The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang

Dapatkan terus Update info LAZIS Sabilillah dengan Follow :
Website : httsp://lazissabilillah.com
Instagram : @lazissabilillahcom
Youtube : lazis sabilillah
Twitter : @lazissabilillah
Facebook Page : @lazissabilillahcom
Telegram : https://t.me/lazissabilillahcom
Majalah Digital : https://anyflip.com/homepage/zdufl

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Lazis Sabilillah Malang, 2021-03-18 13:47:43

Edisi 143 Agustus 2016 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang

Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang

Dapatkan terus Update info LAZIS Sabilillah dengan Follow :
Website : httsp://lazissabilillah.com
Instagram : @lazissabilillahcom
Youtube : lazis sabilillah
Twitter : @lazissabilillah
Facebook Page : @lazissabilillahcom
Telegram : https://t.me/lazissabilillahcom
Majalah Digital : https://anyflip.com/homepage/zdufl

Profil Santunan Sabilillah News

Alwan, Anak Asuh LAZIS Sabilillah Hanya yang Memakmurkan Masjid

Lulusan Terbaik UGM





































Kolom Utama

Informasi Layanan:
(0341) 491 677 / 089 8000 8078
PIN BB: 2A05EDB4














Rekening Kami



Bank BNI Syariah: Bank Mandiri:
Zakat : 111 333 9914 Zakat : 144 0000 111119
Shodaqah : 111 333 9946 Shodaqah : 144 0000 222221
Yatim : 111 333 9925 Yatim : 144 0000 777778

Bank BTN Syariah: Bank Syariah Mandiri:
Zakat : 70 6204252.1 Zakat : 029 0144 000
Shodaqah : 70 6204255.2 Shodaqah : 029 0144 401

Bank Muammalat: Bank BCA:
Shodaqah : 711 0010 373 Zakat : 0111 8855 31
Zakat : 711 0010 374 Shodaqah : 0111 8859 31
Yatim : 711 0010 375
Bank BNI:
Bank BRI: Zakat : 09 128 128 04
Shodaqah : 0051 01 002222 302
Shodaqah : 09 128 128 48

Bulan Perjuangan



SALAM silaturahim kami sampaikan kepada seluruh pembaca dan
pendukung setia program – program LAZIS Sabilillah. Mengawali
terbitnya majalah dakwah serta laporan bulanan yang kesekian kalinya,
kami patut sampaikan ucapan terima kasih setingi-tingginya atas
segala amanah dan kepercayaan yang telah tersampaikan melalui
LAZIS Sabilillah.
Bulan Agustus, yang juga merupakan bulan peringatan perjuangan
segenap Rakyat Indonesia yang ditandai dengan dibacakannya proklamasi
kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 lalu, kini harapan besar dari
semangat kemerdekaan tersebut ialah dapatnya tercipta gerakan –
gerakan yang benar- benar mengemban misi memerdekakan dan
merubah dari arah negative menjadi positif. Sejalan dengan visi dan
misi dari lembaga sosial ini. Dalam edisi kali ini, selain membahas
persiapan dan pentingnya ibadah Qurban, LAZIS juga menyampaikan
kabar gembira dari salah satu anak asuh Bapak / Ibu Muzaki setia
sekalian. Yang mana dibulan ini kelulusannya menempuh kuliah di
UGM menjadi kado kemerdekaan salah satu putra binaan kebanggaan
kita bersama.
Selain itu, akan diulas juga progress program SEI Sabilillah Entreprenaur SEBUAH ungkapan yang amat indah “bekerjalah untuk
Institut yang hampir berusia 1 tahun, setelah menggelar beberapa duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya dan
rangkaian persiapan kelas pembinaan khusus untuk mustahik, kini beramalah untuk ahiratmu seolah-olah engkau akan mati
bulan ini kembali menggelar sebuah program yang mengajak mahasiswa esok pagi”. Jangan sampai ketika beribadah kepada Allah
– mahasiswi untuk bersaing berkompetisi berwirausaha. Dengan tema SWT seperti;sholat, justru memikirkan dunia dan jangan
Kompetisi Wirausaha Untuk Mahasiswa. Memperebutkan Modal sampai ketika sedang bekerja malas-malasan dengan alasan
berwirausaha dari LAZIS Sabilillah. Mencetak generasi Pengusaha ingat ahirat.
Muslim dari Masjid untuk masyarakat. Ketahuilah dunia itu adalah ladang ahirat. Setiap langkah
Selain itu, kado bagi semangat kemerdekaan juga datang dari kabar kaki dan gerakan tangan bahkan anggota tubuh akan
gembira bahwa masjid Sabilillah menjadi peserta terbaik pertama bernilai ibadah dengan catatan niatnya baik dan baik karena
tingkat provinsi Jawa Timur, dalam kategori Masjid Besar Percontohan. Allah SWT. Sekecil apapun akan dicatat dan kelak akan
Akhirnya dengan banyaknya target, rencana dan hasil positif semoga ditampakkan. Itu bisa terlaksana jika seseorang memiliki
membara pula semangat untuk selalu menebar manfaat. LAZIS ilmu. Betapa pentingnya ilmu itu sampai-sampai ada
Sabilillah, milik bersama untuk maslahat dan maju bersama. Insya makalah yang mebgatakan”barangsiapa ingin duniawi
Allah. (Red) wajib baginya berilmu, barangsiapa ingin uhkrowi wajib
baginya berilmu”. Ilmu itu ibarat penerangan dan cahaya
agar seseorang tidak tersesat di dalam kegelapan.
Seorang Kyai sering berpesan agar supaya seorang santri/
mahasiswa yang belajar ilnu agama memperhatikan etika
(toto kromo) terhadap ilmu, guru, orangtua bahkan lingkungan
sekitarnya. Bahkan seorang yang sedang mengunduh ilmu
Syi’ar harus memulyakan keluarga gurunya. Ada tiga perkara, jika
Makna Qurban ...................................................................................... 4 dilakukan oleh orang sedang belajar ilmu agama atau Al-
Kolom Utama
Pelayanan Qurban One Stop Service Masjid Sabilillah ................................ 5 Quran, maka ilmu itu akan sirna dan hilang.
Ekonomi Islam Pertama: orang sedang belajar agama harus menghindari
Jadilah Wirausaha ................................................................................. 6 segala jenis maksiat. Seperti pergaulan antara laki-laki
Min Nuril Islam dan wanita. Apalagi sering naik motor boncengan, padahal
Yang Menguasai di hari Pembalasan (3-Habis) ......................................... 7 belum menikah. Siapapun orangnya dan dimanapun
Ulasan Lembaga tempatnya, orang seperti ini tidak akan mendapatkan
Mahasiswa Malang Melek Zakat, Why Not? ................................................... 8 cahaya Allah SWT. Ilmu itu cahaya dan cahaya itu tidak
Kisah Teladan akan tembus terhadap orang yang berlumuran maksiat.
Habib Abdul Qodir Bilfaqih dan Abdullah Ibn Abdul Qodir .......................... 9 Bersambung ke halaman 15
Doa, Potret Kegiatan ................................................................. 10-11
Renungan
Merdeka Bangsa Dan Agamaku ............................................................. 12
Program Amanah
Gemar Menabung Demi Masa Depan ...........................................................13
Konsultasi
Konsultasi Agama, Kesehatan, .................................................... 14-15
Profil Santunan
Alwan, Anak Asuh LAZIS Sabilillah Lulusan Terbaik UGM ............................. 16 PENASEHAT : Prof Dr KH M Tholchah Hasan, KH Mas’ud Ali, MAg
Sabilillah News PENANGGUNG JAWAB : Prof. Dr. M. Mas’ud Said, MM
Hanya yang Memakmurkan Masjid ......................................................... 17 PIMRED & REDPEL : Khoirul Anwar, Mochammad Sholeh
Laporan Keuangan Sidang Redaksi : Agus Syamsuddin, Anas Basori, Sulaiman
Periode Bulan Juli 2016 .................................................................. 18 Distribusi & Iklan : Heru Pratikno, Yosman Ardiansyah, Mafaza

Makna Qurban





“Sesungguhnya Kami telah memberimu nikmat yang banyak.
Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan sembelihlah kurban.”

(Al-Qur’an: Al-Kautsar 1-2)

