LAPORAN KEUANGAN
PERUSAHAN JASA
KELOMPOK 1
SMK YPIS MAJU BINJAI
-BALQIST NANDA CHAILA
-FRISKA AMALIA
-INTAN RAMA WATI
-CINDY QHAIRINA
-YULIA FITRI
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-
Nya sehingga buku ajar LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAN JASA ini
dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa kami mengucapkan
terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan
memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya. Penulis sangat
berharap semoga buku ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman
bagi pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh lagi agar buku ini bisa
pembaca praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi kami sebagai
penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan
buku ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman Kami. Untuk itu
kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.
BINJAI, 11 Januari 2022-2023
i
DAFTAR ISI
Cover i
Data Penulis
ii
Kata Pengantar iii
1
Daftar Isi 2
6
Bab 1 LAPORAN LABA RUGI 8
10
A. Pengertian Laporan Laba Rugi 11
B. Unsur-unsur Laba Rugi
C. Contoh Laba Rugi
Uji Kompetensi Bab 1
Bab 2 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
A. Pengertian Laporan Perubahan Ekuitas
B. Unsur-unsur Laporan Perubahan Ekuitas
C. Jenis-jenis Laporan Perubahan Ekuitas
D. Contoh Laporan Perubahan Ekuitas
Uji Kompetensi Bab 2
Bab 3
A. Pengertian Laporan Posisi Keuangan
B. Unsur-usur Laporan Posisi Keuangan
C. Tujuan Laporan Posisi Keuangan
D. Contoh Laporan Posisi Keuangan
Uji Kompetensi Bab 3
Bab 4
A. Pengertian Laporan Arus Kas
B. Unsur-unsur Laporan Arus Kas
C. Contoh Laporan Arus Kas
Uji Kompetensi
Bab 5
A. Pengertian Catatan atas Laporan Keuangan
B. Unsur-Unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
C. Contoh Catatan Atas Laporan Keungan
Uji Kompetensi Bab 5
ii
BAB 1
LAPORAN LABA RUGI
1
A. Pengertian Laba Rugi
Laporan laba rugi adalah laporan finansial perusahaan yang dibuat oleh
bidang keuangan tertentu. Isi dari laporan ini ialah data-data pendapatan sekaligus beban yang
ditanggung oleh perusahaan.
Biasanya laporan ini dibuat untuk menjelaskan kondisi keuangan perusahaan pada periode
tertentu. Maka dari itu, sebagian besar laporan dikerjakan pada akhir tahun atau akhir bulan,
sesuai ketentuan di perusahaan tersebut
Dengan adanya laporan keuangan ini, pihak atasan bisa mengetahui kondisi finansial perusahaan
yang terkini. Sehingga laporan tersebut bisa dijadikan sebagai dasar evaluasi untuk langkah
kebijakan selanjutnya.
Jika disimak dari pengertian di atas laporan ini adalah laporan keuangan yang dibuat secara
lengkap oleh petugas keuangan atau pembukuan pada perusahaan yang nantinya akan dijadikan
sarana mengevaluasi kebijakan atasan pada periode tertentu.
Dari kesimpulan ini bisa dinyatakan kalau laporan keungan ini harus dibuat dengan baik. Jika
ada kesalahan dalam penulisan angka, tentu arah kebijakan ke depan juga salah. Karena bisa jadi
kerugian lebih banyak dibandingkan keuntungan yang diraih perusahaan.
2
B.Unsur-unsur Laba Rugi
Setiap perusahaan atau badan usaha memiliki kebijakan, jenis operasi, dan valuasi
yang berbeda. Hal ini juga akan mengarah kepada adanya perbedaan dalam laporan
keuangan laba rugi masing-masing badan usaha. Mengingat keuntungan dan
pengeluaran bisnis tidak selalu sama.
Meski punya kebijakan yang berbeda sesuai dengan usaha yang dijalankan, ada unsur-
unsur mendasar yang sama di dalam setiap laporan laba rugi. Unsur-unsur dalam
laporan tersebut meliputi pendapatan (revenue), beban (expense), laba (profit), dan rugi
(loss). Berikut penjelasan ringkasnya.
