K. MENGEMBANGKAN RPP TEMATIK TERPADU BERBASIS PBL, TPACK
DAN HOTS
Konsep, Prinsip dan Langkah dalam Mengembangkan RPP
Tematik Terpadu Berbasis PBL, TPACK, dan HOTS
Prinsip Pengembangan Konsep Pengembangan
RPP Tematik Terpadu RPP Tematik Terpadu
Langkah dalam Komponen RPP
Menyiapkan dan
Menyusun RRPP Contoh RPP Lengkap
Rancangan Perencanaan Pembelajaran (RPP) merupakan rencana yang
menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu
kompetensi dasar. Pengembangan RPP harus memperhatikan minat dan perhatian peserta
didik terhadap materi standar dan kompetensi dasar yang dijadikan bahan kajian.
Pembelajaran tematik terpadu merupakan salah satu model pembelajaran terpadu
(integrated instruction) yang merupakan suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan
peserta didik baik secara individu maupun kelompok aktif menggali dan menemukan
konsep serta prinsipkeilmuan secara holistik, bermakna dan otentik. Menurut Kemendikbud
pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran dengan memadukan beberapa mata
pelajaran melalui penggunaan tema. Landasan pembelajaran tematik, yaitu :
1. Landasan Filosofis, landasan ini sangat dipengaruhi oleh 3 aliran filsafat :
- Progresivisme
- Kontruktifisme
- Humanisme
2. Landasan Psikologis, landasan ini dalam pembelajaran tematik berkaitan
dengan psikologi perkembangan peserta didik dan psikologi belajar.
3. Landasan Yuridis, landasan ini dalam pembelajaran tematik berkaitan dengan
berbagai kebijakan atau peraturan yang mendukung pelaksanaan pembelajaran
tematik pada anak usia dini.
1. TUJUAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU
- Meningkatkan pemahaman konsep yang dipelajarinya secara lebih bermakna
- Mengembangkan keterampilan menemukan, mengolah dan memanfaatkaninformasi
- Menumbuhkan sikap positif, kebiasaan baik dan nilai luhur yang diperlukandalam
kehidupan
- Menumbuh kembangkan keterampilan sosial seperti kerjasama, toleransi,
komunikasi serta menghargai pendapat orang lain
- Meningkatkan gairah dalam belajar
- Memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan kebutuhannya
2. MANFAAT PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU
Merefleksikan dunia nyata yang dihadapi anak dirumah dan
lingkungannya
Menyatukan pembelajaran siswa untuk konvergensi pemahaman yang
diperolehnya sambil mencegah terjadinya inkonsistensi antar mata
pelajaran dan selaras dengan cara anak berfikir
3. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMBELAJARAN TEMATIK
a. Kelebihan
Pengalaman dan kegiatan belajar siswa relevan dengan tingkat
perkembangannya
Kegiatan yang dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa
Kegiatan belajar bermakna bagi siswa sehingga hasilnya dapat bertahan
lama
Keterampilan berpikir siswa berkembang dalam proses pembalajaran
terpadu
Kegiatan belajar mengajar bersifat pragmatis sesuai lingkungan siswa
Keterampilan sosial siswa berkembang dalam proses pembelajaran terpadu
seperti kerja sama, komunikasi dan menghargai orang lain
b. Kekurangan
Pembelajaran lebih kompleks dan menuntut guru untuk mempersiapkan
diri sedemikian rupa supaya dapat melaksanakannya dengan baik
Persiapan harus dilakukan lebih lama, guru harus merancang
pembelajaran tematik dengan memperhatikan keterkaitan antara berbagai
pokok materi tersebar dibeberapa mata pelajaran
Menuntut menyediakan alat, bahan, sarana dan prasarana untuk berbagai
mata pelajaran yang dipadukan secara serentak. Pembelajaran tematik
berlangsung dalam satu atau beberapa session. Tiap session dibahas
beberapa pokok dari beberapa mata pelajaran, sehingga alat, bahan, saran
dan prasarana harus tersedia sesuai dengan pokok mata pelajaran yang
disajikan.
4. PRINSIP PENGEMBANGAN RPP TEMATIK :
a. Memperhatikan perbedaan individual peserta didik, seperti :
Kemampuan awal
Tingkat intelektual
Bakat
Potensi
Minat
Motivasi belajar
Kemampuan sosial
Gaya belajar
Kebutuhan khusus
Kecepatan belajar
Latar belakang budaya, norma, nilai
Lingkungan peserta didik
b. Mendorong partisipasi aktif, kooperatif dan kemauan melakukan
problemsolving (giat melakukan pemecahan masalah secara sederhana)
c. Pembelajaran berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat
belajar, motivasi, minat, kreatifitas, inisiatis, inspirasi, inovasi dan
kemandirian.
d. Mengembangkan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk
mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan dan
berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan
e. Mendorong pemberian unpan balik dan tindak lanjut, RPP memuat
pemberianumpan balik positif, penguatan, pengayaan dan remidial.
f. RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara
Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran,
Indikator.
g. Pencapaian Kompetensi, Penilaian, Sumber Belajar dalam satu
keutuhanpengalaman belajar.
h. Mengakomodasi pembelajaran tematik terpadu, keterpaduan, lintas
matapembelajaran, lintas aspek belajar dan beragam budaya.
i. RPP dikembangkan dengan menerapkan teknologi informasi dan
komunikasi secara terintegrasi, sistematis, efektif sesuai dengan situasi
dan kondisi.
Secara umum prinsip pembelajaran tematik dapat diklarifikasikan menjadi :
Prinsip penggalian tema
Prinsip evaluasi
Prinsip reaksi
5. KOMPONEN PENYUSUNAN RPP
a. Identitas mata pelajaran :
- Tema (bila RPP tersebut pelajaran Tematik)
- Nama mata pelajaran
- Kelas/Semester
- Alokasi waktu
b. Kompetensi yang akan dicapai oleh peserta didik :
- Standar Kompetensi
- Kompetensi Dasar
- Indikator Pencapaian Kompetensi
- Kompetensi Prasyarat
c. Tujuan Pembelajaran
d. Materi Ajar
e. Metode Pembelajaran
f. Kegiatan Pembelajaran
- Pendahuluan
- Kegiatan Inti
- Penutup
g. Penilaian Hasil Belajar
h. Alat dan Sumber Belajar
6. LANGKAH MENYUSUN RPP
a. Menentukan identitas RPP
Nama sekolah
Mata pelajaran
Kelas/semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu
b. Mengembangkan KI-3 dan KI-4
c. Menyusun SK, KD dan Mengembangkan indikator melalui rumus ABCD
(audience, Behavior, Condition, Degree)
d. Merumuskan tujuan yang berbasis HOTS (higher thinking order skill) atau
dengan menggunakan KKO (kata kerja operasional)
e. Menentukan dan mengembangkan materi pembelajaran (advance material)
berbasis ICT/TPACK berupa video pembelajaran, video interaktif
f. Menentukan kegiatan pembelajaran (kegiatan awal, inti dan akhir) yang
berbasis HOTS dan TPACK serta memenuhi 4 unsur keterampilan Abad 21
(literasi, komukasi dan kolaboratif)