Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup i
Modul Pembelajaran IPA
Berbasis Problem Based Learning
Sistem Organisasi Kehidupan Makhlk Hidup
Penulis:
Dinsi Okta Pianti
Pembimbing:
Dr. Asiyah, M.Pd
Nurliah Latifah, M.Pd, si
Desain:
Niken Purnama Sari, S.Pd
Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Tahun 2021
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup ii
Kata Pengantar
Assalamu’alaikum warrahmatullahi Wr, Wb.
Segala Puji dan syukur yang senantiasa penulis ucapkan kehadirat Allah
SWT. Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, atas limpahkan rahmat dan
karunia-Nya sehingga penulisan modul ini dapat terselesaikan.
Shalawat dan salam dengan ucapan Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad
Wa ‘Ala Ali Muhammdad penulis sampaikan untuk junjungan kita nabi
besar Muhammad SAW.
Bahan ajar modul ini disusun dengan tujuan mempermudah siswa
dalam proses pembelajaran sesuai dengan standar isi kurikulum 2013.
Modul ini juga dilengkapi dengan latihan soal untuk menguji
pemahaman siswa terkait dengan materi yang terdapat pada modul.
Modul pembelajaran IPA ini memuat materi organisasi kehidupan
makhluk hidup.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul
ini. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran untuk
penyempurnaan modul ini. Semoga bahan ajar modul ini dapat
bermanfaat bagi siswa atau siapapun yang membacanya.
Wassalamu’alaikum Wr, Wb
Bengkulu, Februari 2021
Dinsi Oktapianti
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup iii
Daftar Isi i
Halaman Francis.................................................................................... ii
Kata Pengantar.......................................................................................
Daftar Isi................................................................................................... iii
Pendahuluan...........................................................................................
Petunjuk Penggunaan Modul............................................................ iv
Kata Kunci................................................................................................
Tujuan Pembelajaran ......................................................................... v
Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup ...........................
a. Sel sebagai unit struktural dan fungsional kehidupan ..... v
b. Jaringan-jaringan pada hewan dan tumbuhan ....................
c. Organ-organ pada hewan dan tumbuhan .............................. vi
d. Sistem organ dan organisme ......................................................
Rangkuman ............................................................................................. 1
Uji kompetensi soal pilihan ganda.................................................. 1
Soal essay ................................................................................................. 4
Kunci Jawaban........................................................................................ 19
Glosarium................................................................................................. 22
Daftar pustaka........................................................................................ 28
29
32
33
34
36
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup iv
Pendahuluan
Modul ini disusun berdasarkan kompetensi dasar dan kompetensi
inti yang ada di silabus. Dengan adanya modul ini diharapkan peserta
didik mudah untuk memahami materi yang akan disampaikan. Modul ini
memuat gambar-gambar contoh daripada materi yang bersangkutan.
Penyusunan modul ini dirancang semenarik mungkin oleh penulis.
Untuk menarik perhatian peserta didik agar tidak mudah bosan
membaca dan mempelajarinya.
Modul ini membahas tentang materi interaksi makhluk hidup
dengan lingkungannya untuk siswa kelas VII SMP/MTs. Modul ini juga
memuat kegiatan kerja kelompok dan kegiatan individu. Cara
mempelajari modul ini dengan membaca isi materi, mencermati gambar
dan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan cara mencari
contoh yang ada di lingkungan sekitar.
Akhir kata, penulis sangat berharap dengan mempelajari modul ini
peserta didik mampu memcahka masalah yang ada dalam materi
pembelajaran ini. Serta mampu memahami konsep dan analisis yang
dapat dilakukan secara mandiri.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup v
Petunjuk PenggunaanModul
1. Bacalah dengan seksama kompetensi inti dan
kompetensi dasar yang terdapat di dalam modul.
2. Pahami tujuan mempelajari modul, sasaran yang
diharapkan, tingkat penguasaan yang diharapkan.
3. Perhatikan gambar-gambar yang terdapat pada
lembar kegiatan belajar untuk membantumu
menemukan konsep.
4. Kerjakanlah kegiatan kelompok dan latihan yang
ada di dalam modul.
5. Gunakan teknik membaca cepat dalam
mempelajari modul.
6. Jika menemukan kesulitan bertanyalah kepada
guru.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup vi
Kata Kunci vii
❖ Epidermis
❖ Epitel
❖ Floem
❖ Hierarki biologi
❖ Jaringan
❖ Membran sel
❖ Nukleoplasma
❖ Nukleus
❖ Organ
❖ Organisme
❖ Parenkim
❖ Protoplasma
❖ Sel
❖ Sel eukariotik
❖ Sel parokariotik
❖ Sistem organ
❖ Sitoplasma
❖ Xilem
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
KompetensiInti Kompetensi Dasar
• Menyebutkan tingkatan • Mengidentifikasi sistem
hierarki kehidupan. organisasi kehidupan mulai
dari tingkat sel sampai
• Menjelaskan tentang sistem organisme dan komposisi
kehidupan makhluk hidup, utama penyusun sel.
melakukan pengamatan sel,
jaringan organ dan sistem • Memahami tentang struktur
organ. sel tumbuhan/hewan.
• Membedakan antara jaringan,
organ dan sistem organ.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup viii
Tujuan
Pembelajaran
1. Memahami pengertian sel
2. Menyebutkan bagian-bagian penyusun sel
3. Dapat membedakan antara sel tumbuhan dan sel hewan
4. Dapat membuat model sel dari bahan-bahan yang ada
disekitar
5. Memahami pengertian jaringan
6. Memahami penyusun sebuah jaringan
7. Menyebutkan berbagai macam jaringan pada tumbuhan dan
hewan
8. Memahami pengertian organ
9. Memahami penyusun sebuah organ
10. Menyebutkan berbagai macam organ pada tumbuhan dan
hewan
11. Memahami pengertian organisme
12. Memahami penyusun organisme mulai dari struktur
terkecilhingga yang paling kompleks sehingga dikenal dengan
hierarki biologi atau system organisasi makhluk hidup.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup ix
Sistem Organisasi Kehidupan
Makhluk Hidup
Ayo Pahami!
