Menunaikan Hak Dhu’afa - Memakmurkan Masjid Allah
Edisi: 172 Thn 07
Kolom Utama
Halaman 11 s/d 14
Sekapur Sirih
ALHAMDULILLAHIRABBIL’ALAMIIN. Puji syukur atas
segala nikmat Iman dan Islam kepada kita semua. Sholawat dan salam
selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi akhir zaman, Sayyidina
wa Habibina, wa syafi’ina Muhammad saw. Yang mana pada bulan
ini tentu tidak hentinya kita semakin bersemangat untuk mengucapkan
salam dan sholawat kepada beliau. Alhamdulillah merupakan kado
special di hari Pahlawan pada bulan
November lalu, dua hari menjelang
peringatan Hari Pahlawan 10 November
2019. Kabar gembira datang dari Istana
presiden RI bahwa pengajuan gelar
pahlawan KH. Masjkur salah satu sesepuh
Yayasan Sabilillah mendapatkan gelar
Pahlawan Nasional. Yang mana kita
ketahui bersama bahwa sejak tahun
2017 lalu tim pengusul gelar pahlawan
KH. Masjkur bergerak bersama – sama Keutamaan Adzan
melengkapi dan menyusun pengajuan
gelar kepada presiden RI. Hingga pada
tahun 2018 pemberian gelar pahlawan SALAH satu kemuliaan umat Rasulullah SAW,
tersebut belum diridhoi oleh Allah swt diberikan kepada mereka adzan. Sungguh banyak sekali
untuk disematkan di depan nama Almaghfurllah KH. Masjkur yang keterangan hadis Rasulullah SAW seputar keistimewaan
asli merupakan putra terbaik dari Singosari Malang. Sungguh kita adzan dan para muadzin. Tidak ada orang yang lebih
semua patut berbangga diri bahwa sesepuh Yayasan Sabilillah dan istimewa, melebihi keistimewaan orang yang setiap
juga sesepuh Malang Raya memperoleh gelar kehormatan ini. waktu sholat mengumandakan suara adzan. Allah SWT
Selain berisi mengenai ulasan tentang KH. Masjkur, pada edisi kali memberikan pahala yang besar, sekaligus janji surga
ini Majalah Komunitas Sabilillah juga berisikan laporan penerimaan kepadanya.
serta pentasarufan dana ZIS yang telah terkumpul, bahkan pada awal Rasulullah SAW berkata “siapa yang melaksanakan
bulan November lalu juga program Bedah Rumah Keluarga Binaan adzan tujuh tahun semata-mata karena Allah SWT,
LAZIS Sabilillah telah selesai dilaksanakan untuk periode ke 25 maka dia akan terbebas dari siksa neraka (HR. Al-
diwilayah Kel. Tjgsekar Lowowaru Kota Malang semoga manfaat dan Tirmidzi). Bahkan dalam riwayat lain, Rasulullah SAW
maslahat. Hingga tercatat pula kegiatan gelar Peringatan Maulid Nabi mempertegas “bahwasanya prang yang telah adzan
Muhammad saw yang dilaksanakan oleh Takmir Masjid Sabilillah selama dua belas tahun lamanya, maka wajib baginya
sangat semarak karena kali ini selain giat majelis Rasulullah juga mendapatkan surga (HR Ibn Majjah).
dilaksanakan pula pembacaan sholawat ISHARI bersama jama’ah Satu istilah yang menarik dalam hadis ini adalah “muhtasiban”
Ikatan Seni Hadrah Indonesia dengan mengundang 1000 orang rodat yang artinya semata-mata karena Allah SWT, bukan mengharap
(jama’ah pembaca sholawat). Semoga segala kegiatan yang terlaksana imbalan (balasan) dari manusia, baik imbalan pujian, atau
selalu mendapatkan ridho dan barokah dari Allah swt hingga tiada imbalan gaji. Tetapi, jika ada yang memberinya, tidak berdosa.
waktu lagi bagi kita untuk berbuat hal tidak berguna selain kita isi Kendati mendapat gaji atau tidak, tetap menjadi muadzin.
dengan manfaat dan ibadah. Semoga Allah mengabulkan segala doa Karena adzan itu merupakan sebuah ibadah yang semata-
baik kita.. Allahumma Amiin. mata karena Allah SWT.
Adzan berarti menyeru kepada umat islam, atau
menyampaikan informasi kepada kaum muslimin tentang
masuknya waktu sholat. Maka, tidak ada amal ibadah
yang lebih mulia melebihi adzan. Ketika dikerjakan
Syi’ar dengan ihlas, seorang muadzain akan mendapatkan
Kiat-kiat Agar Terselamat dari Bahaya Riba 4 pahala sebanyak orang yang melaksanakan sholat
Profil Santunan berjamaah dimasjid. Muadzin itu termasuk manusia
Bedah Rumah Ke 25 LAZIS Sabilillah 5 pilihan Allah SWT, karena mereka telah menyiapkan
Sabilillah News waktunya demi menyeru manusia untuk melaksanakan
Moment Maulid Nabi Kembali Menteladani & Bergembira Atas Lahirnya sholat berjamaah, Rasulullah SAW pernah berkata
Rosululllah SAW 6 “sesungguhnya hamba pilihan Allah SWT, mereka yang
Min Nuril Islam senantiasa menjaga matahari dan bulan dan bintan
FIQH JUM’AH 7
Program Amanah (menjaga waktu sholat), untuk mengingat Allah SWT
Hari Santri Nasional, Wujud Cinta Tanah Air Para Santri 8 (HR. Al-Thabrani).
Potret Kegiatan 9 Bersambung ke halaman 23
Renungan
Esensi Mondok Itu Ngaji (Bagian 2) 10
Kolom Utama
Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Kyai Masjkur 11-14
Rumah Yatim
LAZIS Sabilillah Warnai Gelaran Bazar Wisata Halal 15 PENASEHAT : Prof Dr KH M Tholchah Hasan, KH Mas’ud Ali, MAg
Konsultasi Kesehatan 16 PENANGGUNG JAWAB : Prof. Dr. M. Mas’ud Said, MM
Psikologi Parenting 17 PIMRED & REDPEL : Khoirul Anwar, Mochammad Sholeh
Laporan Keuangan Sidang Redaksi : Agus Syamsuddin, Anas Basori, Sulaiman
Periode Bulan Agustus & September 2019 18 Distribusi & Iklan : Heru Pratikno, Yosman Ardiansyah, Mafaza
Syiar
Kiat-kiat Agar Terselamat
dari Bahaya Riba
o l e h : (Bagian 2)
M. Ridlo El Hajj
Di masa Rasulullah SAW praktek gadai juta rupiah. Setelah hasil panennya terjual memberi 2,5% perbulan dari hasil/
pernah dilakukan. Dahulu ada orang dan bayaran telah ditangan, selekas itu keuntungan, bukan dari jumlah uang
menggadaikan kambingnya. Rasulullah pula ia menebus mobil yang digadaikannya. yang diinvestasikan, maka itu adalah bagi
SAW ditanya, bolehkah kambingnya Bisnis tetap jalan, likuiditas lancar, dan hasil yang halal. Bahkan akan mendapatkan
diperah. beliau mengizinkan, sekadar yang penting produksi bisa tetap berjalan. keberkahan dunia dan akhirat.
untuk menutup biaya pemeliharaan. Beda tipis memang, bahkan banyak
Artinya, Rasullulah SAW mengizinkan kita 3. Mengubah Pinjam Uang Menjadi kalangan awam yang entah karena jahil
boleh mengambil keuntungan dari barang Kerjasama Bagi Hasil atau pura-pura jahil, menganggap bahwa
yang digadaikan untuk menutup biaya Sebenarnya beda antara sistem bagi itu hanya akal-akalan semata, tapi keduanya
pemeliharaan. hasil yang halal dengan pembungaan akan berujung kepada dua muara yang
Nah, biaya pemeliharaan inilah yang uang yang diharamkan agak tipis bedanya. berbeda. Yang satu akan membawa
kemudian dijadikan ladang ijtihad para Tapi di mata Allah SWT, perbedaan itu pelakunya ke surga, yaitu yang dengan
pengkaji keuangan syariah, sehingga gadai sangat besar. Sebab yang satu melahirkan sistem bagi hasil sesuai syariah. Sedangkan
atau rahn ini menjadi produk keuangan rahmat dan perlindungan dari-Nya, yang satunya lagi, akan membaca pelakunya
syariah yang cukup menjanjikan. Secara sedangkan yang satunya lagi melahirkan ke neraka. Meski terkadang disebut sebagai
teknis gadai syariah dapat dilakukan oleh laknat dan murka-Nya. bagi hasil, sayangnya secara prinsip tidak
suatu lembaga tersendiri seperi Perum Setipis apakah perbedaan di antara sesuai dengan cara syariah. Lebih tetap
Pegadaian, perusahaan swasta maupun keduanya? dikatakan sebagai riba, karena memang
pemerintah, atau merupakan bagian dari Bedanya hanya pada uang yang riba. Tidak mungkin hukumnya
produk-produk finansial yang ditawarkan dijadikan sandaran dalam bagi hasil. berubah, meski disebut dengan
bank. Kalau yang dijanjikan adalahmemberikan istilah-istilah yang menipu.
Praktik gadai syariah ini sangat strategis 2,5% per bulan dari jumlah uang yang Kita harus teliti dan paham
mengingat citra pegadaian memang telah diinvestasikan, itu namanya betul sistem bagi hasil yang
berubah sejak enam-tujuh tahun terakhir pembungaan uang, alias riba. sesuai syariah.
ini. Pegadaian, kini bukan lagi dipandang Hukumnya haram dan Jangan asal
tempatnya masyarakat kalangan bawah menurunkan murka. Karena menamakan bagi
mencari dana di kala anaknya sakit atau pada hakikatnya yang terjadi hasil, padahal
butuh biaya sekolah. Pegadaian kini juga memang sistem pembungaan prinsipnya justru riba
tempat para pengusaha mencari dana uang. Baik bersifat merugikan yang haram.
segar untuk kelancaran bisnisnya. atau tidak merugikan. Buat kita,
Misalnya seorang produse film butuh yang penting bukan merugikan atau Wallaahu a’lamu bish
biaya untuk memproduksi filmnya, maka menguntungkan, tetapi yang penting showaab
bisa saja ia menggadaikan mobil untuk apakah prinsip riba terlaksana di dalam M. Ridlo El Hajj
memperoleh dana segar beberapa puluh perjanjian itu. Tapi kalau janjinya
4 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Profil Santunan
Doa Bersama, penyerahan Kembali Rumah Yang telah di”Bedah”
(Renovasi) pada program Bedah rumah LAZIS Sabilillah. Bersama
Ketua III Yayasan Sabilillah Prof. Dr. M. Mas’ud Said, P.hD
BEDAH RUMAH KE 25 LAZIS SABILILLAH
BANTUAN Bedah Rumah ke 25 LAZIS Sabililah waktu yang singkat hanya sekitar tiga minggu
telah di serahkan langsung oleh Ketua Yayasan saja sejak pembongkaran hingga selesai.
Sabilillah Prof. Dr. H. M. Mas’ud Said pada Bahkan pembuatan drainase septic tan
tanggal 8 Nopember 2019. Penerima bantuan di danai sepenuhnya oleh BKM melui
kali ini adalah bapak Teguh ( 57 th) dan ibu program pemerintah Kota Malang hingga
Sumini (49 Th) yang beralamatkan di Jl. Ikan penerima manfaat tidak lagi ke sungai
Tombro RT 01 RW 4 Kelurahan Tunjungsekar untuk membuang hajatnya sehari-hari.
