The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nazzul8658, 2022-05-11 13:02:23

Buku Saku Sistem Endokrin Manusia

BUKU SAKU

Sistem Endokrin

MANUSIA
Kelompok 1
Kelas B-S1
Farmasi 2021



PENENDEOGKERRINT.I.A..N......D..A..N......F..U..N...G..S..I.....S..I.S..T..E..M.1

EJENNDIOSK-JREINN.I.S...K..E..L..E..N...J
..A..R...D..A...L..A..M....S..I.S..T..E...M5

DAFTAR PUSTAKA

i

A. PENGERTIAN

Sistem endokrin terdiri dari dua kata yaitu sistem dan endokrin,
sistem memiliki arti sebagai suatu kumpulan dari beberapa
komponen yang berinteraksi, terorganisasi dengan baik, dan salin
membutuhkan satu sama lainnya. Sedangkan endokrin terdiri dari dua
kata yaitu (Endo-dalam, Crin-mensekresikan). Sehingga sistem
endokrin dapat diartikan sebagai suatu sistem yang difungsikan untuk
melakukan sekresi atau memproduksi hormon, Hormon tersebut
memiliki fungsi untuk mengatur seluruh kegiatan dalam tubuh
manusia. Sistem endokrin tidak memiliki pembuangan sehingga
Hasil sekresi ini dibentuk oleh kelenjar secara langsung masuk ke
darah atau limfa sirkulasi dan perjalanan ke jaringan target, dan
bukan diangkut melalui tuba atau duktus.

1

Hasil sekresi ini berupa hormon, hormon merupakan bahan kimia
yang dapat memicu atau mengontrol aktivitas dari organ, sistem, atau
kelenjar lain pada tubuh manusia. Hormon juga berfungsi untuk
mengatur proses homeostasis antara lain yaitu metabolisme,
keseimbangan cairan, proses reproduksi, dan siklus bangun tidur.

Hormon yang dihasilkan pada kelenjar endokrin terdiri atas dua
macam yaitu hormon yang menghasilkan satu macam hormon dan
yang menghasilkan beberapa hormon. Kelenjar sendiri memiliki dua
macam yaitu eksokrin dan endokrin . pada kelenjar eksokrin,
pelepasan sekresinya ke dalam duktus pada permukaan tubuh seperti
pada kulit dan organ internal. Sedangkan kelenjar endokrin pada
proses pelepasan sekresinya langsung pada bagian dalam darah dan
kelenjar endokrin termasuk didalamnya yaitu hipofisis, tiroid,
paratiroid, adrenal, dan kelenjar pineal. Selain itu, beberapa organ
dan jaringan tidak eksklusif diklasifikasikan sebagai kelenjar
endokrin tapi mengandung sel-sel yang mengeluarkan hormon. ini
termasuk hipotalamus, timus, pankreas, ovarium, testis, ginjal,
lambung, jantung, usus kecil, kulit, jantung, jaringan adiposa, dan
plasenta. Secara bersama-sama, semua kelenjar endokrin dan Sel-sel
yang mensekresi hormon merupakan sistem endokrin.

2

B. FUNGSI

Sistem endokrin memiliki fungsi untuk mengatur pertumbuhan,
perkembangan dan reproduksi dan menambah kapasitas tubuh untuk
menangani stress fisik dan psikologis. Sistem endokrin merupakan
kumpulan dari kelenjar endokrin, adapun beberapa fungsi dari
kelenjar endokrin antara lain sebagai berikut.

Secara keseluruhan, masing-masing kelenjar yang terdapat dalam
tubuh memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung dari mana
kelenjar tersebut dihasilkan. Akan tetapi, secara umum fungsi
kelenjar endokrin adalah:

Sebagai penghasil hormon – kelenjar endokrin bertugas untuk
menghasilkan berbagai macam jenis hormon yang nantinya akan
disalurkan ke darah apabila diperlukan oleh jaringan tubuh
tertentu
Mengontrol Aktivitas – Kelenjar endoktrin bertugas untuk
mengontrol aktivitas dari kelenjar tubuh agar dapat berfungsi
dengan normal dan maksimal.
Merangsang Aktivitas – Kelenjar endoktrin juga bertugas untuk
merangsang aktivitas kelenjar tubuh untuk kemudian
disampaikan ke sistem saraf dan menciptakan suatu efek dari
rangsangan tersebut. .
Pertumbuhan Jaringan – Kelenjar endoktrin juga
mempengaruhi pertumbuhan jaringan pada manusia agar
jaringan tersebut berfungsi maksimal.

