The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sitha.paramita, 2021-08-18 20:42:31

25 Insan Pilihan (Kisah para nabi)

25 Insan Pilihan (Kisah para nabi)

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa SwaraDILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepudin/Desain Layout: Supriatna Kamil
www.ebookanak.com/www.katabaca.com

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!

Nabi Muhammad meninggal
dalam usia 63 tahun. Ketika itu
alam semesta seolah terdiam.

Tidak ada kicau burung,
angin yang berhembus dan
gemericik air. Semua bersedih
atas meninggalnya nabi yang
penyayang. Para sahabat
pun tidak sanggup menahan
tetesan air mata. Mereka sangat
kehilangan nabi yang sangat

mereka cintai.


Puspa Swara

Wisma Hijau, Jl. Raya Mekarsari No. 15,
Cimanggis, Depok 16952

Telp. (62-21) 872 9060, 877 01746
Fax. (62-21) 8712219

Website: www.puspaswara.com
e-mail: [email protected]

e-mail: [email protected]

2
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 3

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Buku ini milik ... DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!

Nama :

Alamat :

Hobi :

Cita-cita :

Tefmotpoemlkuan
disini

Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

www.ebookanak.com/www.katabaca.comCopyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

din/Desain Layout: Supriatna Kamil

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa SwaraDILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!

Penyusun :
Nurul Ihsan

Editor :
Nurul Ihsan

Ilustrasi :
Aep Saepudin

Penata Letak
dan Desain Cover :

Supriatna Kamil
ISBN:

Penerbit :

Puspa Swara

Wisma Hijau, Jl. Raya Mekarsari No. 15,
Cimanggis, Depok 16952

Telp. (62-21) 872 9060, 877 01746
Fax. (62-21) 8712219

Website: www.puspaswara.com
e-mail: [email protected]

e-mail: [email protected]
Cetakan : I - 2008

6
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Daftar Isi

Nabi Adam As. Manusia Pertama Penghuni Bumi ............................ 4
Nabi Idris As. Nabi yang Tekun dan Pandai .................................... 10
Nabi Nuh As. Kapal Raksasa Pertama di Dunia .................................. 14
Nabi Hud As. Musnahnya Kaum ‘Ad ........................................... 20
Nabi Shaleh As. Terbunuhnya Unta Mukjizat ............................ 26
Nabi Luth As. Musnahnya Kaum Sodom ........................................ 30
Nabi Ibrahim As. & Nabi Ismail As. Kisah Mulanya Ibadah haji ...... 36
Nabi Ishak As. Pembawa Kabar Gembira ................................. 46
Nabi Ya’kub As. Ayah dari Bani Israil ...................................... 52
Nabi Yusuf As. Tunduknya Bulan, Matahari dan 11 Bintang .......... 56
Nabi Ayub As. Nabi yang Penyabar dan Ikhlas ........................ 62
Nabi Syuaib As. Musnahnya Kaum Madyan ................................. 68
Nabi Musa As. & Nabi Harun As. Turunnya Kitab Taurat .......... 74
Nabi Zulkifli As. Nabi yang Teguh Memegang Janji .................... 84
Nabi Daud As. Turunnya Kitab Zabur .......................................... 90
Nabi Sulaiman As. Penguasa Hewan, Jin dan manusia .............. 96
Nabi Ilyas As. Berdakwah dengan Berpindah-pindah .................. 102
Nabi Ilyasa As. Penerus Perjuangan Suci ...................................... 108
Nabi Yunus As. Selamat di Perut Ikan Paus ............................... 112
Nabi Zakaria As. Pengemban Amanah Allah ............................. 118
Nabi Yahya As. Kezaliman Herodus dan Herodia ......................... 122
Nabi Isa As. Diselamatkan Allah dari Penyaliban ...................... 126
Nabi Muhammad Saw. Penaklukan Kota Mekkah ..................... 132

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 77

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Adam DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Manusia Pertama Penghuni Bumi

Jauh sebelum kita ada ruh dan akal pikiran. Allah
di dunia, Allah menciptakan memberikan tempat yang
makhluk dari tanah. Namanya mulia bagi nabi Adam, lebih
nabi Adam. Dia adalah mulia dari Malaikat dan Iblis.
manusia pertama yang Allah memerintahkan
Iblis dan Malaikat untuk
diciptakan Allah. Allah bersujud kepada nabi Adam.
memberi nabi Adam Malaikat pun menurut, namun
Iblis menolak. Iblis iri kepada
nabi Adam.
Iblis menganggap dirinya