enghitung hari demi hari Allah ini serta nikmat-nikmat lainnya.
usia kita makin berkurang, Seyogianya menyembelih binatang
Mwaktu berputar semakin ternak (qurban) atas orang yang
cepat terasa, rambut kita barangkali mampu secara material dan orang-
tidak sehitam yang dulu, warna orang yang menjalankan ibadah
kulit kitapun mulai berubah tak haji dalam rangka mensyukuri
secerah saat itu. Belum lagi, nikmat Allah SWT.
amalan-amalan kita barangkali Keempat, Ibadah kurban juga
tidak bertambah, justru setiap akan menimbulkan kesadaran dalam
harinya malah semakin berkurang pengorbanan materi, ke sadaran
dan akhirnya keberkahan pun tak akan pentingnya kese tiakawanan
kunjung datang untuk menopang sosial sebagai upaya menumbuhkan
kehidupan kita agar lebih bermakna. integritas sosial masyarakat. Hikmah-
Memotret cerita Nabi Ibrahim hikmah ter sebut tentu cukup relevan
a.s, sebuah pengorbanan yang dan membantu saudara-saudara
dilandasi dengan rasa tulus dan kita yang sekarang sedang
taat demi perintah Tuhan-Nya. mengalami kesulitan hidup. Dan
Tidak semua orang pada saat ini perintah berkurban sebagai makna
mampu untuk merelakan sesuatu diantaranya: sekarang merupakan tempat me- agar kita juga selalu memelihara
ketika itu menurutnya sangatlah Pertama, Jika Hari Raya Idul Fitri lontar Jumrah Wustha (per- hubungan baik dengan sesama
berharga, atau sulit untuk dilupakan, merupakan suatu manifestasi dari tengahan). Iblis beralih menggoda manusia, terutama untuk saling
dan masih banyak lagi keinginan rasa gembira setelah sebulan penuh Nabi Ismail As yang dianggap bantu dan saling tolong-menolong.
manusia yang tidak ingin dikor- menjalani latihan pengendalian diri masih rapuh keimanannya. Namun Kita sembelih hewan kurban,
bankan dengan dalil bahwa dan perang melawan hawa naf- sebaliknya, justru dari awal Ismail kemudian kita bagikan dagingnya
semuanya harus ada konsekuensi su. Sedangkan Hari Raya Idul Adha memiliki pendirian yang teguh dan kepada mereka yang kurang mampu
tertentu (sebab-akibat). adalah wujud dari keimanan dan meyakini bahwa perintah (pe- sebagai wujud kesetia kawanan
Baiklah, barangkali rekan-rekan ketakwaan serta kepatuhan terhadap nyembelihan dirinya) itu langsung terhadap sesama. Allah SWT tidak
semua telah memahami dan pernah Sang Khaliq, Allah SWT. dari Allah SWT. Maka, Ismail pun minta apa-apa dari kita kecuali kita
membaca bahkan mendengar Kedua, Memperlihatkan ketaatan mengambil batu dan melem- disuruh mensyukurinya dengan
cerita tentang ketabahan Nabi seorang hamba yang sempurna parkannya pada iblis. Inilah yang mendirikan salat sebagai ibadah
Ibrahim a.s terhadap putranya Nabi kepada Allah Yang Maha Agung. dimaksud dengan Jumrah Aqabah utama dan menyembelih kurban.
Ismail yang konon telah dijadikan Makna hakiki dari ibadah kurban yang (Islam Digest, Ahad, 25 Oktober Perintah salat sebagai hakikat dalam
kurban atas izin Allah. Ya, benar diwajibkan kepada seorang muslim 2009). Syariat berkurban yang mensyukuri nikmat Allah. Kita
itulah adanya. yang memiliki kemampuan adalah diturunkan Nabi Ibrahim As kepada diwajibkan untuk selalu memelihara
Detik waktu terus berjalan. Tak ‘kerelaan berkurban’ se bagaimana Nabi Muhammad SAW dan umatnya hubungan baik dengan Sang Khalik
terasa, sebentar lagi kita selaku dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As, memiliki makna dan hikmah yang yang telah me ngucurkan nikmat
umat islam akan mengadakan Nabi Ismail As dan Siti Hajar. besar bagi umat Islam. yang begitu banyak kepada kita.
suatu hari dimana pada hari itu Mereka rela berkurban demi Ketiga, Menunaikan kewajiban Kelima, Makna yang tersirat
ada beberapa orang yang ber- kepatuhan dan ketaatannya kepada bersyukur kepada Allah SWT, berupa dalam berkurban itu ialah berkurban
bon dong-bondong untuk me- perintah Allah SWT. Saat itu, sedikit nikmat tebusan. Di mana Allah SWT (berinfak fi sabilillah) yaitu berinfak
nyumbangkan hasil ternaknya kita menoleh ke belakang, Nabi sudah menjadikan orang yang me- di jalan Allah SWT, seperti menolong
(sapi, kambing, kerbau,dll) untuk Ibrahim As diperintahkan oleh Allah nyembelih binatang ternak termasuk fakir miskin, anak yatim, membantu
dijadikan sebuah hewan kurban SWT untuk menyembelih putranya, orang yang bersedekah dari nikmat- orang yang sedang ditimpa musibah
di masjid-masjid. Insya Allah, Hari Ismail As, tiba-tiba datanglah iblis Nya, bukan termasuk orang-orang dan lain sebagainya. Rasulullah
Raya Idul Adha tahun ini (10 yang meminta Ibrahim agar fakir yang berhak menerima sodaqah. SAW dalam sebuah hadistnya juga
Dzulhijjah 1433 H) bersamaan mengurungkan niatnya. Ibrahim Dan tidak diragukan lagi ini merupakan menegaskan: “Barangsiapa yang
dengan tanggal 26 Oktober 2012 mengetahui bahwa upaya yang nikmat yang besar. Seperti yang mampu untuk berkurban tapi ia
M, hari Jum’at. Kita semua ber- dilakukan iblis itu bertujuan agar ditegaskan Allah SWT dalam firman- tidak berkurban, maka jangan
harap, semoga ada keistimewaan dirinya tergoda dan tidak menaati Nya yang artinya: dekati tempat salat kami.” Sebagian
tersendiri dari Hari Raya Idul Adha perintah Allah SWT. Karena itu, “Sesungguhnya Kami telah ulama menyatakan hukum me-
tahun ini, yakni mampu menjadikan Ibrahim lantas mengambil tujuh memberimu nikmat yang begitu nyem belih kurban bagi yang sudah
diri kita menjadi insan Allah yang buah batu dan melemparkannya banyak. Maka laksanakanlah salat berkemampuan adalah sunnat
semakin gemar beribadah, taat kepada iblis. Inilah yang dinamakan karena Tuhanmu dan sembelihlah muakkad atau sunnat yang sangat
dan patuh, serta senantiasa selalu Jumrah Ula (pertama). Tidak ber- kurban. Sesungguhnya orang yang dianjurkan. Dengan bahasa lain,
memperbaiki diri termasuk terus hasil menggoda Ibrahim, iblis dalam membencimulah yang terputus.” bagi mereka yang telah memiliki
memperbaiki iman dan takwa wujud aslinya lantas mem bujuk (QS Al-Kautsar : 1-3). kemampuan untuk berkurban
kepada Allah SWT. Siti Hajar agar segera melarang Dalam surat Al-Kautsar di atas disunnahkan menyembelih paling
Pengorbanan sekaligus Kisah Ibrahim yang bermaksud me- telah mengingatkan kita semua tidak seekor kibas atau kambing.
nabi ibrahim as telah memberikan nyembelih putranya tersayang, bahwa sudah begitu banyak nikmat Atau boleh juga dengan sepertujuh
pelajaran berharga untuk kita Nabi Ismail. Namun Siti Hajar juga yang kita terima dari-Nya mulai sapi, yakni menyembelih seekor
semua. Adapun beberapa pelajaran menolak dan melemparinya dengan dari nikmat hidup yang sehat, rezeki sapi untuk 7 orang peserta kurban.
berharga yang dapat kita petik batu ke arah iblis. Lokasi ini dan kelapangan hidup di bumi Wallahuallam

4 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

PELAYANAN adalah salah satu kunci satu masjid percontohan di Jawa Timur yang dis tribusi. Penyerahan hewan qurban kepada
kesuksesan dalam sebuah lembaga apapun telah memberikan pelayanan yang optimal pada panitia yang dibeli dari luar pelayanan masjid
yang berhubungan dengan orang. Pelayanan jamaah, salah satu pelayanan baik tersebut adalah masih diberikan beban operasional pe nyem-
juga merupakan strategi lembaga dalam pelayanan ibadah qurban. Dimana dimasjid belihan dan distribusi. Persiapan
berharap kepercayaan pada orang yang di Sabilillah telah memberikan pelayanan One Penyembelihan juga telah dipersiapkan
layaninya. Pelayanan juga dipakai pedagang Stop Service dalam pelayanan qurban. One bersama tenaga-tenaga ahli yang sudah
untuk mengambil hati pelanggannya. Bahkan Stop Service dimaksudkan adalah segala keperluan mendapatkan pelatihan menyembelih yang
Pelayanan bisa dipakai sebuah lembaga, pelaksanaan qurban Masjid Sabilillah sudah syar’i dan bersertifikat. Sarana peralatan
pedagang atau usaha untuk memenangkan dalam satu pelayanan. Dimana dalam pelaksanaan yang moderen telah di siapkan untuk mem-
persaingan dalam menarik minat pelanggan. qurban, Masjid Sabilillah telah menyediakan percepat proses pengulitan dan pemotongan
Lembaga masjid atau ketakmiran juga hewan qurban agar tidak menyulitkan muqorrib daging. Sarana pencucian bagian dalam
semestinya membuat atau menciptakan strategi (Peng-qurban) dalam mencari hewan qurban juga dibuat agar memenuhi kaidah syar’I
pelayanan yang optimal bagi ja maahnya. diluar, yang harus mengeluarkan transportasi dan tidak tercampur dengan daging. Pada
Karena masjid didatangi orang 5 kali minimal untuk membawa ke panitia qurban. Kapan prisnsipnya muqorrib dipersilahkan/di bo-
dalam sehari. Masjid masih mengandalkan waktunya akan dibawa ke tempat panitia qurban, leh kan untuk menyembelih qurbannya sendiri
infaq untuk operasional masjid per bulan dan masjid Sabilillah telah menyiapkan transportasi jika berkenan untuk melakukannya sendiri
itu tidak ada lain selain dari para jamaah. kirim dimana dalam masa menunggu muqorrib dan akan dipandu oleh para tenaga ahli.
Maka Masjid diharapkan sesuai fungsinya tidak lagi ada biaya tambahan termasuk makan Dalam pelaksanaan penyembelihan, masjid
untuk mampu memberikan pelayanan yang hewan qurban yang sudah ditanggung oleh juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan
optiml untuk jamaah, agar jamaah mudah masjid. Hewan qurban akan diantarkan ketempat Kota Malang untuk mengawasi proses pe-
memberikan infaqnya untuk kebutuhan masjid. panitia yang di kehendaki oleh muqorrib. nyembelihan dan meneliti bagian dalam
Ibadah qurban sebagai kebutuhan jamaah Selain Penyediaan Hewan, Masjid Sabilillah hewan yang sudah di sembelih untuk melihat
untuk menyalurkan hewan qurbannya setiap juga menyiapkan panitia penyembelihan jika ada hewan yang berpenyakit yang mem-
tahun juga harus menjadi sasaran manajemen hewan qurban sekaligus pendistribusiannya bahayakan untuk kesehatan. Bagian pe-
masjid untuk memberikan pelayanan yang jika muqorrib hendak menyerahkan amanatnya nyem belihan, pengulitan, pencucian, pe-
baik untuk jamaah. Artinya, manajemen kepada panitia Masjid Sabilillah. Pada da- mo tongan ,penimbangan, pembungkusan
pengelolaan amanat qurban dari jamaah sarnya biaya operasioal penyembelihan dan hingga pendistribusian sudah di atur masing
harus dipersiapkan, direncanakan dan distribusi adalah menjadi tanggung jawab – masing bagian agar bisa ter’awasi
direalisasikan dengan baik dan sempurna. pengqurban, namun bagi muqorrib yang kebersihan, ke sehatan dan kesyar’iannya.
Masjid Sabilillah adalah masjid besar terpilih menyerahkan hewan qurbannya ke panitia Untuk pendis tribusiannya juga dibagi 3
di Kota Malang yang sudah mendapatkan predikat masjid biaya sudah termasuk perawatan katagori penyaluran. Di salurkan kepada
I sebagai masjid percontohan di Jawa Timur selama menunggu dan biaya operasional muqorrib (yang berkurban) jika berkenan
(agustus 2016). Sebagai pelaksanaan penyembelihan mendapatkan sebagian daging atas qurbannya.
dan Disalurkan untuk interen karyawan masjid
dan sebagian wilayah domisili karyawan.
Dan di distribusikan ke daerah wilayah
Kota dan Kabupaten Malang untuk daerah-
daerah minus qurban termasuk panti asuhan
dan pondok pesantren wilayah pinggiran
Kota Malang. (LAZIS)















Majalah Komunitas Sabilillah 5
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

MENJADI wirausaha atau terus menerus dilakukan ditiru dan rawan gagal karena berlalunya
tidak menjadi wirausaha, oleh siapapun yang peduli waktu sehingga trend produk tersebut
sesungguhnya merupakan terhadap masa depan dirinya, telah selesai.
pilihan hidup terbaik. Kenapa keluarga dan masyarakat. Ketiga, wirausaha dimulai dari
de mikian ? dengan ber- Dengan demikian, mas ya- berpikir kreatif dalam melihat peluang
wirausaha, dapat mengurangi rakat dan negara dapat men- dan meningkatkannya (Inovative
ketergantungan hidup kepada jadi lebih mandiri. Ke- Entrepreneur). Jika mau berfikir positif,
fihak lain, meningkatkan O l e h : manfaatan yang dikreasikan semua keadaan adalah peluang dalam
kratifitas dan inovasi serta juga lebih banyak, dan bisnis. Kondisi jelek jika dilihat dalam
mengarahkan kehidupan untuk Noor Shodiq Askandar inovasi yang diciptakan sudut positif akan menjadi peluang
menjadi pelopor dalam setiap Wakil Rektor 2 Universitas dapat menjadi keunggulan bisnis yang menjanjikan, tapi jika dari
kehidupan. Menjadi wirausaha Islam Malang tersendiri dalam me me nang- sudut pandang negatif, justru akan dapat
juga menjadikan kehidupan kan persaingan, baik lokal, merugikan. Menurut Dahlan Iskan,
yang lebih bermanfaat bagi orang lain, regional, nasional, maupun internasional. kreatifitas dan inovasi adalah salah
memberikan peluang kerja, peluang Menurut Ciputra (2009), motif menjadi satu kunci sukses dalam berwirausaha.
kerjasama serta kesempatan untuk wirausaha ada bermacam-macam. Dengan ini pula, kesuksesan yang diraih
memberikan yang terbaik bagi banyak Seseorang menjadi wirausaha bisa akan dapat berjangka panjang. Oleh
orang. Dalam Islam juga diajarkan karena beberapa sebab, antara lain. karena itu, hindarilah berfikir negatif
pentingnya manusia untuk selalu Pertama, pilihan menjadi wirausaha dalam usaha, jauhkan perasaan takut
berusaha merubah nasib kehidupannya. karena terpaksa dan desakan kebutuhan gagal, dan buang jauh-jauh ke-
Allah swt juga telah memberikan hidup (Necessity Entrepreneur). Motif tidakberanian.
peringatan ”Allah swt tidak akan ini biasa juga terjadi pada beberapa Sesungguhnya yang perlu dilakukan
merubah nasib suatu kaum, kecuali kalangan masyarakat. Tidak apa-apa untuk memulai wirausaha adalah
mereka mau merubahnya”. awal karena terpaksa, tapi saatnya nanti merubah pola pikir dari takut menjadi
Di Indonesia, wirausaha juga masih akan merasakan manfaat yang besar. pemberani, dari peniru menjadi kreator
menjadi barang langka. Statistik Kedua, wirausaha juga karena dimulai dan inovator, serta dari cara berfikir
menunjukkan ratio 0,24 persen. Kondisi dengan meniru-niru bisnis yang sedang negatif menjadi pola pandang yang
ini masih jauh dari ratio normal yang ngetren (Replicative Entrepreneur). positif, sehingga tidak perlu merasa
seharusnya, sehingga bisa jadi tidak Awalnya tidak masalah dimulai dari kalah sebelum bertanding. Berfikirlah
bagus bagi proses pembangunan negara. meniru, tapi selanjutnya harus mencip- untuk menang, maka kita akan dapat
Oleh karena itu harus selalu digelorakan takan keunggulan tersendiri atas usaha memenangkan persaingan. Berfikirlah
dan ditumbuhkan jiwa wirausaha bagi yang dijalankan. Sebab tidak demikian, sukses, insyaallah akan diberikan
seluruh masyarakat Indonesia. Untuk usaha yang meniru tidak akan bisa kesuksesan oleh Allah swt. Bagaimana
itu membangun jiwa wirausaha harus sukses terus, apalagi melampaui yang dengan anda? (*)