3

Mengatur Metabolisme – Kelenjar endoktrin juga berfungsi
untuk mengatur metabolisme dalam tubuh, sistem oksidasi tubuh
serta bertugas untuk meningkatkan absorpsi glukosa dalam tubuh
dan pada usus halus.
Metabolisme Zat – Kelenjar endoktrin bertugas untuk
mempengaruhi fungsi metabolisme lemak, vitamin, metabolisme
protein, mineral, air dan hidrat aranga dalam tubuh untuk agar
optimal.

Dalam kelenjar endokrin akan menghasilkan hormon, adapun fungsi
dari hormone adalah :

Mengendalikan proses-proses dalam tubuh manusia seperti
proses metabolism, proses oksidatif, perkembangan seksual.
Menjaga keseimbangan fungsi tubuh (hemeotasis). Pada
umumnya, sistem hormonal (sistem endikrin) terutama
berhubungan denagn pengaturan sebagai fungsi metabolisme
tubuh, mengatur kecepatan reaksi kimia di dalam sel atau trnspor
zat-zat melalui membran selatau aspek-aspek metabolisme sel
lainnya seperti pertumbuhan dan sekresi.

4

Gambar 1.1 Sistem Endokrin

5

A. HIPOTALAMUS

Kelenjar Pineal

Pituitari
Hipotalamus

Gambar 1.2 Kelenjar Endokrin Di Otak
Hipotalamus sebenarnya adalah bagian dari otak (lihat Gambar di
bawah), tetapi juga mengeluarkan hormon. Beberapa hormon yang
“memberitahukan” kelenjar hipofisis baik untuk mengeluarkan atau
menghentikan mensekresi hormon tersebut. Dengan cara ini,

hipotalamus menyediakan link antara sistem saraf dan endokrin.
Hipotalamus juga menghasilkan hormon yang secara langsung
mengatur proses tubuh. Hormon-hormon ini melakukan perjalanan ke
kelenjar pituitari, yang menyimpan mereka sampai mereka
dibutuhkan. Hormon termasuk hormon antidiuretik dan oksitosin.
Hormon antidiuretik merangsang ginjal untuk menghemat air dengan
memproduksi urine lebih pekat. Oksitosin merangsang kontraksi
persalinan, diantara fungsi lainnya. Hipotalamus dan kelenjar
hipofisis adalah terletak berdekatan di bagian bawah otak.

6

B. PITUITARI

Kelenjar pituitari seukuran kacang melekat pada hipotalamus oleh
tangkai tipis (Lihat gambar 1.3). Ini terdiri dari dua lobus seperti
bola. Lobus posterior (belakang) menyimpan hormon dari
hipotalamus. Lobus anterior (depan) mengeluarkan hormon hipofisis.
Beberapa hormon hipofisis dan efek mereka tercantum dalam tabel di
bawah. Kebanyakan hormon hipofisis mengendalikan kelenjar
endokrin lainnya. Itu sebabnya hipofisis sering disebut “master
gland” dari sistem endokrin

Hipotalamus

Kelenjar Pineal

Bagian Bagian Pituitari
Depan Belakang Hipotalamus

Kelenjar
Pituitari

Gambar 1.3 Kelenjar Pituitari

7

Kelenjar pituitari atau hipofisis adalah kelenjar produsen hormon-
hormon tertentu yang bertindak sebagai pengendali beragai aspek
tubuh manusia. Hormon yang diproduksi oleh hipofisis membantu
mengatur pertumbuhan, tekanan darah, produksi dan pembakaran
energi, dan berbagai fungsi organ tubuh lainnya. Kelenjar ini sering
dijuluki “kelenjar master” karena hormon yang disekresi olehnya
mengatur fungsi kelenjar lain juga. Hormon-hormon ini dapat
diproduksi baik dari depan (anterior) atau bagian belakang (posterior)
dari kelenjar tersebut

