The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Nirkartika, 2023-01-23 03:34:28

LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA

LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA

PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 36 Gambar 2.24 compile d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 2.25 Hasil Running e. Simpan file dengan nama praktikum 4.cpp 4) Nama Praktikum : Volume Kubus 1. Flowchart


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 37 Gambar 2.26 Flowchart volume kubus Penjelasan : Flowchart diatas menjelaskan cara menghitung volume kubus, dengan cara inisialisasi variabel, kemudian masukkan nilai sisi. Hitung menggunakan rumus, volume kubus = sisi * sisi * sisi, setelah itu tampilkan hasil dari volume kubus. 2. Tools yang digunakan Dev C++ 3. Volume Kubus mulai Volume, sisi Input nilai sisi Volume = sisi * sisi * sisi Selesai Output volume kubus


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 38 Rumus : volume = rusuk * rusuk * rusuk 4. Algoritma menggunakan bahasa natural - Mulai - Masukkan nilai sisi kubus - Hitung volume kubus - Volume = sisi * sisi * sisi - Tampilkan hasil - selesai 5. Langkah- langkah praktikum a. Bukalah software Dev C++ Gambar 2.27 Jendela Kerja Dev C++ b. Tuliskan source code berdasarkan algoritma yang diberikan


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 39 Gambar 2.28 Source Code c. Compile file program dengan menekan F9 Gambar 2.29 Compile d. Jalankan program dengan menekan F10


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 40 Gambar 2.30 Hasil Running Praktikum e. Simpan file dengan nama praktikum 5. Cpp 2.6 Kesimpulan dan Saran 2.5.1 Kesimpulan Variabel merupakan salah satu konsep media. Penyimpanan pada Bahasa pemograman, Begitu juga dengan konstanta. Bahasa pemograman membutuhkan variabel untuk menyimpan nilai, baik itu huruf, karakter, angka dan operator yang biasanya identic dengan hitungan angka di tipe data integer atau yang memiliki bilangan bulat. Konstanta dan variabel memiliki beberapa jenis yang digunakan dalam Bahasa pemograman CH. 2.5.2 Saran Untuk variabel yang identic dengan hitungan, ada baiknya untuk kita memiliki pemahaman pada program. Pada konstanta juga yang bersifat konstan atau tetap, sebaiknya sebelum disimpan, ada baiknya mengecek Kembali agar program berjalan dengan baik. Karena, apabila telah tersimpan file konstanta tidak dapat di ubah Kembali.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 41


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 42 BAB III STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION DAN LOOPING) 3.1 Pendahuluan 3.1.1 Selection Algoritma percabangan atau Algoritma bersyarat adalah algoritma yang menjalankan instruksi selanjutnya apabila syarat yang ditetapkan sudah terpenuhi. Pada struktur ini tidak setiap instruksi akan dikerjakan, instruksi yang dikerjakan hanya yang memenuhi syarat saja. Pada bahasa pemrograman struktur ini sering digunakan menggunakan instruksi IFTHEN atau lebih dikenal instruksi jika-maka. Berikut macam-macam instruksi IF : 1. Struktur IF Sederhana Bentuk dari struktur IF sederhana adalah IF (Syarat) THEN (Instruksi), simak gambar dibawah ini : Bentuk flowchart IF Sederhana


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 43 Pada gambar flowchart diatas, struktur IF sederhana dapat kita lihat bahwa instruksi_1 akan dieksekusi jika syarat yang ditentukan bernilai benar dan jika bernilai salah, instruksi_1 tidak akan dieksekusi. 2. Struktur IF…THEN…ELSE… Pada struktur ini, terdapat dua kemungkinan instruksi yang akan dikerjakan berdasarkan hasil dari pengujian. Contoh jika syarat yang diujikan memperoleh hasil benar maka instruksi_1 dikerjakan, namun jika bernilai salah maka instruksi_2 yang dikerjakan. Untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar dibawah ini : Bentuk flowchart 3. IF Bersarang Untuk struktur yang satu ini kita perlu belajar logika dan ketelitian, satu alasan yang pasti adalah struktur ini sering dipakai untuk tes kerja dalam bidang IT terutama pekerjaan yang berkaitan dengan perancangan sistem. Pada struktur ini juga kemungkinan akan


