Keseimbangan Pasar Fase E TAHUN PELAJARAN Sapto Mulyanto, S.Pd. MODUL AJAR 202 2 /202 3 EKONOMI PERTEMUAN 1: PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 1 MODUL AJAR A. Informasi Umum 1. Identitas Nama Sapto Mulyanto, S.Pd Sekolah SMA Negeri 63 Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023 Jenjang SMA Kelas X (Fase-E) Alokasi 10 Jam Pelajaran (10 JP X 45 Menit) 2. Kompetensi Awal Sebelum mempelajari materi, siswa diharapkan telah menguasai - Pengetahuan dasar tentang permintaan - Pengetahuan dasar tentang penawaran - Pengeetahuan dasar tentang keseimbangan - Pengetahuan dasar tentang elastisitas - Ketrampilan berfikir kritis, berkomunikasi, dan berkolaborasi 3. Profil Pelajar Pancasila ☒ Bernalar Kritis Mampu memproses segala informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya hingga mampu memberikan solusi ☒ Kreatif Menghasilkan gagasan yang orisinil dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi ☒Bergotong royong Kemampuan untuk bekerjasama dan melakukan kegiatan dengan membangun tim untuk mencapai tujuan bersama 4. Sarana dan Prasarana Sarana dan Prasarana Guru - Buku ekonomi panduan guru, Buku sekolah elektronik https://bse.belajar. Kemdikbud.go.id/#/content/list/Ma - Komputer / Lap Top - Jaringan Internet - LCD / proyektor - White Board - LMS Moodle SMAN 63 Jakarta Sarana dan Prasarana Peserta Didik - Buku ekonomi panduan peserta didik, Mandiri Ekonomi , Alam S, Mandiri, Kelas X , Erlangga 2013 - Mind map & gambar Keseimbangan Pasar - PPT tentang Keseimbangan Pasar - Komputer / Laptop /HP
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 2 - Video pembelajaran Keseimbangan Pasar https://www.youtube.com/watch?v=R4ATmw_1W_A - PPT tentang Keseimbangan PAsar - Jaringan Internet - LKPD / Lembar Pengamatan - LMS Moodle SMAN 63 Jakarta 5. Target Peserta Didik 1. Berkemampuan khusus = 8 Diberikan pembelajaran remedial 2. Berkemampuan umum = 20 Sesuai dengan ATP 3. Berkemampuan tinggi = 8 Diberikan pengayaan 6. Moda dan Model Pembelajaran Dalam pembelajaran ini menggunakan metode pembelajaran tatap muka dengan pendekatan scientific learning dengan model pembelajaran problem based learning. B. Kompetensi Inti 1. Tujuan Pembelajaran Dengan model pembelajaran Problem based learning dan metode inquiry, Peserta didik dapat mendeskripsikan terbentuknya keseimbangan pasar dan struktur pasar dan menyajikan hasil pengamatan tentang perubahan harga dan kuantitas keseimbangan di pasar secara kritis kreatif dan bergotong royong. 2. Alur Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik dapat memahami Permintaan melalui penayangan slide power point ekonomi 2. Peserta didik dapat memahami Penawaran melalui penayangan slide power point ekonomi 3. Peserta didik dapat memahami proses terbentuknya keseimbangan harga pasar berkaitan dengan fungsi permintaan dan penawaran. 4. Peserta didik dapat memahami Elatisitas melalui penayangan slide power point ekonomi 5. Peserta didik dapat memahami Pasar dalam perekonomian melalui penyajian berita ekonomi 6. Peserta didik dapat memahami Struktur pasar dan bentuk bentuk pasar melalui pencarian informasi di website 3. Materi Materi Pertemuan ke-1 1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran. 2. Menjelaskan hukum permintaan dan penawaran serta asumsi yang mendasarinya. Materi Pertemuan ke-2 1. Menganalisis proses terbentuknya keseimbangan pasar. Materi Pertemuan ke-3