Hormon adrenokortikotropik (ACTH): Hormon ini
merangsang produksi hormon adrenal.
Hormon perangsang folikel (FSH) dan Lteinizing hormone
(LH): Hormon-hormon ini mengatur produksi estrogen dan
progesteron pada tubuh wanita dan produksi testosteron pada
tubuh pria. Letaknya di ovarium dan tesis.
Hormon pertumbuhan (GH): Hormon ini sangat penting dalam
pertumbuhan tubuh manusia, terutama di tahun-tahun awal.
Untuk anak-anak, hoormon ini membantu menjaga komposisi
tubuh yang sehat. Untuk orang dewasa, GH bertindak sebagai
penyeimbang distribusi lemak serta menjaga kesehatan tulang
dan otot.
Prolaktin: Fungsi utama hormon ini adalah menstimulasi
produksi ASI pada wanita. Hormon ini juga memiliki efek pada
aktivitas seksual yang berbeda pada pria dan wanita.
Hormon perangsang tiroid (TSH): Hormon ini merangsang
kelenjar tiroid untuk memproduksi hormonnya sendiri, yang
bertugas mendorong metabolisme pada hampir seluruh jaringan
tubuh

8

C. PINEAL

Kelenjar pineal memiliki struktur yang disebut corpora arenacea yang
terletak di dalam kelenjar. Badan-badan ini cenderung mengalami
kalsifikasi seiring bertambahnya usia. Mereka terlihat pada x-ray dan
dapat digunakan sebagai penanda kalsifikasi. Analisis kimiawi dari
endapan kalsium menunjukkan komposisi yang berbeda termasuk
kalsium fosfat, magnesium fosfat, kalsium karbonat dan amonium
fosfat.

Kelenjar Pineal

Pituitari
Hipotalamus

Gambar 1.4 Kelenjar Pineal

9

Pineal body berbentuk seperti biji pinus dan memiliki peran dalam
mengendalikan / permulaan pubertas. Pineal body juga
mempengaruhi siklus tidurbangun. Ukuran kelenjar pineal sekitar 7,0
x 3,0 x 6,0 mm dan terletak di antara badan talamus. Ukuran normal
adalah 14 mm (Aulinas A, 2019). Pada orang dewasa, beratnya
sekitar 0,1 g. Pineal body adalah kelenjar tak berpasangan yang
berada di antara badan talamus di belakang komisura habenular.
Pineal body terletak di dekat corpora quadrigemina, yang berada di
belakang ventrikel ketiga

Kalsifikasi kelenjar pineal adalah faktor risiko independen untuk
gangguan tidur dan beberapa penelitian juga menunjukkan
peningkatan risiko kalsifikasi kelenjar pineal pada orang yang
memiliki durasi tidur yang kurang yang berhubungan dengan kadar
melatonin.

Fungsi utama kelenjar pineal adalah menerima informasi tentang
keadaan siklus terang-gelap dari lingkungan dan menyampaikan
informasi tersebut untuk menghasilkan dan mengeluarkan hormon
melatonin. Produksi melatonin yang 23 berirama, yang disekresikan
hanya selama periode gelap, secara ekstensif digunakan sebagai
penanda fase jam sirkadian internal. Melatonin sendiri digunakan
sebagai terapi untuk gangguan tidur tertentu yang berkaitan dengan
kelainan ritme sirkadian. Melatonin mungkin memiliki aplikasi
terapeutik yang lebih luas di masa depan, karena berbagai peran
fisiologis telah dikaitkan dengan melatonin. Melatonin memberikan
efek fisiologis langsung selama malam atau kegelapan dan efek
prospektif pada siang hari ketika kadar melatonin tidak terdeteksi.