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 44 banyak instruksi yang dikerjakan berdadarkan hasil pengujian, bisa disimak gambar dibawah ini: Flowchart struktur IF Bersarang Dari flowchart diatas kita bisa pelajari bagaimana struktur dari IF bersarang. Kita jabarkan satu persatu, jika syarat1 yang diuji bernilai benar maka instruksi1 akan dieksekusi, jika syarat1 bernilai salah maka syarat2 diuji Jika syarat2 yang diuji bernilai benar maka instruksi2 akan dieksekusi, jika syarat2 bernilai salah maka syarat 3 diuji, jika syarat 3 yang diuji bernilai benar maka instruksi3 akan dieksekusi, jika syarat3 bernilai salah maka syarat diuji, jika syaratx yang diuji bernilai benar maka instruksix akan dieksekusi, jika syaratx bernilai salah atau tidak ada syarat yang terpenuhi maka instruksiy yang dieksekusi.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 45 3.1.2 Looping Dalam bahasa C++ tersedia suatu fasilitas yang digunakan untuk melakukan proses yang berulang-ulang sebanyak keinginan kita. Misalnya saja, bila kita ingin menginput dan mencetak bilangan dari 1 sampai 100 bahkan 1000, tentunya kita akan merasa kesulitan. Namun dengan struktur perulangan proses, kita tidak perlu menuliskan perintah sampai 100 atau 1000 kali, cukup dengan beberapa perintah saja. Struktur perulangan dalam bahasa C mempunyai bentuk yang bermacammacam. Sebuah/kelompok instruksi diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang terdifinisikan sebelumnya ataupun tidak. Struktur pengulangan terdiri atas dua bagian: 1. Kondisi pengulangan yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan; 2. Isi atau badan pengulangan yaitu satu atau lebih pernyataan (aksi) yang akan diulang. Perintah atau notasi dalam struktur pengulangan adalah : 1. Pernyataan while 2. Pernyataan do..while 3. Pernyataan for 4. Pernyataan continue dan break 5. Pernyataan go to 1. Struktur Perulangan “ WHILE”


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 46 Perulangan WHILE banyak digunakan pada program yang terstruktur. Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui. Proses perulangan akan terus berlanjut selama kondisinya bernilai benar (≠0) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah (=0). Bentuk Umumnya : Pengujian ungkapan pada while dilakukan sebelum bagian pernyataan, Oleh karena itu ada kemungkinan bagian pernyataan pada while tidak dijalankan sama sekali, yaitu kalau kondisi yang pertama kali bernilai salah. Perhatikan gambar flowchart berikut : //Program menampilkan “ C++ “ sebanyak 10 kali dengan while # include <iostream.h> # include <conio.h> pernyataan kondisi While (kondisi) { Pernyataan; }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 47 void main( ) { int i ; // sebagai variabel pencacah untuk menyatakan jumlah tulisan sebanyak 10 kali. clrscr ( ); i = 0 // mula-mulai I diisi dengan 0 while ( i < 10) { cout << “ c++ “ << endl; i ++; // menaikkan pencacah sebesar 1 } } 2. Struktur do-while Pada dasarnya struktur perulangan do....while sama saja dengan struktur while, hanya saja pada proses perulangan dengan while, seleksi berada di while yang letaknya di atas sementara pada perulangan do....while, seleksi while berada di bawah batas perulangan. Jadi dengan menggunakan struktur do…while sekurang-kurangnya akan terjadi satu kali perulangan. Pada struktur do-while kondisi pengecekan ditempatkan di bagian


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 48 akhir. Hal ini menyebabkan struktur pengulangan ini minimal akan melakukan satu kali proses walaupun kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah). Bentuk umum dari struktur do-while do { pernyataan 1; pernyataan 2; …. pernyataan n ; }while (ungkapan) Catatan : Bagian pernyataan1 hingga N dijalankan secara berulang sampai dengan ungkapan bernilai salah (=0). Berbeda dengan while, pengujian ungkapan dilakukan di bagian belakang (setelah bagian pernyataan). Dengan demikian bagian pernyataan pada pengujian do – while minimal akan dijalankan satu kali. Perhatikan bentuk flowchart do .. while berikut ini:


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 49 Berikut program modifikasi prgram sebelumnya untuk menampilkan tulisan C++ 10 kali dengan do – while. { //Program menampilkan “ C++ “ sebanyak 10 kali dengan do – while * # include <iostream.h> # include < conio.h> void main( ) { int i ; // sebagai variabel pencacah untuk menyatakan jumlah tulisan sebanyak 10 kali. clrscr ( ); i = 0 // mula-mulai I diisi dengan 0 do { cout << “ c++ “ << endl; pernyataan kondisi


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 50 i ++; // menaikkan pencacah sebesar 1 } while ( i < 10); } 3. Struktur Perulangan “FOR” Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya. Dari segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan sederhana. Pernyataan for digunakan untuk melakukan looping. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahui batas awal, syarat looping dan perubahannya. Selama kondisi terpenuhi, maka pernyataan akan terus dieksekusi. Bentuk umum perulangan for adalah sebagai berikut : Keterangan : Ungkapan1 merupakan pernyataan inisialisasi Ungkapan 2 sebagai kondisi yang menentukan pengulangan thd pernyataan Ungkapan 3 sebagai pengatur variabel yang digunakan di ungkapan1 Contoh program FOR untuk menampilkan bilangan genap //Program FOR untuk menentukan bilangan genap, yang //ditampilakn dari besar ke kecil menuji nol # include # include For ( ungkapan1; ungkapan2; ungkapan3) Pernyataan;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 51 void main( ) { int n; clrscr ( ); cout <<" menampilkan deret bilangan genap "<<endl; cout<<" kurang atau sama dengan n"<< cin>> n; // jika bilangan ganjil, maka kurangi sebesar 1 if (n % 2) n- - ; // tampilkan deret bilangan genap dari besar //ke kecil menuju nol for ( ; n>= 0; n-=2) cout << n << ' ' ; } Pernyataan for dapat berada di dalam pernyataan for lainnya yang biasa disebut nested for. Contoh program For di dalam for sbb : //Program untuk menampilkan bentu segituga karakter ‘*’ //dengan menggunakan for di dalam for


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 52 # include # include void main( ) { int tinggi, //menyatakan tinggi puncak baris, //pencacah untuk baris kolom; //pencacah untuk kolom clrscr ( ); cout << “Tinggi segi tiga : “; cin >> tinggi; cout <<endl; for (baris= 1; baris<= tinggi; baris++) { for (kolom = 1; kolom <= baris ; kolom++) cout <<< endl; } }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 53 4. Pernyataan Break (dalam Perulangan) Di samping break digunakan untuk pernyataan switch, juga bisa digunakan pada For, while dan do-while. Intinya sama yakni untuk keluar dari pernyataan-pernyataan itu. While (…..) { If (…) Break; } akhir while cout<<”Selesai””<<endl; 5. Pernyataan continue Kegunaannya kebalikannya dari break. Dipakai untuk mengarahkan eksekusi ke putaran atau iterasi berikutnya pada pernyataan perulangan. Efek dari perintah continue: 1. Pada for: Ungkapan ke tiga pada for (ungkapan terkanan yg terletak di dalam () pada for) akan dijalankan dan kemudian ungkapan ke dua diuji lagi. 2. Pada while dan do- while : Pengujian terhadap ungkapan pada while dilakukan kembali. 3.2Tujuan Praktikum a) Mempraktekkan cara penggunaan selection pada Bahasa C++ b) Membuat file kerja dengan Bahasa C++ c) Mempraktekkan statement pemasukan input “cin” While (…..) { If (…) Break; } akhir while cout<<”Selesai””<<endl; For ( ; ; ) { If (…) Break; } akhir for cout<<”Selesai””<<endl;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 54 d) Mempraktekkan struktur dasar algoritma dengan seleksi (IF THEN, IF THEN ELSE) e) Mempraktekkan cara penggunaan perulangan WHILE dan FOR pada bahasa C++ f) Mempraktekkan struktur dasar algoritma dengan perulangan seleksi (WHILE dan FOR). 3.3 Latihan Kegiatan Praktikum 1. Latihan 1 (Statement IF) - Buatlah program baru dengan cara: File – New – Source file atau gunakan CTRL + N - Ketik source code programnya seperti dibawah ini: #include <conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Main () { Int usia; //clrscr() Cout <<”berapa usia anda:”; Cin >>usia; If (usia<16) Cout <<”Anda tidak boleh menonton bioskop”; Getch ();