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 3 1. Menganalisis elastisitas permintaan dan penawaran. Materi Pertemuan ke-4 2. Menceritakan fenomena terbentuknya keseimbangan pasar berdasarkan pengalaman. 3. Menyajikan hasil pengamatan tentang perubahan harga dan kuantitas keseimbangan di pasar. Materi Pertemuan ke-5 1. Mengidentifikasi struktur pasar. (Pertemuan 5) 2. Menyajikan hasil pengamatan tentang struktur pasar. (Pertemuan 5) 4.Pemahaman Bermakna Konsep Pasar dan terbentuknya harga pasar dapat dilihat pada link: https://www.youtube.com/watch?v=Mu1kgILrFKw 5.Pertanyaan Pemantik 1. Anak anak pernahkah kalian saat membeli barang melakukan tawar menawar harga? 2. Kira -kira pada saat harga turun apakah kalian akan menambah jumlah barang yang akan dibeli? 3. Pada saat penjual menaikan harga, apa yang akan kalian lakukan? 4. Apa kira kira yang mempengaruhi pembeli menambah jumlah yang dibeli dan penjual mengurangi jumlah yang dijual? 6.Persiapan Pembelajaran
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 4 Adapun Langkah – langkah yang harus dipersiapkan sebelum mengajar : 1. Membaca materi yang akan disampaikan 2. Membuat presentasi dalam bentuk power point 3. Menyiapkan video singkat 4. Menyiapkan LKPD / Lembar Pengamatan 5. Membuat pertanyaan untuk di presentasikan secara kelompok ( 2 orang ) 6. Guru mempersiapkan rubrik penilaian 7. Kegiatan Pembelajaran Utama Pengaturan siswa ☒Individu ☐Berpasangan ☒Berkelompok (6 orang) Metode Pembelajaran ☒Diskusi ☐ Demonstrasi ☐Eksperimen ☐Permainan/game ☐Studi lapangan ☒Presentasi ☐Project ☒ Eksplorasi ☒ Ceramah ☒ Simulasi 8. Asesmen Bagaimana guru menilai ketercapaian Tujuan Pembelajaran ☐Asesmen Individu ☐Asesmen kelompok ☒Keduanya Jenis Asesmen ☒Tertulis (laporan tugas mandiri dan soal tes uraian) ☒ Performa (kemampuan argumentasi secara ilmiah, keterampilan komunikasi, kerjasama dalam kelompok)
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 5 9. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Kegiatan Sintak Deskripsi Pendahuluan 15 Menit 1. Pendidik mengucapkan salam dan memotivasi agar tetap menjaga kesehatan dan mengajak berdoa. 2. Guru mengecek kehadiran siswa 3. Peserta didik diminta membuka link zoom yang sudah dibagikan melalui LMS 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan pesanpesan karakter 5. Menyampaikan garis besar cakupan materi dan tujuan pembelajaran 6. Mengelompokan siswa secara acak Kegiatan Inti 60 Menit Stimulasi 1. Guru meriview materi SMP yang berhubungan dengan materi hari ini dengan melontarkan pertanyaan kepada siswa dan menayangkan video yang berkaitan dengan permintaaan dan penawaran sebagai berikut: Pengumpulan Data 2. Peserta didik di berikan LKPD yang sudah di kirimkan melalui platform Moodle SMAN 63 Jakarta kelas, terkait permintaan dan penawaran
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 6 Pengolahan Data Peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya di pantau oleh pendidik dan mempersilahkan peserta didik untuk bertanya kepada pendidik jika ada kesulitan dalam mengerjakan lembar kerja Verifikasi 3. Peserta didik mempresentasikan hasilnya secara bergantian dan pendidik memverifikasi pekerjaan peserta didik Generalisasi Secara bersama-sama pendidik dan peserta didik membuat kesimpulan hasil pencarian/pengolahan data dan diskusinya terkait permintaan dan penawaran Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap jawaban dan hasil pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik Penutup 15 Menit Guru memberi umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan yang akan datang. Guru menutup pembelajaran dengan berdoa Peserta didik mengerjakan tugas yang ada di lembar kerja siswa dan di kumpulkan melalui Platform Moodle SMAN 63 Jakarta 10. Kriteria untuk mengukur ketercapaian Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran. 2. Peserta didik mampu menjelaskan hukum permintaan dan penawaran 3. Peserta didik mampu membuat kurva permintaan dan penawaran 11. Refleksi Guru 1. Apakah tujuan pembelajaran tercapai? 2. Apakah siswa terlihat belajar secara aktif? 3. Apakah seluruh siswa mengikuti pelajaran dengan baik? 4. Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya rencanakan? 5. Hal-hal apa yang berjalan dengan baik? 6. Kegiatan pembelajaran akan lebih baik jika....