10

Selain perannya dalam mengatur sistem sirkadian dan pola tidur,
melatonin terlibat dalam perlindungan sel, pelindung saraf, dan
sistem reproduksi, di antara fungsi-fungsi lainnya. Fungsi kelenjar
pineal dan sekresi melatonin dapat terganggu karena kondisi, seperti
tumor pineal, kraniofaring, cedera yang mempengaruhi persarafan
simpatis kelenjar pineal seperti strok, dan kelainan bawaan yang
mengubah sekresi melatonin

C. TIROID

Kelenjar tiroid adalah kelenjar yang terdiri dari dua lobus dan
terdapat di dalam leher yang dihubungkan oleh isthmus yang sempit.
Letak kelenjar ini di sebelah kanan dan kiri trakea. Ujung atas lobus
mencapai kartilago tiroidea. Kelenjar ini lunak, berwarna cokelat dan
ditutupi oleh kapsul. Tiroid terbentuk atas massa kosong yang
berbentuk sferis, disebut folikel. Setiap folikel mempunyai dinding
satu sel tebal, dan mengandung koloid seperti jeli yang merupakan
tempat utama konsentrasi yodium. Kelenjar ini dalam keadaan
normal tidak teraba, dan apabila terjadi pembesaran, akan teraba
benjolan pada bagian bawah atau samping jakun

Untuk dapat menghasilkan hormon tiroid, kelenjar tiroid memerlukan
yodium sebagai suatu elemen yang terdapat dalam makanan dan air.
Kelenjar tiroid akan menangkap yodium dan mengolahnya menjadi
hormon tiroid. Setelah hormon tiroid digunakan, beberapa yodium di
dalam hormon kembali ke kelenjar tiroid dan di daur ulang untuk
kembali menghasilkan hormon tiroid.

11

Pada manusia, fungsi yang jelas dari kelenjar tiroid adalah:
Mempengaruhi metabolism sel, proses produksi panas, oksidasi
di sel-sel tubuh.
Mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan diferensiasi
jaringan tubuh.
Berpengaruh dalam mengubah tiroksin.50

Secara lebih rinci dapat dijelaskan bahwa kelenjar tiroid
mempertahankan tingkat metabolism di berbagai jaringan agar
optimal, sehingga jaringan itu dapat berfungsi secara normal.
Hormon tiroid merangsang konsumsi O2 pada sebagian besar sel
dalam tubuh, membantu mengatur metabolism lemak dan
karbohidrat, serta penting untuk pertumbuhan dan pematangan
normal.

Kelenjar tiroid memang tidak esensial bagi kehidupan, tetapi
keberadaannya menyebabkan perlambatan perkembangan mental dan
fisik, berkurangnya daya tahan terhadap dingin, serta pada anakanak
dapat menimbulkan retardasi mental dan kekerdilan. Sebaliknya
sekresi tiroid yang berlebihan dapat menyebabkan badan menjadi
kurus, gelisah, denyut nadi meningkat (takikardi), tremor dan
kelebihan pembentukan panas.

Pada umumnya kelenjar tiroid ini menghasilkan dua hormon asam
iodoamino, yaitu triidotironin (T3) dan tetraiodotironin (tiroksin=T4).
T3 juga dibentuk di jaringan perifer melalui proses deiodinasi T4.
Kedua hormone ini adalah asam amino yang mengandung yodium.

12

Tiroksin berfungsi untuk mempengaruhi metabolism sel, proses
produksi poros oksidasi di sel-sel tubuh kecuali otak dan sel limfe.
Triiodotironin berfungsi untuk mempengaruhi pertumbuhan,
perkembangan dan diferensiasi jaringan tubuh. Sedangkan hormone
lain yang juga dihasilkan oleh sel-sel diantara folikel tiroid adalah
kalsitonin yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan kalsium
dalam darah

Tiroid
Paratiroid

Gambar 1.5 Kelenjar Tiroid dan Paratiroid

13

D. PARATIROID

Kelenjar ini terletak disetiap sisi dari kelenjar tiroid dan berjumlah 4
buah yang tersusun secara berpasangan. Kelenjar paratiroid ini
menghasilkan hormon parahormon yang berfungsi untuk menjaga
keseimbangan kalsium dalam darah dan juga mengatur metabolisme
fosfor. Kelenjar paratiroid tumbuh di dalam endoderm yang
menempel pada bagian anterior dan posterior kedua lobus kelenjar
tiroid yang berjumlah 4 buah, terdiri dari chief cells dan oxyphill
cells. Kelenjar paratiroid berwarna kekuningan dan berukuran kurang
lebih 3 x 3 x 2 mm dengan berat keseluruhan sampai 100 mg.

