The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Modul ini dibuat sebagai implementasi dari hasil penelitian jamur makroskopis di Hutan Lindung Gunung Raya Kabupaten Sambas. Dengan adanya e-modul ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan ajar untuk siswa kelas X SMA/MA khususnya pada materi jamur.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Elisa Agustini, 2022-08-12 10:41:03

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK KELAS X SMA/MA

E-Modul ini dibuat sebagai implementasi dari hasil penelitian jamur makroskopis di Hutan Lindung Gunung Raya Kabupaten Sambas. Dengan adanya e-modul ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan ajar untuk siswa kelas X SMA/MA khususnya pada materi jamur.

Keywords: e-modul jamur

21. Ischnoderma resinosum 22. Postia stiptica
Kingdom: Fungi Kingdom: Fungi
Filum : Basidiomycota Filum : Basidiomycota
Kelas : Agaricomycetes Kelas : Agaricomycetes
Ordo : Polyporales Ordo : Polyoprales
Famili : Fomitopsidaceae Famili : Fomitopsidaceae
Genus : Ischnoderma Genus : Postia
Spesies : Ischnoderma resinosum Spesies : Postia stiptica
Deskripsi: Deskripsi:
Jamur ini memiliki tubuh buah yang keras dan Indikator terbaik untuk mengidentifikasi jamur ini
padat. Bentuk tubuh buah pipih datar, permukaan yaitu bintik-bintik hitam yang terdapat pada tudung
tudung bertekstur sepert beludru, tepi tudung putihnya. Tudungnya berbentuk segitiga, dengan
halus, permukaan tudung bergaris konsentris permukaan tudung berwarna putih hingga abu-abu
membentuk zona berwarna coklat, cokelat muda kotor atau krem, kasar dan berbintil. Permukaan
hingga krem. Bagian bawah tudung berpori kecil tudung lembut, dengan tekstur menonjol. Bagian
berwarna putih. Terletak lateral sesil (tepi) pada bawah tudung memiliki pori berwarna putih hingga
substrat. Jamur ini ditemukan pada kayu krem dengan 4-6 pori per mm. Terletak lateral pada
lapuk/mati. jamur ini merupakan spesies serupa substrat. Jamur ini ditemukan pada kayu lapuk/mati.
dengan Ischnoderma benzoinum perbedaannya
jamur ini memiliki warna yang lebih cerah. 24. Ramaria stricta
23. Cheimonophyllum candidissimum Kingdom: Fungi
Kingdom: Fungi Filum : Basidiomycota
Filum : Basidiomycota Kelas : Agaricomycetes
Kelas : Agaricomycetes Ordo : Gomphales
Ordo : Agaricales Famili : Gomphacheae
Famili : Cyphellaceae Genus : Ramaria
Genus : Cheimonophyllum Spesies : Ramaria stricta
Spesies : Cheimonophyllum candidissimum Deskripsi:
Deskripsi: Jamur ini memiliki nama daerah kulat tandok rusa.
Jamur ini memiliki nama daerah kulat putih. Bentuk tubuh buah bercabang-cabang, ramping. Saat
Bentuk tudung cembung melebar, permukaan masih muda tubuh buah berwarna putih kecoklatan
berkerut, tepi tudung sedikit berlekuk, warna dan tidak keras, setelah tua tubuh buah berwarna
tudung putih bersih dan mudah rapuh. Bilah coklat muda hingga tua dengan tubuh buah sedikit
bercabang ke tepi, perlekatan bilah menempel, keras. Tangkai pendek equal (berukuran sama dari
tepi bilah bergelombang. Memiliki tangkai yang pangkal sampai ujung). Permukaan tangkai halus
sangat pendek bahkan tidak ada. Bentuk tangkai berwarna coklat tua. Jamur ini ditemukan ditanah.
equal (berukuran sama dari pangkal sampai
ujung), letak tangkai lateral, permukaan tangkai
halus, warna tangkai putih. Jamur ini ditemukan
pada kayu yang sudah mati/lapuk.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 47
UNTUK SMA/MA KELAS X

Mari Menguji Hipotesis

Setelah mempelajari materi di atas, selanjutnya kita akan menguji hipotesis yang
telah dirumuskan sebelumnya. Diskusikanlah bersama teman kelompokmu. Setiap
kelompok diharapkan telah membaca materi dan literatur lain untuk memperkaya
data yang diperlukan. Kemudian isilah LKPD dihalaman selanjutnya dengan data
yang telah dikumpulkan!

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Satuan pendidikan : SMA

Mata pelajaran : Biologi

Materi : Fungi (Jamur)

Kelas/semeter : X/Genap

Alokasi waktu : 30 Menit

Nama Kelompok: 1..........................

2.........................

3.........................

4.........................

A. Tujuan:

1. Menganalisis ciri-ciri jamur yang terdapat di lingkungan sekitar

2. Menentukan filum jamur yang terdapat di lingkungan sekitar

3. Menguraikan cara reproduksi jamur yang ditemukan

B. Petunjuk penggunaan LKPD:

1. Tulislah nama kelompok pada kolom yang tersedia

2. Bacalah hasil inventarisasi jamur di Hutan Lindung Gunung Raya Temajuk pada

tahap pengumpulan data

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 48
UNTUK SMA/MA KELAS X

C. Pertanyaan Diskusi

Pada tahap mengumpulkan data, kalian telah membaca Hasil Inventarisasi Jamur di

Hutan Lindung Gunung Raya Temajuk. Ambilah 4 jenis jamur Ascomycota dan 4 jenis

jamur Basidiomycota kemudian amatilah dengan cermat masing-masing jamur, lalu

identifikasilah beberapa hal berikut:

TABEL HASIL PENGAMATAN

No Gambar Jamur Filum Bentuk tubuh buah Warna Substrat

(Nama spesies) (ceklis salah satu)

1. Bola

Mangkuk

Payung

Kuping

Setengah lingkaran

Cembung

Pertanyaan diskusi:
1. Apa ciri umum dari masing-masing jamur?
2. Apa jenis substrat yang paling banyak ditumbuhi jamur?
3. Jamur apa saja yang termasuk dalam filum Ascomycota dan Basidiomycota?
4. Bagaimana cara reproduksi dari jamur dari masing-masing filum tersebut?
Kemudian tuliskan hasil diskusi dalam bentuk laporan tertulis pada kertas folio
bergaris yang berisi judul, tujuan, dasar teori, hasil pengamatan, pembahasan
(meliputi semua pertanyaan diskusi), serta kesimpulan.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 49
UNTUK SMA/MA KELAS X

Mari Merumuskan Kesimpulan

Buatlah kesimpulan dari kegiatan inkuiri yang telah kalian lakukan:
1.
2.
3.
4.
5.

