HAND OUT
Mengukur
Tubuh
Kelas X Tata Busana
Oleh : Elok Prasetyaningsih
SMKN 2 NGANJUK
MATA PELAJARAN : PEMBUATAN POLA
KELAS / SEMESTER : X / SEMESTER 1
MATERI POKOK : 3.1 MENGANALISIS PROSEDUR PENGUKURAN TUBUH WANITA
4.1 MENGUKUR TUBUH WANITA
I. RUANG LINGKUP
A. Kompetensi Dasar
3.1 menganalisis ukuran dan bentuk tubuh wanita
4.1 mengukur tubuh wanita
B. Indikator
3.1.1 Mendefinisikan pengertian mengukur tubuh
3.1.2 Mendefinisikan pengertian bentuk tubuh
3.1.3 Menganalisis macam-macam bentuk tubuh wanita
3.1.4 Menyebutkan tujuan mengukur tubuh
3.1.5 Menyebutkan fungsi ukuran tubuh
3.1.6 Menyebutkan alat dan bahan dalam mengukur tubuh
3.1.7 Menentukan bagian-bagian tubuh Wanita yang akan diukur
3.1.8 Menganalisis prosedur pengambilan ukuran tubuh wanita
4.1.1 Menyipakan alat dan bahan dalam mengukur tubuh wanita
4.1.1 Menjelaskan langkah-langkah mengukur tubuh wanita
4.1.2 Mengukur tubuh wanita sesuai prosedur
C. Materi Pokok
a. Pengertian mengukur tubuh
b. Pengertian bentuk tubuh
c. Macam-macam bentuk tubuh
d. Tujuan dan fungsi mengukur tubuh
e. Jenis-jenis ukuran tubuh
f. Alat dan bahan untuk mengukur tubuh wanita
g. Langkah-langkah mengukur tubuh wanita sesuai prosedur
D. Tujuan
a. Peserta didik dapat mendefinisikan pengertian mengukur tubuh dengan tepat
b. Peserta didik dapat mendefinisikan pengertian bentuk tubuh dengan tepat
c. Peserta didik dapat menyebutkan tujuan mengukur tubuh
d. Peserta didik dapat menyebutkan tujuan mengukur tubuh
e. Peserta didik dapat menyebutkan fungsi ukuran tubuh
f. Peserta didik dapat Mennyebutkan alat dan bahan dalam mengukur tubuh
g. Peserta didik dapat menentukan bagian-bagian tubuh wanita yang akan
diukur dengan tepat
h. Peserta didik dapat Menganalisis prosedur pengambilan ukuran tubuh Wanita
dengan tepat
i. Peserta didik dapat menyiapkan alat dan bahan dalam mengukur tubuh
Wanita dengan tepat
j. Peserta didik dapat menjelaskan langkah-langkah mengukur tubuh wanita
dengan tepat
k. Peserta didik dapat mengukur tubuh wanita sesuai prosedur
PENDAHULUAN
A. Deskripsi
Hand out mengukur tubuh merupakan salah satu rangkuman dasar penunjang dalam
mempelajari materi mengukur tubuh.
Tujuan diajarkannya hand out ini, menuntut peserta didik mampu membuat memahami macam-
macam pola dan pembuatan pola dasar dengan berbagai teknik. Agar tujuan pembelajaran tercapai
sesuai dengan KKM. Setelah mempelajari materi Modul ini, yang harus dikuasai oleh peserta
didik, yaitu pengetahuan tentang macam-macam pola dan teknik pembuatannya.
B. Petunjuk penggunaan handout.
1. Petunjuk peserta didik.
a. Langkah-langkah belajar yang harus ditempuh dalam mempelajari handout ini adalah
sebagai berikut :
1) Baca secara seksama hingga benar-benar paham dan mengerti isi handout kemudian
ditandai atau catat bagian kata, kalimat yang belum dimengerti atau dipahami.
2) Jika ada yang kurang jelas atau mengalami kesulitan dalam mempelajari isi handout,
silahkan bertanya kepada guru pengajar anda.
3) Lakukan kegiatan praktik secara sistematis menurut langkah-langkah belajar yang
ditulis dalam handout ini.
