PERMAINAN TRADISIONAL YANG ADA DI INDONESIA NAMA : KHARISMA KELAS : XI-5 NO :20
PERMAINAN GOBAK SODOR ➢ DAERAH ASAL PERMAINAN: Salah satu permainan yang berasal dari YOGYAKARTA ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN: Kapur yang digunakan untuk membuat garis ➢ CARA MEMAINKAN : 1. Buat garis-garis penjagaan dengan kapur. Buat garis-garis seperti pada lapangan bulu tangkis, hanya bedanya dalam Gobak Sodor ini tidak ada garis yang rangkap. 2. Bagi pemain menjadi dua tim, setiap tim terdiri dari 3-5 anggota (opsional, sesuaikan dengan jumlah anggota keseluruhan). Satu tim akan menjadi tim “penjaga benteng” dan tim lain akan menjadi pihak yang berusaha memasuki benteng tersebut. 3. Untuk tim yang menjadi “penjaga benteng” harus menjaga lapangan menurut garis horizontal dan garis vertikal. “Penjaga benteng” garis horizontal harus berusaha menghalangi tim lawan yang tengah bergerak memasuki garis batas. Sementara, bagi “penjaga benteng” garis vertikal bertugas menjaga keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. 4. Lalu, tim lawan harus bergerak lewati garis dan penjagaan-penjagaan tersebut dari awal hingga akhir. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG: Nilai Kejujuran Semua orang bergerak, nilai ini akan menjadi kunci dalam lancarnya permainan ini. Nilai Kecerdasan Saat bermain gobak sodor, anak dituntut untuk mengambil keputusan secara cepat saat dibutuhkan. Nilai Ketangguhan Saat memainkannya, anak menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah dan membentuk sikap yang mampu mengatasi hadangan lawan.
PERMAINAN PATOK LELE ➢ DAERAH ASAL: Salah satu permainan ini berasal dari SUMATRA BARAT ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN : 2 potong kayu yang masing-masing berdiameter 3 cm ➢ CARA MEMAINKAN: 1. Kelompok permainan dibagi menjadi dua kelompok/tim. Tim pertama bertindak sebagai pemukul kayu dan tim kedua berperan sebagai kubu penjaga atau penangkap kayu “anak”. Masing-masing kelompok terdiri atas beberapa pemain. 2. Selanjutnya, tim pemukul kayu akan menentukan urutan pemain yang akan melakukan permainan. Pemain pertama yang mendapat giliran akan meletakkan potongan kayu “anak” di atas lubang/susunan kayu, lantas dicungkil dari bawah menggunakan potongan kayu “induk”. Cungkilan dilakukan ke atas atau ke arah tim yang bertindak sebagai kubu penjaga dan telah bersiap – siap untuk menangkap kayu “anak” yang dilemparkan. 3. Jika potongan kayu “anak” berhasil ditangkap, maka tim penangkap menang. Tim tersebut dapat berganti peran dengan tim lawan yang berperan sebagai pemukul kayu. Adapun cara menangkap kayu “anak” dapat memberikan poin tersendiri bagi tim penangkap, bergantung pada kesepakatan kedua belah pihak. Misalkan jika dapat menangkap dengan satu tangan maka dapat memperoleh 50 poin, menangkap dengan kedua tangan dapat memperoleh 20 poin, dan lain-lain. 4. Namun, apabila tidak ada seorang pun anggota tim penjaga yang mampu menangkap potongan kayu “anak” yang dilempar oleh tim pelempar, maka tim penjaga harus melemparkan kembali potongan kayu “anak” ke arah kayu “induk” yang telah diletakkan melintang diatas lubang oleh tim pelempar. Jarak melempar berdasarkan tempat kayu “anak” jatuh. 5. Jika lemparan dari tim penjaga berhasil mengenai potongan kayu “induk”, maka tim pelempar dinyatakan kalah dan harus bertukar posisi dengan tim penjaga untuk bertindak sebagai tim penjaga. 6. Di sisi lain, apabila lemparan tim penjaga tidak berhasil mengenai potongan kayu “induk” maka tim pelempar yang memperoleh poin. Poin dihitung berdasarkan jarak potongan kayu “anak” terjatuh dan diukur berdasarkan panjang kayu “induk”. Setiap jarak kayu “induk” yang ditempuh, dapat digantikan dengan satu poin (atau sesuai kesepakatan) bagi tim pelempar. 7. Permainan dilakukan terus hingga batas waktu yang disepakati. Kelompok yang dapat mengumpulkan poin tertinggi akan menjadi pemenangnya.