6 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Yang Menguasai di hari Pembalasan





Yang Menguasai





di Hari Pembalasan



O l e h :
Bagian: 3 (Habis) - H. Anas Basori Alwi


ISLAM membawa kepastian tentang
adanya hari Pembalasan terhadap semua
perbuatan yang telah dikerjakan manusia -

selama hidupnya biar pun besar atau
kecil. Firman Allah :

-



Barang siapa yang mengerjakan

-
kebaikan seberat zarrah pun niscaya dia

akan melihat (balasan)nya. Dan barang
siapa mengerjakan kejahatan seberat



zarah pun niscaya akan melihat (balasan)
-
nya pula. (Q.S Az-Zalzalah: 7-8)

- –
Naseahat ‘Ali bin Abi Thalib ini mestinya pembuat onar yang tak dapat dipegang


memotivasi kita untuk memperbanyak oleh pengadilan di dunia ini. Lebih-lebih



Di kala datang hari itu, tidak ada amal shalih di dunia, agar kelak di akhirat kalau yang melakukan kejahatan atau
aniaya itu orang yang berkuasa, pembesar
kita bisa memetik buah manis dari amalan

seorangun yang berbicara, melainkan tersebut. Sebab jika kita telah memasuki dan lain sebaqgainya. Maka biar pun

-

dengan izin-Nya; Maka di antara mereka hari itu, kesempatan untuk beramal telah kejahatan dan aniaya itu telah menimpa



ada yang celaka dan ada yang berbahagia. tertutup rapat. Tidak ada lagi kesempatan seluruh bangsa tidaklah digugat orang,



(QS. Hud: 105 ) melakukan shalat satu raka’at atau berdzikir malah dia tetap dipuja dan dihormati.

Nasehat ‘Ali bin Abi Thalib – satu kata-pun, guna menambah timbangan Maka di manakah akan didapat gerangan
-

– – amal kebajikan. Dalil ‘Aqli Tentang Hari keadilan itu, kalau tidak ada nanti mahkamah

Pembalasan Kepercayaan ten tang adanya yang lebih tinggi, yaitu mahkamah Allah

di hari kemudian.
hari akhirat, yang di hari itu akan diadakan

perhitungan terhadap perbuatan manusia
- – di masa hidupnya dan diadakan pembalasan
– – yang setimpal, adalah suatu kepercayaan Bukankah Allah hakim yang seadil-

yang sesuai dengan akal. Sebab itu adanya adilnya? (QS.At-Tiin : 8)


hidup yang lain, sesudah hidup di dunia

ini bukanlah saja ditetapkan oleh agama,
- – malah juga ditunjukkan oleh akal. Seseorang
– – yang mau berpikir tentu akan merasa
bahwa hidup di dunia ini belumlah Dan Nuh berseru kepada Tuhannya

sempurna, perlu disambung dengan hidup


Dan ‘Ali bin Abi Thalib berkata : Dunia yang lain. Alangkah banyaknya hidup di sambil berkata: «Ya Tuhanku, Sesungguhnya



berjalan meninggalkan kita dan akhirat dunia ini orang yang teraniaya telah pulang anakku Termasuk keluargaku, dan
berjalan menghampiri kita. Masing-masing ke rahmatullah sebelum mendapat keadilan. Sesungguhnya janji Engkau Itulah yang


memiliki anak. Maka jadilah kalian anak- Alangkah banyaknya orang yang berjasa, benar. dan Engkau adalah hakim yang



anak akhirat dan janganlah menjadi anak- biar kecil atau besar, belum mendapat seadil-adilnya.» (QS. Huud : 45)


anak dunia. Hari ini adalah waktu beramal penghargaan terhadap jasanya. Alangkah

bukan pembalasan, dan kelak adalah hanyaknya orang yang telah berusaha, [1]. Syihabuddin Muhmud Ibnu Abdillah Al-


hari pembalasan dan tidak ada memeras keringat dan peluh, membanting Husaini Al-Alusi,Tafsir Al-Alusi, Al-Maktabah

Asy-Syamilah, bab/juz 1, hal. 57
kesempatan untuk beramal”. (Shahih tulang tetapi belum sempat lagi merasa [2]. Ibdi. Hal. 57


Bukhari, Al-Maktabah Asy-Syamilah, buah usahanya itu. Sebaliknya, alangkah [3]. Lihat Tafsir Jalalain, Al-Maktabah Asy-

juz : 20, hal. 40) banyaknya penjahat-penjahat, penganiaya, Syamilah, bab 4, juz : 1, hal. 3


Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07 7

O l e h :
M. Khoirul Fahmi, S.Pd CH. CHt.



“MAHASISWA yang punya idealitas bersaing di depan para juri, dengan akan dilatih di kelas SEI dan disinergikan
tinggi berhak mendapatkan tempat strategis mempertimbangkan aspek kreatifitas dan dengan mustahiq binaan Lazis. Tidak hanya
di Negara ini”. Anis Baswedan, Ph.D nilai sosialnya. Sehingga diharapkan output materi tentang dunia zakat, manajemen
Mahasiswa merupakan generasi pendobrak dari pada lomba di sabilillah entrepreneur bisnis, serta kewirausahaan sosial, tetapi
bagi suatu bangsa, ide serta perannya sangat institute ini dapat menjadi komunitas bisnis mereka juga akan menmendapatkan pinjaman
ditunggu-tunggu untuk dapat bersinergi dengan sosial yang besar. modal bisnis hingga 10 juta rupiah. SEI
masyarakat, serta menjadikan bangsa ini lebih Kenapa bisnis sosial? Kemiskinan dalam yakin dengan kurikulum terbaru yang didesain
makmur dan mandiri. Posisi mahasiswa seperti dunia sosial merupakan permasalahan yang selama ini akan menghasilkan output yang
ini, dipandang sebagai kesempatan besar bagi besar dan harus segera diselesaikan. Oleh kokoh, kekeh dan keker dalam menjalani
LAZIS Sabilillah Malang untuk mengembangkan karena itu, perlu adanya dukungan sosial bisnis, serta tetap dalam ranah nilai keislaman.
zakat produktif. Dimana melalui program yang besar pula dari berbagai institusi swasta Sehingga dengan adanya program terbaru
terbarunya dan satu-satunya di Indonesia yakni hingga pemerintahan. tidak hanya diberikan ini, kedepan para mustahiq di bawah lembaga
Sabilillah Entrepreneur Institute, dan dibantu dana bantuan zakat dan sedekah dari instansi amil zakat, shadaqah seperti Lazis dan Baznas
oleh Mahasiswa PKL Psikologi UIN Maliki pengelola zakat, tetapi juga harus diberdayakan tidak secara kontinyu menerima bantuan,
Malang, telah menyelenggarakan penjaringan secara teori dan aplikasi melalui pendampingan tetapi mereka juga mempunyai mindset
mahasiswa berbakat di malang raya. Mahasiswa dari institusi pendidikan seperti universitas. pemberi bantuan, atau bisa disebut sebagai
yang siap bersaing di era MEA (Masyarakat karena sesungguhnya, peran akademisi mustahiq. Dengan misi melanjutkan cita-
Ekonomi Asean). sangatlah urgen melihat kompitisi yang cita Rasulullah SAW dalam mewujudkan
Pada tanggal 27 Agustus 2016 kemarin, semakin besar pula. sehingga, program Baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur
Sebuah kompetisi antar mahasiswa se-malang Sabilillah Entrepreneur Institute ini akan (negeri indoneisa yang subur dan makmur,
raya telah sukses diselenggarakan dan mencoba membantu untuk mengkolaborasikan adil dan aman), hal ini bisa terwujud apabila
mengundang perhatian yang cukup besar kedua keahlian yang insyaallah akan mampu didalamnya terdapat para ulama yang berilmu,
dari berbagai perwakilan, baik dari UIN, mencetak Generasi entrepreneur berjiwa pemimpin yang adil, orang kaya yang
UM, UB, UMM dan lain sebagainya. Sekitar sosial untuk Indonesia di masa depan. dermawan dan masyarakat yang terus berusaha
8 kelompok ide bisnis yang lolos telah Oleh karena itu, selama dua bulan mereka dan berdo’a. (SEI:16)

































8 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

o l e h : Habib Abdul Qodir Bilfaqih
Abd Adzim Irsad
dan Abdullah Ibn Abdul Qodir




