang secara finansial ternyata mem- antara kepemilikan uang dengan membeli dengan uang sim panannya.
secara bersama-sama. Beberapa buahkan sebuah perubahan ske- kebutuhan diri sen diri. Misalnya, Anak-anak yang mampu me-
orang ada yang tertipu, termasuk nario usaha. Dia kembali ke usaha anak diberi uang saku selama satu ngelola keuangan atas dasar ke-
saya pun pernah tertipu oleh teman semula yang diangga lebih cocok. minggu. Anak-anak ini diajari butuhannya sendiri berarti dia telah
akrab saya yang ingin bisnis Dia-pun mulai mengembalikan memetakan ke butuhan selama satu selesai dengan dirinya sen diri. Dia
bersama. Untung nya saya masih uang dengan komitmen awal. minggu dan menimbang jumlah akan terlatih ber tang gungjawab
memberikan sesi memberi modal Uang adalah godaan. Sikap uang yang dimiliki. Latihan ini terhadap dirinya sen diri. Melek
percobaan se hingga tidak terlalu terhadap uang dapat dibangun menjadi ken dali intrapersonal (dari kecerdasan finansial yang bertumpu
banyak uang yang saya berikan. sejak dini. Uang identik dengan dalam diri sendiri). Sebuah cara pada tanggung jawab keuangan
Tetapi ada pengalaman yang kepercayaan. Bagi anak-anak, anak dilatih mengelola antara merupakan modal dasar yang perlu
sedikit was-was juga. Ketika saya dibelajari dan memiliki pe nga- kebutuhan dengan ketersediaan dibentuk sejak dini. Tentu kegiatan
memercayai seorang mahasiswa laman panjang terkait kemampuan yang di milikinya. ini dibantu guru dan orang tua.
yang ingin mengembangkan usaha, mengelola uang merupakan modal Kendali diri dalam pengelolaan Cara lain juga dapat digunakan
kami bersepakat untuk bergabung penting yang perlu diketahui sejak keuangan ditentukan oleh keseim- dengan memanfaatkan simulasi
dalam sebuah perintisan bisnis dini. Suatu contoh, anak dilatih bangan antara kebutuhan dan atau per mainan yang mendekatkan
franchise kuliner. Dilalah juga mengelola uang sakunya dengan pemasukan. Ketika anak di latih anak-anak pada pengenalan literasi
tidak berjalan lama, penjualan caranya sendiri juga dapat menjadi bahwa uang saku merupakan nilai fi nansial. Penelitian literasi
surut dan akhirnya menghadapi wahana anak melatih ber tanggung- kepemilikan mutlak, maka dia finansial sejak dini dengan per-
kendala menejemen tim dan jawab dan dipercayai dalam me- perlu berpikir, mengendalikan mainan “tangga uang,” dan kartu
passion (kesukaan pelaksana ngelola uang. Menurut Robert T. emosi, dan mengukur kebu tuhan- permainan, telah membantu anak
bisnisnya). Tentunya uang yang Kiyosaki, Kecerdasan Finansial nya selama sepekan. Pelatihan dapat mengenali istilah finansial
kami kumpulkan tidak berkembang merupakan kebutuhan penting yang terus menerus seperti ini lebih baik (Suryanto et al., 2018).
ke arah yang diharapkan, padahal yang mencakup lima hal, 1) me- akan menjadikan anak secara Nah, tanggungjawab finansial
konsep usahanya sudah tepat. miliki lebih banyak uang, 2) me- pribadi akan mampu me ngen- meru pakan kesadaran pribadi
Bermodal saling percaya dan tetap lindungi uang, 3) mengatur ke- dalikan kebutuhan keuangannya yang ditempa sejak dini. Kegagalan
positif berkomunikasi, si maha- bu tuhan keuangan, 4) pengelolaan secara seimbang. tanggungjawab personal di usia
siswa ini ternyata adalah orang modal investasi, dan 5) menguasai Pelatihan ini akan membantu anak-anak akan menghilangkan
yang bertanggung-jawab. Jika informasi keuangan (Suryanto, anak-anak memiliki kecerdasan dasar mental bagi tanggungjawab
terjadi peristiwa gagal dan me- Gideon, & Dewi, 2018). Bagai- finansial atas dasar kepercayaan di kemudian hari.
nanggung hutang, biasanya terjadi mana langkah sederhananya? dirinya mampu mengelola ke uangan. Bersambung
Redaksi menerima pertanyaan dari jamaah, donatur, muzaki dan sahabat Sabilillah yang berkaitan dengan permasalahan -permasalahan
keagamaan atau ibadah, kesehatan maupun psikologis parenting. Pertanyaan bisa dikirim melalui nomor-nomor SMS centre yang ada, melalui
web http://sabilillahmalang.org, akun FB dan email: [email protected] atau diserahkan secara langsung ke kantor masjid
Sabilillah setiap hari pada jam kerja.
Majalah Komunitas Sabilillah 15
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Sabilillah News
Guyub rukun bersama warga Penimbangan
daging qurban hasil qurban di rumah yatim.
QURBANAN DI RUMAH YATIM
HARI raya idhul Qurban selalu professional dari LAZIS Sabilillah
menjadi moment yang dinanti – sendiri. Tidak sampai 3 jam proses
nantikan oleh banyak umat muslim penyembelihan dan pembolengan
dimanapun berada, selain secara 6 ekor kambing telah selesai, kini
khusus sunnah untuk berqurban, saat penimbangan dan pencacahan
berkumpul bersama keluarga, handai langsung digarap oleh ibu – ibu
dan tolan juga moment khas yakni kader PKK lingkungan yang juga
nyate daging kambing hasil dari dibantu oleh beberapa bapak dan
pembagian daging qurban. Pada santri dari Mahad Rumah Yatim.
hari Selasa lalu, tepatnya pada Total hampir 175 bungkus telah
tanggal 13 Agustus 2019. disiapkan, yang mana langsung di
Dibandingkan pada tahun distribusikan kepada 3 RT diwilayah
sebelumnya jumlah hewan qurban terdekat dari lokasi Mahad rumah
“susulan” yang disembelih khusus yatim Sabilillah yang masih
Bersama ibu-ibu kader penggerak PKK pendistribusian daging qur- di Rumah Yatim ini sejumlah 6 diwilayah RW. 01. Semoga di tahun
ban dibagikan kepada masyarakat sekitar. ekor kambing, dengan ukuran yang depan semakin banyak yang bisa
lumayan cukup besar dan gagah. dibagi kepada lingkungan dan Rumah
“Alhamdulillah, kambingnya Yatim menjadi pusat kegiatan sosial
ngganteng-ngganteng ujar pak Kasim dimasyarakat khususnya diwilayah
selaku ketua RW. 01 kepala wilayah Kelurahan Tunjungsekar.
lingkungan rumah yatim berada. Siang itu, kegiatan penyembelihan
Keguyuban warga RW. 01 dan pendistribusian telah selesai
khususnya RT. 10 yang dipimpin dilaksanakan, dilanjutkan dengan
langsung oleh Bapak Djumhari selaku nyate bersama warga dan santri –
Ketua RT sangat terlihat, semangat santri mahad rumah yatim tak
dan semaraknya bahkan tidak ketinggalan pula tim manajemen
ketinggalan pula para ibu – ibu kader dari LAZIS Sabilillah yang juga
penggerak PKK dilingkungan juga turut pelaksanaan kegiatan sejak
turut melibatkan diri. pagi hari. “Alhamdulillah barokahnya
Acara penyembelihan dilaksanakan idul qurban” ungkap Ust. Abd.
sejak pagi mulai pukul 08.00 wib, Adzim yang juga siang itu turut
Proses pembolengan dan pengulitan hewan qurban dengan tenaga penyembelih hadir. (red:19)
setelah di potong di halaman Rumah Yatim Sabilillah.