Lowokwaru. Menurut keterangan Ketua BKM Ucapan syukur kepada Alloh SWT dan
setempat Bapak H. Muhyidin, upaya membedah ucapan terimakasih yang tak terhingga
rumah Bapak Teguh ini sudah di rencanakan pada semua donatur LAZIS Sabilillah juga
sejak lama yakni sekitar tahun 2013/2014 kepada tokoh masyarakat RT, RW, BKM,
lalu karena BKM menilai bahwa rumah tersebut Lurah dan pemerintah Kota Malang di
memang tidak sehat, selain tak ada MCK, ucapkan ibu Sumini saat penyerahan bedah
kondisi genteng banyak yang bocor, juga tak rumah hingga saat ini ia bersama keluarga
ada atapnya. bisa merasakan kenyamanan di dalam
Upaya lingkungan untuk mengajukan program Bp. Teguh dan Istri, bersyukur tiada terkira. rumah dan tak ada kesulitan untuk
bedah rumah kepada pemerintah juga sudah Kami akan semakin semangat dalam Ibadah membuang hajatnya seperti sebelumnya.
di sering dilakukan, bahkan pernah juga di dan bekerja, setelah rumah kami dibedah. Ibu Sumini adalah seorang istri pekerja
kunjungi Bapak Walikota Malang (H. Anton) rumah LAZIS Sabilillah akhirnya niat lingkungan keras tumpuan hidup keluarga meskipun usia
saat itu ketika kunjungan ke wilayah Tunjungsekar untuk membedah rumah pak Teguh bisa sudah lanjut tapi ia tetap harus mencari nafkah
dan berjanji segera akan di realisasikan terealisasi. Bedah Rumah LAZIS Sabilillah untuk menghidupi keluarganya, karena selain
pembongkarannya. Namun hingga saat ini memang telah terus berjalan melalui dana ia masih punya anak yang masih duduk di
belum ada kejelasan realisasi pelaksanaannya. Zakat Infaq Shodaqoh yang di amanatkan bangku sekolah juga karena suaminya yang
Di benarkan oleh bapak Teguh mengatakan oleh para donatur untuk kebutuhan mustahik sudah tidak mampu lagi mencari nafkah
, memang sudah berkali-kali di datangi dan penerima manfaat. Mekanisme bedah rumah dikarenakan sakit sudah sejak lama.
di survey oleh Ketua RW, BKM, Lurah ataupun selalu melibatkan lingkungan sekitar untuk Pekerjaan ibu Sumini adalah pembuat
Dinas terkait, tapi mungkin masih banyak bersama-sama mewujdkan kepedulian kue bronis yang bekerja kepada orang lain
kendala dari pemerintah untuk program sesama bergotongroyong membantu mereka yang hanya mendapatkan upah dari
bedah rumah tersebut, juga mungkin belum yang membutuhkan. Seperti pada saat ini pekerjaannya itu setiap minggu tiga hari.
rejeki saya, kata bu Sumini melanjutkan semua tokoh masyarakat RT, RW, Lurah, Selamat kepada bapak Teguh dan Ibu Sumini
ungkapan suaminya. BKM dan warga sekitar turut terlibat dalam semoga pendistribusian zakat LAZIS Sabilillah
Tapi sungguh sangat bersyukur, kata ketua gerakan bedah rumah LAZIS Sabilillah, hingga mampu meningkatkan keimanan mustahik
BKM Tunjungsejkar, melalui program bedah pelaksanaan bedah rumah membutuhkan penerima manfaat, amin. (*)
Majalah Komunitas Sabilillah 5
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Sabilillah News
Barisan para rodat, bersama -
sama mengumandangkan shola-
wat dan pujian kepada Nabiyullah
Muhammad saw.
Kembali Menteladani & Bergembira
Atas Lahirnya Rosululllah SAW
MAULID Nabi, moment khusus sacral malam rabu, dengan diawali pembacaan Ahlusunna wal Jama’ah hampir bisa
dan luapan kegembiraan menjadi satu. maulid dan dilanjutkan ngaji kitab muhktarul dipastikan ada extra kegiatan sekolah IShari
Karena jelas lantaran bulan Maulid bulan ahadist. Dengan jama’ah yang setiap dan hampir wajib dilaksanakan sama seperti
Rabiul Awwal dimana sosok mulia teladan minggunya selalu bertambah. Dan pada halnya extra kegiatan Pramuka.” Sungguh
tercinta seluruh umat muslim di dunia hari Rabu, 13 November 2019 lalu suasana luar biasa, kaderisasi dan juga pendidikan
bahkan dijagad raya hadir di dunia ini. masjid kembali ramai dan semarak dengan budaya Islam khususnya diwilayah Jawa
Beliau Kanjeng Nabi Muhammad saw., hadirnya hampir 1500 jama’ah Ikatan Seni Timur melalui ISHARI terus terjaga dan
Masjid Sabilillah selama beberapa hari Hadrah Indonesia atau biasa dikenal dengan terlestarikan Insya Allah” Ulas salah satu
menjelang peringatan Maulid Nabi telah jama’ah sholawat Ishari. Acara diawali panitia acara.
mengadakan serangkaian acara tidak lain dengan tahlil dan kirim doa khusus kepada Memang sedikit berbeda dengan
untuk memeriahkan serta kembali mengingat Almaghfurllah para pendiri serta sesepuh pembacaaan sholawat habsy pada umumnya
keteladanan beliau dalam masa saat ini. Yayasan Sabilillah, diantaranya kyai Masjkur yang saat ini tengah gencar dan mashyur
Diawali dengan peringatan maulid nabi yang beberapa waktu lalu dikukuhkan dilakanakan pada majelis – majelis sholawat.
yang digelar oleh Majelis Rasulullah pada menjadi salah satu pahlawan nasional Sholawat Ishari bisa dikatakan pembacaan
Minggu Malam yang dihadiri oleh Al Habib republic Indonesia yang berasal dari Jawa sholawat secara kolosal, baik para rodat
Musa Kadzim Bin Ja’far Assegaf dari Timur, Malang khususnya. dan juga para pemukul terbang. Seperti
Tarim Hadramaut Yaman dengan dihadiri Acara ISHARI dimulai pada pukul 21.15 terlihat pada foto – foto kegiatan. Harapannya
oleh sekitar 1000 jama’ah pecinta sholawat wib, dengan jumlah peserta demikian kegiatan sholawat yang telah lama tidak
di Malang Raya, berikutnya pada Senin banyaknya panitia mempersiapkan terlaksana khususnya Hadrah kolosal ini
11 November santunan dan kajian pembinaan penampilan setiap group secara bergantian. bisa terlaksana setiap tahun, bahkan menjadi
rutin LAZIS Sabilillah pada diawali dengan Tercatat lebih dari 27 group hadir dan moment istimewa dan penutup dalam rangka
pembacaan maulid diba dan dilanjutkan bersholawat bersama dalam rangka rangkaian pelaksanaan kegiatan peringat
dengan penyampaian kisah- kisah kehidupan kegembiraan menyambut Maulid Nabi Maulid Nabi Muhammad saw. Semoga
Nabi membuat 150 anak asuh binaan LAZIS Muhammad saw. “Sholawat Ishari memang semua diberkahi dan di ridhoi oleh Allah
Sabilillah larut dalam suasana haru dan beberapa waktu ini jarang sekali terdengar swt serta paling utama kita semua tercatat
penuh kebanggaan. di wilayah Kota Malang, namun di wilayah- sebagai umat beliau kanjeng Nabi yang
Masih berlanjut dengan rutinan pengajian wilayah Kabupaten, Insya Allah setiap kelak akan memperoleh syafaat’Nya.. Amin
Abah KH. Marzuki Mustamar setiap selasa sekolah Islam yang khususnya basicnya (red19*)
6 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Min Nuril Islam
FIQH JUM’AH
(Petunjuk Shalat Jum’at)
Pengertian Shalat Jum’at O l e h : dan ia keluar, sedang ia berniat kembali ke
Shalat Jum’at adalah shalat dua rakaat negerinya sendiri sekalipun sesudah masa
yang dilakukan pada hari terkenal (Jum’at) KH. M. BASORI ALWI MURTADLO yang lama.
pada waktu Dhuhur. Yang mu’tamad bahwa Definisi (batasan arti) Mustawtin
shalat Jum’at itu suatu shalat tersendiri bukan dan shalatnya”. (penduduk tetap)
shalat Dhuhur yang diringkas. Oleh karenanya Tahun Diwajibkan Shalat Jum’at Yaitu orang yang tidak bepergian baik
tidak cukup diganti dengan shalat Dhuhur Diwajibkan pada malam Isro’ dan Mi’raj pada musim panas maupun musim dingin
bila shalat Jum’at mungkin dilakukan sedang di Makkah. Orang yang pertama kecuali karena ada keperluan, maka mukim
waktunya tidak sempit. Dinamakan shalat melaksanakannya adalah As’ad bin Zuroroh dan mustawtin ini wajib shalat Jum’at.
Jum’at karena pada waktu tersebut manusia r.a. beserta Mush’ab bin ‘Umar di pinggiran Dan wajib shalat Jum’at orang yang telah
berkumpul untuk shalat. Katanya pada hari Qubah di Al Madinah Al Munawwarah. Di mendengar suara adzan dari ujung desa atau
itu nabi Adam dan ibu Hawa bertemu (setelah Makkah Nabi s.a.w. belum pernah kota yang bersambung dengan negeri di
lama berpisah). Katanya pula pada hari itu melakukannya karena tidak memungkinkannya mana diselenggarakan shalat Jum’at,
Allah s.w.t. menghimpun penciptaan nabi sebab kaum muslimin masih shalat terdengarnya adzan tersebut jika tak ada
Adam. Di zaman jahiliyah dia dinamakan bersembunyi-sembunyi. suara angin dan suara lain.
‘Urubah. Di surga para malaikat menamakan Syarat Kewajiban Shalat Jum’at Macam-Macam Manusia Yang Hadir
Al Mazit. Ia adalah gustinya semua hari dan Syarat kewajiban shalat Jum’at ada 7 : Dalam Shalat Jum’at
hari paling utama diantara hari-hari dalam Islam. Orang kafir asli tidak wajib shalat Manusia yang hadir dalam shalat Jum’at
seminggu bahkan menurut imam Ahmad Jum’at. Orang murtad wajib shalat Jum’at, ada 6 macam, yaitu :
bin Hambal ia lebih utama dari hari Arafah. karenannya wajib mengqodlo’nya dengan shalat Orang yang wajib dan sah serta bisa
Keutamaan Shalat Jum’at Dhuhur jika ia telah kembali kepada Islam. terselenggara dengan orang tersebut shalat
Dia adalah shalat fardhu yang paling utama, Baligh. Anak kecil tidak wajib dan sah Jum’at, yaitu mustawtin (penduduk tetap)
berjama’ahnya lebih utama dari semua shalat ia shalat Jum’at jika ia tamyiz (sudah bisa meskipun sempurna sisa syarat-syarat
berjama’ah, dan ia termasuk kekhususan- membedakan antara baik dan buruk). wajibnya shalat Jum’at.
kekhususan umat ini (umat Muhammad Berakal. Orang gila tidak wajib dan tidak Orang yang wajib dan sah namun tidak
s.a.w.). Di dalam hadits: sah shalat Jum’at. bisa diselenggarakan shalat Jum’at, yaitu
ْ
ْ
ْ
ُ
َ
َ ىلإ ُ نا َ ضَ مَ رَ و ِ ةَ عْ مُ جلا َ ىلإ ةَ عْ مُ جلاَ و ُ سْ م َ خلا ُ تاَ ول َّ صلا Merdeka. Hamba Sahaya sekalipun orang yang mukim meskipun harus sempurna
ِ
ِ
َ ْ
َّ
ُ
َ
ُ رِ ئاَ بكلا ِ تَ بِ نت ْ جا اذإ َّ نُ هَ نْ يَ ب اَ مِ ل ٌ تاَ رِ فكُ م َ نا َ ضَ مَ ر. merdeka separuh atau sedang mengangsur sisa syarat-syarat wajibnya shalat Jum’at.
ِ
Artinya : “Shalat-shalat lima waktu, shalat tebusan merdeka tidak wajib shalat Jum’at Orang wajib dan tidak sah serta tidak
Jum’at ke shalat Jum’at yang lain, puasa dan sah shalat Jum’at. terselenggara dengan orang tersebut shalat
ramadhan ke puasa ramadhan yang lain Laki-laki. Orang perempuan dan banci Jum’at yaitu orang murtad.
adalah pelebur–pelebur dosa diantaranya tidak wajib dan sah shalat Jum’at. Orang yang tidak wajib namun sah dan
selagi dosa-dosa besar dijauhi”. (HR. Sehat. Orang sakit yang berat shalat Jum’at bisa terselenggara dengan orang tersebut
Muslim) seperti beratnya berjalan kaki di waktu hujan shalat Jum’at yaitu orang sakit yang mustawtin.