Kelenjar paratiroid mensintesa dan mengeluarkan hormon paratiroid
(parathyroid hormon/PTH). Sintesis PTH ini dikendalikan oleh kadar
kalsium dalam plasma. Sintesis PTH dihambat apabila kadar kalsium
rendah. PTH bekerja pada tiga sasaran utama dalam pengendalian
homeostasis kalsium, yaitu di ginjal, tulang dan usus. Di dalam
ginjal, PTH meningkatkan reabsorbsi kalsium. Pada tulang sendiri
PTH merangsang aktifitas osteoplastik. Sementara di usus, PTH
meningkatkan absorbsi kalsium

14

E. TIMUS

Kelenjar Lobus Lobus
Tiroid Kanan Kiri

Trakea

Timus Septa
Lobula

Gambar 1.6 Kelenjar Timus

Kelenjar timus merupakan kelenjar yang terletak di bagian atas
rongga dada. Kelenjar ini mempunyai fungsi untuk menghasilkan
hormone timosi yangberfungsi untuk pematangan limfosit T. Adapun
limfosit T ini merupakan sejenis sel darah putih yang berperan dalam
membantu menjaga sistem kekebalan tubuh (imunitas)

15

F. PANKREAS

Adapun yang dimaksud dengan kelenjar pankreas adalah sekelompok
sel yang terletak pada pankreas dan yang dikenal dengan pulau –
pulau Langerhans. Jadi bukan hanya negara kita Indonesia yang
tercinta ini saja yang memiliki pulau ya sobat, namun kelenjar
pankreas pun sama memiliki beberapa pulau. Kelenjar pankreas itu
sendiri merupakan salah satu organ yang terdapat pada sistem
pencernaan pada manusia. Karena begitu besarnya manfaat kelenjar
pankreas sangat mempengaruhi kinerja sistem organ di dalam tubuh
kita. Jadi, apabila kelenjar pankreas ini mengalami gangguan maka
sudah pasti berbagai macam proses kimiawi yang terjadi di dalam
tubuh kita juga tentunya akan mengalami gangguan seperti halnya
metabolisme protein atau pun metabolisme lemak yang tidak bisa
bekerja maksimal. Pada sadarnya komponen – komponen di dalam
tubuh bekerja sama antara satu dengan yang lainnya.

Pankreas
(Pulau-pulau Langerhans)

Gambar 1.7 Kelenjar Pankreas

16

Struktur Kelenjar Pankreas
Adapun kelenjar pankreas memiliki pulau yang disebut dengan
Langerhans yang berupa sekelompok sel kecil yang tersebar di
seluruh area pankreas yang sangat kaya akan pembuluh darah. Nah
bisa anda lihat bahwa struktur kelenjar pankreas tersusun atas
beberapa sel kecil.

Fungsi Kelenjar Pankreas
Kelenjar pankreas memiliki beberapa fungsi yang cukup penting
dalam tubuh manusia dalam menjalankan tugasnya

Menghasilkan Getah Kelenjar Pankreas
Setelah getah kelenjar tersebut dihasilkan, kemudian dialirkan ke
dalam saluran pencernaan pada duodenum melalui doctus coledochus
bersama cairan empedu. Getah kelenjar pankreas tersebut
mengandung beberapa komponen seperti lipase, garam karbonat, dan
juga tripsinogen.