16 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Rumah Yatim
Nyalakan Lentera Al-Quran Di Usia
Renta Bersama Warga Tunjungsekar
SEBAGAI bentuk komitmen
LAZIS Sabilillah dalam
membimbing masyarakat terutama
dalam meningkatkan spriritual,
Ma’had Rumah Yatim Sabilillah
bersama Madrasatul Qur’an
Sabilillah Piranha membuka
penerimaan Santri Baru belajar
ngaji Al-Qur’an untuk rentan usia
remaja sampai lansia yang
bertempatkan di Rumah Yatim
Sabilillah Jl. Piranha Atas No.161
A Kelurahan Tunjungsekar
kecamatan Lowokwaru.
Sebelumnya, program LAZIS
Sabilillah kantor Piranha ini sudah
berjalan tiga bulan sebelum
ramadhan dengan diberi nama
BBQ (Bimbingan Baca Quran)
khusus untuk dewasa dengan
hanya tiga santri di dalamnya.
Namun, karena kurangnya tenaga
pengajar dan padatnya program
rumah yatim Sabilillah sehingga
dengan terpaksa program harus
vakum selama empat bulan
lamanya. Tidak berhenti sampai
disitu, semangat untuk
membumikan Al-Qur’an kembali
di kobarkan dengan membuka
kembali bimbingan baca Al Qur’an
dengan nuansa baru.
Kali ini LAZIS Sabilillah kantor
Piranha bekerjasama dengan
Madrasatul Qur’an Sabilillah (MQS)
pusat. Seperti kita ketahui MQS yang
berada di Masjid Sabilillah tersebut
sudah berjalan selama sembilan tahun
dan telah berhasil memwisudakan
40 santri dari total 250 santri. BBQ (Bimbingan Baca Al Qur’an) yang dulu dilaksanakan di Rumah Yatim Sabilillah, mendatang akan disatukan
Keberhasilan tersebut juga diiringi dengan Program Madrasatul Quran Sabililllah (MQS) yang lebih dulu berjalan di Masjid Sabilillah. Tampak foto
dengan metode membaca Al-Qur’an saat kegiataan BBQ berlangsung
dan kualifkasi pengajar yang terpilih.
Dengan demikian MQS Piranha Selain itu LAZIS Sabillah Kantor baru untuk diberikan pengenalan dihadapi masyarakat Tunjungsekar,
nantinya dapat meniru keberhasilan Piranha juga berkerjasama dengan tentang MQS Piranha sekaligus terutama dalam hal spiritual. Selain
MQS Pusat. para takmir – takmir musholla menyepakati jadwal ngaji yang akan itu beliau mengajak kepada seluruh
Melalui tahapan sosialisasi, dan masjid setempat agar dapat dilaksanakan bersama –sama. elemen masyarakat khususnya
tim LAZIS Sabililah kantor mensosialisasikan kepada jama’ah Menurut Ust. Sulaiman, AP warga tunjungsekar untuk turut
Piranha menginformasikan nya melalui kegiatan masjidnya. selaku manajer operasional LAZIS membantu mendirikan MQS
program ini kepada steak holder Nantinya MQS Piranha ini akan Sabilillah sekaligus pengajar MQS Piranha ini dengan mengajak
se-kelurahan Tunjungsekar mulai mengundang warga sekitar sekaligus Pusat, dengan hadirnya MQS tetangga dan jamaah agar
dari tingkatan kelurahan, RW, tokoh masyarakat untuk launching Piranha ini diharapkan mampu bergabung dengan program ini.
RT sampai tataran masyarakat. perdana sekaligus mengundang santri menjadi solusi masalah yang (Red)
Majalah Komunitas Sabilillah 17
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
SUMBER PENERIMAAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE JUNI 2019
SUMBER PENERIMAAN 1,173,259,870 Kotak Amal Yatim 6,680,000
Kotak Amal Operasional Program 1,432,500
Donatur 991,262,400 Wakaf 3,707,000
Rekening Bank 168,822,600 Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa 200,000
Kotak Amal Dakwah 628,000 Penerimaan Lain-lain 527,370
REKAPITULASI PEMANFAATAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE JUNI 2019
PENGELUARAN 665,259,287 Santunan Gharim 500,000
Program Peduli Pendidikan Fisabilillah 3,510,000
Beasiswa Duafa’ 6,000,000 Insidentil Yatim 70,000
Bantuan Prasarana Sekolah Dhuafa’ 750,000 Biaya Operasional
Beasiswa Yatim 2,550,000 Perlengkapan operasional Kantor 981,500
Bantuan Prasarana Sekolah Yatim 750,000 Transportasi 2,000,000
Perpustakaan 300,000 Operasional Vee 1,900,000
Program Pengajian & Pembinaan SDM Biaya Perawatan Aset Tetap 750,000
Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa (MQS) 600,000 Konsumsi 992,800
Publikasi dan Sosialisasi Jamsostek 1,771,000
Publikasi & Sosialisasi 1,634,700 Internet Indihome 446,000
Program Kesehatan dan Gizi Amilin 14,930,000
Mustahik Sehat 700,000 Volunteer 5,700,000
Program Bina Usaha Biaya operasional lain-lain 26,600
Bina Usaha Dhuafa 1,342,000 - -
Program Wakaf Produktif Biaya Lain-lain 638,687
Wakaf Ambulan 455,000 Inventaris Kantor 1,250,000
Program Santunan Investasi Ke Klinik SMS 6,762,000