Dan hadits : tidak wajib. Namun jika hadir di masjid Dan yang seperti dia setiap orang yang
ْ
َّ
َ
َ
َ
َ
ْ ملَ و ى َ شَ مَ و َ ركَ تْ باَ و َ ركَ بَ و ل َ سَ ت ْ غاَ و ِ ةَ عُ مُ جلا َ مْ وَ ي ل َ س َ غ ْ نَ م sesudah zawal (matahari tergelincir) ia tidak mempunyai udzur shalat Jum’at.
ْ
ّ ُ َ
َ
َ ْ َ
َ َ
ٍ ةَ وط َ خ لكب ُ هل َ ناك ُ غلَ ي ْ ملَ و َ عَ مَ ت ْ ساف ماَ ملإا َ نِ م اَ نَ دَ و ْ بكْ رَ ي boleh meninggalkan masjid kecuali jika Orang yang tidak wajib namun sah dan
ِ ِ
ِ ِ
َ
ُ
اَ هِ ماَ يِ قَ واَ هِ ماَ ي ِ ص ُ ر ْ جأ ٍ ةَ ن َ س لَ مَ ع. dirinya menunggu dengan sangat berat yang tidak bisa terselenggara dengan orang tersebut
Artinya : “Barang siapa yang mencuci tak tertahankan. shalat Jum’at yaitu musafir, budak, anak
dan mandi pada hari Jum’at, bangun pagi Bermukim. Musafir tidak wajib shalat yang sudah tamyiz dan orang perempuan.
dan berangkat pagi ke masjid, berjalan kaki Jum’at. Penduduk asli lebih-lebih wajib Orang yang tidak wajib, tidak sah dan
dan tidak naik kendaraan, mendekat ke shalat Jum’at. tidak bisa terselenggara dengan orang tersebut
imam lantas mendengarkan khutbah dan Definisi (batasan arti) orang yang mukim shalat Jum’at yaitu orang kafir asli dan orang
tidak bicara maka baginya dengan setiap Yaitu orang yang niat bermukim di suatu gila.
langkah pahala amal setahun puasanya negeri 4 hari lebih selain kedua hari ia masuk (Bersambung)
Majalah Komunitas Sabilillah 7
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Program Amanah
Barisan TPQ dari berbagai
lembaga dan kelurahan anggota
dari FOrum TPQ Yayasan Sabilil-
lah bersiap sebelum dimulainya
kiirab hari Santri lalu.
Kirab Santri TPQ FORTYS 2019
HARI SANTRI NASIONAL,
WUJUD CINTA TANAH AIR PARA SANTRI
LAZIS Sabilillah dan FORTYS (Forum dan konsumsi. bendera, melambaikan tangan, membunyikan
TPQ Yayasana Sabilillah) bahu-membahu Setelah registrasi, para peserta dikondisikan alat-alat musik di garis start untuk
menggelar kegiatan Kirab Santri dalam berbaris di halaman Masjid sesuai nomor menunjukkan kesiapan dan semangat
rangka memperingati Hari Santri pada hari urut kedatangan. Sambil menunggu peserta mengikuti kirab. Peserta berangkat dengan
Ahad (27/10). Seperti kirab tahun lalu, lain hadir, panitia membakar semangat semangat sembari menyanyikan yel-yel
Masjid Sabilillah menjadi pusat acara Kirab para peserta dengan yel-yel. diiringi alat musiknya masing-masing.
Santri kali ini. Start dan finish berada di Acara pembukaan diisi sambutan oleh Sesampainya di Masjid Sabilillah, para
Masjid Sabilillah. Pak Sulaiman, selaku koordinator pelaksana, peserta istirahat sejenak, lalu mengikuti
Kemeriahan Kirab Santri kali ini terlihat dan Ustadz ‘Adzim, selaku Ketua LAZIS pembagian doorprice. Di tengah terik
dari jumlah peserta yang mencapai 600-an. Sabilillah. Ustadz ‘Adzim menyampaikan matahari yang semakin panas, para peserta
Angka ini akumulasi dari jumlah santri beberapa kalimat penyemangat dan penuh semakin antusias menyimak kupon undian
TPQ beserta pendamping. Setiap TPQ optimis untuk para santri. Beliau optimis yang dibawa. Satu persatu nomor undian
diberikan kuota maksimal 20 santri dan 5 bahwa berkahnya Masjid Sabilillah, para dipanggil. Peserta yang merasa terpanggil,
asatidz. Setiap lembaga TPQ wajib peserta akan ada yang menjadi Ulama’, berlarian menjemput hadiahnya.
mengikutsertakan Ustadz atau Ustadzah Mentri, Wakil Presiden, bahkan Presiden. Doorprice untuk peserta ludes, dilanjutkan
TPQ sebagai pendamping agar para santri Di ujung sambutan, Ustadz ‘Adzim mengajak doorprice untuk lembaga TPQ. Semua
mengikuti kirab dengan tertib dan aman. kepada seluruh peserta dan panitia untuk TPQ mendapat doorprice. Satu persatu
Peserta kirab sangat antusias mengikuti membaca basmalah, sebagai tanda dibukanya maju menjemput hadiahnya. Doorprice
kirab kali ini. Terlihat dari kedatangan para acara. Dilanjutkan do’a yang dipimpin lembaga diserahkan oleh penyedia support
peserta yang sesuai rundown acara, bahkan oleh Pak Iswanto, Ketua FORTYS. product yang telah ikut memeriahkan acara.
lebih awal dari yang diharapkan panitia. Sebelum pemberangkatan, seluruh peserta Setelah semua doorprice habis, acara pun
Peserta datang langsung menuju tempat dan panitia bersama-sama menyanyikan ditutup oleh Pak Sulaiman dengan ucapan
registrasi. Peserta mengisi daftar hadir, lagu Indonesia Raya, Yalal Wathon, dan terimakasih pada seluruh komponen yang
lalu mendapat kupon undian doorprice Mars Hari Santri. Ustadz ‘Adzim memimpin terlibat mensukseskan acara Kirab Santri
peserta, kupon undian doorprice lembaga, pemberangkatan kirab. Peserta mengibarkan FORTYS 2019 ini. (Red:19*)
8 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Potret Kegiatan
Moment Maulid Nabi Muhammad SAW., selalu diperingati
dengan meriah terlebih lagi di Masjid Sabilillah. Salah satunya
ialah Gebyar Ishari Malang Raya yang dilaksanakan pada 13
November lalu, Seperti pada dokumentasi berikut:
Ishari yang lebih dikenal dengan Seni Hadrah Indonesia, salah Kolosal, tampak para penari rodat atau pengiring pembaca sholawat yang setiap
satu khasanah budaya Sholawat yang asli dari Jawa, dengan group terdiri dari hampir 500 orang dalam sekali pembacaan sholawat.
pukulan terbang hadrah oleh beberapa penerbang
Secara bergantian hampir 30 group pada malam tersebut turut larut Tampak, tua muda remaja hingga anak - anak ikut bergabung dalam
dalam pembacaan sholawat Nabi. acara malam itu, yang dilaksanakan di dalam Masjid Sabilillah
FOrum TPQ Yayasan Sabilillah, kembali menyelengarakan Kirab TPQ - TPQ Binaan,
memperingati Hari Santri Nasional pada bulan Oktober lalu.Berikut dokumentasinya:
Seluruh santri TPQ - TPQ Binaan hadir sejak pagi hari berbaris Kirab dilepas oleh Ketua LAZIS Sabilillah Ust. Abd. Adzim I.
dan bersama2 bersholawat di lapangan parkir masjid Sabilillah
Hidup santri,
Hidup Indo-
nesia... Jay-
alah Santri
Damailah
negeri.
Sebelum pelaksanaan kirab, didahului dengan kolosal menyanyikan lagi Indone-
sia Raya, Ya Ahlal Wathon dan Mars Hari Santri salah satu wujud kebanggaan
menjadi warga Negara Indonesia dan sebagai santri Majalah Komunitas Sabilillah 9
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Renungan
O l e h :
Dr. Abdul Adzim Irsad
(Bagian 2)
AGAR senantiasa hati-hati, murid (santri) harus dipaksa ngaji hanya tidur-tiduran dan karena orangtua tidak bisa
maka perhatikanlah pesan Imam kepada Kyai. Tujuan utamanya menghabiskan duit orangtua dan mendidiknya secara langsung
Malik ra sebagai berikut, sebenarnya bukan mondoknya, juga menghabiskan waktu. Tidak karena keterbatasan. Mondok
“sesungguhnya ilmu itu adalah tetapi “ngaji (Thalabul Ilmi) sedikit, orang yang memondokkan itu menjadi wajib, karena
agama, maka perhatikanlah dari kepada sang Kyai. Kyai putranya di pesantren, karena orangtua benar-benar tidak memili
mana kalian mengambil agama menyediakan pesantren (pondok), merasa tidak betah dengan prilaku ilmu untuk memintarkan putra-
kalian”. dengan tujuan agar supaya setiap putranya selama di rumah. Ada putrinya.
santri bisa nginep, dan mudah juga orang tua lebih suka putranya Kalau mengaca kepada Imam
Ngaji tidak belajar kepada gurunya. di pondok, tetapi ruhaninya tidak Abu Hanifah ra, ternyata beliau
Harus Mondok Di pondok juga di ajari bagaimana nyambung dengan putra-putrinya. itu di didik langsung oleh
Jika ingin menjadi orang beri- berinterkasi dengan sesama, dan Sehingga banyak keluhan dari ayahandanya di toko busana
lmu tidak harus mondok, tetapi bagaimana cara memuilakan guru Kyai dan ustad kepada atas prilaku miliknya. Baru ketika usia 16
harus ngaji kepada ulama yang dan keluarganya, sebagaimana santri-santri yang jauh dari tahun diajak berangkat haji, dan
benar-benar sanadnya nyambung yang dilakukan oleh Imam Abu harapan Kyainya. Selama di sejak saat itulah pergulatan
dengan Rasulullah SAW. Nah, Hanifah ra. Dan yang paling penting pesantren, wali santri tidak kenal intelektual imam Abu Hanifah
pondok pesantren itu satu- satunya adalah “belajar mandiri” selama dengan Kyai dan keluarganya. terus berkembang. Sehingga
lembaga pendikan non formal di pondok pesantren. Karena itu Bahka, ada juga yang tidak pernah Imam Abu Hanifah bertemu
yang benar-benar memberikan akan menjadi modal utama ketika berkunjung (silaturahmi) kepada dengan tabiin, dan juga ulama
apa yang diinginkan oleh setiap terjun di masyarakat luas, dan juga Kyainya. fikih, hadis di Makkah. Sejak
santri dan memenuhi cita-cita bagaimana hidup bersama Padahal, tugas utama bagi itulah Imam Abu Hanifah
orangtua. keluarganya kelak. setiap orangtua itu adalah berkelana mencari ilmu sebanyak
Ketika berada di pesantren, “mendidik fisik, ruhani, dan banyaknya. Konon, guru Imam
sebenarnya orangtua telah Tidak dipungkiri, banyak santri spritual anaknya”. Bukan Abu Hanifah itu mencapai 400
memasrahkan putranya kepada yang mondoknya karena pelarian. menitipkan kepada lembaga guru, dengan perincian 7 termasuk
guru (Kyai). Sehingga sang Sehingga selama di pondok itu pendidikan. Mondok itu alternatif, sahabat Rasulullah SAW
10 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Kolom Utama
UMAT Siang, 08 November 2019 ini pkl.13.30 WIB
akan disampaikan pengumuman di Istana Negara bahwa
JKH Masjkur, Pimpinan Tertinggi Barisan Sabilillah,
Anggota BPUPKI yg merumuskan Pancasila dan UUD 1945,
Pendiri Yayasan Sabilillah Malang, Ketua Yayasan Universitas
Islam Malamh (UNISMA) Pertama, Ketua Umum PB NU,
Menteri Agama RI, akan dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo.