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 55 } 2. Latihan 2 (Statement SWITCH CASE) - Buatlah program baru dengan cara: File – New – Source file atau gunakan CTRL + N - Ketik source code programnya seperti dibawah ini: #include <conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Main() { Int bil; //clrscr() Cout <<”Masukkan bilangan:”; Cin >>bil; Switch (bil) { Case 1 : cout <<”anda memasukkan bil. satu “; break; Gambar 3.1 Hasil Running Latihan 1


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 56 Case 2 : cout <<”anda memasukkan bil. dua”; break; case 3 : cout <<”anda memasukkan bil. Tiga”; break; default : cout <<”anda memasukkan bil selain 1, 2, dan 3”; } getch(); } 3. Latihan praktikum 1 (statemenr for) 1. Buatlah program baru dengan cara File – New – Source code atau gunakan CTRL + N 2. Ketik source code programnya seperti dibawah ini #include<conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Int main() Gambar 3.2 Hasil latihan running 2


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 57 { Int a; Cout <<”Nama : Nirkartika Kamal”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211017”<<endl; //clrscr(); For (a = 0; a<=10; a++) Cout <<a<<””; Cout << endl; Getch (); } 3.4 Studi Kasus Selection 3.4.1 Latihan Hasil Kerja Praktikum 1 1. Tools yang digunakan - Dev C++ 2. Buatlah program untuk menentukan bilangan terseut ganjil atau genap 3. Algoritma Gambar 3.3 Hasil running latihan 3


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 58 - Mulai - Insialisasi variabel - Masukkan nilai bilangan - Lakukan pengecekan dengan modulus untuk mengetahui sisa hasil bagi dengan 2 - Jika modulus atau sisa hasil bagi bilangan dengan 2 sama dengan 0 maka bilangan genap. Jika tidak sama dengan 0 maka bilangan ganjil. - Tampilkan bilangan genap atau ganjil - selesai 4. Flowchart Penjelasan: mulai Int bil Masukkan nilai bil Selesai Bilangan Genap Bilangan Ganjil Gambar 3.4 Flowchart menghitung luas persegi panjang Bil %2==0


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 59 Flowchart diatas diawali dengan simbol terminal kata mulai kemudian simbol proses untuk int bilangan selanjutnya ada simbol input di nama pengguna memasukkan nilai variabel bil. Kemudian terdapat percabangan dengan kondisi variabel bil modulus 2 apakah menghasilkan 0? Jika kondisi benar tampilkan kalimat “bilangan genap”. 5. Langkah-langkah paktikum a. Bukalah software Dev C++ b. Ketik source code berdasarkan algoritma yang diberikan #include <iostream> #include <conio.h> Using namespace std; Int main() { Cout <<”## Program C++ Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap##”<<endl; Cout <<”=================”<<endl; Gambar 3.5 jendela kerja Dev C++


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 60 Cout <<”Nama : Nirkartika Kamal”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211017”<<endl; Int bil; Cout <<”Masukkan Bilangan : “; Cin >>bil; Cout<<endl; If (bil%2==0) { Cout <<bil<<” adalah bilangan genap”<<endl; } else { Cout <<bil<<” adalah bilangan ganjil”<<endl; } Return 0; }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 61 c. Compile program dengan menekan F9 d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 3.6 Compile


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 62 e. Simpan file dengan nama praktikum 1 3.4.2 Latihan Hasil Kerja Praktikum 2 1. Tools yang digunakan - Dev C++ 2. Diinputkan dua buah bilangan sembarang dari keyboard. Tentukan bilangan tersebut dari kedua bilangan 3. Algoritma - Mulai Gambar 3.7 Hasil running Gambar 3.8 Hasil running


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 63 - Insialisasi variabel - Masukkan bilangan bil 1, bil 2 - Jika bil 1 > bila 2, maka bil 1 adalah bilangan terbesar, jika bil 2 lebih besar dari bil 1, maka bil 2 adalah bil terbesar - Tampilkan bialngan terbesar - selesai 4. Flowchart Penjelasan: mulai Int terbesar, bil 1, bil 2 Masukkan nilai bil 1, bil 2 Selesai Bilangan terbesar bil 1 Bilangan terbesar bil 2 Gambar 3.9 Flowchart menentukan bilangan terbesar dari kedua bilangan bil1 > bil 2