➢ NILAI YANG TERKANDUNG: 1. Melatih insting dan ketepatan dalam bertindak 2. Melatih kekompakan bekerja sama dalam tim. 3. Meningkatkan ketahan fisik maupun mental dalam menjaga ego dan emosi. 4. Melatih sportivitas dalam berkehidupan.
PERMAINAN BAKIAK ➢ DAERAH ASAL : Salah satu permainan yang berasal dari SUMATRA BARAT. ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN : Sandal/terompah panjang dan terbuat dari kayu ringan yang berderet. ➢ CARA MEMAINKAN: • Tiap-tiap anak memakai bakiak yang sudah disesuaikan secara kelompok • Semua regu siap di garis start untuk memulai permainan • Ketika aba-aba dibunyikan, maka semua anak dalam satu regu harus berjalan secara bersamaan agar terjaga keseimbangannya • Pemenang adalah tim yang sampai di garis final terlebih dahulu. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG: ❖ Meningkatkan konsentrasi dan belajar keseimbangan ❖ Melatih kehati-hatian dan ketangkasan saat bermain ❖ Melatih kekompakan dan semangat kebersamaan kelompok ❖ Melatih sportivitas dan jiwa kepemimpinan.
PERMAINAN CUBLAK- CUBLAK SUWENG ➢ DAERAH ASAL: Salah satu permainan yang berasal dari JAWA TENGAH ➢ PRPERTI YANG DIGUNAKAN : Biji-bijian ➢ CARA MEMAINKAN: 1. yaitu satu pemain membungkuk dan menghadap ke bawah yang bertugas sebagai penebak, sedangkan pemain sisanya meletakkan tangan secara terbuka di atas punggung pemain yang membungkuk. 2. Seluruh pemain yang meletakkan tangan menyanyikan lagu “Cublak Cublak Suweng” sambil memindahkan kerikil yang dioper secara bergantian. Ketika lagu Cublak Cublak Suweng selesai dinyanyikan, pemain yang menerima kerikil terakhir harus menyembunyikan benda tersebut dengan cara menggenggamnya. 3. Sementara itu, pemain yang membungkuk harus menebak siapa di antara pemain yang memegang kerikil tersebut ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : untuk mencari harta janganlah menuruti hawa nafsu tetapi semuanya kembali ke hati nurani yang bersih.
PERMAINAN PETAK UMPET ➢ DAERAH ASAL : berasal dari daerah BETAWI. ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN : Tidak menggunakan alat bantu ➢ CARA MEMAINKAN : 1. Cukup jadikan satu orang sebagai penjaga, lalu pemain lainnya harus bersembunyi. Setelah penjaga menghitung hingga 10, dia akan mencari para pemain lain yang bersembunyi. 2. Jika si penjaga lengah, pemain lain harus segera ke tempat penjaga tadi dan berteriak inglo. Jika sudah ada yang berhasil teriak dan sampai ke tempat penjaga, berarti dialah pemenangnya. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : Kebersamaan, sportivitas, dan juga keberanian,
PERMAINAN GASING ➢ DAERAH HASIL : Dari daerah RIAU ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN : gasing ➢ CARA MEMAINKAN : 1. Tali dililitkan di bagian atas gasing, kemudian gasing dilempar dan akan berputar karena tali ditarik kembali setelah dilempar. Gasing akan berputar mengikuti ikatan tali itu. 2. Biasanya, gasing dimainkan secara berkelompok atau satu lawan satu. 3. Gasing yang paling lama berputar adalah pemenangnya. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : nilai-nilai positif seperti kemandirian, tanggung jawab dan sportifitas.