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 7 12. Refleksi Siswa 1. Apakah kamu menyukai pembelajaran hari ini? 2. Apa yang kamu dapatkan setelah mengikuti proses pembelajaran ini? 3. Kesulitan apa yang ditemukan selama proses pembelajaran? 4. Gaya belajar yang seperti apa yang membantumu lebih memahami materi dan keseluruhan proses pembelajaran? 13. Remedial dan Pengayaan 1. Pembelajaran Remedial Pembelajaran remedial dilaksanakan segera setelah diadakan penilaian formatif bagi peserta didik yang belum mencapai target capaian pembelajaran. Strategi pembelajaran remedial dilaksanakan dengan pembelajaran remedial (di luar jam pelajaran), penugasan dan tutor sebaya berdasarkan indikator pembelajaran yang belumdicapai oleh masing-masing peserta didik. 2. Pembelajaran pengayaan Peserta didik yang sudah mencapai target capaian pembelajaran pada soal evaluasi,maka peserta didik diberikan tugas mengkaji materi/aplikasi/penerapan dan/ atau soal- soal HOTS (High Order Thinking Skill). 14. Daftar Pustaka Alam & Rudiyanto.2016. Ekonomi Untuk SMA/MA Kelas X Kurikulum 2013 yang Disempurnakan Kelompok Peminatan. Jakarta: Erlangga Firmansyah, Herlan dan Diana Nurdiansyah. 2016. Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Ekonomi. Bandung: Frafindo Media Pratama. Geminastiti, Kinanti dan Nella Nurlita. 2017. Ekonomi Untuk Siswa SMA/MA Kelas X Kelompok Peminatan Ilmu-ilmu Sosial. Bandung: Yrama Widya Ismawanto. 2020. Ekonomi Kelompok Peminatan Ilmu-ilmu Sosial Untuk Siswa SMA/MA Kelas X. Kartosuro Solo: Putra Kertonatan Mulyadi, E. dan Eri Kasman. 2015. Ekonomi Untuk SMA/MA Kelas XII Kurikulum 2013 Peminatan Ilmu Sosial. Bandung: Yudistira Jakarta,.. Januari 2023 Mengetahui,
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 8 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Ekonomi Susanto, S.Pd. Sapto Mulyanto, S.Pd. NIP. 196711281998021001 NIP. 197405102017081001 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Pertemuan 1 Petunjuk Kerja 1) Kerjakanlah secara individu! 2) Diperbolehkan mencari sumber informasi dari manapun 3) Konsultasikan dan diskusikan dengan guru dalam mengerjakan tugas 4) Persentasikan hasil kerjamu di kelas sesuai dengan kesepakatan dengan guru 5) Kumpulkan hasil kerja kepada guru mata pelajaran ekonomi 1. Jawablah pertanyaan di bawah ini ! Jenis Definisi Permintaan Efektif Permintaan Potensial Permintaan Absolut Penawaran Individu Penawaran Pasar 2. Bacalah dan cermati artikel berikut!