RANGKUMAN

1. Ascomycota menghasilkan spora dalam bentuk askus (askokarp). Askokarp
tersebut ada yang berbentuk mangkuk, botol atau seperti balon.

2. Reproduksi seksual Ascomycota melalui konjugasi menghasilkan askosopra,
sedangkan secara aseksual pada ascomycota multiseluler melalui fragmentasi
miselum dan pembentukan konidia, pada Ascomycota uniseluler dengan
membentuk tunas.

3. Basidiomycota mempunyai tubuh buah yang disebut basidiokarp yang memiliki
bentuk bermacam-macam misalnya, payung, kuping dan setengah lingkaran.

4. Reproduksi aseksual pada Basidiomycota dilakukan dengan membentuk spora
vegetatif yaitu konidia. Reproduksi seksual dengan membentuk spora generatif
yaitu basidiospora.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 50
UNTUK SMA/MA KELAS X

Tes Formatif III

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang tepat, lalu tuliskan di buku latihan kalian!

Untuk menjawab pertanyaan nomor 1 dan 2, perhatikan ciri-ciri jamur di bawah ini:

1) Menghasilkan basidiospora sebagai hasil reproduksi seksualnya

2) Menghasilkan askospora sebagai hasil reproduksi seksualnya

3) Reproduksi aseksual dengan pembentukan tunas (blastophora)

4) Struktur tubuh ada yang uniseluler dan multiseluler

5) Struktur tubuh multiseluler

6) Tubuh buah berbentuk bola, botol dan mangkok atau cawan

7) Tubuh buah berbentuk payung, kuping, setengah lingkaran

8) Tubuh buah terdiri atas 4 bagian yaitu Tudung (pilleus) bilah (lamella), tangkai

tubuh buah (stipe) dan cawan (volva)

1. Ciri yang menunjukkan jamur Ascomycota adalah . . . .

a. 1, 4, 6, 8 d. 2, 3, 4, 6

b. 2, 3, 5, 7 e. 1, 5, 7, 8

c. 2, 3, 5, 6

2. Ciri yang menunjukkan jamur Basidiomycota adalah . . . .

a. 1, 4, 7, 8 d. 2, 3, 5, 7

b. 1, 5, 6, 8 e. 2, 4, 6, 8

c. 1, 5, 7, 8

3. Ciri-ciri suatu spesies jamur diantaranya sebagai berikut:

1) Merupakan jamur uniseluler

2) Perkembangbiakan seksualnya dengan cara konjugasi

3) Askusnya tidak memiliki askokarp

4) Mampu membuat adonan roti menjadi mengembang

Berdasarkan ciri-ciri di atas, jamur yang dimaksud dapat berkembang biak secara

aseksual dengan cara. . . .

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 51
UNTUK SMA/MA KELAS X

a. membentuk konidia

b. membentuk askospora

c. melakukan fragmentasi

d. membentuk blastophora

e. membentuk basidiospora

Untuk menjawab pertanyaan NO 4 dan 5, Perhatikan tabel di bawah ini:
No Nama Jamur
1. Daldina concentrica
2. Philipsia domingensis
3. Microporus xanthopus
4. Geastrum triplex
5. Cookeina tricholoma
6. Stereum ostrea

4. Jamur yang reproduksi seksualnya menghasilkan askospora ditunjukkan oleh

nomor . . . .

a. 1, 2, 4 d. 2, 5, 6

b. 1, 2, 5 e. 2, 4, 5

c. 1, 3, 6

5. Jamur yang reproduksi seksualnya menghasilkan basidiospora ditunjukkan oleh

nomor . . . .

a. 1, 2, 4 d. 2, 5, 6

b. 1, 2, 5 e. 2, 4, 5

c. 1, 3, 6

6. Perhatikan gambar dibawah di bawah ini!

3
Yang ditunjukkan oleh nomor 1, 2, dan 3 secara

berurutan adalah . . . .

a. hifa, konidiofor, konidia

b. hifa, sporangiofor, konidia

c. rhizoid, sporangiofor, sporangium
2 d. rhizoid, konidiofor, sporangium

e. hifa, konidia, konidiofor

1

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 52
UNTUK SMA/MA KELAS X

7. Jamur ini memiliki cara hidup . . . .
a. parasit
b. saprofit
c. ektomikoriza
d. endomikoriza
e. simbiosis parasitisme

8. Tipe askokarp jamur ini adalah . . . .
a. apotesium
b. kleistotesium
c. tanpa askokarp
d. triangle
e. peritesium
Untuk menjawab pertanyaan nomor 9 dan 10, perhatikan gambar di bawah ini!

A BC

9. Dalam sistem klasifikasi, jamur diatas termasuk kelompok . . . .

a. Zygomycota d. Deuteromycota

b. Ascomycota e. Chytridiomycota

c. Basidiomycota

10. Nama jamur yang ditunjukkan oleh gambar A, B, dan C secara berurutan adalah .

...

a. Marasmius siccus, Ganoderma applanatum, Stereum ostrea

b. Marasmius siccus, Ganoderma resinaceum, Stereum ostrea

c. Marasmius androsaceus, Amauroderma rugosum, Stereum rugosum

d. Marasmius haematocephalus, Ganoderma applanatum, Stereum rugosum

e. Marasmius haematocephalus, Ganoderma resinaceum, Stereum ostrea

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 53
UNTUK SMA/MA KELAS X

Kegiatan Belajar IV
PERANAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN

1. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan peserta didik dapat:

a. Memberi contoh peranan jamur yang menguntungkan dan peranan jamur
yang merugikan dalam kehidupan

2. Petunjuk Pelaksanaan Pembelajaran
a. Perbanyaklah menelusuri pustaka dan diskusikan dengan teman sekelompok
anda untuk memudahkan kalian dalam memecahkan permasalahan yang
diberikan dan untuk meningkatkan pemahaman terhadap konsep materi.
b. Tuliskan rumusan masalah dalam bentuk pertanyaan berdasarkan masalah
yang telah disajikan (merumuskan masalah)
c. Tulislah hipotesis dari rumusan masalah yang telah kalian buat
(merumuskan hipotesis).
d. Kumpulkan data yang diperlukan dengan menelusuri berbagai pustaka untuk
menyelesaikan permasalahan (menguji hipotesis)
e. Jawablah pertanyaan-pertanyaan diskusi yang disajikan berkenaan
permasalahan yang diselesaikan.
f. Buatlah kesimpulan berdasarkan permasalahan yang telah disajikan,
presentasikan di depan kelas bersama teman sekelompok kalian.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 54
UNTUK SMA/MA KELAS X

3. Uraian Materi

Orientasi:

Jamur memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Jamur turut serta
menciptakan keseimbangan lingkungan karena jamur dapat beradaptasi dengan baik
sebagai pengurai tumbuhan. Beberapa jenis jamur dapat dimanfaatkan menusia untuk
membuat produk makanan dan obat-obatan.
Gambar di bawah ini merupakan contoh peranan jamur yang menguntungkan dalam
proses pembuatan produk makanan.