4) Agar benar-benar mampu dalam mengetahui tentang draping.
b. Perlengkapan yang perlu dipersiapkan :
1) Penggaris
2) Pita ukur
3) Veterban
4) Buku catatan ukuran
5) Alat tulis
6) Daftar macam-macam ukuran
MENGUKUR TUBUH
A. PENGERTIAN MENGUKUR TUBUH
Mengukur tubuh adalah proses penentuan ukuran tubuh pada seseorang yang
digunakan untuk membuat suatu busana. Ukuran tubuh merupakan hal yang penting dalam
pembuatan suatu busana. Cara mengambil ukuran harus benar-benar dilakukan secara
cermat dan teliti, karena ukuran sangat menentukan akhir sebuah busana.. Proses
pengambilan ukuran ini dilakukan setelah memilih atau menentukan model. Badan diukur
dengan metode yang dipilih dan disesuaikan dengan model dan bentuk badan, kemudian
dilanjutkan dengan pembuatan pola dan pecah pola. Untuk dapat mengambil ukuran
dengan tepat, perlu diketahui dan dikuasai terlebih dahulu berbagai macam bentuk tubuh
manusia, bagian-bagian tubuh yang diukur, serta teknik mengukur dengan berbagai
metode.
Ukuran pada pembuatan pola busana adalah bilangan yang menunjukkan besar
kecilnya satuan ukuran atau satuan suatu benda. Ukuran tubuh merupakan hal yang penting
dalam pembuatan suatu busana..
B. MACAM-MACAM BENTUK TUBUH
Bentuk tubuh adalah karakteristik dan ukuran badan seseorang. Padanan
katanya adalah perawakan atau postur tubuh seseorang.Untuk menampilkan busana
yang indah dan serasi dengan bentuk tubuh secara keseluruhan baik model, ukuran dan
aksesorinya, maka perlu dipelajari terlebih dahulu dengan cermat berbagai macam
bentuk tubuh manusia.
Dengan mengetahui bentuk tubuh maka seseorang akan dapat menyembunyikan kekurangan
dan menutupinya, sehingga akan tampak lebih baik. Setiap bentuk tubuhwanita berbeda-beda
dan ada banyak model bentuk tubuh yang membuat seseorangunik dan dapat tampil berbeda.
Gambar macam-macam bentuk tubuh.
1. Bentuk Tubuh Segitiga biasanya berbentuk kecil di atas serta melebar di bawah. Ciri
fisik yang menonjol ialah bagian bahu sempit, pinggang lebar, dan pinggul yang
membesar. Hal inilah yang membuat seseorang dengan bentuk tubuh seperti ini
disebut memiliki bentuk tubuh segitiga.
2. Bentuk Tubuh Segitiga Terbalik Bentuk tubuh segitiga terbalik menonjolkan cirifisik
yang lebar di atas dan sempit di bawah. Pemilik tubuh bentuk segitiga terbalik ini
umumnya berbahu lebar, dapat melebihi lebar pinggulnya dengan ukuran dada yang
tidak terlalu besar. Tubuh bagian bawah lebih besar daripadabagian atasnya, bahu tidak
lebar, pinggang kecil, dan paha serta panggul yangberisi/besar.
3. Bentuk Tubuh Persegi (Rectangle) Bentuk tubuh persegi dapat dikenali dari proporsi
tubuhnya yang tampak sama dari bagian atas hingga bawah. Hal ini dikarenakan lebar
pinggang yang nyaris sama dengan lebar pinggul. Lebar bahunya juga hampir sama
atau sama dengan lebar pinggang dan pinggul, sehingga dapat dikatakan bentuk tubuh
persegi ini tidak memiliki lekuk tubuhyang signifikan.
4. Bentuk Tubuh Jam Pasir (Hourglass) Bentuk tubuh jam pasir ini merupakan bentuk
tubuh ideal yang dapat dikenali dari proporsi antara tubuh bagian atasdan bawah yang
seimbang. Biasanya dalam dunia dressmaking, bentuk tubuh jam pasir ini dapat
dikenali dari ukuran lingkar badan yang sama atau hampir sama dengan lingkar
panggul serta ukuran lingkar pinggang yang kecil.
5. Bentuk Berlian (Diamond) Bentuk tubuh diamond atau berlian cenderung ke arah
gemuk. Akan tetapi, dengan cara berdandan yang tepat, seseorang dapatterlihat cantik
dan seksi.