Pendapatan (revenue)
Unsur laporan laba rugi ini adalah peningkatan aktiva atau arus masuk
perusahaan yang dihasilkan dari kegiatan operasional. Nilai pendapatan
diperoleh dari total pendapatan kotor perusahaan yang telah dikurangi potongan
harga atau diskon, retur, dan tunjangan lainnya.
Beban (expenses)
Unsur ini merupakan arus keluar atau pemakaian aktiva akan memunculkan
liabilitas dalam suatu periode tertentu dikarenakan pengiriman ataupun produksi
barang.
Keuntungan (profit)
Unsur laporan laba rugi ini hadir karena adanya peningkatan ekuitas karena
terjadi transaksi perusahaan atau yang dihasilkan dari pendapatan atau investasi
dari pemilik perusahaan.
Kerugian (loss)
Sementara untuk unsur kerugian, yaitu penurunan ekuitas karena adanya
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau akibat dari beban dan
pendistribusian kepada pemilik perusahaan.
3
C. Pembagian Laba Rugi
Selain unsur yang terdapat di dalam laporan laba rugi, dalam proses
penyusunan laporan ini juga ada beberapa jenis pembagian laba seperti
berikut ini:
Laba Kotor
Laba ini merupakan pengukuran pendapatan langsung perusahaan
dari penjualan produk di dalam satu periode akuntansi. Laba kotor
sama juga dengan pendapatan dari hasil penjualan bersih setelah
dikurangi harga pokok penjualan. Laba kotor biasanya menjadi
indikasi seberapa jauh perusahaan mampu menutupi biaya
produksinya.
Laba Operasi
Untuk laba di laporan laba rugi ini merupakan selisih antara
penjualan dan semua biaya dan beban operasi perusahaan.
Umumnya, laba operasi dipakai sebagai alat ukur kemampuan
perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnisnya.
Laba Sebelum Pajak
Untuk laba ini adalah jumlah laba sebelum pajak penghasilan yang
ditetapkan berdasarkan standar akuntansi keuangan. Laba ini tidak
mempengaruhi jumlah pajak penghasilan yang sebenarnya untuk
pihak-pihak yang menggunakannya dalam mengambil keputusan.
Laba Bersih
Ini merupakan bagian yang penting dalam laporan laba rugi karena
laba bersih biasanya menjadi indikasi dari profitabilitas perusahaan.
Laba bersih adalah kelebihan keuntungan dalam penjualan bersih
perusahaan terhadap harga pokok penjualan dikurangi beban operasi
dan pajak penghasilan. Ada beberapa hal yang bisa memengaruhi
laba bersih seperti pendapatan, biaya pajak penghasilan, beban
operasi, hingga beban pokok penjualan.
Laba Operasi Berjalan
4
Diperoleh dari kegiatan bisnis perusahaan yang tengah berjalan
setelah pajak dan bunga. Laba operasi berjalan ini disebut juga laba
sebelum pos luar biasa.
D. Fungsi Laba Rugi
Laporan laba rugi menjadi hal wajib untuk dibuat dalam periode yang sudah ditentukan
oleh perusahaan terkait. Hal ini dikarenakan ada fungsi-fungsi khusus yang bisa
diberikan oleh laporan tersebut jika dilakukan perhitungan secara berkala.
Dijadikan Bahan Evaluasi Keuangan
Fungsi laporan laba rugi yaitu menjadikannya sebagai bahan evaluasi keuangan
dari transaksi keuangan yang berjalan selama satu bulan atau satu tahun baik
transaksi yang menghasilkan kerugian maupun laba.
Akumulasi dari total finansial tersebut yang akan menjadi laporan laba rugi
perusahaan di periode tertentu. Jika keuangan tersebut dicatat lengkap dengan
transaksinya akan memudahkan perusahaan mengetahui secara jelas data
finansial tersebut. Kondisi bisa memungkinkan untuk dilakukan penghitungan
lebih menyeluruh ketika evaluasi.
Untuk Mengetahui Perkembangan Perusahaan
Laporan laba rugi bisa menjadi indikator untuk melihat perkembangan sebuah
perusahaan. Perkembangan bisa dilihat dari kondisi keuangan di perusahaan
tersebut. Jika lebih besar keuntungan atau laba dibandingkan rugi, prospek
perusahaan ke depan akan semakin meningkat.