Gambar: Tape ketan hitam

Tahukah kamu jamur apakah yang berperan dalam pembuatan produk tersebut?
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peranan jamur dalam kehidupan mari kita
lakukan kegiatan berikut. Buatlah kelompok yang beranggotakan 4-5 orang. Kemudian
lakukanlah kegiatan berikut:

Mari merumuskan masalah:

1. Apa jenis jamur yang berperan dalam pembuatan tape ketan hitam?
2. Apakah semua jamur memiliki peranan yang menguntungkan?

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 55
UNTUK SMA/MA KELAS X

Mari Berhipotesis:

Dari rumusan masalah yang telah dipaparkan, maka buatlah hipotesis yang akan
terjadi!
1. .....................................................................................................................................
2. .....................................................................................................................................

Mari Mengumpulkan Data:

A. PERANAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN

1. Peranan Jamur yang Menguntungkan

NO Manfaat Jenis atau nama Tempat hidup Fungsi jamur

jamur

1. Menjaga Semua jenis jamur Tanah, Pengurai sampah dan

keseimbangan saproba daratan, air bangkai, membantu

dan kelestarian tawar dan air tumbuhan untuk

ekosistem laut mendapatkan zat

anorganik

Mucor mucedo, Kotoran Pengurai kotoran

Pilobolus sp. hewan

Thricoderma sp. Kertas, sisa- Mempercepat penguraian

sisa kayu selulosa karena dapat

menghasilkan enzim

selulase

2. Sumber bahan Auricularia auricula- Kayu lapuk Untuk dimakan

makanan judae (jamur kuping)

Volvariella volvacea Kayu lapuk Untuk dimakan
(jamur merang) Kayu lapuk Untuk dimakan
Pleurotus ostreatus
(jamur tiram)

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 56
UNTUK SMA/MA KELAS X

Cookeina tricholoma Kayu lapuk Untuk dimakan

Cookeina culcipes Kayu lapuk Untuk dimakan

Hydnum repandum tanah Untuk dimakan

3. Membuat jenis Rhizopus oryzae, Bahan baku Untuk membuat tempe

makanan dan Rhizopus oligosporus kedelai

minuman baru

Saccharomyces Buah-buahan Minuman anggur
ellipsoideus
Saccharomyces tuac Nira Minuman tuak
Mucor racemosus, Bahan baku Untuk membuat tofu
Actinomucor elegans kedelai fermentasi

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 57
UNTUK SMA/MA KELAS X

Saccharomyces Bahan baku Untuk pembuatan roti,
cerevisiae gandum

Aspergillus wentii Fermentasi Membut kecap dan tauco
Kedelai

Aspergillus oryzae Fermentasi Minuman sake
Beras Pembutan tape
Saccharomyces Bahan baku
cerevisiae singkong

Penicillium Susu Membuat keju
roqueforti,
Penicillium Bahan baku Susu kedelai
camemberti kedelai
Mucor hiemalis

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 58
UNTUK SMA/MA KELAS X

4. Obat-obatan, Penicillium notatum, Tumbuh pada Membuat antibiotik
antibiotik, Penicillium roti, kentang, penisillin
chrysogenum kacang dan
bahan Digunakan untuk
Ganoderma makanan yang membuat kertas dan
applanatum membusuk pengusir nyamuk (Roberts
Kayu lapuk & Evans, 2013, h.386).
Anti tumor dan anti
bakteri (Hapuarachchi
dkk, 2017, h.1654)

Amauroderma Kayu lapuk memiliki aktivitas
rugosum antioksidan dan
antiinflamasi (Chan, dkk,
2013, h.8)

Ganoderma Kayu lapuk Sebagai anti kanker dan
resinaceum anti bakteri
(Hapuarachchi, dkk,
2017, h.1672)

Beauveria bassiana Pengendali hama alami
Metarrhisium Mengendalikan kumbang
anisopliae kolorado

2. Peranan Jamur yang Merugikan

NnCNO Nama Jamur Tempat hidup Kerugian atau penyakit yang ditimbulkan
1.
Blastomyces Tubuh manusia Penyebab blastomikosis (infeksi kulit, hati
2.
brasiliensis dan paru-paru)

Rhizopus Buah tomat Menyebabkan pembusukan

nigricans

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 59
UNTUK SMA/MA KELAS X

3. Malassezia Kulit manusia Penyakit tinea versicolor (panu) pada kulit
furfur

4. Tricophyton Rambut kepala Penyakit tinea kapitis yang menyebabkan

tonsurans gatal, ketombe dan rambut mudah patah

5. Rhizopus Roti Menyebabkan roti basi dan membusuk

stolonifer

6. Ustilago maydis Tanaman jagung Penyakit pada tanaman jagung

7. Microsporum sp. Kulit dan rambut Rambut tampak mengalami fluoresensi

manusia hijau muda

8. Puccinia Tanaman Jamur karat pada tanaman padi, jagung,
graminis pertanian tebu dan gandum

9. Aspergillus Tumbuhan busuk, Penyakit saluran pernapasan dan paru-paru
fumigatus tubuh manusia

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 60
UNTUK SMA/MA KELAS X

10. Epidermophyton Tubuh manusia Menginfeksi kulit dan kuku
floccosum

11. Puccinia Tanaman kacang Penyakit karat pada daun tanaman kacang
arachidis

12. Exobasidium Tanaman teh Parasit pada tanaman teh
vexans

13. Corticum Buah-buahan dan Parasit pada batang pohon buah-buahan dan
salmonella
karet karet

14. Helmithosporium Tanaman budidaya Parasit pada daun dan buah tanaman

oryzae budidaya

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 61
UNTUK SMA/MA KELAS X

Mari Menguji Hipotesis:

Setelah mengumpulkan data yang diperlukan, selanjutnya kita akan menguji hipotesis
yang telah dirumuskan sebelumnya. Diskusikanlah bersama teman kelompokmu.
Setiap kelompok diharapkan telah membaca materi dan literatur lain untuk
memperkaya data yang diperlukan. Kemudian isilah LKPD dihalaman selanjutnya
dengan data yang telah dikumpulkan

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 62
UNTUK SMA/MA KELAS X

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Satuan pendidikan : SMA

Mata pelajaran : Biologi

Materi : Fungi (Jamur)

Kelas/semeter : X/Genap

Alokasi waktu : 25 Menit

Nama Kelompok: 1..........................

