The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Khairunnisa, 2023-06-15 14:37:13

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

BANGUN RUANG KHAIRUNNISA MODUL PEMBELAJARAN SISWA/I KELAS V


BANGUN RUANG Kubus Balok Bola Kerucut Prisma Segi Lima Tabung


Apa yang Dimaksud Bangun Ruang? Secara Matematika, bangun ruang merupakan salah satu anggota dari bidang geometris. Bangun ruang merupakan bangunan yang berbentuk tiga dimensi. Dikarenakan disebut dengan sebutan bangun ruang, membuat bangun ruang memiliki ciri khas, yakni memiliki ruang atau yang biasa disebut dengan volume. Ruang atau volume atau juga dapat disebut dengan kapasitas merupakan sebuah penghitungan untuk menghitung seberapa banyak kapasitas dalam suatu objek yang dapay ditempati. Objek yang dimaksud sendiri bisa dari objek yang memiliki bentuk beraturan hingga objek yang tidak memiliki bentuk. Selain memiliki ruang atau volume, bangun ruang juga memiliki sisi untuk membatasi dan memiliki titik sudut. Titik sudut sendiri terbentuk dari lebih dari dua sisi yang disatukan. Perlu kalian ketahui, bangun ruang memiliki dua jenis. Jenis pertama disebut dengan jenis bangun ruang sisi lengkung (bola, kerucut, dan tabung). Lalu untuk jenis kedua disebut dengan jenis bangun ruang sisi datar (kubus, balok, limas, dan prisma). Semua jenis bangun ruang diatas tentunya memiliki volume dan rumus yang digunakan untuk menghitung banyaknya kapasitas atau volume yang dapat ditempati di masing-masing bangun ruang tersebut. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai jenis bangun ruang disertai dengan rumus (volume ruang, luas permukaan bangun ruang, dan keliling alas). Kaitan Bangun Ruang Dan Rumus Dalam ilmu matematika, bangun ruang sendiri diketahui dapat diukur melalui beberapa koordinat, yakni koordinat X, koordinat Y, dan koordinat Z yang berada di daerah R³. selain diukur dari ketiga koordinat tersebut, bangun ruang juga memiliki beberapa komponen yang diawal sudah disebutkan. Ketiga komponen itu adalah volume/kapasitas, luas permukaan bangun ruang, dan jaring-jaring bangun ruang.


1. Apa Itu volume? 2. Apa Itu Luas Permukaan Bangun Ruang? 3. Apa Itu Jaring-Jaring Bangun Ruang? Ketiga koordinat yang berada di R³ tadinya bisa digunakan untuk mengukur dengan memanfaatkan jarak antar koordinat selain mengetahui hal tersebut, kami rasa kalian seharusnya terlebih dahulu berkenalan dengan hal yang nantinya akan kalian pelajari rumusnya. Volume bangun ruang, seperti yang sudah dijelaskan sedikit diatas, merupakan total banyaknya isi ruang atau kapasitas yang terpakai di dalam suatu bangun ruang. Volume sendiri memiliki beberapa satuan, seperti milimeter kubik, liter, dan lain sebagainya. Luas permukaan bangun ruang merupakan hasil kumulatif dari luas yang menyelimuti suatu bangun ruang. Luas permukaan bangun ruang ini sangat dipengaruhi oleh jaring-jaring yang membentuk bangun ruang tersebut. luas permukaan bangun ruang sendiri memiliki satuan, seperti hectare, meter kuadrat, are, dan lain sebagainya. Jaring-jaring bangun ruang merupakan bentuk 2 dimensi dari bangun ruang. Jaring-jaring yang dilipat akan membentuk 3 dimensi.