8
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com lebih hebat karena diciptakan di neraka. Allah pun
dari api. Sehingga Allah mengijinkan keinginan Iblis.
pun menghukum Iblis dan Mulai saat itu Iblis dan
menempatkannya di neraka teman-temannya menjadi
selama-lamanya. musuh manusia.
Iblis mengajukan
syarat kepada Allah
agar diperbolehkan
menggoda manusia. Ia
akan menyesatkan manusia
sebanyak yang ia bisa. Dan
menjadikan manusia yang
sesat sebagai temannya

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 99

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Allah menciptakan surga!” kata Iblis dengan DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
bunda Hawa dari tulang licik.
rusuk nabi Adam. Sehingga Nabi Adam tidak percaya,
nabi Adam memiliki teman ia menolak dan mengusir
di surga dan mendapatkan Iblis.
karunia yang banyak. “Hai “Sungguh pohon ini
Adam, tinggallah kalian di membuat kalian kekal di
surga ini, dan makanlah surga, kalian akan seperti
apa saja yang kalian sukai. malaikat.” Kata Iblis tidak
Tetapi janganlah kalian menyerah. Nabi Adam
memakan buah khuldi.” (Qs. tetap tidak percaya, lalu
Thaha 120-127). ia berkata, “Janganlah
Mengetahui Allah engkau bujuk aku, aku tidak
melarang nabi Adam mempercayaimu.”
memakan buah Khuldi, Pendirian nabi Adam
Iblis menyusun siasat licik dan bunda Hawa sangat
yang menyesatkan. Iblis kuat. Iblis kehabisan
ingin nabi Adam dan bunda akal untuk menyesatkan
Hawa memakan buah nabi Adam dan bunda
Hawa. Lalu ia mendekati
Khuldi, agar nabi Adam lagi untuk
Allah murka mengucapkan kata
kepada terakhirnya, “Aku memang
mereka.
“Aku akan ingkar kepada
tunjukkan Allah, tapi
buah yang perkataanku
membuat ini benar. Buah
kalian Khuldi akan
mengekalkan
kekal di kalian di surga.”

10

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com

Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepudin/De- 11 11

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Melihat Iblis menggoyahkan iman nabi DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
yang pantang Adam dan bunda Hawa.
menyerah, nabi Akhirnya nabi
Adam pun menjadi Adam dan bunda Hawa
bimbang. Berkali-kali memetik buah Khuldi
ia mempertimbangkan dan memakannya. Aurat
ucapan terakhir iblis. Lalu mereka pun terbuka
bunda Hawa pun berucap, saat itu juga. Nabi
“Mungkin perkataan Adam dan bunda Hawa
Iblis ada benarnya.” terkejut. Lalu mereka
Dibalik kebimbangan menutupi auratnya
nabi Adam, Iblis sangat dengan dedaunan surga.
senang karena berhasil Iblis sangat senang
rencananya berhasil untuk
menyesatkan nabi Adam.
Allah pun murka
karena nabi Adam tidak
menghiraukan larangan
Allah. Nabi Adam dan
bunda Hawa malu dan
menyesal telah tertipu
daya oleh Iblis. Mereka
memohon maaf kepada
Allah dan berjanji
tidak mengulangi lagi
kekhilafan yang sama.
“Ya Allah maafkanlah
kekhilafan kami.
Ampunilah kami agar
tidak termasuk orang-
orang yang merugi.”

12
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara


Allah tidak
mengijinkan nabi Adam
dan bunda Hawa untuk
menetap di surga.
Allah menurunkan
nabi Adam ke
dunia. Lalu mereka
menjadi manusia
pertama yang hidup di
dunia.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 13 31

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa SwaraDILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!

Nabi Idris As.
Nabi yang Tekun dan Pandai

14
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Di suatu tempat giat kepada nabi Syits.
terpencil yang subur dan Kepandaian nabi Syits
indah di Mesir, lahirlah sungguh mengagumkan,
seorang nabi yang tekun shahifah yang diturunkan
dan pandai. Dia sangat Allah kepada nabi-nabi
rajin dan mahir membaca. sebelumnya dipelajarinya
Dia merupakan cucu nabi dengan rajin. Lalu Allah
Adam dari keturunan mengangkat Idris menjadi
nabi Syits. Namanya nabi nabi
Idris. Sebagian ulama Nabi Idris mewariskan
penafsir mengatakan nabi banyak ilmu pengetahuan
Idris dilahirkan di Munaf, bagi umat manusia.
sebagian lagi mengatakan Beliau menguasai ilmu
di daerah Babilonia. hitung, perbintangan
Melihat ketekunan dan 72 macam bahasa
Idris, nabi Syits di dunia. Selain itu Allah
mengangkat Idris menjadi menjadikan nabi Idris
muridnya. Idris belajar sebagai manusia pertama
dengan sungguh-sungguh. yang bisa membaca dan
Ia menimba ilmu dengan menulis dengan kalam.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 15 51

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Idris sangat Allah menganugerahkan DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
sabar berdakwah kepada kemakmuran dan
kaumnya. Hingga Allah kesuburan di tempat
menurunkan 30 shahifah yang baru. Nabi Idris dan
kepada beliau. Namun kaumnya mengucapkan
pengikutnya tetap sedikit. syukur yang tidak terhingga.
Dengan perintah Allah, nabi Dakwah nabi Idris semakin
Idris mengajak kaumnya berkembang di kota Mesir,
berhijrah ke tempat yang pengikutnya bertambah
ditentukan, kota Mesir. banyak. Sedangkan kaum
Qabil yang ditinggalkan
nabi Idris mendapatkan
azab dari Allah berupa
musim kering yang panjang.