Kondisi ini akan semakin diuntungkan jika dibarengi dengan peningkatan alat
produksi, sumber daya manusia dan lainnya. Untuk mengetahui perkembangan
perusahaan, harus diketahui data-data laba rugi perusahaan. Dengan begitu,
laporan laba rugi bisa dijadikan tolak ukur perkembangan.
Melihat vitalnya laporan laba rugi untuk sebuah perusahaan atau bisnis yang sedang
dijalankan, penting memastikan bahwa laporan ini dibuat secara berkala dan teliti.
Terlebih dengan kondisi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini yang membuat
aktivitas pengelolaan bisnis kini banyak dilakukan secara mobile, tidak hanya terbatas
di perkantoran. Para pelaku usaha memerlukan dukungan aplikasi perbankan untuk
mengelola keuangan secara fleksibel.
5
E. Contoh Soal Laba Rugi
Diperoleh data keuangan PT Sukses Kemilau untuk periode 01
April Sampai 30 April 2020 adalah sebagai berikut :
Cara Menghitung Laba Rugi Penyelesaian:
Untuk membuat laporan laba rugi terlebih dahulu harus diketahui jumlah harga pokok penjualan,
pembelian bersih dan penjualan bersihnya.
1. Menghitung Pembelian Bersih :
Pembelian Bersih = Pembelian + Beban Angkut – Retur Pembelian – Potongan Pembelian
= Rp60.000.000 + Rp10.000.000 – Rp2.000.000 –
Rp2.000.000
= Rp66.000.000
2. Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) :
Hpp = Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir
= Rp 20.000.000 + Rp66.000.000 – Rp 10.000.000
= Rp 76.000.000
3. Menghitung Penjualan bersih :
6
Penjualan bersih = Penjualan – Retur Penjualan – Potongan Penjualan
= Rp 130.000.000 – Rp 3.000.000 – Rp 2.000.000
= Rp 125.000.000
7
UJI KOMPETENSI BAB 1
Latihan soal pilihan ganda Akuntansi Perusahaan JasaUji Kompetensi Akuntansi sbg
Sistem Informasi
Berilah tanda silang ( X ) huruf a,b,c,d atau e pada jawaban yang benar !
1. Fungsi utama dari akuntansi adalah ...
a. Mengklasifikasi data
b. Mengukur datac.
c. Melaporkan data.
d. Menyusun laporan keuangan.
e. Memberi informasi keuangan
2. Cabang akuntansi yang berhubungan denganpemeriksaan secara bebas atas
akuntansi umumdisebut ..
a. Akuntansi keuangan
b. Akuntansi biaya
c. Akuntansi budget
d. Akuntansi perpajakan
e. Akuntansi pemeriksaan
3. Akuntans internal adalah akuntans yang mempunyaitugas ...
a. Menjual jasa ke perusahan yang membutuhkan
b. Bekerja pada kantor pemerintah
c. Bekerja pada suatu perusahaan
d. Mengadakan pemeriksaan akuntansi perusahaan
e. Bekerja di dalam negeri
4. Proses pencatatan dalam akuntansi termasuk padatahap ...
a. Pelaporan
b. Pemerintah
c. Pengomunikasian
d. Penilaian
e. Pengidentifikasian
5. Laporan keuangan digunakan sebagai dasar untukmenghitung besarnya pajak
penghasilan badan usaha.Hal ini merupakan kegunaan laporan
keuangan(akuntansi) bagi pihak ...
a. Manajemen
b. . Pemerintah
c. Pemilik
d. Karyawan
e. Investor
8
6. Berikut yang tidak termasuk karakteristik pokok kualitaslaporan keuangan
menurut pernyataan Standar Akuntansi Kauangan (PSAK), yaitu…
a.Relevan
b. Dapat dipahami
c. Andal
d .Memberi keuntungan
e .Dapat diperbandingkan
7. Salah satu prinsip dasar akuntansi adalah pengakuanpendapatan berdasarkan
waktu (accrual basic) yaitu berdasarkan saat terjadinya transaksi dalam
periodetertentu. Istilah asing dari prinsip di atas adalah ...