1. Apakah dikelasmu ada struktur organisasi kelas? Apakah kamu
terlibat dalam organisasi tersebut? Ternyata jika diperhatikan, kamu
merupakan bagian dari kelas. Kelaskamu juga merupakan bagian dari
kelas VII. Kelas VII merupakan bagian dari SMP/MTS. Jika ditelusuri
lebih jauh, ternyata sekolah kamu adalah bagian dari sekolah-sekolah
yang ada di kecamatan dan seterusnya. Artinya, kamu sebagai peserta
didik merupakan unit terkecil dari organisasi sekolah di kecamatan.
2. Setelah memahami bacaan di atas, jawablah pertanyaan di bawah ini:
3. Disebut apakah unit terkecil dari makhluk hidup?
4. Mengapa disebut unit terkecil?
5. Sebutkan struktur kehidupan makhluk hidup mulai dari yang terkecil?
6. A. SeDlikSuesbikaagnai dUennigtaSntrtuekmtaunrmaludasenbFeluunmgsmioenlaakluKkeanhidpuelpaajanran lebih
lanPjaudt!a hieraki organisme kehidupan, sel berada di tingkatan
struktural terenda yang masih mampu menjalankan semua fungsi
kehidupan.sel mampu melakukan regulasi terhadap dirinya sendiri,
memproses energi, tumbuh dan berkembang, tanggap terhadap
lingkungan, serta melakukan reproduksi untuk melestarikan
jenisnya.
Struktur kehidupan yang dimulai dari atom–atom penyusun
molekul yang berukuran mikro hingga ekosistem yang berukuran
makro dan sangat kompleks disebut dengan biosfer. Berikut struktur
organisasi kehidupan:
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 1
Sumber: https://auritasamudrabiologi.wordpress.com
Gambar 1. Struktur Organisasi Kehidupan
Pada hierarki organisasi kehidupan, sel berada di tingkat
struktural terendah dari makhluk hidup yang mampu menjalankan
semua fungsi kehidupan. Sel mampu melakukan regulasi sendiri,
memproses energi, tumbuh, berkembang, tanggap terhadap
lingkungan, dan melakukan reproduksi untuk melestarikan jenisnya.
Setiap organisme tersusun atas salah satu dari dua jenis sel yang
secara struktural berbeda. Kedua jenis sel tersebut adalah sel
prokariotik dan sel eukariotik. Pada sistem lima kingdom, hanya
monera (bakteri dan ganggang biru) yang memiliki sel prokariotik.
Protista, jamur, tumbuhan, dan hewan semuanya terdiri atas sel
eukariotik.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 2
Sumber: http://kompasiana.com
Gambar 2 (a) sel prokariotik, (b) sel eukariotik
Sel prokariotik berasal dari bahasa yunani, yaitu Prokaryote, pro
berarti “sebelum” dan karyote berarti nukleus. Sel prokariotik
memiliki nukleus/inti sel , tetapi inti sel tersebut tidak diselubungi
membrane inti. Sel eukariotik (bahasa yunani, Eu berarti
“sejati/sebenarnya”) merupakan sel yang memiliki inti sel dan inti
sel tersebut dibungkus oleh membran inti.
Sel prokariotik terdapat pada bakteri, termasuk sianobakteri. Sel
prokariotik strukturnya lebih sederhana daripada struktur sel
eukarioti, karena tidak mempunyai organel yang terbungkus
membrane. Batas sel ialah membrane plasma. Di luar membrane
plasma terdapat dinding sel yang cukup kaku dan seringkali berupa
kapsul luar yang biasanya mirip jeli. Sebgian bakteri memiliki
flagella (organel pergerakan), pili (struktur pelekatan), atau
keduanya yang menonjol dari permukaan selnya.
Sebagian bakteri memiliki flagela (organel pergerakan), pili (stuktur
pelekatan), atau keduanya yang menonjol pelekatan. Berikut
struktur bakteri prokariotik :
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 3
Gambar 3. Struktur bakteri prokariotik
Dalam tubuh makhluk hidup, sel memiliki peranan penting. Sel–sel
akan menyusun tubuh melalui pengorganisasian yang sistematis.
Apabila kamu ingin mengamati sel tumbuhan atau hewan, tidak bisa
langsung dengan mata melainkan harus menggunakan miskroskop.
Sel adalah unit terkecil kehidupan. Didalam sel terdapat
penyusun sel atau organel. Namun, organel tidak bisa disebut
sebagai unit terkecil kehidupan karena organel tidak mampu hidup
mandiri. Sedangkan makhluk hidup ber sel satu (uniseluler) dapat
hidup mandiri dan dapat mencukupi kebutuhan hidupnya energi,
mineral dan sebagainya.
B. Jaringan-Jaringan Pada Hewan Dan Tumbuhan
Setiap sel satu organisme memiliki satu ukuran yang bervariasi.
Ukuran sel mencerminkan fungsi yang dilakukan sel bersangkutan.
Semua fungsi hidup organisme bersel satu diakkan oleh sel tunggal
itu sendiri. Pada organisme bersel banyak, seringkali sel tidak
dapatbekerja sendiri. Setiap sel bergantung pada sel yang lain. Kerja
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 4
sama dan interaksi diantara sel ini menyebabkan organisme dapat
mempertahankan hidupnya. Sel-sel yang mempunyai fungsi dan
bentuk yang sama akan berkelompok. Kelompok sel disebut
jaringan.
Ayo cari tahu!
Coba perhatikan tubuhmu.Apakah tubuhmu memiliki unit-unit
penyusun?Tubuhmu memiliki struktur seperti, paru-paru,
jantung, usus dan lain-lain.Ternyata jika ditelusuri bagian-bagian
tersebut tersusun atas unit-unit terkecil lagi. Dengan demikian,
urutan unit-unit ini akan membentuk suatu tingkatan atau
hierarki struktur. Setelah terbentuknya sel, sel-sel tersebut
digabungkan yang akan membentuk suatu tingkatan yang lebih
besar.
Setelah memahami tentang sel, jawablah pertanyaan dibawah ini:
Kumpulan dari sel akan membentuk?
Bagian sel apa sajakah yang akan membentuk suatu tingkatan
yang lebih besar?
Bagaimanakah jika seseorang kekurangan sel?