16
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Diusianya yang tua, rumah merupakan satu-satunya
nabi Idris kedatangan nabi yang masuk surga
malaikat. Nabi Idris terkejut tanpa hisab dan mendapat
bercampur senang. Lalu gelar asadul usud –singa
nabi Idris diajak oleh dari segala singa.
sahabat barunya berjalan-
www.ebookanak.com/www.katabaca.com jalan ke langit. Allah
melihatkan indahnya surga
dan panasnya neraka
agar keimanan nabi Idris
bertambah.
Ketika hendak
pulang ke bumi, nabi Idris
meninggalkan terompahnya
di surga. Lalu nabi Idris
tinggal selamanya di surga.
Allah
membuatkan tempat
khusus di surga. Nabi Idris

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 17 71

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Nuh As. DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Kapal Raksasa pertama di Dunia

Nabi Nuh adalah Suatu saat Nabi
Rasul Ululazmi yang Nuh dan pengikutnya
pertama. Beliau memiliki mendatangi salah satu
kesabaran yang luar bukit di Armenia. Ia
biasa. Semangatnya untuk mendatangi kaumnya
berdakwah tidak pernah yang sedang menyembah
surut, Selama 950 tahun patung berhala raksasa.
ia tekun berdakwah untuk Melihat apa yang
kaumnya di siang dan dilakukan kaumnya di
malam hari. tempat penyembahan
itu Nabi Nuh sedih. Lalu
Nabi Nuh berkata pada
kaumnya, “Wahai kaumku
sembahlah Allah, sekali-
kali tiada Tuhan bagimu
selainNya.”


18
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Para pemuka kaum tidak suka dengan
apa yang diucapkan Nabi Nuh. Mereka
menjawab dengan sinis, “Sesungguhnya kami
memandang kamu dalam kesesatan yang
nyata.” Tak lelah Nabi Nuh menasehati mereka,
“Mohon ampunlah kepada Allah, niscaya Dia
akan menurunkan hujan yang lebat, harta
yang banyak dan menyuburkan kebun-kebun
kalian.”
Dengan sombong pemimpin Armenia itu
menjawab, “Lihat dirimu Nuh, kamu hanya
orang biasa, bukan malaikat, ataupun orang
kaya. Untuk apa kami mengikutimu, sedangkan
berhala kami memberikan kekayaan dan
kemakmuran.” Lalu mereka menutup
telinganya dengan jari-jari. Sebagian lagi
menutup mukanya dengan baju dan pergi
meninggalkan Nabi Nuh As.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 19 91

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Istri dan anak Nabi Nabi Nuh pun mengusap DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Nuh yang bernama dadanya, “Kan’an... Kan’an...
Kan’an marah. Mereka Engkaulah permata hatiku,
merasa Nabi Nuh telah mengapa kalian tidak
mempermalukan keluarga beriman kepada Allah?”
mereka. “Ayah membuat Datanglah malaikat Jibril
aku dan ibu malu! membawa butir biji dari
Berhentilah memusuhi surga. Jibril mengatakan,
berhala itu, agar kita bisa “Wahai Nuh, jika engkau
hidup seperti dulu.” menanam biji itu, maka
biji itu akan menjadi
pohon raksasa.” Apa yang
dikatakan Jibril terbukti
benar, pohon itu tumbuh
menjadi pohon raksasa.
Dan selama pohon itu
tumbuh, tidak ada seorang
bayi pun lahir di Armenia.

20
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Atas perintah Namun mukjizat Allah
Allah, Nabi Nuh As dan terjadi. Ketika seorang
pengikutnya membuat pincang dan berkulit
kapal. Melihat apa yang borok terjatuh ke dalam
dilakukan Nabi Nuh, para kotoran itu, seketika itu
penyembah berhala itu pula penyakitnya sembuh.
semakin mengejek. Mereka Lalu penduduk Armenia
menertawakan Nabi Nuh, berbondong-bondong
“Lihat, apa yang dilakukan mengambil kotoran mereka
oleh Nuh. Mereka membuat kembali dari kapal Nabi
perahu besar di atas bukit Nuh.
dan padang pasir. Nuh
sudah gila, hahaha...”
Ketika kapal yang besar itu
hampir selesai, kaum Nuh
membuang kotoran yang
menjijikkan ke kapal Nabi
Nuh.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 21 12

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Tak lama kemudian orang beriman kecuali DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
muncullah air dari tannur, para pembangkang,
alat penanak roti dari termasuk istri dan anak
dapur penduduk. “Itu Nabi Nuh As. Dan Nabi
petanda banjir akan Nuh memerintahkan
tiba,” seru Nabi Nuh pengikutnya untuk
As. Lalu naiklah orang- menaikkan hewan-hewan
sepasang-sepasang.