KOTA Malang memang terkenal dengan rujukan ulama hadis dunia, mulai dari Mesir Habib Sholeh Al-Idrus itu bisa dikatakan
kota pendidikan dan kota santri. Itu sangat (Al-Azhar), Turkey, Yaman, hingga kota ahli hadis terkini dari kota Malang. Puluhan
wajar, karena memang realitasnya, Malang suci Makkah dan Madinah. jadi, kalau ada bukunya banyak menjelaskan seputar ilmu
itu dipenuhi oleh berbagai lembanga pendidikan, santri atau mahasantri belum tidak tahu, hadis. Bahkan, beberapa karyanya menjadi
mulai Formal Education, Non-Formal rasanya dipertanyakan ke-santrianya. rujukan di beberapa negara di Timur Tengah,
Educatioan, hingga Informal Educaitioan. Rupanya, dari masa ke-masa Indonesia seperti; Yaman (Universitas Al-Ahqof), Arab
Hampir setiap jengkal tanah, selalu ada lembaga bukan saja terkenal dengan banyaknya ulama Saudi (Al-Rusaifah), bahkan Madinah, hinga
pendidikan, dan juga pesantren. dan penghafal Al-Quran. Indonesia juga salah kota Mesir. Universitas Al-Azhar Al-Syarif
Banyak sekali lembaga pendidikan unggululan satu negeri yang paling banyak melahirkan Kairo, Mesir pun menggunakan kitabnya
mulai tinkat dasar, hingga tingkat perguruan ulama-ulama dunia. Sebagian dari mereka sebagai bahan ajar mahasiswanya. Dari masa
tinggi, baik negeri maupun swasta. Pendekanya, pernah nyantri di dua kota suci, sebagaimana kemasa, Indonesia, khsusunya kota Malang
masyarkat Malang itu tinggal menentukan penjelasan buku “Ulama’ NU-Santara: Kiprah menjadi rujukan ilmu hadis dunia.
lembaga yang paling tepat untuk masa depan Ulama Nusantara di Tana suci Makkah”. Di dalam kitab “Al-Buldaniyat milik Syekh
putra-putrinya, sesuai dengan ke-inginan dan Sejak ber-abad-abad, putra terbaik Indonesia Usamah Sayyid Al-Azhari”, sebagaimana
seleranya masing-masing. menjadi pengajar, imam, dan rujukan ilmu yang kutib majalah Hidayatullah, “Indonesia
Disamping terkenal dengan kota santrai agama, termasuk Ilmu hadis. Bahkan yang termasuk salah satu wilayah yang dikunjungi
dan penddikan, Malang juga populer dengan terkini, Majalah Hidayatullah menyebutkan dalam memperoleh periwayatan Hadits.
kuliner. Setiap orang yang datang dan bermukim bahwa Habib Sholeh Al-Udrus Malang salah Sejumlah wilayah di Indonesia yang telah
di bumi Arema ini, mereka selalu memanjakan
lidahnya dengan berbagai kelezatan makanan,
mulai makanan dipingir jalan (lesesahan)
hingga restoran yang harganya sangat mahal.
Semua menawarkan beragam makanan yang
enak, nikmat, lezat dan terjangkau.
Bagi seorang muslim harus hati-hati di
dalam memilih makanan yang akan di konsumsi
wajib berlabel halal, atau penjulanya orang
yang bisa dipercaya. Setelah puas memanjakan
lidah dengan berbagai jenis makanan, biasanya
para pendatang juga memanjakan diri dengan
memilih hotel berbintang untuk menginap.
Nah, hotel dikota Malang juga begitu banyak
dan berfariasi, mulai hotel bintang lima, guest
houe hingga bintang Sembilan alias menginap
di masjid (pesantren).
Ketika membicangkan Kota Malang,
rasanya tidak ada habisnnya. Karena malang
Malang memang begitu menakjubkan dan
mempesona. Ada yang mengatakan, kalau
Kota Malang itu seperti Serpihan Surga di
Nusantara. Bukan karena banyaknya lembaga
pendidikan dan pesantren, tetapi juga udara,
pemandangan, bahkan tempat wisatanya
begitu menyenangnkan. Sampai suatu ketika
peserta Meminar Internasional dari Sudan
mengatakan “Ini adalah surga dunia”. santri Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki dijelajahi yaitu Jakarta, Malang, Banjar,
Tidak sempurna rasanya jika membincngkan Makkah, sekaligus menantu Habib Abdul dan Martapura. Di wilayah itu Syaikh Usamah
Kota Malang ini, tetapi tidak membicangkan Qoqdi Bilfaqi pesantren Darul Hadis Malang, menemui ulama yang memiliki periwayatan
Malang sebagai Pusat ilmu agama dan ilmu sekaligus Ahli Hadis asal Malang. Hadits yang bersambung hingga Rasulullah
hadis. Bagi seorang santri atau mahasantri Bahkan ketika saya berjumpa dengan Habib SAW untuk meminta periwayatan darinya”.
(sebutan mahaiswa yang sekaligus nyantri) Sholeh Al-Idrus, saya begitu senang, karena Bahkan Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki,
belum sempurna pengembaraannya jika beliau selalu memberikan karya-karya ilmiahnya dimana sebagian besar ulama Nusantara
belum kenal sebuah pesantren yang bernama yang sangat bagus dan menarik untuk dibaca. pernag ngaji (nyanti) kepada beliau menyebut
“Darul Hadis Al-Fiqhiyah” yang terletak Beliau pernah menyampaikan ada sekitar 42 “Habib Al-Qodir bilfqih Malang” sebagai
di JL. Aris Munandar. Pesantren ini bukan judul kitab yang sudah di tulisnya. Barangkali, guru dalam ilmu hadis.
saja terkenal di Nusantara, melaikan dunia. sekarang sudah (2016) sudah mencapai 50 Wajar, jika kemudian pada tulisan
Sebab, pendiri pesantren Darul Hadis Al- judul kitab. Sebagiab besar menggunakan mengangkat “ Sayyid Al-Kutib Abdul Qodir
Fihiyah pesantren Ahlussunah Waljamaah, bahasa Arab fushah, yang mudah dimegerti bil Faqih” seorang ahli hadis dari Kota
seorang ahli hadis tingkat dunia, dan menjadi oleh para pembaca. Malang... (bersambung)

Majalah Komunitas Sabilillah 9
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

...di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada
Al Quran, dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang
tidak beriman kepadanya. Tuhanmu lebih mengetahui tentang

orang-orang yang berbuat kerusakan.
(Qs: Yunus; 40)
















Proses penyerahan bantuan sembako untuk masa satu tahun khusus untuk lansia fakir dan mis-
kin terus dilaksanakan oleh LAZIS Sabilillah, sesuai dengan kriteria dan persayaratan yang telah
ditetapkan oleh lembaga. Tidak hanya diwilayah Kota Malang bahkan beberapa juga ada diwilayah
Kabupaten Malang Berikut dokumentasi beberapa penerima bantuan:






















Di wilayah RT. 02 RW. 3 Kelurahan Mojolangu penyerahan bantuan Selain ketua RT, dibeberapa tempat lem- Dibantu oleh koordinator lingkungan
diterima oleh Bapak Ketua RT setempat untuk didistribusikan untuk baga juga bekerja sama dengan tokoh yang juga pengurus masjid Sabilil-
beberapa lansia. masyaarakat setempat dalam penyera- lah satu persatu bantuan diserahkan
han bantuan sembako. secara simbolis.























Mbah Sarmini usia 62 tahun penerima bantuan Mbah Aminah, usia 68 tahun beralamat di Bahagia walaupun tidak seberapa, mbah Paini
beralamatkan desa Borosekaran Pakis, Kabupaten Desa Borosekaran Pakis, juga menerima menerima bantuan sembako untuk lansia di desa
Malang. bantuan. Saptorenggo Pakis Kabupaten Malang.


10 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Doa Mohon Dijauhkan Dari Fitnah











Kepada Allahlah Kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan
Kami sasaran fitnah bagi kaum yang›zalim….
















Lomba Masjid Besar percontohan telah selesai dilaksanakan, berikut dokumentasi ketika
kunjungan beberapa waktu lalu di Masjid Sabilillah. Serta diserahkannya piala penghargaan
kepada Ketua Yayasan Sabilillah Sebagai pemenang lomba Masjid Percontohan tingkat
Provinsi Jawa Timur:


























Tim Kemenag Provinsi Jawa Timur didampingi oleh Kepala Bidang Audiensi juga dihadiri oleh beberapa pengurus takmir, tim LAZIS dan
BIMAS ISlam Kota Malang. tim Auditor Yayasan Sabilillah.






















Penyerahan Trophy terbaik 1 masjid besar percontohan tingkat provinsi Foto bersama ketua Yayasan Sabilillah diapit oleh Kepala Kanwil Jawa
jawa timur diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa TImur. Timur, kepala Bimas Kemenag Kota Malang.

Majalah Komunitas Sabilillah 11
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Oleh:
Ust. Ahsan Subur






KEMERDEKAAN memiliki beragam makna. ayat Alquran. Rezim Firaun merupakan diutus 14 abad silam, Nabi Muhammad
Proklamasi 17 Agustus 1945 yang dibacakan representasi komunitas yang menyombongkan menghadapi sebuah masyarakat yang
Soekarno tidak secara eksplisit menerangkan diri dan sok berkuasa di muka bumi mengalami tiga penjajahan sekaligus:
apa makna kemerdekaan bagi bangsa (mustakbirun fi al-ardh). Keangkuhan rezim disorientasi hidup, penindasan ekonomi,
Indonesia. Ketika Soekarno menyatakan penguasa ini membuat mereka tak segan dan kezaliman sosial. Disorientasi hidup
kemerdekaan bangsa Indonesia, tentu yang membunuh dan memperbudak kaum laki- diekspresikan dalam penyembahan patung
dimaksudnya adalah kemerdekaan dari laki bangsa Israel dan menistakan kaum oleh masyarakat Arab Quraisy. Rasulullah
penjajahan Bangsa asing. Tetapi apa makna perempuannya. Keangkuhan inilah yang berjuang keras mengajarkan kepada umat
kemerdekaan itu bagi rakyat Indonesia mendorong Musa tergerak memimpin manusia untuk menyembah Allah Yang Maha
merupakan tugas para generasi setelahnya bangsanya untuk membebaskan diri dari Esa dan meninggalkan ‘’tuhan-tuhan’’ yang
untuk menjawabnya. Karena itu, dalam penindasan, dan akhirnya meraih kemerdekaan menurunkan harkat dan derajat manusia
Pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa sebagai bangsa yang mulia dan bermartabat (QS Luqman:13; Yusuf:108; Adz-Dzaariyaat:56;
kemerdekaan adalah pintu gerbang menuju (QS Al-A’raaf:127, Al-Baqarah:49, dan Al-Jumu’ah:2). Penindasan ekonomi itu
cita-cita kebangsaan dan keindonesiaan Ibrahim:6). dilukiskan Alquran sebagai sesuatu yang
yang sejati. Mengakhiri Keangkuhan membuat kekayaan hanya berputar pada
Apa makna kemerdekaan bagi kita? Sebagai Seperti halnya kisah sukses Nabi Musa, kelompok-kelompok tertentu saja (QS Al-
bagian terbesar dari bangsa Indonesia, umat Proklamasi 17 Agustus 1945 hakikatnya Hasyr:7). Rasulullah mengkritik orang-orang
Islam dapat mengambil makna kemerdekaan juga merupakan momen yang mengakhiri yang mengumpulkan dan menghitung-hitung
tersebut dari Alquran. Dalam kitab suci ini episode keangkuhan dan penindasan rezim harta tanpa memedulikan kesejahteraan
ditunjukkan berbagai kisah kemerdekaan kolonial. Sebuah keangkuhan yang membuat sosial dan keadilan ekonomi (QS Al-
orang-orang terdahulu yang dapat mengilhami bangsa kita miskin dan terhina selama ratusan Humazah:1-4; Al-Maa’uun:2-3). Rasulullah
kita, bagaimana seharusnya menjadi bangsa tahun. Namun jangan lupa, berakhirnya mengkampanyekan pembebasan budak,
merdeka di era globalisasi. keangkuhan dan penindasan rezim kolonial kesetaraan laki-laki dan perempuan, dan
Pertama, makna kemerdekaan dapat tidak serta merta membebaskan rakyat kesederajatan bangsa-bangsa. Dalam khutbah
diambil dari kisah Nabi Ibrahim ketika ia Indonesia dari keangkuhan dan penindasan terakhirnya di Arafah, saat haji wadaí, beliau
membebaskan dirinya dari orientasi asasi rezim lain dalam bentuk yang berbeda. Tugas menegaskan bahwa tak ada perbedaan
yang keliru dalam kehidupan manusia. Dalam terberat dari sebuah bangsa merdeka antara hitam dan putih, antara Arab dan
Surat Al-An’am Ayat 76-79 dikisahkan sesungguhnya adalah bagaimana non-Arab. Semuanya sama di mata Tuhan.
perjalanan spiritual Nabi Ibrahim dalam mempertahankan kemerdekaan dirinya Tidak ada celah yang membedakan manusia
mencari Tuhan. Pencarian spiritual tersebut sebagai bangsa merdeka, serta bebas dari satu dengan manusia lainnya, kecuali tingkat
merupakan upaya Ibrahim dalam hegemoni internal dan eksternal yang ketakwaan mereka kepada Tuhan-Nya (QS
membebaskan hidupnya dari orientasi hidup menindas. Merdeka dari hegemoni penindasan Al-Hujuraat:13). Apa makna kemerdekaan
yang diyakininya keliru, namun hidup subur internal berarti bebas dari penguasa-penguasa bagi kita? Sebagai bagian terbesar dari
dalam masyarakatnya. Seperti diketahui, pribumi yang bertindak dan bertingkah laku bangsa Indonesia, umat Islam dapat
masyarakat Ibrahim saat itu menyembah laksana penjajah asing. Kita memerlukan mengambil makna kemerdekaan tersebut
berhala. Bagi Ibrahim, penyembahan terhadap pemerintahan yang sayang dan cinta kepada dari Alquran. Alangkah indahnya jika bangsa
berhala merupakan kesalahan besar. Sebab rakyatnya sendiri. Tidak hanya cinta sebatas Indonesia mampu memaknai kemerdekaannya
manusia telah melakukan penghambaan bibir, namun juga mencintai dan mengayomi seperti yang diilhamkan Alquran. Rakyat
yang justru menjatuhkan harkat dan martabat dalam bentuk dan tindakan nyata. Merdeka merasakan kemerdekaan ekonominya dan
dirinya sebagai manusia. Bentuk penghambaan dari hegemoni eksternal artinya bebas dari meraih kesejahteraan bersama. Tidak ada
yang menjatuhkan harkat-martabat manusia pengaruh dan tekanan asing (terutama di lagi penghisapan ekonomi, baik oleh oknum
seperti itu juga terjadi pada era modern. bidang politik, ekonomi, dan budaya). Bangsa pribumi maupun pihak asing. Seluruh
Penghambaan terhadap materialisme dan yang merdeka, namun di bawah tekanan warganegara Indonesia sama kedudukannya
hedonisme telah mengantarkan manusia politik negara lain, sesungguhnya bukan di dalam hukum dan pemerintahan. Tidak
modern untuk melakukan korupsi tanpa bangsa yang merdeka. Bangsa yang merdeka, ada lagi tawar menawar hukum dan perlakuan
perasaan bersalah, mengorbankan nyawa- tapi menyerahkan pengelolaan sumber daya istimewa bagi kaum berduit dalam proses
nyawa tak berdosa, menghalalkan berbagai alamnya kepada pihak asing tanpa share peradilan. Bagi kelompok difabel, tak ada
cara untuk meraih kursi dan posisi, dan yang adil, bukan pula bangsa yang merdeka. lagi perbedaan untuk memeroleh akses
seterusnya. Penghambaan-penghambaan Bangsa yang merdeka, namun sangat inferior ekonomi, politik, sosial, dan pendidikan.
yang demikian bukan hanya melukai harkat- terhadap identitas budaya bangsa lain, bukan Kemerdekaan tidak hanya dirasakan oleh
martabat manusia, namun juga menghancurkan pula bangsa yang merdeka. Kemerdekaan manusia-manusia Indonesia di Jawa, namun
sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bagi bangsa Indonesia haruslah kemerdekaan juga manusia-manusia Indonesia di Aceh,
bernegara, yang hakikatnya menjadi tujuan yang holistik dan integral dalam berbagai pedalaman Irian Jaya, serta pulau-pulau
dari proklamasi Kemerdekaan Republik aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. terpencil. Manusia Indonesia di wilayah-
Indonesia 63 tahun yang lalu. Ketiga, kisah sukses Nabi Muhammad wilayah ini harus dapat merasakan
Kedua, makna kemerdekaan juga dapat dalam mengemban misi profetiknya di muka kemerdekaan yang ikhlas dan sejati, bukan
dipetik dari kisah Nabi Musa ketika bumi (QS Al-Maa’idah:3) menjadi sumber kemerdekaan yang terpaksa dan semu,
membebaskan bangsanya dari penindasan ilham yang tak pernah habis bagi bangsa seperti yang mungkin mereka rasakan pada
Firaun. Kekejaman rezim Firaun terhadap Indonesia untuk memaknai kemerdekaan zaman Orde Baru. Dirgahayu Republik
bangsa Israel dikisahkan dalam berbagai secara lebih holistik dan integral. Ketika Indonesia!