2.........................

3.........................

4.........................

A. Tujuan:

1. Menunjukan peranan jamur yang menguntungkan maupun merugikan dalam

kehidupan.

B. Petunjuk penggunaan LKPD:

1. Tulislah nama kelompok pada kolom yang tersedia

2. Bacalah artikel dan sumber pendukung lainnya yang membahas mengenai

peranan jamur dalam kehidupan.

3. Lalu diskusikanlah bersama anggota kelompok masing-masing pertanyaan di

bawah ini.

C. Tugas Diskusi

Amati dan teliti beberapa gambar di bawah ini!

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 63
UNTUK SMA/MA KELAS X

Gambar A: produk-produk makanan

Gambar B: Jamur pada kayu lapuk, roti yang ditumbuhi jamur dan jamur pada
tanaman jagung
Berdasarkan gambar yang telah kalian amati, diskusikanlah beberapa pertanyaan di
bawah ini!
1. Produk makanan apa saja yang ditunjukkan pada gambar A? Jamur apa yang

berperan dalam pembuatan produk tersebut?
Jawab:.......................................................................................................................
2. Apa yang akan terjadi pada kayu lapuk yang ditumbuhi jamur?
Jawab:.......................................................................................................................
3. Mengapa roti yang dibiarkan di udara terbuka dalam waktu yang lama dapat
ditumbuhi jamur? Jamur apa yang tumbuh pada roti tersebut?
Jawab:.......................................................................................................................
4. Apa dampak bagi tanaman jagung yang ditumbuhi jamur pada gambar tersebut?
Apa jenis jamur yang tumbuh pada jagung tersebut?
Jawab:.......................................................................................................................

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 64
UNTUK SMA/MA KELAS X

MARI MERUMUSKAN KESIMPULAN:

Buatlah kesimpulan dari kegiatan inkuiri yang telah kalian lakukan:
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

RANGKUMAN:

Jamur berperan penting di lingkungan sebagai dekomposer. Jamur memiliki peranan
yang menguntungkan dalam pemembuatan berbagai macam produk makanan,
minumam dan pembuatan obat-obatan. Selain itu ada beberapa jamur bersifat parasit
yang dapat merugikan.

TES FORMATIF IV

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang tepat, lalu tuliskan di buku latihan kalian!
1. Jamur berperan sebagai dekomposer, maksud dari dekomposer adalah. . . .

a. Menghasilkan zat fermentasi
b. Menyebabkan pembusukan
c. Pengurai zat organik
d. Penghasil enzim penjernih minuman anggur
e. Bahan pembuatan obat
2. Dibawah ini yang termasuk jamur yang berperan sebagai dekomposer adalah . . . .
a. Pilobolus crystallinus
b. Rhizopus oryzae
c. Rhizopus stolonifer
d. Penicillium notatum
e. Aspergillus wentii

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 65
UNTUK SMA/MA KELAS X

3. Jenis jamur yang sesuai dengan fungsinya adalah . . . .

Jenis jamur Fungsi

a. Penicillium notatum meningkatkan kualitas keju

b. Aspergillus falvus pembuatan kecap

c. Pleurotus ostreatus bahan makanan

d. Saccharomyces pembuatan minuman

cerevisiae berakohol

e. Ganoderma Pewarna

resinaceum

4.
Jamur yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan produk di atas adalah . . . .
a. Aspergillus niger
b. Aspergillus wentii
c. Penicillium notatum
d. Penicillium chrysogenum
e. Penicillium roqueforti

5. Saccharomyces cerevisiae dimanfaatkan karena memiliki kemampuan untuk . . . .
a. memecah protein
b. menguraikan zat organik
c. menghasilkan antibiotik
d. mengubah gula menjadi alkohol
e. menghasilkan aflatoksin

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 66
UNTUK SMA/MA KELAS X

6. Kelompok jamur berikut yang menguntungkan bagi manusia adalah . . . .
a. Rhizopus oligosporus, Aspergillus oryzae, dan Auricularia auricula-judae
b. Rhizopus stolonifer, Aspergillus flavus, dan Volvariella volvacea
c. Rhizopus oryzae, Helminthosporium oryzae, dan Ustilago scitaminae
d. Auricularia auricula-judae, Volvariella volvacea, dan Malassezia furfur
e. Rhizopus oryzae, Penicillium notatum, dan Corticium salmonella

7. Di bawah ini jamur yang dapat dikonsumsi adalah . . . .
a. d.

b. e.

c.

8. Perhatikan beberapa spesies jamur berikut:

1) Cookeina tricholoma

2) Crinipellis campanella

3) Daedalea quercina

4) Auricularia auricula-judae

5) Morchella esculenta

Jamur yang memiliki tubuh buah dan dapat dimakan adalah . . . .

a. 1), 2) dan 3) d. 2), 4) dan 5)

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 67
UNTUK SMA/MA KELAS X

b. 1), 3) dan 5) e. 3), 4) dan 5)

c. 1), 4) dan 5)

9. Jamur Malassezia furfur merupakan jamur yang menyebabkan . . . .

a. infeksi pada mata

b. infeksi pada kuku

c. infeksi saluran pernafasan

d. panu pada kulit

e. tumit pecah-pecah

10. Perhatikan gambar di bawah ini!

Roti yang berjamur hendaknya dibuang karena mengandung toksin, jamur yang
tumbuh pada roti tersebut adalah. . . .
a. Rhizopus oryzae
b. Rhizopus stolonifer
c. Penicillium notatum
d. Aspergillus fumigatus
e. Aspergillus oryzae