22
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com badai yang sangat deras.
Dalam keadaan Banjirpun
panik, Nabi Nuh tetap menenggelamkan
mengajak anak, istri dan permukaan bumi dengan
kaumnya untuk bertaubat. ombak-ombak besar
“Kami tidak akan menaiki yang menyerupai gunung.
kapalmu, kami akan Hanya Nabi Nuh As dan
ke gunung,” begitulah orang-orang beriman
kan’an dan kaum Nabi yang selamat dari banjir
Nuh menolak. Akirnya itu. Setelah banjir surut,
memancarlah mata air kapal Nabi Nuh bersandar
dari tempat lain dan di puncak gunung
langit menurunkan hujan Judi. Mereka bersyukur
kepada Allah yang
telah menganugrahkan
keselamatan kepada
mereka.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 2332

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Hud As. DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Musnahnya Kaum ‘Ad

Setelah Allah Negeri itu dianugerahi
memusnahkan kaum kemakmuran. Penduduknya
Nuh dengan banjir yang ahli bercocok tanam,
bandang, Allah menurunkan membangun gedung dan
kaum ‘Ad. Mereka tinggal membuat benteng yang
di sebuah negeri yang kokoh. Namun kaum ‘Ad
bernama Ahqaf. memiliki perangai buruk.

24
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Mereka kejam, menindas lemah. Beliau lebih senang
kaum miskin dan suka menolong kaum tertindas
menyembah berhala yang daripada berfoya-foya
bernama Hatar. bersama kaum ‘Ad lainnya.
Allah menurunkan nabi Hud Hud muda sangat
di tengah-tengah kaum ‘Ad. senang menyendiri. Beliau
Beliau anak bangsawan menyelinap dari ramai dan
yang sangat disegani. hiruk-pikiknya kota Ahqaf.
Beliau berhati lembut dan Mengamati langit, bintang
suka menolong kaum yang dan hamparan bumi yang
luas. “Ini pasti ciptaan
Tuhan nabi Nuh, Tuhan
yang pernah mendatangkan
banjir bandang.” Hingga
Allah mengangkat beliau
menjadi seorang nabi.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 2552

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Dakwah yang diemban “Hai kaumku, sembahlah DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
nabi Hud sangat berat. Allah. Sekali-kali tiada
Kaum ‘Ad adalah kaum Tuhan melainkan Dia.”
yang sangat bengis, Kaum ‘Ad tidak senang
keras dan amat ditakuti dengan ucapan nabi Hud.
musuh. Allah memilih Hud “Hud hentikan dakwahmu.
untuk kaum ‘Ad karena Jika engkau menginginkan
beliau nabi yang senang harta, katakan berapa yang
menasehati, tidak gentar engkau inginkan,” tawar
dan bersabar hingga kaum ‘Ad.
bertahun-tahun.

26
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Kaum ‘Ad pun mencibir. “Kami hanya mengikuti
“Aku tidak meminta upah, ajaran nenek moyang kami,
upahku hanya dari Tuhan kami diberi kemakmuran,”
semesta alam,” jawab Nabi jawab seorang pemuka
Hud dengan santun. kaum ‘Ad, “tidak mungkin
“Allah Hattar memberi kami
menganugerahkan binatang azab, dar mana azab bisa
ternak, tanah yang subur, datang sedangkan benteng
dan kepandaian kalian kami tidak bisa ditembus.
untuk mendirikan benteng Engkau pasti sudah gila
yang kokoh agar kalian Hud!” Kemarahan kaum
menyembah Allah,” nasehat ‘Ad semakin menjadi, dan
Nabi Hud, “aku takut nabu Hud tetap bersabar,
Allah akan menggantikan “Aku tidak gila, aku utusan
nikmat yang kalian rasakan Allah.”
menjadi azab.” Lalu
semakin banyaklah kaum
‘Ad berkumpul mengancam
Nabi Hud.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 2772