Pengusulan dan pengurusan berkas pahlawan nasional KH.
Masjkur ini sudah dilakukan sejak tahun 1995 namun sempat
berhenti proses pemberkasannya. Pada Oktober tahun 2017,
proses dan pemberkasan diulang kembali dan diserahkan
secara resmi kepada Direktorat Pemberdayaan Sosial Kementerian
Sosial RI. Proses verifikasi lapangan dari Kemensos juga
sudah dilakukan pada Oktober 2018.
Menjelang peringatan hari pahlawan nasional tahun 2019
ini alhamdulillah berhasil ditetapkan oleh presiden.
Tim mengikutsertakan dan disupport oleh Gubernur Jatim,
Bupati Malang, Walikota Malang, Walikota Batu, dan tokoh-
tokoh di Malang Raya dikordinasi oleh Yayasan Sabilillah
Malang dimana KH Masjkur membangun masjid yg sekarang
menjadi masjid besar percontohan paripurna nasional tahun
2017. Selain itu, dukungan untuk Gelar Pahlawan Nasional
RI juga datang dari berbagai pondok pesantren dan perguruan
tinggi baik negeri dan swasta yang tersebar di beberapa wilayah
Indonesia.
Pengusulan KH Masjkur menjadi pahlawan nasional dilakukan
selama setahun lebih melalui Dinas Sosial dan ditujukan ke
Kementrian Sosial RI. Buku-buku dan bukti sejarah ditelisik
oleh tim peneliti, tokoh agama dan tokoh masyarakat, pimpinan
perguruan tinggi terutama Unisma, UIN, UB, UM dan Unira.
Sebanyak sedikutnya 8 buku tentang almaghfurlah KH. Masjkur Plakat, bertuliskan Pahlawan Nasional diberikan kepada
Almarhum KH. Masjkur, Jasamu Tetap Dikenang. Diberikan lang-
sung oleh Bp. Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Istana Presiden
Majalah Komunitas Sabilillah 11
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
12 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Grafis: Andhi Wira / Jawa Pos Radar Malang
Majalah Komunitas Sabilillah 13
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Kolom Utama
Tampak diatas, pemberian plakat Gelar Pahlawan Nasional diserahkan oleh Bapak Presiden kepada salah satu
cucu ahli waris keluarga besar Kh. Masjkur pada tanggal 8 November 2019 lalu.
telah diterbitkan dan pernah khususnya pihak keluarga Singosari, mengundang keluarga di Singosari,
didistribusikan ke lembaga-lembaga Yayasan Al Maarif Singosari, keluarga Yayasan Sabilillah dan perwakilan untuk
pendidikan di Jawa Timur. Buku-buku besar Pesantren Bungkuk Singosari, upacara peringatan hari Pahlawan
tersebut beragam, mulai buku biografi terutama almaghfurlah KH M Tholchah Nasional 10 November di Gedung Negara
perjuangan (3 naskah buku), fragmen Hasan. Dalam penganugerahan gelar Grahadi Surabaya.
pemikiran KH. Masjkur dalam pandangan pahlawan nasional pihak keluarga diwakili Semoga semangat berjuang kita,
akademik (2 buku), kiprah dan perjuangan oleh cucu dari KH. Masjkur. Pemerintah keikhlasan kita, daya khidmad kita bisa
dalam catatan media (1 buku), komik Provinsi Jawa Timur dalam hal ini meniru para alim ulama’ seperti KH
(1 buku), napak tilas gerilya militer di Gubernur Khofifah Indar Parawansa Masjkur.
trenggalek (1 buku). akan mewakili pemerintah dan masyarakat Amin
Ini adalah penghormatan negara yang Jawa Timur mendampingi keluarga KH M. Mas’ud Said
sangat besar untuk masyarakat Jawa Masjkur di Istana Negara. Ketua Yayasan Sabilillah bidang Sosial,
Timur, Malang Raya, dan NU, dan Gubernur Khofifah juga akan Ekonomi dan Kemasyarakatan
14 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Rumah Yatim
Tim LAZIS Sabilillah, dari berbagai komponen. Ada relawan, ada tim Klinik, tim RY, tim Ustadz TPQ Binaan, tampak pula Manager Operasional ikut berfoto pada
saat pembukaan stand di Bazaar Halal beberapa waktu lalu.
LAZIS SABILILLAH WARNAI
GELARAN BAZAR WISATA HALAL
BERAGAM stand produk usaha penuhi
area Jl Gajah Mada Kota Malang sejak tg
21-22 Oktober 2019. Tak mau kalah, LAZIS
Sabilillah juga turut unjuk aksi dalam gelaran
Bazar Wisata Halal ini.
Cek kesehatan menjadi salah satu fasilitas
yang diberikan LAZIS Sabilillah kepada
para pengunjung basar. Pengunjung bazar
dapat memeriksa kadar kolestrol, gula
darah, asam urat dan tensi darah dalam
tubuh mereka. Melalui kerjasama dengan
SMS (Sabilillah Medical Service) stand ini
paling banyak dikunjungi oleh pengunjung.
Karena disamping murah, cek kesehatan
ini juga menjadi ciri khas stand LAZIS
Sabilillah diantara yang lainnya.
Selain itu, tes baca Al-Qur’an juga
menjadi daya tarik tersendiri bagi para
pengunjung. Khusus stand ini, pengunjung
dapat berkonsultasi tentang kelancaran
membaca al-Qur’an sekaligus tips dan
trick agar bisa cepat membaca Al-Qur’an.
Kali ini LAZIS Sabilillah bekerjasama
dengan MQS (Madrasatul Qur’an Sabilillah)
dalam memberikan edukasi baca Al- Test Baca Al Qur’an ditempat, privat langsung tentang makhrojul huruf dan tajwid.
Qur’an sehingga tak sedikit masyarakat
kemudian bergabung menjadi santri meramaikan stan. tes baca Al-Qur’an harapanya bisa menjadi
MQS. Disamping itu penerimaan ZIS Menurut Sulaiman, AP selaku manajer penyelasaian masalah kesehatan dan
(zakat infaq dan shodaqoh) juga menjadi LAZIS Sabilillah, kegiatan ini juga me- spiritual masyarakat. Selain itu beliau
salah satu rangkaian dalam mengisi stand rupakan upaya dalam rangka memberkan berharap, dengan adanya acara ini, dapat
LAZIS Sabilillah. Volunteer juga dilibatkan kontribusi langsung dalam memperingati mendekatkan LAZIS Sabilillah ke dalam
dalam menyebarkan broshur dan hari santri. Melalui cek kesehatan dan masyarakat. (mlk:19*)
Majalah Komunitas Sabilillah 15
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Oleh :
DOKTER KLINIK SABILILLAH MEDICAL CENTER
Mengetahui Obesitas Pada Anak
(Bagian 2)
SELAIN faktor-faktor di atas, praktik pemberian
makan bayi dan anak yang tidak diperhatikan
atau masih tradisional, dengan pilihan makanan
yang mengandung sedikit nutrisi baik, juga
menjadi faktor kontributor lain.
Komplikasi Akibat Obesitas
Tidak hanya pada kesehatan, obesitas dapat
berdampak pada hidup anak secara keseluruhan.
Dampak secara fisik
Berikut ini adalah kondisi-kondisi kesehatan
yang dapat dipicu oleh obesitas:
Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Keduanya berisiko menimbulkan plak yang
menyebabkan penyempitan pembuluh arteri
pada anak, sehingga dapat memicu stroke
dan serangan jantung di kemudian hari.
Diabetes tipe 2. Gaya hidup yang kurang
aktif bergerak, ditambah dengan kondisi
obesitas, dapat memicu risiko diabetes tipe Langkah paling awal jika Anda khawatir Selain mengukur IMT anak, dokter akan
2 yang memengaruhi metabolisme glukosa bahwa anak Anda mengidap obesitas adalah memeriksa pola makan, tingkat aktivitas
dalam tubuh Si Kecil. dengan memeriksakannya ke dokter agar anak, riwayat obesitas dalam keluarga, dan
Penyakit pernapasan. Bobot tubuh anak dia mendapatkan diagnosis dan penanganan masalah kesehatan anak yang lain.
yang berlebihan bisa mengakibatkan saluran yang tepat. Pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol,
pernapasan anak menyempit, membengkak, Sebelum mengantar Si Kecil ke dokter, keseimbangan hormon, kadar vitamin D,
dan membuatnya kesulitan bernapas sehingga persiapkanlah hal-hal berikut ini: dan pemeriksaan terkait kondisi obesitas
berisiko menderita penyakit pernapasan Tulis keluhan, perilaku, aktivitas, dan lain juga bisa dilakukan. Perhatikan bahwa
seperti asma. kebiasaan Si Kecil yang dapat menyebabkan umumnya tes darah ini mengharuskan anak
Gangguan pola tidur. Akibat obesitas, obesitas. untuk berpuasa selama 8-12 jam sebelumnya.
pernapasan anak bisa menjadi tidak normal, Catat kelompok makanan apa saja yang
misalnya mendengkur saat sedang tidur. dikonsumsi anak dalam sepekan atau makanan Mendampingi Anak dengan Obesitas
Kualitas istirahat atau tidur anak tersebut yang sering ia konsumsi. Bawa juga catatan Kunci menangani anak dengan obesitas
dapat menurun akibat gangguan pada obat-obatan atau vitamin yang biasa bertumpu kepada dua hal. Pertama adalah
pernapasannya. Hal ini dapat menyebabkan dikonsumsinya. memastikan bahwa anak telah menerapkan
prestasi belajar di sekolah menurun karena Kemungkinan dokter juga akan menanyakan pola makan sehat dan mengajaknya beraktivitas
anak sulit konsentrasi di kelas dan sering aktivitas dan pola makan keluarga sehari- fisik lebih teratur, sehingga berat badannya
mengantuk di siang hari. hari, serta riwayat anggota keluarga yang turun. Namun pengurangan berat badan harus
Penyakit perlemakan hati non-alkoholik mengidap obesitas. dilakukan dalam jangka panjang secara
(Non-Alcoholic Fatty Liver Disease/NAFLD). bertahap dan disarankan ditanyakan terlebih
Obesitas dapat menyebabkan penumpukan Indeks Massa Tubuh (IMT) dahulu kepada dokter anak. Orang tua wajib
lemak yang membahayakan organ hati. IMT adalah pengukuran yang umum mengetahui bahwa dalam proses ini, bobot
Gangguan pada tulang yang menyangga digunakan untuk menentukan apakah berat tubuh anak sebaiknya hanya berkurang 0,5-
kelebihan berat pada tubuh. badan seseorang dapat diklasifikasikan sebagai 0,9 kilogram dalam satu bulan untuk kasus
di bawah berat normal, berberat badan normal, obesitas yang tidak parah, dan satu minggu
Dampak secara sosial dan emosional kelebihan berat badan, atau obesitas. IMT untuk kasus parah, dengan panduan sebagai
Gangguan pada perilaku. Anak yang diukur dengan rumus berat (dalam kilogram) berikut ini:
2
menderita obesitas cenderung lebih sulit dibagi tinggi badan kuadrat (dalam meter ).
untuk bersosialisasi dan lebih mudah khawatir Contohnya seorang anak laki-laki berusia Bicara dari hati ke hati
mengenai pendapat orang lain terhadap berat 8 tahun dengan berat badan 50 kilogram, dan Berat badan adalah topik yang sensitif
badannya. tinggi badan 1,2 meter, maka IMT-nya adalah: dibicarakan, terutama pada anak yang beranjak
Tidak percaya diri. Tubuh dengan berat remaja. Namun tidak membicarakannya sama
2
berlebihan kerap membuat seseorang menjadi 50 kg/(1,20 m) = 50/1.44 ≈ 34,7 kg/m 2 sekali justru akan menempatkan si anak pada
tidak percaya diri dalam pergaulan kondisi yang membahayakan. Tidak hanya
Depresi. Rasa tidak nyaman dan percaya Pengukuran berdasarkan IMT anak Anda bagi kesehatan, tapi juga secara psikologis.
diri membuat anak rentan mengalami depresi. akan dibandingkan berdasarkan IMT anak- Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya
anak lain dengan jenis kelamin, usia dan menjadi perhatian orang tua:
Bagaimana Mendiagnosis Obesitas? tinggi badan yang sama. Bersambung ke halaman 22
16 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
Psikologi Parenting
Diasuh oleh: Muhammad Mahpur
Dosen Psikologi UIN Maliki Malang
Melatih Kepercayaan Finansial Anak
(Bagian 2)
TUGAS perkembangan untuk meningkatkan
literasi kecerdasan finansial guna memupuk
ke percayaan finansial bagi anak-anak adalah
kemampuan mengelola keuangan secara
kolektif (bersama-sama). Pertimbangan ini
didasari oleh banyak pengalaman, orang
hutang tidak membayar, membawa uang
jamaah lantas dibawa lari, korupsi, dan
kolaborasi per modalan, atau bentuk investasi.