Sebagai Kelenjar Endoktrin yang Menghasilkan Hormon
Insulin dan Glukagon
Adapun hormon manusia yang bernama hormon insulin dan
glukagon tersebut bekerja secara berlawanan untuk mengatur kadar
glukosa dalam darah. Bila kadar gukosa dalam darah tinggi, maka
kelenjar pankreas akan mensekresikan hormon insulin terebut yang
berfungsi sebagai perangsang hati untuk menyerap glukosa dan
mengubahnya menjadi glikogen. Namun sebaliknya nih sobat, jika
kadar glukosa dalam daarah menurun atau rendah, maka hormon
glukagon akan mengubah glikogen menjadi glukosa.

17

Membantu Proses Produksi Hormon
Sebagai kelenjar yang memproduksi hormon dan enzim yang
berguna untuk menghancurkan makanan yang ada dalam perut
manusia. Nah sobat semua, apabila anda memasukkan berbagai
makanan dalam perut anda, maka yang bekerja keran untuk
menghancurkannya sebelum diproses ke proses pencernaan
selanjtunya adalah kelenjar pankreas ini ya sobat.

Kelainan Kelenjar Pankreas
Ada beberapa kelainan yang mungkin bisa terjadi pada kelenjar
pankreas, yakni sebagai berikut :

Pankreatitis
Adapun pankreatitis atau yang sering disebut dengan inflasmasi
pankreas adalah penyakit serius yang terjadi pada bagian kelenjar
pankreas yang menimbulkan rasa nyeri diamna enzim pankreas
diaktifkan secara prematur dan mengakibatkan autodigestive dari
pankreas.

Kanker Pankreas
Kanker pankreas merupakan tumor ganas yang berasal dari sel – sel
yang melapisi saluran pada bagian pankreas. Kanker pankreas ini
secara umum seringkali terjadi pada pria. Untuk itu bagi anda para
pria – pria yang sebelumnya masa bodo dengan kesehatan, mulai
sekarang jagalah kesehatan anda ya sobat.

18

G. ADRENAL

Ginjal

Korteks
Medula

Gambar 1.8 Kelenjar Adrenal

Kelenjar adrenal terletak di kutub atas kedua ginjal. Kelenjar
suprarenal atau kelenjar anak ginjal menempel pada ginjal. Terdiri
dari dua lapis yaitu bagian korteks dan medula.

Korteks adrenal mensintesa 3 hormon,yaitu sebagai berikut.
Mineralokortikoid (aldosteron), berfungsi mengatur
keseimbangan elektrolit dengan meningkatkan retensi natrium
dan eksresi kalium. Membantu dalam mempertahankan tekanan
darah normal dan curah jantung.

19

Glukokortikoid, berfungsi dalam metabolisme glukosa
(glukosaneogenesis) yang meningkatkan kadar glukosa darah,
metabolisme cairan dan elektrolit, inflamasi dan imunitas
terhadap stressor.
Androgen/hormon seks (androgen dan estrogen). Kelebihan
pelepasan androgen mengakibatkan virilisme (penampilan sifat
laki-laki secara fisik dan mental pada wanita) dan kelebihan
pelepasan estrogen mengakibatkan ginekomastia dan retensi
natrium dan air.

Sedangkan bagian medulaberfungsi untuk menghasilkan 2 hormon
sebagai berikut.

Hormon Adrenalin, yang berperan dalam segala hal yang
berhubungan dengan peningkatan fisiologis manusia, seperti
meningkatkan denyut jantung, meningkatkan kecepatan
pernapasan, dan menyempitkan pembuluh darah manusia.
Hormon Noradrenalin, yang fungsinya adalah kebalikan dari
hormon Adrenalin.