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Lalu pemuka kaum sudah pasti azab itu akan DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
‘Ad berdiri ke bebatuan datang.”
yang lebih tinggi, “Kalau Sejak saat itu
begitu, datangkanlah kejahatan kaum ‘Ad
azab itu agar kami tidak semakin menjadi.
menganggapmu gila.” Mereka tidak segan-
Begitulah kaum ‘Ad segan menyiksa kaum
menertawakan nasehat miskin dan pengikut
Nabi Hud. Nabi Hud Nabi Hud. Hingga Allah
sedih, haruskah kaum mendatangkan kemarau
‘Ad bernasih seperti ini? panjang dan binatang
Dengan tegas Nabi Hud ternak mati kelaparan.
menjawab, “Baiklah, Karena azab itu mereka
mendatangi Nabi Hud
hendak membunuh, “Hud,
hentikan ajaranmu atau
kamu kami bunuh. Gara-
gara kamu Hatar marah.”

28
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com “Kaumku itu bukan karena apa saja. Gedung-
Hatar, itu azab dari Allah.” gedung bertingkat roboh,
Nabi hud menjelaskan. benteng tinggal puing-
Namun kaum ‘Ad tidak puing, dan pohon-pohon
percaya, mereka malah bertumbangan. Begitulah
menantang, “Kalau begitu Allah membinasakan
datangkanlah sekalian kesombongan kaum ‘Ad.
azab yang membinasakan
kami.” Nabi Hud sedih,
karena azab Allah pasti
datang. Lalu seketika
itu langit menjadi gelap
gulita. Kaum ‘Ad bersorak-
sorai, mereka mengira
Hatar menurunkan hujan.
Namun belum sempat
mereka mendatangi
patung Hatar, Allah
menghancurkan kaum
‘Ad dengan angin yang
bergulung dan petir
yang memusnahkan

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 2992

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Shaleh As. DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Terbunuhnya Unta Mukjizat

Setelah negeri diberi kelebihan oleh Allah
Ahqaf runtuh menjadi untuk mendirikan kembali
puing-puing, Allah rumah mewah dan gedung
menggantikannya dengan megah, dan menamai
kaum Tsamud. Mereka juga negeri itu Hijir. Namun
kelebihan itu membuat
mereka lalai. Mereka tidak
meyembah Allah.
Lalu Allah menurunkan
seorang Nabi yang
sederhana. Dia tidak kaya,
tidak terpandang, namun
berhati baik. Dia sangat
cerdas dan suka berpikir.

30
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Namanya Nabi Shaleh. Satu Merasa tidak
hal yang membuat kaum didengarkan oleh kaumnya,
Tsamud tidak suka padanya, Nabi Shaleh mendatangi
sejak kecil Nabi Shaleh patung berhala. Ia
membenci berhala. berdakwah di depan
“Wahai kaum Tsamud penyembah berhala. Namun
mengapa kalian tidak mereka malah menantang
menyembah Allah, seperti nabi Shaleh, “Buktikanlah
apa yang dilakukan kalau engkau seorang Nabi.
Nuh dan nenek moyang Tunjukkah mukjizat Allah
kalian?” seru Nabi Shaleh pada kami.” Lalu Nabi
kepada kaumnya. Kaum Shaleh berdoa kepada
Tsamud bergeming, ia tidak Allah.
menghiraukan dakwah nabi
Shaleh. “Sesungguhnya aku
utusan Allah, Tuhan yang
kalian dustakan.”

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 31 13

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Kota Hijir gempar. Pemimpin kaum DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Seekor unta keluar Tsamud gusar, mereka
dari bongkahan batu mengatur siasat untuk
besar. “Unta ini akan membunuh unta Nabi
mengeluarkan air susu yang Shaleh. Para pemimpin
tidak akan habis. Ambillah itu mengutus sembilan
susunya sesuka kalian,” pemuda kafir yang dipimpin
banyak kaum Tsamud Quday untuk membunuh
yang terkesima. Kabar unta Nabi Shaleh. Sebelum
tentang unta Nabi Shaleh fajar menyingsing,
tersebar ke seluruh negeri. Quday membunuh unta
Berbondong-bondong kaum itu. “Haha... kita telah
Tsamud mengambil susu itu membunuh unta itu, kita
dan menjadi pengikut Nabi tunggu apakah ancaman
Shaleh. Shaleh akan terwujud.”