12 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Adek asuh yatim dan
dhuafa LAZIS antri
Absen sekaligus
didata tabungannya.

Gemar Menabung



Demi Masa Depan







MENABUNG bagi beberapa anak asuh lembaga kita, berubah menjadi muzaki. yang awalnya mempunyai
orang adalah hal yang sangat perbulannya bisa menyisihkan Program menabung untuk masa tabungan dirumah atau dikoperasi
ringan, tinggal menyisihkan saja uang untuk tabungan sebesar depan ini, urai Ust. Sulaiman lain dialihkan dan ditabung di
dari berapa rupiah jumlah uang 50 ribu hingga 150 ribu, minim “Sudah lama kita gulirkan. Bahkan Koperasi Masjid Sabilillah ini.
yang sudah diterima dan sekali 10 ribu”. Sofian Arief sejak tahun 2008 tabungan itu Besarannya macam-macam dari
digunakan untuk uang jajan atau Manager Pendayagunaan LAZIS sudah kita sinergikan dengan 50 ribu perbulan hingga ada yang
untuk sisa uang kebutuhan lainnya Sabilillah menjelaskan. Koperasi Masjid Sabilillah. 150 ribu rupiah per tiga minggu.
yang ternyata tidak jadi terpakai. “Sedangkan untuk orang tua, Pencatatannya dilakukan sesuai Sungguh satu program dan
Atau sejak awal kita menerima yang mana biasanya ada diantara dengan masuknya uang tabungan, pembelajaran yang
dan memperoleh uang kita sudah mereka yang membutuhkan dengan buku catatan masing- membanggakan.” Lanjut ust.
berniat diri dengan jumlah sekian modal untuk keberlanjutan atau masing anak asuh dan terdata Sulaiman.
ini, aku akan menabung. membuka usaha, bisa kita berikan dengan rapi.” Berbekal dengan kemandirian
Namun, bisakah kita bayangkan bantuan modal usaha yang secara Memang secara pasti, jumlah dan kemauan dalam melakukan
jika menabung itu dilakukan produktif terus bergulir juga dari yang ada mungkin tidak begitu menabung, harapan besarnya
oleh sebagian adek-adek kita tabungan mereka sendiri yang besar untuk sekian banyak anak. adalah segala cita-cita keluarga
atau dari keluarga yang sudah dikumpulkan bersama- Namun, yang menjadi kebanggan dan anak asuh LAZIS Sabilillah
pendapatannya tidak tentu dalam sama. Atau paling tidak kita adalah adanya kesadaran dan dapat segera terwujud. Pun juga
satu bulan. Suatu hal yang sedikit bersinergi dengan Koperasi kemauan untuk terus menambah demikian dengan adanya
mustahil tentunya, bahkan akan Masjid Sabilillah, yang juga jumlah saldo dalam tabungan keberhasilan satu program
timbul pertanyaan “lantas apa melakukan pendampingan usaha yang ada tersebut. “Kalau dari pendayagunaan tidak lantas
yang bisa ditabung, jika untuk kepada keluarga-keluarga kita”. lembaga sendiri peranak akan menjadi semakin ringan beban
kebutuhan sekolah dan kebutuhan Lanjut Sofian. mendapatkan jatah tabungan tim pendayagunaan LAZIS
hidup sehari-hari saja sudah Bukan tidak mungkin, jika sebesar 10 ribu rupiah tiap Sabilillah. Namun akan semakin
sulit”. suatu saat dari keluarga binaan bulannya untuk langsung tinggi pula tanggung jawab dan
Melalui Program Tabungan yang ada, diberikan pembinaan ditabung, namun kadang kala pengwasan dalam pembinaan
Untuk Masa Depan Pendidikan, dan pendampingan mulai dari dan hingga saat ini dari 150 anak setiap keluarga yang ada. Karena
LAZIS Sabilillah hingga saat sekolah anak-anaknya, hingga asuh hampir 85 % sudah mulai tak lain dan tak bukan demi
ini telah terkumpul sejumlah 67 usaha dan ibadahnya. Semakin sadar dan mau menabung lebih bersama, dengan menabung Insya
juta lebih dari hampir 150 orang sejahtera, semakin berdaya dan dari jatah 10 ribu yang ada, Allah akan bisa merubah masa
anak. “Bisa dipastikan, semua meningkat dari kriteria mustahik bahkan ada beberapa orang tua depan mereka. (MAD*)

Majalah Komunitas Sabilillah 13
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Diasuh Oleh: Konsultasi Agama Konsultasi Agama Konsultasi Agama
KH. Mas’ud Ali, M.Ag
Ketua Yayasan Sabilillah








































Lupa Membayar Zakat Fitrah



Wajibkah Mengqadha’nya?






PERTANYAAN: Rasulullah saw. mewajibkan zakat fitrah hukumnya haram apabila tidak ada udzur
Pak Yai saya ingin bertanya, bagaimana sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa syar’i.
hukumnya jika lupa membayar zakat fitrah, dari ( perbuatan /perkataan ) sia-sia dan Tentang masalah anda yang belum
adakah ketentuan untuk mengqodla’nya kotor dan sebagai bahan makan bagi orang- membayar zakat fitrah setelah lewat waktu
atau bagaimana ? apa yang harus saya orang miskin.Barangsiapa yang karena lupa, maka wajib mengqadla’nya,

lakukan ? Terima kasih. Wass Wr. Wb.. membayarkannya sebelum shalat ( Idul sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Fiqih

Fitri ) maka itulah zakat yang diterima, dan “ Al Majmu’ Syarah Al Muhadzdzab ) juz

JAWABAN: barangsiapa yang membayarkannya setelah VI sebagai berikut :
Zakat Fitrah adalah zakat wajib yang shalat maka yang demikian itu termasuk
ditentukan waktunya, berdasarkan hadits shadaqah biasa. HR Abu Daud dan Ibnu
yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA : Majah.
Dalam ilmu fiqih waktu wajib zakat fitrah

adalah sejak saat maghrib 1 Syawal hingga Sesungguhnya zakat fitrah itu ditentukan
sebelum pelaksanaan shalat Idul Ftri. Sebelum waktunya dengan waktu tertentu, maka
saat tersebut ( Ta’jil ) dibolehkan dan setelah apabila pelaksanaannya di luar waktunya
shalat Idul Fitri sampai dengan masuk dhuhur maka wajib qadla’ sebagaimana halnya
hukumnya makruh sedangkan setelah itu shalat.


Redaksi menerima pertanyaan dari jamaah, donatur, muzaki dan sahabat Sabilillah yang berkaitan dengan permasalahan -permasalahan

keagamaan atau ibadah, kesehatan maupun psikologis parenting. Pertanyaan bisa dikirim melalui nomor-nomor SMS centre yang ada, melalui
web http://sabilillahmalang.org, akun FB dan email: [email protected] atau diserahkan secara langsung ke kantor masjid
Sabilillah setiap hari pada jam kerja.