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 9 Sepekan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pangan Masih Tinggi Penulis: Michael Reily Editor: Ekarina Jum'at 8/6/2018, 07.00 WIB Menurut Ikatan Pedagang Pasar pemerintah mesti mengevaluasi permintaan dan penawaran bahan pangan dalam jangka waktu tiga bulan sekali. ARIEF KAMALUDIN | KATADATA Harga bahan pokok masih tinggi sepekan menjelang Lebaran. Sepekan menjelang Lebaran, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar masih berada di atas harga acuan pemerintah. Berdasarkan pantauan Katadata di Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga pangan dan produk hortikultura masih tinggi. Pedagang sayur dan bumbu masakan di Pasar Induk Kramat Jati, Nina, menuturkan harga bawang merah dan bawang putih yang dijajakan di kiosnya saat ini berkisar Rp 40 ribu dan Rp 26 ribu per kilogram. Sedangkan cabai keriting dan cabai rawit merah masing-masing tinggi di kisaran Rp 35 ribu dan Rp 40 ribu per kilogram. Adapun bahan pokok seperti minyak goreng saat ini relatif stabil di kisaran Rp 14 ribu per kilogram, dan gula pasir Rp 13 ribu per kilogram. Sementara itu penjual daging di Pasar Kramat Jati, Papat, menuturkan harga satu kilogram daging sapi di kiosnya dijual di kisaran Rp 120 ribu, sedangkan untuk daging kerbau beku dijual sebesar Rp 75 ribu atau sedikit berada di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp 80 ribu. Menurutnya, harga daging beku yang relatif terjangkau, cukup banyak diminati pembeli. “Lumayan banyak yang beli daging yang lebih murah,” katanya kepada Katadata, Kamis (7/6). Pedagang lain di pasar Kramat Jati, Yanti mengatakan untuk harga daging ayam yang dijualnya di pasar, saat ini harganya belum banyak mengalami penurunan. Yanti menyebut, untuk satu kilo daging ayam, dia masih menjualnya di kisaran harga Rp 36 ribu sampai Rp 45 ribu. Permintaan masyarakat tinggi menyebabkan harga daging ayam masih bertengger di atas harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 32 ribu. Menanggapi masalah kenaikan harga bahan pokok, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri meski harga bahan pangan sudah tidak terjadi lonjakan, tapi jika dibandingkan dengan HET, harganya masih cenderung tinggi. Dia mencatat, setidaknya ada tiga komoditas bahan
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 10 pokok yang harganya masih rawan mengalami kenaikan yaitu cabai, bawang merah, dan daging ayam. “Menjelang Lebaran, pemerintah juga harus memperhatikan sisi suplai beberapa komoditas, tidak hanya harga di tingkat konsumen,” ujar Abdullah. Pemerintah pun menurutnya, harus melakukan pemetaan produksi komoditas yang disesuaikan dengan pendistribusian di tiap wilayah. Pasalnya, berkaca pada lonjakan harga daging ayam yang tidak kunjung turun, hal itu dianggapnya sebagai anomali belum pernah terjadi sehingga perlu pemantauan secara berkala. Karenanya dia mengusulkan, pemerintah mesti mengevaluasi permintaan dan penawaran bahan pangan dalam jangka waktu tiga bulan sekali. “Melihat perkembangan ini, pemerintah terlambat melakukan antisipasi,” katanya lagi. Catatan Ikappi, harga daging ayam per kilogram saat ini masih berada di kisaran Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu, daging sapi sebesar Rp 120 ribu hingga Rp 124 ribu, bawang merah Rp 39 ribu, cabai merah Rp 45 ribu, cabai rawit merah Rp 38 ribu, dan cabai rawit hijau Rp 35 ribu. Sementara itu, harga satu kilogram telur Rp 25 ribu sampai Rp 26 ribu, gula Rp 13.200, dan minyak goreng Rp 12 ribu. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengungkapkan pemerintah telah berupaya menjaga harga bahan pokok selama periode Ramadan dan menjelang hari Raya Lebaran melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 58 Tahun 2018 tentang harga acuan di tingkat produsen dan konsumen. Regulasi harga acuan yang diterbitkan 4 Mei 2018 itu merupakan hasil perubahan dari Permendag 27/2017 yang dirilis tahun lalu. “Kondisi dan perkembangan dirasa perlu untuk ditinjau,” ujar Tjahya. Permendag 58/2018 menetapkan harga acuan untuk komoditas jagung sebesar Rp 4 ribu per kilogram, kedelai Rp 9.200 per kilogram, minyak goreng Rp 11 ribu per kilogram, bawang merah Rp 32 ribu per kilogram. Sedangkan harga satu kilogram untuk daging beku saat ini dipatok sebesar Rp 80 ribu per kilogram, daging sapi Rp 80 ribu sampai Rp 105 ribu per kilogram, daging ayam Rp 32 ribu per kilogram, dan telur Rp 22 ribu per kilogram. Meski begitu, perkembangan harga daging ayam terus yang meningkat membuat Kementerian Perdagangan menerbitkan regulasi baru pada 26 Mei 2018 tentang perubahan harga acuan daging ayam. Secara rinci, regulasi itu menyebut harga eceran daging ayam ras per kilogram untuk provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jawa Barat, dan Banten ditetapkan maksimal Rp33.000 serta Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah harga maksimal Rp 31.500. Untuk provinsi lain, harga retail daging ayam ras maksimal Rp 34.000. Tjahya menekankan harga maksimal bukan jadi Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi tetap jadi acuan. “Harga ayam naik terus, kalau tidak dibatasi akan tidak terkontrol, makanya dalam festive season kita keluarkan harga khusus,” katanya.