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 68
UNTUK SMA/MA KELAS X

BAB III
EVALUASI
A. Tujuan Evaluasi
Setelah anda mempelajari keseluruhan materi di dalam e-modul ini, selanjutnya
anda dapat mengerjakan beberapa soal evaluasi di bawah ini. Adapun tujuan
dilakukan evaluasi ini yaitu:
1. Sebagai alat ukur untuk mengetahui tingkat pemahaman anda terhadap materi
yang disajikan di dalam e-modul ini.
2. Sebagai dasar pertimbangan untuk melanjutkan materi ke e-modul selanjutnya.
Kegiatan evaluasi ini disajikan dalam bentuk ujian tertulis dalam bentuk instrumen
pilihan ganda berjumlah 30 soal. Setiap jawaban yang benar mendapat skor 1, total
skor 30. Kemudian gunakan rumus di bawah ini:
Rumus:

= ℎ × 100%

Arti tingkat penguasaan yang anda capai sebagai berikut:

 90%-100%= Baik sekali
 80%-89% = Baik
 70%-79% = Cukup
 <70% = Kurang
B. Materi Evaluasi

Materi yang akan dievaluasi pada e-modul ini keseluruhan materi jamur untuk
kelas X SMA/MA yang meliputi ciri-ciri kelompok jamur dalam hal morfologi, cara
memperoleh nutrisi, habiat dan reproduksi. Pengelompokan jamur berdasarkan ciri-
ciri dan cara reproduksinya. Serta peranan jamur dalam kehidupan

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 69
UNTUK SMA/MA KELAS X

SOAL EVALUASI

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Dahulu jamur dimasukkan kedalam dunia tumbuhan. Pengelompokan ini dilakukan

karena jamur dan tumbuhan memiliki persamaan ciri dalam hal-hal berikut, kecuali

....

a. bersifat eukariotik d. memiliki membran sel

b. memiliki dinding sel e. memperoleh makanan secara autotrof

c. hanya dapat bergerak pasif

2. Jamur memperoleh makanannya dari zat organik. Oleh sebab itu, jamur disebut

organisme . . . .

a. autotrof d. aerob

b. heterotrof e. anaerob

c. fototrof

3. Dinding sel jamur sebagian besar tersusun atas . . . .

a. lipid d. ion organik

b. polifosfat e. kitin

c. glukan

4. Berikut ini yang bukan termasuk ciri-ciri jamur adalah . . . .

a. organisme eukariotik d. bersifat heterotrof

b. memiliki klorofil e. ada yang memiliki zat warna

c. memiliki dinding sel

5. Haustorium pada jamur berfungsi sebagai . . . .

a. alat reprouksi vegetatif d. penghasil spora

b. alat reproduksi generatif e. alat pernafasan

c. penyerap nutrisi dari tubuh inang

6. Spora aseksual pada jamur jika jatuh ke lingkungan yang sesuai akan tumbuh

menjadi . . . .

a. hifa d. spora aseksual

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 70
UNTUK SMA/MA KELAS X

b. zigot e. spora seksual

c. gamet

7. Jika diperhatikan, jamur hidup di hutan yang lebat. Hal ini disebabkan jamur . . . .

a. memerlukan sedikit sinar

b. tidak membuat makanan sendiri

c. memerlukan tempat yang lembab

d. tidak memerlukan banyak air

e. hidup di tempat yang kering

8. Berikut yang tidak termasuk spora aseksual jamur adalah . . . .

a. konidiospra d. klamidospora

b. sporangiospora e. askospora

c. artrospora

9. Divisi jamur yang reproduksi seksualnya menghasilkan zigosopra adalah . . . .

a. Oomycota d. Basidiomycota

b. Zygomycota e. Deuteromycota

c. Ascomycota

10. Devisi jamur yang memiliki ciri khas membentuk askus adalah . . . .

a. Zyomycota d. Basidiomycota

b. Deuteromycota e. lichenes

c. Ascomycota

11. Berikut adalah ciri-ciri jamur.

1. hifa tak bersekat

2. hifa bersekat

3. Struktur tubuh uniseluler dan multiseluler

4. menghasilkan askospora

5. membentuk basidiokarpus

6. Tubuh buah berbentuk payung

Yang merupakan ciri-ciri Ascomycota, yaitu nomor . . . .

a. 1, 2, 3 d. 4, 5, 6

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 71
UNTUK SMA/MA KELAS X

b. 2, 3, 4 e. 1, 4, 5

c. 3, 4, 6

12. Perhatikan gambar di bawah ini!

12 34

Berdasarkan ciri morfologinya, jamur yang termasuk dalam kelompok Ascomycota

ditunjukkan oleh nomor . . . .

a. 1 dan 2 d. 1 dan 4

b. 1 dan 3 e. 2 dan 4

c. 2 dan 3

13. Nama spesies dari jamur di bawah ini adalah . . . .

a. Phillipsia domingensis d. Mycena galopus

b. Cookeina tricholoma e. Daldinia concentrica

c. Mycena acicula

14. Pada reproduksi seksual Ascomycota multiseluler, pembelahan inti pada askus

secara meiosis menghasilkan . . . .

a. 2 askospora (n) d. 8 askospora (n)

b. 4 askospora (n) e. 8 askospora (2n)

c. 6 askospora (n)

15. Reproduksi aseksual Ascomycota multiseluler dilakukan dengan . . . .

a. fragmentasi dan pembentukan tunas

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 72
UNTUK SMA/MA KELAS X

b. pembentukan tunas (blastophora)

c. konjugasi

d. spora vegetatif

e. fragmentasi dan pembentukan konidia

16. Berikut ciri morfologi dari suatu spesies jamur:

Memiliki tudung berbentuk cawan/mangkok, permukaan tudung halus, memiliki

tangkai pendek yang terletak ditengah, permukaan tudung halus berwarna merah

atau mauve, tumbuh pada ranting/kayu yang sudah mati.

Berdasarkan ciri-ciri morfologinya nama spesies dari jamur ini adalah . . . .

a. Ganoderma applanatum

b. Mycena acicula

c. Phillipsia domingensis

d. Pcynoporus sanguineus

e. Trametes elegans

17. Berikut ciri suatu filum jamur!

1) Tubuh terdiri atas hifa tak bersekat

2) Tidak memiliki tubuh buah

3) Berukuran mikroskopis

4) Menghasilkan zygospora sebagai hasil reproduksi seksual

5) Reproduksi aseksual dengan pembentukan sporangiospora

Ciri jamur diatas merupakan jamur divisi . . . .

a. Oomycota d. Basidiomycota

b. Zygomycota e. Deuteromycota

c. Ascomycota

18. Berikut yang merupakan jamur Zygomycota adalah . . . .

a. Saccharomyces cereviciae

b. Penicillium notatum

c. Aspergillus wentii

d. Rhizopus stolonifer

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 73
UNTUK SMA/MA KELAS X

e. Malassezia furfur
19. Perhatikan gambar di bawah ini!