Diskusikan dengan teman sebangkumu untuk memecahkan
masalah tersebut!
a. Jaringan Pada Hewan
Ada empat kelompok jaringan dasar yang membentuk tubuh
semua hewan, termasuk manusia dan organisme multiseluler
tingkat rendah seperti artropoda: jaringan epitelium, jaringan
penyokong, jaringan pengikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 5
1. Jaringan Epitelium
Jaringan yang disusun oleh lapisan sel yang membungkus
atau melapisi permukaan tubuh atau organ baik permukaan
dalam (endotelium), permukaan luar (eksotelium) maupun
membatasi rongga tubuh (mesotelium).
Macam-macam jaringan epitel dan lokasinya adalah:
a) Jaringan Epitel Pipih
1) Epitel pipih selapis – penyusun dinding pembuluh
darah kapiler.
2) Epitel pipih bertumpuk–penyusun lapisan epidermis
pada kulit.
b) Jaringan Epitel Kubus
1) Epitel kubus selapis–penyusun tubulus pada nefron
ginjal.
2) Epitel kubus bertingkat–penyusun kelenjar tubuh
seperti kelenjar keringat dan kelenjar susu.
c) Jaringan Epitel Kolom
1) Epitel kolom selapis–penyusun dinding usus halus.
2) Epitel kolom bertingkat – sangat jarang ditemukan
menyusun sebagian saluran pernafasan, uterus, dan
uretra.
d) Epitel kolom bertingkat semu–membentuk satu lapisan
namun tampak seperti bertingkat, dapat ditemukan pada
lapisan mukus saluran pernafasan.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 6
Sumber: zenius.net
Gambar 4. Jaringan Epitel Pada Hewan
2. Jaringan Penyokong atau Penunjang
Jaringan penyokong disebut juga jaringan penunjang atau
jaringan penguat. Jaringan penyokong berfungsi untuk memberi
bentuk tubuh, melindungi tubuh dan menguatkan tubuh. Termasuk
dalam jaringan ini adalah jaringan tulang rawan, jaringan tulang
keras, dan jaringan ikat.
a) Jaringan tulang rawan adalah jaringan yang bersifat elastis dan
lentur yang terdapat pada rangka di awal perkembangan
makhluk hidup. Jaringan tulang keras berfungsi untuk memberi
bentuk tubuh, tempat melekat otot, dan melindungi bagian-
bagian tubuh yang lemah.
b) Sedangkan jaringan ikat berfungsi sebagai penyokong jaringan-
jaringan dan organ-organ dengan mengikat bagian tubuh yang
satu dengan yang lain, lebih detail akan dibahas pada jaringan
ikat.
c) Jaringan Ikat merupakan jaringan yang mengikat atau
menghubungkan jaringan dan alat tubuh. Jaringan pengikat
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 7
dibagi menjadi dua yaitu jaringan pengikat umum (Jaringan ikat
longgar dan ikat padat) dan khusus (Jaringan darah, kartilago
dan tulang).
Jaringan ikat umum sebagai berikut:
1) Jaringan ikat longgar
merupakan jaringan
terbanyak yang dimiliki
tubuh. Jaringan ini sel
makrofag, sel fibroblast, sel
lemak, serat kolagen, dan
serat elastin.
Info sains Sumber: samadaranta.wordpress.com
Gambar 4. Jaringan Ikat Longgar
Sel yang terbesar adalah sel saraf dan leher jerapah.Panjang sel saraf dapat
mencapai 3 m. sel yang terkecil adalah sel bakteri mikroplasma. Diameter
sel itu hanya 0,1 m (0,001 mm).
Sumber: Ensiklopedi Umum Untuk Pelajar, 2005
2) Jaringan ikat padat
Sumber: dronefest.cc 8
Gambar 5. Jaringan Ikat Padat
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup
Jaringan ikat ini lebih sering disebut sebagai jaringan pengikat
serabut putih, karena pada matriknya terdapat serat-serat
berhimpitan yang terbentuk dari serat kolagen. Jaringan ini
membentuk perekatan otot, dengan tulang yang disebut tendon,
membentuk tempat persendian tulang dengan tulang yang dikenal
dengan istilah ligamen.
3) Jaringan Ikat Khusus
Jaringan ikat khusus terdiri atas
jaringan darah, kartilago dan
tulang.Darah adalah jaringan
ikat yang sebagian besar
pembentuknya berupa cairan,
matriks dalam darah tersusun
oleh garam mineral, protein
terlarut, dan air. Matrik darah
ini disebut plasma.
Sumber: budisma.net
Gambar 6. Jaringan Darah
Fungsi darah merupakan alat transport subtansi dari satu
bagian ke bagian lain dalam organ tubuh, darah juga berperan
penting sebagai sistem.
Darah adalah jaringan ikat yang sebagian besar pembentuknya berupa
cairan, matriks dalam darah tersusun oleh garam mineral, protein
terlarut, dan air. Matrik darah ini disebut plasma. Fungsi darah
merupakan alat transport subtansi dari satu bagian ke bagian lain
dalam organ tubuh, darah juga berperan penting sebagai sistem.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 9
Jaringan Kartilago
Kartilago merupakan
jaringan ikat pembentuk
material rangka yang
fleksibel dan kuat yang
tersusun oleh serabut
kolagen dalam matriks.
Sumber: sinta.unud.ac.id
Gambar 7. Jaringan Kartigo
Lokasi kartilago banyak ditemukan di bagian ujung tulang keras,
telinga, hidung, dan ruas tulang belakang.
Jaringan Tulang
Tulang merupakan jaringan ikat yang keras dan kaku. Seperti halnya
kartilago, jaringan ini tersusun oleh serabut kolagen dalam matriks, dan
di dalamnya memiliki kalsium yang dapat diserap oleh darah.
Info sains
Pada tahun 1600, Hans Jansen, orang belanda dan anaknya zacharius
Jansen menemukan mikroskop awal.
Sumber: materibelajar.co.id 10
Gambar 8. Jaringan Tulang
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup
3. Jaringan Otot
Jaringan yang tersusun atas sel-sel otot dan bersifat lentur.
Informasi yang perlu diketahui pada pembahasan jaringan otot
yaitu bagian-bagian otot dan jenis jaringan otot. Bagian otot terdiri
dari:
a. Sarkolema adalah membran yang melapisi suatu sel otot yang
fungsinya sebagai pe- lindung otot
b. Sakoplasma adalah cairan sel otot yang fungsinya untuk tempat
dimana miofibril dan miofilamen berada
c. Miofibril merupakan serat-serat pada otot
Sumber:rumusguru.com
Gambar 10. Jaringan Otot
d. Miofilamen adalah benang-benang/filamen halus yang berasal
dari miofibril. Ada dua jenis miofilamen yaitu miofilamen
homogen (pada otot polos) dan miofilamen heterogen (pada otot
lurik, jantung, cardiak).