Fakir miskin 600,150,000 Program Bedah Rumah & Kontrak Rumah 150,000
Lansia 3,150,000 Program Rumah Yatim 4,499,000
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN JUNI 2019
No Nama Rp 13 Ghika Bangun S. 10,000 26 Malendra 10,000 39 Adi Farma Saleh 20,000
1 Agus Sulistio 5,000 14 Hadila Nadia 10,000 27 Masrur Arivianto 10,000 40 Aji Kukuh P. 20,000
2 Dona Supaket 5,000 15 Hamba Allah - BSM 10,000 28 Reza 10,000 41 Andi Teguh P. 20,000
3 Muis Indayati 5,000 16 Handayani 10,000 29 Riski Fahmi 10,000 42 Andri Eka 20,000
4 Sri Rahayu 5,000 17 Hariadi 10,000 30 Risti Wahyuni 10,000 43 Anjar Kusuma P. 20,000
5 Teguh Zakaria 5,000 18 Herman 10,000 31 Rizki Armandia 10,000 44 Aries Tanto 20,000
6 Ahmad Amin Qudbi 10,000 19 Heru Sonjaya 10,000 32 Sujono Effendy 10,000 45 Arif Budi Santoso 20,000
7 Amriadi 10,000 20 Julizar 10,000 33 Sukartini 10,000 46 Cholilah Binti Saur 20,000
8 Andi Febrianto 10,000 21 Lindung Karuniawan 10,000 34 Tasbar 10,000 47 Danu Saputra 20,000
9 Dhani 10,000 22 M. Mazaya Atif 10,000 35 Wahyu Handayani 10,000 48 Faisal & Winada 20,000
10 Fariz Yusuf M. 10,000 23 M. Noer Hatta 10,000 36 Rubia Nur Dewi 15,000 49 Fayakun 20,000
11 Fattah Idris 10,000 24 M. Soleh Fudin 10,000 37 Yogi Iswahyudi 15,000 50 Fie Hendrik 20,000
12 Ferry Hadi S. 10,000 25 Mahar Muharram 10,000 38 Y. Hardika Putra 15,000 51 Heru Tri Prasetyo 20,000
18 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN JUNI 2019
52 Husna Ashari 20,000 107 Andri Rohmad 50,000 160 Andy Wijanarko 80,000 211 Arief 110,000
53 Iwan Musito 20,000 108 Awang Ardianto 50,000 161 Fajar Setiawan 80,000 212 Elly Tjandrawati 110,000
54 Lutfi Hermansyah 20,000 109 Didik Supardi, Ir 50,000 162 Galih Chandra 80,000 213 Yegar Satria Angga 110,000
Mahargi
55 M. Chandra B 20,000 110 Eka Prasetya H. 50,000 214 Ahmad Setiawan 120,000
163 Rahseta Patriarti 80,000
56 Reni Santina 20,000 111 Eny Kurniawati / 50,000 215 Didit Ari Tarmizi 120,000
Didik A. 164 Sanurian Suharyono 80,000
57 Saiful Rohman 20,000 216 Irsha Dian F. 120,000
112 Gatot Kisworo 50,000 165 Ulfah Anggraini 85,000
58 Slamet Arifin 20,000 217 Jimmy Lukita 120,000
113 Ghofur 50,000 166 Tri Siswanto 90,000
59 Sri Hartatik 20,000 218 Mazidatul Faiqoh 120,000
60 Wawan Soedjadi 20,000 114 H. Hermanadi 50,000 167 A. Rizal Amri 100,000 219 Radinal Alatas 120,000
61 Yanuar Aga R. 20,000 115 H. Slamet Riyadi 50,000 168 Ali 100,000 220 Ryan 120,000
62 Aditya Aries B. 25,000 116 Hariyanto 50,000 169 Alm. M.Yasin, 100,000 221 Hamba Allah - ZF 121,400
Soetrisno
63 dr. Dhita 25,000 117 Hendra Pahlevi 50,000 170 Andrean Eka N. 100,000 222 Lutfi Rozaqi 125,000
64 Herlin Suharyanti 25,000 118 Ikbar 50,000 171 Arie Hani 100,000 223 Kotak Rumah Yatim 129,000
65 Noor Indrawan 25,000 119 Kel. Erfiet Y. /Rr. 50,000 172 Arif 100,000 224 Ika Indriyani Nur 137,000
Arintya S.
66 Sugeng H.M. 25,000 120 L.Aufar Akbar 50,000 173 Ating Yuniarti 100,000 225 Kausar 140,000
67 Hamba Allah - RM 26,000 121 M. Sri Mulyono 50,000 174 Bayu 100,000 226 M. Budi Dharma 140,000
68 Basuki Rahmad 30,000 122 Mudjono 50,000 175 Cony Candra Prahwi 100,000 227 M. Yogi Krismanto 140,000
69 Dedi Setiyawan 30,000 123 Nike 50,000 176 Deddy Aryanto 100,000 228 Agus Hilman T 150,000
70 Heru Riyanto 30,000 124 Rihana /Misgito 50,000 177 Denni Rasmono 100,000 229 Antok Ariyanto 150,000
71 Suhariyanti 30,000 (Alm) 178 Drs. H. Hariadi 100,000 230 Arid Prihambudi 150,000
72 Ilham Bastian 30,000 125 Shinta Rachmawati 50,000 179 Drs. Imam Ghozali 100,000 231 Berry F.& Edwin F. 150,000
73 Joni Yuhendri 30,000 126 Subiatun 50,000 180 Dwi Indra Budianto 100,000 232 Cipta Romadhoni 150,000
74 Nurul Afif 30,000 127 Suliadi 50,000 181 Edi Purwanto 100,000 233 Fera Tjahjani 150,000
75 Nurul Amal 30,000 128 Suprihanto 50,000 182 Endang Widianti 100,000 234 Harry Raharjo 150,000
76 Perwana Auliant 30,000 129 Susi 50,000 183 Fikri Sulaiman K.A 100,000 235 Hatman 150,000
77 Protanto 30,000 130 Tatik Rejeki (KC) 50,000 184 Ibu Pipit 100,000 236 M. Adityo Nugroho 150,000
78 Rayu Triasfifi 30,000 131 Yanuar Rahman 50,000 185 G. Rahayu Utami 100,000 237 Novita Nur Alifia 150,000
79 Rizky F. Putra 30,000 132 Zamzami (Ibu) 50,000 186 Gunawan Yunarto 100,000 238 Nur Kholis 150,000
80 Rizky Yanuar 30,000 133 Retno Siswanti Dia 58,000 187 H. Riswandy 100,000 239 Penthy Kusuma 150,000
81 Tontowi Jauhari 30,000 134 Adrianto Budi S. 60,000 188 H. Sulaiman / Hj. 100,000 240 Senta Yudansha Joe 150,000