14 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Oleh : dr. Fitria Nugraha Aini Dosen Fakultas Kedokteran UNISMA

Radang Sendi (Osteoarthritis)




SERING nyeri pada sendi saat rukuk pria.
atau duduk tahiyat waktu shalat ? Atau • Cedera pada sendi. Sendi yang mengalami
nyeri pada punggung atau pinggul saat cedera atau pernah menjalani operasi
hendak berdiri dari posisi duduk ? Jika iya, memiliki kemungkinan osteoarthritis yang
Anda mungkin menderita radang sendi. lebih tinggi.
Radang sendi atau artritis adalah salah satu • Obesitas. Berat badan yang berlebihan
penyakit yang banyak dikeluhkan orang, menambah beban pada sendi sehingga
baik usia tua maupun usia muda. Data risiko osteoarthritis menjadi lebih tinggi.
menunjukkan bahwa setidaknya 350 juta • Faktor keturunan. Risiko osteoarthritis
orang di seluruh dunia menderita arthritis. diduga bisa diturunkan secara genetika.
Osteoarthritis adalah salah satu jenis arthritis • Mengidap kondisi arthritis lain, misalnya
yang paling umum terjadi. Kondisi ini penyakit asam urat atau rheumatoid
menyebabkan sendi-sendi terasa sakit dan arthritis.
kaku. Pembengkakan juga dapat terjadi pada
sendi-sendi tersebut. Sendi yang paling sering Langkah Penanganan Osteoarthritis
mengalami kerusakan pada kondisi ini meliputi Kekambuhan ini mungkin bisa dipengaruhi Osteoarthritis termasuk kondisi yang
tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung. oleh jenis aktivitas yang Anda jalani serta tidak bisa disembuhkan. Penanganan yang
Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa cuaca. Periksakanlah diri Anda ke dokter dilakukan bertujuan untuk mengurangi
sendi-sendi yang lain juga bisa terserang. jika gejala-gejala osteoarthritis yang Anda gejala agar pasien bisa tetap beraktivitas
alami tidak kunjung reda selama beberapa dan menjalani kehidupan secara normal.
Gejala-gejala Osteoarthritis minggu. Pemeriksaan ini memungkinkan Gejala dari kondisi ini terkadang bisa
Gejala osteoarthritis umumnya berkembang dokter untuk mengetahui penyebabnya jika berkurang secara perlahan-lahan seiring
secara perlahan-lahan dan semakin parah belum terdiagnosis atau tingkat keparahannya waktu. Gejala bisa ditangani dengan langkah
seiring waktu. Tingkat keparahan gejala jika sudah terdiagnosis. sederhana seperti:
penyakit ini bisa berbeda-beda pada tiap • Menurunkan berat badan bagi pasien
penderita serta lokasi sendi yang diserang. Penyebab dan Faktor Risiko Osteoarthritis yang mengalami obesitas.
Rasa sakit dan kaku pada sendi merupakan Osteoarthritis menyebabkan tulang rawan • Rutin dalam berolahraga.
gejala utama osteoarthritis. Gejala ini bahkan mengalami kerusakan secara perlahan-lahan. • Menjalani terapi fisik dan/atau terapi
bisa membuat penderita kesulitan untuk Tulang rawan adalah jaringan ikat padat okupasi.
menjalani aktivitas sehari-hari. Rasa sakit yang kenyal dan elastis. Jaringan ini • Menggunakan alat khusus untuk membantu
atau nyeri pada sendi biasanya akan muncul menyelubungi ujung tulang pada persendian mengurangi rasa sakit saat pasien berdiri
ketika sendi digerakkan dan sensasi kaku untuk melindunginya dari gesekan. atau berjalan.
akan terasa setelah sendi tidak digerakkan Penyebab kerusakan tulang rawan tersebut • Mengonsumsi obat-obatan tertentu,
untuk beberapa waktu, misalnya saat bangun belum diketahui secara pasti. Tetapi ada misalnya obat pereda rasa sakit atau obat
pagi. Beberapa gejala lain yang mungkin beberapa faktor yang diduga bisa memicu anti inflamasi non-steroid.
menyertai adalah: kondisi itu, yaitu:
• Kelenturan sendi yang menurun. • Usia. Risiko osteoarthritis akan meningkat Jika langkah-langkah tersebut terbukti
• Sendi yang mudah nyeri. seiring bertambahnya usia seseorang, kurang efektif dan sendi cukup rusak, dokter
• Lemas otot dan massa otot yang berkurang. khususnya bagi mereka yang berusia di mungkin akan menyarankan operasi. Prosedur
atas 45 tahun. ini dilakukan untuk memperbaiki,
Gejala-gejala tersebut bisa datang dan • Jenis kelamin. Wanita lebih sering memperkuat, atau mengganti sendi agar
pergi atau terjadi secara terus-menerus. mengalami osteoarthritis dibandingkan pasien bisa lebih mudah bergerak.


Sambungan dari halaman 3 Ketiga :Orang yang sedang belajar ilmu setiap kesulitan yang dihadapi selalu Allah SWT
agama itu mesti menjaga pergaulannya. berikan jalan keluarnya. Seolah-olah kesulitan
Kedua: Orang sedang menuntut ilmu hendaknya Seringkali ditemukan anak yang cerdas tetapi menjadi menu wajib bagi orang yang sedang
menjaga setiap makanan dan minuman yang sulit sekali belajar agama. Ternyata secara belajar ilmu Allah SWT.
dikonsumsi. Pastikan semua yang masuk kedalam tidak langsung pergaulan sehari-hari tidak Lihatlah orang-orang sukses dan hebat itu. Mereka
perut itu halal. Baik prosesnya maupun jenisnya. mendukungnya, bahkan membuat kecerdasannya dulunya mengalami kesulitan, tantangan hidup
Jangan sembarangan makan dan minum, karena berkurang dan terus berkurang. tetapi mereka tidak pernah putus asa. Mereka terus
makanan yang subhat (remang-remang) saja Ilmu itu tidak akan bisa diraih dengan santai- belajar dan berdoa setiap saat san waktu. Mereka
mempengaruhi kecerdasan apalagi jelas-jelas santai tetapi dengan sungguh-sungguh dan kerja punya keyakinan yang kuat bahwa dirinya kelak
haram. Daging yang tumbuh dari makanan yang keras. Orang yang beljar itu sudah pasti akan akan sukses menaklukkan dunia ( Abdul Adzim.
haram maka Neraka yang pantas untuknya. menghadapi kesulitan demi kesulitan. Percayalah, Malang 31/05/2016).


Majalah Komunitas Sabilillah 15
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Alwan, Anak Asuh LAZIS


Sabilillah Lulusan Terbaik UGM





NAMA lengkapnya Alwan Tafsiri Prestasi di sekolahnya pun cukup
Al Izzah. Sejak kecil ia jadi piatu. bagus. Nilainya masuk golongan
Sejak kecil ia dirawat ayahnya, siswa pandai. Bahkan ia mendapat
Ismail, yang kini juga sudah juara kelas di MTsN 1 Malang
meninggal. yang terkenal sebagai sekolah negeri
’’Saya titipkan Alwan pada Sa- favorit di Kota Malang dan Jatim
bilillah. Pun pokoke pasrah kale itu.
Sabilillah,’’ ucap Ismail, kala itu. Keterbatasan sarana dan pra-
Saat dititipkan LAZIS Sabilillah, sarananya membuat Alwan makin
Alwan masih kecil. Kelas 2 SD terlecut. Sepulang sekolah ia kadang
Jodipan 3. ke Masjid Sabilillah, sekitar 4
Sejak dititipkan sang ayah, Alwan kilometer dari sekolahnya.
langsung jadi anak asuh LAZIS Di masjid ini ia mengaji dan
Sabilillah. Seluruh biasa sekolahnya berkumpul dengan remaja masjid
menjadi tanggungan LAZIS Sa- lainnya. Keberanian dan ke-
bilillah. Begitu juga kebutuhan pandaiannya cukup menonjol.
sekolahnya. Bahkan rumah milik Terutama kesenangannya terhadap
bapaknya, Ismail, juga dibedah organisasi. Lulus MTsN, Alwan
tim LAZIS Sabilillah sehingga masuk ke MAN 3 Malang. Ia pun
layak huni. mendapat beasiswa karena
Sejak kecil sosok Alwan memang prestasinya.
terlihat punya kemauan keras. Ia tak Dari MAN 3 inilah, Alwan
pernah mengeluh. Bahkan tumbuh meneruskan ke Jurusan Filsafat
jadi anak yang berani dan tegas. UGM. Ia memperoleh beasiswa
’’Pokoke nggeh dilakoni mawon. Bidikmisi. Praktis kuliahnya pun
Niku pesene guru-guru kulo,’’ ucap gratis karena ditanggung negara.
Alwan suatu ketika. Bidikmisi adalah program beasiswa
Kemauan keras Alwan sangat pemerintah bagi siswa berprestasi
tampak saat ia masuk ke bangku dari keluarga kurang mampu. LAZIS
MTsN 1 Jl Jalan Bandung Malang. Sabililah pun terus mendorong dan
Tiap pagi ia berjalan kaki dari memberi semangat Alwan.
rumahnya di Jodipan ke Jl Bandung. Di UGM Jogja, selain kuliah,
Jaraknya kira-kira 6 kilometer. Alwan juga membaktikan dirinya
Alwan berangkat pukul 05.00. ke masjid. Ia dipercaya untuk
Jalan sekitar satu jam untuk sampai mengelola sebuah masjid, yakni
ke sekolah. ’’Nggeh kudu enjing. Masjid Baitul Karim diwilayah
Masuk sekolah jam 06.40,’’ kenang Jatimulyo Kricak Tegalrejo Jog-
Alwan. jakarta. Selain aktif menjadi merabot
Kondisi itu dilakoni Alwan selama masjid sehari – hari ia aktif
beberapa bulan. Akhirnya, ia dilingkungan, dengan me ngandalkan
dibelikan sepeda onthel oleh LAZIS segala ia yang bisa lakukan, mulai
Sabilillah. Lumayan. Jika jalan dari tukang cat, nguli, ngajar ngaji,
kaki memakan waktu sejam lebih, privat kesana kemari ia jalani.
dengan naik onthel bisa menghemat Bekal kemampuan dan tekad
sampai 30 menit. kerasnya, Alwan sangat mewarnai
Meski dalam kondisi apa adanya, masjid tersebut. Setidaknya untuk
Alwan tak pernah ketinggalan bertahan hidup sambil terus belajar.
pe lajaran. Ia kreatif untuk mencari Alwan yang kelahiran 6 Juli 1994
tambahan ilmu. Beberapa buku ini pun sukses studinya di tengah
bekas ia kumpulkan untuk dibaca. keterbatasan. Ia menjadi lulusan
Buku itu ia kumpulkan dari pe- terbaik di Jurusan Filsafat UGM.
mulung dekat rumahnya. ’’Pokoke Bahkan kini ia mendapat beasiswa
nggeh saget diwoco,’’ akunya Gagah dan Sukses. Kuliah selama 3,5 tahun membawa keberhasilan nyata S2 di kampus yang sama. Sub-
kala itu. bagi Adek Asuh kebanggan lembaga. hanallah. (*)


16 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

Trophy pemenang, Lom-
ba masjid percontohan
tingkat provinsi Jawa
Timur diterima oleh
Ketua Yayasan Sabilillah
Drs. K.H. Mas’ud Ali,
M.Ag.





