Jenis jaringan otot terdiri dari:
a) Otot Polos (Otot Volunter)
Otot polos adalah salah satu otot yang mempunyai bentuk yang
polos dan berge- londong. Cara kerjanya tidak disadari (tidak sesuai
kehendak)/invontary, memiliki satu nukleus yang terletak di tengah
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 11
sel. Otot ini biasanya terdapat pada saluran pencernaan seperti:
lambung dan usus.
b) Otot Lurik (Otot Rangka)
Otot rangka merupakan jenis otot yang melekat pada seluruh
rangka, cara kerjanya disadari (sesuai kehendak), bentuknya
memanjang dengan banyak lurik-lurik, memiliki nukleus banyak
yang terletak di tepi sel. Contoh: otot pada lengan.
c) Otot Jantung (Otot Cardiak)
Otot jantung hanya terdapat pada jantung. Otot ini merupakan
otot paling istimewa karena memiliki bentuk yang hampir sama
dengan otot lurik, yakni mempunyai lurik-lurik tapi bedanya dengan
otot lurik yaitu bahwa otot lirik memiliki satu atau dua nukleus yang
terletak di tengah/tepi sel. Dan otot jantung adalah satu-satunya
otot yang memiliki percabangan yang disebut duskus interkalaris.
Otot ini juga memiliki kesamaan dengan otot polos dalam hal cara
kerjanya yakni involuntary (tidak disadari).
4. Jaringan Syaraf
Jaringan syaraf adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur
aktivitas otot dan organ serta menerima dan meneruskan
rangsangan. Jaringan saraf terdiri dari sistem saraf pusat (neuron)
dan sistem saraf tepi (neuroglia). Dimana neuron berfungsi sebagai
pem- bawa dan pengirim pesan/sinyal (impuls saraf), dan neuroglia
adalah sel yang tidak ikut berperan dalam transmisi impuls, tetapi
menunjang kerja neuron.
Neuron terdiri dari bagian-bagian: 12
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup
a. Dendrit adalah penjuluran bercabang-cabang dari badan sel yang
berfungsi untuk menerima sinyal untuk diteruskan ke badan sel.
b. Badan sel adalah bagian utama neuron yang mengandung inti.
Badan sel dapat terletak di sistem saraf pusat (otak dan sumsum
tulang belakang), dapat pula di luar sistem saraf pusat. Pada
kasus pertama, disebut inti, sedangkan kumpulan badan sel di
luar sistem saraf pusat disebut ganglion (simpul saraf).
c. Akson adalah penjuluran memanjang dari badan sel yang
berfungsi untuk meneruskan sinyal-sinyal dari badan sel ke
neuron yang lain atau ke efektor. Fungsinya seperti kabel
telepon.
Neuroglia tidak ikut berperan secara langsung dalam pengiriman
sinyal. Fungsinya adalah menyokong, merawat dan melindungi
neuron. Macamnya lebih banyak dari neuron. Dua diantaranya
adalah sel Schwan yang membungkus akson pada sistem saraf tepi
dan sel oligodendrosit yang juga membungkus akson, tetapi pada
sistem saraf pusat. Kedua sel tersebut menghasilkan selubung
myelin. Myelin berfungsi seperti selubung isolator pada akson.
Myelin tidak membungkus seluruh akson. Bagian akson yang
terbuka ini disebut nodus Ranvier. Adanya myelin perjalanan sinyal
jauh lebih cepat. Kecepatannya dapat mencapai 150 meter per detik.
Karena perjalanan sinyal sepanjang akson berlangsung dengan cara
melompati daerah-daerah yang bermyelin.
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 13
Sumber: Quippervideo
Gambar 10. Jaringan Syaraf
Berdasarkan cara memindahkan rangsang dan posisi yang
ditempati, neuron dibedakan menjadi tiga sebagai berikut:
a) Neuron Afferent (Neuron Sensorik)
Neuron afferent menyampaikan pesan dari organ ke saraf
pusat, baik sumsum tulang belakang atau otak. Oleh karena
itu, penerima rangsang ini sering disebut juga neuron
sensorik.
b) Neuron Intermedier (Interneuron)
Neuron intermedier menyampaikan impuls dari neuron
sensorik atau dari neuron intermedier yang lain ke neuron
motorik. Antara saraf satu dengan yang lain saling ber-
hubungan yang di hubungkan oleh akson. Titik temu
hubungan antara sesama saraf yang satu dengan yang lain
disebut dengan sinaps. Fugsi sinaps adalah meneruskan
rangsang dari sel saraf yang satu ke sel saraf yang lain. Sinaps
mengeluarkan zat untuk mempermudah meneruskan
rangsang yang disebut neurotransmitter.
c) Neuron Efferent (Neuron Motorik) 14
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup
Neuron efferent meneruskan impuls saraf yang diterima
dari neuron intermedier. Pesan yang dikirim menentukan
tanggapan tubuh terhadap rangsang yang diterima dari
sistem saraf pusat ke efektor (otot atau kelenjar). Dendrit dari
neuron eferen menempel di otot sehingga sering disebut juga
neuron motorik.
b. Jaringan pada tumbuhan
1. Jaringan Meristem
Jaringan meristem merupakan jaringan yang sel-selnya
aktif membelah diri.
Sumber: dosenpendidikan.com
Gambar 12. Jaringan Meristem
Jaringan ini terletak di ujung akar dan ujung batang.
Jaringan ini dapat meregang, membesar, dan berdiferensiasi
menjadi jaringan lainnya ketika dewasa. Berdasarkan
lokasinya, jaringan meristem terdiri dari 3 macam, yaitu
apikal (ujung), lateral (samping), dan interkalar (ruas).
2. Jaringan Penyokong
Seperti namanya, jaringan penyokong berfungsi sebagai
penguat/penyokong tumbuhan. Dindingnya tebal dan akan
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 15
berhenti melakukan pembelahan ketika sudah mencapai usia
dewasa. Contoh dari jaringan penyokong adalah kolenkim
dan sklerenkim.