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 64 Flowchart diatas dimulai dengan simbol terminator selanjutnya mendefinisikan bilangan kemudian menginput bilangan 1 dan 2 jika bilangan 1 lebih besar maka cetak bil 1 jika tidak maka cetak bil 2. 5. Langkah-langkah paktikum a. Bukalah software Dev C++ b. Ketik source code berdasarkan algoritma yang diberikan #include <iostream> #include <conio.h> Using namespace std; Int main() { Int a, b; Gambar 3.10 jendela kerja Dev C++


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 65 Cout <<”Program C++ Menentukan Bilangan terbesar dari duah buah bilangan sembarang dari keyboard”<<endl; Cout <<”Nama : Nirkartika Kamal”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211017”<<endl; Cout <<endl; Cout <<”Input bilangan A = “; Cin >>a; Cout<<input bilangan B = “; Cin >>b; If ( a>b ){ Cout <<a<<” lebih besar dari ”<<b; } else{ Cout <<b<<” adalah bilangan ganjil”<<a; } Return 0; }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 66 c. Compile program dengan menekan F9 d. Jalankan program dengan menekan F10 e. Simpan file dengan nama praktikum 2 3.4.3 Latihan Hasil Kerja Praktikum 3 1. Tools yang digunakan - Dev C++ 2. Membuat program konvensi angka ke nilai huruf Gambar 3.11 Compile Gambar 3.12 Hasil running


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 67 Jika nilai 100 > = nilai > 80 maka nilai A jika nilai 80 > = nilai > 60 maka nilai B jika nilai 60 > = nilai > 40 maka nilai C jika nilai 40 > = nilai > 20 maka nilai D jika nilai 20 > = nilai > 0 maka nilai E 3. Algoritma - Mulai - Insialisasi variabel - Masukkan nilai - Jika nilai 100 > = nilai > 80 maka nilai A, jika nilai 80 > = nilai > 60 maka nilai B, jika nilai 60 > = nilai > 40 maka nilai C, jika nilai 40 > = nilai > 20 maka nilai D dan jika nilai 20 > = nilai > 0 maka nilai E - Tampilkan nilai huruf - selesai


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 68 4. Flowchart mulai Int nilai Input nilai Selesai Nilai huruf = E Nilai huruf = A Nilai huruf = B Nilai huruf = D Nilai huruf = C Gambar 3.13 Flowchart konversi angka ke nilai huruf 100 < =nilai > 80 100 < =nilai > 80 100 < =nilai > 80 100 < =nilai > 80


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 69 Penjelasan: Flowchart diatas dimulai dengan simbol terminal, lalu mendeklarasikan “nilai” menggunakan simbol prepation, kemudian input nilai menggunakan symbol input/output. Lalu bandingkan nilai menggunakan symbol proses dan diakhiri dengan symbol terminal selesai. 5. Langkah-langkah paktikum a. Bukalah software Dev C++ b. Ketik source code berdasarkan algoritma yang diberikan #include <iostream> #include <conio.h> Using namespace std; Int main() { Int nilai; String hasil; Gambar 3.14 jendela kerja Dev C++


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 70 While (1){ Cout <<”\nKonversi nilai angka menjadi nilai huruf\n”; Cout <<”Nama : Nirkartika Kamal”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211017”<<endl; Cout <<”Masukkan nilai :” ; Cin >>nilai; If (nilai >= 80 && nilai <= 100){ Hasil = “A”; } else if (nilai >= 60 && nilai <= 80){ Hasil = “B”; } else if (nilai >= 40 && nilai <= 60){ Hasil = “C”; } else if (nilai >= 20 && nilai <= 40){ Hasil = “D”; } else if (nilai >= 0 && nilai <= 20){ Hasil = “E”; } Cout <<”nilai : “<<hasil<<endl; Getch (); } Return 0; }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 71 c. Compile program dengan menekan F9 d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 3.15 Compile Gambar 3.16 Hasil running