82 Wardi 30,000 135 Agus Sukiranto 60,000 Anna 241 Yudi Kosti 150,000
83 Dwiputra Hutama 35,000 136 Bankaris 60,000 189 H. Syaifullah 100,000 242 Siswanto 155,000
Masroer
84 Achmadian 40,000 137 Choirul Anwar 60,000 190 Hamba Allah - FRD 100,000 243 Dio 160,000
85 Adi Fahamsyah 40,000 138 Fafan 60,000 191 Hamba Allah - SRT 100,000 244 Ratna Juwita R. 160,000
86 Agus Setyabudi 40,000 139 Fendi Risadi 60,000 192 Hamba Allah - SWD 100,000 245 Sodik 170,000
87 Akhmad Fanani 40,000 140 Gilang P. Putra 60,000 193 Hj. Sulistyowati 100,000 246 Wildhan Rahmadan 170,000
88 Aldy Barnas 40,000 141 Hartatik 60,000 (Almh) 247 Ika Yuharningtyas K 180,000
89 Dadang Suherman 40,000 142 Hj. Dini Handayani 60,000 194 Ir. Ach. Faisal Reza 100,000 248 Nico Andriawan 180,000
90 Dandy A. Yani 40,000 143 Iva Faizah Azzahro 60,000 195 Ir. Heri Indarso 100,000 249 Agus Hariyanto 200,000
91 Deddy K. Husein 40,000 144 Mafazah 60,000 196 Iwan Syahruli 100,000 250 Ahdiat Oktaviananda 200,000
92 Doni 40,000 145 Ratna Zubaidah 60,000 197 Jatayu ILLinois 100,000 251 Dhani Setyobudi 200,000
93 Dwi Budi Sutrisno 40,000 146 Sofian Arief 60,000 198 Kamiyatin 100,000 252 Dwi Nita Aryani 200,000
94 Eis Fitriyana M. 40,000 147 Sugeng Sani 60,000 199 N. Yusuf 100,000 253 Fajar 200,000
95 Elkana 40,000 148 Sulaiman 60,000 200 Pipin Prataman- 100,000 254 H. Warih Saeko 200,000
96 Hendri Prayudi AS 40,000 149 Sulistiyo Wahyuni 60,000 ingtyas 255 Imam Bukhori 200,000
97 Heny Sulistyan- 40,000 150 Wahyu Hidayat 60,000 201 Puspita Widi R. 100,000 256 Indriyani Suna 200,000
ingsih 151 Widhi Handoko 60,000 202 Refi Cintya H. 100,000 257 Jopi Restanto 200,000
98 Hilmawan 40,000 152 Yosman Ardiansyah 60,000 203 Resty Anggraeni 100,000 258 Keke Tri Febrianti 200,000
99 M. Hasanuddin 40,000 153 Yunizar Ismet F. 60,000 204 Shofi Mardiana 100,000 259 Lukman 200,000
100 Piping Andrianto 40,000 154 Henky Sutanto 65,000 205 Suroso (Alm)/ 100,000 260 M. Lutfi (KC) 200,000
101 Teguh 40,000 155 M. Yusro 70,000 Suprapti 261 Miftakhul Jannah 200,000
102 Moch Iksan, H 45,000 156 R.t Raharjo Utomo 75,000 206 Taufik Hidayah 100,000 262 Moch. Soleh 200,000
103 Aditya Wisnu W. 50,000 157 Yuana 75,000 207 Tikka Gustiarti 100,000 263 M. Samsul Arif 200,000
104 Agung Suharto 50,000 158 Yuanita Kurniawati 75,000 208 Yudi Hartoyo/Erlin 100,000 264 Puji Lestianto 200,000
105 Alm. Adul Hamid 50,000 159 Alm. Safinah & 80,000 209 Titis Yunita Putri 105,000 265 Ridwan Muslim 200,000
106 Alm. Harisuhartoyo 50,000 Yordan 210 Aizah 110,000
Majalah Komunitas Sabilillah 19
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN JUNI 2019
266 Slamet Hariyanto 200,000 319 Ulfa Andayani 300,000 373 Mia Fida Erliyah 500,000 425 Dani Setio Budi 1,000,000
267 Ulifha 200,000 320 Umi Hamidah 300,000 374 Muakibatul 500,000 426 Didik 1,000,000
268 Wisnu Wijanarko, Dr 200,000 321 Umi Kulsum 300,000 375 Putri Budi Setiowati 500,000 427 Eka Putra W. 1,000,000
269 Saibatul Islamiyah 210,000 322 Yohana 300,000 376 Seto Adityo 500,000 428 Erlangga 1,000,000
270 Lanang Dwi Prakoso 220,000 323 Yusron Alwi Hasan 300,000 377 Slamet Hartono 500,000 429 Heru P.Widodo 1,000,000
271 Heru Pratikno 230,000 324 Basuki 310,000 378 Sugeng P. Hendro 500,000 430 Hj. Nailatul Marom 1,000,000
272 Reza Adin 230,000 325 Hepi Winangsih 320,000 379 Sugeng Waluyo 500,000 431 Ibu Suryono 1,000,000
273 Kusuma Ratnawati 240,000 326 Agung Kris P. 340,000 380 Suparto (bp) 500,000 432 Imam Arif - Galuh 1,000,000
274 Rudy Hery Suwondo 240,000 327 Era Mardhika 340,000 381 Tomy Marwanto 500,000 433 Ir. Edy Setyo Utomo 1,000,000
275 Aditya Budi 250,000 328 Anang Junaidi 350,000 382 UPZ -RT. 01, 500,000 434 Irawan Asbianto 1,000,000
276 Agus Setiawan 250,000 329 Anggraini 350,000 Piranha 435 M. Andi Santoso 1,000,000
277 Dyah Prita Saras- 250,000 330 Samekto 350,000 383 Uswatun 500,000 436 Mohammad Haris 1,000,000
wati 331 Risqi Musyalia 360,000 384 Yasmin NY Ismiati 500,000 437 Muachiroh 1,000,000
278 Hery Suprapto 250,000 332 Yudha Wibowo 360,000 385 Siti Elik Setyorini 520,000 438 Ratriani 1,000,000
279 Hj. Nuril Hamid 250,000 386 Tugiarti 520,000
333 Candra 380,000 439 Sabita 1,000,000
280 Priyoko 250,000 387 Akmal M.Danish 550,000
334 Widjayantoro 380,000 440 Sabrina Alexa Saki 1,000,000
281 Rosyad, SH 250,000 388 Guruh Wisudharta 550,000
335 Eka T. - M. Syafrial 392,500 441 Sri Budaya, Hj 1,000,000