6. Bentuk Tubuh Oval Pada bentuk tubuh oval, bagian payudara lebih besar daripada
bagian tubuh lain. Pinggul akan sempit dan ubuh bagian tengah akan terlihat penuh.
Wanita dengan bentuk tubuh ini cenderung berat badannya bertambah di bagian perut
sebelum di bagian tubuh yang lain.
C. TUJUAN MENGUKUR
1). Untuk mengetahui besar kecilnya bentuk badan.
2). Untuk membuat suatu busana.
3). Untuk mengetahui hubungan antara bentuk badan dan bentuk busana
D. FUNGSI UKURAN
1). Sebagai data pembuatan pola dasar baik pola konstruksi maupun drapping.
2). Sebagai dasar untuk mengembangkan desain-desain baru.
3). Merupakan reverensi pada waktu pengecekan pola.
4). Membantu pada waktu mengepas.
E. ALAT DAN BAHAN MENGUKUR TUBUH
Ada beberapa alat yang perlu dipersiapkan untuk mengambil ukuran tubuh.Adapun
rinciannya, meliputi :
1. buku cacatan ukuran;
2. alat tulis (pulpen/pensil);
3. viterban (pita kecil untuk mengikat pinggang sebagai tanda letak pinggang),
(ukuran: lebar 1,5 cm)
Gambar Ban peter/veterban.
4. pita ukuran (meteran);
Pita ukuran yang tidak boleh meregang. Garis-garis dan angka yang tertera pada
ukuran harus jelas pada kedua sisinya. Logam penjepit pada ujung pita harus terpasang
datar dan tidak miring. Fungsi logam adalah untuk menjaga agarujung pita ukuran tidak
sobek.
Gambar. Pita ukuran/meteran.
5. penggaris (jika diperlukan);
6. daftar jenis ukuran atau daftar macam-macam ukuran yang akan diambil;
7. model yang akan diukur atau pakaian jadi yang dijadikan pedoman ukuran;
8. kertas karton atau sejenisnya sebagai alat bantu pada saat mengukur lingkar
pinggul.
F. BAGIAN-BAGIAN TUBUH YANG DIUKUR
Jenis ukuran sesuai dengan arah mengukur dibedakan menjadi 4 macam
Ukuran lingkar
Lingkar leher, lingkar badan, lingkar pinggang, lingkar panggul, lingkar kerung lengan, lingkar
pergelangan tangan,
Ukuran panjang
Panjang muka, panjang punggung, panjang sisi, panjang lengan
Ukuran tinggi
Tinggi panggul, tinggi dada
Ukuran lebar
Lebar muka, lebar punggung, lebar/panjang bahu
G. PROSEDUR PENGAMBILAN UKURAN TUBUH WANITA
1. Model/peragawati serta pelanggan yang akan diukur sebaiknya memakai busana
yang pas di badan, seperti baju senam atau memakai kamisol bagiwanita serta
dapat memakai baju dan celana yang enak dipakai bagi pria dan anak-anak.
2. Sebelum mengambil ukuran, pastikan model berdiri dengan posisi yangbenar,
yaitu
a. berdiri tegak dan lurus (tidak memiringkan badan, tidak menundukkan
kepala, tidak membesarkan dada, dan juga tidak membungkuk);
b. garis pandang sejajar dengan letak tinggi mata;
c. kedua kaki rapat; dan
d. tangan lurus pada sisi tubuh.
3. Untuk mempermudah dan menghemat waktu dalam mengukur tubuh,siapkan
perangkat yang diperlukan.
4. Memasang pita veterban pada bagian titik pinggang. Jangan memasang pita di
sekeliling tubuh dengan ketat sampai menekan otot. Sebaiknya pasang dengan
tekanan yang ringan dan merata. Oleh karena titik pinggang dijadikan patokan
dalam mengukur untuk menentukan letak titikpinggang, sebaiknya lakukan
cara nomor (5).
5. Memasang pita piterban pada titik panggul dan titik badan serta lingkar
kerung lengan (bagi pemula).