3. Jaringan Dasar
Jaringan dasar disebut juga jaringan parenkim. Jaringan
inilah yang mengisi ruang antarjaringan. Jaringan ini terdapat
di semua bagian tubuh tanaman, seperti batang, akar, dan
daun. Jaringan parenkim yang berada di daun yaitu mesofil
(palisade dan spons) di mana banyak mengandung kloroplas.
4. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut/pembuluh adalah jaringan yang
berfungsi untuk proses pengangkutan zat-zat yang ada di
dalam tumbuhan. Terdiri dari pembuluh xilem dan floem.
Xilem adalah pembuluh yang mengantarkan hasil air dan
mineral dari akar ke daun. Sementara, floem adalah
pembuluh yang mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke
seluruh permukaan tubuh tumbuhan.
Sumber: yuksinau.id 16
Gambar 13. Jaringan pada akar
5. Jaringan Pelindung
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup
Jaringan ini disebut juga epidermis. Berada di lapisan
terluar dan fungsinya untuk melindungi permukaan
tumbuhan. Jaringan pelindung tersusun atas sel-sel yang
menutup seluruh permukaan dengan rapat. Kelebihan khusus
dari epidermis ini. Jaringan epidermis bisa mencegah
penguapan yang berlebihan dengan membentuk lapisan lilin
anti air (kutikula).
Sumber: dunipendidikan.co.id
Gambar 14. Jaringan Pada Daun
Sumber: moztrip.com 17
Gambar 15. Strktur Jaringan Batang Monokotil
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup
Sumber: avkimia.com
Gambar 16. Strktur jaringan batang dikotil
C. Organ-organ Pada Hewan dan Tumbuhan
Pada waktu pengamatan jaringan tumbuhan, kamu perlu
memotong salah satu bagian tumbuhan,misalnya daun. Di dalam
daun, ternyata ada beberapa macam jaringan. Kumpulan dari
beberapa macam jaringan yang berbeda akan membentuk satu
kesatuan untuk melakukan fungsi tertentu disebut organ.
Ayo cari tahu!
Di rumah Ani ada tanaman tomat, Ani
penasaran dengan organ-organ pada
tanaman tomat tersebut. Maka bantulah
Ani memecahkan masalah dan
mengidentifkasi organ-organ yang ada
pada tanaman tomat tersebut!
Setelah memperhatikan tanaman tersebut perhatikan hal berikut:
Sebutkan organ pada bagian tanaman tersebut?
Identifikasi letak organ tersebut beserta fungsinya!
Catatlah hasil pengamatanmu!
Jaringan yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan
membentuk organ. Organ pada makhluk hidup dibedakan menjadi
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 18
organ pada tumbuhan dan organ pada hewan. Organ-organ itu
adalah sebagai berikut:
a. Organ Pada Tumbuhan
Organ tumbuhan terdiri dari akar, batang, dan daun. Organ
akar berfungsi untuk menyerap air dan zat makanan,
memperkokoh batang, menyimpan cadangan makanan, dan alat
perkembangbiakan vegetatif. Berdasarkan bentuknya ada jenis
akar, yaitu akar serabut dan akar tunggang.
Sumber: liputan6.com
Gambar 17. Organ Pada Akar
Susunan anatomi luar organ akar terdiri atas rambut akar
(sebagai perluasan jaringan epidermis), dan tudung akar
(kaliptra) bagian ujung. Susunan fisiologis organ akar dari luar
ke dalam terdiri atas epidermis, korteks, stele atau silinder
pusat akar yang terdiri atas perisikel (perikambium), berkas
vaskuler (xylem dan floem) serta empulur. Organ batang
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 19
berfungsi untuk transportasi air dan zat makanan,
perkembangbiakan vegetatif, dan menyimpan cadangan
makanan. Berdasarkan bentuknya ada jenis batang yaitu herba
(pada tanaman musiman) dan batang berkayu (pada tanaman
tahunan). Berdasarkan jenis biji yang dihasilkan ada batang
monokotil dan batang dikotil. Susunan organ batang terdiri
atas jaringan primer (terdapat pada batang monokotil maupun
dikotil, untuk pertumbuhan tinggi batang) dan jaringan
sekunder (hanya terdapat pada batang dikotil, untuk
pertumbuhan membesar). Jaringan primer monokotil terdiri
atas epidermis, berkas pembuluh, empulur dan sklerenkim.
Jaringan primer dikotil terdiri atas epidermis, korteks, xylem,
floem dan kambium. Jaringan sekunder dikotil terdiri atas
floem sekunder, xylem sounder dan cambium gabus.
Organ daun berfungsi untuk tempat berlangsungnya proses
fotosintesis, penguapan (evaporasi), menyimpan cadangan
makanan, dan alat perkembangbiakan vegetatif. Susunan
fisiologis organ daun terdiri atas kutikula, epidermis atas,
mesofil/jaringan dasar (terdiri atas palisade dan jaringan spons),
xylem, floem, epidermis bawah dan stomata.
b. Organ pada Hewan
Organ dapat memiliki satu atau lebih fungsi tertentu. Untuk
lebih memahaminya kita ambil contoh organ lambung pada
hewan mamalia.
Dinding lambung tersusun dari
jaringan otot, jaringan saraf, jaringan
ikat, pembuluh darah, dan beberapa
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 20
jenis epitel yang membentuk sistem
yang kompleks dan berkaitan.
Sumber: materiipa.com
Gambar 18. Organ Pada Hewan
Struktur komplek pada lambung memiliki fungsi untuk menyimpan
dan memproses makanan sebelum menuju usus halus. Contoh yang
lain seperti usus halus . Usus halus itu berfungsi untuk mencerna dan
meyerap sari-sari makanan. Usus halus juga terdiri dari beberapa
jumlah jaringan yang sangat saling berkaitan , seperti jaringan otot,
jaringan epitel , jaringan ikat, dan jaringan saraf. Jaringan-jaringan
penyusun organ ini memiliki fungsi tertentu. Jaringan epitel
menyelubungi vili dan mensekresikan mukus. Jaringan ikat dan
Jaringan epitel mengangkut sari makanan. Jaringan Otot melakukan
gerak peristaltik dibawah rangsangan saraf autonom. Jaringan Saraf
mengorganisir kerja jaringan otot, jaringan ikat, dan jaringan epitel.