282 Siti Mariatun 250,000 389 Sutiansyah Alwi 570,000
336 Hoesni S. & Hj. 400,000 442 Sunardi 1,000,000
283 Soewito 250,000 Inggit 390 Bhinekka Saptono 580,000
443 Susiati 1,000,000
284 Sofyanita Wildany 250,000 337 Ijul, Noval, Kel. 400,000 391 Alm. K.Teguh & 600,000
Alm. Lasi 444 Takrima 1,000,000
285 Wahyuni - Ikhsan S. 250,000 338 Larasati (Ibu) - MQS 400,000 445 Weni Novitasari 1,000,000
286 Zainul Muttaqin 250,000 339 Masjid - Wakaf 407,000 392 H. Henggar 600,000 446 Wiwied Wiluyo 1,000,000
287 Eri Sudiar Tri 260,000 340 Eka Sukani 420,000 393 P.Puspa Hervina 600,000 447 Syaifullah, S. H. 1,020,000
288 Roed Prahastuti 260,000 341 Agan Herdianto 450,000 394 Sri Hamekarsari 600,000 448 Agus Suprianto 1,100,000
289 Abd. Adzim Irsyad 280,000 342 Chintya Permata 450,000 395 Masjid - Infaq Fakir 628,000
/Lia 343 Cintya 450,000 396 Dwi Andri 650,000 449 Isdian Anggraeny 1,100,000
290 Mita Desrana P. 280,000 397 Ahmad Mufid 700,000 450 M. Irfan & Anita R. 1,150,000
344 Evi Lindawati 450,000
291 Reni Andriani 280,000 398 Elang Baskoro Adi 700,000 451 Reza R. Pahlevi 1,180,000
345 Indah Herlina 450,000
292 Reza Andika 285,000 399 Eni Pusdika Rahayu 700,000 452 H Agus Syamsuddin 1,200,000
Perkasa 346 M. Taqwim bin Ihsan 450,000 400 Ike Lestari Han- 700,000 453 Amal Oprs. Kantor 1,432,500
293 Abu Bakar 300,000 347 Rahajeng Satwika 450,000 dayani 454 Nuranti 1,450,000
294 Alhaddin Ovilia D. 300,000 348 Sasa 450,000 401 Tian Komalasari 700,000 455 A. Agus S.Chamid 1,500,000
295 Alphan Nur Huda 300,000 349 Siti Koestijah 450,000 402 Agustin Inda W. 750,000 456 Agus Rahmad 1,500,000
296 Andy Marta Satria 300,000 350 Sutranto 450,000 403 A.Dzulfikri Fadli 750,000 457 Dyah Ika Kusuma 1,500,000
297 Ardana Enyawan 300,000 351 Wenny Wirana 450,000 404 Mutiha 750,000 458 Galih 1,500,000
- Devy 352 Neli Puspitasari 460,000 405 Yudhi Pratama Putra 750,000
298 Awalludin Fajar 300,000 353 Hamizan Azril P. 470,000 459 H. M. Zainul Fadli 1,500,000
Brata W 406 Heva Listyonda 760,000 460 Hegi Harjoyo (TF) 1,500,000
354 Adly 480,000 Alam
299 Enik 300,000 461 Irawan 1,500,000
355 Faisal Rachman 480,000 407 Salamun 760,000
300 Hari Sunaryadi 300,000 Putra 408 Nourma Yuanita 775,000 462 Lely Trianova 1,500,000
301 Hj. Lilik Rohayati 300,000 356 Achmad Hidayat 500,000 409 Ahmad Fauzi 800,000 463 Sari Tri B. - Farrel 1,500,000
302 Irfan N. (Almh. Ati) 300,000 357 Alm. Annasya A. 500,000 410 Poleng 800,000 464 Syahrial 1,500,000
303 Lilik Handayani 300,000 Saila 411 Abdul Rochman S. 850,000 465 Yuwono Aji D. 1,500,000
304 Luluk 300,000 358 Arif Setiawan 500,000 412 Siti Fatma P., Dr 850,000 466 Sri Wahyuningsih 1,520,000
305 M. Ihmarul C 300,000 359 Dian 500,000 413 Endy Hartatiek 880,000 467 Wahdiyat Moko 1,520,000
306 Martha Ramdani 300,000 360 Drs. Mohammad 500,000 414 Rena 920,000 468 Tantri - Wijianto P. 1,530,000
Mas’ud
307 Musrifah 300,000 361 Dwi Handoko 500,000 415 Retno Dumilah Sari 955,000 469 M. Fahmy 1,565,000
308 S.Umaiyah - Naufal 300,000 362 Elisa Dian F. 500,000 416 Mirza Trieliestiana 960,000 470 Istuti M.h Ode 1,571,000
309 Soenaryo 300,000 363 Fellyantama Wataf 500,000 417 Alm. A.Konsti, Yulia 1,000,000 471 Andika Putra 1,600,000
310 Sri Endang Nursari 300,000 364 Galuh Wayansari 500,000 A.,Cakeu 472 Hamba Allah - ND 1,625,000
311 Sri Juli 300,000 418 Alm. Siti Fatonah - 1,000,000 473 Heru Tjahyono 1,720,000
365 H. Arifin Hastim 500,000 Nurul Aini
312 Sugianto 300,000 474 Hamba Allah 1,721,000
366 Hanina 500,000 419 Almh. Hj. Umi Liati 1,000,000
313 Suko Wiyono 300,000 475 Faridah Yasmin 1,800,000
367 Hj. Hartati 500,000 420 Andre S - Sandra Y. 1,000,000
314 Tatuk Hermawan 300,000 476 Rudi Imam Santoso 1,800,000
368 Hj. Murjinah 500,000 421 Anindito Wahyu 1,000,000
315 Titik Sudihariani 300,000 477 Shinta Fidria 1,991,000
369 Hj. Mustoriqoh, S. H. 500,000 422 Bagus 1,000,000 Anggara
316 Tito Luthfi 300,000 370 Ilwan Nurhasanah 500,000
317 T. Agus Rachfia 300,000 371 Kuswohadi 500,000 423 Bahrul ulum 1,000,000 478 Achmad Basuki 2,000,000
318 Tubi Supriyanto 300,000 424 Bambang Sulistiyo 1,000,000 479 Alm. H. Ahmad 2,000,000
Sunardi
372 M. Erfan 500,000
20 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN JUNI 2019
480 Alm. Saehardi & 2,000,000 500 Hamba Allah - DN 3,000,000 519 Heri Wibowo 4,500,000 538 Suradi (MQS) 6,500,000
Roniyah 501 Minimarket Al- 3,000,000 520 Teguh Santoso Adi 4,500,000 539 Masjid - Yatim 6,680,000