a. Allocation og coast
b. Recognition of revenue
c. Matching cost and revenue
d. Adequate disclosure
e. Conservatism
8. Pihak yang berkepentingan menentukan apakahmereka sebaiknya menjual atau
tetap memegangsaham perusahaan adalah ...
a. Kreditur
b. VendorbInvestor
c. Customerc
d. Supplier
9. Lembaga pemerintah berkepentingan atas informasikeuangan perusahaan untuk
tujuan ...
a. Pengawasan internal
b. Pengelolaan perusahaan yang lebih baik
c. Pengenaan pajakd
d. Pemberian subsidi
e. Penambahan modal perusahaan
10. Informasi akuntansi harus bernilai prediktif, bernilaibalikan (feedback value), dan
tepat waktu (timelines)merupakan salah satu karakteristik mutu
informasiakuntansi yang terkait dengan ...
a. Relevansi
b. Konsistensi
c. Reliabilitas
d. Kontinuitas
e. Komparabilitas
9
Soal (Uraian) Materi Akuntansi Perusahaan Jasa
1. Bengkel Gudang Motor membeli peralatan servis seherga Rp15.000.000,00. Dibayar
tunai sebesar Rp10.000.000,00 dan sisanya akan dibayar satu bulan kemudian. Apa akibat
dari adanya transaksi tersebut dalam proses akuntansi?
2. Pada tanggal 2 Desember, Tuan Taka membeli perlengkapan bengkel secara
tunai seharga Rp1.000.000,00. Bagaimana analisis terdapat transaksi tersebut?
3. Pada tanggal 5 Januari, bengkel Candra menerima pendapatan jasa service
sebesar Rp3.000.000,00. Bagaimana analisis pencatatan akunnya?
4. Pemilik mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadinya sebesar Rp
400.000,00 Bagaimana analisis pencacatan akunnya?
5. Jelaskan prosedur debit dan kredit untuk akun yang di sajikan dalam neraca!
10
11
BAB 2
LAPORAN
PERUBAHAN EKUITAS
13
A. Pengertian Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan Perubahan Ekuitas adalah suatu laporan keuangan yang biasanya
dibuat oleh sebuah perusahaan yang menunjukkan ekuitas atau perubahan jumlah pemilik
perusahaan yang bersangkutan berdasarkan prinsip pengukuran tertentu.
Laporan Perubahan Ekuitas Yaitu laporan keuangan yang menunjukan perubahan ekuitas
selama satu periode. Laporan ekuitas terdiri dari saldo awal modal pada neraca saldo setelah
disesuaikan di tambah laba bersih selama satu periode dikurangi dengan pengambilan prive.
Laporan perubahan ekuitas dari neraca lajur diperoleh dari data kolom 9 dan 10.
B. Fungsi Laporan Perubahan Ekuitas
Fungsi laporan ekuitas secara umum yaitu memberikan informasi mengenai
transaksi ekuitas perusahaan. Tujuan utamanya adalah untuk melihat bagaimana kebijakan suatu
perusahaan dalam menggunakan laba.
Apakah laba digunakan untuk kepentingan operasional atau distribusi dalam bentuk
dividen? Untuk apa laba tersebut digunakan? Dan seberapa banyak laba yang sudah digunakan
dan masih ditahan.
C. Unsur-unsur Laporan Perubahan Ekuitas
Berikut unsur-unsur yang ada dalam laporan ini, antara lain:
1. Modal awal, merupakan total dana di sebuah perusahaan pada awal
periode
2. Laba atau rugi bersih, merupakan selisih pendapatan dengan jumlah
beban yang diperoleh.
3. Data prive, merupakan penarikan uang perusahaan oleh direktur atau
pihak pemilik modal untuk keperluan pribadi.
4. Penambahan modal, merupakan modal yang ditambahkan selama
periode berlangsung atau selisih antara laba bersih dan prive.
5. Hasil akhir, yaitu modal pada akhir periode setelah melewati 4 unsur
diatas
. Contoh perubahan ekuitas
14
15