Jenis Bangun Ruang dan Rumusnya 1. Bangun Ruang Sisi Lengkung A. Kerucut (Cone) Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa bangun ruang dibagi menjadi dua jenis, yakni bangun ruang sisi lengkung dan bangun ruang sisi datar. Setiap bangun yang ada di pelajaran matematika, pastilah memiliki rumus. Berikut ini akan kami sajikan informasi lengkap jenis bangun ruang beserta dengan rumusnya. Bangun ruang sisi lengkung merupakan salah satu jenis bangun ruang yang memiliki ciri bentuk sisinya yang melengkung. Sisi lengkungan dalam bangun ruang sisi lengkung ini menghasilkan lengkungan yang disebut dengan lengkungan kurva. Bangun ruang sisi lengkung ini biasanya diselimuti oleh satu buah permukaan saja, atau yang biasa disebut dengan selimut. Bangun ruang sisi lengkung pertama adalah kerucut atau Cone dalam Bahasa Inggris. Kerucut merupakan salah satu bangun ruang yang memiliki wujud alas berbentuk bangun datar, yakni lingkaran dengan sisi melengkung yang berfungsi sebagai selimutnya. Selimut ini memiliki irisan yang berasal dari irisan lingkaran yang menjadi alasnya.


Rumus Volume Kerucut V = 1/3×π×r²×t Catatan : V : Volume Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran t : Tinggi Rumus Luas Permukaan Kerucut L. Permukaan = π×r×(r + S) Catatan : Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran S : Panjang garis apotema Rumus Keliling Alas Kerucut Kel. Alas = 2×π×r atau π×d Catatan : Π : phi (22/7 atau 3,14) d : Diameter alas lingkaran r : Jari-jari alas lingkaran Berikut ini ciri dari kerucut : – Kerucut memiliki sisi dengan jumlah dua bidang sisi. – Kerucut hanya memiliki satu buah rusuk dengan bentuk melengkung. – Kerucut merupakan salah satu bangun ruang yang tidak memiliki bidang diagonal. – Titik puncak kerucut juga merupakan titik sudut. Untuk rumus luas alas kerucut sama dengan rumus luas lingkaran, dikarenakan alas dari kerucut adalah bangun datar lingkaran.


Bangun ruang sisi lengkung kedua adalah bangun ruang bola atau Ball dalam Bahasa Inggris. Bola merupakan satu-satunya bangun ruang tiga dimensi yang memiliki batasan dengan bentuk lengkungan. Bola juga menjadi satu-satunya bangun ruang yang tidak memiliki rusuk dan titik sudut. Hal tersebut tentu dikarenakan bentuk bola yang bundar. Bola dapat dikenali dengan sangat mudah. Bola memiliki beberapa ciri khusus yang bisa kalian simak dan hafalkan. Berikut ini ciri dari bola : – Bola hanya memiliki sebuah sisi dengan bentuk lengkungan – Bola hanya memiliki satu buah titik inti yang disebut dengan titik pusat. – Bola juga merupakan bangun ruang yang tidak memiliki diagonal. – Selain tidak memiliki diagonal, bola juga tidak memiliki rusuk dan titik sudut. – Jari-jari adalah jarak dinding dengan titik inti. Untuk rumus dari bola sendiri tergolong mudah. Berikut ini rumus menghitung volume, luas permukaan, dan keliling alas dari bola. Rumus Volume Bola V = 4/3×π×r³ Catatan : V : Volume Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran Rumus Luas Permukaan Kerucut L. Permukaan = 4×π×r ² Catatan : Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran B. Bola (Ball)


C. Tabung (Silinder) Rumus Volume Tabung V = π×r×r×t V = π×r²×t Catatan : V : Volume Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran Rumus Luas Permukaan Tabung L. Permukaan = 2×π×r×(r+t) Catatan : Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran t : Tinggi Bangun ruang sisi lengkung ketiga adalah tabung atau Silinder dalam Bahasa Inggris. Tabung merupakan satu-satunya bangun ruang sisi lengkung dengan dua tutup diatas dan dibawah. Tutup ini berbentuk bangun datar lingkaran yang memiliki ukuran yang sama. Untuk selimut dari bangun ruang tabung ini berbentuk bangun datar persegi Panjang. Tabung dapat dikenali dengan sangat mudah. Tabung memiliki beberapa ciri khusus yang bisa kalian simak dan hafalkan. Berikut ini ciri dari tabung : – Tabung menjadi satu-satunya bangun ruang sisi lengkung yang memiliki tiga sisi. – Tabung juga merupakan salah satu bangun ruang sisi lengkung yang tidak memiliki titik sudut. Untuk rumus dari tabung sendiri tergolong mudah. Berikut ini rumus menghitung volume, luas permukaan, dan keliling alas dari tabung.