481 Betty Pramindari 2,000,000 Khaibar 521 Wawan Setiawan 4,500,000 540 Verdy Nizar Faumi 6,860,000
482 H. Mochtar Data 2,000,000 502 Mogadishu 3,000,000 522 Fredy Mardianto 4,700,000 541 Ida Kartini - Bagya 7,000,000
483 M. Ali Mansur 2,000,000 503 R. Dwi Vata H. 3,000,000 H.P.
523 Adji Achmad Rinald 5,000,000
484 Nurita Andriani 2,000,000 504 Wira Kusuma Wati 3,000,000 542 Deddy W. Wibowo 7,500,000
524 Andri 5,000,000 - II
485 Pratiwi Juniarsih 2,000,000 505 Fathul Mubin 3,040,000
525 Fredy Dharmawan 5,000,000 543 H. Arief Wicaksono 7,500,000
486 Rizqi Wahyu Hidayat 2,000,000 506 Andrea Salsabil 3,125,000
526 Indra Wahyu 5,000,000 544 Kinta Ayu K. 8,750,000
487 Sri Hartati Surahmi 2,000,000 507 Edwin Patriasani 3,200,000 Kristanti
545 Ananda S.Hussein 9,000,000
488 Sugijanto 2,000,000 508 Ernani Indrawati 3,500,000 527 Khosim 5,000,000
489 Sutikno 2,000,000 509 Lungijati 3,500,000 528 PALM Harmony 5,000,000 546 Toko Manfaat Cell 10,000,000
490 Untung S.& Eni A. 2,000,000 510 Noer Aini/Sentot 3,500,000 529 Sita 5,000,000 547 Hamba Allah- SBA 10,000,000
491 M. Rusly 2,120,000 Eko P. 530 Supriyono 5,000,000 548 Kel. Nunik Wahyu K. 10,000,000
492 Pratasha Putra K. 2,200,000 511 Oka Utomo 3,500,000 531 Moehammad 5,200,000 549 Agung Cahyono 12,250,000
493 Ahmad Hadi 2,500,000 512 Adi Suroyo Pospo 3,550,000 Syafrial 550 Sugihastuti 13,000,000
513 Hamba Allah 3,580,000 532 Akbar Harry 5,350,000 551 M. Sukanto 25,000,000
494 H. Supron 2,500,000 Mulyono
514 Hamba Allah 3,880,000 552 Asfuri Bin Munajat 25,060,000
495 Sri Hastuti 2,500,000 533 Kuntjoro Pribadi 5,390,000
515 Benny Pribadi 4,000,000 553 Eka Adhe Renawan 30,000,000
496 Yanto Sekeluarga 2,500,000 534 Hamba Allah - AWW 5,748,100
516 Sugeng Dwi P. 4,000,000 554 H. M. Zaini Mahdi 600,000,000
497 Hardiono 2,750,000 535 Catur 5,870,000
517 Siti Romlah 4,050,000
498 Agung 3,000,000 536 Farid Habibah 6,000,000
518 Alumni SMKN 5 4,405,000
499 Dienok Naziel I. 3,000,000 Ang. I 537 Hamba Allah - ER 6,000,000
SUMBER PENERIMAAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE JULI 2019
SUMBER PENERIMAAN 201,433,670 Kotak Amal Yatim 7,526,000
Donatur 69,625,000 Kotak Amal Operasional Program 2,534,000
Warko 1,650,000 Wakaf 125,000
Rekening Bank 113,548,676 Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa 5,326,000
Kotak Amal Dakwah 400,000 Penerimaan Lain-lain 698,994
REKAPITULASI PEMANFAATAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE JULI 2019
PENGELUARAN 153,632,135 Bantuan Program Masjid Sabilillah
Program Peduli Pendidikan Publikasi dan Sosialisasi
Beasiswa Duafa’ 3,900,000 Publikasi & Sosialisasi 650,000
Bantuan Prasarana Sekolah Dhuafa’ 750,000 Majalah Komunitas Sabilillah 14,700,000
Beasiswa Yatim 2,850,000 Program Kesehatan dan Gizi
Bantuan Prasarana Sekolah Yatim 1,000,000 Nutrisi Kajian Keluarga 3,450,000
Wisata Ceria 45,917,850 Program Bina Usaha
Perpustakaan 300,000 Bina Usaha Dhuafa 2,847,500
Program Pengajian & Pembinaan SDM Program Wakaf Produktif
Pembinaan Mustahik / SEI 3,550,000 Wakaf Ambulan 250,000
Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa (MQS) 4,400,000 Program Santunan
Program Bantuan Prasarana Tempat Ibadah Fakir miskin 50,000
Bantuan Program Masjid Sabilillah 4,252,000 Lansia 2,550,000
Operasional Musolla Binaan 550,000 Santunan Gharim 500,000
Majalah Komunitas Sabilillah 21
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
Fisabilillah 6,999,000 Jamsostek 1,771,000
Ibnu Sabil 100,000 Internet Indihome 446,000
Biaya Operasional Amilin 15,830,000
Cetak(Brosur,Leaflet,kartu,kotak) 130,000 Volunteer 3,200,000
Perlengkapan operasional Kantor 1,981,500 Biaya operasional lain-lain 500,000
Transportasi 1,800,000 Biaya Lain-lain 520,285
Operasional Vee 350,000 Investasi Ke Klinik SMS 15,297,000
Biaya Perawatan Aset Tetap 2,438,500 Program Bedah Rumah & Kontrak Rumah 150,000
Konsumsi 1,461,500 Program Rumah Yatim 8,190,000
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN JULI 2019
No Nama Rp 43 H. Slamet Riyadi 50,000 86 Drs. H. Hariadi 100,000 128 Ninik 100,000
1 Arika Santi 10,000 44 Hamba Allah - NC 50,000 87 Dwi Okta 100,000 129 Nur Hanis 100,000
2 Risqi Tri R. 17,000 45 Hanik Syukrillah 50,000 88 Eni Widayati 100,000 130 Nursalam, H & 100,000
3 Dwiputra Hutam 20,000 46 Hendra Pahlevi 50,000 89 Erlya Rosita Puspa 100,000 Lilik, Hj
131 Nusi Tristiawati 100,000
4 Penthy Kusuma 22,000 47 Hilman 50,000 90 Fuad & Akmal 100,000
132 Puspita Widi R. 100,000
5 Hedir, Dwiky, 25,000 48 Husni Fahmi R. 50,000 91 Gayuh Rahayu Utami 100,000
133 Rahmah 100,000
6 Herlin Suharyanti 25,000 49 Jumantari 50,000 92 Guruh Wisudharta 100,000
134 Ratri Wihandari 100,000
7 Mbk. Mujiati 25,000 50 Erfiet Y. /Rr. Arintya 50,000 93 H. Abdul Latief 100,000