Hanya yang





Memakmurkan Masjid








DARI segi bahasa, masjid terambil dari melengkapi segala kebutuhan jamaah, umat Sabilillah.
akar kata sajada-sujud, yang berarti pula serta masyarakat luas. Namun, secara cita Dengan berbagai catatan positif, tim
patuh, taat, serta tunduk dengan penuh hormat – cita sedikit demi sedikit berbagai macam manajemen masjid Sabilillah diundang dalam
dan takzim. Sedangkan secara istilah, diartikan sarana kebutuhan mulai terlengkapi, tidak rangka presentasi secara langsung dihadapan
sebagai tempat beribadah umat Islam, hanya dalam masalah ibadah saja tentunya, dewan juri penilai lomba Masjid Percontohan
khususnya dalam menegakkan sholat. Masjid majelis – majelis taklim dan ilmu hampir tingkat Provinsi di kantor Kemenag Provinsi
juga sering disebut Baitullah (rumah Allah) tidak ada kata libur, pendidikan formal juga Jawa Timur di Surabaya. Banyak hal yang
yaitu bangunan yang didirikan sebagai sarana tersedia, di sisi sosial tampaknya juga semakin disampaikan dan ditanyakan. Hingga akhirnya,
mengabdi kepada Allah. kuat, untuk pelayanan kesehatan jama’ah keputusan dari Kemenag Provinsi Jawa
Dalam pengertian sehari-hari, masjid dan masyarakat ada Sabilillah Medical Timur menyatakan bahwa Masjid Sabilillah
merupakan bagunan tempat sholat kaum Service, untuk pelayanan ekonomi keumatan menjadi terbaik 1 dalam Lomba Masjid
Muslim. Tetapi, karena akar katanya ada Koperasi Masjid Sabilillah, untuk Besar Percontohan.
mengandung makna tunduk dan patuh, pelayanan zakat, infaq, sedekah ada Lembaga Diumumkan bersamaan dengan
hakikat masjid adalah tempat melakukan Amil Zakat, yang semuanya tersedia bagi penyerahan hadiah untuk beberapa kategori
segala aktivitas yang mengandung kepatuhan pelayanan masyarakat dan jama’ah. lomba lainnya setingkat provinsi Jawa
kepada Allah semata. Awal bulan Agustus ini, rombongan tim Timur, berkesempatan hadir untuk menerima
Dengan demikian, masjid mempunyai penilai Masjid Percontohan tingkat provinsi trophy penghargaan Ketua Yayasan
peran dan fungsi yang luas, tidak semata dari Kemenag Provinsi Jawa Timur mengawali Sabilillah sendiri yakni Drs. K.H. Mas’ud
untuk sholat saja. Bisa sebagai tempat untuk melihat serta menilai secara langsung Ali, M.Ag memang sebenarnya bukan
menuntut ilmu (pendidikan), menyampaikan dari berbagai kegiatan yang telah ada di untuk dijadikan patokan bahwa pemenang
kebenaran (dakwah), memutuskan perkara Masjid Sabilillah. Baik dari kegiatan ibadah lomba masjid percontohan adalah masjid
kebenaran (peradilan), membantu dan tolong maupun kegiatan sosial, manajemen keuangan, yang terbaik dalam berbagai segi. Namun,
menolong antar sesama (sosial), membayar manajemen karyawan serta pendataan dari dengan status baru ini menjadikan wajib
dan menyalurkan zakat (baitulmal-ekonomi) jama’ah. Audiensi selama kurang lebih 1 adanya pelayanan serta kenyamanan jama’ah
dan lain sebagainya. jam setengah juga dilaksanakan bersama untuk beribadah adalah nomor 1, didampingi
Pada masa ini, Masjid Sabilillah memang dengan Takmir masjid sabilillah, Ketua dengan terlengkapinya kebutuhan sosial
belum bisa disebut sebagai masjid paripurna Yayasan Sabilillah dan tim sosial LAZIS lainnya, semoga. (Red*)


Majalah Komunitas Sabilillah 17
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07

66 M. Yusuf 50,000 156 Iis Sugiarto 100,000
67 Mien 50,000 157 Ikhwan -Fasiatun 100,000
68 N. Yusuf 50,000 158 Kumaiyah Manis 100,000
69 Nike 50,000 159 Kurniawati, SH 100,000
SUMBER PENERIMAAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT, 70 Ninuk 50,000 160 La Sudiman 100,000
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE JULI 2016 71 Nurul Hidayah 50,000 161 M. Afif 100,000
72 Hamba Allah (NXDR)
100,000
50,000 162 Moch. Soleh
73 Rudi Wibowo 50,000 163 Nadya Nafis K 100,000
SUMBER PENERIMAAN 364,430,438
74 Seli Sekonda 50,000 164 Novan Dwi Putro 100,000
Donatur 300,783,000 75 Siddiq 50,000 165 Novel V.Rizal 100,000
Warko 630,000 76 Slamet Riyadi,H 50,000 166 Resha Ayu Anita 100,000
77 Subardi 50,000 167 Rizky Lintarta 100,000
Rekening Bank 48,848,480 78 Supardi 50,000 168 Rodli Mustofa 100,000
Kotak Amal Yatim 4,280,000 79 Suyati 50,000 169 Rokayah 100,000
80 Tatik 50,000 170 Saifulah Masrur 100,000
Kotak Amal Operasional Program 1,000,000
81 Taufikurrahman 50,000 171 Shodiq Masturi 100,000
Wakaf 7,638,000 82 Yongky Santoso 50,000 172 Hamba Allah (SWD) 100,000
83 Yunita 50,000 173 Tito lutfi 100,000
Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa 900,000
84 Zandha N. 50,000 174 Tony P.S. 100,000
Penerimaan Lain-lain 350,958 85 Kusuwardana 55,000 175 Hamba Allah (TGS) 100,000
86 Agung Kris 60,000 176 Wiwied Agus K. 100,000
87 Ariawan 60,000 177 Yanuar Rahman 100,000
REKAPITULASI PEMANFAATAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT, INFAQ & 88 Bhinneka 60,000 178 Dwi Djatmiko 110,000
SHADAQAH SABILILLAH PERIODE BULAN JULI 2016 89 Dani 60,000 179 Wibowo 110,000
60,000 180 Yudhistira
110,000
90 Helmi Masyuri
91 Iman 60,000 181 Dini Kartika Sari 115,000
PENGELUARAN 66,362,499 Fisabilillah 4,000,000 92 M. Asri Achmad 60,000 182 Nanang Ariagro W. 115,000
93 Mafazah 60,000 183 Sudarianto 115,000
Program Peduli Pendidikan Operasional 94 Priyono Adi L. 60,000 184 Rusgi 120,000
Bantuan Prasarana Sekolah Dhuafa’ 100,000 Perlengkapan Oprs. Kantor 40,000 95 Riska Putri A. 60,000 185 Andy Marta 125,000
96 Sofian Arief 60,000 186 Jawal Santoso 130,000
Bantuan Prasarana Sekolah Yatim 1,000,000 Transportasi 2,778,000
97 Sulaiman 60,000 187 Kuntjoro Prihadi 130,000
Program Pengajian & Pembinaan SDM Telpon 240,000 98 Suryawan 60,000 188 Tutik Hardini 130,000
Pembinaan guru TPQ 200,000 Operasional Fee 1,350,000 99 Wahyu Wijaya 60,000 189 Akhmad Rofq 140,000
100 Widhi Handoko 60,000 190 Agus Waskito 145,000
Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa 2,950,000 Biaya Perawatan Aset Tetap 2,850,000 101 Yosman 60,000 191 Akmal Sekeluarga 150,000
Publikasi dan Sosialisasi Konsumsi 276,200 102 Yudho Wibowo 60,000 193 Andy Kurniawan 150,000
103 Aldi Barnas 65,000 194 Angga 150,000
Publikasi & Sosialisasi 1,250,000 Jamsostek 1,561,000
104 Darmawan S.A. 65,000 195 Arihan Aditya 150,000
Majalah Komunitas Sabilillah 4,750,000 Amilin 7,650,000 105 M. Adityo Nugroho 65,000 196 Hariraturrizqya 150,000
Program Kesehatan dan Gizi Volunteer 3,700,000 106 Sammy 65,000 197 Fitri Ayu R. 150,000
107 Adi 70,000 198 H. Imam Ghozali 150,000
Mustahik Sehat 1,285,000 Biaya operasional lain-lain 288,799 108 Liliya Indra C. 70,000 199 Haidar Maharizki 150,000
Program Santunan Inventaris Kantor 3,093,500 109 Nur Hidayati 2 70,000 200 Hermawan Yudha 150,000
110 Ricky R. 70,000 201 Ika 150,000
Insentif Guru TPQ 1,650,000 Jariyah Pilar 20,000,000 111 Sri Sundari 70,000 202 Hamba Allah 150,000
Fakir miskin 150,000 Investasi ke Penitipan Anak 4,550,000 112 Bambang Hartoyo 75,000 203 Jujuk RB,dr 150,000
113 Yuanita Kurniawati 75,000 204 Shynta Lilia 150,000
Sosial 500,000 Bedah Rumah & Kontrak Rumah 150,000
114 Listyawati 75,500 205 Siswanto (Mandiri) 150,000
115 Hamba Allah (BSM) 78,000 206 Wiwit Agus 150,000
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN JULI 2016 116 Suryaningsih 78,912 207 Eddy Suryoto 160,000
80,000 208 M. Husni Tamrin
117 H. Rouf
160,000
118 Ranohy Gustav 80,000 209 Nur Hidayati 160,000
No Nama Rp 33 Hamba Allah (RK) 35,000 119 Yeni Ela D. 80,000 210 Totok Winbardhi 160,000
1 Abdul rohman 20,000 34 Andika Irhab M. 40,000 120 Bahrul Mustafa 85,000 211 Hamba Allah 175,000
2 Abu Bakar 20,000 35 Ika Nur 40,000 121 Didik Suwardi 90,000 212 Sujatno 180,000
3 Ayla Azzura M. 20,000 36 Noer Hadiyono 40,000 122 Henry Susanto 90,000 213 Asvie Hermawan 190,000
4 Imam Mahfud 20,000 37 Agung 45,000 123 Hj. Sujiah 95,000 214 Aldian 195,000
5 Sugeng H.M 20,000 38 Candra Cahya S 45,000 124 Kartika 95,000 215 Henky Sutanto 195,000
6 Sutrisna Wati 20,000 39 Fajar setiawan 45,000 125 M. Choirul Bahri 95,000 216 Kusuma Ekananto 195,000
7 Warih Saeko 20,000 40 Haris Widianto 45,000 126 M. Hadi 95,000 217 Abdurrahman Baragbah 200,000
8 Alm. H. Kadirun 25,000 41 Moch Iksan,H 45,000 127 Muslimin Hamid 95,000 218 Aidah L./M. Agus S. 200,000
9 Edi Soepomo 25,000 42 Purnaramdani 45,000 128 Paundra 95,000 219 Amir M.S.,SE.AK 200,000
10 Elok 25,000 43 Ricardo Charli 45,000 129 Abdul 100,000 220 Arif Marsudiono 200,000
11 Emilia Yusuf 25,000 44 Septian Tri K 45,000 130 Ade Reza 100,000 221 Faridah Yasmin 200,000
12 Endang Sulaeni 25,000 45 Syaikhu 45,000 131 Afandy Kurniawan 100,000 222 Fitri (BNI) 200,000
13 H. M.Prambodo 25,000 46 Tisnadi 45,000 132 Agus HT 100,000 223 Hj. Lilik Rohayati 200,000
14 Lukman 25,000 47 Unggul 45,000 133 Agus Satriadi M. 100,000 224 Imam Lasi 200,000
15 Noverdianto 25,000 48 Almh. M.W.Ningrum 50,000 134 Agus Susanto 100,000 225 K.Winarti 200,000
16 Sugeng 25,000 49 Hamba Allah (ANK) 50,000 135 Alm. Kasiati 100,000 226 Lembah Adriani 200,000
17 Anis 30,000 50 Anis 2 50,000 136 Ansori 100,000 227 M. Novi Kurniawan 200,000
18 Ate Rushendi 30,000 51 Anni 50,000 137 Aprilia Ridhowati 100,000 228 Maryanto 200,000
19 Denis Widyayanti 30,000 52 Bagus Galuh Putra 50,000 138 Arief Rahmad Aji 100,000 229 Mas’ud Al Bisri 200,000
20 Desi 30,000 53 Didik Supardi,Ir 50,000 139 Aulia Marliana,Dr 100,000 230 Muslikhah 200,000
21 Diah 30,000 54 Dwijo Sulastiono 50,000 140 Bambang Budi W. 100,000 231 Namiya 200,000
22 Fasuko wibowo 30,000 55 Dwiyan Zakaria 50,000 141 Bayu Santoso 100,000 232 Nanang 200,000
23 Luky Herawati 30,000 56 Edra Ertantyo 50,000 142 Devanda Tito 100,000 233 Rio Pradina 200,000
24 M. Rafa Naufal A. 30,000 57 Eka Prasetya H. 50,000 143 Donny Ariawan 100,000 234 Soewito 200,000
25 M. Raihan R.Z 30,000 58 Endra Prasetyo 50,000 144 Dwi Yudo P 100,000 235 Suko Wiyono 200,000
26 Makali 30,000 59 Gatot Kisworo 50,000 145 Eni 100,000 236 Taufik Hidayah 200,000
27 Moch. Antik 30,000 60 Gina Griselda 50,000 146 Eri Rahardiarto 100,000 237 Wisnu Wahyu W. 200,000
28 Sahid,H 30,000 61 Hawin Narindra 50,000 147 Faizal Reza 100,000 238 Yuaza 200,000
29 Salahuddin 30,000 62 Hermin 50,000 148 Hamba Allah (FRD) 100,000 239 Febrian Bagas 225,000
30 Suhartini 30,000 63 Irma Anindiati 50,000 149 H. Abdul Latief 100,000 240 Rudi Setiawan 225,000
31 Fery Kurniawan 35,000 64 Kamiyatin 50,000 150 H. Karbi 100,000 241 Hariono 230,000
32 Hendra 35,000 65 M. Hasyim 50,000 151 H. Sulaiman/ Hj. Anna 100,000 242 Priyo & Rina 230,000
152 Hamba Allah (BNI) 100,000 243 Rachmad Taufik WH 245,000
153 Harmaji 100,000 244 Alm. M. Nur Hakim 250,000
18 Majalah Komunitas Sabilillah 154 Haryanta 100,000 245 Anasrullah 250,000
Edisi 143 / Agustus 2016 / Thn: 07
250,000
155 Heru Pratikno
100,000 246 Anton Partono