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 11 Guru Besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa memandang kenaikan harga pangan saat ini masih berada dalam batas yang wajar. Sehingga, pemerintah tidak perlu cemas. Namun, dia meminta pemerintah supaya mencermati tata kelola pangan yang mengedepankan pelaku usaha dalam pengendalian harga. Pasalnya, Indonesia merupakan negara yang memiliki ekonomi liberal dalam tata kelola pangan dan pemerintah tidak memegang pasokan dalam jumlah memadai. Sehingga, para pedagang dan pengusaha merupakan pihak yang dapat membentuk harga pasar kepada konsumen. “Pemerintah menguasai porsi kecil dalam tata kelola pangan jadi mereka harus menciptakan kepercayaan kepada pelaku usaha,” ujar Dwi. Dari artikel tersebut identifikasilah apa saja faktor yang membuat harga bahan pangan tinggi menjelang Lebaran ! (minimal 2 faktor) Jawab: 1. 2. 3. Jawablah pertanyaan di bawah ini ! Istilah artinya Hukum Permintaan Hukum Penawaran Ceteris Paribus NILAI PARAF GURU CATATAN Pedoman penskoran URAIAN JAWABAN SKOR
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 12 1. Permintaan Efektif : Permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai dengan daya beli dan melakukan transaksi 10 Permintaan Potensial : Permintaan terhadap barang dan jasa yang disertai daya beli tetapi konsumen masih mempertimbangkan untuk melakukan transaksi atau tidak 10 Permintaan Absolut : Permintaan terhadap barang dan jasa yang tidak disertai dengan daya beli 10 Penawaran Individu : Penawaran yang dilakukan oleh satu orang penjual atau produsen 10 Penawaran Pasar : Penjumlahan dari penawaran individu 10 2. Fungsi pemerintah 10 Selera Masyarakat 10 3. Hukum Permintaan : Pada saat harga barang mengalami kenaikan maka kuantitas permintaannya akan berkurang sedangkan pada saat harga barang mengalami penurunan maka kuantitas permintaannya akan bertambah, faktor-faktor yang lain dianggap ceteris paribus 10 Hukum Penawaran : Pada saat harga barang mengalami kenaikan maka kuantitas penawarannya akan bertambah sedangkan pada saat harga barang mengalami penurunan maka kuantitas penawarannya akan berkurang, faktor – faktor yang lain dianggap ceteris paribus 10 Ceteris Paribus : Suatu asumsi dasar dalam ilmu ekonomi yang berarti faktor-faktor selain harga yang bersangkutan dianggap tetap 10 Total Skor 100 19. Bahan Bacaan Siswa 20. Bahan Bacaan Guru https://docs.google.com/document/d/1JbdUIdlbLlagxPtQvZBXoXGHKfz8vrt/edit?usp=sharing&ouid=103968158621236756526& rtpof=true&sd=true
Permintaan, Penawaran, dan Struktur Pasar 13 21. Materi Pengayaan 22. Materi untuk siswa yang kesulitan belajar Siswa dapat menonton video berikut: https://www.youtube.com/watch?v=5VutpOLwEww&t=68s https://www.youtube.com/watch?v=VBSf19qrux0&t=330s https://www.youtube.com/watch?v=2mHoAI50hsQ https://www.youtube.com/watch?v=-LnUIxLFieU https://www.youtube.com/watch?v=6mPDvIPjV5o&list=RDCMUCMHB2ssHYGhvNPoC cM99iRA&index=2 https://www.youtube.com/watch?v=NC4W6uKVng&list=RDCMUCMHB2ssHYGhvNPoCcM99iRA&index=3 Mankiw, Gregory. 2003. Pengantar Ekonomi. Jakarta: Erlangga. Sukirno Sadono. 2011. Mikroekonomi Teori PengantarI. Edisi Ketiga. Jakarta: RajaGrafindo Persada Sudarman, Ari dan Algifari. Ekonomi Mikro-Makro. Edisi Keempat. Yogyakarta: BPFE