Rumus Luas Selimut Tabung Rumus Luas Selimut Tabung L. Alas = π×r² Catatan : Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran L. Selimut = π×d×t Catatan : Π : phi (22/7 atau 3,14) r : Jari-jari alas lingkaran d : Diameter 2. Bangun Ruang Sisi Datar A. Kubus (Cube) Bangun ruang sisi datar merupakan salah satu jenis bangun ruang yang memiliki ciri bentuk sisinya yang datar. Sisi datar dalam bangun ruang sisi mendatar yang tidak menghasilkan lengkungan. Bangun ruang sisi datar ini biasanya diselimuti oleh lebih dari satu sisi. Bangun ruang sisi mendatar pertama adalah kubur atau Cube dalam Bahasa Inggris. Kubus merupakan bangun ruang segi empat yang memiliki enam buah pembatas berupa sisi persegi yang membentuk sebanyak dua belas rusuk yang ukurannya sama Panjang dan delapan titik sudut. Bangun ruang kubus memiliki bentuk bangun ruang yang beraturan, kubus berbentuk bujur sangkar. Kubus dapat dikenali dengan sangat mudah. Kubus memiliki beberapa ciri khusus yang bisa kalian simak dan hafalkan.


Rumus Luas Permukaan Kubus Rumus Volume Kubus V = s³ Catatan : V : Volume s : Sisi L. Permukaan = 6×s² Catatan : s : Sisi B. Balok (Block) Berikut ini ciri dari kubus : – Kubus mempunyai sisi berjumlah enam yang berbentuk bangun datar persegi. – Keseluruhan sisi yang ada di bangun ruang kubus memiliki ukuran serta dimensi yang seukuran. – Sisi-sisi yang bertemu dalam kubus membentuk sudut 90 derajat. – Kubus mempunyai empat diagonal ruang. – Kubus mempunyai enam buah bidang diagonal dengan bentuk seperti persegi Panjang. – Kubus memiliki rusuk sebanyak 12 dengan ukuran sama Panjang. – Mempunyai total 12 diagonal sisi. Untuk rumus dari kubus sendiri tergolong mudah. Berikut ini rumus menghitung volume, luas permukaan, dan keliling alas dari kubus. Bangun ruang sisi mendatar kedua adalah balok atau Block dalam Bahasa Inggris. Balok merupakan bangun ruang segi empat yang memiliki enam buah pembatas berupa dua buah persegi serta empat buah persegi Panjang yang membentuk tegak lurus. Balok berbeda dengan kubus dikarenakan ukuran dari persegi dan persegi Panjang yang tidak kongruen.