S. 135 Refi Cintya H. 100,000
8 Soleh Gatot 25,000 94 H. Agus 100,000
9 Alwan Tafsiri Al-Izza 30,000 51 Luthfan Aufar A. 50,000 95 H. Karbi 100,000 136 Riana 100,000
10 Anis 30,000 52 M. Nanang Sulton 50,000 96 H. Misbachul Anam 100,000 137 Rita Kusumawati 100,000
11 Diah 30,000 53 Mochammad Abduh 50,000 97 H. Musiran & Kamalia 100,000 138 Rita Mutiarni 100,000
12 Hj. Lilik Setyobudi 30,000 54 Nike 50,000 B. 139 Rizky Lintarta 100,000
13 Suhariyanti 30,000 55 Pipin Prataman- 50,000 98 H. Sulaiman / Hj. 100,000 140 Sarina J.Amir 100,000
ingtyas
Anna
14 Iva Faizah Azzahro 30,000 56 PT. MV Malang 50,000 99 Hamba Allah - FRD 100,000 141 Soetjipto 100,000
15 Mafazah 30,000 57 Retno Siswanti 50,000 100 Hamba Allah - SWD 100,000 142 Sri Agustina 100,000
16 Malik 30,000 58 Rhina Widhi K. 50,000 101 Haris Fajar 100,000 143 Sri Hendrastuti 100,000
17 Moch. Antik 30,000 59 Soewardi, BA 50,000 102 Harmaji 100,000 144 Sri Retno Susilowati 100,000
18 Ratna Zubaidah 30,000 60 Sony (Bp) 50,000 103 Heru Pratikno 100,000 145 Sriwati 100,000
19 Sofian Arief 30,000 61 Subardi (Ibu) 50,000 104 Hj. Suhartini 100,000 146 Sumasto Irwan 100,000
20 Sugeng HM. (Erik) 30,000 62 Suliadi 50,000 105 Hj. Sulistyowati 100,000 147 Sunaryo 100,000
21 Sulaiman 30,000 63 Tatik Rejeki (KC) 50,000 (Almh) 148 Suroso (Alm)/ 100,000
Suprapti
22 Widhi Handoko 30,000 64 Taufik Hidayah 50,000 106 Ibu Abdul Rokhim 100,000 149 Suwartono 100,000
23 Yosman Ardiansyah 30,000 65 Taufikurrahman 50,000 107 Ir. Heri Indarso 100,000 150 Tantri - Wijianto P. 100,000
24 Yula 30,000 66 Tutik Mahaleni 50,000 108 Ir. Irsyat Iffano, MT 100,000 151 Titik Puji Lestari (TF) 100,000
25 Hamba Allah - RK 35,000 67 Yunita 50,000 109 Irfan S. Akmal 100,000 152 Tofan Firman Mihana 100,000
26 Rakhmat Raharjo 40,000 68 Zamzami 50,000 110 Kasiyah 100,000 153 Unique P. Audri 100,000
Utomo 111 Kusnadji 100,000
69 Yudianto 55,000 154 Wardoyo 100,000
27 Moch Iksan, H 45,000 112 Lailatul Masruroh 100,000
70 Choirul Anwar 60,000 155 Yenie Eva D. 100,000
28 Abdus Salam Amri 50,000 113 Lina Alfiana 100,000
(MQS) 71 Supardi 70,000 156 Yenni Noviana P. 100,000
114 M. Hasyim 100,000
29 Ate Rushendi 50,000 72 H. Hasan 76,000 157 Yuniwati P. 100,000
30 Awang Ardianto 50,000 73 A. Rizal Amri 100,000 115 M. Rusly 100,000 158 Zainul Arifin 100,000
31 Berry Feryanto 50,000 74 Anick Ambarwati 100,000 116 M. Sri Mulyono 100,000 159 Ika Indriyani Nur 113,000
32 CV. Wiratama 50,000 75 Anis 2 100,000 117 Mahendra Herysila 100,000 160 Lukman 125,000
33 Dian 50,000 76 Anni Mughni 100,000 118 Masiva M.Firdausi 100,000 161 Masjid - Wakaf 125,000
34 Didik Supardi, Ir 50,000 77 Aprilia Ridhowati 100,000 119 M.Nada Faidah 100,000 162 Tikka Gustiarti 125,000
120 Mega Maya 100,000
35 dr. Dhita (Klinik SMS) 50,000 78 Arsih 100,000 163 Lutfi Rozaqi 130,000
121 Mistin 100,000
36 Dwi Suryanto 50,000 79 Ating Yuniarti 100,000 164 Agus Hariyanto 150,000
122 Moch. Soleh 100,000
37 Edra Ertantyo 50,000 80 Bambang Budi W. 100,000 165 Alm. Bpk. Darman 150,000
123 M. Eka Candra 100,000
38 Edwin Febrillianto 50,000 81 Bayu Santoso 100,000 166 Arisa Salma Sabira 150,000
124 Muchlas 100,000
39 Eka Prasetya H. 50,000 82 Berlianto 100,000 167 Budan 150,000
40 Endang Purwati 50,000 83 Budi Prasetya 100,000 125 N. Yusuf 100,000 168 Calista Salma H. 150,000
41 Fika Indriasari 50,000 84 Chintya Eka Safitri 100,000 126 Nadia Nafis Kusuma 100,000 169 Fatih Rizki S. 150,000
42 Gatot Kisworo 50,000 85 Donny Ariawan 100,000 127 Natalia (MQS) 100,000 170 Fera Tjahjani 150,000
22 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN JULI 2019
171 Fitria (Ibu Pipit) 150,000 214 Slamet Hariyanto 200,000 258 Zainal Aksan 420,000 299 Almh. Ibu Sumini 1,000,000
172 Hamba Allah - BP 150,000 215 Tutik 200,000 259 Hoesni S. & Hj. Inggit 450,000 (DL)
173 Imam Bukhori 150,000 216 Ulfah Anggraini 200,000 260 Abdurrohman 500,000 300 dr. H. Suprihadi, Sp.B 1,000,000
174 M. Afif 150,000 217 Uswatun 200,000 261 Almh. Maharani 500,000 301 Hamba Allah - TS 1,000,000
302 Hamdani 1,000,000
175 Nailatul Authar 150,000 218 Winarti 200,000 262 Arief 500,000
303 Ir. Edy Setyo Utomo 1,000,000
176 Putradhana Setihadi 150,000 219 Wisnu W. 200,000 263 Drs. Mohammad 500,000
Mas’ud 304 Iwan Purnomo 1,000,000
177 Radhitya Sofia P. 150,000 220 Yuana Rahmalia 200,000
264 Dyah Prita Saraswati 500,000 305 M. Irfan & Anita R. 1,000,000
178 Risky Aulia 150,000 221 Zainul Muttaqin 200,000
265 Edy Narwanto/Luki 500,000 306 Mohammad Haris F 1,000,000
179 Shynta Lilia 150,000 222 Iwan Syahruli 220,000 (Alm)
180 Titin S.- Almh. Ibu 150,000 223 Hamba Allah - ABD 245,000 266 H. Arifin Hastim 500,000 307 Nunung (Rangga) 1,000,000
Mulyati 224 Ahmad Jamaludin 250,000 308 Nurul Aini 1,000,000