Jamur diatas termasuk dalam filum. . . .

a. Ascomycota d. Zygomycota

b. Basidiomycota e. Oomycota

c. Deuteromycota

20. Kelompok jamur yang miselliumnya tidak memiliki sekat adalah . . . .

a. Oomycota d. Deuteromycota

b. Ascomycota e. Zygomycota

c. Basidiomycota

21. Seorang siswa mengamati ciri-ciri spesies jamur Basidiomycota sebagai berikut:

1) Tubuh buah keras berbentuk setengah lingkaran

2) Permukaan tudung halus berwarna coklat kemerahan

3) Tepi tudung berlekuk

4) Bagian bawah tudung berpori halus berwarna putih

5) Ditemukan pada kayu lapuk/mati

Nama jamur yang dimaksud adalah . . . .

a. Ganoderma resinaceum

b. Earliela scabrosa

c. Mycena galopus

d. Postia stiptica

e. Polyporus varius

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 74
UNTUK SMA/MA KELAS X

22. Perhatikan gambar dibawah ini!

?

Bagian yang ditunjuk oleh anak panah adalah . . . .

a. Tudung (pileus) d. Cincin (volva)

b. Lamela (gills) e. Miselium

c. Tangkai (stipe)

23. Pada daur hidup basidiomycota, nukleus diploid membelah secara meiosis

menghasilkan . . . .

a. 2 basidiospora (n) d. 4 askospora (n)

b. 2 askospora (n) e. 8 basidiospora (n)

c. 4 basidiospora (n)

24. Jenis jamur yang sesuai dengan spora seksualnya adalah . . . .

a. Basidiospora

Askospora
b.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 75
UNTUK SMA/MA KELAS X

Askospora
c.

Askospora
d.

Basidiospora
e.

25. Perhatikan ciri-ciri jamur berikut!

1) Memiliki hifa asenositik

2) Perkembangbiakan seksualnya menggunakan askospora

3) Tidak memiliki tubuh buah

4) Dinding selnya dari zat kitin

5) Perkembangbiakan seksualnya melalui fragmentasi

Ciri jamur yang mengakibatkan penyakit panu ditunjukkan oleh nomor . . . .

a. 1), 2) dan 3) d. 2), 3) dan 5)

b. 1), 3) dan 4) e. 3), 4) dan 5)

c. 2), 3) dan 4)

26. Kelompok jamur Deuteromycota disebut jamur tidak sempurna karena . . . .

a. Cara reproduksi aseksual dan seksualnya belum diketahui

b. Cara reproduksi aseksual belum diketahui

c. Cara reproduksi seksual belum diketahui

d. Cara reproduksi aseksualnya hanya membentuk kuncup

e. Cara reproduksi aseksualnya hanya dengan fragmentasi

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 76
UNTUK SMA/MA KELAS X

27. Berikut yang merupakan jamur yang merugikan karena jamur ini dapat

menghasilkan aflatoksin adalah . . . .

a. Aspergillus flavus d. Ganoderma sp.

b. Penicillium notatum e. Usnea dasypoga

c. Rhizopus oligasporus

28. Jenis jamur yang sesuai dengan fungsinya dalam tabel berikut adalah adalah . . . .

Nama Jamur Manfaat
a. Saccharomyces elipsoideus Untuk membuat tempe
b. Aspergillus wentii Membuat kecap dan tauco
c. Penicillium notatum Meningkatkan kualitas keju
d. Trichoderma resei Menghasilkan enizim selulase
e. Neurospora crasssa Pembuatan oncom hitam

29. Jamur dapat melakukan simbiosis mutualistik dengan akar tanaman. Berikut ini
yang bukan termasuk peranan jamur dalam interaksi tersebut adalah. . . .
a. menghasilkan hormon pertumbuhan
b. melindungi tumbuhan dari infeksi
c. membantu penyerapan zat organik
d. membantu penyerapan air
e. menyediakan zat anorgnik tertentu

30. Pembuatan produk disamping memerlukan
ragi. Yang dimaksud dengan ragi adalah . . . .
a. hifa dari Saccharomyces cereviceae
b. spora dari Saccharomyces cereviceae
c. sisa tape yang sudah dikeringkan
d. tubuh buah dari Saccharomyces cereviceae
e. basidum dari Saccharomyces cereviceae

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 77
UNTUK SMA/MA KELAS X

BAB IV

PENUTUP
A. Tindak Lanjut

Bagi anda yang sudah dapat menjawab soal evaluasi mencapai 80% dengan
benar atau lebih, maka anda dapat melanjutkan ke BAB materi selanjutnya.
Adapun bagi yang belum dapat menjawab 80% dengan benar, anda dapat
mempelajari ulang materi dengan cermat, berdiskusi dengan teman maupun
Bapak/Ibu guru.
B. Harapan

E-Modul ini merupakan salah satu bahan ajar yang dapat digunakan oleh
guru pada materi Fungi. Modul ini berisi informasi yang dapat melengkapi
pengetahuan anda tentang ciri-ciri kelompok jamur dalam hal morfologi, cara
memperoleh nutrisi, habiat dan reproduksi. Pengelompokan jamur berdasarkan
ciri-ciri dan cara reproduksinya. Serta peranan jamur dalam kehidupan. Namun
harus dimengerti bahwa e-modul ini bukan merupakan satu-satunya rujukan
yang dapat digunakan dalam mempelajari materi Fungi. Untuk melengkapi
pengetahuan anda, disarankan untuk membaca buku teks biologi kelas X
SMA/MA, buku-buku lain yang berkenaan dengan materi. Semoga e-modul ini
dapat menyajikan materi pelajaran yang menarik dan menumbukan minat anda
untuk belajar.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 78
UNTUK SMA/MA KELAS X

GLOSARIUM

Apotesium : Askus dengan askokarp berbentuk bola

Arthospora : Spora aseksual yang terbentuk dengan benang-benang hifa

Asepta : tanpa sekat antar sel

Askokarp : tubuh buah yang berisi askus

Askospora : Spora seksual yang dihasilkan oleh Ascomycota yang dibentuk
di dalam askus

Askus : Struktur seperti kantung yang mengandung spora

Basidiospora : Spora seksual basidiomycota bersel satu yang dibentuk dalam
basidum.