247 Fera Tjahjani 250,000 303 Andik - Lala S. 500,000 359 Alm. H. Kasdy 900,000 415 Puguh Saksono 1,588,000
248 H.Misbahul Anam 250,000 304 Arifin Hasyim 500,000 360 Listia Amalia 900,000 416 H. Mulyono 1,650,000
249 Heva Listyonda 250,000 305 Budi Waseso 500,000 361 Donny Sisworo 925,000 417 Nara Seta 1,700,000
250 Hj. Susiani 250,000 306 Diyah Djajautami 500,000 362 Abdul Havid 1,000,000 418 Ferdi Nizar 1,750,000
251 R. Nugroho 250,000 307 Dr.Moch.Bahrudin 500,000 363 Agung Cahyono 1,000,000 419 Fakhrian Chaldun 1,830,000
252 Rosyad,SH 250,000 308 Erika Indah N.Y. 500,000 364 Andi Dheddy F. 1,000,000 420 Bagus 2,000,000
253 Siti Fatma 250,000 309 Etika Sugiarti 500,000 365 Bagus Juniar 1,000,000 421 Beny Pribadi 2,000,000
254 Sugianto 250,000 310 Faiqotul Himmah 500,000 366 Bahrul ulum 1,000,000 422 Farid Habibah 2,000,000
255 Syenni F. 250,000 311 H. Ahmad 500,000 367 Deny Andreanto 1,000,000 423 Inawan 2,000,000
256 Taufiq Santoso 250,000 312 Hairul Anam 500,000 368 Dian L.S 1,000,000 424 Lilik Haryanto 2,000,000
257 Tony Darmawan 250,000 313 Hegi Harjoyo 500,000 369 Gunawan 1,000,000 425 M. Bachrun R. 2,000,000
258 Yudi HArtoyo 250,000 314 Henky P.Tambayong 500,000 370 H. Abdul Adhim 1,000,000 426 Ratyo Wiranto 2,000,000
259 Ardha Pambudi 270,000 315 Indrayadi 500,000 371 Herry Santoso 1,000,000 427 Shiddiq 2,000,000
260 Nonot Harnowo 275,000 316 Iwan Ilfani 500,000 372 Junan Reza W. 1,000,000 428 Tri Widiani 2,000,000
261 Aminuddin 300,000 317 Kamal Adinoto 500,000 373 KAN Jabung 1,000,000 429 Teguh S.Adi 2,450,000
262 Desy Puspitasari 300,000 318 Kasri 500,000 374 Kotak Amal Kantor 1,000,000 430 Agung Subroto 2,500,000
263 H. Achadun 300,000 319 Lasta Setyagraha 500,000 375 Kurnia Eka 1,000,000 431 Agung Sulistyono 2,500,000
264 Herminingsih 300,000 320 M. Ali Hanafi 500,000 376 Kusuma Ratnawati 1,000,000 432 Jatmiko 2,500,000
265 M. Imron R. 300,000 321 Macky D 500,000 377 Lukman Hadi 1,000,000 433 Lestari Dwi P. 2,500,000
266 N. Diva Mahaendra 300,000 322 Ninik Susanti 500,000 378 M. Natsir 1,000,000 434 Rini Budiarti 2,500,000
267 Novanita R. 300,000 323 Prof.Dr.H.M. Mas’ud Said 500,000 379 M. Zainudin 1,000,000 435 Siswanto 2,500,000
268 Rina Puspita Sari 300,000 324 Prof.Dr.Hj.Utami W.,MA 500,000 380 Mudjianto 1,000,000 436 Sony Sasono 2,500,000
269 Siti Maryatun 300,000 325 PT.Lestari Makmur Raya 500,000 381 Ninik & Anya 1,000,000 437 Suryono Sutopo 2,500,000
270 Tomy Tri Haryono 300,000 326 Rudi Suhartono 500,000 382 Noer Aini/Sentot 1,000,000 438 Mailya 2,700,000
271 Tutut Ayudati 300,000 327 Sidqei Jarhom 500,000 383 Pratasya Putra 1,000,000 439 Titik 2,700,000
272 Masjid SMP Sabilillah 315,000 328 Sri Wahyuningsih 500,000 384 Pratiwi Juniarsih 1,000,000 440 Aris Imam W. 2,825,000
273 SMP Sabilillah - Yatim 315,000 329 Sri Winarti 500,000 385 Remalia/Irham 1,000,000 441 Judi Tetra H. 3,000,000
274 Djoko Irawan 325,000 330 Very Rama 500,000 386 Sabita 1,000,000 442 Bambang Sulistiyo 3,500,000
275 H. Arman Azis 325,000 331 Waluyo 500,000 387 Sandika 1,000,000 443 Fitri 3,500,000
276 M. A.Achiyat 325,000 332 Eko Ujang K.D 528,912 388 Suparto (bp) 1,000,000 444 Arif Agung 3,750,000
277 Syuriansyah Alwi 330,000 333 Hj. Dwi Fajar I. 550,000 389 Surjono 1,000,000 445 Hamba Allah (HFN) 4,000,000
278 Novi Aryanto 350,000 334 Rizki Baadilla 560,000 390 Takrima Helmy G. 1,000,000 446 Masjid- Yatim 4,280,000
279 Ade Chandra K. 375,000 335 Sri Agustina 575,000 391 Triadi 1,000,000 447 Anita R.-M. Irfan 4,500,000
280 Unam Bastian 375,000 336 Aldi 600,000 392 Wiyatno 1,000,000 448 Kusnadi 4,500,000
281 Hamba Allah 375,244 337 Arif Winardi 600,000 393 Hamba Allah (SLY) 1,008,000 449 Achmad Basuki 5,000,000
282 Enny Agustina 395,000 338 Danar Tegar S. 600,000 394 Wira 1,065,000 450 Akbar H.M. 5,000,000
283 Agus Wardhana 400,000 339 Edhi Priharso 600,000 395 Nur Hayati 1,150,000 451 Bagya Heri 5,000,000
284 Ephy Hadi K. 400,000 340 Hj. Hartati 600,000 396 Patmo Wijoyo 1,150,000 452 Dwi Pratikno 5,000,000
285 Irham Faisal 400,000 341 Sepya Ariandi S 600,000 397 Siti Nur Hayati 1,150,000 453 Fredy Dharmawan 5,000,000
286 Luluk 400,000 342 Tjiipto Rahadi 600,000 398 Agnita Adityawardani 1,200,000 454 Ruri Pujianti 5,000,000
287 Sari W-Andy Y. 400,000 343 Welas Aspiati 600,000 399 M. Munir 1,200,000 455 Wawan DH. 5,000,000
288 Hamba Allah (AS) 420,000 344 Hendra Pah 620,000 400 Hj. Murtiningsih 1,250,000 456 Wisnu Wijanarko 5,000,000
289 Waluyo Laksono 420,000 345 Hiendarso 660,000 401 Istuti M.Ode 1,283,000 457 Yasmin 5,000,000
290 Dimitri 450,000 346 Wahono 660,000 402 Dian Suprodjo 1,280,000 458 Sabil Husein 5,300,000
291 Ida Suseno 450,000 347 Arief Karyati 700,000 403 Agus Syamsudin 1,350,000 459 Zaenal Akhsan 5,390,000
292 M. Yogi Krismanta 450,000 348 Indra Perwira 700,000 404 Sutopo 1,450,000 460 Soemini Ikhwan 5,500,000
293 Ny. Niayah 450,000 349 Laksono Pribadi 705,000 405 Ali Suhadi 1,500,000 461 Teguh Sri H. 5,600,000
294 Susmiari 450,000 350 Arif 750,000 406 Amira Ikman 1,500,000 462 Maya Devi 6,250,000
295 Tamara Alia 450,000 351 Husni Toha H.B. 750,000 407 M. Fuad H. 1,500,000 463 Masjid - Wakaf 7,030,000
296 Widjantoro 460,000 352 Mirza Tri 750,000 408 Dian Indra C. 1,500,000 464 Aria Bisma 7,500,000
297 Agung Samudra 465,000 353 Ratna Prija D. 750,000 409 Fauzia Farida 1,500,000 465 H. Adi S.P. 7,500,000
298 Novia Eka P. 465,000 354 Siti Elik S. 750,000 410 Nunuk W. 1,500,000 466 Cholikul Anwar 10,000,000
299 Abd. I. Adzim 500,000 355 Manyuk Fauzi 800,000 411 Prof.DR. Umar N. 1,500,000 467 Kuswohadi 10,000,000
300 Adya Rahadi 500,000 356 Rachmad Taufik 800,000 412 Suharjono 1,500,000 468 Muchtar Data 10,000,000
301 Ahmad Arif 500,000 357 Ahmad Setiawan 825,000 413 Umi Hanik 1,500,000 469 Edy N./Luki 10,250,000
302 Al Khidr G. 500,000 358 Yeni Susetyo 875,000 414 Y.Aji Dewanto 1,500,000 470 Sugeng 13,000,000


























Pelindung: Dewan Pembina Yayasan Sabilillah: Prof Dr KH. M. Tholchah Hasan, Ketua III Yayasan Sabilillah: Prof Dr. HM.
Mas’ud Said MM, Dewan Penasehat: Drs. H. Mas’ud Ali, M.Ag, Prof. DR. H. Ibrahim Bafadlal, Komisi Fatwa: KH. Drs. Abdul
Madjid Ridwan, KH. Drs. Marzuki Mustamar, Lc, H. Anas Basori, Ketua LAZIS: Choirul Anwar, SAg. MSi, Wakil Ketua: H.
Abdul Adzim Irsyad, Lc. Manager Oprasional: Ust. Sulaiman AP, ST, Pengawas: Hj. Enggar Nursasi, SE, MM, Sekretaris:
Mochammad Sholeh, AP, Bendahara Umum: H. Mulyono Hartono, Bendahara Harian: Mafazah, SE.Ak, Networking dan
Kerjasama: H. Rahmat Hidayat, Heru Patikno, ST, Fundrising: HM. Tukiran S., Dra. Hj. Azizah, Manager Pendistribusian dan Pendayagunaan:
Sofyan Arief, NM. Taufik Hidayat, Marketing Komunikasi: Yosman A. Ssos, Rizky Noorhamidinah Ssos, Widhi Handoko

LEMBAGA AMIL ZAKAT, INFAQ & SHODAQOH







Qurban One Stop Service


Menerima

Menyediakan
Menyembelih, dan
Menyalurkan

Amanah Qurban Anda..!!



Sapi : Rp 20.500.000

Patungan Sapi : Rp 2.950.000

Kambing : Rp 2.950.000
*) Sudah termasuk biaya operasional



Info Layanan:
Kantor Masjid Sabilillah:

Jl. A. Yani 15, Malang
Telp. 0341-491677 / 08980008078


Click to View FlipBook Version