32
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Lalu mereka Allah menurunkan
mendatangi rumah penyakit yang menjijikkan
Nabi Shaleh untuk kepada kaum Tsamud,
membunuhnya. Dengan izin gunung bergetar dahsyat,
Allah, serta merta batu-batu dan tanah bergoyang
besar berjatuhan dari langit bagaikan ombak lautan.
dan membunuh kesembilan Gedung-gedung hancur,
pemuda kafir itu. Kaum kota porak-poranda, dan
Tsamud ketakutan. Setelah kaum Tsamud lari tunggang.
kejadian itu nabi Shaleh Di balik awan pekat Allah
dan pengikutnya segera membakar kota Hijir
hijrah ke tempat lain. dengan sambaran lidah api
Tak lama kemudian yang besar. Kaum Tsamud
azab Allah datang. pun musnah tak tersisa.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 33 33

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Luth As. DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Musnahnya Kaum Sodom

Nabi Luth adalah bahkan keimanannya
keponkan Nabi Ibrahim. semakin bertambah katika
Dia senantiasa mengikuti melihat Nabi Ibrahim dapat
dakwah yang dilakukan selamat dari kobaran api.
Nabi Ibrahim. Nabi Luth Ketika berhijrah, Nabi
banyak belajar Islam dari Luth berpisah dengan Nabi
Nabi Ibrahim hingga Allah Ibrahim.
mengangkatnya menjadi Nabi Luth pergi ke daratan
Nabi, Urdun, Yordania.

34
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Di sana berdiri dua Di kota Sodom Nabi
kota besar yang bernama Luth dan pengikutnya
Sodom dan Amurah. singgah dan mencari
Namun kota ini membuat kehidupan. Karena sikap
Nabi Luth sangat terkejut, Nabi Luth yang ramah,
kemaksiatan terjadi di banyak diantara kaum
mana-mana, patung dewa sodom yang hormat dan
dan dewi disembah dengan mengikuti ajarannya.
sesaji mahal, dan mereka Namun banyak juga yang
mencintai sesama jenis. memusuhi Nabi Luth karena
terang-terangan membenci
perilaku kaum Sodom yang
mencintai sejenis.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 35 53

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

“Mengapa kalian perilaku mereka. DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
melakukan perbuatan sekeji “Apakah kalian tidak
ini? Tidak takutkah kalian merasa jijik dengan
kepada Allah?” ucap Nabi perbuatan kalian? Allah
Luth kepada mereka. Lalu menciptakan laki-laki
mereka menjawab, ”Wahai dengan perempuan sebagai
Luth apa maksudmu dengan anugerah, agar kalian
perbuatan keji? Kami mendapatkan keturunan
melakukannya atas dasar yang baik.” nasehat Nabi
suka-sama suka, kami tidak Luth pantang menyerah.
merugikan orang lain.” “Mengapa engkau
Nabi Luth menggelengkan mengatakan perbuatan
kepala, sedih dengan kami jijik?” sergah
kaum Sodom. “Karena
perbuatan kalian tidak
pernah dilakukan manusia
sebelumnya, bahkan hewan
pun tidak melakukannya!”
jawab Nabi Luth.

36
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com “Apa yang kamu Dengan sedih Nabi
inginkan Luth, kami tidak Luth pulang ke rumahnya.
pernah mengganggumu!” “Hai Luth, hentikanlah
kaum Sodom semakin dakwahmu kepada kaum
jengkel dengan dakwah Sodom. Janganlah engkau
Nabi Luth. “Aku tidak permalukan aku di depan
mengharapkan apa-apa, mereka.” Di rumahnya pun
aku ingin kalian bertaubat Nabi Luth mendapatkan
dan menyembah Allah.” amarah dari istrinya.
Pinta Nabi Luth tulus. Allah memberikan cobaan
“Rupanya ada orang yang terhadap keluarga Nabi
sok suci di tempat ini, jika Luth, rupanya istri Nabi
kamu tidak suka dengan Luth telah terpengaruh
kami pergilah dari kota perilaku kaum Sodom yang
Sodom!” usir mereka. mencintai sejenis.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 3773

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Kaum Sodom dengan semena-mena DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
membabi-buta. Mereka mereka menyeret Nabi Luth
menyiksa, melecehkan, agar meninggalkan kota
dan menghina pengikut Sodom. Namun Nabi luth
Nabi Luth. Mereka merasa tetap sabar hingga waktu
terganggu oleh dakwah yang telah ditentukan.
Nabi Luth. “Pergilah Luth Suatu malam
dari kota kami, kami tidak datanglah malaikat yang
butuh nasehatmu.” menyerupai dua lelaki
tampan. Dengan ramah
Nabi Luth mempersilakan
mereka masuk. Kabar itu
disampaikan istri Nabi Luth
kepada kaum Sodom.

38
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Dalam sekejap rumah Namun perintah Nabi Luth
Nabi Luth dikepung dilangggar oleh istrinya,
segerombolan kaum diam-diam istri Nabi Luth
Sodom, “Hai Luth, serahkan menoleh ke belakang dan
dua lelaki tampan itu menyelinap kembali ke kota
kepada kami.” Nabi Luth Sodom.
menolaknya, lalu Allah Maka Allah
membutakan mata kaum membinasakan kamu
Sodom. Sodom dengan suara
Kabar itu tersebar ke keras yang mengguntur
seluruh kota Sodom dan ketika matahari akan
Amurah, kaum Sodom terbit. Menjatuhi mereka
marah kepada Nabi Luth. dengan batu-batu yang
Malam itu pula Nabi sangat besar, dan meluluh-
Luth berseru kepada lantakkan kota Sodom
pengikutnya, “Tinggalkan hingga terbaik dan rata
kota Sodom, jangan sekali- dengan tanah.
kali menoleh ke belakang.”