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 72 e. Simpan file dengan nama praktikum 3 3.5 Studi Kasus Looping 3.5.1 Latihan Hasil Kerja Praktikum 1 (statemenr for) 1. Tools yang digunakan Dev C++ 2. Buatlah program Looping statemenr for 3. Flowchart Penjelasan: Program dimulai dengan mendeklarasikan varabel a sebagai tipe data integer. Kemudian mendeklarasikan nilai a dimulai dari 20 dengan mengetik a = 20. Kemudian. Lalu program akan mengecek apakah nilai dari variabel a lebih dari atau sama dengan Gambar 3.17 Flowchart


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 73 1. Program akan terus menampilkan dan mengurutkan atau mengurangi dengan satu hingga nilai dari variabel a mencapai 1. Ketik source code programnya seperti dibawah ini #include<conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Int main() { Cout <<”Nama : Nirkartika Kamal”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211017”<<endl; //clrscr(); For (int a = 20; a >=1; a-=2) Cout <<a<< endl; Getch (); } Gambar 3.18 Hasil running latihan 1


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 74 3.5.2 Latihan Hasil Kerja Praktikum 2 (NESTEDFOR) 1. Tools yang digunakan Dev C++ 2. Buatlah program looping nestedfor 3. Flowchart Penjelasan: Program dimulai dengan mendeklarasikan varabel bil sebagai tipe data integer. Lalu diinputkan nilai dari variabel bil. Kemudian program akan membuat perulangan dengan mendeklarasikan variabel baru yaitu i dimulai dari 1 lalu program akan mengecek apakah variabel i <= variabel bil. Jika pernyataan tersebut benar maka program akan menjalankan perulangan kedua yaitu dengan mendeklarasikan variabel baru yaitu j Gambar 3.19 Flowchart


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 75 dimulai dari 1 lalu program akan mengecek apakah variabel j <= variabel i. jika pernyataan tersebut benar maka program akan menampilkan bintang yang merupakan perintah dari perulangan variabel j dan variabel j ditambahkan dengan satu. kemudian program akan menampilkan enter yang merupakan perintah dari perulangan variabel i dan variabel i ditambahkan dengan satu. Program akan terus menampilkan dan mengurutkan atau menambahkan dengan satu hingga syarat di atas tidak terpenuhi dan akhirnya perintah perulangan selesai. Ketik source code programnya seperti dibawah ini #include<conio.h> #include <iostream> Using namespace std; Int main() { Cout <<”Nama : Nirkartika Kamal”<<endl; Cout <<”NPM : 07352211017”<<endl; Int bill; Cout <<”inputan jumlah bintang = “; cin>>bill; For (int i=1;i<=bill; i++) { For (int j= 1; j<=I; j++) { Cout <<”*”;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 76 } Cout <<endl; } Getch (); } 3.5.3 Latihan Hasil Kerja Praktikum 3 1. Tools yang digunakan : Dev C++ 2. Algoritma - Mulai - Input angka - Jika nilai 1 maka huruf = A, jika nilai 2 maka huruf = B, jika nilai 3 maka huruf = C Jika nilai 4 maka huruf = D, Gambar 3.20 Hasil running latihan 2


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 77 jika nilai 5 maka huruf = E, jika nilai 6 maka huruf = F - Output angka dan nilai - selesai 3. Flowchart Penjelasan: mulai Int, I, char huruf Input angka Selesai Cetak Gambar 3.21 Flowchart konversi angka ke huruf While (i<= angka) I = 1 i ++


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 78 Dimulai dengan symbol terminal, lalu mendeklarasikan “angka, huruf dan i”, kemudian masukkan nilai angka menggunakan symbol input/output, kemudian masukkan kondisi i=1, huruf = A dan while (I <= angka) menggunakan symbol prepation, lalu print tampilkan angka ke huruf sesuai kondisi yang telah ditentukan kemudian selesai. 4. Langkah-langkah praktikum a. Bukalah software Dev C++ b. Ketik source code programnya seperti dibawah ini #include <iostream> #include <conio.h> Using namespace std; Main() { Cout <<”Program konversi angka ke huruf”<<endl; Cout <<endl; Cout <<”masukkan angka : “; Gambar 3.22 jendela kerja Dev C++


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 79 Int angka, i; Char huruf ; Cin >>angka; Cout<<endl; I=1 Huruf = ‘A’; While (i<= angka) { Cout <<i<<” - - > “ <<huruf<<endl; i++; huruf ++; } getch (); }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 80 c. Compile program dengan menekan F9 d. Jalankan program dengan menekan F10 Gambar 3.23 Compile Gambar 3.24 Hasil running latihan 3