Basidiokarp : Tubuh buah jamur Basidiomycota

Basidium : Sel penghasil spora pada Basidiomycota

Bilah : Bagian bawah tudung yang berbentuk seperti helian-helaian.

Blasthopora : Spora aseksual pada jamur dengan membentuk tunas

Eukariotik : Sel yang memiliki membran inti

Gametangium : Cabang hifa yang terbentuk oleh penyatuan hifa + dan hifa -

Haustorium : Hifa yang bagian ujungya termodifikasi menjadi ujung hifa penyerap
makanan

Heterotrof : Mendapatkan makanan dari senyawa organik.

Hifa : Benang-benang halus penyusun jamur.

Hifa senositik : Hifa yang tidak memiliki sekat

Kariogami : Penyatuan inti sel

Kleistosium : Askus dengan askokarp berbentuk bola.

Konidia : atau konidisopora adalah spora aseksual yang terbentuk di ujung
konidiofor

Konidiofor : Hifa reproduktif yang berfungsi menghasilkan konidiospora

Miselium : Hifa yang bercabang-cabang membentuk anyaman.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 79
UNTUK SMA/MA KELAS X

Peristesium : Askus dengan askokarp berbentuk bola berleher dan mempunyai
ostiolum (lubang untuk melepaskan askospora)

Plasmogami : Penyatuan plasma sel

Rhizoid : Hifa yang melekat dan menembus substrat untuk menyerap makanan

Septa : Sekat antar sel pada hifa.

Shingami : Penyatuan sel dari dua individu

Sporangiofor : Hifa yang berdiri tegak menyerupai batang pada ujungnya terbentuk
sporangium

Sporangium : Tempat pembentukan spora aseksual

Sterigma : Tangkai yang menyokong konidium

Stolon : Hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 80
UNTUK SMA/MA KELAS X

DAFTAR PUSTAKA

Campbell, N.A & Reece, J.B. (2008). Biologi Edisi 8, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Chan, et al. (2013). Amauroderma rugosum (Blume & T. Nees) Torrend: Nutritional
Composition and Antioxidant and Potential Anti-Inflammatory Properties.
Evidance-Based Complementary and Alternative Medicie, 1-10. doi:
10.1155/2013/304713

Dolatabadi, S. et al. (2013). Diversity and Delimitation of Rhizopus microsporus.
Fungal Diversiry. doi: 10.1007/s13225-013-0229-6

Fuhrer, B. (2011). A Field Guide to Australian Fungi. Melbourne: Blooming Books.

Gunawan, A.W. (2008). Usaha Pembibitan Jamur. Jakarta: Swadaya.

Hapuarachchi, et al. (2017). Mycosphere Essays 20: Therepeutic Potential of
Ganoderma Spesies Insight into its use as Traditional Medicine. Mycosphere,
8(10), 1635-1694. doi:10.543/mycosphere/8/10//5

Hasanuddin. (2014). Jenis Jamur Kayu Makroskopis Sebagai Media Pembelajaran
(Studi di TNGL Blangjerango Kabupaten Gayo Lues). Biotik. 2(1), 1-76.
Diunduh di: https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/biotik/article.

Irnaningtyas. (2014). Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Læsøe, T. (2013). Mushrooms (How to Identify and Gather Wild Mushrooms and
Other Fungi). New York: DK Publishing.

Miarsyah, M., dkk. (2017). Biologi untuk SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Roberts, P., & Evans, S. (2013). The Book of Fungi. United Kingdom: Ivy Press.

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 81
UNTUK SMA/MA KELAS X

KUNCI JAWABAN
LKPD

LKPD KEGIATAN BELAJAR I:

1. Jamur tidak memiliki zat hijau daun (klorofil) sehingga tidak dapat membuat
makanannya sendiri. Dinding sel jamur tersusun atas kitin berbeda dengan
dinding sel tumbuhan.

2. Secara morofologi gambar A B dan C memiliki perbedaan yaitu, gambar A
merupakan jamur makroskopis, berukuran besar dan dapat dilihat dengan mata.
Berbentuk setengah lingkaran. Sedangkan gambar B merupakan jamur
mikroskopis, struktur tubuhnya hanya dapat dilihat dengan mikroskop dapat
dilihat bahwa strukturnya seperti benang. Gambar C adalah gambar tanaman
mangga yang mana memiliki tubuh yang lengkap mulai dari akar, batang, daun
dan bunga.

3. Jamur memperoleh nutrisi dengan cara menyerap zat organik dari tempat
hidupnya. Nutrisi yang berupa zat organik kompleks akan diuraikan secara
ekstraseluler (diluar sel tubuh) menjadi zat organik yang lebih sederhana dengan
bantuan enzim hidrolitik. Berdasarkan cara memperoleh nutrisinya jamur ada
yang bersifat saprofit, parasit, dan mutualistik

4. Jamur tumbuh dengan baik pada tempat lembab. Misalnya pada kayu lapuk di
hutan atau di pekarangan rumah , pada tumpukan kertas yang lembab, pada roti
yang dibiarkan diudara terbuka, maupun di tanah.

5. Berbeda, reproduksi aseksual pada jamur terjadi dengan pembentukan kuncup
atau tunas pada jamur uniseluler, serta pemutusan hifa (fragmentasi miselium)
dan pembentukan spora aseksual pada jamur multiseluler. Spora aseksual dapat
berupa sporangiospora dan konidiospora yang bersifat haploid (n)
Reproduksi jamur secara seksual dilakukan oleh spora seksual. Spora seksual
dihasilkan secara singami (penyatuan sel atau hifa yang berbeda jenis) yang
terdiri dari dua tahap yaitu plasmogami (penyatuan plasma sel) dan tahap
kariogami (penyatuan inti sel).

LKPD KEGIATAN BELAJAR II:

1. Jamur pada tempe: Rhizopus oryzae
Jamur pada roti basi: Rhizopus stolonifer
Jamur penyebab panu: Malassezia furfur

2. Rhizopus oryzae dan Rhizopus stolonifer merupakan jamur Zygomycota.
Malassezia furfur merupakan jamur dari filum Deuteromycota.