PERMAINAN COKLAK ➢ Daerah asal permainan : Jawa Tengah dan Sulawesi ➢ Properti yg digunakan : papan kayu atau plastik yang berlubang. ➢ Cara memainkan : 1. Permainan ini hanya bisa dimainkan oleh dua orang saja. Total keseluruhan biji congklak ada 98 buah yang nanti akan diisi pada lubang papan congklak. 2. Tentukan siapa yang akan jalan duluan dengan suit, yang menang akan mengambil semua biji pada satu lubang dan mengisi lubang papan satu persatu, dari kiri ke kanan. 3. Sampai biji habis dan ambil lagi biji dari tempat terakhir menaruh biji. Begitu seterusnya sampai ada yang memiliki jumlah biji terbanyak, dan dialah yang menang. ➢ Nilai yang terkandung: nilai jujur, komunikatif, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, mandiri dan menghargai prestasi.
PERMAINAN EGRANG ➢ DAERAH ASAL : Karawang, Jawa Barat ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN : Egrang ➢ CARA MEMAINKAN : Cara memainkannya yaitu dengan naik keatas pijakan pada egrang, jika jatuh maka pemain akan diberi hukuman. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : kerja keras, keuletan, dan sportivitas.
PERMAINAN ULAR NAGA PANJANG ➢ DAERAH ASAL PERMAINAN: Jakarta ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN : Tidak menggunakan property ➢ CARA BERMAINAN: 1. Permainan ini bisa dimainkan lebih dari tujuh orang. Cara bermainnya mudah, pertama tentukan dua orang siapa yang menjadi penjaganya, sisanya berjalan melewati penjaga. Agar permainan lebih adil, tentukan penjaga dengan cara hompimpa. 2. Setelah penjaga sudah ditentukan, maka sisa orangnya harus berbaris dan menaruh tangan dipundak teman yang didepannya. 3. Setelah itu, melingkar melewati penjaga sambil menyanyikan lagu ular naga panjangnya sampai selesai. Ketika nyanyian sudah selesai, saatnya penjaga menangkap satu orang, satu orang yang tertangkap harus keluar dari barisan ➢ NILAI YANG TERKANDUNG: Kebersamaan dan juga ketepatan.
PERMAINAN BENTENGAN ➢ DAERAH ASAL PERMAINAN: Jawa Tengah ➢ PROPERTI YANG DIGUNAKAN: (1)Bendera, Dua helai dengan panjang 30 cm dan lebar 20 cm dengan warna berbeda. (2) Tiang bendera, Tinggi tiang 2 m dari permukaan tanah atau lantai dengan garis tengah 5 cm. (3) Garis, Menggunakan kapur, cat, atau tali. (4) Peluit. ➢ CARA BERMAIN: salah satu anggota kelompok maju untuk menantang pemain benteng lainnya lalu saling kejar. Jika pemain dapat terkejar, maka penantang dinyatakan mati. Untuk menghindar, kamu dapat berlari atau berlindung ke benteng sendiri. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : anak mampu berketerampilan sosial yang meliputi, bekerja sama, berempati, kemurahan hati atau kedermawanan dan memberikan bantuan
PERMAINAN PACIWIT-CIWIT LUTUNG ➢ DAERAH ASAL PERMAINAN : salah satu permainan dari SUNDA ➢ PROPERTI : Tanpa properti ➢ CARA MEMAINKAN : 1. permainan ini bisa dimainkan oleh anak perempuan dan laki-laki. Pemain mencoba mencubit punggung tangan mereka saat menyanyikan lagu. 2. Lagu dari Paciwit-ciwit lutung adalah seperti ini. "Paciwit-ciwit lutung, si lutung pindah ka tungtung. Paciwit-ciwit lutung, si lutung pindah ka tungtung". Lagu tersebut akan dimainkan selama permainan ini berlangsung. Dalam permainan tradisional ini tidak ada pihak yang menang maupun kalah karena dilakukan hanya untuk bersenang-senang semata. 3. Permainan ini dinyanyikan pada malam yang diterangi cahaya bulan. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : mengajarkan kepada pemainnya untuk berempati, merasakan penderitaan orang lain, mengajarkan untuk berperilaku baik pada orang lain dan mengajarkan bahwa apa pun yang kita perbuat akan kembali pada diri kita sendiri.