181 Weni Novitasari 150,000 225 Iis Sukmawati 250,000 267 H. Murdianto 500,000 309 Sugeng Budiono 1,000,000
182 Yayuk Nurhidayati 150,000 226 Ella 250,000 268 Hamba Allah - AS 500,000 310 Verry Rama 1,000,000
183 Yossi Khoiruzahni 150,000 227 Ira - Mitsubishi 250,000 269 Hamba Allah - EM 500,000 311 Dian Suprodjo 1,000,017
184 Abd. Adzim Irsyad 200,000 270 Hamba Allah - LS 500,000 312 Eni Pusdika Rahayu 1,050,000
/Lia 228 Nur Haida 250,000 271 Ijul, Ikel, Noval, 500,000 313 Bambang Iswanto 1,100,000
185 Adi Hidayat 200,000 229 Rosyad, SH 250,000 Galuh W. 314 Hamba Allah - DTL 1,100,000
186 Aini Hayati 200,000 230 Soewito 250,000 272 Kamarus Zaman S 500,000 315 Hamba Allah - NI 1,100,000
187 Alm.Sadelap & Hj. 200,000 231 Unsa Kunfayakun 250,000 273 Kuswohadi 500,000 & FAP
Supaini 232 Suwondo bin Untung 270,000 274 Nur Kholis, S. Sos, 500,000 316 Hamba Allah 1,109,000
188 Arif Mukijan 200,000 233 Andriani Budi L 300,000 MS 317 Ulfa A 1,400,000
189 Bambang Sugiarto 200,000 234 Denny Rachman 300,000 275 Retno Mastuti 500,000 318 Hamba Allah - MUD 1,500,000
190 Danis - Suhartini 200,000 235 Dianing 300,000 276 Sinta 500,000 319 Nurita Andriani 1,500,000
191 Dimas Ilham A. 200,000 236 Hj. Murtiningsih 300,000 277 Sri Budaya, Hj 500,000 320 Istuti Muhaddah Ode 1,550,000
192 Eko Basuki R. 200,000 237 Irfan Nursalim 300,000 278 Rikayanti 510,000 321 Toko Kain Nelly 1,650,000
193 Erlin Prilarini 200,000 238 Kurnia Noviyantie 300,000 279 Ahmad Mufid 520,000 322 Toko Kain Nelly - 1,650,000
194 Ferlix Ahmad 200,000 239 M. Arif Widiantoro 300,000 280 Achmad Maimun Rifki 600,000 Yatim
195 Fie Hendrik 200,000 240 Martha Ramdani 300,000 281 Catur Ratna Handay 600,000 323 Sentot Eko Parijatno 1,700,000
196 H. Buwono 200,000 241 Mutiara Ratna 300,000 282 Dwi Handoko 600,000 324 Hamba Allah 1,876,000
197 H. Dian Indra C. 200,000 242 Ratna Yauharin 300,000 283 Hj. Hartati 600,000 325 Aditya Yuli Nugroho 2,000,000
198 H. Muchlis Diagama 200,000 243 Siti Umaiyah 300,000 284 Rusgi 605,000 326 Ayu Rachmi P 2,000,000
199 Hamba Allah - ABB 200,000 244 Suko Wiyono 300,000 285 Siti Romlah 650,000 327 Hamba Allah - IT 2,000,000
200 Handaru Purnandika 200,000 245 Waluyo 300,000 286 Moehammad Syafrial 700,000 328 Remalia/Irham 2,000,000
201 Himawan Angga Y 200,000 246 Nurharyati 315,000 287 Siti Fatma P. 700,000 329 dr. M. Bachtiar B. 2,500,000
202 Listiani 200,000 247 Sri Wahyuni (B) 340,000 288 Yohanes Setiawan 700,000 330 Halimatus Sa’adah 4,900,000
203 Luluk Sin S. 200,000 248 Indriana Ratna - Febri 350,000 289 Eka Trisdiana 712,500 331 Helda Djunaed 5,000,000
204 M. Lutfi 200,000 249 Mardiana 350,000 290 Hamba Allah - AWW 750,000 332 Sugihastuti 5,000,000
205 Marwoto 200,000 250 Suharsono 350,000 291 M. Bachrun Rosyidi 750,000 333 Hamba Allah - Bank 6,963,409
206 Mas’ud Al-Bisri 200,000 251 Editya Muviyanto 367,500 292 Noviana Faradilla 750,000 334 Masjid - Yatim 7,526,000
207 Mila 200,000 252 Rochmatin 375,000 293 Elang Baskoro Adi 800,000 335 Raja Ratu Wijaya 9,343,250
208 Mudjiono &Dwi PA 200,000 253 Galuh Wayansari 400,000 294 Oki Kurniawan 800,000 336 LPPM STIE Malan- 12,275,000
209 M.Samsul Arif 200,000 254 Masjid - Infaq Fakir 400,000 295 Amal Oprs. Kantor 884,000 gkucecwara
210 Nila Finalisa 200,000 255 Sari W./Andy Y. 400,000 296 Berta Ria A. - Deny A. 900,000 337 RSIA Galeri Candra 50,000,000
211 Novanita Rahmawati 200,000 256 Tony Prasetyo 400,000 297 Agung Cahyono 1,000,000
212 Puji Lestianto - Uci 200,000 257 Puji Mariani/M. 415,000 298 Alm. Bpk. Siyono 1,000,000
(DL)
213 Siti Mariatun 200,000 Didik B.
Pelindung: Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabilillah: Prof Dr Ahmad Rofi’udin, Ketua III Yayasan Sabilillah: Prof. M.
Mas’ud Said P.hD, Dewan Penasehat: Drs. H. Mas’ud Ali, M.Ag, Prof. DR. H. Ibrahim Bafadlal, Pengawas Syariah: H.
Anas Basori, KH. Zainul Fadli, M.Kes, Pengawas Keuangan: Hj. Enggar Nursasi, SE., MM, Ketua LAZIS: H. Abdul
Adzim Irsyad, Lc, M.Pd, Wakil Ketua: Choirul Anwar, SAg. MSi. Manager Oprasional: A. Farkhan H.,ST, Sekretaris:
Moch. Sholeh, AP, Bendahara: Mafazah, SE.Ak, Pengembangan Kerjasama & Hukum: Dr. M. Mahpur, M.Si, H. Rahmat Hidayat,
Pendayagunaan & Pendistribusian: Sofyan Arief, NM. Taufik Hidayat, IT Media: Yosman A. Ssos, Usaha & Marketing: Heru Patikno,
ST, Rizky Noorhamidinah S.sos, Voulenter: Widhi Handoko, H. Choliz. Admin Kantor Cabang: Malik
Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 171 / Terbit Bulan September 2019 / Thn: 07 23
TELAH
DIBUKA
MADRASAH QUR’AN SABILILLAH PIRANHA
Bimbingan Belajar Al Qur’an
Khusus Dewasa & Remaja...
Tempat: Kantor LAZIS Sabilillah Piranha
Jl. Ikan Piranha Atas No. 161 A Tunjungsekar, Lowokwaru - Malang
Segera hubungi dan daftarkan
diri anda atau keluarga Anda...
Hubungi:
Tlp: 0341-4376460