Ke percayaan finansial secara kolektif dapat
diartikan kemam puan anak mengambil peran
dan tanggungjawab sosial keuangan. Latihan
ini perlu dipupuk sejak dini dan dalam kurun
waktu yang lama sehingga bisa membentuk
budaya perusahaan atau organisasi bisnis
sejak awal.
Bagaimana caranya? Anak-anak bisa
diperankan dengan latihan mengelola
tabungan. Saya menjadi ingat waktu kecil.
Waktu itu di sekolah dasar ada tabungan
yang pencatatannya bisa dilakukan oleh
bendahara kelas. Cara ini dapat ditradisikan
di sekolah. Termasuk pelatihan mengelola
keuangan organisasi dan ekstrakurikuler. tua bisa terlibat untuk menguatkan nilai- orang lain (hak milik orang lain). Pada tataran
Anak-anak dilatih pembukuan, dan nilai kepercayaan dan ketrampilan latihan bersama tadi, anak dibiasakan
kerjasama mengelola keuangan. Model interaksi mereka dalam mengelola mengenali uang yang nilainya jamak (kolektif).
pembukuan tidak hanya sebagai mata keuangan bersama. Mereka akan bersikap dan berperilaku adil
pelajaran. Praktiknya bisa mengintegrasikan Pelatihan lain yang penting adalah untuk saling menjaga nilai uang secara
pelajaran pembukukan melalui pengalaman menyimpan uang secara aman. Metodenya bersama-sama. Inilah jalan bagi anak untuk
lapangan langsung. Kebutuhan ini melatih dapat menggunakan penyimpanan di sekolah melatih kepercayaan finansial seperti latihan
mereka memiliki kepercayaan finansial atau dikenalkan mereka dengan tabungan bertanggungjawab sejak dini atas uang yang
pada orang lain. Mereka bisa dibentuk bersama di bank. Tata kelola bersama dikelola secara bersama-sama.
untuk bisa saling menjaga amanah keuangan yang aman juga perlu dikenalkan anak Apakah sekolah sudah menerapkan
dalam jangka panjang. sejak dini. Anak-anak akan memiliki budaya literasi keuangan yang melahirkan latihan
Bisa juga sekolah mengadakan kegiatan kelembagaan yang mengalir bersama kepercayaan kolektif anak akan kepandaian
rutin pasar sekolah. Mereka bisa dilatih dengan perkembangan usia mereka selama taka kelola finansial? Begitu juga orang
diperankan sebagai pemilih pasar secara ada di sekolah. Ini dapat dikategorikan tua sudah bekerjasama untuk melatih
kolektif. Mereka dapat dilatih memilih sebagai literasi finansial kategori latihan anak-anak menjadi pribadi yang tidak
menejer pasar. Mereka saling menabung pengelolaan investasi. asing dalam mengelola keuangan bersama.
dalam bentuk semacam tanam saham Pengalaman ini tidak semata-mata bersifat Kepercayaan finansial adalah modal
atau investasi. Uang diambil dari iuran kognitif yang tanpa latihan. Model belajar hidup yang ditradisikan sejak anak-anak
dan laba mereka. Sistem ini selalu dipantau literasi finansial adalah pembelajaran mulai mengenal uang, memenuhi
melalui cara-cara belajar di kelas. ketrampilan hidup yang membiasakan anak kebutuhannya dengan hak miliknya, dan
Pengalaman yang ada dapat dijadikan dapat bersikap seimbang dalam kebutuhan mampu berkembang kepercayaannya
sebagai bahan diskusi dan dipantau secara dirinya akan uang. Anak-anak mampu untuk bertanggungjawab dalam latihan
bersama untuk melihat kemajuan keuangan bertindak cukup dan bertanggungjawab atas mengelola keuangan secara bersama-
bersama. Di situ para guru dan orang kebutuhan sendiri tanpa melanggar kebutuhan sama.
Redaksi menerima pertanyaan dari jamaah, donatur, muzaki dan sahabat Sabilillah yang berkaitan dengan permasalahan -permasalahan
keagamaan atau ibadah, kesehatan maupun psikologis parenting. Pertanyaan bisa dikirim melalui nomor-nomor SMS centre yang ada, melalui
web http://sabilillahmalang.org, akun FB dan email: [email protected] atau diserahkan secara langsung ke kantor masjid
Sabilillah setiap hari pada jam kerja.
Majalah Komunitas Sabilillah 17
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
SUMBER PENERIMAAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE AGUSTUS 2019
SUMBER PENERIMAAN 142,276,645 Kotak Amal Operasional Program 730,000
Donatur 62,283,000 Wakaf 312,000
Rekening Bank 68,189,994 Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa 3,500,000
Kotak Amal Dakwah 890,000 Penerimaan Lain-lain 796,652
Kotak Amal Yatim 5,575,000
REKAPITULASI PEMANFAATAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE AGUSTUS 2019
PENGELUARAN 87,340,447 Fakir miskin 6,600,000
Program Peduli Pendidikan Lansia 2,550,000
Beasiswa Duafa’ 6,500,000 Sosial 500,000
Bantuan Prasarana Sekolah Dhuafa’ 750,000 Santunan Gharim 500,000
Beasiswa Yatim 2,550,000 Fisabilillah 2,260,000
Bantuan Prasarana Sekolah Yatim 750,000 Ibnu Sabil 200,000
Perpustakaan 300,000 PHBI 4,000,000
Program Pengajian & Pembinaan SDM Biaya Operasional
Pembinaan Mustahik / SEI 1,625,000 Cetak(Brosur,Leaflet,kartu,kotak) 126,000
Pembinaan guru TPQ 480,000 Perlengkapan operasional Kantor 900,000
Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa (MQS) 4,400,000 Transportasi 1,909,000