PERMAINAN LOMPAT TALI ➢ DAERAH ASAL PERMAINAN : Salah satu permainan dari BETAWI ➢ PROPERTI : Tanpa properti ➢ CARA MEMAINKAN : Dimainkan dengan cara melilitkan tali ke leher gasing, lalu ayunkan gasing tersebut ke arah tanah atau ke tempat arena dan lepaskan tali dengan cepat. Gasing akan berputar. Pada permainan ini biasa terdapat aturan bagi gasing yang mampu berputar paling lama maka itulah pemenangnya. ➢ NILAI YANG TERKIANDUNG : permainan gasing digunakan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai tertentu antara lain nilai kerjasama dan kekompakan, nilai kejujuran, nilai keterbukaan, sportivitas,
DHINGKLIK OGLAK-AGLIK ➢ DAERAH ASAL: Jawa tengah ➢ PROPERTI : tidak menggunakan properti ➢ CARA MEMAINKAN: Permainan ini dilakukan dalam kelompok-kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3-5 anak. atau kaki kiri setiap anggota kelompok lalu saling bertautan. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : ketahanan kebersamaan
BOI-BOIAN ➢ DAERAH ASAL : Kalimantan Utara ➢ PROPERTI : pecahan genting, bola kasti atau bola plastik ➢ CARA MEMAINKAN: melemparkan bola kecil pada tumpukan genteng pecah atau batu pipih yang ditumpuk. Setelah itu, kelompok lainnya harus menyusun pecahan genteng hingga tidak tersisa dan menghindar dari tembakan bola yang dilempar oleh anggota kelompok lainnya. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : karakter religius, karakter nasionalisme, karakter integritas, karakter kemandirian serta karakter kegotong- royongan.
PERMAINAN BOLA BEKEL ➢ DAERAH ASAL : Jawa Tengah ➢ PROPERI : Bola bekel dan kerrang ➢ CARA MEMAINKAN : • Lakukan suit atau hompimpa sebelum memulai permainan. • Pemain pertama mendapatkan 1 set bekel yang terdiri dari 1 bola dan 6-10 biji bekel. • Lambungkan bola sambil menyebar biji-biji bekel ke lantai, lalu tangkap bolanya sebelum jatuh ke lantai lagi. • Lambungkan lagi bolanya sambil mengubah posisi biji bekel ke arah atas/bawah sesuai kesepakatan, kemudian tangkap lagi bolanya sebelum jatuh ke lantai. • Ulangi hal yang sama hingga semua biji bekel menengadah/tengkurap. • Jika semua biji bekel sudah seragam, lambungkan bola bekelnya lagi lalu ambil semua biji bekel dalam 1 kali serokan sebelum bola bekel jatuh ke lantai. • Apabila berhasil, ulangi hal yang sama dari awal. Namun, kali ini tingkatkan jumlah biji bekel yang ditengadahkan menjadi 2 biji sekaligus. • Jika berhasil lagi, naikkan jumlahnya perlahan-lahan hingga semua biji bekel menengadah/tengkurap. • Setelah itu, kesempatan bermain habis dan giliran pemain lainnya yang bermain. Pergantian pemain juga bisa dilakukan jika setiap pemain melakukan kesalahan. ➢ NILAI YANG TERKANDUNG : kerjasama tim atau kelompok, kejujuran, ketangkasan, berpikir strategis, serta menumbuhkan jiwa sosial.
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA FLIIPBOOK INI