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 3993

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Ibrahim As. & Nabi Ismail As. DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Kisah Mulanya Ibadah Haji

Nabi Ibrahim adalah menyembah berhala
Rasul ulul azmi yang kedua. di sebuah negeri yang
Beliau termasuk utusan bernama Babilonia.
Allah yang istimewa, Kaum itu diperintah
bahkan Allah mengatakan oleh raja yang zalim,
Ibrahim sebagai namanya Namrud. Mereka
kekasih Allah. Allah pun membelinya dari seorang
mengangkat Nabi-Nabinya pemahat berhala yang
dari garis keturunan terkenal, namanya Azhar,
Ibrahim. Sehingga Nabi ayahanda Nabi Ibrahim!
Ibrahim juga dikatakan Sejak kecil Nabi Ibrahim
ayah para Nabi. tidak menyukai berhala.
Nabi Ibrahim hidup Meskipun atas perintah
di antara kaum yang ayahnya, dengan terpaksa
Nabi Ibrahim berkeliling
menjajakan berhala,
“Engkau terbuat dari batu,
tidak bisa berbicara dan
memberi apapun. Tetapi
mengapa engkau harus

40
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

disembah?” Sehingga tidak Penduduk Babilonia
satupun berhala yang berteriak, “Berhala kita
terjual. dihancurkan!”
Ketika orang-
www.ebookanak.com/www.katabaca.com orang Babilonia sedang
mengadakan pesta makan,
Ibrahim mendatangi
berhala-berhala. Ia
hancurkan semua berhala
dengan kapak, kecuali
berhala yang paling besar.
Lalu Ibrahim meletakkan
kapaknya di tangan berhala
yang paling besar.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 41 14

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Raja Namrud marah mereka terbuat dari DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
besar, Nabi Ibrahim di batu,” bantah raja
panggil untuk di sidang. Namrud. “Jika berhala
“Wahai Ibrahim, siapa itu terbuat dari batu dan
yang menghancurkan tidak bisa berbuat apa-
berhala-berhalaku?” apa, mengapa kalian
tanya raja Namrud penuh masih menyembahnya?”
selidik. “Tanyakanlah Jawaban Nabi Ibrahim
kepada berhala yang membuat raja Namrud
paling besar, yang tidak bisa berkata apapun.
memegang kapak itu,” Lalu dengan kejam
jawab Ibrahim tenang. raja Namrud menyuruh
“Tentu saja berhala penduduk babilonia untuk
itu tidak bisa berbicara, membakar Ibrahim.

42
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Dalam api yang Mendadak langit menjadi
berkobar itu Nabi Ibrahim hitam, ribuan nyamuk
dibakar dan diikat. ganas datang menyerang
Allah mendinginkan kerajaan Raja Namrud.
kobaran api yang Dengan ganas ribuan
menyala. Nabi Ibrahim nyamuk itu membinasakan
tidak merasakan panas pasukan Namrud dan
sedikitpun dan keluar pengikutnya.
dengan selamat. Setelah
kejadian itu banyak
penduduk Babilonia yang
menyatakan keimanannya.
Bahkan anak raja Namrud
sendiri menyatakan
dirinya masuk Islam. Raja
Namrud pun marah.
Mendengar azab
Allah akan datang, Nabi
Ibrahim dan pengikutnya
hijrah ke Palestina.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 4334

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Setelah hijrah ke Sungguh permintaan DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Palestina, Nabi Ibrahim yang sangat berat. Allah
menikah lagi dengan memerintahkan nabi
Bunda Hajar. Di usianya Ibrahim mengasingkan
yang sudah tua, anak Ismail dan bunda Hajar ke
yang beliau nantikan lahir daratan tandus dan kering
juga dari rahim bunda di antara dua bukit. Tak
Hajar, namanya Ismail. ada satupun pepohonan,
Betapa bahagianya nabi tak ada air, dan tak ada
Ibrahim. makanan.