Program Bantuan Prasarana Tempat Ibadah Operasional Vee 450,000
Operasional Musolla Binaan 550,000 Konsumsi 1,722,500
Publikasi dan Sosialisasi Jamsostek 1,771,000
Publikasi & Sosialisasi 8,314,275 Internet Indihome 445,500
Program Kesehatan dan Gizi Amilin 14,580,000
Nutrisi Kajian Keluarga 3,765,000 Volunteer 3,200,000
Mustahik Sehat 190,000 Biaya operasional lain-lain 64,850
Program Bina Usaha Biaya Lain-lain 497,972
ISHOMA - Infaq u/Jama’ah Jum’atan 3,447,000 Investasi Ke Klinik SMS 5,921,700
Program Wakaf Produktif Program Bedah Rumah & Kontrak Rumah 150,000
Wakaf Ambulan 500,000 Program Rumah Yatim 3,270,650
Program Santunan
Insentif Guru TPQ 1,600,000
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN AGUSTUS 2019
No Nama Rp 11 Iva Faizah A. 30,000 22 Yula 30,000 33 CV. Wiratama 50,000
1 Edhi Priharso 20,000 12 M. Galih Iman p. 30,000 23 Hamba Allah - RK 35,000 34 Dian Purwanti 50,000
2 Hedir, Dwiky, Ilham 20,000 13 M. Rafa Naufal A. 30,000 24 Alm.Ridwan & Almh. 40,000 35 Didik Supardi, Ir 50,000
Yuliati
3 Susanto 20,000 14 Mafazah 30,000 36 dr. Dhita (Klinik SMS) 50,000
25 M. Raihan R.Zafir 40,000
4 Dwiputra H 22,000 15 Malik 30,000 37 Dwi Suryanto 50,000
5 Herlin Suharyanti 25,000 16 Moch. Antik 30,000 26 Moch Iksan, H 45,000 38 Edra Ertantyo 50,000
6 Lukman 25,000 17 Sofian Arief 30,000 27 Aisyah / Slamet 50,000 39 Edwin Febrillianto 50,000
28 Andika Irhab M. 50,000
7 Alwan 30,000 18 S.Hari (Erik) 30,000 40 Eka Prasetya H. 50,000
29 Ate Rushendi 50,000
8 Anis 30,000 19 Sulaiman 30,000 41 Endang Purwati 50,000
30 Awang Ardianto 50,000
9 Diah 30,000 20 Widhi Handoko 30,000 42 Eny Kurniawati / 50,000
31 Berry Feryanto 50,000 Didik A.
10 Ika Nur 30,000 21 Yosman A. 30,000
32 Choirul Anam 50,000 43 Fika Indriasari 50,000
18 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN AGUSTUS 2019
44 H. Slamet Riyadi 50,000 98 Gatot 100,000 153 Weni Novitasari 100,000 208 Yenie Eva D. 250,000
45 Hamba Allah - EDG 50,000 99 Gayuh Rahayu U. 100,000 154 Winarti Rahayu 100,000 209 Indah Susanti 255,000
46 Hendra Pahlevi 50,000 100 H. Abdul Latief 100,000 155 Yuniwati P. 100,000 210 Abdul Latief Z. 300,000
47 Hilman (Gus Andik) 50,000 101 H. Agus 100,000 156 Lutfi Rozaqi 120,000 211 Aniswatun Khamidah 300,000
48 Ibu Hj. Herlin 50,000 102 H. Karbi 100,000 157 Andreas Guntur H. 125,000 212 Arif (Ibu) 300,000
49 Ika Indriyani Nur 50,000 103 H. Misbachul A. 100,000 158 Rusgi 127,000 213 Dwi Prameswari 300,000
50 Jumantari 50,000 104 H. Sulaiman / Hj. Anna 100,000 159 Ellia R.& Dedy R. 150,000 214 Erna Mulyanti 300,000
51 Kel. Erfiet Y./Rr. 50,000 105 H. Syaifullah Masruri 100,000 160 Fatih Rizki Salafy 150,000 215 Hj. Murtiningsih/Abdul 300,000
Arintya S. Latif
106 Hamba Allah - FRD 100,000 161 H. Dwi Fajar Indah 150,000
52 M. Nanang Sulton 50,000 216 M. Singgih 300,000
107 Hamba Allah - SRT 100,000 162 Hj. Tumitah K. 150,000
53 Nike 50,000 217 Martha Ramdani 300,000
108 Hamba Allah - SWD 100,000 163 Jujuk RB,dr 150,000
54 PT. MV Malang 50,000 218 M.Eka Candra 300,000
109 Heru Pratikno 100,000 164 Muhammad Afif 150,000
55 Radhin 50,000 219 Setya Wahyu 300,000
110 Hj. Endang Samidi 100,000 165 Nailatul Authar 150,000
56 Rara (KC) 50,000 220 Suko Wiyono 300,000
111 Hj. Suhartini 100,000 166 Risky Aulia 150,000
57 Retno Siswanti Dia 50,000 221 Zaitun Ngisti R. 300,000
112 Hj. Sulistyowati (Almh) 100,000 167 Rizqi Hasna Adiba 150,000
58 Rhina Widhi K. 50,000 113 Husni Fahmi R. 100,000 168 Senta Y.Joe 150,000 222 Masjid - Wakaf 312,000
59 Rihana /Misgito (Alm) 50,000 114 Indriyani Suna 100,000 169 Shofi Mardiana 150,000 223 Ahmad Mufid 350,000
60 Siti Romlah 50,000 224 Sucipto 350,000
115 Ir. Heri Indarso 100,000 170 Shynta Lilia 150,000
61 Soewardi, BA 50,000 225 Abd. Adzim Irsyad /Lia 400,000
116 Jatu Indah O.P. 100,000 171 Tutik 150,000
62 Sony 50,000 226 Arif Setiawan 400,000
117 Kamiyatin 100,000 172 Yuanita Kurniawati 150,000
63 Subardi (Ibu) 50,000 227 Galuh Wayansari 400,000
118 Kotak Amal Mading 100,000 173 Ayu P.Sari - Siswanto 155,000
64 Sugeng (Ibu) 50,000 228 Hamba Allah - AST 400,000
119 Kurniawati, SH 100,000 174 Eka Trisdiana 175,000
65 Suliadi 50,000 229 Kurnia Noviyantie 400,000
120 Kusnadji 100,000 175 Editya Muviyanto 180,000
66 Tatik Rejeki 50,000 230 Novita Satriyani 400,000
121 Lailatul Masruroh 100,000 176 Kotak Amal RY. 182,000
67 Taufik Hidayah 50,000 231 Umi Wuryanti / 450,000
122 Luluk Sin Subekti 100,000 177 Abdurrochim 200,000
68 Taufikurrahman 50,000 123 M. Muwidha 100,000 178 Adi Hidayat &Istri 200,000 Pramuda
69 Tutik Mahaleni 50,000 124 M. Nuhun 100,000 179 Agus Satriadi M. 200,000 232 Yulia K. 450,000
70 Wahyuni - Ikhsan S. 50,000 233 Dr. Moch. Bahrudin 500,000
125 M. Sri Mulyono 100,000 180 H. Sadelap & Hj. 200,000 234 Drs. M.Mas’ud 500,000
71 Yanto - Purwoko (Bp) 50,000 Supaini
126 Mahendra Herysila 100,000 235 Dwi Handoko 500,000
72 Yuana R. -Ellia Rosana 50,000 181 Didit Supramono 200,000
127 Mistin 100,000 236 Dyah Prita S. 500,000
73 Zamzami (Ibu) 50,000 182 Dr.Wisnu Wijanarko 200,000
128 Moch. Soleh 100,000 237 Farish R.H 500,000
74 Yudianto 55,000 183 Dwi Anita Aryani 200,000
129 Muhammad Rusly 100,000 238 Feby Putri R. 500,000
75 Didik (KC) 60,000 184 Eko Basuki Riyanto 200,000
130 N. Yusuf 100,000 239 H. Ahmad 500,000
76 Supardi 70,000 185 H. Agus Widartono 200,000
131 Nadia Nafis K. 100,000 240 Hamba Allah - EMN 500,000
77 Pipin Pratamaningtyas 75,000 186 H. Muchlis Diagama 200,000
132 Natalia 100,000
78 M.Wenda Pase 80,000 133 Nur Hanis 100,000 187 Hamba Allah - ABB 200,000 241 Hamba Allah - LS 500,000
79 Choirul Anwar (Remas) 90,000 134 Nur Linda A. 100,000 188 Hardanto & Herus R. 200,000 242 Kuswohadi 500,000
80 A. Rizal Amri 100,000 135 Nusi Tristiawati 100,000 189 Mardiana 200,000 243 Puji Mariani/M. Didik B. 500,000
81 Adela Ulfia Widodo 100,000 190 Maryadi 200,000 244 Ratifa Putri A. 500,000
136 Puspita Widi R. 100,000 245 Zainuddin 500,000
82 Adyanto Dwi Atmojo 100,000 191 Mas’ud Al-Bisri (Ibu) 200,000
137 Rahmah 100,000 246 Rikayanti 510,000
83 Alm. Bpk. Darman 100,000 192 Mudjiono -Dwi PA 200,000
138 Rakhmat Raharjo U. 100,000 247 Yusron Alwi H. 525,000
84 Alm. Ibu Mulyati 100,000 139 Refi Cintya H. 100,000 193 Muhammad A.G 200,000
85 Andi Hari Saputro 100,000 194 Puji Lestianto 200,000 248 Kotak Oprs.Kantor 630,000
140 Resha Ayu A. 100,000 249 Siti Fatma P, Dr 700,000
86 Anick Ambarwati 100,000 195 Rusmarini 200,000
141 Riana 100,000 250 M. Irfan & Anita R. 800,000
87 Anni Mughni 100,000 142 Ririn Wijayanti 100,000 196 Sari W./Andy Yuseno 200,000
88 Aprilia Ridhowati 100,000 143 Rita Mutiarni 100,000 197 Slamet Hariyanto 200,000 251 H. Sulaiman & Hj. Inggit 850,000
89 Arif Mukijan 100,000 144 Rizky Lintarta 100,000 198 Yuana Rahmalia 200,000 252 Masjid - Infaq Fakir 890,000
90 Ating Yuniarti 100,000 145 Soetanto 100,000 199 Zainul Muttaqin 200,000 253 Elang B.Adi 900,000
91 Bambang Budi W. 100,000 146 Sri Agustina 100,000 200 Iwan Syahruli 220,000 254 Rochmatin 901,000
92 Berlianto 100,000 147 Sri Hendrastuti 100,000 201 Agnita Adityawardani 250,000 255 Agung Cahyono 1,000,000
93 Dimas Ilham Akbar 100,000 148 Sri Utami 100,000 202 Ahmad Jamaludin 250,000 256 dr. H. Suprihadi, Sp.B 1,000,000
94 Drs. H. Hariadi 100,000 149 Sunaryo 100,000 203 Aminullah Achmad M. 250,000 257 drg. Sukeksi Dyah I, 1,000,000
Sp. KGA
95 Efendi 100,000 204 Hamba Allah 250,000
150 Suroso (Alm)/Suprapti 100,000 258 Hamba Allah - AWW 1,000,000
96 Elriesta Anugrahan 100,000 205 Iis Sukmawati 250,000
151 Titik Puji Lestari (TF) 100,000 259 Heru Prasongko 1,000,000
97 Fitria (Ibu Pipit) 100,000 206 Rosyad, SH 250,000 Widodo
152 Tofan Firman Mihana 100,000
207 Ulfah Anggraini 250,000 260 Ibu Etik 1,000,000
Majalah Komunitas Sabilillah 19
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN AGUSTUS 2019
261 Ir. Edy Setyo Utomo 1,000,000 268 Eni Pusdika R. 1,050,000 275 Teguh Santoso Adi 1,500,000 282 M.Syafrial 2,740,000
262 M. Haris 1,000,000 269 Hamba Allah - RY 1,063,000 276 Soehartini 1,512,000 283 Suprianto 3,000,000
263 Ponidi & Pudji H. 1,000,000 270 Wika Fitriani 1,100,000 277 Pratiwi Juniarsih 2,000,000 284 Yuliana (KC) 3,500,000
264 Ratriani 1,000,000 271 Wawan Setiawan 1,150,000 278 Istuti M.Ode 2,130,000 285 S.Taufan W. 5,000,000
265 Robert 1,000,000 272 Kel. Suko Harsono 1,310,000 279 Angga &Astrid 2,500,000 286 Masjid - Yatim 5,575,000
266 Rohman J. -H. Ali R. 1,000,000 273 Dwi Noviari Isdiati 1,500,000 280 Reza Falephy 2,500,000 287 Hj. Sri Utami 9,000,000
267 Sinta Fitdria A 1,000,000 274 M. Bachrun Rosyidi 1,500,000 281 Hamba Allah - Bank 2,650,366 288 CV. Raja Ratu Wijaya 33,724,375
SUMBER PENERIMAAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE SEPTEMBER 2019
SUMBER PENERIMAAN 122,252,305 Kotak Amal Operasional Program 700,000
Donatur 53,920,000 Wakaf 257,000
Rekening Bank 54,220,506 Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa 6,600,000
Kotak Amal Dakwah 310,000 Penerimaan Lain-lain 884,799
Kotak Amal Yatim 5,360,000
REKAPITULASI PEMANFAATAN DANA LEMBAGA AMIL ZAKAT,
INFAQ & SHADAQAH SABILILLAH PERIODE SEPTEMBER 2019
PENGELUARAN 104,071,864 Lansia 2,600,000
Program Peduli Pendidikan Santunan Gharim 500,000
Beasiswa Duafa’ 3,500,000 Fisabilillah 2,890,000
Bantuan Prasarana Sekolah Dhuafa’ 4,750,000 Ibnu Sabil 25,000
Beasiswa Yatim 3,150,000 Muallaf 200,000
Bantuan Prasarana Sekolah Yatim 3,950,000
Perpustakaan 300,000 Biaya Operasional
Program Pengajian & Pembinaan SDM Cetak(Brosur,Leaflet,kartu,kotak) 200,000
Pembinaan guru TPQ 480,000 Perlengkapan operasional Kantor 916,000
Bimbingan Baca Al-Qur’an Dewasa (MQS) 5,100,000 Transportasi 1,650,000
Program Bantuan Prasarana Tempat Ibadah Operasional Vee 350,000
Operasional Musolla Binaan 550,000 Biaya Perawatan Aset Tetap 302,000