Organ-organ tubuh mempunyai bentuk dan fungsinya tertentu.
Posisi organ disesuaikan dengan fungsinya sebagai bentuk sistem
organ tertentu. Contohnya pada paru-paru yang terletak dirongga
dada, berhubungan dengan tengggorokan, dan mempunyai fungsi
sebagai sistem respirasi. Hati fungsinya adalah sebagai sistem
pencernaan yang terletak pada rongga perut bersama dengan
lambung,usus,pankreas,dan rektum.
D. Sistem Organ dan Organisme
Beberapa organ yang bekerja sama untuk melakukan fungsi kerja
tertentu disebut sistem organ. Kelompok berbagai organ yang
bekerja sama untuk melakukan suatu fungsi tertentu atau fungsi dan
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 21
tujuan yang lebih kompleks pada tubuh makhluk hidup. Sistem organ
pada tumbuhan memiliki perbedaan yang sangat mencolok dengan
sistem organ pada hewan, lebih detail akan dibahas ke duanya
dibawah ini:
a. Sistem Organ pada Hewan
Beberapa sistem organ pada hewan antara lain:
1) Sistem Organ Pernafasan/Respirasi
Sistem ini memiliki peran dalam proses pertukaran
oksigen dan karbon dioksida dari luar dan mengeluarkan sisa
metabolisme yang berupa karbondioksida mengeluarkan sisa
metabolisme yang berupa karbon dioksida dalam tubuh.
Sistem pernapasan terdiri dari lubang hidung, faring, trakea,
bronkus dan paru-paru. Oksigen dari proses pernafasan
digunakan untuk menyederhanakan senyawa-senyawa
organik dalam rangka menghasilkan energi yang diperlukan
untuk aktivitas.
2) Sistem Organ Pencernaan
Sistem pencernaan berfungsi mengubah makanan dari
bentuk kasar menjadi zat makanan yang dapat diserap oleh
usus. Sistem pencernaan meliputi organ mulut,
kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, hati, dan
pankreas.
3) Sistem Organ Transportasi/Sirkulasi
Sistem ini berfungsi mengangkut dan mendistribusikan
oksigen, air, dan sari makanan berupa molekul-molekul
organik seperti glukosa. Selain itu, berfungsi juga mengangkut
hasil sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari tubuh. Sistem
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 22
ini terdiri atas organ-organ, seperti jantung, arteri dan vena,
pembuluh limfa, dan kelenjar limfa.
4) Sistem Organ Gerak (Otot)
Sistem ini memiliki peran atau fungsi untuk membentuk
tubuh dan menggerakan bagian mekanik tubuh serta
menyimpan glikogen. Sistem otot terdiri dari otot rangka, otot
polos dan otot jantung
5) Sistem Organ Koordinasi (syaraf dan hormon)
Sistem ini berfungsi mengatur dan mengoordinasikan
segala aktivitas tubuh. Sistem koordinasi ada dua macam,
yaitu sistem saraf dan sistem hormone. Pada sistem saraf
terkait dengan penerimaan dan respon dari rangsangan, dan
biasanya reaksi terhadap rangsangan relatif cepat, dan organ
yang berperan meliputi badan sel syaraf, dendrit, akson,
sumsum tulang belakang dan otak.
Sedangkan pada sistem hormon berkaitan dengan
menghasilkan hormon yang dibutuhkan oleh tubuh, biasanya
reaksinya lebih lambat tetapi berurutan dalam waktu yang
sama. Contohnya hormon yang dihasilkan oleh dinding usus
halus,
6) Sistem Organ Ekskresi
Sistem ini berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa hasil
metabolisme yang apabila tidak dikeluarkan akan dapat
menjadi racun bagi tubuh. Organ pengeluaran utama dalam
sistem ekskresi manusia dan hewan antara lain adalah ginjal,
kandung kemih, ureter, uretra, hati, kulit, dan paru-paru.
7) Sistem Organ Kekebalan Tubuh
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 23
Sistem ini berfungsi sebagai pertahanan tubuh melawan
penyakit. Sistem ini terdiri atas sumsum tulang, kelenjar
timus, kelenjar limfa, dan pembuluh limfa.
8) Sistem Organ Reproduksi
Sistem reproduksi memiliki fungsi sebagai alat
perkembangbiakan. Sistem ini terdiri dari dua jenis yakni
sistem reproduksi jantan dan betina. Pada hewan jantan
sistem reproduksinya terdiri dari testis, vasdeferens, duktus
epididimis, kelenjar prostat serta uretra. Sedangkan pada
hewan betina, sistem reproduksinya terdiri dari indung telur,
rahim, oviduk dan vagina.
9) Sistem Organ Kulit/Integumen
Sistem kulit (Integumen) berfungsi untuk pelindung
tubuh, Perlindungan melawan luka secara mekanik, infeksi,
dan kekeringan. Sistem ini tersusun atas kulit dan turunannya
(rambut, kuku, dan kelenjar kulit).
10)Sistem Organ Rangka
Sistem rangka berfungsi memberikan bentuk tubuh,
melekatkan otot-otot, melindungi bagian-bagian lunak, dan
menyimpan berbagai mineral.
Sistem rangka pada hewan vertebrata dapat dibedakan menjadi
skeleton aksial dan skeleton apendikular. Skeleton aksial terdiri
atas tulang tengkorak, tulang belakang, tulang dada, tulang iga,
dan tulang selangka. Rangka apendikular terdiri atas tungkai atas
yang tersusun oleh tulang belikat, tulang lengan atas, tulang
lengan bawah, tulang pengupil, tulang hasta, tulang pergelangan
tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari. Sedangkan, tungkai
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 24
bawah terdiri atas tulang paha, tulang tempurung, tulang
pergelangan kaki, tulang telapak kaki, jari kaki dan tulang tumit.
b. Sistem Organ pada Tumbuhan
Sebenarnya pada tumbuhan sistem organ tidak ada, sebab
masing-masing organ pada tumbuhan sudah berperan secara
langsung untuk kehidupan individu tumbuhan. Namun demikian
sistem organ pada tumbuhan dapat dibedakan sebagai berikut:
1) Sistem pengangkut/transportasi
Mengedarkan air, unsur hara, dan zat hasil photosistesis
ke seluruh bagian tubuh tumbuhan melalui pembuluh kayu
(xilem) dan tapis (floem) yang terdapat pada berkas
pembuluh yang terletak di akar, batang, dan daun.