Rumus Volume Balok Rumus Luas Permukaan Balok V = p×l×t Catatan : V : Volume p : Panjang l : Lebar t : Tinggi L. Permukaan = 2×(p.l+p.t+l.t) Catatan : V : Volume p : Panjang l : Lebar t : Tinggi C. Limas (Pyramid) Sisi-sisi yang berhadapan dalam balok memiliki ukuran yang sama. Balok dapat dikenali dengan sangat mudah. Balok memiliki beberapa ciri khusus yang bisa kalian simak dan hafalkan. Berikut ini ciri dari balok : – Balok memiliki dua pasang sisi persegi. – Keseluruhan sisi yang ada di bangun ruang kubus memiliki ukuran serta dimensi yang seukuran. – Panjang rusuk-rusuk yang berhadapan adalah sama. – Panjang diagonal yang berhadapan adalah sama. – Memiliki diagonal dengan bentuk persegi Panjang. Untuk balok dari kubus sendiri tergolong mudah. Berikut ini rumus menghitung volume, luas permukaan, dan keliling alas dari balok. Bangun ruang sisi mendatar ketiga adalah limas atau Pyramid dalam Bahasa Inggris. Limas merupakan bangun ruang yang dialasi oleh bangun datar berbentuk persegi yang jumlah sisinya banyak. Selain itu, limas merupakan satu-satunya bangun ruang sisi datar yang memiliki titik puncak. Limas memiliki jenis yang beragam, seperti limas segi empat, segi lima, segitiga, dan lain sebagainya. Limas yang memiliki alas dengan bentuk persegi disebut dengan sebutan piramida.


Rumus Volume Limas Rumus Luas Permukaan Limas V = ⅓×La×t Catatan : V : Volume La : Luas alas (menyesuaikan sesuai dengan bentuk alas) t : Tinggi L. Permukaan = La+L∆I+L∆II+L∆III Catatan : La : Luas alas (menyesuaikan sesuai dengan bentuk alas) t : Tinggi D. Prisma (Pyramid) Limas dapat dikenali dengan sangat mudah. Limas memiliki beberapa ciri khusus yang bisa kalian simak dan hafalkan. Berikut ini ciri dari limas : – Limas memiliki 2n rusuk. – Jumlah sisi pada bangun ruang limas bergantung pada banyaknya sisi yang dimiliki oleh alas limas.. – Limas memiliki bidang sisi dan titik sudut sebanyak (n+1). Untuk limas dari kubus sendiri tergolong mudah. Berikut ini rumus menghitung volume, luas permukaan, dan keliling alas dari limas. Bangun ruang sisi mendatar keempat adalah prisma atau Pysm dalam Bahasa Inggris. Prisma merupakan bangun ruang yang dibatasi oleh sisi tutup dan sisi alas yang memiliki bentuk persegi atau juga bermacam-macam. Ukuran dari alas dan tutup itu kongruen atau sama. Prisma dapat dikenali dengan sangat mudah. Prisma memiliki beberapa ciri khusus yang bisa kalian simak dan hafalkan. Berikut ini ciri dari prisma : – Prisma memiliki (n+2) bidang sisi – Prisma memiliki 2n titik sudut. – Prisma memiliki alas dan atap yang sama (kongruen).


Rumus Volume Prisma V = La×t Catatan : V : Volume La : Luas alas (menyesuaikan sesuai dengan bentuk alas) t : Tinggi Rumus Luas Permukaan Prisma L. Permukaan = t×(Kel. alas)+(2×La) Catatan : La : Luas alas (menyesuaikan sesuai dengan bentuk alas) t : Tinggi Untuk prisma dari kubus sendiri tergolong mudah. Berikut ini rumus menghitung volume, luas permukaan, dan keliling alas dari prisma.


Bangun ruang adalah bentuk bangunan yang memiliki isi atau volume. Bangun ruang memiliki tiga dimensi dan sering disebut sebagai 3D. Dimensi tersebut antara lain adalah panjang, lebar dan tinggi. Maka dari itu, bangun ruang merupakan bentuk bangun yang dapat dipegang, dipindahpindahkan dan disusun. Bangun ruang adalah bentuk lanjutan dari bangun datar. Contoh, persegi panjang merupakan bentuk dasar dari balok, lingkaran adalah bentuk dasar dari bola, persegi merupakan bentuk dasar dari kubus, dan lain-lain. Buku "Bangun Ruang" Ini akan memberi manfaat yang didapat anak ketika mengenal bentuk bangun ruang yaitu Meningkatkan Kemampuan Motorik, Meningkatkan Kreativitas, Meningkatkan Kemampuan Visual, Belajar Ilmu Dasar Geometri


Click to View FlipBook Version