Publikasi dan Sosialisasi Konsumsi 2,035,700
Publikasi & Sosialisasi 8,316,410 Jamsostek 1,771,000
Program Kesehatan dan Gizi Internet Indihome 456,500
Nutrisi Kajian Keluarga 14,000,000 Amilin 14,580,000
Mustahik Sehat 65,000 Volunteer 3,200,000
Program Bina Usaha Biaya operasional lain-lain 490,500
Bina Usaha Duafa 4,001,380
ISHOMA - Infaq Jama’ah jum’atan 4,454,800 Biaya Lain-lain 543,674
Program Wakaf Produktif Inventaris Kantor 8,490,000
Wakaf Ambulan 1,915,000 Investasi Ke Klinik SMS 271,000
Program Santunan Program Bedah Rumah & Kontrak Rumah 150,000
Insentif Guru TPQ 5,666,000 Program Rumah Yatim 2,201,900
Fakir miskin 50,000
20 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN SEPTEMBER 2019
No Nama Rp 53 Subardi (Ibu) 50,000 106 Ina 100,000 160 Fatih Rizki Salafy 150,000
1 Sunani 15,000 54 Suliadi 50,000 107 Ir. Ach. Faisal Reza 100,000 161 Hamba Allah - AT 150,000
2 Budi Rochim (Penjahit) 20,000 55 Tatik Rejeki 50,000 108 Irfan S.Akmal 100,000 162 Hasan Al Qadri 150,000
3 Aprian Dwi Santiko 24,000 56 Taufik Hidayah 50,000 109 Irwan 100,000 163 Indriyani Suna 150,000
4 Herlin Suharyanti 25,000 57 Taufikurrahman 50,000 110 Kamiyatin (Ibu) 100,000 164 Jatu Indah O.P 150,000
5 Lukman 25,000 58 Yanto - Purwoko 50,000 111 Karunisa Kirana 100,000 165 Jujuk RB,dr 150,000
6 Alwan 30,000 59 Yuana Rahmalia 50,000 112 Kotak Rumah Yatim 100,000 166 Mochammad Afif 150,000
7 Anis 30,000 60 Supardi 70,000 113 Kurniawati, SH 100,000 167 Muhammad Andhisga 150,000
8 Diah 30,000 61 Rully 75,000 114 Kusnadji 100,000 168 Myrda 150,000
9 H. Sahid 30,000 62 Choirul Anwar 80,000 115 Lenny (Al-Hajjni) 100,000 169 Prasanggi Septarini 150,000
10 Ika Nur (Suhariyanti) 30,000 63 A. Rizal Amri 100,000 116 Luluk Sin Subekti 100,000 170 Senta Yudansha Joe 150,000
11 Iva Faizah Azzahro 30,000 64 Abdurrochim 100,000 117 M. Nuhun 100,000 171 Shyakira Rajya Azalea 150,000
12 M. Rafa Naufal A. 30,000 65 Abdus Salam Amri 100,000 118 Maryadi 100,000 172 Tony Prasetyo 150,000
13 Mafazah 30,000 66 Agus Sholeh 100,000 119 Masiva M.Firdausi 100,000 173 Serka Siswanto - 155,000
M.Harda
14 Malik 30,000 67 Aisyah / Slamet 100,000 120 Moch. Soleh 100,000
174 Igun 170,000
15 Nina 30,000 68 Aji Maulidid Indra R. 100,000 121 Mohammad Eka Candra 100,000
175 Haris, Devanita, Fatih 175,000
16 Sofian Arief 30,000 69 Alm. Bpk. Darman 100,000 122 Muhammad Ifdollus 100,000
176 Editya Muviyanto 180,000
17 Sugeng H.M.(Erik) 30,000 70 Alm. Ibu Mulyati 100,000 123 N. Yusuf 100,000
177 Adi Hidayat 200,000
18 Sulaiman 30,000 71 Andi Hari S. 100,000 124 Nadia Nafis K. 100,000
178 H. Sadelap & Hj. 200,000
19 Widhi Handoko 30,000 72 Anis 2 100,000 125 Nailatul Authar 100,000
Supaini
20 Yosman Ardiansyah 30,000 73 Anni Mughni 100,000 126 Nuke Mayasari 100,000 179 Dhani Setyobudi 200,000
21 Hamba Allah - RK 35,000 74 Aprilia Ridhowati 100,000 127 Nur Hanis 100,000 180 Dhanyta 200,000
22 Kedai Mie Sehat (KC) 35,000 75 Arif Mukijan 100,000 128 Nur Hasan 100,000 181 Dr. Wisnu Wijanarko 200,000
23 M. Raihan Rajendra Zafir 40,000 76 Arsih 100,000 129 Nur Linda A. 100,000 182 Eko Basuki Riyanto 200,000
24 Moch Iksan, H 45,000 77 Ating Yuniarti 100,000 130 Nusi Tristiawati 100,000 183 Fuad dan Akmal 200,000
25 Adharatna Dwi MA 50,000 78 Bambang Budi W. 100,000 131 Prof. Dr. Umar Nimran 100,000 184 Galuh Wayansari 200,000
26 Andika Irhab Maulana 50,000 79 Berlianto 100,000 132 Puspita Widi Rahayu 100,000 185 H. Buwono 200,000
27 Ate Rushendi 50,000 80 Citra Kurniawan 100,000 133 Rahmah 100,000 186 H. Muchlis Diagama 200,000
28 Awang Ardianto 50,000 81 Dedy 100,000 134 Refi Cintya H. 100,000 187 H. Nursalam dan Hj. 200,000
29 Berry Feryanto 50,000 82 Dian Dwi Efendi 100,000 135 Retno Siswanti Dia 100,000 Lilik
30 CV. Wiratama 50,000 83 Didit Supramono 100,000 136 Riana (MQS) 100,000 188 Hamba Allah - ABB 200,000
31 Dedi Rohendi & Ellia R. 50,000 84 Dimas Ilham A. 100,000 137 Ririn Wijayawati 100,000 189 Ibu Sutrisno/Arif 200,000
32 Didik Supardi, Ir 50,000 85 Donny Ariawan 100,000 138 Rita Kusumawati 100,000 Budiono
33 Edra Ertantyo 50,000 86 Drs. H. Hariadi 100,000 139 Rizky Lintarta 100,000 190 Keke Tri Febrianti 200,000
191 Kusnita Sari 200,000
34 Edwin Febrillianto 50,000 87 Eka Damayanti 100,000 140 Soetanto 100,000
192 Lailatul Masruroh 200,000
35 Eka Prasetya H. 50,000 88 Elriesta Anugrahan 100,000 141 Sri Agustina 100,000
193 M. Fahrur Rozi 200,000
36 Endang Purwati 50,000 89 Erna 100,000 142 Sri Hendrastuti 100,000
194 Mardiana 200,000
37 Eny K.& Alm. Didik A. 50,000 90 Erna Mulyanti 100,000 143 Sri Retno S. 100,000
195 Mas’ud Al-Bisri (Ibu) 200,000
38 Firman 50,000 91 Gayuh R.Utami 100,000 144 Sri Suwarti 100,000
196 Mela Wardani 200,000
39 Gatot Kisworo 50,000 92 H. Abdul Latief 100,000 145 Sri Utami 100,000
197 Mudjiono -Dwi PA. 200,000
40 H. Pramono 50,000 93 H. Karbi 100,000 146 Sriwati 100,000
198 Ninik 200,000
41 Hamba Allah - DTA 50,000 94 H. Sulaiman dan Hj. 100,000 147 Sucipto 100,000
42 Hendra Pahlevi 50,000 Anna 148 Sunaryo 100,000 199 Puji Lestianto 200,000
43 Kel. Erfiet Y./Rr. Arintya 50,000 95 Hadi Sudarmo 100,000 149 Suroso (Alm)/Suprapti 100,000 200 Razzaqi R.Pribadi 200,000
S. 96 Hamba Allah - FRD 100,000 201 Rizal 200,000
150 Teguh Dwi H. 100,000
44 Luthfan Aufar Akbar 50,000 97 Hamba Allah - SWD 100,000 202 Slamet Hariyanto 200,000
151 Tofan Firman M. 100,000
45 Megawati 50,000 98 Hamba Allah - YZ 100,000 203 Sudarianto 200,000
152 Wardoyo 100,000
46 Nike 50,000 99 Hardianto Cahya R. 100,000 204 Sumasto Irwan 200,000
153 Yuli 100,000
47 Penthy Kusuma 50,000 100 Hari Muryanto 100,000 205 Suwarno 200,000
154 Yunita 100,000
48 Pipin Pratamaningtyas 50,000 101 Haris Fajar 100,000 206 Tadzkirah Al Fatihah 200,000
155 Yuniwati P. 100,000
49 PT. MV Malang 50,000 102 Heru Pratikno 100,000 207 Taryana 200,000
156 M.Wenda Prase 110,000
50 Rihana &Alm. Misgito 50,000 103 Hj. Endang Samidi 100,000 208 Umi Wuryanti 200,000
157 Dwiputra H 120,000
51 Rita Mutiarni 50,000 104 Hj. Suhartini 100,000 158 Asfi Ilzam Khakim 150,000 209 Winarti 200,000
52 Shofi Mardiana 50,000 105 Hj. Sulistyowati (Almh) 100,000 210 Zainal Aksan 200,000
159 Drs. Abdul Halim 150,000
Majalah Komunitas Sabilillah 21
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
DONATUR LAZIS SABILILLAH BULAN SEPTEMBER 2019
211 Zainul Muttaqin 200,000 240 Mutiah Erti 300,000 270 Nunung 500,000 299 Hamba Allah - IT 1,000,000
212 Desi 220,000 241 Nur Haida 300,000 271 Nurul Aini 500,000 300 Hegi Harjoyo 1,000,000
213 Feby (Butik Antik) 240,000 242 Riska Nila Yudian Fedila 300,000 272 Nusi Tristianti 500,000 301 Ibu Etik 1,000,000
214 Ahmad Jamaludin 250,000 243 Siti Wahyuni 300,000 273 Siti Umaiyah 500,000 302 Ir. Edy Setyo Utomo 1,000,000
215 Astrid Titisari 250,000 244 Masjid - Infaq Fakir 310,000 274 Sukeksi Dyah I. 500,000 303 Isnaini 1,000,000
216 Endang Sri Wahyuni 250,000 245 Indah Susanti 340,000 275 Uswah Hasanah 500,000 304 Miftakhul Jannah 1,000,000
217 Iis Sukmawati 250,000 246 Hj. Murtiningsih/Abdul L. 350,000 276 Veri Andriyawan 500,000 305 Mohammad Haris F 1,000,000
218 Lutfi Rozaqi 250,000 247 Novita Satriani 350,000 277 Wasiqotul Kamilah 500,000 306 Nuga F.-Sari Tri B 1,000,000
219 Rosyad, SH 250,000 248 Sari W./Andy Yuseno 350,000 278 Widayadi 500,000 307 Ratriana 1,000,000
220 Soewito 250,000 249 Ardawati - Harjo 365,000 279 Zainuddin 500,000 308 Tias Komalasari D 1,000,000
221 Waluyo 250,000 250 Galuh Wayansari 400,000 280 Rikayanti 510,000 309 Ulfa Andayani 1,000,000
222 Yuheni Relawati 250,000 251 M.Samsul Arif 400,000 281 Kuswohadi 600,000 310 M. Irfan & Anita R. 1,175,000
223 Masjid - Wakaf 257,000 252 R. Reza B.& N.Yulida D. 400,000 282 Ahmad Mufid 650,000 311 Sinta Fitdria A 1,250,000
224 Agus Hariyanto 300,000 253 Hj. Tumitah K. 450,000 283 Isa Suryo 650,000 312 Hamba Allah - DTL 1,500,000
225 Andriani Budi L 300,000 254 Isdiyana Kusuma Ayu 450,000 284 Akhmad Arif 700,000 313 Hamba Allah - MUD 1,500,000
226 Aniswatun Khamidah 300,000 255 Yulia Kusumaningrum 450,000 285 Dwi Ratnaningsi 700,000 314 Istuti M. Ode 1,500,000
227 Asma’un 300,000 256 Fathony Kurniawan 460,000 286 Kotak oprs. Depan 700,000 315 Agnita Adityawardani 1,750,000
Kantor
228 Bahrul Ulum 300,000 257 Ulfah Anggraini 479,000 316 Hamba Allah - AWW 1,750,000
287 Siti Fatma P., Dr 700,000
229 Dwi Prameswari 300,000 258 Adam M 500,000 317 dr. M.Bachtiar B. 2,000,000
288 Hj. Inggit E.& Hoesni S. 750,000
230 Endang Sri Wardian 300,000 259 Agung Purwandi 500,000 318 Nurita Andriani 2,000,000
289 Mohamad Lutfi 750,000
231 Feri Satya Indrawati 300,000 260 Agus Rochmad S. 500,000 319 Moehammad Syafrial 2,037,500
232 Hamba Allah 300,000 261 Drs. Mohammad Mas’ud 500,000 290 Abd. Adzim I. - Lia 800,000 320 Wawan Setiawan 2,500,000
233 Hamba Allah - LS 300,000 262 Dyah Prita S. 500,000 291 Elang Baskoro Adi 800,000 321 dr. Dian Suprodjo 2,550,000
292 Hamba Allah - RY 840,000
234 Iis Murtini (MQS) 300,000 263 H. Arifin Hastim 500,000 322 Arnies & Edwin 3,050,000
293 Agung Cahyono 1,000,000
235 Ijul, Noval, Ikel, Galuh 300,000 264 H. Imron Nahwan 500,000 323 Yuddy Hartanto 5,000,000
W. 294 Alm. Bpk. Siyono 1,000,000
265 Heri Wibowo 500,000 324 Masjid - Yatim 5,360,000
236 Jojok Setyono 300,000 295 Almh. Ibu Sumini 1,000,000
266 Hj. Esa 500,000 325 Rustina 6,000,000
237 H. Ms. Syarif Djafar 300,000 296 dr. M. Hardadi 1,000,000
267 Iwan Purnomo 500,000 326 Hamba Allah - Bank 6,625,006
238 Lia - Abd. Adzim Irsyad 300,000 297 Fachrur Rozi 1,000,000
268 M. Nur Puguh W. 500,000
239 Listiani 300,000 298 H. M. Zainul Fadli, 1,000,000
269 Nuke Mayangsari 500,000
M. Kes
SAMBUNGAN
Sambungan dari halaman 16 lebih bisa mengontrol kandungan kolesterol dan seperti bermain lompat tali, bersepeda atau
kalori dalam makanan yang dikonsumsi anak. hobi dan olahraga lain yang ia senangi.