2) Sistem Pernafasan (respirasi)
Keluar masuknya udara (oksigen dan karbondioksida)
untuk pembentukan dan pembongkaran energi yang
diperlukan oleh tumbuhan, dan kegiatan ini dilakukan oleh
organ stomata, lenti sel dan akar (akar gantung).
3) Sistem Penguapan (Evaporasi)
Sistem pelepasan uap air/air ke udara bebas yang
disebabkan oleh pengaruh suhu lingkungan (panas maupun
dingin) pada tumbuhan, dan organ yang berperan dalam hal
ini adalah daun dengan stomata dan lenti selnya.
4) Sistem Reproduksi
Sistem reproduksi atau perkembangbiakan yang
tujuannya untuk melestarikan jenisnya. Sistem reproduksi
pada tumbuhan meliputi: organ putik, benang sari, bakal buah
dan bakal biji.
5) Sistem Gerak
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 25
Sistem gerak pada tumbuhan berkenaan dengan
merespon rangsangan dari luar, dan organ yang berperan
disini meliputi: akar, batang dan daun.
Ayo cari tahu!
Kamu telah mempelajari bahwa organisme tersusun atas sistem organ
yang tersusun atas organ. Pernakah kamu berpikir, jika makhluk
hidup tingkat rendah, dimanakah letak organ atau sistem organ, dan
adakah organ dan sistem organnya? Coba pikirkan dan pecahkan
masalah ini!
Soal Review
1. Apakah perbedaan antara sel prokariotik dan sel eukariotik?
2. Mengapa bentuk sel tumbuhan relatif tetap?
3. Apakah fungsi membran sel?
4. Apakah yang dimaksud dengan jaringan?
5. Sebutkan macam-macam jaringan pada tumbuhan dan hewan?
RANGKUMAN
❖ Tubuh makhluk hidup tersusun dari sel atau sel-sel.
Makhluk hidup yang hanya terdiri atas satu sel disebut
organisme uniseluler.
Modul Siste❖m OPrgeamnibseadsiaKaenhtidaurpaasneMl haekwhluaknHdiadnupsel tumbuhan, antara lain26
dinding sel, plastid dan vakuola.
❖ Sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang
Uji kompetensi Soal Pilihan Ganda
Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d pada jawaban
yang dianggap benar!
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 27
1. Berikut ini yang termasuk a. Badan golgi
b. Mitokondria
organisme uniseluler adalah c. Libosom
d. Ribosom
….. 6. Jaringan yang berfungsi
melindungi jaringan di
a. Semut c. Bakteri dalamnya adalah jaringan ….
a. Meristem
b. Kucing d. Rumput b. Parenkim
c. Sklerenkim
2. Bagian terkecil dari makhluk d. Epidermis
7. Jaringan yang berfungsi
hidup adalah …. sebagai penguat pada
tumbuhan adalah ….
a. Sel a. Kolenkim dan parenkim
b. Xilem dan floem
b. Organ c. Kolenkim dan sklerenkim
d. Epidermis dan korteks
c. Jaringan 8. Jaringan meristem apikal
pada tumbuhan terdapat
d. Sistem organ pada ….
a. Ujung Akar
3. Organisme yang hanya b. Ruas-ruas batang
c. Pembesaran batang
memiliki satu sel dinamakan d. pucuk daun
9. Jaringan pada hewan yang
organisme …. berfungsi sebagai alat gerak
pasif adalah jaringan ….
a. Multiseluler
b. Uniseluler
c. Heterotrof
d. Heteroseluler
4. Berikut ini bagian dari sel
yang dimiliki oleh hewan
maupun tumbuhan adalah ….
a. Membran sel
b. Plastida
c. Kloroplas
d. Dinding sel
5. Organel sel yang berfungsi
sebagai tempat respirasi
adalah ….
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 28
a. Epitel c. Ikat a. Epidermis
b. Otot d. Syaraf b. Floem
10. Organ pada tumbuhan c. Parenkim
sebagai tempat terjadinya d. Xilem
fotosintesis adalah …. 14. Jaringan berikut menyusun
a. Daun c. Akar tubuh tumbuhan, kecuali …..
b. Batang d. Bunga a. Klorenkim
11. Organisme uniseluler adalah b. Parenkim
organisme yang disebut ….. c. Epitel
a. Tidak bersel d. Epidermis
b. Bersel Satu 15. Neuron merupakan jaringan
c. Bersel beberapa penyususn …..
d. Bersel banyak a. Tulang c. Saraf
12. Jaringan xylem berfungsi b. Otot d. Pengikat
untuk …..
a. Mengedarkan hasil 16. Tiga organ utama tumbuhan
fotosentesis meliputi …..
b. Menguatkan organ a. Daun, bunga, dan buah
tumbuhan b. Akar, batang, dan daun
c. Menyimpan cadangan c. Bunga, buah, dan biji
makanan d. Batang, daun, dan bunga
d. Mengangkut air dan 17. Sel prokariotik menyusun
mineral tubuh organisme yang
13. Jaringan tumbuhan yang tergolong dalam kingdom …..
berfungsi mengangkut hasil a. Protista c. Plantea
fotosintesis dari daun b. Fungi d. Monera
keseluruh tubuh tumbuhan 18. Bagian sel hewan atau sel
adalah ..... tumbuhan yang fungsi
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 29
sebagai pusat pengatur 21. Gambar diatas mennjukan
keluar masuknya zat organisasi tingkat …..
makanan adalah ….. a. Sistem organ
a. Plasma darah b. Jaringan
b. Inti sel c. Sel
c. Rongga sel d. Organ
d. Dinding sel
19. Proses fotosentesis terjadi 22. Sel berikut yang tidak
pada jaringan ….. mempunyai nucleus (inti sel)
a. Jaringan pengangkut adalah …..
b. Pembuluh tapis a. Leukosit
c. Epidermis b. Neuron
d. Jaringan tiang c. Eritrosit
Untuk menjawab soal nomor d. Kondrosit
20 s.d. 21, perhatikan gambar
berikut ini! Untuk menjawab soal nomor
23 s.d. 25, perhatikan gambar
berikut ini!