H. GONAD

Kelenjar gonad dibedakan menjadi kelenjar gonad pada wanita dan
kelenjar gonad pada pria. Kelenjar gonad pada wanita yaitu ovarium,
sedangkan kelenjar gonad pada pria yaitu testis. Gonad yang matur
berfungsi menghasilkan gamet (gametogenesis) dan menghasilkan
hormon seks, khususnya testosteron pada pria dan estrogen &
progesteron pada wanita. Setelah gamet diproduksi oleh gonad, ia
akan melalui saluran reproduksi (system duktus)

20

Gambar 1.9 Kelenjar Gonad

21

Hormon yang dihasilkan kelenjar ini dapat dilihat dalam tabel
berikut :

Tabel 1.1 Hormon dan Fungsi Pada Kelenjar Gonad Manusia
Kelainan pada kelenjar gonad salah satunya yaitu hipogonadisme.
Kelainan ini disebabkan oleh hiposekresi hormon yang diproduksi
kelenjar gonad. Hipogonadisme pada pria terjadi jika hormon
testosteronnya terlalu rendah, sedangkan pada wanita terjadi jika
hormon estrogen dan progesteronnya terlalu rendah.

22

Al-Esawi, S. R., Hashim, A. A., Jabber, Z. A., & Al-Esawi, R. W.
(2020).SSlleeeepp habitshaabnidts pahnydsipohloygsioclaolgpiceanlaplegnlaalngdlacnadlcciafilccaifticoantio(An
(A magmniafgiendifiteodpogtroappohgircaapl heivcoallutieovnolsututidoyn). sMtueddyi)c.o-LMeegdailcUo-pLdeagtael,
20(1), 1U12p4d–at1e1,30. h2tt0p(s1:/)/,doi.or1g1/2140–.3171530./v20/ih1t/t2p0s2:/0/d/moil.uo/r1g9/1404.53275

0/v20/i1/2020/mlu/194452
Arthur C, Guyton, John E. Hall. (2012). Buku Ajar Fisiologi Medik.
Edisi 12E.dJiaskia1r2ta.:JEakGaCrta: EGC
Aulinas A. (2019). Physiology of the Pineal Gland and Melatonin.
BookshBelofoIkDs:helfNIBDK: 55N09B7K25P5M0I9D72: P31M8I4D1:23916841296
I. M. Mertajaya, Y. Anggraini, H. Leniwita. (2019). Modul Ilmu
BiokimBiaioMkiemdika.MedJiakk.aJratkaaTrtiamTuirm: Uurn:ivUenrisvitearssiKtarsisKternisItenndoInedsoinaesia

Ilahi S, Beriwal N, Ilahi TB. (2020). Physiology, Pineal Gland. In:
StatPeaSrltsa.tPearlsT. rTeraesausruerIeslIasnladnd(F(LF)L)
John Gibson. (2002). Fisiologi dan Anatomi Modern untuk Perawat.
Jakarta J:aEkGarCta. : EGC.
lrnaningtyas, dan lstiadi, Y. (2014). Biologi untuk SMA/MA Kelas XI.
Jakarta:JPakeanretrab:iPt eEnrelarnbgitgEar.langga.

Mahlberg, R., Kienast, T., Ha, S., Heidenreich, J. O., Schmitz, S., &
Kunz, DK.u(n2z0,09D). D(2e0g0r9e)e. oDfepgirneeealocfalpciinfeicaalticoanlc(ifDicOatCio)nis( aDssOoCcia)teids
with poalyssomciantoegdrawpihthicpsolelyespomneaosgurraepshiinc pslreimeparmyeianssuormesniian ppartiimenatrsy.
10, 439i–n4so4m5 nia patients. 10, 439– 445

Prodi Sarjana Terapan Kebidanan. (2019). Modul Teori Anatomi
FisiologFi.isPioaloanggi.kaPRalaaynag:kPaolRteakykae:s KPoemlteeknkkeess PKaelamnegnkkaeRs ayPaalangka

Raya
Purnomo, dkk. (2009). Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Jakarta:
Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. (2009). Biologi : SMA dan
MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional,
Jakarta,Kpe.l3a4s6XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional,

Jakarta, p. 346
Siti Kholifah, dkk. (2004). Kelenjar Tiroid. Surabaya : Prodi
Psikologi Fak. Dakwah IAIN Sunan Ampel.

Fak. Dakwah IAIN Sunan Ampel.
Syafuddin. (2006). Anatomi fisiologi untuk mahasiswa perawat edisi
3. Jakarta

Jakarta
Syamsuri Istamar.(2004). Biologi Untuk SMA. Jakarta.


Click to View FlipBook Version