Gambar 1.2 Pemasangn piterband
6. Mulailah mengambil ukuran dengan cara sebagai berikut.
a. Posisi mengukur boleh berada di sebelah kanan atau depan model.
b. Memegang ujung pita yang berangka kecil di tangan kiri.
c. Memastikan pita ukuran yang digunakan tidak terlipat atau melintir.
d. Usahakan model tidak berpindah tempat atau berputar mengikuti
keinginan pengukur.
e. Mulailah mengukur dengan sopan dan teliti serta ucapkan permisi atau
maaf terlebih dahulu pada model.
f. Menyiapkan daftar ukuran tubuh
H. CARA MENGAMBIL UKURAN TUBUH WANITA
Cara Mengambil Ukuran Badan Wanita dewasa
(1) Lingkar leher:
Diukur sekeliling batas leher bawah
dengan melekatkan 1 jari telunjuk ditekuk leher
atau diukur pas lali ditambah 1cm
Gambar Cara mengukur lingkar leher
(2) Lingkar badan/ LBD/Bust (B)
Diukur sekeliling badan atas yang terbesar, melalui puncak dada, letak metlin harus
datar dari ketiak sampai ketiak. Diukur pas, lalu ditambah 4 cm atau dengan
menyelakan 4 jari
Gambar Cara mengukur lingkar badan
(3) Lingkar pinggang/ L.pi/Waist (W)
Diukur sekeliling pinggang pas dahulu,
kemudian ditambah 1 cm atau
diselakan 1 jari.
Gambar Cara mengukur lingkar pinggang
(4) Lingkar panggul (L.P) / HIP (H)
Diukur sekeliling panggul atau badan bawah
yang terbesar, diukur pas, kemudian
ditambahn 4 cm atau diselakan jari
Gambar Cara mengukur lingkar panggul
(5) Tinggi panggul (T.pa) / Hip Length
Diukur dari bawah veterban pinggang
sampai batas panggul
Gambar Cara mengukur tinggi panggul
(6) Lebar muka (LM) / ( Accros front)
Diukur 5 cm dibawah lekuk leher
tengah muka, lalu diukur datar dari
batas kerung lengan kiri sampai
kerung lengan kanan
Gambar Cara mengukur lebar muka
(7) Panjang muka
Diukur dari lekuk leher di
tengah muka ke bawah
sampai dibawah veterban
pinggang
Gambar Cara mengukur panjang muka
(8) Panjang sisi
Diukur dengan
menyelakan penggaris ke
bawah sampai ke bawah
veterban pinggang
dikurangi 2 cm sampai 3
cm
Gambar Cara mengukur panjang sisi
(9) Tinggi dada/ Bust point (BP)
Diukur dari bawah veter ban
pinggang tegak lurus ke atas
hingga sampai pincak buah dada
.
Gambar Cara mengukur tinggi dada
(10) Panjang bahu/ lebar bahu (LB) / Shoulder line length
Diukur dari lekuk leher
di bahu atau bahu yang
paling tinggi sampai titik
bahu yang terendah atau
paling ujung
Gambar Cara mengukur panjang bahu
(11) Lebar punggung (L.Pu) / Accros back
Diukur dari tulang leher belakang yang
menonjol turun 9 cm lalu diukur dari batas
lengan kiri hingga kanan
Gambar Cara mengukur lebar punggung
(12) Panjang punggung (P.P) / Back Length
Diukur dari tulang leher belakang yang
menonjol ditengah belakang lurus ke
bawah sampai dibawah veterban pinggang
Gambar Cara mengukur panjang punggung
(13) Lingkar Kerung lengan / Arm hole (AH)
Diukur sekeliling kerung lengan pas
ditambah 2 cm untuk kerung lengan
tanpa lengan dan ditambah 4 cm untuk
lubang lengan yang akan dipasangkan
lengan
Gambar Cara mengukur kerung lengan.
(14) Lingkar pangkal lengan:
.
Diukur pada bagian lengan
sejajar dengan ketiak
Gambar Cara mengukur lingkar pangkal lengan
(15) Panjang lengan (P.L) / Sleeve Length
Diukur dari puncak lengan ke bawah
sampai Panjang yang diinginkan
Gambar Cara mengukur panjang lengan
(16) Lingkar lengan bawah (manset):
Diukur sekeliling pergelangan tangan
diukur pas ditambah 3 cm/ sesuai ukuran
lingkar yang diinginkan
.
Gambar Cara mengukur lingkar lengan bawah