The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

TUGAS KELOMPOK_ EKSPLORASI NILAI-NILAI LUHUR SOSIAL BUDAYA DI DAERAH_BINTANG, S. Pd.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Bintang, S.pd, 2023-05-25 07:56:48

TUGAS KELOMPOK_ EKSPLORASI NILAI-NILAI LUHUR SOSIAL BUDAYA DI DAERAH_BINTANG, S. Pd.

TUGAS KELOMPOK_ EKSPLORASI NILAI-NILAI LUHUR SOSIAL BUDAYA DI DAERAH_BINTANG, S. Pd.

Keywords: tugas kelompok

Tugas Kelompok Konteks Sosio-Kultural Bugis/Pinrang Pemikiran KHD http://www.free-powerpoint-templates-design.com 1. Muhammad Faishal, S.Pd. M.Pd 2. Nurlela, S.Pd 3. Muliani, S.Pd 4. Bintang, S.Pd 5. A. Haslinda, S.Pd, M.Pd


Kekuatan Konteks Sosio-Kultural (Bugis/Pinrang) yang Sejalan dengan Pemikiran KHD Sipakatau Sipakainge Sipakalebbi Budaya 3S Pola tingkah laku, berpikir, bertindak sebagai kontrol sosial Budaya Siri’ Budaya bugis dlm bentuk gotong royong u/ memindahkan rumah. Mappalette’ Bola Duduk berkumpul untuk melakukan musyawarah mufakat. Tudang Sipulung Kegiatan yg dilakukan petani jika akan turun ke sawah Mappalili Budaya 3S Budaya Siri’ Mappalette’ Bola Tudang Sipulung Mappalili’


Nilai-nilai luhur Kontekstual kearifan budaya (Bugis/Pinrang) yang relevan menjadi penguatan karakter murid sebagai individu sekaligus sebagai anggota masyarakat pada konteks lokal sosial budaya yang sesuai dengan pemikiran KHD A. B. C. Budaya Sipakatau (Memanusiakan Manusia) NPK: Relegius, toleransi, jujur, peduli sosial & menghargai prestasi Budaya Sipakainge (Saling Mengingatkan) NPK: Demokratis, peduli lingkungan, tanggung jawab, rasa ingin tahu, kreatif, dan komunikatif Budaya Sipakalebbi (Saling Menghargai) NPK: Cinta damai, cinta tanah air, toleransi, peduli sosial, 1. Budaya 3S Akbar Tanjung. Budaya "Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi Pelestarian Budaya Lokal Bugis,. dalam https://www.kompasiana.com/ akbar0333/5c91808a7a6d884302211bbd/ budaya-3s-sipakatau-sipakainge-sipakalebbi-pelestarian-budaya-lokal-bugis-sebagai-strate gi-penguatan-pendidikan-karakter?page=all&page_images=1#:~:text=Adapun%20contoh%20penerapan% 20budaya%20sipakatau,di %20sekolah%20karena%20perbedaan%20sesuatu ( diterbitkan 3 Juli 2021) (diakses 19 Mei 2023)


2. Budaya Siri’ (Rasa Malu) Pola tingkah laku masyarakat bugis dalam berpikir, merasa, bertindak, dan melaksanakan aktivitas dalam membangun dirinya menjadi seorang manusia. Ketika nilai-nilai budaya siri’ telah direfleksikan dalam kurikulum pendidikan maka nilai-nilai tersebut akan mampu melahirkan sebuah sistem yang beradab karena setiap kebijakan senantias a dilandaskan pada harga diri dan kehormatan yang menumbuhkan sebuah kesadaran untuk mengambil langkah-langkah positif demi harga diri dan kebenaran dengan mensinergikan nilai intelektual, spriritual, dan emosional. Hardianto, R. 2014. Konsep budaya Siri Na Pacce dan Pendidikan Karakter (Studi Model Pembelajaran Integr atif. Jurnal dalam: https://www.academia.edu/60373293/Konsep_Budaya_Sirik_Na_Pacce_Dan_Pendidikan_ Karakter_Studi_Model_Pembelajaran_Integratif_ (diakses 19 Mei 2023)


3. Budaya Mappalette Bola Mappalette Bola Merupakan budaya Gotong royong untuk memindahkan rumah ( biasanya rumah panggung). Budaya gotong royong merupakan salah satu karakt er paling utama dalam Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. Nilai-nilai karakt er yang dikembangkan dalam program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) did asari dari filosofi pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara. Yakni olah hati (etika), olah pikir (literasi), olah karsa (estetika), dan olah raga (kinestetik). 4. Budaya Tudang Sipulung Tudang berarti duduk sedang Sipulung artinya berkumpul, duduk berkumpul dilak ukan untuk bertukar pikiran dan berunding dalam rangka menemukan solusi suat u permasalahan yang berlangsung secara musyawarah mufakat dan demokratis. Ini sesuai dengan poin ke 4 fatwa KHD yaitu Salam Bahagia Diri tak Boleh Menya lahi Damainya Masyarakat. Maksud dari fatwa ini kemerdekaan yang dicita citaka n KHD bukan kemerdekaan yang kebablasan, melainkan kemerdekaan yang bert anggung jawab, manusia harus mementingkan kepentingan bersama ketimbang kepentingan sendiri melalui musyawarah mufakat. 5. Budaya Mappalili Mappalili merupakan salah satu adat masyarakat bugis yang dilaksanakan setia p tahunnya apabila mereka akan turun ke sawah. Mappalili artinya adalah memba wa arajang (rakkala)/pembajak sawah berkeliling kampung sampai ke sawah yan g akan dibajak yang diikuti oleh tokoh masyarakat sekitar bersama para petani. P ada kegiatan ini juga akan dihadirkan dinas pertanian yang selanjutnya menjelask an kondisi-kondisi yang akan dihadapi petani berdasarkan pemilihan waktu turun sawah yang di sepakati. Jika dihubungkan dengan filosofi KHD maka ini adalah p embelajaran yang menyesuaikan dengan kodrat alam


Pemikiran KHD dapat dikontekstualkan sesuaikan dengan nilai-nilai luhur kearifan budaya Bugis/Pinrang yang relevan menjadi penguatan karakter murid sebagai individu sekaligus sebagai anggota masyarakat pada konteks lokal sosial budaya Nilai religius, toleransi, jujur, peduli sos ial dan menghargai prestasi. Demokratis, peduli lingkungan, tanggung jawab, rasa ingin tahu, kreatif dan komunikatif Cinta damai, cinta tanah air, toleransi, disiplin, peduli lingkungan dan peduli sosial. musyawarah dalam pemilihan ketua kelas, pembuatan kesepakatan kelas, gotong royong, jumat bersih malu dalam melakukan pelanggaran Sipakatau Sipakainge Sipakalebbi Tudang sipulung Budaya siri


kekuatan pemikiran KHD yang menebalkan laku murid di kelas atau sekolah Anda sesuai dengan konteks lokal sosial budaya di daerah Anda yang dapat diterapkan memanusiakan manusia, menjadikan siswa selamat dan bahagia, mendidik anak sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman 01 02 03 Sipakatau Sipakainge Sipakalebbi 3S


Thank you Insert the title of your subtitle Here


Click to View FlipBook Version