3. Rhizopus oryzae dan Rhizopus stolonifer: memiliki ciri yang sama karena dari
genus yang sama yaitu berukuran mikroskopis, tersusun atas hifa yang tak
bersekat (senositik) dan memiliki banyak inti sel. Terdapat 3 tipe hifa yaitu
stolon, rhizoid dan sporangiofor. Merupakan jamur saproba.
Malassezia furfur: tidak memiliki tubuh buah dan berbentuk mikroskopis. Hidup
sebagai parasit pada tubuh manusia

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 82
UNTUK SMA/MA KELAS X

4. - Cara reproduksi Rhizopus oryzae dan Rhizopus stolonifer: secara aseksual
dengan melalui fragmentasi spora vegetatif yang dihasilkan oleh sporangium.
Secara seksual dilakukan dengan penyatuan dua jenis hifa yang berbeda yang
akan menghasilkan zigospora.
- Cara reproduksi Malassezia furfur: Reproduksi aseksual jamur ini dengan cara
menghasilkan konidia, membentuk tunas (blastophora) dan membentuk spora
dengan benang hifa (arthospora). Sedangkan cara reproduksi seksualnya belum
diketahui.

LKPD KEGIATAN BELAJAR III:

1. - Ciri jamur Ascomycota adalah: Ascomycota memiliki hifa bersekat dan berinti
banyak. Struktur tubuh Ascomycota ada yang uniseluler dan multiseluler. Pada
Ascomycota multiseluler membentuk badan buah yang disebut askokarp.
Bentuk askokarp antara lain seperti bola, mangkok atau cawan. Ascomycota
menghasilkan askospora dalam askus sebagai hasil reproduksi seksualnya.
- Ciri Jamur Basidiomycota adalah: struktur tubuh bersel banyak (multiseluler)
dengan hifa bersekat. Memilik tubuh buah (basidikarp) dengan bentuk
bermacam-macam misalnya payung, kuping atau setengah lingkaran. Tubuh
buah Basidiomycota terdiri atas 4 bagian yaitu Tudung (pilleus) bilah (lamella),
tangkai tubuh buah (stipe) dan cawan (volva). Menghasilkan basidiospora
sebagai hasil reproduksi seksual.

2. Kayu lapuk
3. Filum Ascomycota: Cookeina tricholoma, Cookeina speciosa, Daldina

concentrica, Philipsia domingensis
Filum Basidiomycota: Filoboletus manipularis, Stereum ostrea, Auricularia
auricula-judae, Hydnum Repandum, Ganoderma resinaceum
4. Reproduksi jamur Ascomyocta:
- Secara aseksual: Ascomycota uniseluler dengan cara pembentukan tunas
(blasthopora) sedangkan Ascomycota multiseluler dengan cara fragmentasi
miselium dan pembentukan konidiospora pada konidiofor (tangkai konidia)
- Secara seksual: Pada Ascomycota uniseluler reproduksi seksual dilakukan
dengan konjugasi/penyatuan dua sel haploid (n) yang menghasilkan zigot
diploid (2n). Pada Acomycota multiseluler dengan cara singami yang dimulai
dari: Askospora tumbuh menjadi hifa, kemudian bercabang membentuk
miselium. Ujung miselium berubah fungsi menjadi askogonium (alat reproduksi
betina) dan anteridium (alat reproduksi jantan) yang berpasangan. Kemudian
terjadi plasmogami dan kariogami melalui trikogin. Sehingga terbentuk nukleus
diploid (2n) atau zigot. Nukleus diploid mengalami meiosis menghasilkan 4
nukleus haploid (n) yang akan mengalami mitosis dan menghasilkan 8 nukleus.
Di sekitar nukelus terbentuk dinding sel dan terbentuk askospora yang haploid
(n) yang akan tumbuh menjadi hifa baru yang haploid (n).
Reproduksi jamur Basidiomycota:

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 83
UNTUK SMA/MA KELAS X

- Secara aseksual: Reproduksi aseksual terjadi dengan membentuk konidiospora
(spora konidia)
- Secara seksual: dengan cara singami melalui basidiospora:Hifa (+) dan hifa (-
) mendekat dan terjadi plasmogami, sehingga terbentuk hifa dengan 2 inti
haploid (n). Hifa tersebut tumbuh menjadi miselium sekunder dan ujung
miselium tersebut berkembang menjadi basidium. Kemudian terjadi kariogami
atau penyatuan 2 inti haploid menjadi dipolid (2n). Setelah itu terbentuk 4
tonjolan pada ujung basidium yang disebut sterigma. Inti diploid (2n) membelah
secara meiosis menjadi 4 inti haploid dan bergerak menuju sterigma membentuk
basidiospora. Basidiospora jatuh pada tempat yang sesuai akan tumbuh menjadi
hifa baru (n).

LKPD KEGIATAN BELAJAR IV:

1. Tempe, roti, keju dan jamur tiram goreng.
Jamur pada tempe: Rhizopus oryzae
Jamur pada roti: Saccharomyces cerevisiae
Jamur pada keju: Penicillium roqueforti
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus)

2. Lama kelamaan kayu akan mengalami kerapuhan dan terurai dengan sempurna
3. Hal tersebut dikarenakan di udara terkandung spora-spora jamur roti. Ketika roti

dibiarkan di tempat terbuka maka spora akan jatuh dan berkembang karena roti
merupakan substrat yang tepat bagi jamur roti. Jamur yang biasanya menempel
adalah Rhizopus stolonifer
4. Buah jagung yang ditumbuh jamur akan menyebabkan jagung rusak sehingga
tidak dapat dikonsumsi hal ini dapat merugikan petani jagung karena dapat
membuat petani gagal panen. Jamur pada tanaman jagung ini adalah Ustilago
maydis

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 84
UNTUK SMA/MA KELAS X

KUNCI JAWABAN
TES FORMATIF

TES TES TES TES
FORMATIF I FORMATIF II FORMATIF III FORMATIF IV

1. E 1. D 1. D 1. C
2. B 2. D 2. C 2. A
3. C 3. B 3. D 3. C
4. E 4. B 4. B 4. E
5. E 5. E 5. C 5. D
6. D 6. A 6. A 6. C
7. B 7. D 7. B 7. B
8. D 8. B 8. B 8. C
9. B 9. C 9. C 9. D
10. E 10. E 10. E 10. B

1. E EVALUASI 21. A
2. B 11. B 22. B
3. E 12. D 23. C
4. B 13. B 24. B
5. C 14. D 25. B
6. A 15. E 26. C
7. C 16. C 27. A
8. E 17. B 28. B
9. B 18. D 29. A
10. C 19. B 30. A
20. E

E-MODUL JAMUR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING 85
UNTUK SMA/MA KELAS X


Click to View FlipBook Version