44
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com “Hajar Allah tujuh kali, namun tak
memerintahkanku setetespun ia dapatkan.
meninggalkanmu dan “Anakku maafkan
Ismail di sini, aku harus ibu, nak. Tidak ada setetes
kembali ke Palestina,” airpun yang bisa aku
dengan berat hati nabi berikan untukmu,” dengan
Ibrahim pergi. sedih ia memandang
Di tenda sederhana Ismail.
itu tiba-tiba Ismail
menangis. Bunda hajar
kebingungan, air susunya
tidak keluar lagi. Lalu
bunda Hajar berlari-lari
mencari air dari satu bukit
ke bukit yang lain hingga

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 4554

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Ismail kecil menangis Mata air mukjizat DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
meronta-ronta, kakinya itu dikenal dengan
berkali-kali mengetuk nama zamzam. Air yang
tanah. Tiba-tiba keluarlah menyehatkan hingga
air dari tanah yang
diketuk kaki Ismail.
“Alhamdulillah ya Allah,”
tak henti-hentinya bunda
Hajar bersyukur kepada
Allah.

46
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com Ismail dan bunda Hajar Ismail dan Bunda
tidak pernah merasakan Hajar menjadi orang yang
lapar. sangat disegani. Lambat
Air zamzam membuat laun kota itu berkembang
daerah itu sangat subur. dan bernama Makkah.
Pepohonan tumbuh “Assalamualaikum,”
di sekitarnya dan Nabi Ibrahim datang
rerumputan menutupi mengunjungi Ismail dan
tanahnya yang kering. bunda Hajar. Nabi Ibrahim
Banyak kafilah yang heran, daerah itu menjadi
singgah dan akhirnya sangat ramai dan penuh
menetap di sana. Daerah barakah. Nabi Ismail
itu menjadi ramai. tumbuh menjadi remaja
yang sangat shalih.
Kebahagiaan menyelimuti
keluarga mereka.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 4774

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Namun kebahagiaan mereka. “Ismail, dalam DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
mereka tidak lama, mimpi Allah menyuruhku
Allah menguji keimanan untuk menyembelihmu,”
keluarga ini. Dalam ujar nabi Ibrahim.
mimpinya, nabi Ibrahim Dengan tabah nabi Ismail
mendapatkan perintah menjawab, “Kerjakanlah
dari Allah. Haru apa yang diperintahkan
menyelimuti keluarga Allah, ayah.”
Di tengah jalan
Nabi Ibrahim dan Ismail
bertemu dengan iblis

48
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

www.ebookanak.com/www.katabaca.com yang berwujud seorang tabah dari nabi Ismail.
lelaki tua. “Jangan Nabi Ibrahim memenuhi
percaya dengan mimpimu, permintaan terakhir
pikirkan masak-masak anaknya. Di atas sebuah
bila ingin menyembelih batu nabi Ibrahim
anakmu. Kau gila jika mulai menyembelih
melakukannya.” Begitulah Ismail, anaknya. Tiba-
iblis menggoyahkan tiba datanglah malaikat
keimanan nabi Ibrahim membawa seekor domba
dan Ismail. Lalu nabi untuk menggantikan
Ibrahim melempar iblis Ismail. Selamatlah Ismail.
dengan kerikil sebanyak Dengan penuh
tiga kali, “Pergilah kau syukur nabi Ibrahim dan
Iblis!” Ismail bersujud kepada
“Ikatlah kaki dan Allah. Atas perintah Allah
tanganku, lalu tutuplah mereka mengangkat
mataku ayah,” sungguh bebatuan, dan disusun
permintaan yang sangat bertumpuk-tumpuk
menyerupai kotak besar.
Bangunan itu kita kenal
dengan nama Ka’bah.
Kisah nabi Ibrahim dan
Ismail ini diabadikan di
dalam ibadah haji.

din/Desain Layout: Supriatna Kamil 4994

Copyright © All Rights Reserved/Penerbit: Puspa Swara

Nabi Ishak As. DILARANG MEMPERJUALBELIKAN SEMUA ATAU SEBAGIAN KONTEN YANG ADA DI DALAM EBOOK INI!
Pembawa Kabar Gembira

Setelah mengantar Beberapa saat
bunda Hajar ke tanah kemudian datanglah dua
tandus, nabi Ibrahim orang pemuda tampan.
pulang ke Palestina dengan Nabi Ibrahim menyuguhi
perasaan yang kelabu. mereka dengan daging
Hatinya sedih karena dan makanan yang lezat,
harus berpisah dengan tetapi mereka tidak mau
Ismail, putra yang telah memakannya. “Silakan
ia nantikan kelahirannya Anda makan hidangan dari
sekian lama. Tapi itu hanya kami, tidak perlu sungkan...”
sebagian tugasnya untuk bujuk nabi Ibrahim.
menjalankan petunjuk Allah. Namun kedua tamu itu
malah memandang nabi
Ibrahim dengan tatapan
yang aneh.
“Maaf siapa
gerangan Anda?” akhirnya
nabi Ibrahim memberanikan
diri menanyai mereka.

50
Penyusun: Nurul Ihsan/Illustrasi: Aep Saepud


Click to View FlipBook Version