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 81 e. Simpan file dengan praktikum 3 3.6 Kesimpulan dan Saran 3.6.1 Kesimpulan Selection adalah proses seleksi atau pemilihan solusi masalah yang paling tepat. Sedangkan Looping adalah sebuah urutan perintah yang secara menerus diulang hingga suatu kondisi tercapai. 3.6.2 Saran Struktur percabangan atau selection memungkinkan melakukan aksi jika suatu syarat dipenuhi. Suatu aksi akan dikerjakan oleh program apabila kondisi yang didefinisikan untuk aksi tersebut bernilain benar (True). Sebaliknya bila kondisi tidak terpenuhi atau salah (False) maka program akan melakukan aksi lain (jika ada) atau langsung keluar dari blok pemilihan. Sedangkan dalam perulangan harus ada variabel dimana variabel tersebut yang bertugas mengontrol perulangan hingga batas apa atau berapa perulangan bisa dilakukan.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 82


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 83 BAB IV ARRAY 4.1 Pendahuluan 4.1.1 Array Array merupakan kumpulan dari nilai-nilai data yang bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama yang sama. Letak atau posisi dari elemen array ditunjukkan oleh suatu index. Dilihat dari dimensinya array dapat dibagi menjadi Array dimensi satu, array dimensi dua dan array multi-dimensi. Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. Dalam bahasa C indeks dimulai dari 0 (nol). Itu berarti dengan menggunakan array jika kita ingin menyimpan lima nilai bertipe data int kita tidak perlu mendeklarasikan lima variabel yang berbeda dengan tipe data int, kita cukup mendeklarasikan satu variabel array dengan tipe data int. Seperti halnya penggunaan variabel, array pun sebelum digunakan harus dideklarasikan terlebih dahulu.Pada bahasa C pendeklarasian array adalah sebagai berikut: Bentuk umum : Tipe_array nama_array [ukuran]; tipe_array : adalah tipe data yang dapat ditampung oleh array. nama_array : nama variabel array yang dideklarasikan. [ukuran] : banyaknya nilai yang dapat ditampung oleh array (banyaknya elemen array). 4.2 Tujuan Praktikum 1. Mempraktikkan cara penggunaan array satu dimensi dan dimensi banyak . 2. Membuat file kerja dengan Bahasa C++


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 84 3. Mempraktikkan elemen array satu dimensi dan dimensi banyak ke dalam C++ 4.3 Latihan Kegiatan Praktikum Buatlah sebuah program array 1 dimensi. Menginputkan nilai ke variabel array kemudian menampilkannya. 1. Flowchart Penjelasan : Program dimulai dengan mendeklarasikan variabel ujian[5] atau memiliki 5 data dengan tipe data integer. lalu program menampilkan nama, npm, dan judul bab. Lalu program mendeklarasikan variabel k = 0 sebagai tipe data integer. Kemudian program masuk ke syarat perulangan jika k < 5 maka input nilai k sebanyak 5 kali atau syarat tersebut tidak terpenuhi lagi. Setelah syarat tadi sudah tidak terpenuhi maka dengan mendeklarasikan variabel j = 0 dengan tipe data integer. Lalu program akan masuk ke syarat perulangan baru jika j < 5 maka tampilkan data-data yang telah diinputkan tadi mulai dari data indeks ke-0 hingga data indeks ke-4 atau sampai syaratnya tidak terpenuhi lagi. 2. Buatlah program baru dengan cara File – menu – source atau gunakan CTRL + N 3. Selanjutnya ketik source programnya seperti dibawah ini: #include <iostream> using namespace std; int main(){


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 85 //inisialisasi array // int ujian[5]= {90,95,78,85}; int ujian[5]; cout << "| Nama : Nirkartika Kamal |" << endl; cout << "| NPM : 07352211017 |" << endl; cout << "| Judul: Array 1 Dimensi |" << endl; cout << " ----------------------------- " << endl; //input data ke array for (int k=0;k<5;k++){ cout<<"masukkan data nilai ujian["<<k<<"] = "; cin>>ujian[k]; } //tampil data array for (int j=0;j<5;j++){ cout<<"data nilai ujian["<<j<<"] = "<<ujian[j]<<endl; } return 0; }


Click to View FlipBook Version