Pastikan anak tahu bahwa proses mengatur Prioritaskan masakan dengan cara mengukus Batasi waktu anak untuk menonton TV atau
pola hidup demi penurunan berat badan akan atau merebus dibandingkan dengan menggoreng. duduk bermain game di smartphone, tablet,
menjadi proses yang dia akan jalani bersama Hindari memberi makanan sebagai atau komputer, menjadi tidak lebih dari satu
Anda. Hal ini demi kebaikan dan tujuan hadiah, atau membatasi makanan hukuman. jam setiap hari untuk anak usia pra-sekolah.
jangka panjang yang lebih sehat. Jadikan momen makan bersama keluarga Untuk anak yang lebih dewasa, ingatkan
Ajak anak untuk terbuka juga tentang sebagai aktivitas yang terfokus dan dia untuk mengambil jeda di sela-sela waktu
masalah-masalah yang tidak menyangkut menyenangkan. Makan sambil menonton di mana ia harus duduk belajar atau mengerjakan
makanan, tapi berpotensi untuk menjadi TV dapat membuat anak kehilangan kontrol tugas di depan komputer dengan berolahraga
penyebab obesitas. atas apa dan bagaimana mereka mengonsumsi sejenak. Ia bisa bermain basket atau sepak
Selalu berikan pujian dan tunjukkan makanan. bola sebelum kembali melanjutkan belajar.
dukungan tiap melihat usaha dan keberhasilan- Lebih baik mengubah pola makan sehat Mencegah Obesitas pada Anak
keberhasilan kecil yang dicapai oleh anak. dalam jangka panjang daripada seketika Obesitas pada anak dapat dicegah. Berikut
Pola makan sehat membatasi semua makanan berkalori tinggi. ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan orang
Sebagai orang tua, Anda berperan penting Perubahan pola makan yang dipaksakan tua untuk membuat tubuh anak tetap sehat
dalam menentukan apa saja dan bagaimana secara drastis cenderung tidak bertahan lama. dan terhindar dari obesitas:
anak mengonsumsi makanannya. Upayakan Bagi orang tua, jadilah panutan bagi Anak Jadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan
untuk mengganti sebanyak mungkin makanan untuk hidup sehat agar ia dapat mengikuti di dalam keluarga. Jadwalkan berenang bersama
kemasan dengan buah-buah dan sayuran segar. perilaku dan gaya hidup sehat dari Anda. tiap dua pekan sekali, piknik di taman, dan
Batasi frekuensi makan di luar, terutama Mengajak anak beraktivitas memasak makanan sehat bersama-sama.
di restoran siap saji yang banyak menawarkan Aktivitas fisik tidak harus selalu berupa Berikan contoh dengan mempraktikkan
makanan tinggi gula dan kolesterol. olahraga berat. Akan lebih mudah untuk gaya hidup sehat secara pribadi, misalnya
Dengan memasak makanan sendiri, Anda menyarankan aktivitas fisik yang disenanginya, dengan tidak merokok, memilih makanan
22 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
sehat, dan berolahraga teratur. 5-12 tahun: 10 hingga 11 jam per hari. sehat, harus dimulai dari perilaku hidup
Periksakan diri secara berkala ke dokter 3-5 tahun: 11 hingga 13 jam per hari. sehat orang tua. Anak yang gemuk memang
untuk menjalani penghitungan IMT guna 1-3 tahun: 12 hingga 14 jam per hari. tampak lucu dan menggemaskan, namun
mendeteksi risiko obesitas, terutama jika Ingatkan anak bahwa Anda mencintainya dapat menjadi berbahaya jika kondisi ini
anak Anda terlihat mengalami kelebihan tanpa syarat, bagaimanapun bentuk tubuh menyebabkan penyakit di kemudian hari
berat badan. atau apapun yang dikatakan orang lain karena obesitas tidak ditangani sedini mungkin.
Pastikan anak Anda memiliki waktu tidur tentangnya. Ini akan membuat anak merasa Obesitas anak adalah kondisi medis serius
yang cukup dan berkualitas. Kurang tidur diterima dan mendorongnya untuk terbuka yang bisa memengaruhi masa kecil dan juga
merupakan faktor utama penyebab obesitas tentang semua masalah yang dihadapinya tumbuh kembangnya. Kondisi ini juga bisa
dan masalah kesehatan lainnya. Menempatkan dan berpotensi memicu obesitas. mendorong anak mengalami gangguan
TV di luar kamar tidur dapat membuat anak Mengatasi obesitas pada Anak sangat kesehatan ke depannya. Pastikan untuk
tidur lebih nyaman dan cepat. Berikut ini bergantung dari peran dan pola asuh orang berkonsultasi pada dokter jika anak Anda
durasi tidur yang disarankan untuk tiap usia: tua dalam hidupnya. Untuk menumbuhkan memerlukan perhatian khusus terkait berat
12-18 tahun: 8,5 jam per hari. motivasi dan mendorong anak untuk hidup badan. (*)
Sambungan dari halaman 3 sibuk dengan laptopnya, juga Muhammad Alawai Al-Maliki Adzan didengar oleh pohon,
sibuk dengan rapatnya, juga sibuk menerangkan “seandainya manusia lumpur, batu, jin dan manusia,
Lihatlah para muadzin, setiap dengan pekerjaannya. tahu besarnya pahala, maka mereka kecuali mereka akan bersaksi
memasuki waktu sholat, dia harus Jika setan lari dan bersembunyi akan saling memukul agar men- untuknya.” (H. R. Ibnu Khu-
meninggalkan semua aktifitasnya saat mendengar adzan, ternyata dapatkan kesempatan adzan” zaimah). Dalam riwayat lain,
demi menyerukan kalimat tauhid. manusia kadang justru tidak takut Semakin banyak orang yang Rasulullah SAW berkata “tidaklah
Mereka melakukan itu sehari lima sama sekali. Sangat wajar, jika datang ke masjid untuk memenuhi jin dan manusia serta tidak ada
kali. Tidak ada yang lebih berat, ada yang berkata “ternyata manusia panggilan sholat, semakin banyak sesuatu pun yang mendengar suara
melebihi beratnya muadzin. Na- itu lebih hebat dari setan, justru pahala muadzin Rasulullah SAW lantunan adzan dari seorang muad-
mun, mereka melakukan itu de- sibuk dengan laptop dan pekerjaan berkata “mu’adzin mendapatkan zin melainkan akan menjadikan
ngan senang hati, bahagia, serta dari pada mendengar dan me- pahala seperti pahala orang yang saksi kebaikan bagi Muadzin pada
mengharap ridho Allah SWT. nirukan adzan”. solat bersamanya.” (H.R. An Nasa’i) hari kiamat nanti.” (H. R. Bukhori)
Ti dak pernah terbesit dalam Beruntung bagi seorang muslim Tidak ada orang yang lebih
benaknya mendapat imbalan dunia. Besarnya pahala adzan. yang diberikan kesempatan bisa mulia, seperti kemuliaan seorang
Wajar, jika kemudian Rasulullah Di atas disebutkan, bahwa orang menjadi seorang muadzin. Dia muadzin. Ternyata, Rasulullah
SAW menjanjikan surga, dan yang adzan semata karena Allah adalah manusia pilihan Allah SAW mendoakan seorang muadzin
menjadikan muadzin itu manusia SWT, dia akan mendapatkan SWT. Mendapat jaminan surga, “ya Allah, berikan kelurusan bagi
pilihan.Mengusir setan dengan balasan surga, juga mendapat dan juga terhindar dari api neraka. para Imam dan ampunilah para
Adzan kenikmatan bebas dari api neraka. Dengan catatan, adzan yang Muadzin.” (H. R.Abu Dawud).
Setan itu ketakutan ketika men- Mengingat, orang yang adzan itu dikumandangkan semata karena Sampai kapan-pun, adzan tidak
dengar suara adzan. Mereka lari benar-benar mengorbankan waktu- Allah, bukan karena bayaran. akan tergantikan dengan adzan
terbirit-birit hingga terkentut- nya untuk menyeru tauhid, men- Tidak dilarang adzan mendapatkan digital, seperti; kaset, cd, karena
kentut. Sahabat Abu Hurairah ra jaga waktu sholat. Ketika bulan imbalan bayaran, dengan catatan yang disyariatkan itu adalah adzan
menceritakan bahwa Rasulullah puasa, semua umat islam tertumpu bahwa imbalan itu bukanlah dengan lisan. Walaupun suaranya
bersabda: “apabila diserukan pada seorang muazdin. Saat tujuan. Ketika menjadi muadzain, tidak enak, Allah SWT tetap me
Adzan untuk solat, syaitan pergi memasuki waktu magrib, semua hendaknya menata niat dengan muliakan muadzin. Allah SWT
berlalu dalam keadaan ia kentut umat islam yangs sedang berpuasa baik dan benar, agar adzan yang tetap bangga kepada para muadzin,
hingga tidak mendengar Adzan. menunggu suara adzan untuk dimumandakan menjadi sarana Rasulullah SAW berkata “Tuhan-
Bila mu’adzin selesai me- berbuka puasa. ibadah menuju surga Allah SWT. mu takjub kepada seorang pe
ngumandangkan adzan, ia datang Karena begitu besar rahasia pahala Keistimewaan itu bukan ngembala domba di puncak bukit
hingga ketika diserukan iqomat adzan, sampai-sampai Rasulullah teruntuk bagi seorang muadzin gunung, dia mengumandangkan
ia berlalu lagi.” (HR.Muslim). SAW mengabarkan “seandainya saja, tetapi juga teruntuk bagi adzan untuk solat, lalu dia solat.
Tentu saja, adzan setan sekarang orang-orang mengetahui besarnya yang mendengar Adzan baik Maka Allah SWT berfirman:
tidak akan lari terbirit-birit, pahala yang didapatkan dalam tumbuhan, bebatuan dan mahluk “lihatlah hambaku ini, dia me-
malainkan bersembuti di dalam Adzan dan Shaf pertama, kemudian hidup lainya. Kelak, mereka yang ngumandangkan adzan dan iqomat
lemari, di dalam tv, juga di dalam mereka tidak dapat memperolehnya mendengarkan adzan akan menjadi untuk solat, dia takut kepadaku,
hp masing-masing. Dan terbukti, kecuali dengan undian, niscaya saksi di hadapan Allah SWT bagi aku telah mengampuni hambaku
ketika adzan dikumandangkan, mereka rela berundi utuk sang muadzin. dan memasukkannya kedalam
umat islam kadang masih sibuk mendapatkannya.” (H. R. Bukhori, Dalam hal ini, Rasulullah SAW surga.” (H. R. Abu Dawud dan
dengan gamenya masing-masing, Muslim). Bahkan, Sayyid pernah bersabda “tidaklah suara An Nasa’i)
Pelindung: Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabilillah: Prof Dr Ahmad Rofi’udin, Ketua III Yayasan Sabilillah: Prof. M.
Mas’ud Said P.hD, Dewan Penasehat: Drs. H. Mas’ud Ali, M.Ag, Prof. DR. H. Ibrahim Bafadlal, Pengawas Syariah: H.
Anas Basori, KH. Zainul Fadli, M.Kes, Pengawas Keuangan: Hj. Enggar Nursasi, SE., MM, Ketua LAZIS: H. Abdul
Adzim Irsyad, Lc, M.Pd, Wakil Ketua: Choirul Anwar, SAg. MSi. Manager Oprasional: A. Farkhan H.,ST, Sekretaris:
Moch. Sholeh, AP, Bendahara: Mafazah, SE.Ak, Pengembangan Kerjasama & Hukum: Dr. M. Mahpur, M.Si, H. Rahmat Hidayat,
Pendayagunaan & Pendistribusian: Sofyan Arief, NM. Taufik Hidayat, IT Media: Yosman A. Ssos, Usaha & Marketing: Heru Patikno,
ST, Rizky Noorhamidinah S.sos, Voulenter: Widhi Handoko, H. Choliz. Admin Kantor Cabang: Alwan TF., Malik
Majalah Komunitas Sabilillah 23
Edisi 172 / Terbit Bulan November 2019 / Thn: 07
“Karena saya menyaksikan KH. Masjkur
brtul-betul berjuang bersama ayahanda
saya (Prof. Moch. Hatta).”
Meutia Hatta
Putri Prof Moch. Hatta (Wakil Presiden RI Pertama)