20. Organisasi kehidupan 23. Gambar di atas menunjukan
organisasi kehidupan tingkat
tersebut banyak ditemukan …..
a. Sistem organ
pada organ ….. b. Organ
c. Jaringan
a. Akar b. Daun d. Sel
b. Bunga d. Biji
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 30
24. Fungsi organ tersebut adalah 4. Apakah perbedaan sel
sebagai ….. hewan dan sel tumbuhan?
a. Puat peredaran darah 5. Sebutkan enam organ
b. Pusat saraf tumbuhan!
c. Alat pernapasan 6. Sebutkan apa saja tingkatan
d. Alat pengeluaran dari hierarki kehidupan
25. Organ tersebut dipelajari makhluk hidup!
dalam caang biologi yang 7. Jelaskan yang dimaksud
disebut ….. dengan organ!
a. Oftalmogi 8. Tuliskan 3 contoh sistem
b. Hepatologi organ yang menyusun
c. Kraniologi organisme!
d. Kardiologi 9. Sebutkan macam-macam
Soal essay! jaringan epitel!
10. Sel prokariotik terdapat
1. Apakah yang dimaksud pada?
dengan sel?
2. Sebutkan apa saja jaringan
yang menyusun tumbuhan!
3. Apakah fungsi xilem dan
floem?
Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda
1. C 6. D 11. B 16. B 21. C
2. A 7. C 12. D 17. D 22. B
3. B 8. A 13. B 18. B 23. B
4. A 9. D 14. C 19. D 24. A
5. B 10. A 15. C 20. B 25. D
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 31
Kunci Jawaban Soal Essay
1. Sel merupakan unit (satuan,zarah) terkecil dari makhluk hidup yang
dapat melaksanakan kehidupan. Sel disebut sebagai unit terkecil
karena sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih
kecil yang dapat berdiri sendiri.
2. 1) jaringan meristem, 2) jaringan penyokong, 3) jaringan dasar,
4)jaringan pengangkut, 5) jaringan pelindung
3. Xilem adalah pembuluh yang mengantarkan hasil air dan mineral
dari akar ke daun. Sementara, floem adalah pembuluh yang
mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh permukaan
tubuh tumbuhan.
4. Dinding sel, plastid dan vakuola.
5. 1) Akar, 2) Batang, 3) Bunga, 4) Daun, 5) Buah, 6) Biji.
6. 1) Molekul, 2) Organel, 3) Sel, 4) Jaringan, 5) Organ, 6) Sistem organ
7. Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki satu fungsi atau
lebih.
8. 1) Sistem gerak, 2) Sistem peredaran darah, 3) Sistem pencernaan.
9. 1) Jaringan Epitel Pipih, 2) Jaringan Epitel Kubus, 3) Jaringan Epitel
Kolom, 4) Epitel kolom bertingkat.
10. Protista
Glosarium
Epidermis : lapisan jaringan, biasanya setebal satu lapis sel
Epitel saja, yang menutupi permukaan organ, seperti
Floem daun, batang, akar, dan bunga.
: sel yang berasal dari permukaan tubuh, seperti
kulit, pembuluh darah, saluran kemih, dan organ
tubuh lainnya
: berasal dari bahasa Yunani “phloios” yang
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 32
Hierarki biologi memiliki kulit kayu, hal ini dikarenakan jaringan
Jaringan floem merupakan salah satu pembentuk kulit
Membran sel kayu.
Nukleoplasma : hierarki struktur dan sistem biologi kompleks
Nukleus yang mendefinisikan kehidupan dengan
Organ pendekatan yang reduksionistik.
Organisme : kumpulan sel yang mempunyai suatu bentuk dan
Parenkim struktur yang sama dengan fungsi yang berbeda
: membran semipermeabel pada sebuah sel yang
Protoplasma mengelilingi dan membungkus isi sitoplasma dan
Sel nukleoplasma.
: cairan koloid yang terdiri atas air, molekul
Sel eukariotik molekul pembangun ribosom, asam inti dan
Sel prokariotik material inti lainnya
Sistem organ : inti sel yang menjadi pusat komando pada sel
Sitoplasma eukariotik.
Xilem : kumpulan jaringan yang memiliki satu fungsi atau
lebih
: setiap entitas individual yang mewujudkan sifat-
sifat kehidupan. Organisme juga bisa disebut
sebagai "bentuk kehidupan".
: istilah yang dipakai untuk menggambarkan
jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup dengan
struktur dan fisiologi yang bervariasi dan masih
melakukan segala kegiatan proses biologis
: bagian hidup dari sebuah sel yang dikelilingi oleh
membran plasma.
: unit struktural terkecil dari organisme hidup. Sel
dikelilingi oleh selaput/membran sel yang di
dalamnya terdapat cairan (protoplasma) atau
matriks, dan bentuk-bentuk subselular, organel
sel, yang juga dikelilingi membran.
: organisme dengan sel yang memiliki nukleus dan
organel bermembran lainnya.
: makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti
sel.
: sekumpulan organ yang bekerja sama untuk
melakukan fungsi-fungsi yang lebih kompleks.
: bagian cair pada sel yang menopang banyak
organel penting, seperti mitokondria, retikulum
endoplasma, lisosom, dan peroksisom
: salah satu jaringan pengangkut yang sangat
kompleks dan terdiri dari berbagai jenis bentuk
sel
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 33
Daftar Pustaka
Cambell, Neil.A. 2008. Biologi Edisi 8 Jilid 3. Jakarta: Erlangga
Jumhana, N. 2006. Konsep Dasar Biologi. Bandung: UPI PRESS
Kimball, Jw. Biologi. Jilid 3. Edisi kelima. Alih bahasa Soetarmi, S dan
Sugiri, N. Jakarta: Erlangga
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 34
Purwanto, Budi. 2017. Ilmu Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT
Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Sri, Y.M. 2006. Konsep Dasar IPA. Bandung: UPI PRESS
Widodo, Wahono, Fida Rachmadiarti, dan Siti Nurul Hidayah. 2017. Ilmu
Pengetahuan Alam. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan
Wasis & Sugeng. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs kelas VII.
Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas
Yukaliana, et, al,. 2017. IPA Biologi. Jakarta: Erlangga
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 35
Modul Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup 36